Lembaga Administrasi Negara 2014

dokumen-dokumen yang mirip
PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN

KEBIJAKAN DAN IMPLEMENTASI JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

2 Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusya

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KABIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN JABATAN FUNGSIONAL (Persfektif UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 5 TAHUN 2012 TENTANG

2 Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (L

Dasar Hukum Jabatan Fungsional

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN

Peraturan...

FORMASI KEBUTUHAN *) JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEBIJAKAN (JFAK) **)

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

IMPLEMENTASI PERMENPAN NOMOR 38 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KETAHANAN PANGAN

2 3. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara R

Internalisasi Rancangan Peraturan Menteri PAN dan RB

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2 2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

DASAR HUKUM JABATAN FUNGSIONAL ANALIS KEPEGAWAIAN :

2014, No Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian (Lemb

XIV. WIDYAISWARA A. DASAR HUKUM

- 2 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA,

2015, No Mengingat : c. bahwa penyesuaian substansi peraturan sebagaimana dimaksud pada huruf b ditetapkan dengan Peraturan Kepala Lembaga Admi

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 38 TAHUN 2014

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR : PER/ 66 /M.PAN/6/2005 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

POLA PEMBINAAN. SOFYAN ANTONIUS, Ak. MM KEMENTERIAN HUKUM DAN HAM RI BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

Setyanta Nugraha Ketua Tim Penyusun Jabatan Fungsional Analis APBN Sekretariat Jenderal DPR RI

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

OUTLINE ANALIS KEUANGAN PUSAT DAN DAERAH

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

Peraturan...

BIRO KEPEGAWAIAN KEMENTERIAN KEHUTANAN

2 Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890); 2. Peraturan

2017, No Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Le

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 15 TAHUN 2010 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ARSIPARIS WALIKOTA SURABAYA,

2 Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lemba

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA,

- 1 - MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR: 14 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL WIDYAISWARA DAN ANGKA KREDITNYA

2017, No Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fu

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

- 2 - Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3547), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republ

JABATAN FUNGSIONAL PENGELOLA PENGADAAN BARANG/JASA

PERATURAN BERSAMA MENTERI SEKRETARIS NEGARA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 1 TAHUN 2007 NOMOR 22 TAHUN 2007 TENTANG

MANAJEMEN KARIR JABATAN FUNGSIONAL

2016, No Nomor 157 tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 106 Tahun 2007 tentang Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa P

- 1 - PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 40 TAHUN 2012 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL AUDITOR KEPEGAWAIAN DAN ANGKA KREDITNYA

WALIKOTA BUKITTINGGI PROVINSI SUMATERA BARAT

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tamb

PERATURAN BERSAMA MENTERI PERTANIAN DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 54/Permentan/OT.210/11/2008 NOMOR 23 A TAHUN 2008

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

2016, No Birokrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Nuklir dan Angka Kreditnya; Mengingat : 1. Undang-

Keputusan Presiden Nomor 59/P Tahun 2011; MEMUTUSKAN:

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN NOMOR 4 TAHUN 2010

Frequently Asked Questions (FAQ) Inpassing Jabatan Fungsional Widyaiswara (JF WI)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN BERSAMA MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR : 03/V/PB/2010 NOMOR : 14 TAHUN 2010

PERATURAN BERSAMA KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA, TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN

MENUJU ASN YANG PROFESIONAL BERBASIS SISTEM MERIT MELALUI PENGUATAN JABATAN FUNGSIONAL

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1997 tentang Dokumentasi Perusahaan (Lembaran Negara Republik lndonesia Tahun 1997 Nomor 1

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR 46 TAHUN 2013

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 16 TAHUN 2009 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL GURU DAN ANGKA KREDITNYA

JABATAN AKADEMIK DOSEN DALAM KERANGKA MANAJEMEN PEGAWAI NEGERI SIPIL

2 Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 3. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 1966 tentang Pemberhentian/Pember

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BERSAMA KEPALA LEMBAGA ADMINISTRASI NEGARA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 1 TAHUN 2010 NOMOR 2 TAHUN 2010 TENTANG

2017, No Cara Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dalam Jabatan Fungsional Pengawas Farmasi dan Makanan Kategori Keahlian melalui Penyesuaian/I

2 2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara R

PERATURAN BERSAMA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 39 TAHUN 2014 NOMOR 31 TAHUN 2014 TENTANG

DAN RANCANGAN PENYESUAIAN ANGKA KREDIT GURU. Biro Kepegawaian Kemdikbud BIMBINGAN TEKNIS CALON TP JABFUNG GURU DAN ANGKA KREDITNYA

