PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI FEBRUARI 2016

dokumen-dokumen yang mirip
PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI FEBRUARI 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI MARET 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JULI 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JUNI 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2016

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2016

Perkembangan Pariwisata Bali

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI NOVEMBER 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JUNI 2016

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI MEI 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JUNI 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI SEPTEMBER 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI APRIL 2014

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JANUARI 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JUNI 2011

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI DESEMBER 2016

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI JULI 2011

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI SEPTEMBER 2010

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI PEBRUARI 2010

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI OKTOBER 2016

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MARET 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU FEBRUARI 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU NOVEMBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MARET 2014

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MARET kepri.bps.go.id

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU SEPTEMBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MEI 2016

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MARET 2016

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU MEI 2011

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2009

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU OKTOBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2012

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2012

BPS PROVINSI KEPULAUAN RIAU PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU AGUSTUS 2009

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE PROVINSI KEPULAUAN RIAU DESEMBER 2011

BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI KEPULAUAN RIAU

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE KOTA BATAM APRIL 2015

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE KOTA BATAM FEBRUARI 2016

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE KOTA BATAM JUNI 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN

PERKEMBANGAN PARIWISATA DI SULAWESI UTARA BULAN DESEMBER 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE KOTA BATAM DESEMBER 2015

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SUMATERA UTARA MARET 2016

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR JULI 2012

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SUMATERA

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TENGAH BULAN MEI 2015

PERKEMBANGAN KUNJUNGAN WISMAN KE KOTA BATAM JANUARI 2016

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

PERKEMBANGAN PARIWISATA PROVINSI KEPULAUAN RIAU MEI 2017

PERKEMBANGAN PARIWISATA DAN TRANSPORTASI SUMATERA UTARA FEBRUARI 2017

BADAN PUSAT STATISTIK PROPINSI KEPRI

PERKEMBANGAN PARIWISATA JAWA TIMUR AGUSTUS 2012

PERKEMBANGAN PARIWISATA DI SULAWESI UTARA BULAN MEI 2015

PERKEMBANGAN TINGKAT PENGHUNIAN KAMAR HOTEL DI JAWA BARAT

Transkripsi:

PERKEMBANGAN PARIWISATA BALI FEBRUARI 2016 23/04/51/Th. X, 1 April 2016 Kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada bulan 2016 mencapai 375.744 orang, dengan wisman yang datang melalui bandara sebanyak 367.024 orang, dan yang melalui pelabuhan laut sebesar 8.720 orang. Jumlah wisman ke Bali pada bulan 2016 naik sebesar 10,84 persen dibandingkan dengan bulan 2015 dan naik sebesar 7,17 persen dibandingkan dengan bulan 2016. Menurut kebangsaan, wisman yang paling banyak datang ke Bali pada bulan 2016 adalah wisman dengan kebangsaan Tiongkok, Australia, Jepang, Malaysia, dan Inggris dengan persentase masing-masing sebesar 30,45 persen, 18,17 persen, 6,13 persen, 3,86 persen, dan 3,70 persen. Pada periode tahun 2015, secara kumulatif wisman yang datang ke Bali sebanyak 726.336 orang. Untuk periode tersebut asal wisman yang paling banyak datang ke Bali berkebangsaan Tiongkok, Australia, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris dengan persentase masing-masing sebesar 26,34 persen, 21,51 persen, 5,45 persen, 3,79 persen, dan 3,75 persen. Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada hotel berbintang bulan 2016 mencapai rata-rata 54,38 persen, naik 5,94 poin dibandingkan TPK bulan lalu. Rata-rata lama menginap tamu pada hotel berbintang di Bali bulan 2016 mencapai 3,12 hari, naik 0,14 poin dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada bulan lalu. TPK pada hotel Non Bintang bulan 2016, mencapai rata-rata 35,53 persen, naik sebesar 8,66 poin dari bulan lalu. Dengan rata-rata lama menginap tamu mencapai 3,36 hari, naik 0,65 poin dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada bulan lalu. 1. Wisatawan Mancanegara () ke Bali Jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Bali pada bulan 2016 mencapai 375.744 orang. Angka ini naik sebesar 10,84 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya. Apabila dibandingkan dengan bulan 2016 jumlah wisman naik sebesar 7,17 persen. Pada bulan 2016, sebagian besar wisman yang datang ke Bali melalui bandara, yaitu sebanyak 367.024 orang (97,68 persen), sedangkan melalui pelabuhan laut sebesar 8.720 orang (2,32 persen). Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, jumlah wisman yang datang melalui Bandara Ngurah Rai naik sebesar 10,19 persen. Sedangkan bila dibandingkan dengan keadaan bulan 2016 kunjungan di bulan tercatat naik 6,80 persen. yang datang melalui pelabuhan laut pada bulan 2016 naik 25,85 persen dibandingkan bulan 2016 dan naik sebesar 47,32 persen dibandingkan dengan keadaan bulan 2015. Berita Resmi Statistik Provinsi 23/04/51/Th. X, 1 April 2016 1

