BAB II LANDASAN TEORI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II LANDASAN TEORI. Gambar 2.1 Model Sistem [Jogiyanto, 2005 ]

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR SIMBOL. Tabel Notasi Use Case Diagram

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. produk itu baik atau rusak ataupun untuk penentuan apakah suatu lot dapat diterima

DAFTAR SIMBOL. Notasi Keterangan Simbol. Titik awal, untuk memulai suatu aktivitas. Titik akhir, untuk mengakhiri aktivitas.

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Pada tahap ini berisi pengertian dan penjelasan teori-teori yang digunakan penulis untuk pembangunan sistem.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI Konsep Dasar Membangun Aplikasi Berbasis Web

DAFTAR SIMBOL. Notasi Keterangan Simbol. Actor adalah pengguna sistem. Actor. tidak terbatas hanya manusia saja, jika

DAFTAR SIMBOL 1. CLASS DIAGRAM. Nama Komponen Class

BAB III LANDASAN TEORI. permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang akan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Definisi sistem terdapat beberapa pandangan yaitu :

2.6 Cool Record Edit Pro Adobe Photoshop Star Uml Pengertian Uml BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN...



BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI. Pengertian sistem menurut Jogianto (2005 : 2) mengemukakan

BAB II LANDASAN TEORI. suatu maksud tertentu adalah bagian dari suatu sistem, yang mana sistem

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... iii. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR TABEL... xvii. DAFTAR SIMBOL... xx BAB I PENDAHULUAN...

BAB II LANDASAN TEORI. berkelanjutan tentang kegiatan/program sehingga dapat dilakukan tindakan

BAB II LANDASAN TEORI. Komponen atau subsistem saling berinteraksi dan saling berhubungan

DAFTAR ISTILAH. Activity Diagram

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI. Komputer dapat diartikan sebagai mesin yang melakukan tugas-tugas tertentu yang

BAB III LANDASAN TEORI

DAFTAR SIMBOL. case. Dependency 2. Generalization 3. 4 Include. 5 Extend. 6 Associaton

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DAFTAR ISI. ABSTRAK... i. ABSTRACT... ii. KATA PENGANTAR... iii. DAFTAR ISI... v. DAFTAR GAMBAR... xvi. DAFTAR TABEL... xxiii. DAFTAR SIMBOL...

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

LANDASAN TEORI. yang sudah ada untuk mencapai tujuan yang dimaksud. Pada umumnya sistem diartikan sebagai sekumpulan unsur atau elemen yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan aplikasi teknologi informasi saat ini sudah berkembang begitu pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. diinginkan. Dengan banyaknya penjual ikan secara konvensional untung yang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang ditandai dengan saling berhubungan dan mempunyai satu fungsi atau tujuan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. Sistem informasi merupakan fokus utama dari studi disiplin sistem informasi dan

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI. permasalahan yang dibahas. Hal ini sangat penting karena teori-teori tersebut


BAB II LANDASAN TEORI

PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah BAB I

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI. untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu (Jogiyanto, 2001)

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. fungsi yang saling berhubungan dan secara bersama-sama bertujuan untuk memenuhi

BAB II LANDASAN TEORI

Bab II. TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

Gambar Use Case Diagram

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 2 LANDASAN TEORI. Definisi lain dari sistem adalah kumpulan dari bagian-bagian yang bekerja sama

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB III LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI Membangun Aplikasi Database Oracle dengan VB. Koneksi database adalah sebuah modul (obyek) yang bekerja untuk

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III 3. LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. yang benar-benar mempunyai skill atau kemampuan dalam bidang Teknologi

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Dalam era globalisasi saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang

BAB I PENDAHULUAN. Berkembangnya usaha-usaha perdagangan yang sangat pesat pada saat


BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI

7

BAB 2 LANDASAN TEORI. sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk

SISTEM PEMANTAUAN DISTRIBUSI PEMBAYARAN PARKIR MELALUI INTERNET

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. Dalam pembangunan suatu sistem informasi, terdapat dua kelompok

BAB III LANDASAN TEORI. organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil

BAB II LANDASAN TEORI. pendekatan komponen.dengan pendekatan prosedur, sistem dapat didefinisikan

Transkripsi:

BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Pengertian Sistem Ada beberapa pengertian sistem yang dikemukakan oleh para ahli, antara lain: menurut Jogiyanto (2005:2) sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu, dan menurut Djon irwanto (2005:2) sistem adalah sekumpulan komponen-komponen yang mengimplementasikan model dan fungsionalitas yang dibutuhkan, komponen tersebut saling berinteraksi di dalam sistem guna mentransformasikan input yang diberikan kepada sistem tersebut menjadi output yang berguna dan bernilai bagi actor-nya. Dari beberapa pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi, bekerjasama atau berhubungan untuk mencapai tujuan tertentu. Input Proses Output Gambar 2.1 Bentuk dasar suatu sistem [Jogiyanto, 2005] Suatu sistem dapa terdidir dari sistem-sistem bagian (subsysstem). Sebagai misal, sistem komputer dapat terdiri dari subsistem perangka keras dan subsistem perangkat lunak. Masing-masing subsistem terdiri dari subsistem-subsistem yang lebih kecil lagi atau terdiri dari komponen-komponen. Subsistem-subsistem saling berinteraksi dan saling berhubungan membentuk suatu kesatuan sehingga tujuan atau sasaran sistem dapat tercapai interaksi dari subsistem-subsistem sedemikian rupa sehinggs dicapai suatu kesatuan yang terpadu atau terintegrasi (integrated).[jogianto,2005:683]. 8

9 2.2 Definisi Informasi Informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang menggambarkan kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) yang digunakn untuk pengambilan keputusan. Sumber informasi adalah data, data merupakan bentuk jamak dari bentuk tunggal atau data-idem. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata. [Jogiyanto, 2005 : 692] 2.3 Siklus Informasi Data merupakan bentuk yang masih mentah, belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Data diolah melalui suatu model untuk dihasilkan menjadi informasi. Data dapat berbentuk simbol-simbol semacam huruf-huruf atau alphabet, angka-angka, bentuk-bentuk, suara, sinyal-sinyal, gambar-gambar dan sebagainya [Jogiyanti, 2005 : 693] 2.4 Pengertian Sistem Informasi Sistem Informasi dapat didefinisikan sebagai suatu sistem didalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari orang-orang, fasilitas, teknologi, media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapatkan jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi rutin tertentu, memberi sinyal kepada manajemen dan yang lainnya terhadap kejadian-kejadian internal dan eksternal yang penting dan menyediakan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik [Jogiyanto 2005 : 697] 2.5 Analisa dan Rekayasa Perangkat Lunak Pembuatan program berkualitas yang dapat digunakan pada selang waktu panjang adalah sangat sulit. Program berkualitas tinggi adalah program yang handal, mudah dipahami, dimodifikasi dan dipelihara. Rekayasa peragkat lunak dilakukan secara sistematis dengan sasaran memperoleh produk yang berkulitas [Bambang Hariyanto 2004 : 3]

10 2.5.1 Metode Waterfall Dalam perancangan sistem informasi sertifikasi ini perlu digunakan metodologi sebagai pedoman bagaimana dan apa yang harus dilakukan selama melaksanakan perancangan.adapun pengembangan sistem yang digunakan adalah paradigma waterfall (classical life cycle), tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut : Gambar 2.2 Metode Waterfall [Jogiyanto, 2005] Keterangan : 1. Rekayasa perangkat lunak (sistem enginerring), melakukan pengumpulan data dan penetapan kebutuhan semua elemen sistem 2. Analisa kebutuhan software (Requirements analysis), melakukan analisis terhadap permasalahan yang dihadapi dan menetapkan kebutuhan perangkat lunak, fungsi performsi dan interfacing 3. Design, menetapkan domain informasi untuk perangkat lunak,fungi dan interfacing

11 4. Coding ( implementasi ), pengkodean yang mengimplementasikan hasil desain ke dalam kode atau bahasa yang dimengerti oleh mesin lomputer dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu. 5. Testing ( pengujian ), kegiatan untuk melakukan pengetesan program yang sudah dibuat apakah udah benar atau belum di uji dengan cara manual. Jika testing sudah benar maka program boleh digunakan 6. Maintenance ( perawatan ), menangani perangkat lunak yang sudah selesai supaya dapat berjalan lancar dan terhindar dari gangguangangguan yang dapat menyebabkan kerusakan. 2.6 Pemodelan Sistem Notas UML merupakan pendefinisian persyaratan-persyaratan sistem yang disebut dengan use case, dengan metode untuk pernacangan sistem yang disebut object oriented yang berfokus pada analisis. UML menyediakan beberapa diagram visual yang menunjukkan berbagai aspek sistem yaitu : class diagram, use case diagram, sequence diagram, activity diagram. 2.6.1 Use Case Diagram Use case adalah deskripsi fungsi dari sebuah sistem prespektif dari pengguna. Use Case bekerja dengan cara mendeskripsikan tipikal interaksi antra user (pengguna) sebuah sistem dengan sistemnya sendiri melalui sebuah cerita bagaimana sebuah sistem dipakai. Use case diagram menampilkan actor, use case dan hubungan antara mereka. Use case Diagram dapat sangat memebantu bila kita sedang menyusun kebutuhan sistem, menkomunikasikan rancangan dengan klien dan merancang test khusus untuk semua desain yang ada pada sistem. [Munawar, 2005 :63] Berikut simbol use case dan contoh kasus diagram use case pada tabel 2.1 berikut.

