MENTERJKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA &ALINAN

dokumen-dokumen yang mirip
MENTEHI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN..

2017, No Ganesha pada Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; c. bahwa usulan penetapan tarif layanan Badan Layanan Umum Universi

2018, No c. bahwa usulan perubahan terhadap tarif layanan Badan Layanan Umum Politeknik Kesehatan Malang pada Kementerian Kesehatan, telah diba

2017, No layanan Badan Layanan Umum Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar pada Kementerian Agama; c. bahwa usulan perubahan tarif layanan

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN

2017, No Keuangan, telah dibahas dan dikaji oleh Tim Penilai; d. bahwa berkenaan dengan huruf b dan huruf c tersebut di atas, perlu mengatur ke

2017, No dalam huruf a; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 6

MENTERIKEUANGAN REPUBLlK INDONESIA SALIN AN

2017, No b. bahwa Menteri Kesehatan melalui Surat Nomor TU.02.01/Menkes/461/2016 tanggal 8 September 2016 hal Usulan Revisi Pola Tarif Layana

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PERHUBUNGAN UDARA NOMOR : SKEP/83/VI/2005 TENTANG

-2- No.1928, 2015 d. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan Tegal pada Kementerian Perhubungan sebaga

2017, No c. bahwa usulan perubahan terhadap tarif layanan Badan Layanan Umum Politeknik Kesehatan Yogyakarta pada Kementerian Kesehatan, telah

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN

2017, No terhadap tarif Badan Layanan Umum Politeknik Kesehatan Bandung pada Kementerian Kesehatan; c. bahwa usulan perubahan tarif layanan Ba

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6/PMK.05/2018

-2- memberikan pertimbangan atas Rancangan Revisi Pernyataan Standar Akuntansi Pemerintah 06 tentang Akuntansi Investasi (Revisi 2016); e. bahwa berda

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK JNDONESIA SALIN AN

2016, No Batam, Badan Layanan Umum Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam mengusulkan tarif layanan kepada Ment

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11/PMK.05/2015 TENTANG

(AERONAUTICAL TELECOMMUNICATION SERVICE PROVIDERS)

2017, No /PMK.05/2016 tentang Sistem Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Badan Layanan Umum; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dima

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 194/PMK.OS/2017

2017, No Peraturan Menteri Keuangan Nomor 43/PMK.08/2013 tentang Lelang Surat Utang Negara dalam Mata Uang Rupiah dan Valuta Asing di Pasar Per

MENTERIKEUANGAN REPUBUK INDONESlA SALIN AN

MENTER! KEUANGAN REPUBLlK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

TENT ANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALAI BESAR PENDIDIKAN PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN

2017, No personel ahli perawatan harus memiliki sertifikat kelulusan pelatihan pesawat udara tingkat dasar (basic aircraft training graduation

2017, No Transfer ke Daerah dan Dana Desa, persetujuan atas pembagian Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau untuk provinsi/kabupaten/kota yang d

PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 228/PMK.03/2017 TENTANG RINCIAN JENIS DATA DAN INFORMASI SERTA TATA CARA PENYAMPAIAN

MENTERIKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALIN AN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NO MOR 264/PMK.05/2016

2017, No c. bahwa untuk melaksanakan simplifikasi ketentuan yang mengatur mengenai rincian jenis data dan informasi serta tata cara penyampaia

2 3. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2009 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahu

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

NOMOR: PM 17 TAHUN 2014

BAB 1 PENDAHULUAN. yakni yang berasal dari darat (ground base) dan berasal dari satelit (satellite base).

2017, No Perpajakan Sebagaimana Telah Beberapa Kali Diubah Terakhir Dengan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009; b. bahwa berdasarkan ketentuan Pa

2016, No Pendidikan Tinggi; c. bahwa usulan perubahan tarif layanan Badan Layanan Umum Universitas Jenderal Soedirman pada Kementerian Riset,

2017, No Negara Bukan Pajak yang Berasal dari Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional pada Lembaga Administrasi Negara tidak sesuai lagi

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 5/PMK.05/2015 TENTANG

2015, No Peraturan Pemerintah 40 Tahun 2012 tentang Pembangunan dan Pelestarian Lingkungan Hidup Bandar Udara (Lembaran Negara Republik Ind

2 c. bahwa Menteri Kesehatan melalui Surat Nomor: KU/Menkes/326/VII/2013 tanggal 9 Juli 2013, telah menyampaikan usulan tarif layanan Badan Layanan Um

2017, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG TATA CARA PELAPORAN DAN PENGHITUNGAN PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 21

2017, No Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Aku

MENTEHI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN..

