BAB III LANDASAN TEORI

dokumen-dokumen yang mirip
PEMBANGUNAN GAME EDUKASI PENGENALAN WARNA MULTIPLAYER BERBASIS MOBILE

BAB 3 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

APLIKASI GAME EDUKASI BOOK OF PHANTASM DENGAN MENGGUNAKAN UNITY3D UNTUK MENINGKATKAN FREKUENSI BELAJAR

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pembuatan Game Petualangan Menggunakan Construct Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan Tugas Akhir

Pengantar Teori Game

BAB III LANDASAN TEORI. Tahap ini merupakan proses menentukan gambar. Desain gambar merupakan

BAB 1 PENDAHULUAN. Semakin berkembangnya teknologi pada era ini telah membuat banyak

BAB 1 PENDAHULUAN. untuk mensimulasikan bentuk atau model tampak secara visual (modeling), bahkan

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. Tinjauan pustaka yang digunakan antara lain pengertian game, pembuatan game,

GAME SHOOTER 2D MISSION OF GARUDAMAN DENGAN ADOBE FLASH.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I. Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat. Tingginya minat tersebut seakan menuntut para designer dan

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. satu tujuannya adalah untuk mengalahkan pemain lain dalam game tersebut.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB II LANDASAN TEORI. Tugas Akhir ini. Berikut merupakan landasan teori yang dapat diuraikan.

BAB I PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Newzoo Report Mengenai Jumlah Mobile Gamer di Indonesia 1

Genre dalam Game PC. Faisal aditya. Abstrak. Pendahuluan.

BAB II LANDASAN TEORI

PEMBUATAN GAME 3D MY FANTASY. Naskah Publikasi

BAB I PENDAHULUAN. terdapat paling sedikit dua orang gamer dan memiliki satu perangkat pribadi

BAB I PENDAHULUAN. Dilihat dari perkembangan informasi saat ini, industri game sudah sangat

APLIKASI PERMAINAN PETUALANGAN RENAL DENGAN MENGGUNAKAN SOFTWARE RPG MAKER MV BERBASIS ANDROID : RENALDI AGUNG NUGROHO NPM :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Calyptra: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.5 No.1 (2016) Pembuatan Aplikasi Game Shape Master

BAB 1 PENDAHULUAN. Tetris. Salah satu game yang populer sejak tahun Tetris masih merupakan produk

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan yang amat pesat dari dunia teknologi. berimbas pula pada pesatnya perkembangan dunia game video.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN. Tabel 1. 1 Tabel Perkembangan Jaringan Perangkat Mobile (C.S. Patil, 2012: 1)

BAB III LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. kurangnya waktu belajar yang digunakan peserta didik.

BAB I PENDAHULUAN. I.1 Latar Belakang

BAB III TINJUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PENDAHULUAN LATAR BELAKANG Perkembangan dunia informasi khususnya dalam bidang komputer dirasakan oleh banyak orang sebagai perkembangan yang sangat c

BAB 2 LANDASAN TEORI. Bab ini menguraikan teori-teori yang berkaitan dengan kreativitas, penggunaan

KUESIONER SKRIPSI. Nama : Jenis Kelamin: L / P. Kelas : (Coret yang tidak perlu)

BAB III PERANCANGAN GAME

PENGEMBANGAN APLIKASI GAME BERTEMA GANGSTER MENGGUNAKAN DELPHI XE5

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini game telah menjadi hal yang biasa di keseharian kita. Awalnya,

GAME EDUKASI FPS TENTANG BUAH BUAHAN MENGGUNAKAN UNITY 3D ENGINE

Teknologi Game. ratnokustiawan.wordpress.com. Game Genres / Aliran Permainan

BAB II LANDASAN TEORI

Usia : Jenis Kelamin : Berilah tanda silang (X) pada jawaban anda. 1. Apakah game sangat anda butuhkan dalam kehidupan sehari hari?

