Automotive Science and Education Journal

dokumen-dokumen yang mirip
PERBAIKAN JOB SHEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PERBAIKAN/SERVIS ENGINE DAN KOMPONEN-KOMPONENNYA

Automotive Science and Education Journal

Automotive Science and Education Journal

PENERAPAN MEDIA BENDA SEBENARNYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA KOMPETENSI DASAR MENJELASKAN CARA PENGGUNAAN ALAT UKUR MEKANIK PRESISI

Journal of Mechanical Engineering Learning

Edu Geography 3 (3) (2015) Edu Geography.

PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN JOB SHEET BERBASIS PERFORMANCE ASSESSMENT UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI CONVENTIONAL ENGINE TUNE UP

Journal of Mechanical Engineering Learning

KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA ANTARA MENGGUNAKAN MEDIA FILM DAN PANEL PERAGA PADA KOMPETENSI SISTEM PENERANGAN SEPEDA MOTOR

Jurnal Pendidikan Teknik Mesin Vol. 15, No. 2, Desember 2015 (59-63)

PENGGUNAAN MODUL SISTEM PENDINGIN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI MEMELIHARA SISTEM PENDINGIN DAN KOMPONEN-KOMPONENNYA

Journal of Mechanical Engineering Learning

Automotive Science and Education Journal

Journal of Mechanical Engineering Learning

Journal of Mechanical Engineering Learning

Automotive Science and Education Journal

Economic Education Analysis Journal

Automotive Science and Education Journal

Automotive Science and Education Journal

Unnes Physics Education Journal

Gunung Pati, Semarang. Diterima: 3 Maret Disetujui: 4 April Dipublikasikan: 30 Juli 2016 ABSTRACT

Indonesian Journal of History Education

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V

ECONOMIC EDUCATION ANALYSIS JOURNAL EFEKTIFITAS METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW DAN METODE KONVENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN KOLABORATIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MEMBACA GAMBAR TEKNIK SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS V

Scaffolding 4 (1) (2015) Scaffolding.

PERBEDAAN HASIL BELAJAR MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN METODE CERAMAH BERMAKNA MATERI DESAIN GRAFIS SMAN 1 GONDANG TULUNGAGUNG

Fashion and Fashion Education Journal

PENINGKATAN PEMAHAMAN TROUBLESHOOTING KELISTRIKAN ENGINE PGM-FI DENGAN ALAT PERAGA KELISTRIKAN ENGINE

Inna Sakinah Manik dan Nurdin Bukit Program Studi Pendidikan Fisika FMIPA Unimed

PEMBELAJARAN BUFFER MENGGUNAKAN METODE INKUIRI TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KEAKTIFAN

Journal of Mechanical Engineering Learning

PENGGUNAAN ALAT PERAGA SISTEM INJEKSI BAHAN BAKAR DIESEL SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TEKNIK OTOMOTIF

PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DENGAN CUTTING ENGINE

Indonesian Journal of History Education

Unnes Science Education Journal PENERAPAN MINDSCAPING BERVISI SCIENCE ENVIRONMENT TECHNOLOGY SOCIETY TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI LARUTAN PENYANGGA

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL COOPERATIVE LEARNING

Artikel diterima: Oktober 2017; Dipublikasikan: November 2017

PENGARUH JOBSHEET BERWARNA TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM PRAKTIK GAMBAR TEKNIK MESIN

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN INKUIRI DAN PROJECT BASED LEARNING TERHADAP PRESTASI BELAJAR GAMBAR TEKNIK MESIN

KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING SSCS (SEARCH, SOLVE, CREATE, AND SHARE) DALAM KOMPETENSI MENDIAGNOSIS GANGGUAN SIMTEM REM

Heny Wahyuningdyah dan Retno Hasanah Jurusan Fisika, Universitas Negeri Surabaya

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM QUIZ PADA KONSEP SISTEM EKSKRESI PADA MANUSIA DI KELAS XI IPA SMA NEGERI 8 KOTA TASIKMALAYA JURNAL

Journal of Mechanical Engineering Learning

Fauzie Khorniawan* Arif Bintoro Johan** ABSTRAK ABSTRACT

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 15 KOTA TASIKMALAYA JURNAL

Unnes Physics Education Journal

(The Influence of Based Inquiry Learning Model Type of Guided Inquiry to The Students Learning Achievement on Ecosystem) ABSTRACT

APPLIED BUZZ GROUP METHOD FOR STUDENT ACHIEVMENT LEARNING ON THE SUBJECT COLLOID CLASS XI SMA PGRI PEKANBARU

PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING DISERTAI MEDIA GAMBAR TERHADAP KOGNITIF SISWA KELAS VII MTs BAHRUL ULUM TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBING PROMPTING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA.

