No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 PERTUMBUHAN EKONOMI BALI TAHUN EKONOMI BALI TAHUN TUMBUH 6,24 PERSEN MENINGKAT JIKA DIBANDINGKAN DENGAN TAHUN SEBELUMNYA. Perekonomian Bali tahun yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 195,38 triliun, sementara PDRB atas dasar harga konstan mencapai 137,19 triliun. Untuk PDRB perkapita pada tahun mencapai Rp.46,52 juta. Ekonomi Bali tahun tumbuh 6,24 persen lebih tinggi dibanding tahun 2015 sebesar 6,03 persen. Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Lapangan Usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 9,00 persen. Dari sisi pengeluaran kontribusi tertinggi masih disumbang oleh komponen pengeluaran Rumah Tangga sebesar 48,30 persen yang pada tahun ini tumbuh sebesar 6,69 persen. Ekonomi Bali triwulan IV- bila dibandingkan triwulan IV-2015 (y-on-y) tumbuh sebesar 5,47 persen lebih rendah bila dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,10 persen. Ekonomi Bali triwulan IV- tumbuh 0,82 persen bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q). Dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh pertumbuhan lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan yang tumbuh sebesar 3,12 persen, lapangan usaha konstruksi yang tumbuh sebesar 2,71 persen dan lapangan usaha Jasa Perusahaan yang tumbuh sebesar 2,45 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi didorong oleh pengeluaran konsumsi pemerintah yang tumbuh sebesar 7,47 persen. A. PDRB MENURUT LAPANGAN USAHA Ekonomi Tahun (c-to-c) Perekonomian Bali Tahun tumbuh sebesar 6,24 persen. terjadi pada seluruh lapangan usaha, dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial yang tumbuh sebesar 9,00 persen, diikuti oleh Jasa Pendidikan tumbuh 8,91 persen, serta Informasi dan Komunikasi tumbuh sebesar 8,59 persen. Walaupun memiliki kontribusi yang kecil struktur ekonomi Bali, tetapi ketiga lapangan usaha tersebut telah mampu meningkatkan ekonomi Bali pada Tahun. Grafik 1. Kontribusi dan 3 (Tiga) Lapangan Usaha dengan Tertinggi pada PDRB Provinsi Bali Tahun (Persen) 10,00 8,00 6,00 4,00 2,00 0,00 2,15 Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 9,00 8,91 5,25 5,14 Jasa Pendidikan 8,59 Informasi dan Komunikasi Kontribusi Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 1
Dilihat dari struktur perekonomiannya, PDRB Provinsi Bali menurut lapangan usaha pada Tahun didominasi oleh 3 (tiga) lapangan usaha utama yaitu: Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (22,82 persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (14,74 persen) serta Transportasi dan Pergudangan (9,48 persen). Bila dilihat dari penciptaan sumber pertumbuhan ekonomi Bali Tahun, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu 1,31 persen. Tingginya sumber pertumbuhan penyediaan akomodasi dan makan minum tidak terlepas dari tingginya share lapangan usaha tersebut yaitu 22,82 persen. Lapangan usaha Konstruksi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi Bali tertinggi kedua pada Tahun dengan andil sebesar 0,68 persen, disusul oleh Perdagangan 0,59 persen dan Informasi dan Komunikasi 0,57 persen. Sedangkan 13 lapangan usaha lainnya hanya mampu menjadi sumber pertumbuhan pada kisaran 0,01 0,5 persen sehingga secara total memberikan andil 3,10 persen pertumbuhan ekonomi Bali pada Tahun. Grafik 2. Sumber PDRB Provinsi Bali Menurut Lapangan Usaha Tahun 2015- (persen) 8,00 7,00 6,00 5,00 4,00 3,00 2,00 1,00-6,03 0,64 0,70 0,47 6,24 0,57 