Sebuah Perkenalan kepada Slackware

dokumen-dokumen yang mirip
Slackware my linux system choice

PRAKTIKUM SISTEM OPERASI LAPORAN RESMI MODUL 3 PENGENALAN LINUX ( 1 ) SESI : M1 FADJAR PRADJA WINATA /

Kernel. Sistem Operasi. STMIK Indonesia Padang Yayasan Amal Bakti Mukmin LINATI IFFAH ( )

TUGAS AOK BAB OS. Jalankan aplikasi virtualbox terlebih dahulu.

Alasan kita menggunakan SO Debian dan mengapa tidak memakai SO yang lainnya difaktori oleh banyak hal, yaitu :

MODUL 11 PENGENALAN LINUX

/(Root) menunjukkan hirarki tertinggi dari sistem ditektori Linux dimana direktori ini membawahi direktori lainya. Diantaranya :

Pengantar Open Source dan Aplikasi Instalasi Linux dan Troubleshooting Dasar. Rusmanto at gmail.com Rusmanto at nurulfikri.ac.id

PANDUAN INSTALASI LINUX FEDORA CORE 6

INSTALASI SLACKWARE 14.1

BAB I PENGANTAR LINUX

PETUNJUK SINGKAT INSTALASI DAN PENGGUNAAN IGN 2009

Panduan Instalasi Apache, PHP dan MySQL pada GNU/Linux

LAMPIRAN. Untuk instalasi Hyper-V 2012 R2 dibutuhkan DVD Installer Hyper-V 2012

OpenSuse juga termasuk dalam jajaran 10 besar distro linux di dunia bersama-sama dengan Ubuntu, Fedora, Debian, PCLinuxOS, Slackware, Gentoo dan

TUGAS PRAKTIKUM TEKNOLOGI INFORMASI KONTEMPORER CARA MENGINSTALL LINUX. Disusun oleh: : Danis Prabandana : 12/331439/PA/14693 : Ilmu Komputer

Software Digital Journal Al-Manär Edisi I/2004 Copyleft 2004 Digital Journal Al-Manär. Alif Muttaqin

Pengantar Open Source dan Aplikasi Sistem Operasi Open Source. Rusmanto at gmail.com Rusmanto at nurulfikri.ac.id

Sistem Manajemen Paket Ubuntu

Memperkenalkan GNU/Linux

Belajar Menggunakan KDE Edisi 1 Perkenalan Singkat KDE

BAB III PERANCANGAN SISTEM

CARA INSTALL DAN REMOVE APLIKASI. Pemerintah Daerah Kabupaten Sleman repo.slemankab.go.id

Sistem Operasi Jaringan Linux Redhat 9

Cara Menginstal Sistem Operasi Linux

Panduan Pendayagunaan Open Source Software: Instalasi IGOS Nusantara. Kementerian Negara Riset dan Teknologi dan Yayasan Penggerak Linux Indonesia

Instalasi IGOS Nusantara

Fig.1 System Architecture OpenRemote [

Install Slackware 13.0

Instalasi FreeBSD 6.0

BAB III INSTALASI VMWARE

Cara Mudah Menggunakan Ubuntu 11.10

Sejarah Linux berawal dari inisiatif seorang mahasiswa dari Finlandia bernama Linus Torvalds.

VIRTUALISASI KOMPUTER DENGAN ORACLE VM VIRTUAL BOX

Perkembangan Sistem Operasi Closed Source

Pengenalan Linux Konfigurasi TCP/IP

Sistem Operasi Linux PJJ PENS ITS. Tujuan

INSTALASI SISTEM OPERASI LINUX DEBIAN

Pengenalan Linux. Kata "Linux" untuk saat ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet

LAPORAN PRAKTIKUM INSTALLASI DEBIAN 8.1 MENGGUNAKAN VMWARE

Pertemuan 1. Riza Kurniawan Ahmad Wildan L Kelas G _ Pendidikan Teknik Informatika

Yama Fresdian Dwi Saputro from-engineer.blogspot.com

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI 2

Praktikum I Pengenalan Sistem Operasi Linux

E. Ully Artha SISTEM OPERASI

Modul 5 Menginstal Linux Mandrake 9.2. I. Tujuan Praktikan dapat menginstal sistem operasi Linux Mandrake 9.2

Sistem Operasi Linux dan FOSS Kenali, pelajari, manfaatkan.