2016, No Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4916); 4. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang

MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, SALIN AN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 136/PMK.05/2016

2017, No dimaksud dalam huruf a dan huruf b, serta untuk melaksanakan ketentuan Pasal 26 ayat (1) huruf i Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 ten

2017, No c. bahwa usulan penetapan tarif layanan Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan pada Kementerian Kelau

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 261/PMK.05/2014

2015, No Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 200

2017, No Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2015 tentang Organisasi Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor

2016, No Republik Indonesia Tahun 1997 Nomor 43, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3687); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003

2016, No Informasi Aeronautika (Aeronautical Information Publication (AIP)) Indonesia secara elektronik; d. bahwa berdasarkan pertimbangan seb

2016, No /PMK.011/2011 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor yang telah beberapa kal

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6,

MENTER!KEUANGAN REPUBUK INDONESIA SALINAN TENTANG PEDOMAN UMUM PENYUSUNAN TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2 d. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Politeknik Kesehatan Jakarta II pada Kementerian Kesehatan, telah dibahas dan dikaji oleh Tim Penil

2017, No Pengelolaan Belanja Lainnya (BA ) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 70/PMK.02/2016 tentang Peruba

2017, No tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pembinaan terhadap

2 Komplek Gelora Bung Karno dan Pusat Pengelolaan Komplek Kemayoran; d. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Komplek Gelora

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA,

Transkripsi:

MENTERJKEUANGAN REPUBLIK INDONESIA &ALINAN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 69/PMK.05/2017 TENTANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALAI BESAR KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 9 Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, tarif layanan instansi yang menerapkan pengelolaan keuangan badan layanan umum ditetapkan oleh Menteri Keuangan atas usulan menteri/ pimpinan lembaga; b. bahwa Menteri Perhubungan melalui Surat Nomor: PR.003/ 3/ 11 PHB 2016 perihal Usulan Tarif Layanan Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan, telah menyampaikan usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan; c. bahwa usulan penetapan tarif layanan Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada

- 2 - Kementerian Perhubungan telah clibahas clan clikaji oleh Tim Penilai; cl. bahwa berclasarkan pertimbangan sebagaimana climaksucl clalam huruf a, huruf b, clan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan tentang Tarif Layanan Baclan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pacla Kementerian Perhubungan; Mengingat 1. Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 48, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4502) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Baclan Layanan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 171, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5340); 2. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 100/ PMK.05/2016 tentang Pecloman Umum Penyusunan Tarif Layanan Badan Layanan Umum (Berita Negara Republik Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 915); MEMUTUSKAN: Menetapkan PERATURAN MENTER! KEUANGAN TENTANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALA! BESAR KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN. Pasal 1 Tarif Layanan Baclan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan aclalah imbalan atas jasa layanan yang diberikan oleh Baclan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan kepacla pengguna jasa.

- 3 - Pasal 2 Tarif layanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 terdiri atas: a. Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri; b. Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Luar Negeri; c. Tarif Jasa Penggunaan Pesawat Udara; d. Tarif J asa Pelatihan dan Simulator; e. Tarif Penggunaan Hanggar, Fasilitas Penerbangan, Peralatan, dan Mesin; f. Tarif Penggunaan Tenaga Ahli; dan g. Tarif Penggunaan Ruangan, Gedung, dan Sarana Olahraga. Pasal 3 (1) Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri, Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Luar Negeri, Tarif Jasa Penggunaan Pesawat Udara, Tarif Jasa Pelatihan dan Simulator, Tarif Penggunaan Hanggar, Fasilitas Penerbangan, Peralatan dan Mesin, serta Tarif Penggunaan Tenaga Ahli sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a sampai dengan huruf f tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. (2) Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf a tidak termasuk ground handling) aircraft parking fee) navigation charges) dan/ atau landing fee. (3) Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Luar Negeri sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b tidak termasuk fuel used) J1ight permitt) flight approval) security clearance) landing fee) aircraft parking fee) navigation charges, ground handling, additional tax) clan/ a tau additional insurance.