0,59 0,68 1,19 1,31 3,03 3,10 2015 Lainnya Akomodasi Konstruksi Perdagangan Infokom PDRB Ekonomi Triwulan IV- Terhadap Triwulan IV-2015 (y-o-y) Pada triwulan IV- Ekonomi Bali tumbuh 5,47 persen bila dibandingkan triwulan IV- 2015 (y-on-y). terjadi hampir pada seluruh lapangan usaha, kecuali lapangan usaha Pengadaan Listrik dan Gas yang mengalami kontraksi sebesar 1,63 persen. Lapangan usaha yang mengalami pertumbuhan tertinggi terjadi pada lapangan usaha Informasi dan Komunikasi yang tumbuh sebesar 9,15 persen, diikuti Jasa Keuangan dan Asuransi yang tumbuh sebesar 9,08 persen dan Jasa Lainnya yang mampu tumbuh sebesar 8,92 persen. Grafik 3. 3 (Tiga) Lapangan Usaha dengan Kontribusi Terbesar Terhadap PDRB Triwulan IV- (y on y) Provinsi Bali (persen) 25,00 20,00 15,00 10,00 5,00-22,52 6,31 Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum Kontribusi 15,07 3,78 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 9,25 5,55 Transportasi dan Pergudangan Struktur perekonomian Bali pada triwulan IV- masih didominasi oleh tiga lapangan usaha utama yaitu: Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum (22,52 persen); Pertanian, Kehutanan dan Perikanan (15,07 persen) dan Transportasi dan Pergudangan (9,25 persen). Jika dibandingkan dengan triwulan IV-2015, ketiga lapangan usaha tersebut mengalami pertumbuhan pada kisaran 3 6 persen. Sumber utama pertumbuhan ekonomi Bali pada Triwulan IV- adalah lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 1,21 persen, kemudian diikuti informasi dan komunikasi sebesar 0,61 persen dan konstruksi sebesar 0,60 persen. 2 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017
Ekonomi Triwulan IV- Terhadap Triwulan III- (q-to-q) 8,00 6,00 4,00 2,00 0,00-2,00-4,00-6,00-8,00 Grafik 4. Persentase 3 (Tiga) Lapangan Usaha PDRB Provinsi Bali Triwulan IV- (q to q) I II III IV I II III IV 2015 Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Konstruksi Jasa Perusahaan 3,12 2,71 2,45 Ekonomi Bali triwulan IV- mengalami pertumbuhan sebesar 0,82 persen. ini melambat bila dibandingkan triwulan sebelumnya (q-to-q) yang tumbuh mencapai 3,13 persen. Perlambatan ini merupakan siklus ekonomi musiman dimana pada triwulan III- merupakan puncak kunjungan wisman ke Bali. Pada triwulan IV- kunjungan wisman mengalami penurunan yang berdampak langsung pada turunnya tingkat penghunian kamar (TPK). Rata rata TPK hotel berbintang pada triwulan IV- sebesar 60,08 persen lebih rendah jika dibandingkan dengan TPK pada triwulan III- sebesar 61,47 persen. Siklus musiman pada lapangan usaha transportasi juga berakibat pada melambatnya ekonomi Bali triwulan IV-. Jumlah kunjungan wisatawan melalui Bandara Ngurah Rai mengalami penurunan sebesar -7,17 persen untuk penumpang domestik dan -9,88 untuk penumpang internasional. Di sisi lain, pada triwulan IV-, lapangan usaha pertanian telah kembali memasuki musim panen. Musim hujan yang turun merata sepanjang tahun juga mendorong peningkatan produksi tanaman pertanian yang sekaligus memberikan dampak positif dalam menahan laju perlambatan ekonomi Bali. Tercatat produksi padi sawah pada triwulan IV- tumbuh sebesar 68,13 persen dimana pada triwulan sebelumnya sempat mengalami kontraksi sampai 43,27 persen. Produksi padi yang mengalami peningkatan cukup tinggi ini, menempatkan Pertanian, Kehutanan dan Perikanan menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada triwulan ini yang tumbuh sebesar 3,12 persen. Kemudian diikuti oleh lapangan usaha Konstruksi yang tumbuh sebesar 2,71 persen, dan lapangan usaha Jasa perusahaan yang tumbuh sebesar 2,45 persen. Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 3
