TIPE DAN SUMBER PEMBANGKIT LIMBAH
Transformasi Bahan Baku Menjadi Produk Produk Bahan Baku PROSES Sisa bahan Pembantu Bahan Pembantu Sisa bahan baku ENERGI
LIMBAH Faktor yang harus diidentifikasi dari suatu limbah : Sumber Limbah Jumlah Tipe dan Metode Pengolahan Perawatan limbah yang dilakukan
TIPE LIMBAH Limbah Cair Limbah Padat Limbah Gas
LIMBAH CAIR SUMBER LIMBAH UTAMA!
Leather 0,3 kg Hide/ Skin 1 kg PROSES Effluents 50 kg Air 50 kg Solid Wastes 1,3 kg Bhn Kimia 0,5 kg Wastewater Management with Special Reference to Tanneries, S.N. Kaul, 2005
LIMBAH PADAT Bulu pada proses unhairing Sisa proses Shaving Sisa proses Splitting Sisa proses trimming
LIMBAH GAS Berupa gas, debu, dan asap. Mengandung Nitrogen dan Sulfur Pemanasan Boiler --- Menggunakan kayu bakar/ batu bara/ dll
BAKU MUTU AIR LIMBAH INDUSTRI PENYAMAKAN KULIT Per Men LH No. 5 tahun 2014
BOD BIOLOGICAL OXYGEN DEMAND Jumlah oksigen (mg O 2 ) yang dibutuhkan oleh bakteri untuk menguraikan (mengoksidasikan) hampir semua zat organis yang terlarut dan sebagian zat organis yang tersuspensi dalam air COD CHEMICAL OXYGEN DEMAND Jumlah oksigen (mg O 2 ) yang dibutuhkan untuk menguraikan (mengoksidasikan) zat-zat organis yang ada dalam 1 L sampel air, dimana pengoksidasi yang digunakan K 2 Cr 2 O 7 TSS TOTAL SUSPENDED SOLIDS Terbagi 2, organis dan inorganic. Disaring dalam kertas saring 10µm, yang tersaring disebut TSS, yang tdk tersaring TDS. TS = TDS + TSS
Soak 20% Unhairing 52% Re-Lime 2% Pickle (Trim) Delime & Bate 13% (Flesh and Split) Chrome Tan 6% (Shave) Color and Fatliquor 2% Persen Kontribusi BOD dalam Penyamakan
Karakteristik Effluen Penyamakan Kulit Sumber: Kaul, S.N, 2005, Wastewater Management : with Special Reference to Tanneries, Discovery Publishing House, New Delhi
PENYAMAKAN ALAMI
Sumber: Kaul, S.N, 2005, Wastewater Management : with Special Reference to Tanneries, Discovery Publishing House, New Delhi
PENYAMAKAN CHROM
Sumber: Kaul, S.N, 2005, Wastewater Management : with Special Reference to Tanneries, Discovery Publishing House, New Delhi
SIFAT LIMBAH Sifat Beracun dan Berbahaya (B3) Non- B3
BHO Pembersihan dan conditioning kulit Menghasilkan beban effluent limbah paling banyak Soaking DELIMMING & BATTING Kulit yang telah dihilangkan bulu, dagingnya dan dalam kondisi basa dinetralkan dengan garam asam PICKLING amonium dan diberi perlakuan Pickling dilakukan dengan dengan enzim, mirip dengan yang meningkatkan keasaman kulit hingga FLESHING DEGREASING ditemukan& dalam TRIMMING sistem ph 3 melalui penambahan asaam Unhairing pencernaan, dilakukan untuk menggunakan menghilangkan kuat dan garam, memungkinkan zat kimia dengan sisa-sisa untukrambut menghilangkan dan untuk rambut dan krom tannin soaking, masukpickling ke dalamatau kulit. epidermis dengan alkali sulfida dan kapur. setelah menguraikan protein. Selama SOAKING Fleshing Garam ditambahkan penyamakan. biasanya mendahului untuk mencegah unhairing Kulit dan Degreasing proses ini akar rambut dan pigmen kulit dihapus. mentah pengapuran dari pembengkakan yang dilakukan diawetkan, untuk menghilangkan oleh dikembalikan (swelling). pelarut kadar sisa organik Untuk daging airnya pengawetan, atau hingga dansurfaktan, lemak. normal fungisida kembali. yang dan Hal ini merupakan penyebab Kotoran, Pengapuran mengarah bakterisida darah, dan sejumlah zatunhairing pengawet 0.03- menghasilkan (sodium 2% berat, klorida, bakterisida) aliran utama buangan beban ke yang dihilangkan dengan amonium lebih nilai COD di tinggi efluen. nilai biasanya ditambahkan. tertinggi Biasanya dilakukan bersama-sama COD dalam limbah. Degreasing Pickling BHO Delimming & Batting Fleshing & Trimming
