FAKULTAS HUKUM UPN VETERAN JAWA TIMUR

dokumen-dokumen yang mirip
HUKUM DAN SUMBER- SUMBERNYA

Pengantar Hukum Pidana Joeni Arianto Kurniawan,S.H.

Kapita Selekta Ilmu Sosial

11/16/2015 F A K U L T A S HUKUM ADMINISTRASI NEGARA INSTRUMEN PEMERINTAH. By. Fauzul H U K U M FAKULTAS HUKUM UPN VETERAN JAWA TIMUR

KEPUTUSAN TATA USAHA NEGARA (KTUN)

PENEGAKAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA (HAN)

INSTRUMEN PEMERINTAH (II)

FAKULTAS HUKUM UPN VETERAN JAWA TIMUR

Pengantar Hukum Indonesia Materi Hukum Pidana. Disampaikan oleh : Fully Handayani R.

SOAL DAN JAWABAN TENTIR UTS ASAS-ASAS HUKUM PIDANA 2016 BY PERSEKUTUAN OIKUMENE (PO)

Hukum Pidana Indonesia H. BUDI MULYANA, S.IP., M.SI

ISTILAH, PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

KEDUDUKAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

NEGARA HUKUM DAN NEGARA HUKUM DEMOKRASI

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI RAKYAT

TENTIR UJIAN TENGAH SEMESTER PENGANTAR HUKUM INDONESIA BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA FAKULTAS HUKUM 2012

KEDUDUKAN DAN RUANG LINGKUP HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

BAB III PIDANA DAN PEMIDANAAN TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI. A. Sanksi Pidana Terhadap Pelaku Tindak Pidana Korupsi yang Dimuat

Hukum Acara Pidana disebut hukum pidana formal, untuk membedakan dgn hukum pidana materiil.

TINJAUAN PUSTAKA, KERANGKA PIKIR DAN PARADIGMA. Dalam Wikipedia, K. C. Wheare menyatakan bahwa undang-undang atau

FAKULTAS HUKUM UPN VETERAN JAWA TIMUR

HUKUM ACARA PERDATA (HAPerd)

PEMBAHASAN JAWABAN GUGATAN BALIK (REKONVENSI) JALANNYA PERSIDANGAN

PERDAGANGAN INTERNASIONAL

Seminar Nasional IT Ethics, Regulation & Cyber Law III

PENGAJUAN GUGATAN by Fauzul. FH UPN JATIM 22 Maret 2013

Soal Tentir Asas-Asas Hukum Pidana 2015

BAB 1 PENDAHULUAN. Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun (selanjutnya disebut UUD 1945) menyatakan bahwa Negara Indonesia adalah

Perkembangan/Pembaharuan HUKUM PIDANA INDONESIA. Dr. Hj.Nashriana, SH.M.Hum.

PELAKSANAAN SANKSI PIDANA DENDA PADA TINDAK PIDANA PSIKOTROPIKA

LANDASAN, KEDUDUKAN DAN HUBUNGAN HUKUM ADMINISTRASI NEGARA

BAB I PENDAHULUAN. Nullum delictun, nulla poena sine praevia lege poenali yang lebih dikenal

UPAYA PERDAMAIAN by Fauzul

BAB II TINJAUAN UMUM MENGENAI DISPARITAS PUTUSAN PENGADILAN. lembaga yang berwenang kepada orang atau badan hukum yang telah

Penipuan, Perampokan, Penganiayaan, Pemerkosaan, dan Korupsi. Sementara Dr. Abdullah Mabruk an-najar dalam diktat Pengantar Ilmu Hukum -nya

BAB I PENDAHULUAN. dengan tindak pidana, Moeljatno merumuskan istilah perbuatan pidana, yaitu

Perkembangan Asas Hukum Pidana dan Perbandingan dengan Islam

ASAS LEGALITAS DALAM DOKTRIN HUKUM INDONESIA: PRINSIP DAN PENERAPAN. Oleh: Dwi Afrimeti Timoera* ABSTRACT

PHI 6 ASAS HUKUM PIDANA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. peraturan perundangan undangan yang berlaku dan pelakunya dapat dikenai

BAB I PENDAHULUAN. pengalaman-pengalaman tentang bagaimana memenuhi kebutuhan pokok primary

BAB I PENDAHULUAN. ketidakadilan yang dilakukan oleh hakim kepada pencari keadilan. Disparitas. hakim dalam menjatuhkan suatu putusan.