Fashion and Fashion Education Journal

PENERAPAN TEAM BASED LEARNING PADA MATA PELAJARAN AUTOCAD DI SMKN 1 MAGELANG

EFEKTIFITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SDN CONDONGCATUR

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

PENGARUH PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING. Info Artikel. Abstrak.

Edu Geography 3 (4) (2015) Edu Geography.

PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR TEMATIK SISWA JURNAL. Oleh

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE QUESTION STUDENT HAVE (QSH) PADA KONSEP EKOSISTEM DI KELAS VII SMP NEGERI 5 TASIKMALAYA JURNAL

Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreations

Unnes Physics Education Journal

PENCAPAIAN KETUNTASAN HASIL BELAJAR DENGAN MODEL SNOWBALLING PENDEKATAN CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING

Kata kunci : Metode Grup Investigasi, Kompetensi Pembuatan Pola Blus

Penerapan Strategi Genius Learning Dalam Pembelajaran Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 11 Padang ABSTRACT

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Talk Write Pada Konsep Ekosistem di Kelas VII SMP Negeri 3 Cibalong Kabupaten Tasikmalaya JURNAL

Edu Elektrika Journal

PENGGUNAAN MULTIMEDIA DALAM PEMBELAJARAN ILMU BAHAN TEKNIK DI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN YOGYAKARTA

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN DI SMK N 1 PUNDONG

PENGARUH PENERAPAN WORK PREPARATION JOB SHEET (WPJS) UNTUK PEMBELAJARAN PRAKTIK PADA KOMPETENSI DASAR MELAKSANAKAN TEKNIK PENGERJAAN LOGAM

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENGETAHUAN MENGGUNAKAN PERKAKAS TANGAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT)

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TIME TOKEN PADA PELAJARAN BIOLOGI KELAS VII SMP NEGERI 32 PADANG ARTIKEL. Oleh : FRESTY YUMERISA

Penulis 1: Dwi Yanu Mardi S. Penulis 2: Sri Palupi, M.Pd

PERBEDAAN PENGGUNAAN METODE JARIMATIKA DAN METODE EKSPOSITORY TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS III SD

Keywords: Enquiring minds, learning result, and automotive motor

PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI. (Jurnal) Oleh DEBI GUSMALISA

Unnes Physics Education Journal

PENGARUH METODE AKTIF TIPE TEAM QUIZ BERBANTUAN QUESTION CARD TERHADAP HASIL BELAJAR. Info Artikel. Abstrak. , T Subroto, W Sunarto

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING BERBANTUAN LEMBAR KEGIATAN SISWA. Abstrak. Abstract. Gallant Alim Purbowo, Mashuri, Putriaji Hendikawati

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL DENGAN PENDEKATAN CTL TERHADAP KEBERHASILAN PENGAJARAN REMEDIAL KELAS VIII

Joyful Learning Journal

Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Yang Berorientasi Pada Kurikulum 2013 Dengan Materi Fluida Statis Di Kelas X SMA Negeri 1 Krian Sidoarjo

KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF STAD DENGAN MICROSOFT POWER POINT

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODUL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BOGA DASAR DI SMK NEGERI 1 KALASAN

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMK MUHAMMADIYAH PRAMBANAN

ISSN SOSIAL HORIZON: Jurnal Pendidikan Sosial Vol. 2, No. 2, Desember 2015

Siva Fauziah, Purwati Kuswarini Suprapto, Endang Surahman

Transkripsi:

ASEJ 2 (1) (2013) Automotive Science and Education Journal http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/asej PERBAIKAN JOB SHEET UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI PERBAIKAN/SERVIS ENGINE DAN KOMPONEN- KOMPONENNYA Agus Sulistiyanto, Ramelan & Winarno Dwi Rahardjo Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang, Indonesia Info Artikel Sejarah Artikel: Diterima Desember 2012 Disetujui Januari 2012 Dipublikasikan Januari 2012 Keywords: Learning outcomes Jobsheet repair Repair / service engine and its components Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar pada kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. Subjek yang digunakan adalah 79 siswa terbagi dalam 3 kelas yaitu kelas XII TMO2 sebagai kelas uji coba instrumen, kelas XII TMO3 sebagai kelas kontrol, dan XII1 sebagai kelas eksperimen. Pengumpulan data menggunakan dokumentasi dan tes, sedangkan analisis data dengan teknik deskripsi analisis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa perbaikan job sheet dapat meningkatkan rata-rata nilai dari 52,21 menjadi 77,93 pada kelas eksperimen, sedangkan pembelajaran dengan menggunakan job sheet yang sudah ada dari guru dari rata-rata nilai 52,15 menjadi 72,41 pada kelas kontrol. Abstract This study aims to determine the increase in learning achievement in competency repair / service engine and its components by using a job sheet that has been repaired. The method used in this study is an experimental method with Randomized Control Group Pretest-Posttest Design. The subjects used were 79 students divided into three classes, namely the class as a class XII TMO2 test instrument, a class XII TMO3 as classroom control, and XII1 as a class experiment. Data collection using the documentation and testing, while the data analysis techniques analisys description. The results of data analysis showed that the improved job sheet to increase the average value of 52.21 to 77.93 in the experimental class, while learning to use an existing job sheet from the teacher of the average value of 52.15 to 72.41 at control class. 2013 Universitas Negeri Semarang Alamat korespondensi: Gedung E5 Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229 E-mail: jpto@yahoo.com ISSN 2252-6595

Pendahuluan Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pendidikan merupakan proses dalam pembangunan manusia untuk mengembangkan dirinya agar dapat menghadapi segala permasalahan yang ada pada diri manusia. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan negara (UU No. 20 Tahun 2003, Bab I, Pasal 1, Ayat 1). Pada dasarnya pembelajaran merupakan proses komunikasi antara pendidik dan peserta didik. Proses komunikasi yang terjadi tidak selamanya berjalan dengan lancar, bahkan dapat menimbulkan salah pengertian, ataupun salah konsep. Untuk itu pendidik harus mampu memberikan suatu alternatif pembelajaran bagi peserta didiknya agar dapat memahami konsepkonsep yang telah diajarkan. Salah satu tempat untuk melaksanakan pembelajaran adalah Sekolah Menengah Kejuruan. Dalam proses belajar mengajar di Sekolah Menengah Kejuruan, guru dan siswa merupakan komponen utama. Dalam hal ini guru harus membimbing dan mengarahkan siswa agar berperan secara aktif, sehingga proses belajar mengajar berhasil dengan baik. Oleh karena itu guru dituntut memahami sepenuhnya materi yang akan diajarkan, dan memilih pendekatan dan metode secara tepat. Kompetensi bidang keahlian teknik mekanik otomotif adalah kinerja profesional dan memiliki keahlian dalam dunia otomotif. Kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya merupakan salah satu kompetensi pada mata pelajaran kejuruan yang diajarkan pada siswa kelas XII keahlian mekanik otomotif. Kompetensi tersebut mengajarkan kepada siswa secara menyeluruh dan detail tentang aspek kognitif (pemahaman), afektif (sikap) dan psikomotorik (keterampilan) sehingga diharapkan siswa berkompeten dan memiliki kinerja (skill) khususnya dalam melakukan tune up motor bensin. Selain itu siswa juga diharapkan mampu melakukan uji emisi gas buang, agar siswa tersebut dapat mengetahui apakah hasil pekerjaan tune up yang telah dilakukan kadar gas buangnya sudah standar atau belum. Karena jaman sekarang uji emisi gas buang sangat penting demi menjaga kelestarian lingkungan. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti di SMK Muhammadiyah 1 Muntilan, Kabupaten Magelang diketahui bahwa hasil belajar siswa pada kompetensi perbaikan/ servis engine dan komponen-komponennya masih rendah dan belum memenuhi standar KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) yang ditentukan oleh kurikulum SMK Muhammadiyah 1 Muntilan Kabupaten Magelang yaitu dengan nilai 7,00. Berdasarkan nilai raport mid semester kelas XII Tahun ajaran 2011/2012, jumlah siswa yang lulus dengan memenuhi standar KKM adalah sekitar 75%, dengan hasil tersebut maka 25% siswa belum menguasai materi dalam pembelajaran. Dimana pada pembelajaran sebelumnya siswa merasa kurang jelas dan bingung dalam melakukan praktik. Hal tersebut dikarenakan job sheet yang ada sekarang kurang dapat dipahami oleh siswa dalam melakukan praktik. Isi job sheet yang terbatas karena belum adanya tujuan-tujuan, urutan petunjuk kerja, gambar komponen, spesifikasi ukuran, hasil pengukuran dan kesimpulan, sehingga siswa tidak bisa langsung melaksanakan praktik kalau tidak dijelaskan terlebih dahulu. Dalam hal ini siswa lebih banyak mendengarkan penjelasan dari guru, maka guru cenderung lebih aktif dan siswa cenderung pasif. Siswa juga tidak tahu langkah kerja yang harus diperiksa pada saat melakukan tune up motor bensin secara berurutan. Dengan demikian siswa kurang bergairah dalam belajar, sehingga akan berefek terhadap prestasi/hasil belajarnya. Job sheet adalah suatu pedoman atau petunjuk praktik yang disusun secara sistematis, operasional dan terarah untuk digunakan siswa dalam kegiatan praktik yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pembelajaran di sekolah baik waktu, tenaga, maupunfasilitas guna mencapai tujuan secara optimal. Diktat adalah bahan ajar yang disusun berdasarkan kurikulum dan silabus,terdiri dari bab-bab yang memuat materi pelajaran.work sheet adalah lembara-lembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa (Andi Prastowo,2011:167). Job sheet dalam hal ini adalah suatu petunjuk praktik yang berisi tujuan-tujuan, urutan petunjuk kerja, gambar komponen, spesifikasi ukuran, hasil pemeriksaan, dan kesimpulan mengenai praktik yang telah dilaksanakan. Perbaikan job sheet diharapkan mampu memberikan pengalaman untuk memudahkan siswa belajar baik dalam penguasaan atau pemahaman pada kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap hasil

