BAB II DESKRIPSI ORGANISASI 2.1. Profil Organisasi Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Direktorat Jenderal Binalattas) merupakan salah satu unit kerja di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi yang memiliki tugas merumuskan serta melaksanakan kebijakan dan standardisasi teknis dibidang pembinaan, pelatihan dan produktivitas. Direktorat Jenderal Binalattas memiliki fungsi kerja yaitu: 1) Penyiapan perumusan kebijakan dibidang standardisasi kompetensi dan program pelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, instruktur dan tenaga pelatihan, pemagangan dan produktivitas dan kewirausahaan. 2) Pelaksanaan kebijakan dibidang standardisasi kompetensi dan program pelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, instruktur dan tenaga pelatihan, pemagangan dan produktivitas dan kewirausahaan. 3) Penyusunan norma, standar, prosedur dan kriteria dibidang standardisasi kompetensi dan program pelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, instruktur dan tenaga pelatihan, pemagangan dan produktivitas dan kewirausahaan. 4) Pemberian bimbingan teknis dan evaluasi di bidang standardisasi kompetensi dan program pelatihan, lembaga dan sarana pelatihan kerja, instruktur dan tenaga pelatihan, pemagangan dan produktivitas dan kewirausahaan. 5) Pelaksanaan administrasi Direktorat Jenderal Binalattas. 10
2.2. Visi dan Misi Organisasi Visi dari Direktorat Jenderal Binalattas adalah "Terwujudnya tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berdaya saing". Misi dari Direktorat Jenderal Binalattas adalah sebagai berikut: 1) Meningkatkan kualitas lulusan dan relevansi lembaga pelatihan. 2) Meningkatkan kualitas layanan pelatihan dan produktivitas. 3) Meningkatkan kuantitas dan kualitas penyelenggaraan dan lulusan pemagangan. 4) Menguatkan kelembagaan pelatihan tenaga kerja, ketransmigrasian dan produktivitas. 5) Meningkatkan gerakan produktivitas dan kewirausahaan. 2.3. Strategi Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Strategi-strategi di Direktorat Jenderal Binalattass adalah: 1) Peningkatan daya saing lulusan pelatihan dan pemagangan. 2) Peningkatan peran dan kemampuan instruktut, PSM dan pengelola pelatihan. 3) Peningkatan kapasitas dan kualitas lembaga pelatihan. 4) Peningkatan produktivitas dan pengembangan budaya produktif. 5) Peningkatan akses dan layanan pelatihan dan produktivitas. 6) Mewujudkan tatakelola penyelenggaraan pelatihan, pemagangan dan produktivitas yang handal. 2.4. Kebijakan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Terwujudnya peningkatan kualitas dan produktivitas melalui kebijakan yaitu: 11
1) Pelatihan ketenaga kerjaan, ketransmigrasian dan kewirausahaan. 2) Pengembangan standardisasi kompetensi kerja dan program pelatihan. 3) Peningkatan kompetensi instruktur, PSM dan tenaga pelatihan. 4) Pengembangan dan peningkatan produktivitas. 5) Penyelenggaraan pemagangan dalam dan luar negeri. 6) Peningkatan kapasitas kelembagaan, sarana dan pemberdayaan kelembagaan pelatihan dan produktivitas. 7) Pengembangan sistem dan pelaksanaan sertifikasi kompetensi profesi. 8) Dukungan manajemen dan dukungan teknis lainnya Direktorat Jenderal Binalattas. 2.5. Struktur Organisasi Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I STAF AHLI MENTERI KEMNAKERTRANS SEKRETARIS INSPEKTORAT JENDERAL BALITBANG DAN INFORMASI BINAPENTA PHI & JAMSOSTEK BINALATTAS BINAWASNAKER P2KT P2MKT DIT. STANKOM & PROGLAT DIT. BINA LEMSAR DIT. BINA PEMAGANGAN DIT. BINA INSTRUKTUR & TENAGA PELATIHAN DIT. PRODUKTIVITAS & KEWIRAUSAHAAN Gambar 2.1. Sruktur Organisasi Direktorat Jenderal Binalattas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigasi R.I 12
2.6. Jumlah Data Pegawai Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas. Tabel 2.1. Data Pegawai Direktorat Jenderal Binalattas Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi R.I Tahun 2013 No Unit Kerja Tingkat Jabatan Es. 2 Es. 3 Es. 4 Staff Jumlah 1 Direktorat Stankomproglat 1 4 9 20 34 2 Direktorat Bina Pemagangan 1 4 9 16 30 3 Direktorat Bina Lemsarlatker 1 4 9 22 36 4 Direktorat Bina Intala 1 4 9 23 37 5 Direktorat Produktivitas dan 1 4 9 21 35 Kewirausahaan Jumlah 5 20 45 102 172 Sumber: Bagian Kepegawaian Setditjen Binalattas ( 2013) Berdasarkan Tabel 2.1. terlihat jumlah pegawai Direktorat Jenderal Binalattas pada tahun 2013 berjumlah 172 (seratus tujuh puluh dua) pegawai. 2.7. Proses Bisnis Direktorat Jenderal Binalattas dengan visi Terwujudnya tenaga kerja yang kompeten, produktif dan berdaya saing melaksanakan proses bisnisnya sebagai berikut: 1) Direktorat Jenderal Binalattas menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis dan administrasi kepada pegawai dalam hal surat menyurat dan pengadministrasian pegawai. 2) Direktorat Jenderal Binalattas menyelenggarakan bimbingan teknis pelatihan dan produktivitas yang berstandardisasi kepada calon instruktur untuk menghasilkan instruktur-instruktur yang memiliki kompetensi dan kualitas 13
yang baik dan bersertifikat agar mampu mendidik dan meningkatkan kemampuan calon tenaga kerja yang produktif dan mampu berdaya saing. 3) Direktorat Jenderal Binalattas menyelenggarakan balai latihan kerja guna meningkatkan kualitas dan kuantitas calon tenaga kerja yang produktif dan mampu berdaya saing. 4) Direktorat Jenderal Binalattas menyelenggarakan program pemagangan ke luar negeri dengan bekerja sama dengan lembaga pelatihan kerja swasta, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan dan perusahaan. 5) Direktorat Jenderal Binalattas menyelenggarakan produktivitas dan kewirausahaan guna membantu masyarakat agar dapat lebih produktif dan berdaya saing. 14
15