GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KP.288 TAHUN 2008 TENTANG

GUBERNUR SUMATERA BARAT

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 4 TAHUN 2009 TENTANG

PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 48 TAHUN 2013 TENTANG TARIF DASAR ANGKUTAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DENGAN MOBIL PENUMPANG UMUM DI KABUPATEN SEMARANG

GUBERNUR SUMATERA BARAT

GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 51 TAHUN 2005 TENTANG

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 90 TAHUN 2002 TENTANG

SALINAN PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 7 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 032 TAHUN 2013

GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 67 TAHUN 2005 TENTANG KETENTUAN TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM DI KABUPATEN BADUNG BUPATI BADUNG,

BUPATI JEMBER SALINAN PERATURAN BUPATI JEMBER NOMOR 13 TAHUN 2013 TENTANG PENYESUAIAN JARINGAN TRAYEK DALAM WILAYAH KOTA KABUPATEN JEMBER

BUPATI CILACAP PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG TARIF ANGKUTAN KOTA DAN ANGKUTAN PEDESAAN DI WILAYAH KABUPATEN CILACAP

Propinsi KALIMANTAN TIMUR. Total Kabupaten/Kota

UU 47/1999, PEMBENTUKAN KABUPATEN NUNUKAN, KABUPATEN MALINAU, KABUPATEN KUTAI BARAT, KABUPATEN KUTAI TIMUR, DAN KOTA BONTANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA WALIKOTA MALANG,

BUPATI JEMBER SALINAN PERATURAN BUPATI JEMBER NOMOR 12 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI BANDUNG BARAT

SALINAN PERATURAN BUPATI BERAU NOMOR 22 TAHUN 2013 TENTANG PENYESUAIAN TARIF ANGKUTAN UMUM DI JALAN DALAM DAERAH KABUPATEN BERAU

RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA TENTANG GANTI KERUGIAN ANGKUTAN JALAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

LOKASI DAN ALOKASI DANA PNPM MANDIRI TAHUN ANGGARAN 2009 PNPM DAERAH TERTINGGAL & KHUSUS KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 09 TAHUN 2006 TENTANG KELAS JALAN DAN PENGAMANAN PERLENGKAPAN JALAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 09 TAHUN 2006 TENTANG KELAS JALAN DAN PENGAMANAN PERLENGKAPAN JALAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 09 TAHUN 2006 TENTANG KELAS JALAN DAN PENGAMANAN PERLENGKAPAN JALAN DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BERAU

PERATURAN GUBERNUR BANTEN NOMOR 8 TAHUN 2015 TENTANG PEMBATASAN ANGKUTAN BARANG PADA RUAS JALAN PROVINSI RUAS JALAN SAKETI-MALINGPING-SIMPANG

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT Nomor : 1453/HK.402/DRJD/2005

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR

PA Sangatta Rabu, 20 Juli 2011

DATA AGREGAT KEPENDUDUKAN PER KECAMATAN (DAK2)

T E N T A N G WALIKOTA SURABAYA,

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI PANDEGLANG,

Lampiran I.64 PENETAPAN DAERAH PEMILIHAN DAN JUMLAH KURSI ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH PROVINSI DALAM PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014

2016, No Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5208); 3. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 20

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Seiring dengan perkembangan Propinsi Kalimantan Barat baik dalam jumlah

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT Nomor : SK. 75/AJ.601/DRJD/2003. Tentang PENYELENGGARAAN POOL DAN AGEN PERUSAHAAN OTOBUS (PO)

GUBERNUR BALI PERATURAN GUBERNUR BALI NOMOR 10 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR :SK.967/AJ.202/DRJD/2007 TENTANG

2016, No Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5208); 3. Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.1187/HK.402/DRJD/2002

Presiden Republik Indonesia,

PERATURAN DAERAH KABUPATEN BANTUL

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 023 TAHUN 2016 TENTANG

PEMERINTAH KOTA BATU

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 97 TAHUN 2012 TENTANG

PEMERINTAH KABUPATEN MUKOMUKO

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN BERAU

KEPUTUSAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR : KM. 89 TAHUN 2002 TENTANG

DALAM DAERAH KABUPATEN BERAU.

