Hijab Secara Online Menurut Hukum Islam

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM DAN UU PERLINDUNGAN KONSUMEN NOMOR 8 TAHUN 1999 TERHADAP JUAL BELI BARANG REKONDISI

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP HAK KHIYA>R PADA JUAL BELI PONSEL BERSEGEL DI COUNTER MASTER CELL DRIYOREJO GRESIK

BAB IV ANALISIS TERHADAP JUAL BELI IKAN BANDENG DENGAN PEMBERIAN JATUH TEMPO DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI SAWAH BERJANGKA WAKTU DI DESA SUKOMALO KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN

BAB IV. A. Tinjauan terhadap Sewa Jasa Penyiaran Televisi dengan TV Kabel di Desa Sedayulawas

BAB IV ANALISIS TERHADAP PRAKTEK JUAL BELI LEGEN. A. Analisis Hukum Islam Terhadap Pandangan Tokoh Agama Tentang Praktek

BAB IV ANALISIS TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENUKARAN UANG DENGAN JUMLAH YANG TIDAK SAMA JIKA DIKAITKAN DENGAN PEMAHAMAN PARA PELAKU

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBAYARAN KODE UNIK DALAM JUAL BELI ONLINE DI TOKOPEDIA. A. Analisis Status Hukum Kode Unik di Tokopedia

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PELAKSANAAN SEWA MENYEWA POHON UNTUK MAKANAN TERNAK

A. Analisis Tentang Tata Cara Akad Manusia tidak bisa tidak harus terkait dengan persoalan akad

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP APLIKASI RIGHT ISSUE DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) SURABAYA

BAB IV. A. Mekanisme Penundaan Waktu Penyerahan Barang Dengan Akad Jual Beli. beli pesanan di beberapa toko di DTC Wonokromo Surabaya dikarenakan

BAB IV ANALISIS DATA. A. Proses Akad yang Terjadi Dalam Praktik Penukaran Uang Baru Menjelang Hari Raya Idul Fitri

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGEMBALIAN SISA PEMBAYARAN DI KOBER MIE SETAN SEMOLOWARU

BAB IV ANALISIS HUKUM BISNIS ISLAM TERHADAP PENGAMBILAN KEUNTUNGAN PADA PENJUALAN ONDERDIL DI BENGKEL PAKIS SURABAYA

A. Analisis Tradisi Standarisasi Penetapan Mahar Dalam Pernikahan Gadis dan. 1. Analisis prosesi tradisi standarisasi penetapan mahar

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN AKAD QARD\\} AL-H\}ASAN BI AN-NAZ AR DI BMT UGT SIDOGIRI CABANG WARU SIDOARJO

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PENGULANGAN PEKERJAAN BORONGAN PEMBUATAN TAS DI DESA KRIKILAN KECAMATAN DRIYOREJO KECAMATAN GRESIK

I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

BAB IV REKSADANA EXCHANGE TRADED FUND DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

BAB IV. A. Analisis Hukum Islam terhadap Pasal 18 Ayat 2 Undang-Undang. memberikan pelayanan terhadap konsumen yang merasa dirugikan, maka dalam

BAB V PEMBAHASAN. A. Mekanisme Penetapan Harga Jual Kerajinan Marmer pada UD. Tukul Jaya

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PERPANJANGAN SEWA- MENYEWA MOBIL SECARA SEPIHAK DI RETAL SEMUT JALAN STASIUN KOTA SURABAYA

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP TRANSAKSI JUAL BELI ALAT TERAPI DI PASAR BABAT KECAMATAN BABAT KABUPATEN LAMONGAN.

