Input dari berbagai pancaindera : persepsi Visual persepsi Auditori persepsi Haptic (Touch)/sentuhan

dokumen-dokumen yang mirip
Interaksi Manusia - Komputer

ASPEK MANUSIA DALAM IMK. Muhamad Alif, S.Kom UTM

Interaksi Manusia dan Komputer. Aspek Manusia dalam IMK

Faktor Manusia. Aspek2 Penting IMK. Aspek Manusia Aspek Komputer Aspek Lingkungan Kerja (ergonomik)

Aspek Manusia dalam IMK

Pertemuan 02. Faktor Manusia. Sistem Komputer. Hardware

Aspek Interaksi Manusia dan Komputer

Manusia (The Human) INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER. Adam Hendra Semester Genap 2016/2017

FAKTOR MANUSIA. Chalifa Chazar Modul :

FAKTOR MANUSIA (2) (LANJUTAN) DOSEN. UTAMI DEWI WIDIANTI

Manusia pemroses informasi 1. Informasi diterima dan ditanggapi dengan proses masukankeluaran

Profil Pemakai (Manusia)

BAB 2 FAKTOR MANUSIA - PENGELIHATAN - PENDENGARAN - SENTUHAN. Interaksi Manusia dan Komputer Faktor Manusia 8

Interaksi Manusia dan Komputer

Modul II Faktor Manusia

INTERAKSI MANUSIA & KOMPUTER

Faktor Manusia Dalam IMK IMK Kuliah II

Faktor Manusia dalam Interaksi Manusia - Komputer. Ratna Wardani Pertemuan #2

Interaksi Manusia dan Komputer [Kode Kelas]

What is User-System Interaction about? Faktor Manusia dan Lingkungan Kerja. Pemodelan Sistem Pengolah. Sistem Komputer 10/09/2012

PENDAHULUAN. Mengapa Interaksi Manusia dan Komputer (Human Computer Interaction)?

PROSES INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER

PROSES INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER

BAB - I MANUSIA By. By Ala n Ala Dix, D ix, Jan Ja et t Fin F lay, a y, Grego g ry o D ry. D Ab A owd o, wd, Russ us e s ll Be l ale a

BAB - I MANUSIA. By. Alan Dix, Janet Finlay, Gregory D. Abowd, Russell Beale. Ada 3 subsistem model antara lain: dunia luar

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL ( DIGITAL IMAGE PROCESSING )

PRINSIP USABILITY. HUMAN CAPABILITIES Faktor manusia ini harus diperhatikan, karena dari sinilah desain yang lebih baik didapatkan.

PENGOLAHAN CITRA DIGITAL

Aspek Teknologi dalam IMK

Proses memperbaiki kualitas citra agar mudah diinterpretasi oleh manusia atau komputer

REFRAKSI ENAM PRINSIP REFRAKSI 3/28/2017. Status refraksi yang ideal : EMETROPIA. Jika tdk fokus pada satu titik disebut AMETROPIA ~ kelainan refraksi

HAMBATAN PERHATIAN, KONSENTRASI, PERSEPSI, DAN MOTORIK. Mohamad Sugiarmin

Perincian Nilai Genap 2015/2016

PERAN PERCEPTUAL MOTORIC TERHADAP PERKEMBANGAN GERAK ANAK

Otak melakukan Integrasi (penggabungan), rekognisi, reorganisasi & interpretasi informasi sensoris yg lebih kompleks Makna

SISTEM PENGOLAHAN INFORMASI PADA MANUSIA. Chalifa Chazar Modul :

PENDAHULUAN. Model interaksi. Ergonomi. Gaya interaksi. Konteks. terjemahan antara pengguna dan sistem. karakteristik fisik dari interaksi

PROFIL PEMAKAI (MANUSIA) Mata kuliah : Interaksi Manusia & Komputer Dosen Pengampu : Idhawati H

Intensitas cahaya ditangkap oleh diagram iris dan diteruskan ke bagian retina mata.