Panduan Pengguna untuk AllDeb Installer

MODUL PRAKTIKUM ADMINISTRASI SERVER OS DEBIAN 6

Instalasi Debian 7. Oleh: Rizky Agung W

MODUL 1 INSTALASI PAKET JAVA DAN PROGRAM SEDERHANA

BAB II PROSES INSTALASI LINUX MANDRAKE 9.0

Instalasi Aplikasi TeamViewer Pada Debian Linux

SOFTWARE OPERATING SYSTEM - UBUNTU

Distribusi Linux Modern dan PC Tua By Richard Johnson

KARTU SOAL. Kurikulum Acuan Alokasi Waktu Jumlah Soal Bentuk Soal. Nama Sekolah Bidang Keahlian Program Keahlian. : SMKN I Doko : TIK : TKJ

BAB 2 PROSES BOOTING

SISTEM OPERASI WINDOWS

Instalasi ubuntu. Langkah pertama boot ubuntu installer pada PC anda. pilih start or install ubuntu

LAPORAN INSTALASI SISTEM OPERASI DEBIAN 6. pada VIRTUAL BOX

BAB II LANDASAN TEORI

PERANGKAT LUNAK KOMPUTER

A. Instalasi dasar Linux Debian

FlashBack Pertemuan (1)

INSTALASI LINUX DEBIAN 6 MENGGUNAKAN VIRTUAL BOX

BAB 2 INSTALASI DEBIAN ETCH

Instalasi dengan DrakX. Dokumentasi Resmi Mageia

LAPORAN AWAL Perangkat Lunak Jaringan 1 NAMA : DIAN BAYU NIM : KELAS : C

MODUL 1 PRAKTIKUM ADMINISTRASI JARINGAN. Pengenalan dan Instalasi Sistem Operasi Jaringan

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN BERBASIS GUI

LANGKAH LANGKAH INSTALASI LINUX DEBIAN 4 BERBASIS GUI

Pengantar Sistem Operasi

Merupakan software yang memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pengguna. Mempunyai karakteristik:

Gambar 1.1. Logo Linux

Konfigurasi Desktop BAB 2

A. Tujuan. B. Alat dan Bahan 1. Komputer multimedia. 2. Software Sistem Operasi Linux Ubuntu.

NAMA : MUHAMMAD SUHANDA BAIHAQI KELAS : XI TKJ 1 TUGAS : PRODUKTIF

SISTEM OPERSI. bertugas untuk melakukan control dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar system, dan menjalankan software aplikasi.

Bab 1 Instalasi Sistem Operasi DEPDIKnux

Tutorial Instalasi SUSE LINUX ENTERPRISE SERVER 11

Praktikum 12. Manajemen Aplikasi POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 MANAJEMEN PAKET SOFTWARE

LAMPIRAN. : Bagaimana pendapat anda dengan sistem baru ini?

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. 4.1 Perancangan jaringan cloud computing Implementasi dan pengembangan Cloud Computing di BPPT dimulai dengan

AP2B-Dini Triasanti KONSEP DASAR PYTHON

LAPORAN TUGAS SISTEM OPERASI

APLIKASI WEB DINAMIS LANJUT TUGAS 1

MODUL INSTALLASI LINUX UBUNTU SERVER

Sistem Operasi Linux. Pertemuan 1 + 2

MODUL 1 INSTALASI LINUX NUSANTARA

INSTALASI SISTEM OPERASI KOMPUTER. Nur Rahmad Suhendra. Pertemuan pertama

Simulasi Jaringan dengan GNS3

A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Menginstall Windows 8 Final

TUGAS 1 WEB DINAMIS LANJUT

Modul 1 INSTALL DEBIAN 6 (SQUEEZE) MODE TEXT (CLI) PADA VIRTUALBOX

OLEH: : Sholahuddin Al-Ayubi PEMERINTAH KABUPATEN MUSI BANYUASIN DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SMK NEGERI 2 SEKAYU TAHUN PELAJARAN 2012 / 2013

BAB II LANDASAN TEORI

I. Tujuan - Agar siswa dapat memahami dan melakukan Instalasi OS Debian dengan benar dan tepat dengan menggunakan mesin VM Virtual Box