TANNING
High Potential Hazard Group Asam asetat Amoniak Kalsium hidroksida Formaldehid Asam Format Asam hidroklorik glutaraldehid Hidrogen peroksida Asam oksalat Sodium klorit Sodium hidroksida (soda kaustik) Asam Sulfur Sulfida dan hidrosulfida Moderate Potential Hazard Group Alumunium sulfat Amyl alcohol Benzyl alcohol Chrom valensi 3 Asam Format Asam hidroklorik glutaraldehid Low Potential Hazard Group
Limbah Berbahaya Jumlah terbesar limbah berbahaya dihasilkan industri : Kimia & yang bergerak di bidang farmasi Industri pengolahan kulit Industri minyak dan batu bara Pembuatan barang-barang dari logam Industri karet dan plastik
Limbah Berbahaya Sumber limbah berbahaya yang jumlahnya lebih kecil dihasilkan oleh: Pabrik mesin-mesin industri Pabrik mesin kendaraan Industri elektronik dan listrik Pengawetan kayu
Sumber Limbah Sumber limbah yang umum terdiri dari 4 jenis : Jenis limbah yang mudah terbakar Jenis limbah yang bersifat korosif Jenis limbah yang bersifat reaktif Jenis limbah yang bersifat racun
Sumber Limbah Berdasarkan jumlah limbah yang dihasilkan : Sumber limbah skala besar Jumlah >1000 Kg/bulan Industri kimia, industri yang bergerak di bidang farmasi, perusahaan minyak & petrokimia Sumber limbah skala menengah Jumlah 100-1000 Kg/bulan Laboratorium & percetakan Sumber limbah skala kecil Jumlah <100 Kg/bulan Pengolahan fotografis & tempat perawatan gigi
Industri Kecil dan Menengah Perkembangan ekonomi saat ini Industri kecil dan menengah (industri tradisional / industri rakyat) Sangat mendominasi Penciptaan lapangan pekerjaan Sumber pendapatan masyarakat
Industri Kecil dan Menengah Ciri Khas : Tingkat teknologi yang sederhana Manajemen yang sederhana Tidak ada spesialisasi kerja Masih tradisional Miskin dalam pencapaian lingkungan yang sehat
Industri Kecil dan Menengah Tahun 1990 industri kecil & menengah mendominasi limbah berbahaya di Asia Timur Pengolahan kulit Tekstil Produsen bahan pencelup tekstil Percetakan Pabrik cat Pengolahan fotografis Pengerjaan logam Industri kimia & laboratorium Laundry Bengkel & SPBU Penuangan logam Pabrik batterai
Industri di Kota Mumbai (India) Diklasifikasikan menjadi 5 kategori Industri sangat kecil (karyawan < 9 orang) Industri kecil (karyawan 10-20 orang, investasi >US$ 200.000 ) Industri tambahan (produksi utamanya kontrak dari industri lain) Industri skala menengah Industri skala besar
Industri Skala Kecil di Mumbai, India Kategori industri Jumlah industri Limbah yang dihasilkan Percetakan 1600 Tinta, soda kaustik, pemutih, minyak tanah Industri bahan pencelup 900 Logam berat Farmasi 656 obat, wadah obat Pembuatan logam 600 Logam berat Pompa bensin 200 Minyak pelumas Bahan pencelup tekstil 180 Bahan pencelup, soda kaustik, sludges Penyamakan kulit 9 Tanin, kromium, suspended solids, BOD, COD, klorida Pelapisan logam * Logam berat, alkali Pengecatan mobil * Cat dan padatan Formulasi pestisida * Pestisida, wadah pestisida Laboratorium kimia * Bahan kimia yang terbuang * jumlah tidak diketahui pastinya tetapi berdasarkan industri tersebut menghasilkan limbah berbahaya.
