BADAN PUSAT STATISTIK Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan, 2015 ABSTRAKSI Kelanjutan kegiatan Sensus Konstruksi 1977. Sejak tahun 1980 menjadi kegiatan rutin Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan. Sebelum tahun 2000 kegiatan ini dinamakan Survei Tahunan Konstruksi Anggota AKI dan NonAnggota AKI. TUJUAN DAN MANFAAT KEGIATAN Memperoleh data perusahaan konstruksi keadaan tahun 2014, tentang struktur dan ciriciri sektor konstruksi di Indonesia melalui datadata jumlah perusahaan konstruksi, banyaknya tenaga kerja dan balas jasa, pemakaian tenaga listrik, pemakaian bahan bakar, pendapatan dan pengeluaran pekerjaan konstruksi, bahan/material yang digunakan, pembentukan barang modal, dan lainlain dalam periode tahun 2014. Penanggung Jawab Kegiatan PENYELENGGARA Subdit. Stat. Konstruksi PENANGGUNG JAWAB MASALAH TEKNIS Subdit. Stat. Konstruksi PENANGGUNG JAWAB METODE PENGUMPULAN DATA Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei PENANGGUNG JAWAB METODE PENGOLAHAN DATA Direktorat Sistem Informasi Statistik PENANGGUNG JAWAB DISEMINASI DATA PENANGGUNG JAWAB SUMBER DANA Subdirektorat Statistik Konstruksi Informasi Pengumpulan Data FREKUENSI KEGIATAN Tahunan RIWAYAT KEGIATAN Sebelum tahun 2000 kegiatan dipisahkan antara perusahaan konstruksi anggota AKI (Asosiasi Kontraktor Indonesia) dan nonanggota AKI. PERUBAHAN YANG TERJADI DARI KEGIATAN SEBELUMNYA Publikasi statistik konstruksi tahunan sebelum tahun 2000 dibagi dua, yaitu Publikasi Statistik Konstruksi Anggota AKI dan Publikasi Statistik Konstruksi NonAnggota AKI. Sejak tahun 2000 sampai sekarang publikasi statistik konstruksi tahunan digabung menjadi hanya satu buku, yaitu Publikasi Statistik Konstruksi Tahunan. FREKUENSI PENGUMPULAN DATA
Tahunan TIPE PENGUMPULAN DATA Cross Sectional INDIKATOR PENGUMPULAN DATA LONGITUDINAL REFERENSI YANG DIGUNAKAN Buku Pedoman Survei Perusahaan Konstruksi Tahun 2015 KLASIFIKASI YANG DIGUNAKAN Klasifikasi/Master Wilayah: KBLI 2009 Klasifikasi/Master Komoditas: KBLI 2009 Klasifikasi/Master Lapangan Usaha: KBLI 2009 Klasifikasi/Master Jabatan: KBLI 2009 Klasifikasi/Master Lainnya: KBLI 2009 JADWAL KEGIATAN Metodologi CARA PENGUMPULAN DATA Survei JENIS RANCANGAN SAMPEL METODE PEMILIHAN SAMPEL STAGE TERAKHIR Sampel probabilitas METODE PEMILIHAN SAMPEL PROBABILITAS Pemilihan sampel dilakukan secara sensus (take all) khusus untuk perusahaan konstruksi dengan kualifikasi B1 dan B2, untuk kualifikasi M1, M2, dipilih sebanyak 5.594 perusahaan, dan kualifikasi K1, K2, dan K3 didistribusikan secara systematic linear sampling berdasarkan jumlah populasi kualifikasi K1, K2, dan K3 (take some). Rancangan Sampel Probabilitas KERANGKA SAMPEL Kerangka sampel perusahaan/usaha konstruksi untuk survei perusahaan konstruksi tahunan 2014 adalah direktori perusahaan konstruksi yang telah diupdate oleh masingmasing daerah pada kondisi Agustus 2014 dan telah diterima di BPS RI serta telah dirinci berdasarkan kriteria sebagai berikut: (i) Memiliki kode kualifikasi Kecil (K1, K2, K3), Menengah (M1, M2), dan Besar (B1, B2); (ii) Melaksanakan kegiatan pekerjaan konstruksi; (iii) Memiliki Kode Identitas Perusahaan (KIP) yang telah diberikan oleh BPS berupa kode wilayah administrasi provinsi dan kabupaten/kota, skala usaha, dan nomor urut perusahaan KESELURUHAN FRAKSI SAMPEL (OVERALL SAMPLING FRACTION) PERKIRAAN SAMPLING ERROR ALOKASI SAMPEL Target sampel survei perusahaan konstruksi tahunan 2014 yang dicacah pada tahun 2015 sebesar 10.100 perusahaan. Target sampel tersebut dialokasikan ke 34 provinsi. Dari hasil alokasi sampel pada setiap provinsi, kemudian dialokasikan kembali ke kabupaten/kota. CAKUPAN WILAYAH Seluruh kabupaten/kota WILAYAH KEGIATAN
UNIT OBSERVASI Perusahaan Konstruksi yang mempunyai kualifikasi: Besar (B1, B2), Menengah (M1, M2), Kecil (K1, K2, K3) CAKUPAN RESPONDEN Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan ini dilaksanakan di seluruh provinsi di Indonesia dengan jumlah sampel sebanyak 10.100 perusahaan, yang merupakan perusahaan konstruksi nasional berbadan usaha yang beroperasi di Indonesia serta mempunyai kualifikasi K1, K2, K3, M1, M2, B1, dan B2 MENGGUNAKAN DATA SEKUNDER DARI UNIT KERJA/INSTANSI LAIN Ya Pengumpulan Data METODE PENGUMPULAN DATA Wawancara Langsung MELAKUKAN PILOT STUDY INSTRUMEN YANG DIGUNAKAN Kuesioner PETUGAS PENGUMPULAN DATA Staf KSK Mitra JUMLAH PETUGAS PENGUMPULAN DATA Pengawas/Kortim 484 Orang Pencacah 6800 Orang MENGADAKAN PELATIHAN PETUGAS METODE UNTUK MENGETAHUI KINERJA PENGUMPULAN DATA Revisit Supervisi PENYESUAIAN NON RESPON Penggantian Sampel Pengolahan Data UNIT KERJA YANG MELAKUKAN PENGOLAHAN Sendiri METODE PENGOLAHAN Batching Editing
Coding Data Entri/Scan Verifikasi Validasi Tabulasi TEKONOLOGI/APLIKASI YANG DIGUNAKAN VB.net Estimasi dan Analisis METODE ESTIMASI YANG DIGUNAKAN Tingkat estimasi survei perusahaan konstruksi tahunan adalah sampai level provinsi. KOMPOSISI DAN PENIMBANG METODE ANALISIS UNIT ANALISIS Perusahaan Konstruksi yang mempunyai kualifikasi: Besar (B1 dan B2), Menengah (M1, M2), Kecil (K1, K2, dan K3) SUMBER DATA ALTERNATIF UNTUK ANALISIS ADA UNIT KERJA LAIN YANG MENGGUNAKAN DATA INI Ya Kualitas dan Interpretasi Data PERLAKUAN TERHADAP OUTLIER, SECARA UMUM Imputasi RELIABILITAS DATA PENINGKATAN KUALITAS DATA PERBANDINGAN DATA METODE REVISI DATA Publikasi Data Runtun Statistik Konstruksi Tahunan 19902012 sudah dilakukan revisi dengan Benchmark Data Runtun Statistik Konstruksi Tahun 19902012. Sehingga untuk selanjutnya digunakan data runtun dari Statistik Benchmark. INFORMASI TENTANG KUALITAS DATA Evaluasi MELAKUKAN STUDI EVALUASI REKOMENDASI UNTUK YANG AKAN DATANG
Diseminasi TAHUN DATA YANG DIDISEMINASIKAN s.d. DATA YANG DIDISEMINASIKAN DIBEDAKAN MENURUT JENIS KELAMIN LEVEL PENYAJIAN SAMPAI DENGAN TINGKAT DIBEDAKAN MENURUT DAERAH PERKOTAAN/PERDESAAN DATA/VARIABEL YANG TIDAK BISA DIBERIKAN KEPADA PIHAK PENGGUNA DATA Aksesibilitas Direktorat Diseminasi Statistik bpshq@bps.go.id, www.bps.go.id Persyaratan dan Penolakan PERSYARATAN Pengguna data harus menyebutkan nama kegiatan: Survei Perusahaan Konstruksi Tahunan, 2015 PENOLAKAN Pengguna data mengakui bahwa BPS tidak bertanggung jawab atas penggunaan data atau interpretasi atau kesimpulan berdasarkan penggunaan data apabila tidak diketahui atau tidak dikonsultasikan dengan BPS.