INSTALASI DAN KONFIGURASI SERVER DALAM SATU PERANGKAT KOMPUTER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN ALTERNATIF

Awali.org & Awali.or.id

Transkripsi:

Sebuah Perkenalan kepada Slackware Presentasi untuk Pengguna Linux Victoria, Inc. 15 Februari 2014 http://levlafayette.com Penulis asli: Lev Lafayette http://levlafayette.com Judul asli: An Introduction to Slackware: Presentation to Linux Users of Victoria, Inc. Penerjemah: Ade Malsasa Akbar http://bengkelubuntu.org

Apa Itu Slackware Slackware adalah distribusi GNU/Linux yang digandrungi; sebuah sistem operasi yang terdiri dari sekumpulan utility dan aplikasi yang dibangun di atas kernel Linux. Berdasarkan Distrowatch, Slackware berada di sekitar angka 10-20 dalam hal popularitas distribusi dan pemakaian. Nama Slackware berasal dari peraturan Slack (selalu kapital) dari parodi agama, Church of the Subgenius, yang menggambarkan kemampuan untuk meraih tujuan tanpa usaha. Nama ini juga menunjukkan bahwa sang pembuat, Patrick Volkerding, tidak pernah meniatkannya untuk menjadi proyek serius. Apa-apa yang saya mulai berawal ketika Slackware hanyalah sebuah hacked version dari SLS dan saya tidak punya niat untuk menyebarluaskannya kepada publik. Ketika saya akhirnya meletakkannya di FTP waktu itu, saya tetap memakai nama Slackware. Saya berpikir saya menamainya 'Slackware' karena saya tidak ingin orang menganggapnya serius saat pertama kali. (Linux Journal #2 Interview, April 1st, 1994) Secara historis, Slackware hanya tersedia untuk arsitektur IA32. Hingga v13.0, versi x86_64 tidak didukung secara resmi, walaupun untuknya telah ada sebuah port, slamd64. Slackware juga tersedia untuk arsitektur ARM dalam bentuk Slackware ARM (asalnya dikenal sebagai 'ARMedslack') dan untuk mainframe IBM S/390 (dikenal sebagai Slack/390). Hingga 2008, telah ada port tidak resmi untuk sistem PowerPC (Slackintosh).

Sejarah Slackware Distribusi Linux yang pertama kali muncul pada tahun 1992 adalah MCC Intermin, kemudian TAMU, kemudian SLS, kemudian Yggdrasil. SLS kala itu adalah yang pertama dirilis untuk menyediakan distribusi lengkap yang berisi lebih dari sekadar kernel Linux dan utilitas dasar; misalnya menyediakan TCP/IP dan X Window System. Slackware adalah sebuah pembenahan dan fork untuk SLS (Softlanding Linux System) yang dibuat oleh Patrick Volkerding, dimulai ketika SLS mencoba mengklaim kepemilikan dari skrip-skrip yang ditulis oleh Patrick. Rilis publik pertama kali sebagai distribusi dilakukan pada 17 Juli 1993; Slackware pada waktu itu disediakan dalam 24 buah disket 3.5. Membesar menjadi 73 buah disket pada v2.1 (Oktober 1994). Versi 3.0 dirilis pada November 1995. Tersedia pada satu keping CD instalasi, dan v3.1 (Juli 1996) tersedia dengan nama Slackware 96 (sebagai lawan Windows 95). Ini versi pertama Slackware yang dipublikasikan dengan kernel 2.x. Pada 1999, angka rilis Slackware lompat dari 4 ke 7 sebagai strategi pemasaran. Strategi pemasaran lain adalah v13..37 pada April 2011. Rilis saat ini adalah 14.1 (4 November 2013). Slackware konservatif terhadap penambahan source-nya. Transisi dari XFree86 ke X.org tidak terjadi hingga 2004. Hardware Abstraction Layer tidak ditambahkan hingga 2007 (dan kemudian digabungkan ke udev device manager pada 2012). Versi stabil 64 bit tidak tersedia hingga 2009.