One picture is worth more than ten thousand words

Psikologi Persepsi Atensi dan Memori

Analisis Fungsi Organ-organ Penginderaan dan Pengembangannya bagi Individu Tunanetra

PERSEPSI KELOMPOK 4. Febrianto Amelia Sheren Shelly Meilisa

INTERAKSI MANUSIA DAN MESIN. Prinsip Usability

Persepsi dan Komunikasi Visual Pada Manusia

Pendahuluan. Agar dapat bekerja dgn sempurna harus ada IMK yang sempurna

Pembentukan Citra. Bab Model Citra

BAB III METODOLOGI 3.1 Analisis Kebutuhan

Parno, SKom., MMSI Universitas Gunadarma. Personal Khusus Tugas

Interaksi Manusia dan Komputer (Pengantar User Interface) Dosen : Agus Aan Jiwa Permana, S.Kom, M.Cs

Muhammad Zidny Naf an, M.Kom. Gasal 2015/2016

PENDAHULUAN. Manusia dipandang sebagai sistem pemroses informasi :

Gestalt PENDIDIKAN SENI RUPA FBS UNY

BAB 1 PENDAHULUAN. beragam produk seperti tampilan suara, video, citra ditawarkan oleh perusahaan untuk

Proses pendengaran terjadi mengikuti alur sebagai berikut: gelombang suara

INTERAKSI MANUSIA DAN MESIN

Model Citra (bag. 2)

BAB 2 LANDASAN TEORI. dari sudut pandang matematis, citra merupakan fungsi kontinyu dari intensitas cahaya

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

BAB III METODOLOGI Analisis Kebutuhan Fungsi dan Kinerja Fungsi dan kinerja yang dibutuhkan dalam aplikasi ini adalah sebagai berikut:

GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

Dasar Dasar Desain 1. Modul ke: 04FTPD. Unsur Rupa : Obyek Visual. Fakultas. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si. Program Studi Desain Produk

Sensasi dan Persepsi

- PENCAHAYAAN - 13/11/2011. Ajeng Yeni Setianingrum. Universitas Mercu Buana 2011 IRIS PUPIL LENSA SARAF OPTIK. dsb

Berdasarkan fungsinya, perangkat keras komputer dibagi menjadi : Komponen dasar pada komputer terdiri dari input, process, output dan storage.

BAB 1 PENDAHULUAN. Augmented Reality menjadi semakin luas. Teknologi Computer Vision berperan

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Spesifikasi minimum dari perangkat keras yang diperlukan agar dapat. Graphic Card dengan memory minimum 64 mb

BAB I. 1. Pengantar PENDAHULUAN

Interaksi Manusia dan Komputer. Warna dan Semantik

Pengantar Pengolahan Citra. Ade Sarah H., M. Kom

KONSEP DASAR PENGOLAHAN CITRA

Perangkat Keras (Hardware) Komputer dan Fungsinya. Didiek Prasetya M.sn

BAB IV PEMBAHASAN PERANGKAT DAN PENGUJIAN TAPIS

GRAFIK KOMPUTER DAN PENGOLAHAN CITRA. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

1. Sklera Berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. 2. Kornea (selaput bening) Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan

Interaksi Manusia Komputer. Manusia

R ANCANG BANGUN JAM DIGITAL DE NGAN KE LUAR AN S UAR A S E BAGAI ALAT BANTU TUNA NE TR A MENGGUNAKAN MIKR OKONTR OLLE R

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN MODEL INTERFACE

ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

01FDSK. Persepsi Bentuk. Denta Mandra Pradipta Budiastomo, S.Ds, M.Si.

BAB II DASAR TEORI. 2.1 Meter Air. Gambar 2.1 Meter Air. Meter air merupakan alat untuk mengukur banyaknya aliran air secara terus

PERSEPSI BENTUK. Persepsi Modul 1. Udhi Marsudi, S.Sn. M.Sn. Modul ke: Fakultas Desain dan Seni Kreatif. Program Studi Desain Produk

Pokok Bahasan 5a PENGAMATAN

BAB II LANDASAN TEORI. Citra digital sebenarnya bukanlah sebuah data digital yang normal,

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

PERTEMUAN - 2 PENGOLAHAN CITRA

Hardware Komputer. Sinta Puspita Dewi. Abstrak. Pendahuluan.

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

SEGMENTASI WARNA CITRA DENGAN DETEKSI WARNA HSV UNTUK MENDETEKSI OBJEK

SENSASI PERSEPSI Biopsikologi

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 4.1 Pengembangan Sistem Pengenalan Wajah 2D

SISTEM PENJEJAK POSISI OBYEK BERBASIS UMPAN BALIK CITRA

BAB III METODE PENELITIAN

No Gambar Alat Nama Alat Fungsi

qwertyuiopasdfghjklzxcvbnmqwerty uiopasdfghjklzxcvbnmqwertyuiopasd fghjklzxcvbnmqwertyuiopasdfghjklzx cvbnmqwertyuiopasdfghjklzxcvbnmq

RAGAM DIALOG. Oleh: Muhamad Alif, S.Kom

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Transkripsi:

Input dari berbagai pancaindera : persepsi Visual persepsi Auditori persepsi Haptic (Touch)/sentuhan 3

Terdapat dua teori pendekatan yang menjelaskan tentang bagaimana cara manusia melihat suatu obyek: Teori Konstruktif Teori Ekologi

Asumsi utama pendekatan ini adalah bahwa persepsi melibatkan intervensi dari representasi dan ingatan. Apa yang kita lihat bukanlah merupakan replika atau copy dari dunia seperti citra yang dihasilkan kamera. Tetapi sistem visual manusia akan menyusun suatu model dari dunia dengan mentransformasi, memperbaiki, mendistorsi, dan membuang informasi.