PEMBUATAN ANIMASI NON-HUMAN

BAB IV IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

BAB II LANDASAN TEORI. menunjang karya Tugas Akhir peneliti yang berjudul Rancang Bangun Video

VIDEO GAME SEJARAH KERAJAAN MAJAPAHIT BERBASIS TACTICAL ROLE-PLAYING GAME SKRIPSI MUHAMMAD KURNIAWAN WIDHIANTO

Rancang Bangun Aplikasi Game Petualangan Wisata Aceh pada Perangkat Mobile

BAB I PENDAHULUAN Latar belakang

Prototipe Game Musik Bambu Menggunakan Engine Unity 3D

PEMBUATAN GAME 2D JUNK DESTROYER BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN UNITY GAME ENGINE

INFORMATIKA Vol 3 No. 2, September 2016 ISSN : PEMBUATAN GAMEANDROID 2D PETUALANGAN MR.KENTANG MENGGUNAKAN UNITY

BAB II LANDASAN TEORI. pemain akan terlibat di dalam suatu permasalahan sehingga dapat menghasilkan

BAB II LANDASAN TEORI. Defianti dkk. (2012) membuat penelitian yang berjudul Games Edukasi

1

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Implementasi Hukum Fisika dalam Game Physics Puzzle Cannon Ball Menggunakan Box2D. Oleh Mahdi Bashroni RIzal

PPERANCANGAN DAN PEMBUATAN GAME ESCAPE THE BALL UNTUK SMARTPHONE ANDROID NASKAH PUBLIKASI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

Pada zaman seperti ini, Kemajuan game di bidang mobile phone cukup. pesat. Banyak developer handal yang meproduksi game yang sudah bisa dibilang

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN. yang sangat pesat. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya. pengembang game yang mengembangkan berbagai

BAB I PENDAHULUAN. modern yang ada di dunia ini. Game online merupakan sebuah permainan

GAME THE GENUINE DENGAN SISTEM DYNAMIC BRANCHING STORY THE GENUINE USING DYNAMIC BRANCHING STORY SYSTEM

BAB II LANDASAN TEORI. saat ini sedang mengalami kemajuan yang pesat. Sehingga video game kini tidak

BAB I PENDAHULUAN. Khususnya bermunculannya smartphone yang membantu pekerjaan manusia atau

BAB 4 HASIL DAN PENELITIAN

Bab I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI

xiii TAKARIR Action : ActionScript : Android : Array : Attack : Background Music : Block Inventory : Battle System : Touchscreen : Controller :

PERANCANGAN GAME EDUKASI PETUALANGAN DENGAN TEMA WHO WANTS TO BE A MILLIONAIRE UNTUK ANAK TINGKAT SD SKRIPSI

GAME EDUKATIF SEJARAH KOMPUTER MENGGUNAKAN ROLE PLAYING GAME (RPG) MAKER XP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN DI SMP NEGERI 2 KALIBAWANG SKRIPSI

BAB 1 PENDAHULUAN. Pada masa sekarang ini, perkembangan dunia teknologi sudah sangat pesat.

Pembuatan Turn Based Strategy Role Playing Game Menggunakan Unity Game Engine

BAB 1 PENDAHULUAN. kemajuan berbagai bidang di dunia. Salah satu bidang tersebut adalah teknologi

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Permainan Trading Card Game Magic & Wizard Card Battle

Transkripsi:

BAB III LANDASAN TEORI 3.1 Game Teori Game menurut Ernest Adam adalah suatu kegiatan pada konteks seolah pada dunia kenyataan, dimana pemainnya mencapai suatu tujuan dengan aturanaturan di dalamnnya. (Adams, 2013) Teori permainan diklasifikasikan menjadi empat yaitu: 1. Number of Players Permainan dibatasi oleh banyaknya pemain dalam suatu permainan tersebut. Contohnya biasanya adalah permainan papan seperti catur. 2. Plies, Move, and Turn Permainan ditentukan dengan suatu giliran dan aturan langkahnya. 3. The Goal of the Game Permainan diadakan dengan tujuan yaitu kemenangan. Kemenangan yang didapat oleh suatu pemain merupakan kekalahan bagi pemain lain. 4. Information Permainan berisi informasi mengenai aturan-aturan yang berlaku pada suatu permainan tersebut. (Agustina & Wahyudi, 2015) 12