12 Tabel 2.1 Simbol use case diagram (Martin Fowler, 2004:4) Simbol Nama Simbol Keterangan Aktor Sesorang atau sesuatu yang berinteraksi dengan sistem Use Case Menggambarkan bagaimana seseornag akan menggunakan sistem Aliran event Untuk mendokumentasikan aliran-aliran logika dalam setiap use case. Include dan Include memungkinkan use case untuk menggunakan Extend fungsional yang disediakan oleh use case lainnya. Extends memungkinkan suatu use case memiliki kemungkinan memperluas fungsionalitas yang disediakan oleh use case lainnya. Generalisasi Digunakan untuk memperlihatkan bahwa beberapa aktor atu usecase memiliki sesuatu yang bersifat umum. Recptionis Catat booking Batalkan booking <<Include>> <<Include>> Tampilkan booking Staff Transfer Meja Catat Kedatangan <<Include>> <<Include>> <<Include>> Catat yg langsung datang Pelayan Gambar 2.3 Use Case Sistem Restoran [Munawar, 69]

13 2.6.2 Activity diagram Menggambarkan aliran fungsional sistem, pada tahap pemodelan bisnis, diagram aktivitas dapat digunakan untuk menunjukkan aliran kerja bisnis dan untuk menggambarkan aliran kejadian dalam use case. Berikut simbol activity diagram dan contoh kasus activity diagram pada Tabel 2.2 berikut. Tabel 2.2 Simbol-simbol yang sering digunakan pada saat pembuatan activity diagram (Munawar:109) Simbol Keterangan Titik awal Titik akhir Activity Pilihan untuk pengambilan keputusan Fork: digunakan untuk menujukkan kegiatan yang dilakukan secara paralel atau untuk menggabungkan dua kegiatan paralel menjadi satu Tanda pengiriman <no send action> Tanda penerimaan <no receive action>

14 2.6.3 Sequence diagram Digunakan untuk menggambarkan perilaku sekenario, diagram ini menunjukkan sejumlah contoh obyek dengan message (pesan) yang diletakkan diantara obyek-obyek ini di dalam use case. [Munawar, 2005:87] Komponen utama sequnce diagram terdiri atas obyek yang dituliskan dengan kotak segiempat bernama message diwakili oleh garis dengan tanda panah dan waktu yang ditunjukkan dengan progress vertikal. Berikut simbol Sequence diagram dan contoh kasus sequence diagram pada gambar 2.3 berikut. Tabel 2.3 Simbol sequence diagram (Munawar, 2005:87) Notasi Nama Keterangan simbol Object Object merupakan instance dari sebuah class dan Object 1 Top package::actor dituliskan tersusun secara horizontal. Digambarkan sebagai sebuah class (kotak) dengan nama obyek didalamnya yang diawali dengan sebuah titik koma. Actor Actor juga dapat berkomunikasi dengan object, maka actor juga dapat diurutkan sebagai kolom. Simbol actor sama dengan simbol pada actor use case diagram Lifeline Lifeline mengindikasikan keberadaan sebuah object dalam basis waktu. Notasi untuk lifeline adalah garis putus-putus vertikal yang ditarik dari sebuah obyek. Message Activation Message Dinotasikan sebagai sebuah kotak segi empat yang digambarkan pada sebuah lifeline. Activation mengindikasikan sebuah obyek yang akan melakukan sebuah aksi Digambarkan dengan anak panah horizontal antara activation. Message mengindikasikan komunikasi antara object-object.

