24 Maret 2016 Pengoperasian Mesin Compacta L30 MD

dokumen-dokumen yang mirip
24 Maret 2016 Pengoperasian Mesin Etching Center S21

No.IN V1. KPS DIR Instruksi Kerja Lab Teknik Elektro : Pembuatan Larutan Kimia Pada Proses pembuatan PCB

Pengoperasian Mesin Drilling and Routing PCB Tipe CCD MW

PCB type single side PCB type Double side PCB type Multilayer

KPS DIR Instruksi Kerja Lab Teknik Elektro: Kesehatan dan Keselamatan Kerja di TFME

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. penelitian eksperimental nyata (true experimental research). Dalam hal ini

KPS DIR Instruksi Kerja Lab Teknik Elektro: Penanganan Bahan Kimia di TFME

INSTRUKSI KERJA ALAT DRYING OVEN BINDER ED-53

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

Pengetahuan Produk Baterai

INSTRUKSI KERJA ALAT HOTPLATE AND STIRER IKA C-MAG HS7

BUKU PETUNJUK DWP 375A - 1 -

PELAPISAN EMAS PADA KERAJINAN TANGAN PEWTER UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL

Rumus untuk membuat larutan klorin 0,5% dari larutan konsentrat berbentuk cair :

III. METODOLOGI PENELITIAN

PELAPISAN EMAS PADA KERAJINAN TANGAN PEWTER UNTUK MENINGKATKAN NILAI JUAL

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN LEMARI PENDINGIN (REFRIGERATOR) DOMO

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

Buku Petunjuk Pemakaian Pengeriting Rambut Berpelindung Ion

IDENTIFIKASI BAHAYA B3 DAN PENANGANAN INSIDEN B3

PETUNJUK PENGGUNAAN. Chest freezer EFE EFI EFL

Dengan cara pemakaian yang benar, Anda akan mendapatkan manfaat yang maksimal selama bertahun-tahun.

Buku Petunjuk Pemakaian Pengering Rambut Ion Negatif

BAB II STUDI LITERATUR

Kode Dokumen : Revisi : Tanggal : Diajukan oleh : Dikendalikan oleh : Disetujui oleh :

BAB IV PERANCANGAN DAN ANALISA UPS

BAB VII PEMELIHARAAN RUTIN PADA LEMARI ES

BAB III PROSES PENGECATAN

11 Februari 2016 Pengoperasian Mesin DIE BONDER ESEC 2006 HR

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

BAB V METODOLOGI. Dalam percobaan yang akan dilakukan dalam 2 tahap, yaitu :

Lembar Data Keselamatan Bahan

A. Tujuan Pembelajaran : 1. Siswa dapat menjelaskan menguji/memeriksa baterai. 2. Siswa dapat menjelaskan prosedur pemeriksaan visual baterai.

PT. BINA KARYA KUSUMA

STUDI KARAKTERISTIK ELEKTROPLATING KUNINGAN (Cu-Zn) PADA BAJA CARBON RENDAH (FeC) SA 516 DENGAN VARIABEL WAKTU

SC 1 Premium + Floor Kit

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Botol botol yang digunakan oleh PT. Bangun Wenang Beverage

Lembar Data Keselamatan Bahan

PENGELOLAAN OPERASI K3 PERTEMUAN #6 TKT TAUFIQUR RACHMAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA INDUSTRI

PERTANYAAN YANG SERING MUNCUL. Tanya (T-01) :Bagaimana cara kerja RUST COMBAT?

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di beberapa tempat sebagai berikut:

Lembar Data Keselamatan Bahan

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN DISPENSER DOMO

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada sebuah perusahaan bus pengangkutan karyawan dengan operasional rata rata

1. EMISI GAS BUANG EURO2

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

BAB V METODOLOGI. Penelitian dilakukan di laboratorium terdiri dari 3 tahap :

Keselamatan Kerja. Garis Besar Bab Bab ini menjelaskan dasar-dasar pengoperasian yang aman. Keselamatan Kerja

Bahasa Indonesia BLENDER MODEL NO : MJYL-C051.