Jenis-jenis game menurut Henry (2010:111) adalah sebagai berikut: 1. Maze Game Gambar 3.1 Pacman Jenis game ini adalah salah satu jenis game paling awal muncul dengan latar maze. Contoh game ini adalah pacman.(sumber: classicgame.com) 2. Board Game Gambar 3.2 Monopoly Jenis game ini adalah jenis game tradisional yang diterapkan pada komputer. Contoh game ini seperti monopoli. (Sumber: BoardGamebeast.com) 13

3. Card Game Gambar 3.3 Solitaire Jenis game ini menggunakan kartu seperti game tradisional dengan tampilan yang lebih menarik yang diterapkan pada komputer. Contoh game ini seperti solitaire. (Sumber: mobogenie.com) 4. Battle Card Game Gambar 3.4 Yu-Gi-Oh Jenis game ini menggunakan kartu hanya saja dengan variasi seperti permainan kartu yang ada pada film 14

kartun. Contoh game ini adalah Yu-Gi-Oh.(Sumber: Playstation.com) 5. Quiz Game Gambar 3.5 Who Wants to be a Millionaire Jenis game ini adalah game yang berbentuk kuis. Contoh game ini adalah Who Wants to be a Millionaire.(Sumber: Joep.com) 6. Puzzle Game Gambar 3.6 Tetris Jenis game ini didesain untuk melenyapkan sesuatu dari atas ke bawah atau kiri ke kanan. Contoh game ini adalah tetris. (Sumber: Vice.com) 15

7. Shoot Them Up Gambar 3.7 Battle Of Garegga Jenis game ini adalah game yang berplatform 2D. Musuh muncul dari arah kanan, kiri, atas atau bawah. Contoh game ini adalah battle of garegga.(sumber: GameFAQs) 8. Slide Scroller Game Gambar 3.8 Mario Bros Jenis game ini adalah game yang berplatform 2D yang mengharuskan pemain bergerak searah dengan jalur 16

yang disediakan untuk menghindari rintangan. Contoh game ini yang populer adalah Mario Bros. (Sumber: Polygon.com) 9. Fighting Game Gambar 3.9 Street Fighter Jenis game ini adalah game pertarungan. Contoh game ini adalah Street Fighter. (Sumber: GameSpot.com) 10. Racing Game Gambar 3.10 Need for Speed Jenis game ini adalah game balapan. Contoh game ini adalah Need for Speed. (Sunber: ea.com) 17

11. Turn Based Strategy Game Gambar 3.11 Civilization II Jenis game ini adalah game dimana pemain melakukan gerakan secara bergantian satu sama lain. Contoh game ini adalah Civilization II. (Sumber: MobyGames.com) 12. Real Time Strategy Game Gambar 3.12 Warcraft Jenis game ini adalah game dimana pemain melakukan pergerakan secara real time. Game ini bertolak belakang 18

dengan Turn Based Strategy Game. Contoh game ini adalah Warcraft. (Sumber: us.blizzard.com) 13. SIM Gambar 3.13 Ship Simulator Jenis game ini adalah game simulasi. Contoh game ini adalah Ship Simulator. (Sumber: ShipSIM.com) 14. First Person Shooter Gambar 3.14 Counter Strike Jenis game ini adalah game dengan menggunakan sudut pandang pemain sebagai orang pertama. Contoh game ini adalah Counter Strike. (Sumber: ign.com) 19