No Pintu Masuk Tabel 1 Kedatangan Langsung ke Bali Menurut Pintu Masuk 2015, 2016 dan 2016 Tahun 2016 Tahun 2015 Perubahan Feb - Feb Feb Jan-Feb Feb Thd 2016 Feb 2016 Thd 2015 Jan-Feb 2016 Thd 2015 Peran Feb 16 Thd Total Feb Peran Jan-Feb 16 Thd Total 2016 (1 ) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) 1 Bandara 343.663 367.024 710.687 333.072 621.827 6,80 10,19 14,29 97,68 97,85 2 Pelabuhan 6.929 8.720 15.649 5.919 18.912 25,85 47,32-17,25 2,32 2,15 Jumlah 350.592 375.744 726.336 338.991 640.739 7,17 10,84 13,36 100,00 100,00 Menurut kebangsaan, wisatawan yang paling banyak datang ke Bali adalah dari negara Tiongkok, Australia, Jepang, Malaysia, dan Inggris dengan persentase masing-masing sebesar 30,45 persen, 18,17 persen, 6,13 persen, 3,86 persen, dan 3,70 persen. Tabel 2 menyajikan data sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak yang berkunjung ke Bali pada bulan 2016. Kebangsaan Tabel 2 Kedatangan Langsung ke Bali Menurut Kebangsaan, 2015, 2016 dan 2016 Bandara 2016 Pelabuhan Laut Total Persentase 2016 2015 Perubahan 16 Thd 16 Perubahan 2016 Thd 2015 (9) (10) 1 Tiongkok 114.252 162 114.414 30,45 76.919 93.920 48,75 21,82 2 Australia 65.963 2.306 68.269 18,17 87.983 71.336-22,41-4,30 3 Jepang 22.972 68 23.040 6,13 16.535 22.662 39,34 1,67 4 Malaysia 14.475 11 14.486 3,86 10.765 14.456 34,57 0,21 5 Inggris 12.746 1.153 13.899 3,70 13.337 9.087 4,21 52,95 6 Korea Selatan 13.239 8 13.247 3,53 14.257 13.390-7,08-1,07 7 India 12.255 255 12.510 3,33 13.711 10.021-8,76 24,84 8 Amerika Serikat 10.507 1.853 12.360 3,29 11.800 9.575 4,75 29,09 9 Taiwan 11.295 12 11.307 3,01 9.042 10.691 25,05 5,76 10 Perancis 9.576 27 9.603 2,56 7.073 7.803 35,77 23,07 11 Lainnya 79.744 2.865 82.609 21,99 89.170 76.050-7,36 8,62 Jumlah 367.024 8.720 375.744 100,00 350.592 338.991 7,17 10,84 Dibandingkan dengan kondisi 2015, dari sepuluh negara dengan jumlah wisman terbanyak (Tabel 2), hanya Australia dan Korea Selatan yang tercatat mengalami penurunan. Sebaliknya, negara-negara seperti Inggris, Amerika, Perancis, dan Tiongkok menunjukan adanya peningkatan yang relatif tinggi. Kemudian jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, hanya tiga dari sepuluh negara kontributor utama menunjukan adanya penurunan. Dari keetiga negara tersebut, Australia menunjukan penurunan yang paling tajam yaitu hampir mencapai 22,41 persen. Walaupun demikian, negara seperti Jepang, Malaysia, dan Perancis mengalami peningkatan diatas 30 persen. Bahkan kedatangan wisman dari Tiongkok meningkat cukup tinggi, tepatnya 48,75 persen dibandingkan bulan sebelumnya. 2 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali 23/04/51/Th. X, 1 April 2016