LAPORAN INSTRUMEN DASAR PENGENALAN ALAT PH METER

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Studi Literatur. Pemotongan Sampel. Degreasing dengan larutan Acetone

#7 PENGELOLAAN OPERASI K3

Pada waktu panen peralatan dan tempat yang digunakan harus bersih dan bebas dari cemaran dan dalam keadaan kering. Alat yang digunakan dipilih dengan

Lampiran 1. Prosedur kerja analisa bahan organik total (TOM) (SNI )

Mesin Cuci Dua Tabung Petunjuk Pemakaian

SELAMAT ATAS PILIHAN ANDA MENGGUNAKAN TUDUNG HISAP (EXHAUST HOOD) DOMO

LAMPIRAN 1 PEMBAGIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

PT. BINA KARYA KUSUMA

RANGKAIAN TIMER MENGGUNAKAN PCB

BAB V METODOLOGI. Dalam percobaan yang akan dilakukan dalam 3 tahap, yaitu:

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

SANITASI DAN KEAMANAN

KEPUTUSAN KEPALA BADAN PENGAWAS TENAGA NUKLIR NOMOR : 14/Ka-BAPETEN/VI-99 TENTANG KETENTUAN KESELAMATAN PABRIK KAOS LAMPU

Kompetensi Kerja Nasional Indonesia). Salah satunya adalah Metode UJI MATERIAL GEDUNG melalui suatu pelatihan khusus.

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB III METODE PENELITIAN

a. Pintu masuk pasien pre dan pasca bedah berbeda. b. Pintu masuk pasien dan petugas berbeda. Pintu masuk dan keluar petugas melalui satu pintu.

INSTRUKSI KERJA PENGGUNAAN AUTOCLAVE HIRAYAMA HVE 50 LABORATORIUM TEKNIK BIOPROSES PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS BRAWIJAYA

III. METODOLOGI PENELITIAN. berdasarkan prosedur yang telah di rencanakan sebelumnya. Dalam pengambilan data

BAB III METODE PENELITIAN. 1. Tempat pengambilan data bertempat di Laboratorium Bahan Teknik

BAB 1 PENDAHULUAN. Untuk keperluan tersebut di atas, pada alat rumah tangga dibuatkan suatu pendingin, dengan tujuan antara lain:

PT. BINA KARYA KUSUMA

BAB III METODE PENELITIAN. Diagram alir penelitian ini dapat dilihat pada gambar 3.1 dibawah ini.

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN BAHAN menurut Peraturan (UE) No. 1907/2006

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. oksidasi yang dilakukan dengan metode OM ( Optic Microscope) dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. (C), serta unsur-unsur lain, seperti : Mn, Si, Ni, Cr, V dan lain sebagainya yang

PT. BINA KARYA KUSUMA

PENYELESAIAN MASALAH MESIN CUCI OTOMATIS DUO DRUM TROUBLE SHOOTING AUTOMATIC WASHING MACHINE DUO DRUM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI

PEMELIHARAAN PERALATAN LABORATORIUM

Petunjuk Pengendalian

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. Tenaga listrik adalah unsur yang paling penting dalam kehidupan modern

Sandblasting Macam-Macam Abrasif Material untuk Sandblasting

Karakteristik Responden. 2. Lama Bertugas / pengalaman bekerja. 3.Mengikuti pelatihan APN ( Asuhan persalinan Normal)

Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu bagian dari kewaspadaan standar.

BAB II PERANCANGAN PRODUK

Aplikasi Cairan Pelumas Pada Pengeboran Pelat ASTM A1011 Menggunakan Mata Bor HSS

METODE PENGUJIAN BERAT JENIS NYATA CAMPURAN BERASPAL DIPADATKAN MENGGUNAKAN BENDA UJI KERING PERMUKAAN JENUH

ADLN - PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA BAB VI PEMBAHASAN. perawatan kesehatan, termasuk bagian dari bangunan gedung tersebut.