PERATURAN BERSAMA BUPATI TASIKMALAYA DAN WALIKOTA TASIKMALAYA NOMOR : 21 TAHUN 2008 NOMOR : 15 A TAHUN 2008 TENTANG

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 05 TAHUN 2008 TENTANG URUSAN PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR BANTEN,

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 35 TAHUN 2018 TENTANG PEDOMAN PEMBERIAN PENGHARGAAN WAHANA TATA NUGRAHA

SALINAN PERATURAN MENTERI PARIWISATA DAN EKONOMI KREATIF REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2014 TENTANG STANDAR USAHA ANGKUTAN JALAN WISATA

PERATURAN DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 23 TAHUN 2008 TENTANG

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN DARAT NOMOR : SK.1186/HK.402/DRJD/2002

Transkripsi:

GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR SALINAN PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TIMUR NOMOR 41TAHUN2013 TENTANG TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM TRAYEK ANTAR KOTA DALAM PROVINSI KELAS EKONOMI DI JALAN DENGAN MOBIL BUS UMUM DAN MOBIL PENUMPANG UMUM DI PROVINSI KALIMANTAN TIMUR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA Menimbang : a. bahwa dengan adanya kebijakan Pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada tanggal 21 Juni 2013, maka akan berdampak pada biaya operasional kendaraan (BOK) angkutan penumpang umum dan harga suku cadang, bahan pelumas, ban serta harga kendaraan; b. bahwa Tarif Jarak Angkutan Penumpang Umum Trayek Antar kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum dan Mobil Penumpang Umum di Provinsi Kalimantan Timur sebagaimana telah ditetapkan dengan Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 02 Tahun 2009, dipandang perlu disesuaikan kembali tarif dimaksud; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Tarif Jarak Angkutan Penumpang Umum Antar Kota Dalarn Provinsi Kelas Ekonomi di Jalan Dengan Mobil Bus Umum dan Mobil Penumpang Umum di Wilayah Provinsi Kalimantan Timur; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1106); 2. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 1, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437}, sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844); 3. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 50); 4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

-2-5. Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 1990 tentang Penyerahan Sebagai Urusan Pemerintah Dalam Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan kepada Propinsi dan Kabupaten / Kota (Lembaran Negara Tahun 1990 Nomor 26, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3410); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 7. Keputusan Presiden Nomor 117/P Tahun 2008 tentang Pengangkatan Drs. H. Awang Faroek Ishak, MM, M.Si sebagai Gubernur Kalimantan Timur dan Drs. H. Farid Wadjdy, M.Pd sebagai Wakil Gubernur Kalimantan Timur masa jabatan 2008-2013; 8. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 89 Tahun 2002 tentang Mekanisme Penetapan Tarif dan Formula Perhitungan Biaya Pokok Angkutan Penumpang Dengan Kendaraan Bis Umum Antar Kota Kelas Ekonomi, sebagairnana telah diubah dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 52 Tahun 2006 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 89 Tahun 2002; 9. Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM. 35 Tahun 2003 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Di Jalan Dengan Kendaraan Umum; 10. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2011 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah; 11. Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Timur Nomor 08 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas Daerah Provinsi Kalimantan Timur (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2008 Nomor 08); MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM TRAYEK ANTAR KOTA DALAM PROVINSI KELAS EKONOMI DI JALAN DENGAN MOBIL BUS UMUM DAN MOBIL PENUMPANG UMUM DI WILAYAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Gubernur ini yang dimaksud dengan : 1. Angkutan adalah pemindahan orang dan/atau barang dari satu tempat ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan. 2. Kendaraan Umum adalah setiap kendaraan bermotor yang disediakan untuk dipergunakan oleh umum dengan dipungut bayaran. 3. Angkutan Antar Kota adalah angkutan dari satu kota ke kota lain dengan mempergunakan mobil bus umum atau mobil penumpang umum yang terikat dalam trayek tetap dan teratur.