belajar yang dicapai, karena job sheet mempunyai kelebihan yaitu dapat mendorong siswa untuk menggunakan berbagai indera, terutama indera pengilihatan (visual) sehingga dengan seringnya memanfaatkan job sheet, maka akan memperkuat daya ingat dan pemahaman. Keberhasilan suatu bembelajaran dapat dilihat dari hasil test yang telah diberikan oleh guru yang merupakan hasil belajar siswa sehingga hal-hal yang berkaitan dengan hasil belajar dan aktivitas siswa perlu diteliti untuk diambil manfaatnya.berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan di atas penulis tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul Perbaikan job sheet Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Kompetensi Perbaikan/ Servis Engine dan Komponen-Komponennya. Job sheet adalah adalah lembaranlembaran berisi tugas yang harus dikerjakan oleh siswa, petunjuk, langkah-langkah untuk menyelesaikan suatu tugas. Pembelajaran dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki akan memudahkan siswa dalam melakukan suatu kegiatan praktik. Berdasarkan rumusan permasalahan tersebut maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah perbaikan job sheet dapat meningkatkan hasil belajar siswa Magelang. Metode Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen, dimana menurut Arikunto (2010: 8) penelitian eksperimen adalah suatu cara untuk mencari hubungan sebab akibat (hubungan kausal) antara dua faktor yang sengaja ditimbulkan oleh peneliti dengan mengeliminasi atau mengurangi atau menyisihkan faktor-faktor lain yang mengganggu. Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah siswa kelas XII TMO Magelang Tahun Ajaran 2012/2013, yang berjumlah 79 siswa terbagi dalam 3 kelas. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 55 siswa yang terbagi dalam 2 kelas yaitu XII TMO1 sebagai kelas eksperimen dan XII TMO3 sebagai kelas kontrol. Pengumpulan data mengunakan metode tes dan dokumentasi, dan teknik analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil dan Pembahasan 1.Hasil Tes Awal (Pre Test) Uji perbedaan dua rata-rata kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebelum perlakuan. Berdasarkan perhitungan diperoleh t hitung = 0,038 sedangkan t tabel = 1,67 karena t hitung berada pada daerah penerimaan Ho, maka dapat disimpulkan bahwa kelompok eksperimen tidak lebih baik daripada kelompok kontrol. 2. Hasil Tes Akhir (Post Test) Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan untuk mengetahui perbaikan job sheet untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya pada siswa kelas XII Magelang diperoleh melalui tes akhir (pos test). Untuk memberikan gambaran mengenai jawaban responden dari item tes akhir (post test) yang diperoleh setelah perlakuan dapat dilihat tabel 2. Berdasarkan tabel 2 maka dapat digambarkan grafik seperti di gambar 1. Tabel 1. Hasil uji perbedaan dua rata-rata tes awal (pre test) Kelompok Nilai rata-rata thitung ttabel Kriteria Eksperimen 52,21 Tidak 0,038 1,67 Kontrol 52,15 Berbeda Tabel 2. Rekapitulasi hasil tes (post test) kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Data nilai Kelompok eksperimen Kelompok kontrol Nilai rata-rata 77,93 72,41 Nilai maksimal 96,00 88,00 Nilai minimal 64,00 56,00 Rentang nilai 34,00 32,00