15. First Person Shooter 3D Vehicle Based Gambar 3.15 Star-Siege Jenis game ini adalah seperti game First Person Shooter hanya saja sudut pandang kendaraan atau mesin. Contoh game ini adalah star siege. (Sumber: GameSpot.com) 20

16. Third Person 3D Game Gambar 3.16 Tank Ace Jenis game ini adalah game dengan menggunakan sudut pandang pemain sebagai orang ketiga. Contoh game ini adalah tank-ace.(sumber: mmofront.com) 17. Role Playing Game Gambar 3.17 Suikoden II 21

Jenis game ini adalah game dimana pemain menggunakan karakter atau tokoh dan biasanya disertai dengan alur cerita. Contoh game ini adalah Suikoden II. (Sumber: rpgsquare.wordpress.com) 18. Adventure Game Gambar 3.18 Sam and Max Jenis game ini adalah game petualangan. Contoh game ini adalah Sam and Max. (Sumber: adventureclassicgaming.com) 19. Education and Edutainment Gambar 3.19 Bobby Bola 22

Jenis game ini adalah game dengan tujuan untuk pembelajaran sambil bermain. Contoh game ini adalah Boby Bola. (Sumber: edu-games.com) 20. Sport Gambar 3.20 FIFA Jenis game ini adalah game dengan tema olahraga. Contoh game ini adalah FIFA. (Sumber: starsoccergames.com) (Prastivi, 2014) 3.2 Multiplayer Online Game Multiplayer online game adalah game yang dimainkan melalui suatu jaringan dapat melalui personal computer ataupun video game consoles (mobile phone include) yang dapat menghubungkan beberapa pemain untuk bermain 23

bersama. Multiplayer menyediakan fitur agar pemain dapat berinteraksi satu dengan yang lain di dalam game, interaksi dapat berupa persekutuan ataupun rivalitas. Online Game menyediakan fitur agar pemain dapat bermain bersamaan di lain tempat dalam waktu yang bersamaan. (Nosrati & Karimi, 2013) Multiplayer online games dibagi menjadi tiga genre meliputi: 3.2.1 Massively multiplayer online game (MMOG) Gambar 3.21 Overwatch MMOG merupakan multiplayer game yang mendukung ratusan atau ribuan pemain yang bermain secara bersamaan. Pemain ini bermain lewat internet dan mempunyai setidaknya satu dunia dalam game. MMOG tidak dimainkan di Personal Computer saja. Tetapi saat ini banyak MMOG yang dimainkan di konsol baru seperti: PSP, Playstation 3, Xbox 360, Nintendo DS, PS Vita dan Wii. Beberapa tipe MMOG adalah sebagai berikut: roleplaying, bulletin board role-playing games, first person shooter, real-time strategy, simulations, 24

sports, racing, casual, music, dan sosial. (Sumber: pcgameshost.com) 3.2.2 Massively Multiplayer Online Game Role-Playing Game (MMORPG) Gambar 3.22 World of Warcraft MMORPG merupakan game RPG dimana dapat dimainkan oleh banyak orang secara bersamaan. MMORPG kebanyakan dimainkan di Personal Computer tetapi sekarang MMORPG dapat dimainkan di konsol dengan game yang telah mendukung MMORPG. Fitur dalam game MMORPG seperti: progression, social interaction, role-playing, culture dan system architecture. Contoh game MMORPG yang terkenal seperti World of Warcraft, Final Fantasy XI dan Phantasy Star Online. (Sumber: GameSpot.com) 25