Tabel 3 Kedatangan Langsung ke Bali Menurut Kebangsaan, 2016 Kebangsaan Bandara 2016 Pelabuhan Total Persentase Jan - 2015 Perubahan Jan 2016 Thd 2015 1 Tiongkok 190.987 346 191.333 26,34 145.747 31,28 2 Australia 152.621 3.631 156.252 21,51 156.395-0,09 3 Jepang 39.413 162 39.575 5,45 40.544-2,39 4 Korea Selatan 27.479 25 27.504 3,79 28.523-3,57 5 Inggris 25.254 1.982 27.236 3,75 18.574 46,64 6 India 25.678 543 26.221 3,61 17.326 51,34 7 Malaysia 25.223 28 25.251 3,48 28.265-10,66 8 Amerika Serikat 21.190 2.970 24.160 3,33 18.303 32,00 9 Taiwan 20.313 36 20.349 2,80 19.179 6,10 10 Singapura 16.872 32 16.904 2,33 20.156-16,13 11 Lainnya 165.657 5.894 171.551 23,62 147.727 16,13 Jumlah 710.687 15.649 726.336 100,00 640.739 13,36 Secara kumulatif, pada periode - 2016 ini wisman yang datang langsung ke Bali mencapai 726.336 orang. Angka ini tercatat lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dimana kedatangan wisman baru mencapai 640.739 orang, atau naik sebesar 13,36 persen. Negara yang mengalami peningkatan jumlah wisman terbesar pada periode 2016 ini adalah India, yaitu sebesar 51,34 persen, sebaliknya yang mengalami penurunan terbesar adalah Singapura, yaitu sebesar 16,13 persen. Berita Resmi Statistik Provinsi 23/04/51/Th. X, 1 April 2016 3

2. Tingkat Penghunian Kamar Hotel Berbintang Seiring dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisman, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) khususnya untuk hotel berbintang di Bali juga tampak mengalami peningkatan. Pada bulan 2016, angka TPK hotel berbintang mencapai rata-rata 62,46 persen, atau naik 8,08 poin dibandingkan TPK bulan 2016 yang telah mencapai 54,38 persen. TPK tertinggi adalah di Kabupaten Badung yaitu sebesar 65,65 persen dan terendah di Kabupaten Karangasem sebesar 26,43 persen. Tabel 4 TPK Pada Hotel Berbintang di Bali Menurut, dan 2016 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) (1) (2) (3) (4) 1 Badung 57,40 65,65 2 Gianyar 50,68 50,31 3 Karangasem 23,76 26,43 4 Buleleng 37,36 33,28 5 Denpasar 47,36 58,64 Bali 54,38 62,46 Dibandingkan dengan TPK bulan 2016, TPK Kabupaten Badung, Karangasem, dan Kota Denpasar mengalami peningkatan masing-masing sebesar 8,25 poin, 2,67 poin, dan 11,28 poin, sedangkan Kabupaten Gianyar dan Buleleng mengalami penurunan sebesar 0,37 poin dan 4,08 poin Tabel 5 TPK Menurut Klasifikasi Bintang di Bali dan 2016 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Klasifikasi Bintang (1) (2) (3) (4) 1 Bintang 1 45,56 53,39 2 Bintang 2 39,73 50,47 3 Bintang 3 52,91 48,21 4 Bintang 4 54,70 66,55 5 Bintang 5 56,94 67,54 Seluruh Bintang 54,38 62,46 Sedangkan menurut klasifikasi hotel, tingkat hunian kamar hotel bintang lima sebesar 67,54 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan kelas hotel yang lain. TPK terendah terjadi pada hotel bintang tiga yang hanya mencapai 48,21 persen. 4 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali 23/04/51/Th. X, 1 April 2016