BAB IV ANALISIS TENTANG APLIKASI PERJANJIAN SEWA SAFE DEPOSIT BOX DITINJAU DARI BNI SYARIAH HUKUM ISLAM DAN HUKUM PERLINDUNGAN KONSUMEN

BAB IV ANALISIS METODE ISTINBA<T} HUKUM FATWA MUI TENTANG JUAL BELI EMAS SECARA TIDAK TUNAI

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP DENDA YANG TIDAK UMMAT SIDOARJO. Keuangan Syariah dalam melakukan aktifitasnya yaitu, muraba>hah, ija>rah

Solution Rungkut Pesantren Surabaya Perspektif Hukum Islam

BAB IV. A. Analisis terhadap Sistem Bagi Hasil Pengelolaan Ladang Pesanggem Antara

BAB IV ANALISIS PERTANGGUNG JAWABAN PEMERIKSAAN TERSANGKA PENGIDAP GANGGUAN JIWA MENURUT HUKUM PIDANA POSITIF DAN HUKUM PIDANA ISLAM

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI BARANG SERVIS DI TOKO CAHAYA ELECTRO PASAR GEDONGAN WARU SIDOARJO

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PENERAPAN BAGI HASIL DALAM PEMBIAYAAN MUSHA>RAKAH DI BMT AN-NUR REWWIN WARU SIDOARJO

BAB IV ANALISIS PENENTUAN NISBAH BAGI HASIL PEMBIAYAAN MUDHARABAH PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM DI BMT BINTORO MADANI DEMAK

BAB IV ANALISIS LEMBAGA PENJAMIN SIMPANAN

MURA<BAH{AH BIL WAKA<LAH DENGAN PENERAPAN KWITANSI

BAB IV ANALISIS TERHADAP PRAKTIK PEMANFAATAN BARANG TITIPAN. A. Analisis Praktik Pemanfaatan Barang Titipan di Kelurahan Kapasari

Sunnah menurut bahasa berarti: Sunnah menurut istilah: Ahli Hadis: Ahli Fiqh:

KAIDAH FIQH. Perubahan Sebab Kepemilikan Seperti Perubahan Sebuah Benda. حفظو هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP SISTEM PENETAPAN HARGA PADA JUAL BELI AIR SUMUR DI DESA SEBAYI KECAMATAN GEMARANG KABUPATEN MADIUN

BAB IV ANALISIS HUKUM PIDANA ISLAM TERHADAP TINDAKAN ASUSILA DAN PENGANIAYAAN OLEH OKNUM TNI

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP GANTI RUGI DALAM JUAL BELI ANAK BURUNG

JUAL-BELI SISTEM DROPSHIPPING

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP JUAL BELI BUNGA KAMBOJA KERING MILIK TANAH WAKAF DI DESA PORONG KECAMATAN PORONG KABUPATEN SIDOARJO

Pada hakikatnya pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Bank. pemenuhan kebutuhan akan rumah yang disediakan oleh Bank Muamalat

Serial Bimbingan & Penyuluhan Islam

BAB I PENDAHULUAN. pertanggung jawabannya. Begitu pula dalam hal jual beli.

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP UTANG PIUTANG HEWAN TERNAK SEBAGAI MODAL PENGELOLA SAWAH DI DESA RAGANG

BAB I PENDAHULUAN. manusia guna memperoleh kebahagian di dunia dan akhirat. Salah satu aspek

BAB I PEDAHULUAN. peluang terjadinya jual-beli dengan sistem kredit atau tidak tunai dalam

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMBIAYAAN MURA<BAH{AH DI BMT MADANI TAMAN SEPANJANG SIDOARJO

Negeri Gresik Nomor 04/Pen Pid Sus Anak/2014/PN Gsk. sebelum memutuskan suatu perkara.

HADITS TENTANG RASUL ALLAH

BAB IV. Sejalan dengan tujuan dari berdirinya Pegadaian Syariah yang berkomitmen

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBERIAN KOMISI KEPADA AGEN PADA PRULINK SYARIAH DI PT. PRUDENTIAL LIFE ASSURANCE NGAGEL SURABAYA

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PEMBULATAN TIMBANGAN PADA PT. TIKI JALUR NUGRAHA EKAKURIR DI JALAN KARIMUN JAWA SURABAYA

GHARAR Dalam Transaksi KOMERSIAL

BAB IV NASAB DAN PERWALIAN ANAK HASIL HUBUNGAN SEKSUAL SEDARAH (INCEST) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM

Wa ba'du: penetapan awal bulan Ramadhan adalah dengan melihat hilal menurut semua ulama, berdasarkan sabda Nabi r:

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM DAN STANDARISASI TIMBANGAN DIGITAL TERHADAP JUAL BELI BAHAN POKOK DENGAN TIMBANGAN DIGITAL

BAB II LANDASAN TEORI

ZAKAT PENGHASILAN. FATWA MAJELIS ULAMA INDONESIA Nomor 3 Tahun 2003 Tentang ZAKAT PENGHASILAN

BAB IV ANALISIS TRANSAKSI JUAL BELI BBM DENGAN NOTA PRINT BERBEDA SPBU PERTAMINA DI SURABAYA UTARA

BAB I PENDAHULUAN. hukum Islam. Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama Islam untuk

Perzinahan dan Hukumnya SEPUTAR MASALAH PERZINAHAN DAN AKIBAT HUKUMNYA

BAB I PENDAHULUAN. Sehubungan dengan itu Allah Swt berfirman dalam Alquran surah At-Tahrim

BAB IV. PENYELESAIAN MASALAH PERJANJIAN KERJA ANTARA PEMILIK APOTEK DAN APOTEKER DI APOTEK K-24 KEBONSARI SURABAYA DAlAM PRESPEKTIF HUKUM ISLAM

Fatwa Tentang Tata Cara Shalat Witir. Pertanyaan: Bagaimana tatacara mengerjakan shalat witir yang paling utama? Jawaban: Segala puji bagi Allah I.

KAIDAH FIQH. Yang Ikut Itu Hukumnya Sekedar Mengikuti. حفظو هللا Ustadz Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf. Publication: 1437 H_2016 M

BAB IV ANALISIS TERHADAP HUKUM JUAL BELI CABE TANPA KESEPAKATAN HARGA

BAB IV PERSAMAAN DAN PERBEDAAN ANTARA HUKUM ISLAM DAN UU NO 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN TERHADAP PEMBULATAN HARGA

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP AKAD PEMBIAYAAN MUDHARABAH DENGAN SISTEM KELOMPOK DI BMT KUBE SEJAHTERA KRIAN SIDOARJO

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP KLAIM ASURANSI DALAM AKAD WAKALAH BIL UJRAH

PENEMPELAN PHOTO PADA MUSHAF AL-QUR AN (KEMULIAAN AL-QUR AN)

BAB IV. A. Pertimbangan Hakim Pengadilan Negeri Meulaboh dalam Putusan No. 131/Pid.B/2013/PN.MBO tentang Tindak Pidana Pembakaran Lahan.

TAFSIR SURAT AN-NAS Oleh: Abdul Aziz Abdul Wahid, Lc.

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTIK PEMOTONGAN HARGA JUAL BELI BESI TUA DAN GRAM BESI DI PT. FAJAR HARAPAN CILINCING JAKARTA UTARA

BAB IV STOCK INDEX FUTURE TRADING DI CENTRAL CAPITAL FUTURES DALAM PERSPEKTIF MADZHAB SYAFI I

BAB I PENDAHULUAN. Dalam kelompok tersebut lama-kelamaan akan menjadi sebuah pemukiman,

BAB IV ANALISIS PERSAMAAN, PERBEDAAN, DAN AKIBAT HUKUM ANTARA HUKUM ISLAM DAN HUKUM PERDATA DALAM MENGATUR OBJEK JAMINAN GADAI

ISLAM dan DEMOKRASI (1)

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN

BAB IV ANALISIS. A. Analisis Terhadap Modernisasi Mahar Nikah di KUA Jambangan Surabaya

KOMPETENSI DASAR: INDIKATOR:

ب س م االله الر ح من الر ح ي م

FATWA DEWAN SYARI'AH NASIONAL NO: 81/DSN-MUI/III/2011 Tentang

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PERUBAHAN HARGA JUAL BELI SAPI SECARA SEPIHAK DI DESA TLOGOREJO KECAMATAN

adalah suatu transaksi yang sering terjadi saat masyarakat membutuhkan adalah penjual mencari seorang pembeli melalui jasa makelar.

BAB IV. A. Analisis Terhadap Dasar Hukum yang Dijadikan Pedoman Oleh Hakim. dalam putusan No.150/pdt.G/2008/PA.Sda

Adab makan berkaitan dengan apa yang dilakukan sebelum makan, sedang makan dan sesudah makan.

