BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN. Penelitian ini memanfaatkan energi cahaya matahari untuk menggerakan

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB II KONSEP DASAR SISTEM PENGISIAN DAYA AKI

Bab III ENERGI LISTRIK

Penyusun: Tim Laboratorium Energi

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Wida Lidiawati, 2014

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN MODUL. Nama Alat : Simulasi Pengukuran Timer Pada Terapi Inframerah. Menggunakan ATmega16

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB IV ANALISA DAN KOMBINASI SOLAR HOME SYSTEM DENGAN LISTRIK PLN

5 HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL, PENGUJIAN DAN ANALISIS. Pengujian diperlukan untuk melihat dan menilai kualitas dari sistem. Hal ini

KATA PENGANTAR. Meulaboh,15 Januari Penulis. Afrizal Tomi

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. diulang-ulang dengan delay 100 ms. kemudian keluaran tegangan dari Pin.4 akan

BAB I Pendahuluan 1.1 Latar Belakang

P R O P O S A L. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), LPG Generator System

SMART LIGHTING LED. SUTONO Program Studi Sistem Komputer, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

BAB IV PENGUJIAN ALAT

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III PERANCANGAN ALAT

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Terpadu Teknik Elektro Universitas

PERANCANGAN MESIN LISTRIK PEMOTONG RUMPUT DENGAN ENERGI AKUMULATOR ABSTRAKSI

BAB III PRINSIP KERJA ALAT DAN RANGKAIAN PENDUKUNG

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB IV PERANCANGAN DAN ANALISA UPS

PENERANGAN JALAN UMUM MENGGUNAKAN PHOTOVOLTAIC ( PV)

NASKAH PUBLIKASI DESAIN PENYIRAM TAMAN OTOMATIS TENAGA SURYA MENGACU PADA KELEMBABAN TANAH

PERANCANGAN STAND ALONE PV SYSTEM DENGAN MAXIMUM POWER POINT TRACKER (MPPT) MENGGUNAKAN METODE MODIFIED HILL CLIMBING

SMP kelas 9 - FISIKA BAB 2. RANGKAIAN LISTRIK DAN SUMBER ENERGI LISTRIKLatihan Soal coulomb. 50 coulomb. 180 coulomb.

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian dan perancangan serta penyelesaian penulisan laporan tugas akhir

BAB IV PERHITUNGAN DAN PENGUJIAN PANEL SURYA

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

LATIHAN SOAL PTS SEMESTER 1 KELAS 9 TAHUN PELAJARAN

BAB III PERANCANGAN MINI REFRIGERATOR THERMOELEKTRIK TENAGA SURYA. Pada perancangan ini akan di buat pendingin mini yang menggunakan sel

NASKAH PUBLIKASI PENGGUNAAN PANEL SURYA (SOLAR CELL) SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK ALTERNATIF UNTUK POMPA AKUARIUM DAN PEMBERI MAKAN OTOMATIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA...

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Diode) Blastica PAR LED. Par. tetapi bisa. hingga 3W per. jalan, tataa. High. dan White. Jauh lebih. kuat. Red. White. Blue. Yellow. Green.

Proposal PJU Integrated

ABSTRAK. Kata kunci: Solar Cell, Media pembelajaran berbasis web, Intensitas Cahaya, Beban, Sensor Arus dan Tegangan PENDAHULUAN

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV PENGUJIAN DAPUR BUSUR LISTRIK

BAB III METODE PENELITIAN. dapat dilihat di Blok diagram dibawah ini :

RANGKAIAN INVERTER DC KE AC

RANCANG BANGUN PEMANFAATAN PANEL SURYA SEBAGAI CHARGER HANDPHONE DI TEMPAT UMUM

NASKAH PUBLIKASI PEMBASMI HAMA MENGGUNAKAN GELOMBANG ULTRASONIC DENGAN MEMANFAATKAN PANEL SURYA (SOLAR CELL)

ANALISIS KARAKTERISTIK ELECTRICAL MODUL PHOTOVOLTAIC UNTUK PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA SKALA LABORATORIUM

TUGAS TAHAP 1 SISTEM PAKAR

Kata Kunci : Solar Cell, Modul Surya, Baterai Charger, Controller, Lampu LED, Lampu Penerangan Jalan Umum. 1. Pendahuluan. 2.

