Sbg Individu. Anggt Masyarakat. Warganegara.

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pemakaian seragam sekolah terhadap siswa di dalam suatu pendidikan

The 7 Habits of Highly Effective People

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. terpelajar dengan sendirinya berbudaya atau beradab. Namun kenyataan

BAB I PENDAHULUAN. mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual

Pengaruh Akuntabilitas dan Pengetahuan terhadap Kualitas Audit di KAP DIY dan Surakarta SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

PENGARUH AKTIVITAS BELAJAR SISWA DAN PARTISIPASI DALAM. KEGIATAN OSIS TERHADAP PRESTASI BELAJAR PKn PADA SISWA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Sekolah merupakan suatu lembaga pendidikan formal yang mempunyai

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan salah satu fondasi yang

SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian prasyarat Guna mencapai derajat Sarjana S- 1. Pendidikan Kewarganegaraan ROSY HANDAYANI A.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. tersebut sebenarnya dapat menjadi modal yang kuat apabila diolah dengan

1.1. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN. Mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan (PKn) merupakan salah satu

B A B I PENDAHULUAN. khususnya proses pembelajaran di sekolah terus di lakukan seiring dengan kemajuan

PELAKSANAAN PENGAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM UPAYA PEMBENTUKAN WAWASAN KEBANGSAAN PADA SISWA KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 4 DELANGGU

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan berbangsa dan bernegara. Dimana, negara memiliki tanggungjawab

BAB I PENDAHULUAN. Dunia pendidikan saat ini sedang dihadapkan pada dua masalah besar

BAB I PENDAHULUAN. Pembinaan moral bagi siswa sangat penting untuk menunjang kreativitas. siswa dalam mengemban pendidikan di sekolah dan menumbuhkan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan faktor yang sangat penting dan menentukan bagi

BAB I PENDAHULUAN. menciptakaniklim budaya sekolah yang penuh makna. Undang-Undang

BAB I PENDAHULUHAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang harus dikembangkan dan

BAB I PENDAHULUAN. peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan. mengemban fungsi tersebut pemerintah menyelenggarakan Sistem

Assessment in Mathematics Education

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Tujuan pendidikan yang dirumuskan dalam Undang-Undang

I. PENDAHULUAN. Sekolah menyelenggarakan proses pembelajaran untuk membimbing, mendidik,

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan kunci utama dalam terlaksananya

PEGANTAR MK KEWARGANEGARAAN

BAB I PENDAHULUAN. dipisahkan dari kehidupan seseorang, baik dalam keluarga, masyarakat dan

BAB I PENDAHULUAN. demokratis senantiasa memberi perhatian terhadap pendidikan melalui regulasi yang mengatur

BAB I PENDAHULUAN. secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Kewarganegaraan. Diajukan Oleh: ERMAWATIK A

BAB I PENDAHULUAN. nasional. Undang-undang itu menjelaskan bahwa:

Kewarganegaraan. Pengembangan dan Pemeliharaan sikap dan nilai-nilai kewarganegaraan. Uly Amrina ST, MM. Kode : Semester 1 2 SKS.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. melalui pendidikan sekolah. Pendidikan sekolah merupakan kewajiban bagi seluruh. pendidikan Nasional pasal 3 yang menyatakan bahwa:

BAB I PENDAHULUAN. hidup yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan individu.

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Sely Lamtiur, 2014 Model kantin kejujuran bagi pengembangan karakter jujur siswa

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan satu dari sekian banyak hal yang tidak dapat

BAB I PENDAHULUAN. manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak

BAB I PENDAHULUAN. hanya memberikan informasi saja atau mengarahkan ke satu tujuan saja.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan sebuah proses yang ditempuh oleh peserta didik

BAB I PENDAHULUAN. dan pengembangan potensi ilmiah yang ada pada diri manusia secara. terjadi. Dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya,

MENULIS KARYA TULIS ILMIAH UNTUK JURNAL ILMIAH

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia yang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar Negara

BAB I PENDAHULUAN. teknologi informasi mengakibatkan kaburnya batas-batas antar negara baik

BAB I PENDAHULUAN. keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara (UU

I. PENDAHULUAN. Penyelenggaraan pendidikan di Negara Indonesia merupakan suatu sistem

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pendidikan merupakan kegiatan yang dilakukan dengan. sengaja agar peserta didik memiliki pengetahuan, sikap dan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. potensi dirinya melalui proses pembelajaran atau cara lain yang dikenal dan diakui

INISIASI 1 PERSPEKTIF DAN TUJUAN PENDIDIKAN IPS

BAB I PENDAHULUAN. Dunia saat ini dilanda era informasi dan globalisasi, dimana pengaruh dari

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan sejatinya adalah untuk membangun dan mengembangkan

BAB I PENDAHULUAN. kearah suatu tujuan yang dicita-citakan dan diharapkan perubahan tersebut

INTENSITAS BIMBINGAN ORANG TUA DAN PEMAHAMAN TENTANG KEDISIPLINAN PENGARUHNYA TERHADAP KETAATAN SISWA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penelitian Venty Fatimah, 2013

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dapat memperoleh ilmu pengetahuan serta keterampilan yang berguna untuk masa

BAB I PENDAHULUAN. mengalami gejolak dalam dirinya untuk dapat menentukan tindakanya.