PENGEMBANGAN DAN PENGUATAN SDM PENELITI SESUAI PERMENPANRB NO 26/2016 EKA YULIA WIDYANTI. Kepala Bidang Jabatan Fungsional SDM Aparatur

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

ANGKA KREDIT ARSIPARIS : BEBERAPA PERBEDAAN ANTARA KEPMENPAN 09/KEP/M.PAN/2/2002 DENGAN PER/3/M.PAN/3/2009

PENGANGKATAN DALAM JABATAN STRUKTURAL

MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI REPUBLIK INDONESIA

2017, No Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

LEMBAGA KEBIJAKAN PENGADAAN BARANG/ /JASA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA

JABATAN FUNGSIONAL PENATA RUANG DAN ANGKA KREDITNYA

IV. ANALIS KEPEGAWAIAN

PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA

PEMBENTUKAN JABATAN FUNGISONAL TERTENTU DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

- 3 - Pasal Jabatan

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA NOMOR : PER/24/M.PAN/5/2006 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PENERJEMAH DAN ANGKA KREDITNYA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI NEGARA PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA,

BULETIN ORGANISASI DAN APARATUR

PERATURAN BERSAMA MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA NOMOR 06/PKS/M/2007 NOMOR 44 TAHUN 2007 TENTANG

Transkripsi:

Lembaga Administrasi Negara 2014

Mengapa perlu Analis kebijakan General norm Recent condition Pengertian Tujuan Langkah2 analisis Permenpan tg JF AK

Frekwensi munculnya kebijakan sangat tinggi Kontroversi kebijakan juga sering terjadi Kondisi kebijakan saat ini Banyak terjadi ketidak konsistenan maupun overlapping antara kebijakan satu dengan yang lain Terjadi pembatalan kebijakan baik pada tingkat nasional maupun daerah Proses kebijakan tidak dilakukan secara baik (dari agenda setting sampai kodifikasi)

Pengertian William N Dunn suatu disiplin ilmu sosial terapan yang menggunakan berbagai macam metodologi penelitian dan argumen untuk menghasilkan dan mentransformasikan informasi yang relevan untuk memecahkan masalah2 kebijakan E.S. Quade Suatu bentuk penelitian terapan yang dilakukan untuk memahami berbagai permasalahan sosial guna mendapatkan pemecahan yang lebih baik Stuart S Nagel Penentuan dalam rangka hubungan antara berbagai alternatif kebijakan dan tujuan kebijakan, manakah yang terbaik untuk mencapai sejumlah tujuan2 tertentu

Tujuan Memberikan informasi kepada pembuat kebijakan dalam rangka memecahkan masalah2 masyarakat Meningkatkan kualitas kebijakan yang dibuat decision maker, pemerintah

Dimensi Policy Policy process Policy Analysis proses penyusunan kebijakan mulai dari identifikasi dan perumusan masalah, implementasi kebijakan, monitoring serta evaluasi kebijakan. Analis Kebijakan meliputi penerapan metode dan teknik analisis yang bersifat multidisiplin dalam proses kebijakan yakni untuk penyusunan proses kebijakan

Faktor2 yang berpengaruh Faktor politik Faktor ekonomi/finansial Faktor administratif/organisatoris Faktor teknologi Faktor sosial, budaya, agama Faktor pertahanan keamanan

Langkah2 analisis kebijakan Perumusan masalah kebijakan Penentuan tujuan Perumusan alternatif Penentuan kriteria Penilaian alternatif Perumusan rekomendasi

Tugas Analis kebijakan / Policy analyst : Membantu merumuskan cara untuk mengatasi/ memecahkan masalah Menyediakan informasi tentang apa konsekuensi dari alternatif kebijakan Mengidentifikasi issue publik yang perlu menjadi agenda kebijakan pemerintah Keputusan akhir ada pada Policy Makers ( Pembuat Kebijakan )

Permenpan & RB 45/2013 Jabatan Fungsional Analis Kebijakan Berkedudukan sebagai fungsional keahlian dan merupakan jabatan karier Melaksanakan kajian dan analisis kebijakan Prinsip: integritas, profesionalisme, akuntabilitas, efektif dan efisien

Jabatan ANALIS KEBIJAKAN Penyelenggaraan pemerintahan negara amat memerlukan tenaga profesional Analis Kebijakan untuk badan legislatif, badan eksekutif, dan badan yudikatif. Untuk menjaga profesionalitas, netralitas, dan a- politisasi analisis kebijakan publik, perlu diadakan sertifikasi Jabatan Analis Kebijakan.