-3-4. Tarif Angkutan Umum Jalan adalah besaran biaya yang dipungut oleh setiap penyediajasa sebagai jasa angkutan umum. 5. Toeslag adalah tarif tambahan angkutan umum untuk mengimbangi biaya operasi kendaraan yang cukup tinggi, karena kondisi geografis dan kondisi jalan. BAB II BESARAN TARIF Pasal2 Besaran tarif jarak angkutan penumpang umum lintas Kabupaten/Kota dan angkutan perbatasan dalam provinsi di jalan meliputi : a. Untuk mobil penumpang umum (MPU) disesuaikan kenaikannya sebesar Rp.327,-/ Km/Penumpang dan mobil bus umum disesuaikan kenaikannya sebesar Rp. 219.96,- /Km/ Penumpang; b. Untuk angkutan yang melayani ruas jalan dengan kondisi jalan sebagian belum baik/beraspal dan/atau dalam tahap pembangunan serta dengan pertimbangan biaya operasi kendaraan yang cukup tinggi dikarenakan keadaan geografis dan topografis, diberikan toeslag maksimal % dari besaran tarif dasar dan apabila prasarana jalan beraspal dengan kondisi baik maka penetapan tarif akan dilakukan peninjauan kembali; dan c. Besaran tarif sebagaimana dimaksud dalam huruf a tercantum dalam Lampiran I dan Lampiran II Peraturan Gubernur ini. Pasal3 Tarif angkutan Antar Kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi di jalan dengan Mobil Bus Umum dan Mobil Penumpang Umum dalam Wilayah Provinsi Kalimantan Timur sudah termasuk iuran wajib penumpang Jasa Raharja sebesar Rp. 60,- (enam puluh rupiah) per-orang dan Asuransi Tanggung Gugat Penumpang Jasa Raharja Putera sebesar Rp. 40,- (empat puluh rupiah) per-orang. Pasal4 Tarif penumpang umum kelas ekonomi angkutan pedesaan/angkutan kota dalam Kabupaten/Kota ditetapkan oleh Bupati/Walikota. Pasal5 Tarif jarak angkutan penumpang umum antar kota kelas Non Ekonomi di jalan dengan mobil bus umum dan mobil penumpang umum di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, ditetapkan atas dasar kesepakatan antara Penyedia Jasa dan DPD.ORGANDA Provinsi Kalimantan Timur. BAB III KETENTUAN LAIN - LAIN Pasal6 (1) Berdasarkan penetapan tarif jarak angkutan penumpang umum antar kota kelas ekonomi di jalan dengan mobil bus umum dan mobil penumpang umum di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, pengusaha penyedia jasa angkutan diharuskan untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa angkutan (penumpang);

-4- (2) Dalam pelaksanaan tarif angkutan penumpang umum antar kota kelas ekonomi di jalan dengan mobil bus umum dan mobil penumpang umum di wilayah Provinsi Kalimantan Timur, pengusaha penyedia jasa angkutan ikut bertanggung jawab atas lancarnya pelaksanaan dilapangan. Pasal 7 Pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal (2) dan Pasal (3) dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal 8 Bupati/Walikota mengawasi dan melaporkan pelaksanaan Peraturan Gubernur ini kepada Gubernur Kalimantan Timur. BAB IV KETENTUAN PENUTUP Pasal9 Dengan berlakunya Peraturan Gubernur ini, Peraturan Gubernur Kalimantan Timur Nomor 02 Tahun 2009, tentang Penetapan Tarif Jarak Angkutan Penumpang Umum Trayek Antar Kota Dalam Provinsi Kelas Ekonomi di Jalan dengan Mobil Bus Umum dan Mobil Penumpang Umum di Provinsi Kalimantan Timur, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 10 Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Kalimantan Timur. Ditetapkan di Samarinda pada tanggal 27 Juni 2013 Diundangkan di Samarinda pada tanggal 2? Juni 2013 Pit. SEKRETARIS DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR, DR. H. RUSMADI DR. H. AWANG FAROEK ISHAK BERITA DAERAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TAHUN 2013 NOMOR 22. Salinan sesuai dengan aslinya SEKRETARIAT DAERAH PROV. KALTIM KEPALA BI&> HUKUM, H. SUROTO. SH PEMBINA TINGKAT I NIP. 19620527 198503 1 006