BAB I PENDAHULUAN. pribadi dalam menciptakan budaya sekolah yang penuh makna. Undangundang

BAB I PENDAHULUAN. yang dapat mengembangkan semua aspek dan potensi peserta didik sebaikbaiknya

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang MasalahPendidikan di Indonesia diharapkan dapat

BAB I PENDAHULUAN. dan teknologi berkembang semakin pesat. Manusia dituntut dengan segala

A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan hak bagi semua warga Negara Indonesia.

BAB I PENDAHULUAN. pendidikan nasional kabupaten hingga diimplementasikan langsung disekolah

BAB I PENDAHULUAN. peserta didik. Pada hakikatnya pendidikan adalah sarana untuk mencerdaskan

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan salah satu aspek kehidupan yang sangat penting

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Seiring berkembangnya zaman memberikan dampak yang besar bagi

BAB I PENDAHULUAN. dimiliki agar dapat hidup bermasyarakat dan memaknai hidupnya dengan nilai-nilai pendidikan.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan hal yang utama untuk membentuk karakter siswa yang

BAB I PENDAHULUAN. hal tersebut, pembangunan nasional dalam bidang pendidikan merupakan

BAB I PENDAHULUAN. kemampuan manusia agar dapat menghasilkan pribadi-pribadi manusia yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Pendidikan merupakan investasi sumber daya manusia jangka

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Dalam kehidupan suatu negara, pendidikan memiliki peran strategis dalam

dengan pembukaan Undang Undang Dasar 1945 alinea ke-4 serta ingin mencapai

BAB I PENDAHULUAN. semakin pesat. Hal ini menuntut adanya sumber daya manusia yang berkualitas,

BAB I PENDAHULUAN. suatu upaya melalui pendidikan. Pendidikan adalah kompleks perbuatan yang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Feni Maelani, 2013

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Pendidikan mempunyai peran yang sangat strategis dalam meningkatkan

BAB I PENDAHULUAN. akan berusaha untuk mengaktualisasi pengetahuannya tersebut di dalam. latihan, bagi pemerannya dimasa yang akan datang.

BAB I PENDAHULUAN. bahwa pendidikan mempunyai tujuan untuk membentuk manusia yang maju.

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan merupakan suatu hal yang sangat penting dalam kehidupan

BAB I PENDAHULUAN. Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan

I. PENDAHULUAN. Pendidikan menjadi hak dasar warga negara. Pendidikan merupakan salah satu

Guru mempunyai kedudukan yang sangat penting dalam pelaksanaan belajar mengajar, dimana tugas guru tidak hanya merencanakan, melaksanakan dan

I. PENDAHULUAN. yang mana didalamnya terdapat pembelajaran tentang tingkah laku, norma

Transkripsi:

Sbg Individu Anggt Masyarakat Warganegara

Aspek-aspek Sosiologis adalah segala aspek yang berkaitan dengan hakekat manusia sebagai mahluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri tetapi memerlukan orang lain. Adanya orang lain menyebabkan adanya aturan hidup, untuk keselarasan, keteraturan, dst

Kewarganegaraan berhub erat dengan masyarakat Karena keduanya tumbuh bersamaan dengan identitas manusia sbg mahluk isosbudpol. Pkn bagian dari ilmu politik, dimana didalamnya mengkaji sistem politik. Sistem politik mempengaruhi nilai-nilai masyarakat, pun sebaliknya.

DEFINISI AKADEMIK PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN ADALAH SUATU BIDANG KAJIAN YANG MEMPUNYAI OBJEK TELAAH KEBAJIKAN DAN BUDAYA KEWARGANEGARAAN, MENGGUNAKAN DISIPLIN ILMU PENDIDIKAN DAN ILMU POLITIK SEBAGAI KERANGKA KERJA KEILMUAN POKOK SERTA DISPLIN ILMU LAIN YANG RELEVAN, YANG SECARA KOHEREN DIORGANISASIKAN DALAM BENTUK PROGRAM KURIKULER KEWARGANEGARAAN, AKTIVITAS SOSIAL- KULTURAL KEWARGANEGARAAN, DAN KAJIAN ILMIAH KEWARGANEGARAAN (Udin:2005)