Industri di Zimbabwe Industri skala kecil 8% limbah berbahaya Karyawan < 50 orang Industri rakyat Industri informal Industri tidak terdaftar Industri skala menengah 20% limbah berbahaya Industri skala besar 72% limbah berbahaya
Tipe Limbah Industri yang paling sering menghasilkan limbah : 1. Industri kimia limbah proses kimia, asam alkali, produk kimia 2. Industri konstruksi limbah pengecatan, asam kuat 3. Pembelian & pemeliharaan peralatan minyak, cat, asam & alkali 4. Pengolahan kayu & meubel padatan & limbah pengecatan
Limbah Limbah Dampak negatif Manusia Lingkungan Berbahaya Berapapun jumlahnya mengandung resiko Penggunaan baterai Pestisida pertanian yang berlebihan Limbah dari pengolahan & pelayanan kesehatan
Limbah Pelayanan Kesehatan Memiliki potensi untuk pencemaran yang lebih luas Contoh : dokter, rumah sakit, klinik, puskesmas, dokter hewan Secara terminologi : Limbah klinis Limbah medis Limbah yang dapat menular
Limbah Pelayanan Kesehatan WHO (1990) kategori berdasarkan sumber, komposisi & syarat menangani Bahan yang serupa dengan limbah domestik Limbah farmasi Barang-barang yang tajam Limbah yang cepat menular Limbah kimia Limbah radioaktif Limbah patologis Pressurised containers
Limbah Pelayanan Kesehatan Dapat diminimisasi dengan cara : 1. Mengklasifikasikan limbah dalam kelompok yang mendapat perlakuan yang sama 2. Pemisahan dari limbah 3. Penyimpanan yang aman 4. Perawatan untuk mengurangi isi patogen dari limbah
Limbah Rumah Tangga Dapat menghasilkan unsur limbah berbahaya Tipe : 1. Pemeliharaan sarana 2. Produk pembersih 3. Kosmetik 4. Pemadam api 5. Produk perawatan hewan 6. Produk perkebunan 7. Insektisida & obat pencegah serangga 8. Produk perawatan rumah 9. Obat-obatan
Sumber Limbah Sumber limbah yang besar dan melebihi batas pakai : 1. Persediaan pestisida yang sudah melewati masa pakai 2. Lahan yang berasal dari tidak aktifnya/hancurnya fasilitas besar. Contoh : penyulingan minyak 3. Persediaan militer yang berisi minyak dan bahan pelarut, perlengkapan yang tua dan gas beracun
Karakteristik Limbah Industri dari Sumber-sumber yang Berbeda Industri Tapioka Industri Tahu Industri kulit Industri Kelapa (Industri Minyak Goreng) Industri Cuka Apel
Industri Tapioka Limbah Padat kulit ubi, ampas tapioka, onggok Cair air pencucian, penyaringan Gas Karakteristik ampas tapioka Komponen Persen (%) Lemak 0,22 0,30 Protein 1,45 1,70 Serat Kasar 9,42 0,54 Air 19,70 20,30 Karbohidrat 67,93 68,30
Industri Tahu Limbah Padat whey tahu, ampas tahu Cair sisa pencucian, perendaman Karakteristik ampas tahu Unsur Kalori (kal) Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat (g) Kalsium (mg) Fosfor (mg) Besi (mg) Vit B (mg) Air (g) Nilai 414 26,6 18,3 41,3 19 29 4 0,2 9,0
Industri Kulit Limbah limbah krom (40%) Karakteristik limbah krom ph TS SS Cr Total Unsur Nilai 2,6-3,2 2400-12000 mg/l 300-1000 mg/l 0,007-20,55 mg/l
Industri Kulit (Industri Minyak Goreng) Limbah Sabut Tempurung Air kelapa Karakteristik sabut kelapa Komponen Zat organik Zat mineral Pektin Hemiselulosa Lignin selulosa Kandungan (% bobot kering) 95,5 5,0 14,2 8,5 29,2 23,9
Industri Cuka Apel Limbah Padat tangkai, biji, ampas apel, Cair sisa pencucian, penyaringan, pengendapan Karakteristik limbah cair sisa penyaringan proses fermentasi alkohol cairan berwarna keruh, endapan berwarna cokat tua, bau tajam dari etanol Karakteristik limbah cair sisa penyaringan fermentasi asetat film atau lendir, bau masam, ph rendah 2,5
TERIMA KASIH