KEKELIRUAN PEMBERIAN NAMA RUU TENTANG KUHP Oleh: Agus Suharsono * Naskah diterima: 10 Agustus 2016; disetujui: 13 Oktober 2016

POLITIK HUKUM PEMERINTAH DALAM PENYUSUNAN RUU KUHP. Prof. Dr. Enny Nurbaningsih, S.H.,M.Hum. Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional

Joeni Arianto Kurniawan. Departemen Dasar Ilmu Hukum FH Unair 1

Kuliah PLKH Oleh Fauzul A. Fakultas Hukum UPN Jatim 7 Maret /04/2013 1

c. Politik Hukum Materiil 2/28/2013 2:03 PM

1. Beberapa rumusan pidana denda lebih rendah daripada UU Tipikor

B. Rumusan Masalah Bagaimana cara merumuskan perbuatan pidana? Sebutkan jenis-jenis tindak pidana? Siapa saja subjek tindak pidana?

II. TINJAUAN PUSTAKA. umur harus dipertanggungjawabkan. Dalam hukum pidana konsep responsibility

KEWARGANEGARAAN. Modul ke: 06FEB HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA. Fakultas SYAMSUNASIR, S.SOS., M. M. Program Studi Management

ASAS-ASAS HUKUM PIDANA DALAM HUKUM PIDANA POSITIP

HUKUM ACARA PIDANA. DOSEN PENGASUH MATA KULIAH: DRS. ZAINUL AKHYAR M. ELMY, S.Pd

Aktivitas Perlindungan Saksi Dan Korban Dalam Lingkup Kerja Lpsk. Disusun Oleh: Kombes Pol (Purn). basuki Haryono, S.H., M.H.

RANCANGAN. : Ruang Rapat Komisi III DPR RI : Pembahasan DIM RUU tentang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP). KESIMPULAN/KEPUTUSAN

Delik-delik Khusus. Menurut rancangan KUHP Nasional unsur delik terdiri dari : Unsur Formil

Catatan Koalisi Perempuan Indonesia terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Perkara Nomor 46/PUU-XIV/2016

TINJAUAN PUSTAKA. Pidana adalah suatu reaksi atau delik ( punishment) dan berwujud suatu nestapa

ASPEK HUKUM DALAM SISTEM MANAJEMEN MUTU KONSTRUKSI

Pengertian Hukum Pidana Sumber Hukum Pidana Asas-asas berlakunya hukum pidana Hukum Pidana dan Kriminologi Peritiwa Pidana Jenis-Jenis Hukuman

I. PENDAHULUAN. masing-masing wilayah negara, contohnya di Indonesia. Indonesia memiliki Hukum

Susunan Hakim Konstitusi Dalam Psl 24C ayat (3) UUD 1945, MK memiliki 9 orang hakim konstitusi yang ditetapkan o/ Presiden.