DEFINISI AKADEMIK Sosiologi *.Menurut PETER BERGER Pemikiran Sosiologis berkembang manakala masyarakat menghadapi ancaman terhadap hal yang memang yang sudah seharusnya demikian, benar, nyata. Manakala hal yang selama ini menjadi pegangan manusia mengalami krisis. ** The sociologist is someone concerned with understanding society in a disciplined way. The nature of this discipline is scientific (Berger, 1972:27)

BIDANG STUDI SOSIOLOGI Institusi / Mesosociology Hubungan sosial/ micrososiolgy REALITAS SOSIAL Masyarakat/ Macrososiology

BIDANG STUDI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DOMAIN KAJIAN ILMIAH SMART & GOOD CITIZENSHIP DOMAIN KURIKULER DOMAIN SOSIAL- KULTURAL (Udin : 2005)

Karenanya secara akademis Aspek-aspek sosiologis dalam Pendidikan Kewarganegaraan memperkuat kajian akademik Pkn terutama dalam menelaah insitusi negara dan hubungan antar warga negara dalam wadah masyarakat secara makro.

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DI INDONESIA SEJAK 1960-AN SAMPAI SAAT INI CIVICS/KEWARGAAN NEGARA SMA 1969 SMA/SMP 62, SD 68, SMP 1969, PENDIDIKAN KEWARGAAN NEGARA (PKN) SD 68, PPSP 73 PENDIDIKAN MORAL PANCASILA (PMP) 1984 SD, SMP,SMU 1975, PENDIDIKAN PANCASILA PT 1970-an - 2000-an PENDIDIKAN KEWIRAAN PT 1960-an - 2001 PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PT 2002 - Sekarang PENDIDIKAN PANCASILA DAN SD, SMP, SMU 1994-Sekarang KEWARGANEGARAAN (PPKn) PENDIDIKAN KEWARGAAN IAIN/STAIN 2002 - sekarang (rintisan) PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn) SD, SMP, SMU, PT (UU No.20 Thn 2003) (Udin : 2005)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN NASIONAL ( UU RI 20/2003) PENDIDIKAN NASIONAL BERFUNGSI MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN DAN MEMBENTUK WATAK SERTA PERADABAN BANGSA YANG BERMARTABAT DALAM RANGKA MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA (Ps 3 UU RI No 20 tahun 2003) PENDIDIKAN NASIONAL BERTUJUAN : UNTUK BERKEMBANGNYA POTENSI PESERTA DIDIK AGAR MENJADI MANUSIA YANG BERIMAN BAN BERTAQWA KEPADA TUHAN YANG MAHA ESA, SEHAT, BERILMU, CAKAP, KREATIF, MANDIRI, DAN MENJADI WARGANEGARA YANG DEMOKRATIS DAN BERTANGGUNG JAWAB ( Ps 3 UU RI No.20 Tahun 2003) (Udin : 2005)

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN DALAM KONTEKS PENDIDIKAN NASIONAL ( UU RI No. 20/2003) Penjelasan Pasal 37 Ayat (1) UU RI No.20 Tahun 2003: Pendidikan kewarganegaraan dimaksudkan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air (Udin : 2005)

Aspek sosial budaya dlm PKn Indonesia SOLUSI NYATA?????

AHA.. NIH Dia. solusinya

Aspek Sosbud memerankan peranan penting dalam mencapai tujuan PKN, maka sangat penting untuk membedakan pendekatan sosial budaya ketika menerapkan inovasi pendidikan kewarganegaraan Bener banget,,!! Makanya pendidikan kewargnraan (Civic ed, dst) harus mempertimba ngkan aspek sosbud indonesia krn untuk membentuk manusia Indonesia

TERIMA KASIH

RENUNGAN

RENUNGAN : HASRAT UNTUK BERUBAH Ketika aku masih muda dan bebas berkhayal, aku bermimpi ingin mengubah dunia. Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifanku, kudapati bahwa dunia tidak kunjung berubah. Maka cita-cita itupun kupersempit, lalu putusannya hanya mengubah negeriku. Namun tampaknya, hasrat itupun tiada hasilnya Ketika usiaku telah semakin senja, dengan semangatku yang masih tersisa, kuputuskan untuk mengubah keluargaku. Dan celakanya, merekapun tidak mau berubah.

Dan kini, Sementara aku terbaring saat ajal menjelang, tiba-tiba kusadari : Andaikata yang pertama-tama kuubah adalah diriku, maka dengan menjadikan diriku sebagai panutan, mungkin akan bisa mengubah keluargaku, Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka, bisa jadi akupun mampu memeperbaiki negeriku. Kemudian siapa tahu aku bahkan bisa mengubah dunia.