BAB III METODE PENELITIAN. merupakan faktor yang ikut menentukan berhasil tidaknya penelitian yang

APLIKASI SISTEM TENAGA SURYA SEBAGAI SUMBER TENAGA LISTRIK POMPA AIR

BAB III PERANCANGAN SISTEM

SISTEM KONVERTER PADA PLTS 1000 Wp SITTING GROUND TEKNIK ELEKTRO-UNDIP

BAB 4 ANALISIS DAN BAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. dilihat dari teknologi yang terus berkembang [1]. seperti halnya teknologi mobil

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

NASKAH PUBLIKASI DESAIN MESIN PEMOTONG RUMPUT MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK AC 100 WATT

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

PASCAL. Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984

Bab 5. Pengujian Sistem

Muhamad Fahri Iskandar Teknik Mesin Dr. RR. Sri Poernomo Sari, ST., MT

ANALISIS TAHANAN DAN STABILITAS PERAHU MOTOR BERPENGGERAK SOLAR CELL

BAB III PERANCANGAN ALAT

BAB III ANALISIS MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Contoh soal dan pembahasan ulangan harian energi dan daya listrik, fisika SMA kelas X semester 2. Perhatikan dan pelajari contoh-contoh berikut!

Rangkaian Listrik. 4. Ebtanas Kuat arus yang ditunjukkan amperemeter mendekati.. a. 3,5 ma b. 35 ma c. 3,5 A d. 35 A e. 45 A

NASKAH PUBLIKASI PEMANFAATAN SEL SURYA UNTUK KONSUMEN RUMAH TANGGA DENGAN BEBAN DC SECARA PARALEL TERHADAP LISTRIK PLN

PERANCANGAN SUMBER ENERGI HYBRID PADA ALAT MESIN PENGERING IKAN

LISTRIK DAN MAGNET (Daya Listrik) Dra. Shrie Laksmi Saraswati,M.Pd

Listrik Dinamis FIS 1 A. PENDAHULUAN. ρ = ρ o (1 + αδt) B. HUKUM OHM C. NILAI TAHANAN RESISTOR LISTRIK DINAMIS. materi78.co.nr. c.

PENGAPLIKASIAN PANEL SURYA PADA MOBIL LISTRIK

RANCANG BANGUN BECAK LISTRIK TENAGA HYBRID DENGAN MENGGUNAKAN KONTROL PI-FUZZY (SUBJUDUL: HARDWARE) Abstrak

ABSTRAK. Kata-kata kunci: Solar Cell, Media pembelajaran berbasis web, Intensitas Cahaya, Beban, Sensor Arus dan Tegangan

BAB III METODOLOGI PERANCANGAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III PERANCANGAN ALAT

LISTRIK DINAMIS FIS 1 A. PENDAHULUAN B. HUKUM OHM. ρ = ρ o (1 + αδt) C. NILAI TAHANAN RESISTOR

SISTEM OTOMATISASI PENGENDALI LAMPU BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB I PENDAHULUAN. Sumber dari masalah yang dihadapi di dunia sekarang ini adalah mengenai

BAB I PENDAHULUAN. I.I Latar Belakang

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 L atar Belakang Masalah

BAB III PEMBUATAN ALAT Tujuan Pembuatan Tujuan dari pembuatan alat ini yaitu untuk mewujudkan gagasan dan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Langkah-langkah yang digunakan dalam menyelesaikan alat Infra merah

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

NASKAH PUBLIKASI DESAIN SPRAYER PERTANIAN DENGAN SEL SURYA

BAB I PENDAHULUAN. digunakan, dari mulai jam, perangkat portabel hingga mobil listrik yang mulai

Diajukan untuk memenuh salah satu persyaratan dalam menyelesaikan pendidikan sarjana (S-1) pada Departemen Teknik Elektro OLEH :

Sistem Monitoring pada Panel Surya Menggunakan Data logger Berbasis ATmega 328 dan Real Time Clock DS1307

BAB IV PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Menekan tombol Switch ON, maka LCD akan menyala dengan kalimat. 5 menit, 10 menit, dan 15 menit.

1. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 3 PERANCANGAN SISTEM

Listrik Tenaga Surya untuk Rumah (judul asli: Memasang Solar Home System atau Pembangkit Listrik Tenaga Surya Mini untuk Rumah) Oleh: Agus Haris W

BAB III PERANCANGAN ALAT

Bab IV PENGOLAHAN DATA DAN ANALISA

Transkripsi:

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA Pengujian dilakukan terhadap baterai merk Panasonic, tegangan 6 V, daya 4.5 AH. Pengujian dilakukan dengan melakukan pengisian kemudian pemakaian daya tahan terhadap beban kemudian ada uji kelayakan alat menurut pendapat pengguna alat. Pengisian dilakukan dengan dua alat yaitu menggunakan carger adaptor dan sumber anergei dari panel surya. 4.1 Cara Pemakaian Alat Infra Bag terdiri dari alat pemijat, infra merah, panel surya, gel pendingin dan baterai. Alat pemijat pada infra bag ini membutuhkan daya yang diperoleh dari baterai dimana baterai memerlukan pengisian daya yang diperoleh dari listrik PLN atau energi listrik alternatif yang dihasilkan oleh panel surya yang terdapat pada tas ini. Tas ini memilki satu saklar, dimana saklar tersebut hanya dapat menyalakan alat pemijat pada posisi I. Sedangkan pada posisi II, saklar dapat menyalakan alat pemijat dan infra merah secara bersamaan. Sebelum digunakan, gel pendingin harus dibekukan didalam lemari es kurang lebih 12 jam. Selanjutnya gel pendingin dapat dipasang pada infra bag. Untuk melakukan pengisian daya handphone (charge) dibutuhkan kabel USB charger handphone yang dapat dihubungkan pada konektor USB yang terdapat pada saku infra bag. Langkah-langkah penggunaanya sebagai berikut Dinginkan atau bekukan gel pendingin terlebih dahulu sebelum digunakan didalam lemari es selama kurang lebih 12 jam, lalu masukan gel pendingin didalam kantong saku yang tersedia dibelakang tas Cas baterai menggunakan adaptor dengan menyambungkan jack dc dari adaptor ke slot jack dc pengecsan baterai. Pengecasan dilakukan kurang lebih 2 jam. Apabila saat diluar atau ditempat yang terkena ainar matahari langsung pengecasan baterai dapat dilakukan melalui panel surya caranya sama dengan 50

51 pengecasan dengan adaptor hanya mengganti kabel jack dc adaptor dengan jack dc panel surya yang tersedia Pakailah tas seperti memakai tas pada umumnya. Untuk menjalan alat pijit sudah tersedia 2 posisi saklar yang ada, pada posisi 1 maka hanya alat pijat yang nyala, sedangkat untuk tombol 2nya untuk menyalakan alat pemijat dan infra merah dan untuk mematikan alat posisikan saklah pada posisi tengah. Untuk pemakain carger handphon hanya perlu menyambungkan kabel USB carger handphone ke slot USB yang tersedia didalam saku tas. Apabila pemijat atau carger tidak dapat digunakan lagi, itu menandakan daya pada baterai sudah habis maka harus dicarger kembali melalu adaptor maupun dari panel surya. 4.2 Pengecasan atau pengisian baterai 4.2.1 Pengecasan Memakai Adaptor Pengecasan atau pengisian baterai memakai adaptor 12 V dengan arus 1.5 Ampere, karena komponen alat pengecasan baterai sudah dilengkapi regulator tegangan yang diatur dengan tegangan sebesar 7 Volt, jadi tegangan maksimal yang masuk sebesar sebesar kapasitas regulator tegangannya yaitu sebesar 30 Volt. Hasil pengisian baterai dapat dilihat pada Tabel 4.1 berikut:

(Volt) 52 No Tabel 4.1 Proses Kenaikan Saat Pengisian Baterai Menggunakan Waktu Pengisian Baterai (Menit) Adaptor pada Baterai (Volt) Arus yang masuk pada baterai (Ampere) Daya (Watt) 1 0 3,03 0,78 2,36 2 10 4,52 0,69 3,11 3 20 5,71 0,55 3,14 4 30 5,90 0,49 2,89 5 40 5,97 0,46 2,75 6 50 6,02 0,46 2,77 7 60 6,06 0,46 2,79 8 70 6,15 0,46 2,83 9 80 6,25 0,45 2,81 10 90 6,29 0,44 2,77 11 100 6,32 0,43 2,72 12 110 6,35 0,41 2,60 13 120 6,37 0,40 2,55 14 130 6,40 0,40 2,56 Proses kenaikan tegangan pengisian baterai menggunakan adaptor dapat dilihat pada Grafik 4.1 berikut ini: 7 6 5 4 3 2 Arus 1 0 0 20 40 60 80 100 120 140 Waktu (Menit) Grafik 4.1 Pengaruh tegangan dan arus pada saat pengisian baterai per waktu pengisian menggunakan adaptor