BAB III SANKSI PIDANA ATAS PENGEDARAN MAKANAN TIDAK LAYAK KONSUMSI MENURUT UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

BAB I PENGANTAR 1.1 Pengertian Hukum Pidana Hukum Pidana Endah Lestari D.,SH,MH. Fakultas Hukum Univ. Narotama Surabaya

Lex Crimen Vol. II/No. 7/November/2013. PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA DARI ANAK DIBAWAH UMUR YANG MELAKUKAN PEMBUNUHAN 1 Oleh : Safrizal Walahe 2

HUKUM ASURANSI. Lecture: Andri B Santosa

BAB I PENDAHULUAN. Perbuatan yang oleh hukum pidana dilarang dan diancam dengan pidana

II. TINJAUAN PUSTAKA. tindak pidana atau melawan hukum, sebagaimana dirumuskan dalam Undang-

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. 11/07/2008 Joeni Arianto Kurniawan, S. H. - Hk Acara Pidana

II. TINJAUAN PUSTAKA. yang dilarang atau diharuskan dan diancam dengan pidana oleh undang-undang,

BAB 1 PENDAHULUAN. Ali Dahwir, SH., MH Hukum Pidana

Hukum, Negara dan Pemerintahan

I. PENDAHULUAN. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang sekarang diberlakukan di

9/6/2013 suwarnatha.webs.com

POKOK-POKOK HUKUM PIDANA oleh : Susan Fitriasari Heryanto,M.Pd

Prinsip-Prinsip Hukum Acara Pidana. 2. Prinsip penggabungan pidana dg tuntutan ganti rugi.

Definisi Hukum Dagang. Sejarah Hk Dagang. Kesimpulannya adalah: 9/16/2014. Hk Dagang yg kita pelajari adalah:

ASAS UMUM PEMERINTAHAN YANG BAIK (AAUPB)

PENGERTIAN HUKUM DAN HUKUM EKONOMI ASPEK HUKUM DALAM EKONOMI, ANISAH SE.,MM.

BAB IV PENUTUP. diajukan dalam tesis dapat disimpulkan sebagai berikut :

SUKMA VIOLETTA, SH, LLM

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Daerah Modoinding merupakan daerah yang memiliki kekayaan alam dan

HAK ASASI MANUSIA (HAM)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Negara Republik Indonesia sebagai negara hukum yang berdasarkan

ASPEK HUKUM DALAM BISNIS

Pengantar. Hukum PERDATA. ÉÄx{M. Joeni Arianto Kurniawan, S. H. Joeni Arianto K - Pengantar Hukum Perdata

Joeni Arianto Kurniawan, S. H. PENGANTAR HUKUM ADMINISTRASI. Pengantar Hukum Administrasi -- Joeni Arianto K, S. H.

Transkripsi:

HUKUM PIDANA By. Fauzul FAKULTAS HUKUM UPN VETERAN JAWA TIMUR 11 Oktober 2011

MATERI BAHASAN Arti dan Tujuan Hukum Pidana Sifat Publik Hukum Pidana Peristiwa Pidana Hukum Pidana Indonesia

HIKMAH HARI INI Bila subuh utuh...pagi tumbuh, hati kan teduh, pribadi tidak angkuh,keluarga tidak keruh, maka damai berlabuh. Bila zuhur teratur...diri jadi jujur, hati tidak kufur,rasa hati selalu bersyukur,amal ibadah tidak udzur,kluarga kan akur, maka pribadi jadi makmur. Bila ashar kelar...jiwa jadi sabar,raga jadi tegar,senyum menyebar, maka rezeki jadi lancar. Bila magrib tertib...ngaji jadi wajib,wirid jadi karib,jauh dari aib, maka syafaat tidak raib. Bila isya terjaga...malam bercahaya,gelap tidak terasa, insya allah hidup damai sejahtera... amin ya robbal alamin.

ARTI DAN TUJUAN HUKUM PIDANA Pengertian: a/ ketentuan2 yg mengatur n membatas tingkah laku manusia dlm meniadakan planggarn kepentingan umum. Tujuan U/ menakut-nakuti setiap org jgn sampi mlakukan perbuatn yg tdk baik. U/ mendidik org yg pernah mlakukn perbuatn tdk baik menjadi baik n dpt ditrima kembali dlm lingkunganny

SIFAT PUBLIK HUKUM PIDANA Gambarn sifat publik ini dpt dibaca dari sejarh perkembangn hk pidana. Balas dendam. Stiap pristiw yg mengganggu keseimbangn hidp n mrugikan masyarkt dianggap pelanggarn thd kepentingn perorang. mak korban n kluargany berhak membals org yg mrugikn dengan nilai yg stimpal. Balsn dpt dilaksankn pd pelaku ato anggot keluarga jika keberadaan pelaku tdk diketahui. Tindakan ini biasa dikenal dengan Qishash dlm Islam.