Gambar 1. Grafik hasil post test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan tabel 2, dapat diketahui bahwa rata-rata nilai tes akhir kelompok eksperimen sebesar 77,93, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 72,41. Nilai terendah untuk kelompok eksperimen adalah 64,00, dengan nilai tertinggi 96,00, sedangkan untuk kelompok kontrol dengan nilai terendah 56,00 dengan nilai tertinggi 88,00. Uji normalitas bertujuan untuk mengetahui normal tidaknya data yang akan dianalisis sehingga diketahui data tersebut normal atau tidak. Berdasarkan perhitungan uji normalitas data tes akhir pada kelompok eksperimen diperoleh X 2 = 7,3979 dan kelompok kontrol hitung X 2 = 5,1184 sedangkan hitung X2 = 7,81. Karena tabel X 2 berada pada daerah penerimaan Ho, hitung maka dapat disimpulkan data tes akhir tersebut berdistribusi normal. Uji Homogenitas Dilakukan uji kesamaan dua varians data tes akhir (post test). Setelah dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas diperoleh data tersebut berdistribusi normal dan kedua kelompok mempunyai varians yang tidak berbeda sehingga bisa dilakukan uji t untuk menguji hipotesis karena sudah memenuhi uji prasyarat analisis. Uji hipotesis dilakukan untuk mengetahui apakah hipotesis yang dikemukakan sebelumnya teruji kebenarannya. Berdasarkan perhitungan diperoleh t hitung = 2,410 sedangkan t tabel = 1,67 dengan demikian t hitung berada pada daerah penolakan Ho, maka dapat disimpulkan bahwa kelompok eksperimen lebih baik dari pada kelompok kontrol. Berdasarkan analisis deskriptif skor ratarata kemampuan awal (pre test) dan skor rata-rata kemampuan akhir (post test) menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan kemampuan siswa dalam kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya pada kelas eksperimen dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti lebih tinggi dari pada peningkatan kemampuan siswa pada kelompok kontrol yang menggunakan job sheet yang sudah ada dari guru. Hal ini bisa terjadi, karena pembelajaran dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki dapat mendorong siswa untuk menggunakan berbagai indera, terutama indera penglihatan (visual). Hal ini dapat dibuktikan bila seseorang terus menerus melihat dan mengamati suatu gambar dengan penyajian yang cukup jelas, maka seseorang akan termotivasi untuk memperhatikan dan mempelajarinya. Selain itu job sheet yang telah diperbaiki sudah didukung dengan adanya suatu petunjuk praktik yang berisi tujuan-tujuan, urutan petunjuk kerja, gambar komponen, spesifikasi ukuran, hasil pemeriksaan dan kesimpulan mengenai praktik yang telah dilaksanakan. Sehingga siswa tidak merasa bingung lagi ketika melaksanankan praktik tune up motor bensin. Berdasarkan analisis data mendapatkan bahwa hasil belajar kompetensi perbaikan/ servis engine dan komponen-komponennya sebelum menggunakan job sheet yang telah diperbaiki hasil belajarnya (pre test) tidak ada perbedaan yang signifikan. Sedangkan setelah pembelajaran dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki hasil belajarnnya (post test) terdapat perbedaan yang signifikan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya hasil belajar siswa yang menggunakan job sheet yang sudah ada dari guru sebesar 81,48%, dan hasil belajar siswa yang menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti sebesar 85,71%. Sehingga dapat dikatakan bahwa perbaikan job sheet pada kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII SMK Muhammadiyah 1 Muntilan Kabupaten Magelang Semester Gasal Tahun Ajaran 2012/2013. Hasil analisis uji perbedaan dua rata-rata