BAB IV ANALISIS HASIL PENELITIAN. A. Analisis Praktik Jual Beli Produk atau Barang Replika di Darmo Trade

BAB IV PRAKTIK UTANG-PIUTANG DI ACARA REMUH DI DESA KOMBANGAN KEC. GEGER BANGKALAN DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan Agama Islam merupakan salah satu aspek penting dalam

BAB I PENDAHULUAN. ini, tentu memberikan pengaruh yang tidak sedikit terhadap segala aspek. bioskop, entah itu film anak, remaja atau dewasa.

TAFSIR SURAT AL- ASHR

BAB IV ANALISIS HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK MURA>BAH}AH PROGRAM PEMBIAYAAN USAHA SYARIAH (PUSYAR) (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM)

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan

A. Analisis Praktek Jual Beli Mahar Benda Pusaka di Majelis Ta lim Al-Hidayah

BAB IV TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP IMPLEMENTASI HUTANG PUPUK DENGAN GABAH DI DESA PUCUK KECAMATAN DAWARBLANDONG KABUPATEN MOJOKERTO

Materi Kajian Kitab Kuning TVRI Edisi Ramadhan. Narasumber: DR. Ahmad Lutfi Fathullah, MA Video kajian materi ini dapat dilihat di

Transkripsi:

BAB IV PERSAMAAN DAN PERBEDAAN HAK KHIYA>R KONSUMEN TERHADAP SISTEM RETUR DALAM JUAL BELI FASHION HIJAB SECARA ONLINE MENURUT HUKUM ISLAM DAN UNDANG-UNDANG PERLINDUNGAN KONSUMEN A. Hak Khiya>r Konsumen terhadap Sistem Retur dalam Jual Beli Fashion Hijab Secara Online Menurut Hukum Islam Berdasarkan penjelasan singkat di bab sebelumnya, bahwa praktik jual beli yang terjadi di tashaproject adalah tidak sah masa khiya>r -nya. Dimana sesuai dengan hujah Ulama Syafi iyah yaitu, masa khiya>r disandarkan pada akad, sehingga ia tidak sah karena adanya ketidakjelasan (jahalah), sama seperti ketidakbolehan adanya ketidakjelasan waktu. Sedangkan yang terjadi di #tashaproject dalam transaksi jual belinya ada ketidakjelasan waktu dalam me-retur barang yang sudah rusak kepada pihak pembeli lagi. Dikarenakan pihak penjual harus membuat atau menjahit ulang pesanan dan tidak bisa memastikan akan menyelesaikan dalam waktu berapa lama. Imam Malik dan Imam Ahmad dalam satu riwayat berpendapat bahwa dibolehkan khiya>r mutlak. Hanya saja Ahmad berkata bahwa kedua pelaku akad memiliki khiya>r mereka selamanya, atau memutuskannya, atau habis masanya. Sedangkan Imam Malik mengatakan bahwa penguasa membatasi masa khiya>r seperti masa khiya>r umum dalam masyarakat. Karena memilih barang pada keadaan serupa ditentukan oleh kebiasaan, sehingga jika masa khiya>r dinyatakan secara mutlak maka ditafsirkan sesuai dengan kebiasaan. Dengan adanya pendapat Imam Malik dan Imam Ahmad ini, jadi jika sistem 59