Sejarah Slackware

Apa yang Membuat Slackware Berbeda? Bagi yang lebih familiar dengan distribusi-distribusi mayor, ada beberapa fitur Slackware yang terlihat berbeda bahkan sejujurnya membingungkan. Banyak darinya berasal dari desain yang teliti yang menjadi karakteristik Slackware, berdasarkan kemurnian (purity), kesederhanaan (simplicity), dan stabilitas (stability). Kemurnian berarti tidak ada perubahan dari upstream (hulu, sumber, developer) perangkat lunak. Kesederhanaan berarti sederhana dalam desain sistem, bukan usability. Stabilitas berarti setiap versi baru Slackware dirilis ketika telah dites dan siap, tidak berdasarkan kebaruan dari software atau suatu jadwal tetap. Sebagai bagian proses instalasi, Slackware tidak membawa program partisi hard disk GUI melainkan hanya membawa program CLI seperti cfdisk dan fdisk. Tidak seperti distribusi lain, Slackware tidak memiliki penginstal grafis. Namun Slackware menggunakan pustaka ncurses untuk antarmuka penguna berbasis teks yang menyerupai GUI untuk program setup. Setup mengelola perangkat lunak melalui suatu sistem dengan aplikasi-aplikasi yang berhubungan, warisan dari era disket. Setelah Setup, Slackware memilih untuk menggunakan LILO sebagai bootlader dan program liloconfig (program konfigurasi berbasis menu) daripada menggunakan bootloader GRUB (yang lebih baru dan lebih dikenal). Slackware tidak boot langsung ke dalam sistem X Windows secara default, dan membutuhkan modifikasi berkas /etc/inittab untuk mengubah hal ini. Ditambah lagi, instalasi 64 bit Slackware itu pure (murni); tidak akan menjalankan atau mengompilasi program biner 32 bit. Menambahkan kemampuan multilib membutuhkan penambahan versi multilib dari glibc (untuk mendukung eksekusi binary 32 dan 64 bit), serta gcc (untuk mengompilasi program biner 32 dan 64 bit), serta instalasi pustaka sistem 32 bit.

Apa yang Membuat Slackware Berbeda? Di sisi pengembangan, Slackware tidak memiliki fasilitas bug tracking formal, tidak memiliki prosedur resmi untuk menjadi kontributor atau developer, dan tidak memiliki repositori resmi. Kontribusi bersifat informal dan keputusan final mengenai apa yang disertakan dalam distribusi ditentukan oleh Patrick Volkerding. Versi 14 mencatat bantuan dari Eric Hameless, Robby Workman, Piter Punk, Stuart Winter, Mark Post, Vincent Batts, Heinz Wiesinger, Amritpal Bath, Alan Hicks, Erik Jan Tromp, Karl Magnis Kolstra, Fre Emmott, dan NetrixTardis. Slackware tidak dirilis dengan GNOME karena (a) terlalu sulit untuk mem-build-nya dari source (b) sudah ada sejumlah proyek komunitas yang mendukung GNOME untuk Slackware. Dokumentasi resmi Slackware merekomendasikan XFCE jika pengguna ingin menggunakan desktop berbasis GTK. Contoh cara mem-build GNOME dari source bisa dilihat di http://linuxgazette.net/164/laycock.html. Pengguna yang sungguh menginginkan GNOME di Slackware bisa melihat http://www.droplinegnome.org atau https://github.com/gnomeslackbuild/gsb- build- system/wiki.