15 2.6.4 Class diagram Menurut Martin Fowler (2004:49) class diagram menggambarkan objekobjek yang terdapat didalam sistem dan hubungan antar objek tersebut. Simbol berikut adalah symbol yang sering digunakan pada saat pembuatan class diagram. Tabel 2.4 Notasi pada class diagram (Martin Fowler, 2004:49) Notasi Nama Simbol Keterangan Class Class adalah blok-blok pembangun pada Class 1 1 0 1 pemrograman berorientasi obyek. Sebuah class digambarkan sebagai sebuah kotak yang terbagi atas 3 bagian. Bagian atas adalah bagian nama dari class. Bagian tengah mendefinisikan property/atribut class. Bagian akhir mendefinisikan method-method dari sebuah class. Assosiation Sebuah asosiasi merupakan sebuah relationship paling umum antara 2 class, dan dilambangkan oleh sebuah garis yang menghubungkan antara 2 class. Garis ini bisa melambangkan tipe-tipe relationship dan juga dapat menampilkan hukum-hukum multiplisitas pada sebuah relationship (contoh:0ne to one, one-to-many, many-to-many) Depedency Kadangkala sebuah class menggunakan class yang lain. Hal ini disebut depedency, umumnya penggunaan depedency digunakan untuk menunjukkan operasi pada suatu class yang menggunakan class lain. Sebuah depedency dilambangkan sebgai sebuah anak panah putusputus.

16 Agregation Merupakan relasi dengan perlakuan khusus yang disebut dengan bagian dari yang menangani antar obyek-obyek dimana salah satunya adalah bagian dari yang lain. Dengan kata lain sebuah obyek terdiri atas obyek-obyek yang lain. 2.7 Perancangan Berorientasi Objek Perancangan berorientasi objek merupakan tahap lanjutan setelah analisa sistem yang merupakan proses spesifikasi yang terperinci atau pendefinisian dari kebutuhan-kebutuhan fungsional dan persiapan untuk rancang bangun implementasi yang menggambarkan bagaimana suatu sistem dibentuk. Pada sebuah model berbasis objek terdapat beberapa istilah yang sering digunakan, untuk lebih jelasnya penulis uraikan sebgai berikut: 1. Kelas, kumpulan atas definisi data dan fungsi dalam suatu unit untuk suatu tujuan tertentu. Sebuah class adalah dasar dari modularitas dan struktur OOP. 2. Objek, Membungkus data dan fungsi bersama menjadi suatu unit dalam sebuah program computer, objek merupakan dasar dari modularitas dan struktur dalam sebuah program computer berorientasi objek. 3. Abstraksi, kemampuan sebuah program untuk melewati aspek informasi yang diproses olehnya, yaitu kemampuan untuk memfokuskan pada inti. 4. enkapsulasi, memastikan pengguna sebuah objek tidak dapat mengganti keadaan dalam dari sebuah objek tersebut yang diberi ijin untuk mengakses keadaannya administrasi. 5. Polimorfisme, melalui pengiriman pesan. Tidak tergantung kepada pemanggilan subrutin, bahasa orientasi objek dapat mengirim pesan, metode tertentu yang berhubungan dengan sebuah pengiriman pesan tergantung kepada objek tertentu dimana pesan tersebut dikirim. 2.8 Basis Data (Database) Menurut Connolly dan Begg (2005:15), Basis data adalah sebuah koleksi logical data yang saling terhubung satu sama lain dan gambaran dari data tersebut

17 dirancang untuk menemukan kebutuhan informasi pada suatu organisasi atau perusahaan. Konsep Objek Oriented Database (OODB) bermula dari Objek Oriented Programming (OOP) yang kemudian dikembangkan menjadi Objek Oriented Design (OOD) dan pada akhirnya menjadi Objek Oriented Analysis (OOA). Di dalam konsep objek oriented database kita dapat melakukan pemodelan data dari semua atribut-atribut khusus dari setiap model dan dapat dinyatakan dalam bahasa umum (natural). OODB pada dasarnya merupakan konsep dari pemrograman berorientasi objek secara umum ditambah dengan database sebagai media penyimpanan datanya yang berbentuk class-class, sehingga dalam hal ini masih berhubungan erat dengan Diagram ER (Entity Relational Diagram), walau sudah mengalami perubahan bentuk dalam memodelkan objek-objeknya. 2.9 PHP PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke dalam HTML. PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat digunakan untuk membangun sebuah CMS (Customer management Services). Beberapa kelebihan PHP dari bahas pemrograman web, antara lain: 1. Bahasa pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah kompilasi dalam penggunaannya. 2. Web Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana-mana dari mulai apache, IIS, Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relative mudah. 3. Dalam sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis-milis dan developer yang siap membantu dalam pengembangan. 4. Dalam sisi pemahaman, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki referensi yang banyak. 5. PHP adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix, macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta juga dapat menjalankan perintah-perintah sistem.