60 retur yang dilakukan oleh #tashaproject lebih dari tiga hari maka dibolehkan. Karena masa khiya>r me-retur adalah umum dalam masyarakat yaitu ditentukan oleh kebiasaan atau disebut khiya>r mutlak. ا ل ب ي ع ان ب ال خ ي ار م ال م ي ت ف رق ا ف ا ن ص د ق ا و ب ي ن ا ب و ر ك ل ه م ا ف ى ب يغ ه م ا و ا ن ك ت م ا و ك ذ ب ا م ح ق ت ب ر ك ة ب ي ع ه م ا (رواه البخارى ومسلم). Dua orang yang melakukan jual beli boleh melakukan khiya>r selama belum berpisah. Jika keduanya benar dan jelas maka keduanya diberkahi dalam jual beli mereka. Jika mereka menyembunyikan dan berdusta, maka akan dimusnahkanlah keberkahan jual beli mereka. (HR, Bukhari dan Muslim). Jadi kesimpulan dari hak khiya>r konsumen terhadap sistem retur dalam jual beli fashion hijab secara online menurut hukum Islam adalah khiya>r mutlak yaitu karena praktik khiya>r dalam sistem retur -nya di #tashaproject disandarkan pada kebiasaan. Karena di awal akad penjual tidak menjelaskan akan berapa lama penjual me-retur barang yang rusak saat diterima oleh pembeli. Tapi pihak penjual jelas dalam mengganti barang yang rusak. Dimana sesuai dengan pendapat Imam Malik dan Imam Ahmad dalam riwayatnya. B. Hak Khiya>r Konsumen terhadap Sistem Retur dalam Jual Beli Fashion Hijab Secara Online Menurut Undang-undang Perlindungan Konsumen Hak khiya>r konsumen terhadap sistem retur dalam jual beli fashion hijab secara online menurut Undang-undang Perlindungan Konsumen di pasal 4 ayat 4 Undang-undang nomor 8 tahun 1999 bahwa konsumen mempunyai hak untuk didengar pendapat atau keluhannya atas barang

61 dan/atau jasa yang digunakannya. Dan di pasal 7 juga berbunyi hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur secara tidak diskriminatif. Di pasal 8 ada hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan/atau penggantian, apabila barang dan/atau jasa yang diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya. Dari ketiga ayat itu di dalam praktik jual beli #tashaproject sudah sepenuhnya dilakukan oleh penjual. Jika ada keluhan atas penerimaan barang yang tidak sesuai dari pembeli, penjual menerima keluhan itu. Dan menurut para pembeli pelayanan yang terjadi begitu benar dan jujur, jadi para pembeli tidak merasa di diskriminatif oleh penjual. Hak dari pembeli yang mendapatkan ganti rugi apabila barang yang diterima tidak sesuai juga pihak penjual akan mengganti barang yang rusak tersebut dengan barang yang baru. Jadi kesimpulan dari hak khiya>r konsumen terhadap sistem retur dalam jual beli fashion hijab secara online menurut Undang-undang Perlindungan Konsumen di toko online Tashaproject sudah berjalan sesuai undang-undang. Karena sudah menjalankan perlindungan konsumen dengan menerima hak-hak untuk konsumen dengan sistem retur atau pengembalian yang sesuai dengan undang-undang perlindungan konsumen. C. Persamaan dan Perbedaan Hak Khiya>r Konsumen Terhadap Sistem Retur dalam Jual Beli Fashion Hijab Secara Online Menurut Hukum Islam dan Undang-undang Perlindungan Konsumen

62 a) Persamaan Hak Khiya>r Konsumen Terhadap Sistem Retur dalam Jual Beli Fashion Hijab Secara Online Menurut Hukum Islam dan Undangundang Perlindungan Konsumen Antara hukum Islam dan hukum perdata yaitu pada undang-undang perlindungan konsumen tentang hak khiya>r konsumen terhadap sistem retur dalam jual beli Fashion Hijab secara Online menurut hukum Islam dan undang-undang perlindungan konsumen adalah sebagai berikut: 1. Hukum Islam dan hukum Perdata mengatur tentang jual beli dengan sistem retur atau pengembalian produk yaitu jika terdapat cacat pada barang. 2. Menurut hukum Islam dan hukum Perdata, ada hak untuk memilih hanya saja berbeda istilah. 3. Hukum Islam dan hukum Perdata mengatur bahwa penetapan harga dan ciri fisik produk dilakukan secara transparan meskipun dilakukan secara Online. 4. Menurut hukum Islam dan hukum Perdata jual beli dengan sistem retur harus mengandung kata sepakat yang diimbangi dengan hak kewajiban, objeknya tertentu dan mempunyai sebab yang halal untuk memiliki suatu produk. 5. Hukum Islam dan hukum Perdata khususnya Perlindungan Konsumen dibolehkan tukar menukar, dalam artian barang yang sudah disepakati boleh ditukar dengan barang yang sama.

