PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA JUDUL PROGRAM PENYULUHAN PENGELOLAAN KARANG TARUNA DALAM RANGKA PENINGKATAN PERAN DAN KREATIVITAS PEMUDA DI DESA SERAYU LARANGAN, KEC. MREBET, KAB. PURBALINGGA BIDANG KEGIATAN : PKM-PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Diusulkan Oleh : Siti Solikhatun 7211413073 / 2013 Kumala Debi Pratama 7211413078 / 2013 Cici Safitasari 7311413092 / 2013 Fitria Dwi Utami 4301413005 / 2013 Furiha Mutholiah 7101414234 / 2014 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG SEMARANG 2015
201 ii
DAFTAR ISI HALAMAN SAMPUL...i HALAMAN PENGESAHAN...ii DAFTAR ISI...iii DAFTAR LAMPIRAN...iv RINGKASAN...v BAB I PENDAHULUAN...1 1.1. Latar Belakang...1 1.2. Tujuan...2 1.3. Luaran yang Diharapkan...2 1.4. Manfaat...2 BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN...3 BAB III METODE PELAKSANAAN...4 3.1.Persiapan...4 3.2.Pelaksanaan...4 3.3.Evaluasi...4 BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN...5 4.1 Anggaran Biaya....5 4.2 Jadwal Kegiatan...5 iii
DAFTAR LAMPIRAN LAMPIRAN-LAMPIRAN...6 Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota dan Dosen Pembimbing...6 Lampiran 2. Justifikasi Anggaran...14 Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Penyusun dan Pembagian Tugas...16 Lampiran 4. Surat Pernyataan Ketua Kegiatan...17 Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra...18 Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja...19 iv
RINGKASAN Karang taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia sebagai wadah pengembangan generasi muda yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah desa atau kelurahan dan komunitas sosial sederajat. Karang taruna merupakan media bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas, melatih berorganisasi, dan pengembangan soft skill bagi pemuda. Karang Taruna didirikan dengan tujuan memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada para remaja, misalnya dalam bidang keorganisasian, ekonomi, olahraga, ketrampilan, advokasi, keagamaan dan kesenian. Menurut pandangan penulis, karang taruna Bina Karya di Desa Serayu Larangan kurang memiliki peran karena sebagian besar dalam masyarakat karena semakin majunya teknologi, pemuda menjadi kurang berminat mengurus organisasi karang taruna karena lebih sibuk dengan kepentingan pribadi dan lebih sibuk dengan gadget yang semakin canggih. Oleh karena itu, perlu adanya penyuluhan mengenai pengelolaan pentingnya karang taruna agar para pemuda di Desa Serayu Larangan lebih tertarik untuk menjadi regenerasi organisasi kepemudaan di Desa Serayu Larangan. Hal ini juga berdampak positif terhadap peningkatan peran pemuda untuk mengabdi kepada masyarakat. Regenerasi dalam kepengurusan karang taruna agar organisasi ini tetap berdiri dan mempunyai peran serta manfaat yang langsung atau tidak langsung bisa di rasakan oleh masyarakat Serayu Laranagan. Keberadaan karang taruna juga bisa di manfaatkan sebagai alternative pengembangan softskill, kreativitas, melatih berorganisasi, serta pemuda bisa memanfaatkan waktu luang dengan kegiatan yang positif, selain itu juga bisa menumbuhkan kesadaran pemuda terhadap lingkungan sekitarnya. Penyuluhan kepada pemuda ini dilakukan dengan sosialisasi mengenai pentingnya keberlangsungan karang taruna, focus group discussion (fgd), pelatihan keterampilan terhadap remaja putri. Harapannya setelah pelaksanaan PKM-M ini, pemuda di Desa Serayu Larangan dapat mempunyai peran aktif kepada masyarakat, dan dapat memanfaatkan waktu luang dengan mengasah keterampilan dean kreativitas melalui karang taruna. v
BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar belakang Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah Desa / Kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial. Karang Taruna merupakan organisasi yang sangat penting di masyarakat tetapi kebanyakaan masyarakat memandang sebagai organisasi yang tidak dapat berkembang, dan kurang memiliki peran di masyarakat. Karang taruna Bina Karya Desa Serayu Larangan memang belum memiliki peran yang signifikan untuk bagi masyarakat, hal ini di karenakan pengurusnya mempunyai kesibukan masing-masing karena kebanyakan sudah berkeluarga dan bekerja di luar kota. Kondisi seperti ini semakin di perburuk oleh kurangnya pengelolaan organisasi. Perlunya pengelolaan ini tidak semata-mata hanya untuk keberlangsungan organisasi karang taruna ini, lebih jauh lagi keberadaan organisasi ini di harapkan bisa menjadi pusat kegiatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensinya dengan mengisi waktu dengan kegiatan positif, dan menumbuhkan kesadaran pemuda akan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, kami ingin mengajak pengurus karang taruna serayu larangan untuk mengoptimalisai pengelolaan karang taruna agar organisasi ini bisa berkembang dan memiliki peran yang besar terhadap kesejahteraan masyarakat serta karang taruna bisa menjadi pusat kegiatan pemuda di Desa Serayu Larangan. 1.2. Tujuan Tujuan yang ingin capai dalam penulisan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk memperbaiki pengelolaan organisasi karang taruna 2. Untuk meningkatkan softskill pemuda di Desa Serayu Larangan 3. Untuk meninngkatkan peran karang taruna di masyarakat 1
1.3. Luaran yang Diharapkan Dengan adanya PKM Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) ini, diharapkan dapat diperoleh luaran sebagai berikut: 1. Meningkatkan kinerja karang taruna supaya dapat memiliki peran aktif dalam masyarakat 2. Karang taruna di harapkan menjadi pusat kegiatan pemuda yang bermanfaat bagi pengembangan softskill, kreativitas, dan keterampilan pemuda. 1.4.Manfaat Manfaat yang diharapkan dari PKM Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah sebagai berikut : 1. Memperbaiki pandangan negatif masyarakat terhadap karang taruna. 2. Mempertahankan keberlangsungan organisasi karang taruna Desa Serayu Larangan. 3. Meningkatkan softskill, kreativitas, dan keterampilan pemuda dalam rangka membangun Desa Serayu Larangan. \ 2
BAB II GAMBARAN UMUM MASYARAKAT SASARAN Kondisi masyarakat di Desa Serayu Larangan, Kecamatan Mrebet, Kabupaten Purbalingga kental dengan rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Ironisnya, semakin lama hal ini tidak begitu terasa ketika para pemuda di Desa Serayu Larangan sebagai penerus kurang peduli terhadap lingkungannya dan kurang berperan dalam masyarakat. Kebanyakan para pemuda yang belum bekerja atau masih menjadi pelajar menghabiskan waktunya sibuk dengan gadget mereka, bahkan gadget sudah mengendalikan mereka. Hal ini tidak boleh dibiarkan secara terus menerus. Perlu adanya kegiatan yang bisa menarik minat para pemuda untuk menghabiskan waktunya. Karang taruna sebagai organisasi kepemudaan di desa Serayu Larangan seharusnya menjadi pusat kegiatan pemuda untuk mengembangkan kreativitas dan ikut berpartisipasi membantu masyarakat. Karang taruna Bina Karya yang ada di Desa Serayu Larangan kurang mempunyai peran di masyarakat dan terkesan hanya sebatas organisasi kepemudaan semata. Hal ini menjadi miris ketika sebuah organisasi yang vital dalam masyarakat kurang memiliki