LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

dokumen-dokumen yang mirip
REKAPITULASI TARGET PNBP KEMENTERIAN/LEMBAGA TA

TABEL 4 * JUMLAH TENAGA PENGADAAN BERSERTIFIKAT DI PUSAT

TABEL 2 RINGKASAN APBN, (miliar rupiah)

PAGU RKAKL/DIPA DAN REALISASI TA 2013 KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2007 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2008 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH )

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

JADWAL PENAJAMAN INPRES NO. 10 TAHUN 2016

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, dengan ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:

DATA POKOK APBN-P 2006 DAN APBN 2007 DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Yth. Sekretaris Kementerian/ Sekretaris Jenderal/ Sekretaris Utama/ Sekretaris Daerah Provinsi di tempat

RINCIAN ANGGARAN BELANJA PEMERINTAH PUSAT TAHUN 2009 MENURUT BAGIAN ANGGARAN, UNIT ORGANISASI DAN JENIS BELANJA ( DALAM RIBUAN RUPIAH ) Halaman : 1

PENGHEMATAN ANGGARAN JILID II

NOTA DINAS Nomor : ND 6/D4/1/2017 Tanggal : 16 Januari 2017

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 8 TAHUN 2009 TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA

MENTERI KEUANGAN R I

DATA POKOK APBN

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

SIARAN PERS BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

DATA POKOK APBN-P 2007 DAN APBN 2008 DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DATA POKOK APBN-P 2007 DAN APBN-P 2008 DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

Menteri Keuangan RI KLASIFIKASI MENURUT ORGANISASI

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Pembinaan. Pengawasan. Perubahan.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORATJENDERALPERBENDAHARAAN DIREKTORAT AKUNTANSI DAN PELAPORAN KEUANGAN

DATA POKOK APBN DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

2017, No tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigras

Pasal II. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 17 Oktober 2014 MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. SHARIF C.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Pembinaan. Pengawasan. Pencabutan.

DAFTAR LEMBAGA DIKLAT PEMERINTAH TERAKREDITASI DALAM MENYELENGGARAKAN DIKLAT PRAJABATAN DAN DIKLAT KEPEMIMPINAN

2017, No Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomo

2016, No Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakh

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 42 TAHUN 2013 TENTANG

PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG PERTANGGUNGJAWABAN ATAS PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA NEGARA

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

BKN. Kantor Regional. XIII. XIV. Pembentukan. Pencabutan. PERATURAN KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA

contoh : contoh :

DATA POKOK APBN KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

I. UMUM. Saldo...

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 65 TAHUN 2008 TENTANG

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Arsip Nasional Re

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta. Organisasai. Tata Kerja.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

2016, No Nomor 167, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3888), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2014 TENTANG

Peran ORI dalam penyelesaian laporan/pengaduan dan pengawasan implementasi UU Pelayanan Publik

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG

2 2. Undang- Kelautan dan Perikanan Nomor PER.20/MEN/2012; Memperhatikan: 1. Persetujuan Presiden atas Rekomendasi Sidang DPODdalam surat Menteri Dala

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2017, No telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahu

2016, No Kehutanan tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan; Mengingat : 1. Undang

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI KEMENTERIAN NEGARA SERTA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA

ORGANISASI DAN TATA KERJA BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BKPM. Jabatan. Kelas Jabatan. Tunjangan. Kinerja.

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 041/P/2017 TENTANG

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2010 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS

-2- Operasional, (v) Laporan Arus Kas, (vi) Laporan Perubahan Ekuitas, dan (vii) Catatan atas Laporan Keuangan. Laporan Realisasi APBN menggambarkan p

PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 165 TAHUN 2014 TENTANG PENATAAN TUGAS DAN FUNGSI KABINET KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN KEHUTANAN. Kewenangan Pengguna Anggaran/Barang. Kepala Unit Pelaksana Teknis.

2017, No Kebudayaan tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat. Mengingat : 1. Un

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA,

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA REPUBLIK INDONESIA,

TAMBAHAN LEMBARAN NEGARA RI

2016, No Kehutanan tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengelolaan ; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan (Le

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 121 TAHUN 2014 TENTANG

Transkripsi:

No.91, 2010 LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN. Pembagian. Tugas Dan Wewenang. Ketua. Anggota. PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG PEMBAGIAN TUGAS DAN WEWENANG KETUA, WAKIL KETUA, DAN ANGGOTA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 15 ayat (5) Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, perlu menetapkan Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan tentang Pembagian Tugas dan Wewenang Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia; Mengingat : Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 85, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 4654); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN BADAN PEMERIKSA KEUANGAN TENTANG PEMBAGIAN TUGAS DAN WEWENANG KETUA, WAKIL KETUA, DAN ANGGOTA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA. 2661