- 4 - ( 4) Bia ya ground handling, aircraft parking fee, navigation charges, landing fee, fuel used, flight permitt, flight approval, security clearance, additional tax, dan/ atau additional insurance sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) dibebankan kepada pengguna jasa sesuai dengan tarif yang berlaku di bandar udara setempat dan/ atau negara tujuan. (5) Ketentuan lebih lanjut mengenai tata cara pengenaan Tarif Jasa Kalibrasi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dan ayat (3) diatur oleh Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan. Pasal 4 Tarif Penggunaan Ruangan, Gedung, dan Sarana Olahraga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf g ditetapkan dengan Keputtisan Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan. Pasal 5 (1) Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas d. Penerbangan pada Kementerian Perhubungan dapat memberikan jasa layanan di bidang: a. penerbangan kalibrasi udara dalam peneraan alat bantu navigasi udara, alat bantu pendaratan, komunikasi penerbangan dan laboratorium kalibrasi; b. penggunaan dan/ atau operasional pesawat udara; c. pengujian; dan perbaikan dan perawatan pesawat, berdasarkan kebutuhan dari pihak pengguna Jasa melalui kontrak kerja sama. (2) Tarif jasa layanan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dalam kontrak kerja sama antara Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan dengan J.--

- 5 - pihak pengguna jasa. Pasal 6 (1) Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan dapat melakukan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak lain untuk meningkatkan layanan jasa di bidang kalibrasi fasilitas penerbangan, keselamatan penerbangan, dan usaha penerbangan lainnya. (2) Tarif layanan Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak lain sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan dalam kontrak kerja sama operasional antara Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan dengan pihak lain. Pasal 7 (1) Terhadap fasilitas navigasi penerbangan dan alat bantu pendaratan yang dioperasikan oleh negara dapat diber*an tarif layanan sampai dengan 0% (nol persen) dari Tarif Jas.a Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a. (2) Pemberian tarif layanan sampai dengan 0% (nol persen) sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi keuangan Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan. (3) Ketentuan mengenai kriteria dan tata cara penetapan tarif layanan terhadap fasilitas navigasi penerbangan dan alat bantu pendaratan yang dioperasikan oleh negara sebagaimana dimaksud pada ayat ( 1) dan ayat (2) diatur oleh Direktur Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan. tp.,

- 6 - Pasal 8 (1) Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri, Tarif Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Luar Negeri, Tarif Jasa Penggunaan Pesawat Udara, Tarif Jasa Pelatihan dan Simulator, dan Tarif Penggunaan Hanggar, Fasilitas Penerbangan, Peralatan, dan Mesin serta Tarif Penggunaan Tenaga Ahli sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 huruf a sampai dengan huruf f yang menggunakan mata uang asing dibayar dalam mata uang Rupiah dengan nilai kurs yang berlaku pada saat penagihan. (2) Nilai kurs sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada nilai kurs tengah Bank Indonesia. Pasal 9 Perjanjian/kerja sama antara Badan Layanan Umum Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan pada Kementerian Perhubungan dengan pihak pengguna Jasa sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini, dinyatakan tetap berlaku sampai dengan berakhirnya perjanjian/kerja sama. Pasal 10 Peraturan Menteri ini mulai berlaku setelah 15 (lima belas) hari terhitung sejak tanggal diundangkan.

- 7 - Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Menteri ini dengan penempatannya dalam Berita Negara Republik Indonesia. Ditetapkan di Jakarta pada tanggal 19 Mei 2017 MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. SRI MULYANI INDRAWATI Diundangkan di Jakarta pada tanggal 22 Mei 2017 DIREKTUR JENDERAL PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN KEMENTERIAN HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA, ttd. WIDODO EKATJAHJANA BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2017 NOMOR 738

- 8 - LAMPI RAN PERATURAN MENTER! KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 69/PMK.05/2017 TENTANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALAI BESAR KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM BALAI BESAR KALIBRASI FASILITAS PENERBANGAN PADA KEMENTERIAN PERHUBUNGAN A. Jasa Ka.librasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Dalam Negeri 1. Pesawat Baling-baling Bermesin US$ 4.600,00 Ganda (Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan Maximum Take Off Weight (MTOW) < 12.500 lbs 2. Pesawat Baling-baling Bermesin US$ 4.800,00 Ganda (Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan MTOW;::: 12.500 lbs 3. Pesawat Medium Jet US$ 5.500,00 4. Helicopter US$ 4.500,00 B. Jasa Kalibrasi Menggunakan Pesawat Udara Kalibrasi di Luar Negeri 1. Pesawat King Air B200 2. Pesawat King Air 350i US$ 3.800,00 US$ 3.950,00 C. Jasa Penggunaan Pesawat Udara 1. Pesawat Baling-baling Bermesin US$ 2.490,00. Ganda (Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan MTOW < 12.500 lbs