18 PHP tidak bisa bekerja bekerja dan digunakan secara mandiri, diperlukan beberapa perangkat tambahan yang harus di install, adapun perangkat lunak yang diperlukan antara lain: 1. Apache Server versi 2 Merupakan web server yang digunakan oleh PHP, berfungsi menampilkan hasil proses scipt PHP ke komputer browser dalam bentuk tag HTML. 2. MySQL Merupakan database server yang paling sering digunakan dalam pemrograman PHP. MySQL berfungsi menyimpan data dalam database dan memanipulasi data-data yang diperlukan. 3. PHP MyAdmin. Adalah untuk mengelola database yang berbasis web seperti MySQL. Namun, dengan PHPMyAdmin pengelolaan atau manipulasi database menjadi lebih mudah. 4. Aplikasi bantu Dreamweaver. Merupakan tools yang digunakan untuk membuat halaman web. (www.bookpedia.com/13 juni 2009) adalah sebuah editor web profesional yang digunakan untuk mendisain dan mengelola situs web atau halaman web. Sering digunakan sebagai desain web karena area kerja, fasilitas dan kemampuan dreamweaver yang makin power ful dan menunjang peningkatan produktifitas dan efektifitas untuk mendesain atau membangun web. Berikut tampilan aplikasi bantu Dreamweaver. Gambar 2.4 Aplikasi Bantu Dreamweaver

19 Perangkat lunak Apache, PHP, MySQL dan PHPMyAdmin bisa di download secara gratis di situs resminya masing-masing. Dalam situsnya telah disediakan untuk semua sisitem operasi baik windows, linux, mac Apple dan lainnya. Berikut daftar website aplikasi-aplikasi tersebut lihat tabel 2.1: Tabel 2.1 Daftar Website aplikasi-aplikasi (www.berkompas.blogspot.com/2012/11/syarat-untuk-menjalankan-phpinstalasi.html?m=1) Perangkat lunak Apache Server MySQL Database PHP PHPMyAdmin Alamat URL http://httpd.apache.org http://www.mysql.com http://www.php.net http://www.phpmyadmin.n et Menginstal perangkat lunak tersebut bisa dilakukan secara manual yaitu menginstal satu persatu atau yang paling mudah dan simpel adalah menggunakan aplikasi XAMPP. XAMPP merupakan aplikasi yang menyediakan paket perangkat lunak ke dalam satu buah paket dimana paket tersebut adalah Apache, MySQL, PHP dan PHP MyAdmin. XAMPP akan menginstal dan mengkonfigurasi secara automatis paket tersebut. 2.10 Database Manajemen Sistem MySQL adalah sebuah implementasi dari sistem manajemen basis data relasional (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public Licenss). Setiap pengguna dapat secara bebas menggunakan MYSQL, namun dengan batasan perangkat lunak tersebut tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat komersial. MYSQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam basisdata yang telah ada sebelumnya. MySQL dapat dikatakan unggul dalam hal unjuk kerja dibandingkan perangkat lunak basisdata competitor lainnya. Namun demikian pada modus nontransaksional tidak ada jaminan atas reliabilitas terhadap data yang tersimpan, karenanya modus non-transaksional hanya cocok untuk jenis aplikasi yang tidak

20 membutuhkan reliabilitas data seperti aplikasi blogging berbasis web (wordpress), CMS, dan sejenisnya. Untuk kebutuhan sistem yang ditujukan untuk bisnis sangat disarankanuntuk menggunakan modus basisdata transaksional, hanya saja sebagai konsekuensinya unjuk kerja MySQL pada modus transaksional tidak secepat unjuk kerja pada modus non- transaksional 2.11 Sertifikasi Produk Sertifikasi produk adalah pemberian jaminan tertulis dari suatu pihak bahwa suatu produk beserta proses yang mendukungnya telah memenuhi persyaratan kesehatan, serta componen produk sesuai dengan standar grup yang ada. Tujuan dari standarisasi ini adalah kualitas produk di semua negara penghasil dan tujuan sesuai standar yang sudah ditentukan. Sebelum suatu produk baru diproduksi setiap operasi unit diperlukan untuk cek standarisasi internal dan disertifikasi sebelum di sertifikasi pihak luar dalam hal contoh di suatu negara adalah BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) milik pemerintah Indonesia (www. Sucofindo.co.id/serifikasi-produk/220/sertifikasi-produk.html).