GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI BKIA RUMAH SAKIT WILLIAM BOOTH SURABAYA

dokumen-dokumen yang mirip
TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER 3 TENTANG SENAM HAMIL

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG OPERASI SECTIO CAESAR

BAB I PENDAHULUAN. mengenai kehamilan, perawatan kehamilan, persalinan, perawatan nifas,

JURNAL KESEHATAN DAN KEBIDANAN (JOURNAL OF MIDWIFERY AND HEALTH)

Sartika Zefanya Watugigir Esther Hutagaol Rina Kundre

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh : Nurlathifah N. Yusuf

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UNGARAN KABUPATEN SEMARANG ARTIKEL

PENGETAHUAN IBU TENTANG TANDA DAN GEJALA MENOPAUSE. Astika Tafrikul Khafidhoh

ABSTRAK GAMBARAN PENGETAHUAN SIKAP DAN PERILAKU IBU HAMIL TERHADAP CAKUPAN KUNJUNGAN PERTAMA (K1) DI PUSKESMAS LEMAH WUNGKUK KOTA CIREBON TAHUN 2007

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DESCRIPTION OF MOTHER KNOWLEDGE ABOUT EARLY DETECTION OF PREGNANCY RISK SIGN

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG DEKUBITUS. Di Ruang Aster RSUD dr. Hardjono Ponorogo

HUBUNGAN PENGETAHUAN PEMANFAATAN BUKU KIA DENGAN KEMAMPUAN PERAWATAN BALITA PADA IBU BALITA DI POSYANDU LARAS LESTARI NOGOTIRTO SLEMAN

GAMBARAN PERAN ORANG TUA TERHADAP STIMULASI PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL ANAK PADA USIA PRA SEKOLAH

HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN KEMAMPUAN MOBILISASI DINI IBU POST SCDI DETASEMEN KESEHATAN RUMAH SAKIT TK IV KEDIRI

HUBUNGAN ANTARA SENAM HAMIL DENGAN PROSES PERSALINAN NORMAL DI RUMAH BERSALIN AS SYIFA UL UMMAH GROBOGAN

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG EFEK SAMPING MENGKONSUMSI JAMU-JAMUAN DI BPS ISTIQOMAH SURABAYA

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP BIDAN TENTANG PELAKSANAAN 10T PADA ASUHAN KEHAMILAN DI PUSKESMAS SUKA MAKMUR KABUPATEN ACEH BESAR TAHUN 2012

KARYA TULIS ILMIAH GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG KEHAMILAN REMAJA. Di SMAN 1 Pulung Ponorogo

ARTIKEL GAMBARAN PENGETAHUAN DAN PERSEPSI IBU HAMIL TENTANG BPJS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BERGAS KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN KELUARGA TENTANG POSYANDU LANSIA DI PUSKESMAS PEMBANTU GUNUNG SARI SURABAYA

GAMBARAN ADAPTASI PSIKOLOGIS IBU NIFAS DI DESA BANDUNG KECAMATAN DIWEK KABUPATEN JOMBANG

GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR (WUS) TENTANG KONTRASEPSI IUD DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS DANUREJAN 1 KOTA YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. terakhir dan kelahiran ( 38 minggu dari pembuahan ). Istilah medis untuk. wanita yang belum pernah hamil dikenal sebagai gravida.

EVALUASI PROSES PELAKSANAAAN KELAS IBU HAMIL DI KABUPATEN BANYUMAS

BAB I PENDAHULUAN. Penurunan angka kematian ibu merupakan salah satu masalah besar di negeri

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PRAKTIK IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI POST PARTUM

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER II-III TENTANG SENAM HAMIL DENGAN MELAKUKAN SENAM HAMIL

Volume 3 / Nomor 2 / November 2016 ISSN :

HUBUNGAN SENAM HAMIL DENGAN NYERI PUNGGUNG PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS PAKISJAYA KARAWANG KARYA TULIS ILMIAH OLEH : SITI SURYATI NIM : R

PERILAKU IBU HAMIL TENTANG ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS BAHU KECAMATAN MALALAYANG KOTA MANADO

Keywords: Perception, Health Education, Abortus Imminens

BEBERAPA FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KUNJUNGAN IBU HAMIL (K4) DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIMARAGAS KABUPATEN CIAMIS TAHUN 2013.