Tabel 6 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Indonesia pada Hotel Berbintang di Bali, dan 2016 Klasifikasi Bintang Rata-rata Lama Menginap Tamu (Hari) Asing Indonesia Total 1 Bintang 1 4,51 2,43 5,74 5,23 4,62 2,56 2 Bintang 2 2,71 3,31 1,96 2,41 2,30 2,77 3 Bintang 3 3,72 3,30 1,88 2,31 2,90 2,87 4 Bintang 4 3,76 3,52 2,65 2,39 3,48 3,19 5 Bintang 5 2,98 3,17 3,05 3,43 2,99 3,22 Seluruh Bintang 3,35 3,27 2,52 2,73 3,12 3,12 Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel berbintang di Bali pada bulan 2016 mencapai 3,12 hari. Angka ini sama dibandingkan dengan rata-rata lama menginap tamu pada bulan 2016 yang juga mencapai 3,12 hari. Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu Indonesia pada bulan 2016 selama 2,73 hari, lebih rendah dibandingkan rata rata lama menginap tamu Asing yang selama 3,27 hari. Menurut kabupaten/kota, tercatat rata-rata lama menginap tamu tertinggi pada bulan 2016 terjadi di Denpasar selama 3,69 hari dan terendah terjadi di Kabupaten Buleleng, yaitu selama 1,97 hari. Tabel 7 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Indonesia pada Hotel Berbintang di Bali Menurut, dan 2016 No. Rata-rata Lama Menginap Tamu (Hari) Asing Indonesia Total 1 Badung 3,27 3,35 2,70 2,66 3,14 3,17 2 Gianyar 2,93 2,32 2,64 3,52 2,94 2,36 3 Karangasem 2,91 2,81 1,57-2,88 2,81 4 Buleleng 3,00 2,04 1,48 1,77 2,43 1,97 5 Denpasar 4,11 4,48 2,27 3,14 3,15 3,69 Bali 3,35 3,27 2,52 2,73 3,12 3,12 Berita Resmi Statistik Provinsi 23/04/51/Th. X, 1 April 2016 5

3. Tingkat Penghunian Kamar Hotel Non Bintang TPK pada hotel Non Bintang di Bali untuk keadaan bulan 2016, mencapai rata-rata 35,53 persen, dengan TPK tertinggi terjadi di Kabupaten Badung, yaitu sebesar 56,04 persen, dan terendah terjadi di Kabupaten Bangli dengan persentase sebesar 4,92 persen. Dibandingkan dengan bulan 2016, TPK hotel non bintang naik sebesar 8,66 poin. Angka selengkapnya disajikan pada Tabel 8. Tabel 8 TPK Pada Hotel Non Bintang di Bali Menurut, dan 2016 Tingkat Penghunian Kamar (TPK) (1) (2) (3) (4) 1 Jembrana 13,01 11,13 2 Tabanan 17,25 13,80 3 Badung 38,05 56,04 4 Gianyar 33,55 36,11 5 Klungkung 37,62 41,88 6 Bangli 8,91 4,92 7 Karangasem 21,62 23,22 8 Buleleng 24,82 28,99 9 Denpasar 24,65 26,71 Bali 26,87 35,53 Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel non bintang di Bali pada bulan 2016 mencapai 3,36 hari. Angka ini naik 0,65 poin dibandingkan rata-rata lama menginap tamu pada bulan sebelumnya. Menurut kabupaten/kota, tercatat rata-rata lama menginap tamu tertinggi pada bulan 2016 terjadi di Kabupaten Gianyar dengan rata-rata lama menginap selama 4,32 hari dan terendah terjadi di Kabupaten Bangli dengan rata-rata menginap selama 1,03 hari. Tabel 9 Rata-Rata Lama Menginap Tamu Asing dan Indonesia pada Hotel Non Bintang di Bali Menurut, dan 2016 Rata-rata Lama Menginap Tamu (Hari) Asing Indonesia Total 1 Jembrana 3,40 2,35 1,01 1,01 1,23 1,20 2 Tabanan 3,25 1,95 1,19 1,16 1,74 1,41 3 Badung 3,10 4,26 2,90 3,04 3,05 3,81 4 Gianyar 4,26 4,64 5,33 2,04 4,28 4,32 5 Klungkung 3,28 3,55 2,11 2,78 3,08 3,46 6 Bangli 1,22 1,00 1,08 1,06 1,13 1,03 7 Karangasem 3,02 2,84 2,16 1,28 2,76 2,47 8 Buleleng 3,04 3,81 1,62 3,04 2,09 3,70 9 Denpasar 5,32 6,19 1,95 2,69 2,70 3,97 Bali 3,59 4,00 1,85 2,24 2,71 3,36 6 Berita Resmi Statistik Provinsi Bali 23/04/51/Th. X, 1 April 2016