TUGAS Analis Kebijakan Mencerna dan memformulasikan hubungan antar berbagai fakta dan isu; Mengidentifikasi teori dan mazhab pemikiran serta merumuskan kriteria obyektif untuk mengevaluasi alternatif solusi masalah kebijakan; Menilai lingkungan politik dan kelembagaan dimana kebijakan dirumuskan dan diimplementasikan; Mengidentifikasi kerangka argumentasi menerima atau menolak, manfaat atau kerugian, resiko atau keuntungan, kelebihan atau kekurangan, dari setiap usulan solusi; Menilai dan membandingkan dampak usulan alternatif; dan Mengidentifikasi, merumuskan, dan mengevaluasi berbagai metode pelaksanaan alternatif usulan kebijakan.

Kompetensi Analis Kebijakan Kompetensi Analis: kemampuan untuk mengidentifikasi isu/masalah, mengumpulkan dan mengorganisir data/informasi, mengidentifikasi opsi/alternatif, mengevaluasi keuntungan, biaya dan resiko, dan menyajikan informasi kebijakan/membuat saran kebijakan terbaik, serta mengidentifikasi dampak dalam pelaksanaannya. Kompetensi politik: kemampuan untuk menginformasikan hasil analisis kebijakan, bekerja dalam konteks politik dan membangun jejaring kerja

Kompetensi 1. Inti (Core Competencies) Kemampuan dan keahlian dalam bidang kebijakan publik agar hasil kajian dan analisis kebijakan efektif Kompetensi 2. Dasar (Foundation Competencies) Kemampuan dan keahlian dalam menerapkan prinsipprinsip dasar melakukan kajian dan analis kebijakan 3. Keahlian (Specialist Competencies) Kemampuan atau keahlian dalam melakukan kajian dan analisis kebijakan agar organisasi dapat menghasilkan kajian dan analisis yang berkualitas Kompetensi Inti Kompetensi Dasar Kompetensi Spesialis Kemampuan Analisis Kemampuan Politis 1. Pengetahuan tentang Kebijakan Publik 2. Manajemen resiko 3. Regulasi dan legislasi 4. Kemampuan memecahkan masalah 5. Metodologi Penelitian Kebijakan 1. Advokasi 2. Konteks Politik 3. Komunikasi 4. Networking 5. Presentasi 6. Publikasi 1. Manajemen Diri/self management 2. Kerjasama 3. Profesionalisme 1. Akuntabilitas 2. Integritas 1. Penyusunan Saran Kebijakan 2. Pengetahuan ttg Bidang pekerjaan 1. Konsultasi Publik 2. Partnership

Penilaian Standar Kompetensi 1 TM < 70 Tidak Mampu 2. 70 M 85 Mampu 3. 85< SM 100 Sangat Mampu

Analis Kebijakan Ahli Utama Analis Kebijakan Ahli Madya Analis Kebijakan Ahli Muda Analis Kebijakan Ahli Pertama

Pengembangan kompetensi JFAK Menjadi hak PNS Disesuaikan dengan hasil analisis kebutuhan diklat Bisa berupa pendidikan, pelatihan (on the job maupun off the job), coaching, mentoring, dsb

Pendidikan Unsur Utama 80% Kajian, analisis, advokasi kebijakan Perhitungan Angka Kredit Pengembangan profesi Unsur Penunjang 20% Contoh: keanggotaan dalam organisasi profesi Penilaian dilakukan oleh Tim Penilai Angka Kredit

PENYESUAIAN/ INPASSING TELAH DAN MASIH MELAKSANAKAN TUGAS FORMASI JABATAN PENGANGKATAN PERTAMA PENDIDIKAN, DIKLAT, PRESTASI KERJA PENGANGKATAN DARI JABATAN LAIN PENDIDIKAN, PENGALAMAN, DIKLAT, PRESTASI KERJA, USIA

PENYESUAIAN/ INPASSING berijazah paling rendah magister (S2) dari perguruan tinggi paling kurang terakreditasi B; pangkat paling rendah Pembina (IV/a); memiliki kompetensi analisis kebijakan yang dibuktikan dari pengalaman jabatan paling kurang 5 tahun; lulus uji kompetensi; nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir; dan berusia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun Catatan : Bagi unit kepegawaian yang tidak menindaklanjuti surat rekomendasi JFAK dari LAN selambatnya 3 bulan untuk mengangkat pegawai tersebut sebagai fungsional JFAK akan diberikan sanksi (baik bagi calon JFAK maupun instansi pengusul).