Efek dari konstruksi adalah untuk menyediakan kepada kita gambaran yang lebih konstan dari dunia dibanding jika kita hanya mengandalkan citra yang dilihat dari retina mata kita. Oleh karena itu kita melihat bangunan selalu tidak berubah dan orang terlihat mempunyai ukuran dan bentuk yang sama, meskipun kita melihat dari berbagai posisi dan jarak.

Prinsip pengorganisasian memungkinkan kita untuk menerima pola rangsangan sebagai sesuatu yang mempunyai arti yang dapat didefinisikan sebagai: Kedekatan (closure) Kesamaan (similarity) Simetri (symmetry) Kontinuitas (continuity) Pendekatan (proximity)

a) Pendekatan; titik-titik terlihat sebagai suatu kelompok dan bukan suatu elemen acak. b) Kesamaan; ada kecenderungan untuk melihat elemen-elemen yang mempunyai bentuk atau warna sama sebagai satu kelompok c) Kedekatan; bagian yang hilang pada gambar akan diisi untuk melengkapinya, sehingga terlihat sebagai lingkaran yang utuh

d. Kontinuitas; rangsangan terlihat seperti disusun dari dua baris titik yang saling bersimpangan satu dengan yang lain, dan bukan sekumpulan titik yang acak e. Simetri; daerah yang dibatasi oleh garis batas simetris cenderung dirasakan sebagai gambar yang koheren.

Pendekatan ini berargumen bahwa persepsi adalah proses langsung, yaitu informasi hanya merupakan hasil deteksi retina dan bukan merupakan hasil rekonstruksi. Perhatian utama adalah memahami apa yang kita kerjakan saat kita merasakan (melihat), dan bukan mencoba untuk memahami bagaimana kita merasakan suatu gambar atau bagaimana kita mengenali suatu obyek.

Luminans adalah besar intensitas cahaya yang dipantulkan atau dihasilkan oleh permukaan obyek, Luminans merupakan besaran terukur dengan satuan lilin/meter persegi. Semakin besar luminans suatu obyek, rincian (detail) obyek yang dapat dilihat oleh mata juga akan semakin bertambah, namun jika terlalu besar justru akan berlaku sebaliknya.

Semakin besar luminans, maka diameter anakmata (pupil) akan semakin mengecil, sehingga intensitas cahaya yang diterima retina tidak terlalu besar, dan akan meningkatkan kedalaman fokusnya (deep of field). Hal yang sama terjadi pada kamera saat kita mengatur diafragma pada lensa, semakin kecil diafragma, maka besar intensitas cahaya yang masuk akan semakin kecil juga, namun kedalamannya (deep of field) semakin besar.

Kontras adalah hubungan antara intensitas cahaya yang dikeluarkan atau dipantulkan oleh suatu obyek dengan intensitas cahaya dari latarbelakang (background) obyek tersebut. K = L O - L B L B K = Nilai kontras L0 = Luminans obyek LB = Luminans latarbelakang

Kecerahan (brightness) adalah tanggapan subyektif mata terhadap cahaya yang dipancarkan atau dipantulkan obyek Tidak ada arti khusus dari tingkat kecerahan seperti pada luminans, sehingga nilai kecerahan suatu obyek tidak dapat diukur (tidak mempunyai satuan), atau bersifat kualitatif subyektif. Secara umum luminans yang tinggi berimplikasi pada kecerahan yang tinggi pula.

Efek Ilusi Pada Persepsi Mata

Sudut penglihatan (visual angle) didefinisikan sebagai sudut yang terjadi saat mata melihat obyek dihadapannya secara vertikal. Ketajaman penglihatan (visual acuity) adalah sudut penglihatan minimum ketika mata masih dapat melihat obyek dengan jelas.