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PERAWATAN KAKI PADA DIABETES MELLITUS. Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr.

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG MASASE FUNDUS UTERI TERHADAP PENGETAHUAN DAN INVOLUSI UTERUS PADA IBU POSTPARTUM DI RUMAH SAKIT ISLAM SAMARINDA

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN MINAT IBU HAMIL TERHADAP KEGIATAN KELAS IBU HAMIL DI KECAMATAN CANDIROTO KABUPATEN TEMANGGUNG

INTISARI. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Ibu Hamil, Tablet Kalsium Laktat. Puskesmas Sungai Jingah. xiii. 1-2 Akademi Farmasi ISFI Banjarmasin 3

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN PASIEN HIPERTENSI TENTANG MANFAAT BUAH MENGKUDU UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH

Hubungan Karakteristik Ibu Pasca Sectio Caesarea Terhadap Pelaksanaan Mobilisasi Dini di Rumah Bersalin dan Perawatan Anak Mutia Banjarbaru Tahun 2012

STUDI DESKRIPTIF TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KETIDAKNYAMANAN SELAMA KEHAMILAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI BPM Ny.

GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUHIT KECAMATAN PANGURURAN KABUPATEN SAMOSIR TAHUN

Pengaruh Penyuluhan Tentang Senam Hamil Terhadap Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEAKTIFAN IBU BALITA DALAM KEGIATAN POSYANDU DI POSYANDU NUSA INDAH DESA JENAR KECAMATAN JENAR KABUPATEN SRAGEN

PENGETAHUAN ORANG TUA TENTANG STIMULASI PERKEMBANGAN ANAK USIA PRASEKOLAH. Achmad Ridwan, Anita Nur Lely Akademi Keperawatan Pamenang Pare Kediri

TRIMESTER III DI PUSKESMAS TEGALREJO YOGYAKARTA

Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Primigravida Tentang Persiapan Menghadapi Persalinan Di Puskesmas Kedawung I Kabupaten Sragen

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG DETEKSI DINI TB PARU

ABSTRAK. laktat pada masa kehamilan. Sedangkan pendidikan ataupun pekerjaan tidak memilki hubungan yang signifikan terhadap pengetahuannya.

Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil tentang Proses Persalinan dengan Tingkat Kecemasan Menghadapi Persalinan

PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN EMOSI ANAK PRASEKOLAH USIA 3-5 TAHUN

HUBUNGAN MOTIVASI DENGAN PERILAKU DALAM PELAKSANAAN SENAM HAMIL (Studi Di Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang)

PENGARUH PEMBERIAN KIE TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS MERGANGSAN YOGYAKARTA TAHUN 2014 NASKAH PUBLIKASI

PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN KEPATUHAN IBU HAMIL MENGKONSUMSI TABLET BESI

Motivasi Bidan dalam Pelaksanaan Antenatal Care Terpadu. Motivation Midwives in Antenatal Care Integrated Implementation

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG DONOR DARAH DI FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

PENGETAHUAN IBU TENTANG PENYAKIT INFLUENZA PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN

**) Staf Pengajar Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswantoro Jl Nakula I N Semarang ABSTRACT

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DENGAN PERSALINAN PRETERM DI RUANG BERSALIN RUMAH SAKIT UMUM MEURAXA KOTA BANDA ACEH TAHUN 2012

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN IBU HAMIL DENGAN SIKAP IBU TENTANG SENAM HAMIL DI RSU ISLAM KUSTATI SURAKARTA