53 Dapat dilihat di tabel maupun grafik hasil pengisian baterai menggunakan adaptor memerlukan waktu lebih dari 2 jam dari tegangan minimal baterai 3 Volt menjadi 6 Volt lebih. Pada saat baterai mendekati full carger yaitu pada tegangan 6 Volt, kenaikan tegangan baterai hanya sedikit pada waktu yang lama. 4.2.2 Pengecasan Memakai Panel Surya Kondisi pengecasan atau pengisian baterai memakai panel surya 10 Watt Peak dengan tegangan maksimal 18 Volt regulator pada panel suryanya dan arus dapat berubah-ubah sesuai kondisi sinar matahari, karena pengecasan baterai sudah dilengkapi regulator tegangan yang diatur dengan besaran tegangan outputnya sebesar 7 Volt. Pengisian baterai dilakukan pada jam 10 sianag sampai jam 12.30 Untuk pengecasan baterainya tegangan maksimal yang boleh masuk sebesar sebesar kapasitas regulator tegangannya yaitu sebesar 30 Volt, jadi tidak masalah tegangan yang masuk dari panel surya tegangan berubah-ubah. Hasil pengisian baterai dapat dilihat pada Tabel 4.2 berikut. No Tabel 4.2 Proses Kenaikan Saat Pengisian Baterai Waktu pengisian baterai (Menit) Menggunakan Panel Surya pada Baterai (Volt) Arus yang masuk pada baterai (Ampere) Daya (Watt) 1 0 3,05 0,33 1,01 2 10 4,34 0,34 1,47 3 20 5,53 0,30 1,65 4 30 5,70 0,29 1,65 5 40 5,80 0,02 0,12 6 50 5,84 0,36 2,11 7 60 5,96 0,33 1,97 8 70 5,99 0,35 2,10 9 80 6,02 0,34 2,01 10 90 6,04 0,30 1,81 11 100 6,06 0,32 1,94 12 130 6,06 0,33 1,99

/Arus (Volt/Ampere) 54 Dari hasil pengujian alat yaitu pada saat pengecasan atau pengisian baterai menggunakan panel surya maka dibuat grafik. Grafik kenaikan tegangan baterai saat dicarger dapat dilihat pada Grafik 4.2. 7 6 5 4 3 Arus 2 1 0 0 20 40 60 80 100 120 140 Waktu (Menit) Grafik 4.2 Pengaruh tegangan dan arus pada saat pengisian baterai per waktu pengisian menggunakan panel surya Perubahan tegangan pada baterai saat pengisian dengan menggunakan panel surya hampir sama dengan menggunakan adaptor itu dikarenakan intensitas cahaya yang diterima panel surya cukup. Pengisian baterai menggunakan panel surya tegangan maupun arusnya dapat berubah tergantung dari intesitas caya yang mengenai panel surya Perbandingan kenaikan tegangan antara pengisian baterai menggunakan adaptor dengan panel surya dapat dilihat pada Grafik 4.3 berikut ini.

(Volt) 55 7 6 5 4 3 2 (adaptor) (panel surya) 1 0 0 10 20 30 40 50 60 70 80 90 100 130 Waktu (Menit) Grafik 4.3 Perbandingan perubahan tegangan saat pengisian saat menggunakan antara adaptor dan panel surya Dapat dilihat dari grafik di atas pengisian baterai yang menggunakan adaptor kenaikan tegangannya lebih cepat dan stabil dari pengisian darai awalnya 3 Volt sampai 6 Volt di bandingakan dengan pengisian menggunakan panel surya. 4.3 Lama Waktu Pemakaian Baterai Terhadap Beban Pada pemakaian baterai dipasang beban alat pemijat dengan infra merah dan handphone dengan daya beban masing-masing. Alat pemijat dengan tegangan 12 Volt, arus maksimal 2 Ampere dan carger handphone tegangan 5 Volt, arus maksimal 2 Ampere, tergantung masing-masing handphone yang digunakan jadi daya beban dapat diperoleh sebagai berikut. Rumus dasar : P = V x I V = P/I I = P/V