arti di benak masyarakat karena kurangnya pengelolaan oleh pengurus karang taruna di Desa Serayu Larangan. Karang taruna sebagai organisasi kepemudaan seharusnya bisa merangkul seluruh pemuda di Desa Serayu Larangan untuk ikut berpartisipasi dalam membantu masyarakat. Hal ini bukan saja sekedar membantu tetapi bisa melatih mental pemuda dan juga menjadi langkah dalam perbaikan moral para pemuda Serayu Larangan agar bisa memanfaatkan waktu dengan kegiatan yang positif, bukan menghabiskan waktu dengan kegiatan yang sia-sia, bahkan merugikan diri sendiri dan masyarakat. 3
BAB III METODE PELAKSANAAN Pada program pengabdian kepada masyarakat ini, metode pelaksanaan yang digunakan adalah terdiri dari beberapa tahapan proses, yaitu sebagai berikut: 3.1. Persiapan Pada tahap persiapan ini dilakukan persiapan bersama dengan pengurus karang taruna Desa Serayu Larangan. Persiapan ini meliputi mengurus perizinan ke pihak desa, menyiapkan tempat dan menyebar undangan kepada seluruh pemuda Desa Serayu Larangan yang sudah memasuki remaja atau minimal 15 tahun. 3.2.Pelaksanaan Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat ini di awali dengan melakukan sosialisasi membahas pentingnya peran karang taruna dalam masyarakat dengan menghadirkan pembicara yang sudah pengalaman dalam berorganisasi. Langkah selanjutnya yaitu melalui focus group discussion (fgd) yang mendiskusikan mengenai keorganisasian dan kepemimpinan. Selain itu, untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan berwirausaha, penulis memberikan pelatihan kreativitas dan keterampilan berwirausahan menggunakan bahan kain flannel. 3.3.Evaluasi Evaluasi atau tindak lanjut dari pelaksanaan penyuluhan yaitu perbaikan pengelolaan Management Karang Taruna Bina Karya dari segi pengelolaan keanggotaan, pengelolaan keuangan organisasi, dan pengawasan dari masyarakat sekitar. Selain itu, mengevaluasi sejauh mana program ini dapat bermanfaat bagi pemuda dan masyarakat Serayu Larangan. 4
4.1 Anggaran Biaya Tabel Rekapitulasi Biaya BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN No. Keterangan Total 1. Peralatan Penunjang Rp 2.500.000 2. Biaya Habis Pakai Rp 3.755.000 3. Biaya Perjalanan Rp 500.000 4. Biaya Lain-lain Rp 200.000 JUMLAH Rp 6.955.000 4.2. Jadwal Kegiatan Waktu pelaksanaan program kewirausahaan ini dilaksanakan dalam kurun waktu 3 bulan lamanya. Adapun jadwal kegiatan yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut: No Kegiatan 1. Permohonan Perizinan 2. Publikasi (Pamflet dan Undangan) 3. Mencari Pembicara 4. Sosialisasi 5. Pelatihan Remaja Putri 6. Evaluasi Penyuluhan 1 2 3 4 Minggu ke- 5 6 7 8 9 10 11 12 5
6
7
8
9
10
A. Identitas Diri Dosen Pendamping 1 Nama Lengkap (dengan gelar) Indah Anisykurlillah, S.E., M.Si., Akt., CA. 2 Jenis Kelamin P 3 Jabatan Fungsional Lektor 4 NIP/ NIK/Identitas lainnya 197508212000122001 5 NIDN 0021087503 6 Tempat dan Tanggal lahir Semarang, 21 Agustus 1975 7 E-mail indahanis@gmail.com 8 Nomor Telepon/HP 085727277605 / 08122821733 9 Alamat Kantor Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang Gedung C6. Kampus Sekaran Gunungpati Semarang 10 Nomor Telepon/ Faks 024-8508015 11 Lulusan yang Telah 145 S1= S2= Dihasilkan orang orang S3= Orang 1. Auditing 1 2. Auditng 2 12 Mata Kuliah yang Diampu 3. Aplikasi Audit 4. Audit Forensik 5. EDP Audit 6. Metode Penelitian 7. Pengantar Akuntansi 8. Komputer Akuntansi 11