- 9-2. Pesawat Baling-baling Bermesin USD Ganda (Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan MTOW ;;::: 12.500 bs 3. Pesawat Medium Jet USD 4. Helicopter USD 5. Remain Over Night (RON) Fee Pesawat Per Hari USD Baling-baling Bermesin Ganda (Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan MTOW < 12.500 lbs 6. RON Fee Pesawat Baling-baling Per Hari USD Bermesin Ganda.(Turbo Propeller Double Engine Aircraft) dengan MTOW ;;::: 12.500 lbs 7. RON Fee Medium Jet 8. RON Fee Helicopter Per Hari Per Hari USD USD 2.800,00 4.300,00 4.150,00 4.980,00 5.600,00 8.600,00 8.300,00 D. Jasa Training dan Simulator 1. Ground School Konsumen Dalam Negeri 2. Ground School Konsumen Luar Negeri 3. Flight Simulator dengan Instruktur Konsumen Dalam Negeri 4. Flight Simulator dengan Instruktur Konsumen Luar Negeri 5. Flight Simulator tanpa Instruktur Konsumen Dalam Negeri 6. Flight Simulator tanpa Instruktur Konsumen Luar Negeri 7. FTD (Flight Training Devices) dengan Instruktur 8. FTD (Flight Training Devices) tan pa Instruktur E. Penggunaan Hanggar, Fasilitas Penerbangan, Peralatan dan Mesin Per jam Rp 20.000.000, Rp 25.000.000, USD 457,00 USD 566,50 USD 382,00 USD 466,50 USD 300,00 USD 225,00 1. Penggunaan Hanggar untuk Perbaikan per m2 per Rp Pesawat Udara hari 10.000,-

- 10-2. Penggunaan Alat Electronic Weighing Kit Per 24 jam Rp 1.000.000,- 3. Penggunaan Master Compass Per 24 jam Rp 300.000,- 4. Penggunaan Alat Horoscope Tools Per 24 jam Rp 1.000.000,- 5. Penggunaan Alat dongkrak/ jack set Per 24 jam Rp 500.000,- 6. Penggunaan Alat Ground Power Unit Per 24 jam Rp 750.000,- Gasoline 7. Penggunaan Alat Ground Power Unit Per 24 jam Rp 1.000.000,- Electric 8. Penggunaan Alat Ground Power Unit Per 24 jam Rp 750.000,- Hydro lie 9. Penggunaan Alat Battery Charger Per 24 jam Rp 250.000,- 10. Penggunaan Battery Capacitance Check Per 24 jam Rp 250.000,- 11. Penggunaan Alat Pressurize System Per 24 jam Rp 750.000,- 12. Penggunaan Alat Non Destructive Test Per Test Rp 5.000.000,- (NDT) 13.Penggunaan Alat IFR 6000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Traffic Collision Avoidance System (TCAS) 14.Penggunaan Alat IFR 6000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Automatic Dependent Surveilance Broadcast (ADSB) 15.Penggunaan Alat IFR 6000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Distance Measuring Equipment (DME) 16.Penggunaan Alat IFR 6000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Transponder 17.Penggunaan Alat IFR 4000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Very high frequency Omni directional Range (VOR) 18.Penggunaan Alat IFR 4000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Instrument Landing System (ILS) 19.Penggunaan Al at IFR 4000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Marker Beacon

- 11-20.Penggunaan Alat IFR 4000 untuk Per Test Rp 2.000.000,- memeriksa Communication 2 1. Penggunaan Alat IFR 4000 untuk Per Test R r 2.000.000,- memeriksa Emergency Locator Transmitter (EL T) 22.Penggunaan Alat Communication Per Test R r 4.000.000,- Test Set 23.Penggunaan Alat Hand Held Multi Per Test R:r= 5.000.000,- Purpose 24.Penggunaan Alat Global Positioning Per Test R r 4.000.000,- System (GPS) Test 4000A 25. Penggunaan Alat Altimeter Per Test R:r= 4.000.000,- 26. Penggunaan Alat NAV 4000 Per Test R:r= 4.000.000,- 27. Penggunaan Alat Very High Frequency Per Test R r 4.000.000,- Communication Test 28.Penggunaan Alat High Frequency Per Test Rr: 4.000.000,- Communication Test 29. Penggunaan Alat DME 4000 Per Test R r 4.000.000,- 30. Penggunaan Alat TDR 94 Per Test R 1::; 4.000.000,- 31. Penggunaan Alat TCAS 4000 Per Test Rp 4.000.000,- 32. Penggunaan Alat Pitot Sta.tic Per Test Rp 2.000.000,- F. Jasa Penggunaan Tenaga Ahli 1. Untuk Jam Kerja Pukul 08.00 sampai US$ 50,00 dengan Pukul 17.00 WIB 2. Untuk Jam Kerja Pukul 17.00 sampai US$ 60,00 dengan Pukul 21.00 WIB 3. Untuk Jam Ke1ja Hari Li bur (Pukul US$ 70,00 08.00 sampai dengan Pukul 17.00 WIB) ME NTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA, ttd. SRI MULYANI INDRAWATI