56 dimana, Daya alat pemijat : 12 Volt X 2 Ampere = 24 Watt Daya carger handphone : 5 Volt X 2 Ampere = 10 Watt Jadi, total daya beban yang terpasang dengan 2 beban adalah : Total daya = 24 +10 = 34 Watt. Kapasitas baterai = 6 volt X 4.5Ah = 27 Vah/27 Watt per jam Perhitungan berapa lama aki dapat mem-backup beban : I = Kuat Arus (Ampere) P = Daya (Watt) V = (Volt) Jadi : - Beban maksimal 34 Watt. - Baterai yang digunakan 12 V/4.5 Ah. Maka didapat : I = 34 W/6 V = 5,667 Ampere Waktu pemakaian = 4.5 Ah/5,667 A =11,99 jam- dieffisiensi Baterai sebesar 20 % = 0,79 jam - 0,158 jam = 0,632 Jam ( 37 Menit 55,2 Detik )

Teganagan(Volt) 57 Dari hasil percobaan alat Infra Bag maka hasil uji alat dapat dilihat pada Tabel 4.3 dan Grafik 4.4 sebagai berikut: No Tabel 4.3 Lama pemakaian baterai saat beban terpasang Lama pemakaian (Menit) keluaran (volt) Arus keluar (Ampere) Daya (Watt) 1 0 6,97 5,1 30,6 2 10 6,86 5,1 34,97 3 20 6,64 5,0 33,2 4 30 5,29 5,0 26,45 5 35 3,07 4,8 14,74 8 7 6 Beban tidak bekerja 5 4 3 2 Arus 1 0 0 10 20 30 40 Waktu(Menit) Grafik 4.4 Perubahan tegangan dan arus pada saat pemakaian baterai ke beban tepasang

58 Dari hasil percobaan pemakaian beban maksimal daya tahan baterai dapat bertahan selama kurang lebih 35 menit dengan tegangan akan turun sedangkan arusnya cundrung stabil. Dapat dilihat diatas terjadi drop tegangan yang cukup jauh yaitu perbedaan sejauh 2 volt hanya dalam waktu sekitar 30 menit. Drop tegangan tersebut terjadi karena baterai tidak mampu lagi mengalirkan daya ke beban sehingga teganannya turun. 4.4 Perubahan Daya Pada Tiap Jalur Beban Saat Pemakaian Pada analisi ini dilakukan pengukuran tegangan dan arus pada jalur beban motor pemijat dan jalur carger handphone. Pengukuran dilakukan selama beban bekerja dan sampai beban tidak dapat bekerja lagi atau mati dari baterai awalnya terisi penuh sampai daya baterai habis tanpa pengisian kembali. 1. Pada beban pemijat dan infra merah Pada pengujian ini motor pemijat dan infra merah dihidupkan bersamaan yaitu memposisikan saklar ke posisi II lalu diukur dititik jalur stelah melewati regulator step up. Perubahan daya dapat dilihat pada tabel 4.4 dan grafik 4.5. Tabel 4.4 Lama pemakaian baterai beban pemijat dan infra merah No Lama pemakaian (Menit) keluaran (volt) Arus keluar (Ampere) Daya (Watt) 1 0 7,15 3,52 25,17 2 10 6,26 3,56 22,28 3 20 5,15 3,49 17,97 4 30 3,02 3,53 10,66 5 40 2,02 2,98 5,98

Teganagan(Volt) 59 8 7 6 5 4 3 2 Arus 1 0 0 10 20 30 40 50 Waktu(Menit) Grafik 4.5 Perubahan tegangan dan arus pada saat pemakaian baterai ke beban pamijat dan infra merah 2. Pada baban charger handphone Pada pengujian ini dipasang beban satu handphone dan satu kipas laptop bertegangan 5 volt. Pengukuran dilakukan pada titik jalur setelah regulator step down yang dijalaur slot USB. Perubahan tegangan dan arus dapat dilihat pada table 4.5 dan grafik 4.6. No Tabel 4.5 Lama pemakaian baterai dengan beban handphone dan Lama pemakaian (Menit) kipas laptop keluaran (volt) Arus keluar (Ampere) Daya (Watt) 1 0 3,78 2,34 8,84 2 15 3,53 2,33 8,22 3 30 3,28 2,32 7,60 4 45 3,15 2,32 7,30 5 60 2,97 2,32 6,89 6 75 2,55 1,60 4,08