ANALISIS PENGETAHUAN DENGAN POLA ASUH PADA IBU BALITA UMUR 4-5 TAHUN DI TK DHARMA WANITA DESA SAMBIROBYONG KECAMATAN KAYEN KIDUL KABUPATEN KEDIRI

PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER I TENTANG TABLET FE (STUDI DI PUSKESMAS BANGETAYU SEMARANG TAHUN 2013)

VOLUME 1 NO. 2 (JULI DESEMBER 2016) P-ISSN: E-ISSN:

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG MANFAAT TABLET FE DI DESA CANDI, KECAMATAN AMPEL, KABUPATEN BOYOLALI

Hubungan Pengetahuan Dan Pendidikan Ibu Dengan Pertumbuhan Balita DI Puskesmas Plaju Palembang Tahun 2014

Trisna Ebtanastuti 2, Anjarwati 3 INTISARI

KESIAPAN FISIK DAN PSIKOLOGIS DALAM MENGHADAPI PERSALINANPADAIBU HAMIL YANG MELAKUKAN SENAM YOGA DI DOTHE BEAUTY & FRESH SIDOARJO

HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK DENGAN TINGKAT KECEMASAN IBU PRIMIGRAVIDA DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI PUSKESMAS PLERET BANTUL TAHUN

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU DAN PERAN SUAMI DALAM DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TALANG BANJAR KOTA JAMBI TAHUN 2015

MOTIVASI MENDORONG PELAKSANAAN SENAM HAMIL PADA IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA PROMOTING MOTIVATION OF PREGNANT EXERCIZE WOMEN PRIMIGRAVIDA ABSTRAK

ABSTRAK GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU SISWA SISWI KELAS XI SMA X KABUPATEN BANDUNG TERHADAP PERILAKU SEKSUAL.

KARYA TULIS ILMIAH SIKAP DENGAN MOTIVASI IBU HAMIL DALAM MENGIKUTI KELAS IBU HAMIL DI DESA JATIWATES KECAMATAN TEMBELANG KABUPATEN JOMBANG

GAMBARAN PENGETAHUAN PUS TENTANG KB LENDIR SERVIKS DI DESA BALUNG TAWUN KECAMATAN SUKODADI KABUPATEN LAMONGAN

KARYA TULIS ILMIAH GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG PENCEGAHAN MASTITIS. Di Ruang Melati RSUD Dr. Hardjono Ponorogo

BAB I PENDAHULUAN. dibuahi dan pembuahan ovum akhirnya berkembang sampai menjadi fetus

59 KEPUASAN DALAM PELAYANAN ANTENATAL CARE (ANC) BERDASARKAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN USIA PADA IBU HAMIL

HUBUNGAN ANTARA KETERATURAN MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS JETIS II BANTUL YOGYAKARTA

SIKAP IBU HAMIL DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN ANTENATAL CARE PERTAMA (K1) COMPLIANCE WITH THE ATTITUDE OF PREGNANT WOMEN PRENATAL CARE FIRST VISIT

KARYA TULIS ILMIAH. PENGETAHUAN IBU POST PARTUM TENTANG PERAWATAN EPISIOTOMI Di Ruang Melati RSUD Dr. Harjono Kabupaten Ponorogo

Determinan Kunjungan K4 pada Ibu Hamil Trimester III di Poli Kebidanan RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang. Susi Irianti *

BAB I PENDAHULUAN. Masa kehamilan dimulai dari konsepsi sampai lahirnya janin. Lamanya

Luluk Susiloningtyas Akademi Kebidanan Pamenang Pare, Kediri

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Pantang Makanan Selama Masa Nifas di Bpm Sri Lumintu

FAKTOR YANG MELATARBELAKANGI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE BERDASARKAN PENGETAHUAN DAN SUMBER INFORMASI di RSU Dr.WAHIDIN SUDIRO HUSODO KABUPATEN MOJOKERTO