3.2.3 Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) Gambar 3.23 DotA2 MOBA lebih dikenal dengan nama Action Real-Time Strategy (ARTS) yang merupakan sub-genre dari Real-Time Strategy. Pada genre game ini pemain melakukan kontrol terhadap satu karakter dan secara cooperative bekerja sama dengan pemain lain sebagai sebuah tim. Dengan tujuan untuk menghancurkan base dari tim lawan. Game MOBA yang terkenal saat ini adalah Dota2 dan League of Legends. (Sumber: pcgamer.com) (Nosrati & Karimi, 2013) 3.3 Edukasi Dapat diartikan dengan mendidik yang berarti membentuk pola pikir tidak hanya sekedar mengajar. (Heryanti & Dermawan, 2013) Dalam UU Sisdiknas No.20 Tahun 2003 edukasi merupakan proses pembelajaran agar siswa secara aktif terencana untuk mewujudkan suasana belajar serta proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi pribadinya untuk memiliki kecerdasan serta ketrampilan. 26

3.4 Bermain Merupakan kegiatan yang berulang yang memberikan kesempatan pada anak untuk bereksplorasi, mengembangkan diri dan belajar secara menyenangkan. (Sholicha & Khotimah, 2013) Bermain merupakan media yang baik untuk mengembangkan aspek kognitif, bahasa dan motorik anak. Dengan bermain anak secara aktif merangkai dan memecahkan masalah secara langsung. (Rosidah, 2014) Dengan bermain dapat meningkatkan lima aspek perkembangan pada anak meliputi aspek fisik-motorik, aspek sosial, aspek emosi, aspek bahasa dan aspek kecerdasan. (Kemdikbud, 2016) 3.5 Permainan Edukasi Merupakan permainan yang mengandung unsur edukasi di dalamnya. Dengan permainan edukasi dapat mengembangkan daya pikir anak. (Rochman & Mulyanto, 2010) Permainan edukasi lebih efektif dibanding dengan pembelajaran secara konvensional karena permainan edukasi menggunakan metode learning by doing. Dengan menggunakan metode ini anak dapat menyerap informasi sebesar 75% dibanding metode pembelajaran konvensional hanya sebesar 5%. (Efwan, et al., 2014) Pembelajaran melalui permainan edukatif berbasis komputer bertujuan untuk membawa siswa dalam suasana belajar yang menyenangkan. Banyak hal yang bisa diperoleh anak dengan pembelajaran melalui permainan edukatif ini, selain sebagai alat belajar, bermain bagi siswa sekolah dasar juga merupakan kebutuhan hidup seperti bergerak, berlari dan berpikir. Manfaat yang dapat diperoleh melalui permainan edukatif yaitu 27

melatih kemampuan motorik melatih konsentrasi melatih konsep sebab akibat dan melatih kemampuan materi pelajaran. (Nosrati & Karimi, 2013) 3.6 Anak Usia Dini Merupakan anak yang berada pada rentang usia lahir hingga enam tahun. Pada usia ini merupakan usia keemasan karena sedang mengalami perkembangan yang sangat baik dan merupakan masa peka dalam perkembangan. Masa peka adalah masa pematangan fungsi fisik dan psikis. (Sholicha & Khotimah, 2013) (Priyanto, et al., 2014) Anak usia dini memiliki karakteristik aktif, energik, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan senang bereksplorasi. Pembelajaran yang dilakukan pada anak usia dini adalah dengan cara bermain. (Nugraha, 2013) 3.7 Warna Pengenalan warna pada anak anak usia dini berpengaruh pada perkembangan intelektual anak. Perkembangan intelektual ini meliputi kecerdasan imajinatif dan artistik, pemahaman ruang, ketrampilan kognitif dan berpikir kreatif. (Mastija & Widajati, 2013) Menurut teori Brewster warna dibagi menjadi empat kelompok. Empat kelompok warna tersebut meliputi: A. Warna Primer Warna primer adalah warna dasar yang belum mengalami campuran dengan warna lain. Warna yang termasuk dalam kelompok warna primer adalah warna merah, biru dan kuning. 28