PENGANGKATAN PERTAMA berijazah paling rendah Sarjana (S1)/Diploma IV; pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a; mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan fungsional untuk Analis Kebijakan; dan nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 1(satu) tahun terakhir. 21

PENGANGKATAN DARI JABATAN LAIN berijazah paling rendah magister (S2) dari perguruan tinggi paling kurang terakreditasi B, pangkat paling rendah Penata, golongan ruang III/c; lulus uji kompetensi; memiliki kompetensi analisis kebijakan yang dibuktikan dari pengalaman jabatan paling kurang 5 tahun secara kumulatif; tersedia formasi untuk jabatan Analis Kebijakan; nilai prestasi kerja paling kurang bernilai baik dalam 2 (dua) tahun terakhir; dan usia paling tinggi 50 (lima puluh) tahun.

PENGELOLAAN KOMPETENSI JFAK KOMPETENSI PENILAIAN PRESTASI KERJA DIKLAT pendidikan formal; pendidikan dan pelatihan fungsional; pendidikan dan pelatihan teknis. UJI KOMPETENSI untuk menghilangkan kesenjangan dalam jabatan dan kompetensi dapat dilakukan Diklat teknis atau fungsional mengetahui kemampuan PNS (pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan jabatan) TUGAS BELAJAR Degree Non Degree (Dalam Negeri Luar Negeri)

FORMASI adalah jumlah dan susunan pangkat Pegawai Negeri Sipil yang diperlukan dalam suatu satuan organisasi negara untuk mampu melaksanakan tugas pokok dalam jangka waktu tertentu Aspek Analisis Kebutuhan Pegawai jenis pekerjaan; sifat pekerjaan; analisis beban kerja dan perkiraan kapasitas seorang PNS dalam jangka waktu tertentu; prinsip pelaksanaan pekerjaan; dan peralatan yang tersedia.

Cara Penghitungan Formasi AK : Perjenjang jabatan Analis Kebijakan w TFAK = JKE orang Keterangan : TFAK : Total formasi analis kebijkan dalam jenjang tertentu yang dibutuhkan untuk melaksanakan seluruh kegiatan kajian dan analis kebijakan w : Jumlah waktu efektif penyelesaian kegiatan JKE : Jam kerja efektif yang harus digunakan seorang analis kebijakan untuk melaksanakan kajian dan analisis kebijakan selama 5 (lima) tahun (hasil penghitungan jam kerja efektif setahun 1250 jam).

Lowongan Formasi Analis Kebijakan (LFAK) LFAK = TFAK (JFAK+JAKM-JAKN-JAKB) Keterangan : LFAK : Lowongan Formasi Analis Kebijakan dalam jenjang jabatan tertentu yang dapat diisi dalam tahun yang dihitung. TFAK : Total Formasi Analis Kebijakan dalam jenjang jabatan tertentu yang diperlukan pada tahun yang dihitung. JFAK : Jabatan Fungsional Analis Kebijakan yang ada saat ini JAKM: Jumlah Analis Kebijakan yang Masuk dalam jenjang jabatan tertentu pada periode mulai saat ini sampai dengan tahun yang dihitung karena kenaikan dari jenjang jabatan yang lebih rendah ke jenjang jabatan tertentu. JAKN : Perkiraan Jumlah Analis Kebijakan yang Naik pada periode mulai saat ini sampai tahun yang dihitung, dari jenjang jabatan tertentu ke jenjang jabatan yang lebih tinggi JAKB: Perkiraan Jumlah Analis Kebijakan yang Berhenti dari jabatan tertentu pada periode mulai saat ini sampai dengan tahun yang dihitung pejabat Analis Kebijakan tersebut keluar dari jabatan Analis Kebijakan karena berhenti atau pensiun,

Alamat Pusat Pembinaan Analis Kebijakan (PUSAKA) Alamat Pusat Pembinaan Analis Kebijakan 27

28 Media Sosial Pusat Pembinaan Analis Kebijakan

Terima kasih Pusat Pembinaan Analis Kebijakan (PUSAKA) Lembaga Administrasi Negara Jl. Veteran 10, Jakarta Pusat Gedung B. Lt 4