Mamik R 1, Endang 1 1. Program Studi DIII Keperawatan STIKES Pemkab Jombang ABSTRAK

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PRIMIGRAVIDA TENTANG TANDA BAHAYA KEHAMILAN DENGAN FREKUENSI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN IBU TENTANG BAHAYA MINYAK GORENG BEKAS (JELANTAH) BAGI KESEHATAN

HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU HAMIL TRIMESTER III DENGAN TINGKAT KECEMASAN DALAM MENGHADAPI PERSALINAN DI POLI KIA PUSKESMAS TUMINTING

PENGARUH UNMET NEED KB TERHADAP KEHAMILAN DI PUSKESMAS HELVETIA MEDAN TAHUN 2014 TESIS. Oleh ELSARIKA DAMANIK /IKM

FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERATURAN PEMERIKSAAN ANC PADA IBU HAMIL DI BPM Hj. MARUTI RAHAYU AMd. Keb DESA SUMBERNONGKO NGUSIKAN JOMBANG

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang masalah. Perawatan merupakan suatu proses pemenuhan kebutuhan dasar manusia yang

ABSTRAK GAMBARAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU IBU-IBU TERHADAP PENCEGAHAN KANKER SERVIKS DI KELURAHAN TEGAL GUNDIL BOGOR

KARYA TULIS ILMIAH PENGETAHUAN PENDERITA DIABETES MELLITUS TENTANG TERAPI KOMPLEMENTER (AKUPUNKTUR) Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr.

Ratna Feti Wulandari Akademi Kebidanan Pamenang Pare - Kediri

TINGKAT PENGETAHUAN DAN MINAT IBU HAMIL TENTANG PRENATAL YOGA DI PUSKEMAS II DENPASAR SELATAN

TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TRIMESTER III TENTANG INISIASI MENYUSUI DINI (IMD) DI BPS NY. ARIFIN JALAN WONOREJO KOTA SURABAYA

GAMBARAN PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG TANDA BAHAYA PADA KEHAMILAN DI PUSKESMAS NGAMPILAN YOGYAKARTA TAHUN 2015 NASKAH PUBLIKASI

HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DAN MEDIA INFORMASI DENGAN PERILAKU SEKSUAL IBU PASCANIFAS DI PUSKESMAS MERGANGSAN NASKAH PUBLIKASI

GAMBARAN PENGETAHUAN PRIMIPARA TENTANG PERDARAHAN POST PARTUM Sri Sat Titi Hamranani* ABSTRAK

GAMBARAN TINGKAT PENDIDIKAN, PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU TERHADAP PENIMBANGAN ANAK USIA 0-5

PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG PERAWATAN PAYUDARA TERHADAP PENGETAHUAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA TRISEMESTER III DI RSUD SURAKARTA

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN PENOLONG PERSALINAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KABUPATEN PANDEGLANG

Transkripsi:

ABSTRAK GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU HAMIL TENTANG SENAM HAMIL DI BKIA RUMAH SAKIT WILLIAM BOOTH SURABAYA Intyaswati, Albina Handriana Ganggu Stikes William Booth, Jl. Cimanuk No: 20, telp: 031-5633365 Senam hamil adalah latihan fisik berupa beberapa gerakan tertentu yang dilakukan khusus untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil. Dimana manfaatnya antara lain adalah mengatasi sembelit (konstipasi), kram dan nyeri punggung. memperbaiki sirkulasi darah, membuat tubuh segar, tubuh lebih siap dan kuat di saat proses persalinan. Pada kenyataannya banyak ibu hamil yang tidak tau manfaat senam hamil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di ruang BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya. Desain penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif. Populasi yang diambil adalah ibu hamil yang memeriksa kehamilannya di ruang BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya dan besar sampel 37 responden. Metode sampling yang digunakan Consecutive Sampling. Data di kumpulkan dengan kuisioner. Hasil penelitian ini antara lain ibu yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 33 responden (89%), presentase sedang sebanyak 3 responden(8%), presentase kurang sebanyak 1 responden(). Dapat disimpulkan bahwa tentang senam hamil adalah baik. Diharapkan tenaga kesehatan tidak berhenti untuk terus memberikan informasi tentang senam hamil. Kata kunci: pengetahuan ibu, senam hamil ABSTRACT Pregnancy exercise is physical exercise in the form of a certain movement done specifically to improve the health of pregnant women. Where benefits include treating constipation (constipation), cramps and back pain. Improve blood circulation, keeps the body refreshed, the body is more prepared and stronger at the time of delivery. In fact many pregnant women who do not know the benefits of pregnancy exercise. The purpose of this study is to describe the level of knowledge of pregnant women about pregnancy exercise in space BKIA William Booth Hospital Surabaya. Design of this study used a descriptive design. Population is taken pregnant women in the antenatal checkups BKIA William Booth Hospital Surabaya and a large sample of 37 respondents. The sampling method used Consecutive Sampling. Data collected by questionnaire. The results of this study are mothers who have a good knowledge of a total of 33 respondents (89%), the percentage being as much as 3 respondents (8%), the percentage is less by 1 respondent (). It can be concluded that the description of the level of knowledge of pregnant women about pregnancy exercise is good. Expected health workers did not stop to continue to provide information about pregnancy exercise. Keywords: maternal knowledge, pregnancy exercise