B. Warna Sekunder Warna Sekunder adalah warna hasil dari pencampuran dari warna-warna primer dengan proporsi 1:1. Contoh warna yang termasuk dalam kelompok warna sekunder adalah warna jingga yang merupakan hasil campuran antara warna merah dengan kuning, warna hijau yang merupakan hasil campuran antara warna biru dengan kuning dan warna ungu yang merupakan hasil campuran antara warna merah dengan biru. C. Warna Tersier Warna tersier adalah warna hasil dari pencampuran salah satu warna primer dan salah satu warna sekunder. Contoh warna yang termasuk dalam warna tersier adalah jingga kekuningan yang merupakan campuran dari kuning dengan jingga dan warna coklat yang merupakan campuran dari warna merah dengan hijau. D. Warna Netral Warna netral adalah warna hasil dari pencampuran ketiga warna primer dengan komposisi 1:1:1. Hasil dari pencampuran warna tersebut adalah warna hitam. 3.8 Photon Unity Networking (PUN) Photon Unity Networking merupakan framework yang disediakan oleh Photon Engine yang terintegrasi dengan Unity 3D Engine. Photon Networking menyediakan fitur untuk melakukan multiplayer pada games unity. Mendukung untuk membuat games real-time maupun turn-based. PUN selalu terkoneksi dengan dedicated server pada photon 29

(Photon Cloud). Yang menyediakan fitur rooms, matcmaking, dan juga komunikasi di dalam room. (Games, 2016) 3.9 Unity 3D Engine Unity 3D Engine merupakan game engine yang digunakan untuk mengembangkan games dengan berbagai platform seperti Stand Alone, Android, ios, Web dan lainnya. Unity 3D Engine mendukung pengembangan games 3D maupun 2D. Unity mendukung tiga bahasa pemrograman yaitu c#, JavaScript dan Boo. Beberapa fitur yang dimiliki oleh unity yaitu: (Technologies, 2016) 3.9.1 Graphics Gambar 3.24 Graphics Fitur graphics berhubungan dengan visual seperti camera, lighting, material, shader & texture, particles dan visual effects. (Sumber: unity3d.com) 30

3.9.2 Physics Gambar 3.25 Physics Fitur physics berhubungan dengan hukum fisika di dunia nyata. Dengan fitur ini pengembang dapat menerapkan konsep fisika ke dalam game. Physics di unity dibagi menjadi dua yang pertama adalah physics untuk game 2D dan yang kedua adalah physics untuk game 3D. (Sumber: unity3d.com) 31

3.9.3 Multiplayer and Networking Gambar 3.26 Multiplayer and Networking Di dalam unity mendukung fitur untuk multiplayer and networking. Fitur ini digunakan untuk mengembangkan game yang dapat dimainkan oleh lebih dari satu orang secara bersamaan. (Sumber: unity3d.com) 32

3.9.4 Scripting Gambar 3.27 Scripting Digunakan dalam melakukan memprogram logic gameplay. Unity mendukung untuk tiga bahasa pemrograman yaitu C#, JavaScript dan Boo. Script dapat digunakan untuk membuat graphical effects, mengontrol objects dan juga dapat membuat sistem AI untuk karakter di game. (Sumber: unity3d.com) 3.9.5 Audio Gambar 3.28 Audio 33

Fitur yang digunakan untuk mengatur masalah suara dalam game. Audio Unity mendukung full 3D spatial sound, mixing dan mastering secara real-time, snapshots, predefined effects dan lainnya. (Sumber: unity3d.com) 3.9.6 Animation Gambar 3.29 Animation Fitur yang digunakan untuk melakukan animasi dalam game. Mengontrol animasi objek, warna dan parameter lainnya di dalam unity. (Sumber: unity3d.com) 3.9.7 UI Gambar 3.30 UI 34

Fitur yang digunakan untuk membuat UI atau User Interfaces secara mudah. UI dalam unity memiliki komponen UI Canvas, UI RectTransform, UI Button, UI Image, UI Text, UI Events and Events Trigger, UI Slider, UI Transitions, UI ScrollRect, UI Scrollbar dan UI Mask. (Sumber: unity3d.com) 35