PENGELOLAAN OPERASI K3

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

INSTRUKSI KERJA ALAT OIL BATH MEMMERT ONE 7-45

PT. BINA KARYA KUSUMA

INSTRUKSI KERJA ALAT Thermo Scientific CIMAREC Stirring Hot Plates

METODE PENGUJIAN PARTIKEL RINGAN DALAM AGREGAT

Transkripsi:

1/5 1. Tujuan a. Memberikan petunjuk cara penggunaan mesin Compacta L30 MD yang benar. b. Menghindari kesalahan dalam menggunakan mesin. 2. Ruang Lingkup Prosedur pengoperasian ini meliputi cara pengoperasian mesin Compacta L30 MD yang terdapat di TFME Politeknik Negeri Batam. 3. Istilah/Singkatan/Definisi TFME : Teaching Factory Manufacturing of Electronics PCB : Printed Circuit Boards 4. Referensi Buku manual mesin Compacta L30 MD, Walter Lemmen. 5. Lampiran - 6. Uraian Instruksi Kerja a. Kualifikasi Pelaksana 1. Operation Manager TFME Mengawasi pemakaian mesin dengan benar. Melakukan tindakan segera bila mendapat laporan tentang kerusakan mesin. 2. Laboran / Teknisi TFME Bertanggung jawab melakukan perawatan dan pemakaian mesin sesuai Instruksi Kerja yang berlaku. Segera melaporkan kepada Operation Manager TFME apabila terdapat kelainan atau penyimpangan dalam penggunaan mesin. b. Spesifikasi Mesin Nama mesin : Compacta L30 MD Pabrik pembuat : Walter lemmen, Germany Tahun : 2012 Power supply : 230 V, 40 A Lokasi : TFME Mesin Compacta L30 MD adalah mesin yang diaplikasikan untuk membuat PTH (Plated Through Hole) yang berfungsi untuk menghubungkan pad antar layer PCB. Kunci keberhasilan proses ini terletak pada tahap proses pelapisan dinding lubang yang telah di bor dimana lapisan yang bersifat isolator harus diubah sifatnya menjadi konduktor dengan mengggunakan proses kimia.

2/5 c. Gambar Mesin Gambar 1. Mesin Compacta L30 MD Keterangan No pada gambar : 1. Tangki Sweller 2. Tangki KMnO 4 3. Tangki Neutralizer 4. Tangki Black Hole Cleaner 5. Tangki Balackhole SP 6. Tangki Microclean

3/5 7. Tangki Acid Cleaner 8. Tangki H 2 SO 4 Dip 9. Tangki Acid Copper 10. Tangki Acid Tin 11. a. Tangki cascade rinse 1 (tangki a) b. Tangki cascade rinse 1 (tangki b) 12. Tangki spray rinse 13. a. Tangki cascade rinse 2 (tangki a) b. Tangki cascade rinse 2 (tangki b) 14. Rinsing valve d. Pengoperasian Mesin Tahapan proses PTH untuk PCB double layer : 1. Blackhole Cleaner (tangki ke-4) - Naikkan suhu larutan Blackhole Cleaner hingga mencapai 55 o C (cara pembuatan larutan Blackhole Cleaner sesuai instruksi Kerja No.IN.8.5.5 Pembuatan Larutan Kimia Pada Proses Pembuatan PCB). - Masukkan PCB dalam tangki Blackhole Cleaner, ayunkan (swing) PCB dalam larutan selama 5 menit dan vibrasi selama 2 detik, kemudian angkat. 2. Rinsing (pembilasan) - Masukkan PCB ke dalam tangki cascade rinse 1(tangki a), celupkan 3 kali 3. Blackhole SP (tangki ke-5) - Naikkan suhu larutan Blackhole SP hingga mencapai 35 o C (cara pembuatan larutan Blackhole SP sesuai instruksi Kerja No.IN.8.5.5 Pembuatan Larutan Kimia Pada Proses Pembuatan PCB). ). - Masukkan PCB dalam larutan, ayunkan (swing) PCB dalam larutan selama 5 menit dan vibrasi 2 kali masing-masing selama 2 detik, kemudian angkat. - Keringkan dalam oven selama 20 menit pada suhu 100 o C, dinginkan. 4. Microclean (tangki ke-6) - Naikkan suhu larutan Microclean hingga mencapai 30 o C (cara pembuatan larutan Microclean sesuai instruksi Kerja No.IN.8.5.5 Pembuatan Larutan Kimia Pada Proses Pembuatan PCB). ). - Masukkan PCB dalam tangki Microclean, ayunkan (swing) PCB dalam larutan selama 30 detik, kemudian angkat. 5. Rinsing (pembilasan) - Masukkan PCB ke dalam tangki cascade rinse 1 (tangki a), celupkan 3 kali