2010, No.91 2 Pasal 1 (1) Badan Pemeriksa Keuangan terdiri atas seorang Ketua merangkap Anggota, seorang Wakil Ketua merangkap Anggota, dan 7 (tujuh) orang Anggota. (2) Susunan Jabatan Badan Pemeriksa Keuangan terdiri atas: a. Ketua merangkap Anggota; b. Wakil Ketua merangkap Anggota; c. Anggota I; d. Anggota II; e. Anggota III; f. Anggota IV; g. Anggota V; h. Anggota VI; dan i. Anggota VII. (3) Ketua dan Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan dipilih dari dan oleh Anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 2 Dalam rangka melaksanakan tugas pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara dilakukan pembagian tugas dan wewenang antara Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 3 Tugas dan wewenang Ketua Badan Pemeriksa Keuangan meliputi: a. pelaksanaan tugas yang berkaitan dengan kelembagaan BPK; b. pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara secara umum; dan c. hubungan kelembagaan dalam negeri dan luar negeri. Pasal 4 Tugas dan wewenang Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan meliputi: a. pelaksanaan tugas penunjang dan Sekretariat Jenderal, dan b. penanganan kerugian negara. 2662

3 2010, No.91 Pasal 5 Tugas dan wewenang Anggota I meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang politik, hukum, pertahanan, dan keamanan. Pasal 6 Tugas dan wewenang Anggota II meliputi: a. pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang perekonomian dan perencanaan pembangunan nasional, dan b. pemeriksaan investigatif. Pasal 7 Tugas dan wewenang Anggota III meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang lembaga negara, kesejahteraan rakyat, kesekretariatan negara, aparatur negara, riset dan teknologi. Pasal 8 Tugas dan wewenang Anggota IV meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang lingkungan hidup, pengelola sumber daya alam, dan infrastruktur. Pasal 9 Tugas dan wewenang Anggota V meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah dan kekayaan daerah yang dipisahkan pada Wilayah I (Sumatera dan Jawa). Pasal 10 Tugas dan wewenang Anggota VI meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan daerah dan kekayaan daerah yang dipisahkan pada Wilayah II (Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua). Pasal 11 Tugas dan wewenang Anggota VII meliputi pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara bidang kekayaan negara yang dipisahkan. Pasal 12 Rincian pembagian tugas dan wewenang Ketua, Wakil Ketua, dan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 sampai dengan Pasal 11 adalah sebagaimana tercantum dalam Lampiran sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan ini. 2663

2010, No.91 4 Pasal 13 (1) Penempatan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan untuk mengisi jabatan Anggota I, Anggota II, Anggota III, Anggota IV, Anggota V, Anggota VI, dan Anggota VII ditetapkan berdasarkan hasil Sidang Badan Pemeriksa Keuangan. (2) Penempatan Anggota Badan Pemeriksa Keuangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ditetapkan dengan Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 14 Pada saat Peraturan ini berlaku, Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan Nomor 28/K/I-VIII.3/5/2007 tentang Bidang Tugas Pembinaan Ketua, Wakil Ketua, dan Para Anggota Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia sebagaimana telah diubah dengan Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan Nomor 07/K/I-XIII.2/4/2009, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 15 Peraturan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Badan Pemeriksa Keuangan ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta Pada tanggal 8 Januari 2010 BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA KETUA, HADI POERNOMO Diundangkan di Jakarta Pada tanggal 30 Juli 2010 MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, PATRIALIS AKBAR 2664

5 2010, No.91 LAMPIRAN : PERATURAN BPK RI NOMOR : 1 TAHUN 2010 TANGGAL : 8 Januari 2010 No Anggota BPK Tugas dan Wewenang Obyek Tugas dan Wewenang 1. Ketua merangkap Anggota - Kelembagaan BPK Pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan - Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Para Pemangku Kepentingan Jawab Keuangan Negara secara Umum - Hubungan Kelembagaan Dalam Negeri dan Luar Negeri 2. Wakil Ketua merangkap Anggota - Pelaksanaan Tugas Penunjang dan Pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan Sekretariat Jenderal Para Pemangku Kepentingan - Penanganan Kerugian Negara 3. Anggota I Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara I, dengan entitas Jawab Keuangan Negara Bidang Politik, Hukum, Pertahanan, dan Keamanan 1 Kementerian Luar Negeri 2 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia 3 Kementerian Pertahanan ( termasuk Mabes TNI, AD, AU, AL ) 4 Kementerian Perhubungan 5 Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan 6 Kejaksaan Agung 7 Kepolisian Negara Republik Indonesia 8 Badan Intelijen Negara 9 Badan Narkotika Nasional 10 Badan Meteorologi dan Geofisika 11 Lembaga Ketahanan Nasional 12 Dewan Ketahanan Nasional 13 Lembaga Sandi Negara 14 Komisi Nasional HAM 15 Komisi Pemberantasan Korupsi 16 Komisi Pemilihan Umum (termasuk Komisi Pemilihan Umum Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota) 4. Anggota II -Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara II, dengan entitas Jawab Keuangan Negara Bidang Perekonomian dan Perencanaan Pembangunan Nasional 1 Kementerian Keuangan -Pemeriksaan Investigatif 2 Kementerian Perdagangan 3 Kementerian Perindustrian 4 Bank Indonesia 5 Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian 6 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/BAPPENAS 7 Kementerian Koperasi dan Usaha Menengah 8 Badan Koordinasi Penanaman Modal 9 Badan Pusat Statistik 10 Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan 11 PT Perusahaan Pengelola Aset 12 Lembaga Penjamin Simpanan 13 Badan Standardisasi Nasional 5 Anggota III Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara III, dengan entitas Jawab Keuangan Negara Bidang Lembaga Negara, Kesejahteraan Rakyat, Kesekretariatan Negara, 1 Majelis Permusyawaratan Rakyat Aparatur Negara, Riset dan Teknologi 2 Dewan Perwakilan Rakyat 3 Dewan Perwakilan Daerah 4 Mahkamah Agung 5 Badan Pemeriksa Keuangan 6 Mahkamah Konstitusi 7 Komisi Yudisial 8 Kementarian Sosial 9 Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata 10 Kementarian Tenaga Kerja dan Transmigrasi 11 Kementarian Komunikasi dan Informatika 12 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi 13 Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat 14 Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak 15 Kementerian Pemuda dan Olahraga 16 Kementerian Perumahan Rakyat 2665