Manajemen Paket dan Dependensi Satu perbedaan yang sungguh membuat orang enggan menggunakan Slackware adalah sistem manajemen paketnya tidak melakukan pengecekan dependensi. Sekali lagi, kesederhanaan dalam desain sistem, bukan dalam usability. Anda dianggap mengetahui sistem Anda (dan jika tidak, Anda harus banyak belajar mengenai dependensi). Dua package manager utama adalah installpkg (bersama dengan removepkg dan upgradepkg), yang bekerja dengan paket lokal, dan slackpkg, yang dapat menginstal paket melalui jaringan. Slackpkg direkomendasikan untuk menjaga jejak update untuk semua paket melalui penambahan lokasi mirror ke dalam sistem. Slackpkg juga bisa dipakai untuk mencari dan menginstal paket. Baca http://docs.slackware.com/slackware:slackpkg. Secara pribadi, saya sudah menyerah dengan manajemen dependensi otomatis pada hari itu, setelah menginstal sebuah sistem Debian kecil berbasis KDE dan ingin menginstal CUPS untuk mencetak, apt-get mengunduhkan saya keseluruhan instalasi GNOME hanya karena ada satu dependensi kecil dari paket CUPS yakni gnomeprint. rvdboom pada linuxquestions.org, 6 November 2009. Paket Slackware sebenarnya adalah tarball yang dikompres menggunakan algoritma LZMA, ditandai oleh ekstensi.txz. Sebuah paket berisi perangkat lunak yang akan diinstal dan berkas metadata untuk manajer paketnya Slackware. Sebuah paket berisi suatu stuktur direktori yang mencerminkan lokasi mereka masing-masing di dalam direktori root setelah diinstal. Direktori install/ biasanya berisi metadata slackdesc dan doinst.sh. slackdesc adalah berkas yang berisi informasi mengenai paket yang akan diinstal. doinst.sh adalah berkas shell script yang akan dijalankan pada akhir instalasi paket.

Manajemen Paket dan Dependensi Pilihan lain instalasi paket adalah source tarball dari http://slackbuilds.org yang memiliki proses kompilasi otomatis dan konsisten yang akan menyertakan source code programnya dan skrip slackbuild. Perhatikan deskripsi di Slackbuilds dan pkgs.org yang juga menyebutkan dependensinya. Untuk repositori terbaru, buka http://slackbuilds.org/repository/14.1/ atau http://pkgs.org/slackware 14.1/slackware x86_64/. Ada program-program buatan komunitas untuk Slackware yang melakukan pencarian dependensi otomatis. Hal ini kontroversial di dunia Slackware karena mereka berlawanan dengan prinsip desain inti Slackware, walaupun mereka lebih mudah dari sudut pandang pengguna. Mereka di antaranya adalah Swaret (http://swaret.sourceforge.net/) dan slapt get (http://software.jaos.org/#slapt get).

Instalasi Proses instalasi dimulai dari reboot dengan DVD Slackware dan urutan boot harus diatur dengan benar. Awalnya Slackware akan meminta pengguna memilih tipe kernel dan pada kebanyakan kasus hal ini bisa diabaikan. Setelahnya adalah pilihan untuk mengatur tipe kibor selain US dengan sejumlah daftar mapping jika dibutuhkan. Tahap selanjutnya adalah login sebagai root dan menentukan pemartisian menggunakan fdisk atau cfdisk; yang terakhir lebih direkomendasikan dengan rekomendasi partisi /boot, /home, dan swap. Tahap selanjutnya melibatkan setup. Slackware akan meminta kembali mapping kibor dan konfirmasi jika ada partisi swap terdeteksi. Setelah itu, pilih partisi root sebagai target instalasi dan pilih sumbernya (misalnya DVD/CD). Kemudian, sebuah pilihan muncul untuk memilih kelompok software tertentu. Slackware secara resmi merekomendasikan full install untuk pengguna yang tidak terbiasa dengan sistem; walau hal ini menurut sebagian orang dianggap bertentangan dengan prinsip Slackware. Beberapa macam pilihan konfigurasi kemudian ditawarkan, termasuk pembuatan bootable USB stick, mengatur LILO, memilih pengodean karakter baku (Slackware selalu mengasumsikan en_us; selain itu UTF8 adalah opsi yang bagus), mengatur alamat IP (statis atau dinamis), dan memilih window manager baku.

Instalasi

Instalasi

Pascainstalasi dan Kesimpulan Setelah instalasi, biasanya pengguna ingin boot langsung ke window manager kesukaan mereka. Ini bisa dilakukan dengan sebagai root mengedit runlevel baku di dalam /etc/inittab dari angka 3 ke angka 4. Jika pengguna menginginkan kemampuan multilib, ikuti panduan pada http://docs.slackware.com/slackware:multilib. Sebagaimana sistem lain, di dalam Slackware juga ada bugbug minor. Untungnya, Slackware mendokumentasikan bug-bug dengan baik. Sebagai contoh, di sistem saya, ALSA mengirim suara ke perangkat yang salah dan pranala ini adalah solusinya http://docs.slackware.com/howtos:hardware:sound_problems_on_slackware. Akhirnya, tidak direkomendasikan untuk bekerja sepanjang waktu sebagai root; buat user baru dengan perintah adduser. Kesimpulannya, Slackware tidak untuk setiap orang. Slackware memerlukan pengetahuan atau paling tidak kemauan keras untuk memahami sistem Linux. Terutama sekali dalam hal sistem manajemen paket. Slackware hadir dengan dokumentasi yang sangat bagus untuk membantu Anda. Slackware merekomendasikan pemikiran jangka panjang dan perencanaan matang mengenai apa tujuan sistem digunakan nantinya.