PENDAHULUAN Kehamilan merupakan suatu proses yang alamiah dari seoarang wanita. Dimana kebutuhan dasar ibu sangat diperlukan antara lain : kebutuhan oksigen, nutrisi, personal hygiene, pakaian, eliminasi, seksual, body mechanic, istirahat dan tidur, munisasi, rekreasi dan yang terakhir adalah senam hamil. Senam hamil merupakan terapi latihan gerak yang diberikan pada ibu hamil untuk mempersiapkan dirinya baik fisik maupun mental dalam menghadapi persalinan. Ibu hamil sangat membutuhkan tubuh yang sehat dan bugar. Oleh karena itu, selain makan secara teratur, ibu hamil harus cukup istirahat dan berolahraga sesuai dengan kebutuhannya, salah satu olahraga yang baik untuk ibu hamil adalah senam hamil. Senam hamil sangat diperlukan oleh setiap ibu hamil, karena senam hamil dapat membuat tubuh yang bugar dan sehat, dan dapat membuat ibu hamil tetap mampu menjalankan aktivitas sehari hari, sehingga stres akibat rasa cemas menjelang persalinan akan dapat diminimalkan (Indiarti, 2008). Meskipun tubuh cukup sehat dan dapat menyesuaikan diri dengan adanya perubahanperubahan yang terjadi tapi akan sangat membantu jika melakukan olahraga atau senam hamil. Biasanya proses pemulihan setelah melahirkan akan lebih cepat dibandingkan tubuh yang kondisinya kurang baik. Pada kenyataannya banyak ibu hamil yang tidak tau manfaatnya, malas, tidak mampu atau karena ada indikasi yang lain. Dengan berlatih senam hamil secara teratur, tingkat kesadaran secara keseluruhan terhadap hakekat hidup bertambah, kelelahan pun akan berkurang dan ini akan membuat semangat bertambah. Salah satu penelitian yang dilakukann di Yogyakarta oleh Oetomo, Sofoewan (2003) juga menunjukkan bahwa 100 wanita primigravida, didapat bahwa kejadian partus lama lebih kecil secara bermakna (1,9%-15%). Dikalangan wanita hamil yang melakukan senam hamil juga lama persalinan kala II nya juga bermakna lebih singkat dari pada yang tidak melakukan senam hamil. Secara statistik resiko relatifnya 0,125; artinya resiko partus lama pada ibu yang melakukan senam hamil 0,125 kali dibandingkan dengan ibu yang tidak melakukan senam hamil. (Supriatmaja,2012). Berdasarkan informasi dari bidan selaku penanggung jawab BKIA bahwa dari sebagian jumlah ibu hamil yang melakukan pemeriksaan hanya 5 orang yang mengikuti senam hamil. Hasil survey yang dilakukan peneliti di Ruangan BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya 20 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan kehamilan, 8 diantaranya tidak mengetahui tentang senam hamil, dan dari hasil penelitian hampir semua ibu hamil bisa menjawab dengan benar dan itu terbukti saat peneliti menganjurkan pertanyaan Apa itu senam hamil, tujuan, manfaat, dan pesyaratan senam hamil? mereka menjawab saya tidak tahu tentang senam hamil baik manfaat, tujuan dan persyaratan 12 diantaranya mengetahui tentang senam hamil, mereka melakukan senam hamil karena mengikuti saran teman dan ibu belum sepenuhnya mengetahui manfaat senam hamil. Kurangnya pengetahuan ibu terhadap senam hamil mengakibatkan kurangnya minat dan keinginan ibu untuk melakukan kegiatan senam hamil tersebut, sehingga berdampak negatif terhadap keadaan ibu dan janinnya. Dampak tersebut meliputi, terjadinya perdarahan pervagina, memperlambat proses persalinan, rentan terhadap kelahiran prematur, adanya tanda kelainan pada janin, eklamsi / preeklamsi dan sebagainya. Dampak yang akan terjadi dapat dicegah jika latihan senam hamil tersebut dilakukan secara teratur baik di tempat latihan maupun di rumah dalam waktu senggang dapat menuntun ibu hamil ke arah persalinan yang fisiologis selama tidak ada keadaan patologis yang menyertai kehamilan. Ibu hamil yang melakukan senam hamil secara teratur selama kehamilannya dilaporkan dapat memberikan keuntungan pada saat persalinan yaitu pada masa kala aktif ( kala II ) menjadi lebih pendek, mencegah terjadinya letak sungsang dan mengurangi terjadinya insiden sectio caecaria. Berdasarkan uraian di atas sebagai seorang bidan hendaknya memberikan informasi dan pendidikan kesehatan yaitu memberikan penyuluhan dalam bentuk leaflet pada ibu hamil tentang senam hamil di masyarakat, yang nantinya dapat membantu dalam proses persalinan yang fisiologis. Peran tenaga kesehatan atau bidan khususnya di ruang BKIA rumah sakit William Booth Surabaya dapat meningkatkan untuk mengaktifkan ibuibu hamil untuk mengikuti senam hamil melalui kegiatan-kegiatan sosialisasi yang dilakukan dalam kegiatan yang ada di masyarakat misalya melalui kegiatan ibu-ibu PKK, posyandu, pengajian, dan lain-lai melalui kerja sama dengan puskesmas. Berdasarkan latar belakang diatas peneliti tertarik untuk melakukan penelitian tentang

tentang senam hamil di Ruangan BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya. METODE Dalam penelitian ini penulis menggunakan desain penelitian deskriptif yaitu menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di ruang BKIA rumah sakit William Booth Surabaya. Pada penelitian ini teknik sampling yang digunakan metode Consecutive yaitu penetapan sample dengan memilih sample dengan menetapkan subjek yang memenuhi kriteria penelitian dimasukan dalam penelitian sampai kurun waktu tert Populasi pada penelitian ini adalah ibu hamil yang berada di BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya dengan jumlah 40 ibu hamil yang melakukan pemeriksaan.entu, sehingga jumlah pasien yang diperlukan terpenuhi. 49% 48% IRT Swasta PNS Diagram Pie 2 : Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan terbanyak Bekerja sebagai pegawai Swasta yaitu sebanyak 18 (49%) responden dan yang terkecil yaitu pegawainegeri sipil dengan jumlah 1 () responden HASIL Data Umum Data umum ini menggambarkan tentang karateristik responden berdasarkan pendidikan, pekerjaan, umur, dan sumber informasi. 8% 89% < 20 tahun 20-35 tahun > 35 tahun 41% 40% 16% SD SMP SMA PT Diagram Pie 3 : Karakteristik Responden Berdasarkan Usia paling banyak berusia 20 35 tahun sebanyak 33 (89%) responden dan yang terkecil adalah usia > 35 tahun sejumlah 1 () responden. Diagram Pie 1: Karakteristik Responden Berdasarkan Tingkat Pendidikan terbanyak berpendidikan perguruan tinggi yaitu sebanyak 15 (41%) responden dan yang terkecil adalah berpendidikan SD dengan jumlah 1 () responden. 32% 68% M. cetak M. elektronik Diagram Pie 4 : Karakteristik Responden Berdasarkan Sumber Informasi dilihat bahwa sumber informasi responden sebagian besar adalah media elektronik yaitu