2010, No.91 6 17 Kementerian Riset dan Teknologi 18 Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional 19 Badan Pengawas Tenaga Nuklir 20 Badan Tenaga Nuklir Nasional 21 Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi 22 Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia 23 Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional 24 Perpustakaan Nasional 25 Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana 26 Badan Pelaksana Tabungan Perumahan 27 Kementerian Sekretariat Negara (termasuk Sekretariat Kabinet, Rumah Tangga Kepresidenan, Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Militer, Pasukan Pengamanan Presiden) 28 Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional 29 Badan Kepegawaian Negara 30 Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan 31 Badan Pertanahan Nasional 32 Lembaga Administrasi Negara 33 Arsip Nasional 34 Badan Pengelola Gelora Bung Karno 35 Badan Pengelola Komplek Kemayoran 36 Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja 37 Lembaga Penyiaran Publik RRI 38 Lembaga Penyiaran Publik TVRI 39 Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA 40 Taman Mini Indonesia Indah 6 Anggota IV Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara IV, dengan entitas Jawab Keuangan Negara Bidang Lingkungan Hidup, Pengelola Sumber Daya Alam, dan 1 Kementerian Pertanian Infrastruktur 2 Kementerian Kehutanan 3 Kementerian Kelautan dan Perikanan 4 Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral 5 Kementerian Pekerjaan Umum 6 Kementerian Lingkungan Hidup 7 Badan Pengatur Hilir Migas 7 Anggota V Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara V, Keuangan Daerah dan Kekayaan Daerah yang dengan entitas Dipisahkan pada Wilayah I (Sumatera dan Jawa) 1 Kementerian Dalam Negeri 2 Kementerian Agama 3 Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Nangroe Aceh Darussalam 4 Badan Pengembangan Industri Pulau Batam 5 Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota, dan Badan Usaha Milik Daerah di Wilayah I : a. Provinsi Nangroe Aceh Darusalam b. Provinsi Sumatera Utara c. Provinsi Sumatera Barat d. Provinsi Riau e. Provinsi Kepulauan Riau f. Provinsi Jambi g. Provinsi Sumatera Selatan h. Provinsi Bengkulu i. Provinsi Bangka Belitung j. Provinsi Lampung k. Provinsi Banten l. Provinsi Jawa Barat m. Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta n. Provinsi Jawa Tengah o. Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta p. Provinsi Jawa Timur 8 Anggota VI Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara VI, Keuangan Daerah dan Kekayaan Daerah yang dengan entitas Dipisahkan pada Wilayah II (Bali, Nusa Tenggara, 1 Kementerian Kesehatan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua) 2 Kementerian Pendidikan Nasional 3 Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal 4 Badan Pengawas Obat dan Makanan 5 Pemerintah Provinsi, Kabupaten, Kota, dan Badan Usaha Milik Daerah di Wilayah II : 2666

7 2010, No.91 a. Provinsi Bali b. Provinsi Nusa Tenggara Barat c. Provinsi Nusa Tenggara Timur d. Provinsi Kalimantan Barat e. Provinsi Kalimantan Tengah f. Provinsi Kalimantan Selatan g. Provinsi Kalimantan Timur h. Provinsi Sulawesi Barat i. Provinsi Sulawesi Selatan j. Provinsi Sulawesi Tengah k. Provinsi Sulawesi Tenggara l. Provinsi Gorontalo m. Provinsi Sulawesi Utara n. Provinsi Maluku Utara o. Provinsi Maluku p. Provinsi Irian Jaya Barat q. Provinsi Papua 9 Anggota VII Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Unit Pelaksana Tugas Pemeriksaan Keuangan Negara VII, Keuangan Negara Bidang Kekayaan Negara dengan entitas yang Dipisahkan 1 Kementerian Badan Usaha Milik Negara 2 Badan Usaha Milik Negara dan anak perusahaan 3 Badan Pelaksana Pengendalian Usaha Migas (termasuk Kontraktor Production Sharing/KPS Pertambangan) 4 Badan Pembina Proyek Asahan dan Otorita Pengembangan Proyek Asahan KETUA BADAN PEMERIKSA KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, HADI POERNOMO 2667