Kamus Istilah Source code: kode sumber, kode asli yang setiap software diciptakan darinya. Upstream: hulu, sumber asal, developer. Istilah untuk menyebut sumber asal suatu perangkat lunak. Lawan dari downstream, yakni hilir, yakni siapa pun pun yang selain sumber asal. Program X dibuat oleh Bejo, dimodifikasi oleh Untung, dipaketkan dengan modifikasi ulang oleh Mujur. Maka X di Bejo adalah X upstream (developer asal) sedangkan X di Untung dan Mujur adalah X downstream (bukan developer asal). Usability: secara harfiah: kemampuan untuk digunakan; secara istilah: kemudahan penggunaan oleh pengguna akhir. Kernel: program inti dari sistem operasi. Seperti mesin utama bagi mobil. Window manager: secara harfiah: pengelola jendela; secara istilah: program yang mengatur tampilan dasar suatu sistem operasi. Window manager adalah program yang menggambar setiap jendela di layar, memberikan tombol close/maximize/minimize, klik kanan desktop, dan lain-lain. Shell script: secara harfiah: naskah shell; secara istilah: teks yang berisi kumpulan perintah shell. Eksekusi satu shell script berarti eksekusi seluruh perintah di dalam shell script itu. Shell: secara harfiah: kerang; secara istilah: program penerjemah interaksi manusia dan komputer. Shell bertugas menerima dan meneruskan perintah dari pengguna ke sistem operasi. Shell menerima dan menerjemahkan jawaban dari sistem operasi ke pengguna. Shell bekerja dengan teks. Shell disebut juga terminal, console, command line, atau command prompt. Contoh shell adalah bash, zsh, csh, dan ksh.

Kamus Istilah Sistem manajemen paket: sistem add/remove program di Linux. Inggris: package management system. Package manager: secara harfiah: pengelola paket; secara istilah: program yang menjalankan add/remove program di Linux. X Window System: sistem paling fundamental di sistem operasi Linux yang menjadi fondasi bagi segala window manager dan desktop environent. Tanpa X, tidak ada tampilan grafis (kursor, ikon, menu, GUI) di Linux. Catatan: pada zaman ini, developer membuat Wayland dan Mir sebagai ganti X karena X dianggap sudah uzur. KDE: K Desktop Environment; salah satu tampilan di Linux. Istilah umumnya desktop environment. Memiliki desktop metaphor yang tradisional (tampilannya mirip Windows). GNOME: salah satu tampilan atau desktop environment selain KDE di Linux. Memiliki desktop metaphor modern (tampilannya seperti Mac OS X). GNOME singkatan dari GNU Network Object Model Environment. XFCE: salah satu tampilan atau desktop environment selain KDE dan GNOME di Linux. Memiliki desktop metaphor yang mirip GNOME dan diciptakan dari pustaka yang sama dengan GNOME (yakni GTK) tetapi lebih ringan dari GNOME. Desktop environment: tampilan desktop yang terdiri dari window manager, desktop manager, pustakapustaka, dan komponen lain. Satu distribusi Linux bisa berisi banyak desktop environment. Satu desktop environment bisa memakai window manager dari desktop environment yang lain.

Kamus Istilah Mirror: secara harfiah: cermin; secara istilah: server yang mencerminkan server lain, server yang berisi data yang sama dengan server lain. Mirror adalah istilah yang digunakan untuk menyebut server repositori, suatu server yang berisi program-program yang manajer paket mengunduh program darinya. Android Market adalah mirror bagi Android. Server repositori UGM, UI, ITB, dan AMIKOM adalah mirror bagi Linux. Catatan: kamus istilah adalah tambahan dari penerjemah.