Konsumsi Rumah Tangga Konsumsi LNPRT Konsumsi Pemerintah PMTB Perubahan Inventori Ekspor LN Impor LN Net Ekspor Daerah B. PDRB MENURUT PENGELUARAN Kumulatif Triwulan IV- (c-to-c) Sama halnya dengan sisi produksi, pertumbuhan kumulatif (c-to-c) menurut pengeluaran hingga triwulan IV tahun tercatat sebesar 6,24 persen. Angka pertumbuhan ini lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan kumulatif triwulan yang sama tahun sebelumnya. Pada tahun 2015, pertumbuhan kumulatif hingga triwulan IV hanya mampu tumbuh sekitar 6,03 persen. Grafik 5. dan Distribusi Komponen Pengeluaran PDRB Provinsi Bali TW 4 Tahun (Persen) 55,00 45,00 48,30 Distribusi 40,20 35,00 25,00 15,00 6,69 8,58 9,07 32,39 8,78 27,45 14,80 22,49 9,19 13,94 5,00 1,26 0,24 (5,00) (4,47) (15,00) (25,00) (22,27) Dilihat dari kontribusi ekonomi Bali, komponen pengeluaran Rumah Tangga (PKRT) mempunyai kontribusi tertinggi mencapai 48,30 persen, namun hanya mampu tumbuh sebesar 6,69 persen. Selanjutnya adalah kontribusi komponen ekspor Luar Negeri sebesar 40,20 persen yang mampu tumbuh sebesar 14,80 persen. Sementara itu dilihat dari pertumbuhannya, komponen Perubahan Inventori (PI) tercatat tumbuh paling tinggi dengan capaian sebesar 27,45 persen meskipun kontribusinya ekonomi Bali hanya sebesar 0,24 persen. Komponen dengan pertumbuhan tertinggi setelah Perubahan Inventori adalah Impor Luar Negeri yang di triwulan ini tumbuh sebesar 22,49 persen. Grafik 6. Sumber PDRB Provinsi Bali Menurut Pengeluaran (%) Tahun 2015-2,13 2,81 3,91 2,22 3,56 4,44 2015 Ekspor PKRT PMTB Berbeda dengan Tahun 2015 dimana Komponen PKRT mendominasi pertumbuhan ekonomi Bali, maka pada Tahun komponen Ekspor menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yaitu 4,44 persen. Sedangkan komponen PKRT sendiri hanya memberikan andil sebesar 3,56 persen pertumbuhan ekonomi Bali di tahun. Selain kedua komponen tersebut, komponen PMTB juga memberikan andil yang cukup besar yaitu mencapai 2,81 persen. Sedangkan komponen PKP memberikan andil negatif yaitu sebesar minus 0,45 persen. 4 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017
Ekonomi Triwulan IV- Terhadap Triwulan IV-2015 (y-o-y) Kondisi ekonomi Bali triwulan IV tahun mengalami perlambatan. Jika dibandingkan dengan triwulan IV-2015 (y-o-y). Ekonomi Bali hanya tumbuh sebesar 5,47 persen, lebih rendah dibandingkan triwulan IV-2015 yang tumbuh sebesar 6,10 persen. Grafik 7. PDRB Provinsi Bali (y-o-y) Menurut Komponen Pengeluaran Triwulan IV Tahun (Persen) (2,04) Impor Walaupun mengalami PMTB 7,21 perlambatan, namun hampir semua komponen pengeluaran mengalami (18,27) Konsumsi Pemerintah pertumbuhan positif, kecuali pada Konsumsi LNPRT 4,07 komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PKP) yang mengalami Konsumsi Rumah Tangga 4,70 kontraksi sebesar -18.27 persen. (20,00) (15,00) (10,00) (5,00) - 5,00 10,00 15,00 Komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) tumbuh sebesar 7,21 persen, dan komponen konsumsi rumah tangga tumbuh positif sebesar 4,70 persen. Sementara itu pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen perubahan inventori yang mencapai 10,03 persen jauh lebih tinggi dibandingkan periode tahun sebelumnya yang sebesar minus 17,02 persen. Ekspor Perubahan Inventori 1,72 10,03 Ekonomi Triwulan IV- Terhadap Triwulan