63 6. Dalam hukum Islam dan hukum perdata Perlindungan Konsumen ditentukan secara jelas hukum dan syarat perjanjian jual beli. 7. Hukum Islam dan hukum Perdata sama-sama memberikan kebebasan memilih bagi para pembeli. Dengan demikian, dilihat dari syarat-syarat yang ditetapkan tersebut, jual beli dengan sistem retur dengan mengedepankan hak khiya>r konsumen pada jual beli Fashion Hijab di Instagram #tashaproject dipandang sah menurut hukum, baik hukum Islam maupun hukum Perdata di dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen karena mengandung unsur kata sepakat di awal perjanjian transaksi, yang diimbangi dengan hak dan kewajiban, objeknya tertentu, dan mempunyai sebab yang halal untuk memiliki suatu produk yang diperjualbelikan. b) Perbedaaan Hak Khiya>r Konsumen Terhadap Sistem Retur dalam Jual Beli Fashion Hijab Secara Online Menurut Hukum Islam dan Undangundang Perlindungan Konsumen Perbedaan menurut hukum Islam dan hukum Perdata tentang prosedur hak khiya>r konsumen dengan sistem retur adalah sebagai berikut: 1. Hukum Islam tidak mengenal istilah retur dalam perjanjian jual beli, melainkan mengenal istilah khiya>r. Sedangkan di dalam hukum Perdata mengenal istilah retur.

64 2. Islam tidak mengatur hak-hak konsumen secara berurutan seperti yang tercantum dalam Undang-undang Perlindungan Konsumen. Namun Islam melindungi hak-hak konsumen dari perbuatan curang dan informasi yang menyesatkan, serta memberikan hak atas keselamatan dan kesehatan, hak untuk memilih, hak untuk mendapatkan lingkungan yang sehat, hak untuk mendapatkan advokasi dan penyelesaian sengketa, dan hak untuk mendapatkan ganti rugi. 3. Konsumen dalam hukum Islam tidak hanya terbatas pada orang perorangan saja, tetapi juga mencakup badan hukum, seperti yayasan, perusahaan, atau lembaga tertentu. 1 4. Definisi ini sedikit bertentangan dengan definisi konsumen menurut Undang-undang Perlindungan Konsumen yang menyatakan, bahwa konsumen hanyalah setiap orang dan tidak termasuk di dalamnya badan hukum atau perusahaan. Sistem retur yang sudah diterapkan oleh #tashaproject di Instagram sudah sesuai dengan syariat Islam, penjual menerima retur/pengembalian barang dalam waktu tertentu yang sama-sama sudah disepakati oleh penjual dan pembeli. #tashaproject memberikan waktu retur tiga hari setelah barang sampai di tangan pembeli. Ketika barang sampai pembeli langsung memeriksa barang pesanannya, jika ada sedikit bagian yang rusak yang membuat fatal si pembeli atau pembeli merasa dirugikan, bisa 1 Muhammad dan Alimin, Etika dan Perlindungan Konsumen dalam Ekonomi Islam, (Yogyakarta: BPFE, 2004), hlm. 129.

65 langsung di retur ke penjual untuk diperiksa kembali cacatnya dan akan digantikan dengan barang yang baru. Tetapi sistem pengembalian barang yang baru dari #tashaproject tidak bisa dipastikan. Produsen/penjual hanya bisa mengkira-kira barang akan dikirim kembali ke pembeli dalam berapa hari. Dikarenakan, produksi fashion hijab di #tashaproject ini semuanya made by order, artinya setelah pembeli memesan dan melakukan pembayaran baru penjual melakukan produksi barang yang dipesan. Hal ini yang membuat pembeli merasa digantung karena tidak adanya kepastian. Karena sistem produksinya yang tidak bisa diberikan jangka waktu yang pasti. Tapi dari pihak #tashaproject sendiri selalu memberikan informasi jika barang sudah ready atau barang telah dikirim. Disini menunjukkan kalau pihak penjual #tashaproject sangat memegang tanggungjawab mereka sebagai pelaku usaha yang jujur.