Pembayaran ganti rugi Kehidupn manusi mulai teratur n ini dipandang tdk sesuai sehingg dirubah. Korban ato keluarga hanya mnerima ganti rugi sbg penebus dosa. Jumlah materi yg diberikn ditentukan o/ kluarg korban sesuai asas keseimbangn yg berlaku. Ini menjadikan sifat hukumnya menjadi perdata. Artiny hub hk dilakukan karena ada pristiwa hk antara seseorng dg org lain. Jumlah ganti rugi dinilai dari kesepadanan akibat yg diderita korna n kluarg. Ini dikatakn rasa keadilan subjektif.

Hk publik Kejahatn seseorang ternyat tdk hany merugikan keluarg korban tetapi jg orang lain. Sehingg ini dpandang tidak pantas lagi. Muncul pandangan perbuatn yg mrugkan orang lain n drasakan akibatny o/ sluruh masyarakt sbg hal yg menggangg kepentingan manusia scar menyeluruh dipandang merugikn kpentingan umum n ini sifatny objektif. Dengn demikian hk pidana sifatny menjdi publik. Mengganggu kepentingan umum berart menggangg ketentraman, keamanan n kesejahteraan sehingg tergangguny keseimbangn dlm hidp.

PERISTIWA PIDANA Peristiwa pidana jg disebut tindak pidana (delik). a/ suatu perbuatn ato rangkain perbuatan yg dpt dikenakn hk pidana Unsur-unsur pidana: Objektif a/ tindakan yg bertentangn dg hk n tdk mengindahkn akibt yg o/ hk dilarng dg ancaman hk. Subjektif Perbuatn seseorng yg berakibt tdk dkehendaki o/ UU.

Syart2 suatu pristiwa pidana: Hrs ada suatu perbuatn hk. Perbuatn itu sesuai dg yg dilukiskan dlm ketentuan pidana Hrs terbukti adanya kesalahn yg dpt dipertanggungjawabkn Perbuatn tsb dpt dibuktikan sbg perbuatan yg disalahkn o/ ketentuan hk Hrs berlawanan dg hk Perbuatn tsb nyata2 bertentangn dg aturan hk Hrs tersedia ancaman hkmnya Ancaman hkny dinyatakn scara tegs brupa pidana maksimal yg hrs dilaksanakn o/ pelaku

HUKUM PIDANA INDONESIA Sejarah Singkat Berlakunya KUHP Masa Belanda; berlaku corak dualistis a/ artiny bg orang eropa berlaku satu sistem hk Belanda n bg orang lainny berlaku sistem hk masing2. Wujud: S.1866: 55 berlaku bg org eropa sendiri S.1872: 85 berlaku bg org2 lainny. Tahn 1915 dbentuk kodifikasi KUHPidana baru mlalui S.1915: 732 yg disebut dg Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-indie n mulai scara resmi berlaku bg selurh penghuni Indonesia sjak 1 januari 1918.

Masa Jepang; Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-indie dinyatakn tetp berlaku. Masa Merdeka; aturan kolonial dinyatakn ttp berlaku berdasar Pasl II aturan peralihan UUD 1945. Tahun 1946 Wetbook van Strafrecht voor Nederlandschindie dirubah seperlunya menjadi Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-indonesie (KUHP) melalui UU No.1/1946. Setelh RIS kembali menjadi RI th 1958, UU No.1/1946 dinyatakn berlaku lg melalui UU No.73/1958. Dengan bgitu, sjak 29 Septembr 1958 berlaku KUHP bg seluruh wilayh Indonesia dg corak unifikasi ini.