25 (68%) responden dan terkecil yaitu media cetak dengan jumlah 12 (32%) responden. 22% 11% 67% Diagram Pie 5 : Karakteristik Responden Berdasarkan Kehamilan Berdasarkan kehamilan, sebagian besar adalah kehamilan yang pertama yaitu 25 (67%) responden dan terkecil yaitu kehamilan ketiga yaitu 4 (11%) responden. Data Khusus Data khusus ini menggambarkan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Surabaya. 8% 89% kurang sedang baik Diagram Pie 6 : Kreteria Responden Berdasarkan Tingkat Pengetahuan Berdasarkan gambar 4 menunjukan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik tentang senam hamil yaitu 33 (89%) responden dan yang terkecil responden berpengetahuan kurang yaitu 1 () responden. I II III Pembahasan Pada pembahasan ini akan diuraikan hasil penelitian mengenai gambaran tingkat pengetahua ibu hamil tentang senam hamil di Surabaya. Berdasarkan gambar diatas tentang tentang senam hamil di ruang BKIA Rumah Sakit William Booth Surabaya sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik tentang senam hamil yaitu 33 (89%) responden dan yang terkecil responden berpengetahuan kurang yaitu 1 () responden. Menurut Notoatmojo (2003), pengetahuan merupakan hasil tahu yang terjadi setelah seseorang melakukan pengideraan terhadap suatu objek tertentu. Pengetahuan dipengaruhi oleh usia, lingkungan, pendidikan, agama dan social ekonomi. Dalam hal ini pengaruh tersebut dapat mempengaruhu tingkat pengetahuan tetapi hal tersebut tidak mutlak tergantung dari individu menerima informasi. Demikian juga pengetahuan ibu tentang senam hamil dimungkinkan dapat dipengaruhi oleh usia, pendidikan, pekerjaan, kehamilan dan sumber informasi. Menurut Notoatmojo (2003) semakin tinggi pendidikan semakin mudah untuk menerima sehingga semakin banyak pengetahuan yang didapat, sebaliknya pendidikan yang kurang akan menghambat perkembangan sikap seseorang terhadap nilai-nilai baru yang diperkenalkan. Berdasarkan gambar diatas tentang karakteristik responden berdasarkan pendidikan didapatkan sebagian besar pendidikan perguruan tinggi yaitu sebanyak 15 (41%) responden dan SMA 15 (40%) responden. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar 30 (81%) responden berpendidikan cukup tinggi dianggap mampu dan mempunyai kemampuan untuk memahami informasi yang didapatkan, apalagi bagi ibu yang pendidikan lebih tinggi yaitu perguruan tinggi. Pendidikan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan seseorang dimana semakin tinggi pengetahuan seseorang maka semakin banyak pengalaman informasi yang diperoleh baik melalui pendidikan formal maupun non formal, demikian juga pada responden dengan tentang senam hamil. Berdasarkan gambar diatas tentang karakteristik berdasarkan pekerjaan didapatkan terbanyak adalah ibu hamil yang pekerjaannya