Tabel 3. Hasil uji normalitas data tes akhir (post test) Kelompok X 2 hitung X 2 tabel Kriteria Eksperimen 7,3979 Normal Kontrol 5,1184 7,81 Normal Tabel 4. Hasil uji kesamaan dua varians data tes akhir Kelompok Nilai rata-rata Fhitung Ftabel Kriteria Eksperimen 77,93 Homogen Kontrol 72,41 1,4913 1,91 Homogen Tabel 5. Hasil uji perbedaan dua rata-rata tes akhir (post test) Kelompok Nilai rata-rata thitung ttabel Kriteria Eksperimen 77,93 Berbeda Kontrol 72,41 2,410 1, 67 signifikan pada hasil belajar pre test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan perhitungan diperoleh t hitung = 0,038 sedangakan t tabel = 1,67, karena t hitung berada pada daerah penerimaan Ho, maka dapat disimpulkan bahwa kelompok eksperimen tidak lebih baik daripada kelompok kontrol. Sedangkan pada uji perbedaan dua rata-rata pada hasil belajar post test kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berdasarkan perhitungan diperoleh t hitung = 2,410, sedangkan t tabel = 1,67, karena t hitung berada pada daerah penolakan Ho, maka dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan antara kelompok yang menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti (eksperimen) dan kelompok yang menggunakan job sheet yang sudah ada dari guru (kontrol) dalam pembelajarannya. Hal tersebut sesuai dengan penelitian sebelumnya yaitu penelitian peningkatan prestasi belajar kompetensi melakukan pekerjaan dengan mesin bubut menggunakan job sheet hasil pengembangan. Penelitian tersebut telah mencapai hasil yang baik. Berdasarkan perhitungan diperoleh uji hipotesis menunjukkan hasil t hitung =2,74, sedangkan t tabel =2,00, karena t hitung > t tabel, maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara peningkatan prestasi belajar kompetensi melakukan pekerjaan dengan mesin bubut menggunakan job sheet hasil pengembangan (Jumargo, 2011). Simpulan Ada peningkatan hasil belajar pada kompetensi perbaikan/servis engine dan komponen-komponennya dari rata rata kelas sebelum menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti 52,21 menjadi 77,93 setelah menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti pada siswa kelas XII Magelang Semester Gasal Tahun Ajaran 2012/2013. Pembelajaran dengan menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti peningkatan hasil belajarnya lebih tinggi dari pada pembelajaran yang menggunakan job sheet yang sudah ada dari guru. Dalam pembelajaran kompetensi perbaikan/servis engine dan komponenkomponennya lebih baik menggunakan job sheet yang telah diperbaiki oleh peneliti, karena memudahkan siswa dalam memahami kompetensi tersebut sehingga siswa lebih mudah saat melakukan praktik dan hasil belajar siswa menjadi lebih baik.

Daftar Pustaka Andi, Prastowo. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta:Diva Press Arikunto, Suharsimi. 2010. Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta Jumargo. 2011. Peningkatan Prestasi Belajar Kompetensi Melakukan Pekerjaan dengan Mesin Bubut Menggunakan Job Sheet Hasil Pengembangan. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin. Vol. 11, no 2 Desember: 61 Undang-Undang SISDIKNAS (Sistem Pendidikan Nasional)NO.20 tahun 2003. Jakarta: Sinar Grafika