Sistematika KUHP Terdiri dari 569 Pasl dg sistematik sbb: Buku I; memuat ttg ketentuan2 umum Algemene Leerstrukken (Pasl 1-103) Buku II; mengatur ttg tindak pidana Kejahatan Misdrijven (Pasl 104-488) Buku III; mengatur ttg tindak pidana pelanggaran Overstredingen (Pasl 489-569) Tindak pidana yg dimuat dlm peraturan perundangan di luar KUHP hrs selalu ditetapkan termasuk tindak pidana kejahatan n pelanggaran (Pasl 103 KUHP). Kecuali klo dlm UU ato PP ditetpkan lain Dimungkinkn dibuatnya peraturn perundangan pidana diluar KUHP

Asas Berlakuny Hk Pidana Nullum Delictum, Nulla Poena Sine Praevia Lege Punali. Tiada suatu perbuatn yg blh dhukm melainkan atas kekuatn aturan pidana dlm UU terdahulu dari perbuatn tsb.(pasl 1 KUHP) Ini dikenal dg asas legalitas. Rumusan Nullum Delictum dikemukakn Anselm von Feurbach dlm bukuny Lehrbuch des peinlichen Recht th 1801. Akhir abad 19, asas ini dimasukkn dlm perundangan Hk Belanda n ditempatkn ke dlm Pasal 1 (1) Wetbook van Strafrecht voor Nederlandsch-indie

Pokok pemikirn terkait asas Legalitas; Hk pidana hany berlaku thd perbuatn stelah adany peraturan. Hk pidana itu tidak dpt berlaku surut (Retroaktif) kecuali klo ketertiban hk ato kepentingan umum menghendaki sebaliknya. Sanksi pidana bermanfaat bg masyarakt sehingg tdk akan ada tindak pidana Menganut adany kesamaaan kepentingan, yaitu selain memuat ketentuan ttg perbuatn pidana jg mngatur ancamn hkman. Kepentingan umum lebih diutamakn dari kepentingan individu.

Ruang Lingkup Berlakunya KUHP Asas Teritorial Asas Nasional Aktif Asas Nasional Pasif Asas Universalitas

Sistem Hukuman Pasl 10 KUHP mnyatakan bentuk hkman sbb: Hukuman Pokok Hukuman Mati Hukuman Penjara Kurungan Lamanya kurungan minimal satu hari dan maksimal satu tahun empat bulan Denda Hukuman Tambahan. (Sifat Hukuman ini hanya sbg penambah jika diputus hakim) Pencabutan beberapa Hak tertentu Perampasan Barang2 tertentu Pengumuman putusan hakim

Perkembangan Hk Pidana Indonesia Sejak merdeka sampi sekarng aturan hk pidana tdk hany termuat dlm KUHP tp jg dlm UU lain sbg hk tertulis tdk dikodifikasi dan yg dikodifikasi. UU tsb mrupakn produk pemerinth dlm merespon kebuthn masyarakt dg dasar hk Pasl 103 KUHP. Contoh aturan hk pidana diluar KUHP: Pemberantasn kegiatn subversi dlm PP No.11/1963. Pemberantasn tindak Pidana Korupsi dlm UU No.3/1971 dan UU No.31 /1999 Penertiban Perjudian dlm UU No.7/1974

Pemberantasn Narkotika dan Psikotropika dlm UU No.22/1997 jo UU No.5/1997. Perbankan dg Sanksi Pidana dlm UU No.7/1992 jo UU No.10/1998 Perlindungan Konsumen dlm UU No.8/1999

PENUTUP DAFTAR PUSTAKA Moh.Mahfud MD, 2009, Politik Hukum di Indonesia; Edisi Revisi, Jakarta, Rajawali Press.

SEKIAN TERIMA KASIH JAZAKALLAH