Teganagan(Volt) 60 4 3.5 3 2.5 2 1.5 1 Arus 0.5 0 0 20 40 60 80 Waktu(Menit) 4.5 Masalah yang Terjadi pada Saat Pegujian Pada awalnya penulis menggunakan baterai lithium 3 cells bekapasitas 2,2 Ah. Pada saat pengujian baterai mengalami kerusakan yang diakibatkan oleh pengosongan tegangan baterai yang terlalu rendah ataupun pengisian tegangan baterai yang terlalu tinggi yang menyebabkan baterai tidak mampu menyuplai daya untuk beban pada infra bag. Sehingga awal mulanya infra bag menggunakan baterai lithium, setelah baterai mengalami kerusakan, kemudian baterai diganti dengan baterai/aki kering yang berkapasitas 4,5Ah yang bobotnya lebih berat dari baterai lithium Grafik 4.6 Perubahan tegangan dan arus pada saat pemakaian baterai ke beban handphone dan kipas laptop 4.6 Perubahan Suhu pada Gel Pendingin Infra Bag menggunakan gel pendingin yang ditempelkan pada Infra Bag maka diukur seberapa lama gel pendingin bertahan saat dalam pemakaian. Gel pendingin sebelumnya sudah dibekukan selama semalaman dilemari es. berikut Tabel 4.6 dan Grafik 4.7 kenaikan suhu pada gel pendingin.

suhu (Celcius) 61 Tabel 4.6 Perubahan suhu gel pendingin NO Waktu saat pemakaian (jam) Suhu (Celcius) 1 0 12 2 1 12 3 2 13 4 3 14 5 4 15 6 5 17 7 6 19 8 7 21 9 8 24 10 9 24 30 perubahan suhu perubahan suhu 25 20 15 10 5 0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 waktu (Jam) Grafik 4.7 Perubahan suhu gel pendingin Dari hasil pengujian gel pendingin suhunya turun secara bertahap selma pemakaian. Suhu gel yang awalnya 12 Celcius turun sampai ke 24 Celcius suhu lingkungan membutuhkan waktu sekitar 8 jam saat pemakaian tas.

62 4.7 Responden Penilain Produk Infra Bag Infra Bag merupakan suatu produk yang dipakai maka dilakukan penilaian terhadap alat Infra Bag ini. Penilaian produk dilakukan pada lima orang responden yang telah memakai Infra Bag. Hasil rata-rata responden penilailan dari 5 sampel pengguna Infra Bag dapat di lihat pada Tabel 4.5 di bawah ini. Tabel 4.7 Total hasil responden terhadap produk tas No Aspek penilaian Skor penilaian 0 20 40 60 80 100 1 Performance (Kinerja) 2 3 2 Features (Fitur) 2 2 1 3 Reliability (Kehandalan) 1 1 3 4 Conformance (Kesesuaian) 1 4 5 Durability (Ketahanan) 1 1 3 6 Desain Aesthetics 2 1 2 (Estetika/keindahan) Total 5 orang sampel pengguna Jadi rata-rata hasil penilaian terhadap pemakaian tas Infra Bag dapat disimpulakan sebagai berikut: 1. Performance (Kinerja) (2 orang X 60 + 3 orang X 80) / 5 = 72 dari poin 100 2. Features (Fitur) (1 orang X 100 + 2 orang X 80 + 2 orang X 60) / 5 = 76 dari poin 100 3. Reliability (Kehandalan) (1 orang X 40 + 1 orang X 60 + 3 orang X 80) / 5 = 68 dari poin 100 4. Conformance (Kesesuaian) (1 orang X 40 + 4 orang X 80) / 5 = 72 dari poin 100 5. Durability (Ketahanan)

63 (1 orang X 40 + 1 orang X 60 + 3 orang X 80) / 5 = 68 dari poin 100 6. Desain Aesthetics (Estetika/keindahan) (2 orang X 40 + 1 orang X 60 + 2 orang X 80) / 5 = 60 dari poin 100 Jadi total rata-rata dari penilaian terhadap tas Infra Bag adalah: (72+76+68+72+68+60) /6 = 69,33 dari 100 poin maksimal.