III- (q-to-q) 85,00 60,00 35,00 10,00 (15,00) (40,00) (65,00) (90,00) Grafik 8. Komponen Konsumsi Rumah Tangga dan Konsumsi Pemerintah Terhadap PDRB Provinsi Bali Tahun 2012 - pemerintah I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV I II III IV 2012 2013 2014 2015 5,00 4,00 3,00 2,00 1,00 - (1,00) (2,00) (3,00) (4,00) (5,00) Konsumsi Pemerintah Konsumsi Rumah Tangga Ekonomi Dilihat secara q-to-q ekonomi Bali pada triwulan IV tahun mengalami perlambatan, hanya tumbuh 0,82 persen. Apabila dilihat dari pola triwulanan, triwulan IV dari tahun ke tahun memang cenderung lebih rendah dibandingkan dengan pertumbuhan pada triwulan III. Rendahnya daya serap anggaran pemerintah merupakan salah satu penyebab rendahnya realisasi pertumbuhan ekonomi secara triwulanan. Optimalisasi anggaran yang terjadi pada akhir triwulan III- merupakan salah satu penyumbang perlambatan pertumbuhan ekonomi Bali. Jika dilihat selama 5 (lima) tahun terakhir pola pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan komponen pengeluaran pemerintah memiliki pola yang sejalan, kecuali pada triwulan IV dimana pertumbuhan ekonomi selalu turun namun PKP mengalami peningkatan. Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 5
Tabel 1. Nilai PDRB Bali Menurut Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan (2010=100) serta Distribusi Ekonomi Tahun 2015 Kategori Lapangan Usaha Atas Dasar Harga Berlaku (Triliun Rupiah) Atas Dasar Harga Konstan (Triliun Rupiah) Distribusi Ekonomi (%) 2015 2015 2015 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan 26,26 28,80 18,64 19,22 14,82 14,74 B Pertambangan dan Penggalian 1,95 2,10 1,44 1,50 1,10 1,07 C Industri Pengolahan 11,54 12,42 8,82 9,11 6,52 6,36 D Pengadaan Listrik dan Gas 0,33 0,42 0,28 0,30 0,18 0,21 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 0,33 0,36 0,29 0,30 0,18 0,18 F Konstruksi 15,84 17,22 12,01 12,89 8,94 8,81 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 14,71 16,21 11,53 12,29 8,31 8,30 H Transportasi dan Pergudangan 16,44 18,51 9,42 10,14 9,28 9,48 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 40,55 44,59 25,26 26,95 22,89 22,82 J Informasi dan Komunikasi 9,14 10,06 8,63 9,38 5,16 5,15 K Jasa Keuangan dan Asuransi 7,27 8,06 5,51 5,95 4,11 4,13 L Real Estate 7,40 7,86 6,20 6,49 4,18 4,03 M,N Jasa Perusahaan 1,80 2,04 1,41 1,50 1,02 1,05 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib 8,74 9,61 7,93 8,36 4,93 4,92 P Jasa Pendidikan 8,59 9,99 6,85 7,46 4,85 5,11 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 3,62 4,15 2,90 3,16 2,05 2,13 R,S,T,U Jasa lainnya 2,64 2,97 2,01 2,18 1,49 1,52 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 177,16 195,38 129,13 137,19 100,00 100,00 6 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017
Tabel 2. Ekonomi Provinsi Bali Menurut Lapangan Usaha Triwulanan, Tahunan dan Sumber Tahun (dalam persen) Kategori Uraian Triw I- Triw IV-2015 Ekonomi Triwulanan (q-to-q) Triw II- Triw I- Triw III- Triw II- Triw IV- Triw III- Laju Pertumbu han Tahun Sumber Pertumbu han Tahun (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) A Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan -6,21 3,75 3,43 3,12 3,10 0,45 B Pertambangan dan Penggalian -2,08 2,67-0,69 0,50 4,28 0,05 C Industri Pengolahan -0,83 1,76 0,07 1,99 3,26 0,22 D Pengadaan Listrik dan Gas -1,46 3,69-4,26 0,57 8,31 0,02 E Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang 1,08 0,50 1,50-0,06 6,34 0,01 F Konstruksi -1,20 2,35 2,46 2,71 7,26 0,68 G Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor 0,63 1,64 2,39 1,52 6,61 0,59 H Transportasi dan Pergudangan -0,51 4,12 6,36-4,19 7,72 0,56 I Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum 1,46 2,31 3,92-1,44 6,69 1,31 J Informasi dan Komunikasi 2,02 1,43 3,32 2,09 8,59 0,57 K Jasa Keuangan dan Asuransi 1,92 1,33 4,85 0,73 8,06 0,34 L Real Estate 0,44 0,83 1,17 0,30 4,63 0,22 M,N Jasa Perusahaan -0,77 0,17 2,99 2,45 6,85 0,07 O Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib -15,66 17,25-0,17 1,35 5,44 0,33 P Jasa Pendidikan -1,11 1,06 6,59 1,52 8,91 0,47 Q Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial 1,48 1,45 3,02 1,89 9,00 0,20 R,S,T,U Jasa lainnya 1,71 1,46 3,07 2,40 8,52 0,13 PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO -1,59 3,09 3,13 0,82 6,24 6,24 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 7
Tabel 3. Nilai PDRB Bali Menurut Komponen Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan (2010=100) serta Distribusi Ekonomi Tahun 2015 No Komponen Pengeluaran Atas Dasar Harga Berlaku (Triliun Rupiah) Atas Dasar Harga Konstan (Triliun Rupiah) Distribusi Ekonomi (%) 2015 2015 2015 (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 86,22 94,36 68,66 73,26 48,67 48,30 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT 2,20 2,47 1,55 1,68 1,24 1,26 3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah 17,75 17,73 12,93 12,36 10,02 9,07 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 55,33 63,28 41,40 45,03 31,23 32,39 5 Perubahan Inventori 0,36 0,47 0,18 0,22 0,20 0,24 6 Ekspor Luar Negeri 63,63 78,54 45,74 52,51 35,92 40,20 7 Impor Luar Negeri 13,61 17,95 9,16 11,22 (7,68) (9,19) 8 Net Ekspor Antar Daerah (34,72) (43,51) (32,17) (36,65) (19,60) (22,27) PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO 177,16 195,38 129,13 137,19 100,00 100,00 Tabel 4. Ekonomi Provinsi Bali Menurut Komponen Pengeluaran Triwulanan, Tahunan dan Sumber Tahun (%) No Komponen Pengeluaran Ekonomi Triwulanan (q-t-q) Triw I- Triw IV- 2015 Triw II- Triw I- Triw III- Triw II- Triw IV- Triw III- Laju Sumber (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga 0,48 2,62 0,41 1,13 6,69 3,56 2 Pengeluaran Konsumsi LNPRT (8,47) 7,87 4,69 0,68 8,58 0,10 3 Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (58,15) 88,60 (3,66) 7,47 (4,47) -0,45 4 Pembentukan Modal Tetap Bruto 0,64 2,11 1,75 2,53 8,78 2,81 5 Perubahan Inventori 1,87 (11,20) 26,38 (3,76) 27,45 0,04 6 Ekspor Barang dan Jasa 3,90 6,80 3,20 1,97 14,80 5,24 7 Impor Barang dan Jasa 10,62 (5,66) 8,55 16,37 22,49 1,59 8 Net Ekspor Antar Daerah (18,35) 30,40 (6,85) 2,95 13,94 (3,47) PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (1,59) 3,09 3,13 (0,82) 6,24 6,24 8 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017
Tabel 5. PDRB dan PDRB Perkapita Bali Atas Dasar Harga Berlaku dan Konstan (2010=100) Tahun 2014 - Uraian 2014 2015 (1) (2) (3) (4) Produk Domestik Regional Bruto (Triliun Rupiah) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) 156,40 177,16 195,38 Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 121,79 129,13 137,19 Penduduk (Ribu jiwa) 4.104,90 4.152,80 4.200,10 PDRB Per Kapita (Juta rupiah/tahun) Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) 38,10 42,66 46,52 Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) 29,67 31,09 32,66 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali No. 12/02/51/Th. XI, 6 Februari 2017 9