Besar sudut penglihatan yang dibentuk dari gambar di atas adalah: f = 120 tan 2D Nilainya biasanya sangat kecil, sehingga dinyatakan dalam satuan menit atau detik busur. Sudut penglihatan yang nyaman bagi mata adalah 15 menit, dan dalam kondisi yang buruk dapat dinaikkan sampai 21 menit. -1 L

Medan penglihatan adalah sudut yang dibentuk ketika mata bergerak kekiri terjauh dan kekanan terjauh, yang dapat dibagi menjadi empat wilayah: 1. Wilayah tempat kedua bola mata mampu melihat sebuah orbyek dalam keadaan sama, disebut juga penglihatan binokuler 2. Wilayah terjauh yang dapat dilihat oleh mata kiri ketika mata kiri digerakkan ke sudut paling kiri, disebut juga penglihatan monokuler kiri.

3. Wilayah terjauh yang dapat dilihat oleh mata kanan ketika mata kanan digerakkan ke sudut paling kanan, disebut juga penglihatan monokuler kanan. 4. Wilayah buta, yakni wilayah yang sama sekali tidak dapat dilihat oleh kedua mata kita.

Dalam dunia nyata mata selalu digunakan untuk melihat semua bentuk obyek 3-dimensi Dalam sistem komputer yang menggunakan layar 2-dimensi, mata dipaksa untuk dapat mengerti bahwa obyek pada layar tampilan yang susungguhnya berupa obyek 2-dimensi, harus dipahami sebagai obyek 3-dimensi dengan menggunakan teknik-teknik tertentu.

Kelemahan pd Vision à Timbul Ilusi

Temukan Gambar Jerapah J

Proses yang terjadi

Tapi, menuurt sbeauh penilitean di Cmabrigde Uinervtisy, tdaik mejnadi maslaah bgaimanaa urtaun hufur-hufur di dlaam sebauh kaat, ynag palngi pnteing adlaah leatk hruuf partema dan terkhair itu bnaer. Siasnya dpaat brantaaken saam skelai dan kmau maish dpaat mebmacanya tnpaa msaalah. Hal ini kerana oatk masunia tdaik mambeca seitap huurf msaing-msaing, tatepi kaat kesuleruhan. Manejkubakn naggk?

Penggunaan bunyi bukan pertuturan (nonspeech sounds) termasuklah: Attention attracting eg to an emergency situation that the user should respond to Status information eg quiet background noise can monitor the progression of a file downloading Confirmation sound associated with an action, eg file deletion 32

Dimulai dengan adanya getaran di udara atau gelombang suara

Suara dirubah / divibrasikan dalam tekanan udara Beberapa karakteristik

Bagi orang dengan penglihatan dan pendengaran normal, pendengaran merupakan panca indera yang paling penting setelah penglihatan dalam dunia komputer interaktif. Meski saat ini belum banyak program-program aplikasi yang memanfaatkan suara pendengaran sebagai sarana interaksinya, tetapi beberapa program sudah mulai memanfaatkan media suara untuk memberikan umpan balik kepada pengguna. Perkembangan teknologi -> penggunaan media suara

Kurang penting berbanding pendengaran dan penglihatan Sentuhan adalah sumber penting apabila menggunakan piranti: menekan button menggunakan keyboard (dots on the f and j keys) Hand-held devices Bagi pengguna tuna netra, indera sentuh menjadi sumber informasi yang berguna (eg braille ) 36

Perabaan dimulai dari kulit Terbagi dalam 3 Sensor

Memori : Sistem pemrosesan Manusia Gb. Model Struktur Memori Manusia

Dua hal penting yang dapat ditambahkan pada model dasar pengolahan pada manusia adalah pengolahan atas perhatian dan ingatan (memory). Pada model ini kognisi dapat dipandang berdasarkan:

1. Bagaimana informasi dirasakan oleh pengolah persepsi 2. Bagaimana perhatian terhadap informasi 3. Bagaimana informasi diproses dan disimpan dalam memori

Perhatian Input atau rangsangan Encoder Pembandingan Pemilih Tanggapan Eksekusi Tanggapan Output atau tanggapan Memori

Perseptual Perseptual Manusia Pengolahan Otomatis Intelektual Kontrol Motorik Memori Intelektual Kontrol Motorik Pengolahan Sadar Sensor Responder Umpan Balik Piranti Keluaran Piranti Masukan Antarmuka Pengontrol Keluaran Pengontrol Masukan Komputer Prosesor Memori

Register sensori, yang menerima informasi dari luar dan akan memegang informasi untuk waktu singkat (dalam seper sepuluhan detik) Memori jangka pendek, yang menyimpan informasi terbatas untuk periode pendek (beberapa detik) Memori jangka panjang, yang akan menyimpan informasi dalam jangka yang tidak dapat ditentukan

Lingkungan luar Register Sensori Kanal kapasitas rendah Memori Jangka Pendek Memori jangka panjang