4/5 - Lakukan sampai lapisan carbon pada permukaan PCB menghilang. 6. Micro Etch - Naikkan suhu larutan microclean hingga mencapai 38 o C (cara pembuatan larutan Microclean sesuai instruksi Kerja No.IN.8.5.5 Pembuatan Larutan Kimia Pada Proses Pembuatan PCB).). - Masukkan PCB ke dalam tangki microclean, ayunkan (swing) PCB dalam larutan selama 30 detik, kemudian angkat. 7. Rinsing (pembilasan) - Masukkan PCB ke dalam tangki cascade rinse 1 (tangki a), celupkan 3 kali - Ulangi proses micro etch dan rinsing selama 2 kali. 8. Acid Dip (tangki ke-8) - Masukkan PCB ke dalam larutan Acid Dip (H 2 SO 4 ) pada suhu ruang, ayunkan (swing) PCB dalam larutan selama 5 detik, kemudian angkat. 9. Copper Plating (tangki ke-7) - Atur suhu larutan (24 o C 40 o C). - Setting arus listrik sesuai luas penampang PCB (sesuai perhitungan). - Masukkan PCB ke dalam tangki Copper plating, swing selama 45 menit, kemudian angkat. 10. Rinsing (pembilasan) - Masukkan PCB ke dalam tangki cascade rinse 1a, celupkan 3 kali dalam air (ulangi pembilasan ke dalam tangki cascade rinse 1b). - Masukkan PCB ke dalam tangki rinsing spray, lakukan gerakan naik turun. e. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan mesin 1. Penempatan unit mesin, pastikan ada ventilasi yang cukup. Untuk Etching dan plating dalam beberapa keadaan diperlukan suatu sistem pembuangan bahan kimia. 2. Jangan meletakkan unit mesin dekat dengan sumber panas, seperti radiator, hot air shafts, oven dll. 3. Jika unit mesin tidak digunakan, lepaskan plug dari socket. 4. Pastikan tidak ada cairan atau benda asing terdapat dalam unit PTH. Jangan semprot unit mesin dengan air. 5. Jangan mencampurkan bahan kimia dalam tangki, karena kemungkinan terjadi reaksi eksotermis yang menyebabkan blocking pada keran pembuangan. 6. Ketika menggunakan bahan kimia : - Personil harus menggunakan alat pelindung diri seperti kaca mata pelindung, baju kerja dan sarung tangan.

5/5 - Bekerjalah dengan exhaust atau setidaknya terdapat area ventilasi yang baik. - Hindari kontak dengan kulit, mata dan membran mukosa. - Bila terkena bahan kimia, segera lepaskan baju kerja dan rendam dengan zat kaustik (caustic substances). - Bila kulit terkena percikan, bilas segera dengan air. - Pada kasus kecelakaan segera konsultasikan dengan dokter.