B. Riwayat Pendidikan SD Negeri Petompon 1-2 Semarang Lulus Tahun 1988 SMP Negeri 3 Semarang Lulus Tahun 1991 SMA Negeri 3 Semarang Lulus Tahun 1994 Nama Perguruan Tinggi S1 Universitas Diponegoro Bidang Ilmu Akuntansi Akuntansi Tahun Masuk Lulus Judul Skripsi/ Thesis/ Disertasi Nama Pembimbing/ Promotor 1995-1999 2004-2006 Pendekatan Statistical Quality Control dalam Pengendalian Biaya Tenaga Kerja Langsung (Studi Kasus PT BINA GUNA KIMIA Ungaran Semarang) Prof. Dr. Arifin Sabeni, M.Com. Hons. Dr. Sugeng Pamudji, M.Si. S2 Universitas Diponegoro Dampak Pembatasan dalam Proses Audit terhadap Pertimbangan Auditor atas Kelangsungan Usaha Klien Prof. Dr. Imam Ghozali, MSi, Akt Dr. Indira Januarti, M.Si., Akt. C. Pengalaman Penyampaian Makalah secara Oral pada Pertemuan/ Seminar Ilmiah dalam 5 Tahun Terakhir Nama No Pertemuan Ilmiah/ Seminar Judul Artikel Ilmiah 1. 2. 3. Seminar Hasil Penelitian Simposium Nasional Akuntansi (SNA XIII) Unsoed Simposium Nasional Akuntansi (SNA XIV) Banda Aceh Pengaruh Prespektif Gender terhadap Kelebihan Beban Kerja, Konflik Antar Peran dan Perilaku Penyelesaian pada Akuntan Pendidik di Perguruan Tinggi se-kota Semarang Analisis Penerimaan Auditor Atas Dysfunctional Audit Behavior : Sebuah Pendekatan Karakteristik Personal Auditor Peningkatan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Prosedur Dan Bukti Audit Dengan Strategi Peninjauan Kembali Waktu dan Tempat Desember 2009, DP2M Dikti September 2010, Univ. Jendral Soedirman Juli 2011, Univ. Syiah Kuala Banda 12
13
Lampiran 2. Justifikasi Anggaran a. Rincian Peralatan Penunjang No. Nama Barang Jumlah Harga 1. Sewa Tempat (4 kali) 1 set Rp 2.000.000 2. Sewa Sound System (4 kali) 1 set Rp 500.000 JUMLAH Rp 2.500.000 b. Biaya Habis Pakai No. Nama Barang Jumlah Harga 1. Snack Peserta (4 kali) 300@Rp 5.000,- Rp 1.500.000 2. Snack Pembicara 2@Rp 15.000,- Rp 35.000 3. Snack Undangan 20@Rp 10.000,- Rp 200.000 4. Fee Pembicara Sosialisasi 1@Rp. 1000.000,- Rp 1.000.000 5. Makan Panitia 15@Rp. 20.000 Rp 300.000 6. Kain Flanel 10@Rp. 30.000 Rp 300.000 7. Gunting 10@Rp. 3000 Rp 30.000 8. Lem Bakar 10@Rp. 5.000 Rp 50.000 9. Benang Woll 10@Rp. 7500 Rp. 75.000 9. Sovenir untuk Peserta 200@Rp. 10.000 Rp. 2.000.000 JUMLAH Rp 3.755.000 14
c. Biaya Perjalanan No. Nama Barang Jumlah Harga 1. Transportasi - Rp 500.000 JUMLAH Rp 500.000 d. Biaya Lain-lain No. Keterangan Total 1. Print Pamflet Rp. 50.000 2. Print Proposal Rp. 100.000 3. Print Undangan Rp. 50.000 JUMLAH Rp. 200.000 15
Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Kegiatan dan Pembagian Tugas Alokasi No Program Bidang Waktu Nama/NIM Uraian Tugas. Studi Ilmu (jam/ minggu) 1 2 3 4 5 Siti Solikhatun/ 7211413073 Kumala Debi Pratama Cici Safitasari Fitria Dwi Utami Furiha Mutholiah Akuntansi S1 Akuntansi S1 Manajemn S1 Pendidikan Kimia S1 Pendidikan Ekonomi Koperasi S1 Ekono mi Ekono mi Ekono mi MIPA Ekono mi 6 jam 5 jam 5 jam 5 jam 5 jam - Koordinator pembuatan PKM - Menemukan ide - Koordianator pelaksanaan kegiatan - Membantu Penyusunan PKM - Membantu proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat - Membantu Penyusunan PKM - Membantu proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat - Membantu Penyusunan PKM - Membantu proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat - Membantu Penyusunan PKM - Membantu proses pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat 16
17
Lampiran 5. Surat Pernyataan Kesediaan dari Mitra 18
Lampiran 6. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja Utara Selatan 3 Lokasi 2 B o b o t s a r i Gapura Desa Serayu 1 Keterangan : 1. SMP N 2 Mrebet 2. Tugu Jam Desa Serayu Larangan 3. Rumah Kepala Desa Serayu Larangan 4. Balai Desa Bojong 4 p u r b a l i n g g a 19