LAMPIRAN 1 PERATURAN GUBERNUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 41 TAHUN 2013 TENTANG TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM TRAYEK ANTAR KOTA DALAM PROVINSI KELAS EKONOMI Dl JALAN DENGAN MOBIL BUS UMUM DAN MOBIL PENUMPANG UMUM Dl PROVINSI KALIMANTAN TIMUR TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM Dl JALAN DENGAN MOBIL BUS UMUM DIWILAYAH PROVINSI KALIMANTAN TIMUR A. MOBIL BUS UMUM ( Tarip dasar Rp. 219.96/pnp/km NO LINTAS TRAYEK AKDP (KM) TARIP (Rp-) ASURANSI (Rp.) TUSLAG (%) JUMLAH PEM- BULATAN KETERANGAN 1 Samarinda Balikpapan 115.295,40 -.395,40.000 2 Samarinda Bontang 110 24.195,60 24.295,60 24.000 3 Samarinda - Sangatta 160 35.193,60 35.293,60 35.000 4 Bontang Sangatta 56 12.317,76 12.417,76 12.000 5 Samarinda Sangkulirang 277 60.928,92 70.276,92 70.000 6 Samarinda Bengalon 226 49.710,96 56.393,96 56.000 7 Samarinda Tanjung Redeb 575 126.477,00 150.873,00 150.000 8 Samarinda Tanjung Selor 697 153.312,12 179.375,12 180.000 9 Tanjung Redeb Tanjung Selor 122 32.020,12 32.120,12 32.000 10 Sangatta-Sangkulirang-Tanjung Redeb 499 109.760,04 121.302,04 121.000 11 Tanjung Selor- Malinau 209 45.971,64 56.364,64 56.000 12 Tanjung Redeb-Tanjung Selor-Malinau 331 72.806,76 83.199,76 83.000 14 Samarinda Melak 377 82,924,92 89.607,92 90.000 15 Samarinda Muara Ancalong 196 43.112,16 48.802,16 49.000 16 Samarinda Kota Bangun 115.295,40.395,40.000 17 Samarinda- Senoni 87 19.136,52 19.236,52 19.000 18 Samarinda Muara Wahau 349 76.766,04 88.674,04 89.000 19 Samarinda Tanjung Isuy 234 51.470,64 56.638,64 57.000 20 Samarinda - Muara Muntai 143 31.454,28 35.002,28 35.000 21 Samarinda- Muara Pahu 300 65.988,00 72.671,00 73.000 22 Samarinda SambojaJ Sanipah 113 24.855,48 24.955,48.000 22 Samarinda Long Mesangat 215 47.291,40 47.391,40 47.000 28 Penajam - Tanah Grogot 147 32.334,12 32.434,12 32.000 23 TanahGrogot-Barabai 245 53.890,20 53.990,20 54.000 Angkutan Perbatasan 24 Tanah Grogot- Batu Licin 0 54,990,00 55.090,00 55.000 Angkutan Perbatasan 23 Penajam-Tanjung-Barabai 383 84.244,68-84.344,68 64.000 Angkutan Perbatasan 26 Samarinda- Bongan 150 32.994,00 33.094,00 33.000 Angkutan Perintis 27 Samarinda- Muara Aloh 0 54.990,00 58.538,00 59.000 Angkutan Perintis 27 Malinau-Mansalong-Salang 121 26.615,16 38.523,16 39.000 Angkutan Perintis Salinan sesuai SEKRETAR1AT DAE KEPALA: ngan aslinya PROV. KALTIM HUKUM, Ditetapkan di Samarinda pada tanggal 27 Juni 2013 PEMBINA ringkat I NIP. 1962O527 19S503 1 006 DR. H. AWANG PAROEK ISHAK

LAMPIRAN II PERATURAN GUBERNUR PROVINSI KALIMANTAN TIMUR NOMOR 41 TAHUN 2013 TENTANG TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM TRAYEK ANTAR KOTA DALAM PROVINSI KELAS EKONOMI Dl JALAN DENGAN MOBIL BUS UMUM DAN MOBIL PENUMPANG UMUM Dl PROViNSI KALIMANTAN TIMUR TARIF ANGKUTAN PENUMPANG UMUM DIJALAN DENGAN MOBIL PROVINSI KALIMANTAN TIMUR PENUMPANG UMUM B. MOBIL PENUMPANG UMUM (Tarip dasar Rp. 327 pnp / km NO LINTAS TRAYEK TARIP ASURANSt TUSLAG JUMLAH PEM- KETERANGAN AKDP (KM) (Rp.) (Rp.) {%) BULATAN 1 Samarinda Tenggarong 45 14.715,00 14.815,00 15.000 2 Samarinda Handil II 90 29.430,00 34.397,00 34.000 3 Samarinda- Sebulu 65 21.5,00-21.355,00 21.000 4 Samarinda Sangkulirang 277 90.579,00 99.927,00.000 5 Samarinda Muara Wahau 349 114.123,00 135.104,00 135.000 6 Balikpapan Handil II 96 31.392,00 31,492,00 31.000 7 Balikpapan - Semoi - Sepaku 75 24.5,00 30.512,00 30.000 6 Samarinda - Muara Kaman 111 36.297,00 40.008,00 40.000 13 Penajam - Tanah Grogot 147 48.069,00 48.169,00 48.000 Salman sesuai <^ogan aslinya SEKRETARIAT DAERAH PROV. KALTIM REPALAJHWLHUKUM, Ditetapkan di Samarinda pada tanggal 27 Juni 2013 PEMBINA TINGKAT I HIP. 19620527 198503 1 OO6 DR. H. AWANG FAROEK ISHAK