43 BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN 4.1 Instalasi 4.1.1 Windows Server 2003 (Domain Controller) Untuk PC server Domain Controller (DC), sistem operasi yang akan digunakan adalah Windows Server 2003 Enterprise Edition. Dan nama domainnya yaitu id.bankxyz.com. Gambar 4.1. Computer Name untuk Server DC 4.1.2 Windows Server 2003 (DRC) Untuk PC server DRC, sistem operasi yang akan digunakan adalah Windows Server 2003 Enterprise Edition juga. Dan nama domainnya yaitu id.bankxyz.com. Cara instalasi sistem operasinya sama, yang berbeda hanya di Computer Name yaitu DRC-SITE-AD02.
Gambar 4.2. Computer Name untuk Server DRC 4.1.3 Active Directory di PC Server Domain Controller Active directory merupakan trademark Microsoft dalam layanan directory. Menjadi bagian penting dalam jajaran Windows Server yang pertama kali dikenalkan pada Windows Server 2000. Active Directory adalah system terpusat dan memiliki standarisasi khusus untuk mengatur user, keamanan, dan resources yang terdistribusi secara otomatis. Untuk install active directory bisa dilakukan dengan cara ketik dcpromo pada run. DNS diberi nama dengan id.bankxyz.com Gambar 4.3. Install Active Directory 44
Gambar 4.4. Nama DNS untuk domain Bank XYZ 4.1.4 Instal Active Directory di PC Server DRC Proses instalasi active directory pada Server DRC hampir sama, namun ada beberapa langkah yang berbeda yaitu setelah proses selesai masih ada beberapa langkah yang harus dijalankan. Seperti perintah dcpromo /forceremoval. Gambar 4.5. dcpromo /forceremoval Dan pada server DRC ini tidak membuat domain baru tetapi ikut pada domain sebelumnya 45
Gambar 4.6. Install Active directory - Additional domain controller 4.1.5 Windows Server 2008 R2 Enterprise untuk Exchange Server 2010 SP3 (Role: Mailbox, Hub Transport dan CAS) Dalam hal ini, disediakan 4 PC Windows Server 2008 R2 dan diinstall pada masing-masing PC yaitu Exchange Server 2010 SP3. 2 PC untuk Exchange Server 2010 SP3 (role: mailbox dan hub) dan sisanya untuk Exchange Server 2010 SP3 (role: CAS). Gambar 4.7. Tampilan windows server 2008 R2 46
4.1.6 Exchange Server 2010 SP3 Sebelum melakukan instalasi exchange 2010, terlebih dahulu harus menjalankan beberapa langkah yang ada pada prerequisites. Seperti instal microsoft filter pack 2.0, Microsoft ASP.NET 2.0 AJAX, dan menjalankan script di bawah ini pada Windows PowerShell yang ada pada windows server 2008 R2. Import-Module ServerManager Setup.com /PrepareSchema Setup.com /PrepareAD /OrganizationName:bankxyz Add-WindowsFeature NET-Framework,RSAT-ADDS,Web- Server,Web-Basic-Auth,Web-Windows-Auth,Web- Metabase,Web-Net-Ext,Web-Lgcy-Mgmt-Console,WAS- Process-Model,RSAT-Web-Server,Web-ISAPI-Ext,Web- Digest-Auth,Web-Dyn-Compression,NET-HTTP- Activation,Web-Asp-Net,Web-Client-Auth,Web-Dir- Browsing,Web-Http-Errors,Web-Http-Logging,Web-Http- Redirect,Web-Http-Tracing,Web-ISAPI-Filter,Web- Request-Monitor,Web-Static-Content,Web-WMI,RPC- Over-HTTP-Proxy Restart setup /PrepareLegacyExchangePermissions Gambar 4.8. Tampilan windowspowershell 47
Di bawah ini beberapa perbedaan dalam instalasi exchange 2010 dengan role Mailbox, Hub Transport, dan CAS. Gambar 4.9. Install exchange 2010 role mailbox dan hub transport Gambar 4.10. Install exchange 2010 role CAS 48
Pada langkah install exchange 2010 role CAS ini menentukan alamat email yang bisa diakses dari jaringan luar (internet), yaitu mail. Gambar 4.11. Install exchange 2010 role CAS 4.2 Konfigurasi Semua PC (DC, DRC, Server Exchange Mailbox, Server Exchange CAS, Client Windows 7 dan Client Windows 8) harus join domain ke id.bankxyz.com. Semua PC server untuk Exchange role Mailbox, Hub Transport dan Exchange role CAS harus di join domain sebelum install exchange. 49