sebagai swasta yaitu sebesar 18 (49%) responden. Menurut kamus besar bahasa Indonesia (2008) berpendapat bahwa pekerjaan adalah suatu yang dilakukan untuk mencari nafkah. Masyarakat yang sibuk dalam kegiatan sehari-hari akan memiliki waktu sedikit untuk memperoleh informasi. Sehingga dapat disimpulkan tingkat pengetahuan akan kurang. Tetapi dari hasil penelitian berbeda dengan teori, karena dimungkinkan walau responden bekerja tetapi kenyataan itu mereka saling tukar pikiran, bergaul, mencari informasi yang baik dari berbagai media misalnya media cetak dan elektronik. Maka hal itu akan dapat meningkatkan pengetahuan seseorang. Berdasarkan gambar diatas tentang karateristik berdasarkan usia didapatkan sebagian besar umur 20-35 tahun yaitu sebanyak 33 (89%) responden. Usia ini termasuk usia dewasa muda. Menurut Notoadmojo (2003) mengatakan bahwa semakin bertambahnya usia seseorang, semakin tinggi kematangan dalam berfikir dan semakin bertambahnya usia seseorang semakin dapat menggunakan koping yang adaptif. Hal ini dapat diartikan bahwa karakteristik usia responden usia 20-35 tahun dimana ibu sudah termasuk matang, maka dia juga memiliki kemampuan untuk berfikir dan mengolah berbagai informasi dan mudah memahami informasi tentang senam hamil sehingga pengetahuan yang didapat baik pengetahuan formal melalui pendidikan maupun pendidikan non formal bisa diaplikasikan dalam kehidupannya. Berdasarkan gambar diatas tentang karateristik berdasarkan sumber informasi didapatkan terbanyak dari media elektronik yaitu 25 (68%) responden. Menurut Notoatmodjo (2003), informasi adalah seorang yang mempunyai sumber informasi lebih banyak akan memberikan pengetahuan sehingga terjadi perubahan perilaku positif yang meningkat. Media elektronik lebih efektif untuk mendapatkan informasi dibandingkan dengan media cetak. Tingginya akses internet dalam memperoleh informasi tentu saja dapat menambah pengetahuan ibu, Sehingga dapat dikatakan bahwa informasi dari internet atau elektronik itu dapat meningkatkan pengetahuan ibu. Hal ini menunjukkan bahwa dengan banyak mencari informasi di media elektronik salah satunya tentang senam hamil, pengetahuan seseorang ibu hamil menjadi bertambah dan mendapatkan informasi baru dari hal-hal yang belum diketahuinya. Ibu akan senantiasa berusaha mengaplikasikan apa yang didapatkannya. Berdasarkan gambar diatas berdasarkan kehamilan didapatkan terbanyak dari kehamilan yang pertama yaitu sebanyak 25 (67%) responden. Pengetahuan ibu yang baru pertama hamil masih di katakan kurang jika di bandingkan dengan ibu yang pernah hamil lebih dari 2 kali, hal ini di karenakan pengalaman pertama menjadi seorang ibu hamil. SIMPULAN Berdasarkan analisis data dan penelitian yang telah dilakukan maka dapat disimpulkan bahwa gambaran tingkat pengetahuan ibu hamil tentang senam hamil di Surabaya pengetahuan baik dengan responden 33 orang (89%) dari 37 responden. SARAN Saran yang diberikan oleh peneliti berdasarkan kesimpulan adalah sebagai berikut : Bagi ruang BKIA rumah Sakit William Booth Surabaya Untuk pihak ruang BKIA rumah Sakit William Booth Surabaya hendaknya lebih sering memotivasi bidan dan asisten bidan untuk memberikan informasi mengenai senam hamil Bagi Institusi STIKES William Booth Diharapkan dapat digunakan sebagai referensi dan pengetahuan tentang senam hamil.