Gambar 4.12. Join domain ke id.bankxyz.com 4.1.1. Konfigurasi Exchange SP 3 (role: Mailbox dan Hub Transport) Untuk manajemen Exchange Server 2010 tidak terlalu mangalami perubahan dari Exchange Server 2007. Manajemen tetap bisa dilakukan dengan dua cara yaitu Exchange Management Console yang bisa dibuka dari Start > All Program > Exchange Server 2010 > Exchange Management Console. Dan dilakukan pada 2 Server exchange, yaitu DC-SITE-MBX1 dan DRC-SITE-MBX1 Gambar 4.13. Tampilan Exchange Management Console 50
a. Membuat database baru dengan nama Bank XYZ dan Bank XYZ 2 untuk nama server exchange satunya dengan klik kanan pada layar mailbox di Organization Configuration -> klik New Mailbox Gambar 4.14. Membuat database mailbox baru b. Setelah Wizard new mailbox muncul, masukkan nama database Bank XYZ -> klik Browse untuk memilih Server name dan pilih DC-SITE-MBX1 dan untuk server exchange satunya pilih Server name DRC-SITE-MBX2 -> klik OK -> Klik Next Gambar 4.15. Nama database mailbox Bank XYZ 51
c. Selanjutnya pilih foder yang akan gunakan untuk penyimpanan database, tapi biarkan secara defaultnya -> klik Next untuk membuat database. Gambar 4.16. Path folder database Bank XYZ Gambar 4.17. Database Bank XYZ yang sudah dibuat 4.1.2. Konfigurasi Exchange SP 3 (role: CAS) Client Access Server di Exchange Management Console untuk melihat dan merubah konfigurasi untuk akses ke Outlook Web Access, Microsoft Exchange ActiveSync, Offline Address Book, client Post Office Protocol versi 3 (POP3), dan Internet Message Access Protocol 52
4rev1 (IMAP4). Konfigurasi di bawah ini dilakukan pada 2 Server exchange, yaitu DC-HT-CAS01 dan DRC-HT-CAS02 Gambar 4.18. Exchange Management Console - CAS OWA bisa digunakan untuk mengakses email, calendar, contacts, task, dan fungsi mailbox lainnya melalui browser disaat aplikasi Microsoft Outlook tidak tersedia di desktop. Di sini akan dirubah untuk alamat internal dan external dengan klik kanan pada owa (Default Web Site) -> klik Properties. Dan pada jendela owa (Default Web Site) Properties bagian Tab General-Internal URL diisi dengan nama https://exch01.bankxyz.com dan External URL dengan nama https://mail.bankxyz.com. Kemudian klik OK 53
Gambar 4.19. Properties OWA 4.3 Pengujian Tampilan OWA pada client windows 8 dengan menggunakan browser mozilla firefox seperti di bawah ini. Gambar 4.20. Tampilan OWA pada windows 8 dengan firefox 54
Ada beberapa troubleshoot saat mengerjakan install dan konfigurasi exchange 2010 ini. a. Bila terjadi error seperti yang di bawah ini, untuk solusinya yaitu jalankan script Import-Module ServerManager, Setup.com /PrepareSchema dan Setup.com /PrepareAD /OrganizationName:bankxyz pada powershell. Gambar 4.21. Error pada saat install exchange 2010 role CAS b. Untuk error seperti yang di bawah ini, solusinya adalah install KB979744 dan KB979099 yang bisa di download di website www.microsoft.com. Gambar 4.22. Error pada saat install exchange 2010 role CAS 55
c. Tidak bisa buka Exchange Management Console (EMC), solusinya yaitu: Tutup semua jendela MMC/EMC. Buka Powershell atau Powershell IDE dan ketik Remove- ItemProperty -Path HKCU:\Software\Microsoft\ExchangeServer\v14\Admin Tools\ -Name NodeStructureSettings Tutup Powershell dan coba jalankan lagi EMC nya. Gambar 4.23. Tidak bisa buka EMC d. Gagal membuat new mailbox database, solusinya yaitu dengan cara ketik dan jalankanscript Set-ADServerSetting Preferred Server <DC FQDN> pada Exchange Management Shell. Gambar 4.24. Tidak bisa membuat database mailbox baru 56