Bandung, 26 Mei 2016

dokumen-dokumen yang mirip
SENAT AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

SENAT AKADEMIK UNIVERSITAS INDONESIA

NOMOR : 07/MWA-IPB/2014 TENTANG TATA CARA PEMBENTUKAN PERATURAN INTERNAL INSTITUT PERTANIAN BOGOR

Kebijakan Akademik UGM. Hardyanto Soebono Ketua Senat Akademik UGM

PERATURAN MAJELIS WALI AMANAT UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR: 25919/UN4.0/OT.05/2016 TENTANG TATA KERJA ANTARORGAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2. sar IPB; Lampiran Salinan Keputusan Senat Akademik IPB

SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG. FORUM SA PTNbh Bandung Juli 2017 Gedung Balai Pertemuan Ilmiah ITB

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 66 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA INSTITUT PERTANIAN BOGOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN SENAT AKADEMIK NOMOR : 41291/UN4.A/SN.07/2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA SENAT AKADEMIK UNIVERSITAS HASANUDDIN

SALINAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 04 TAHUN 2016 TENTANG

KEDUDUKAN, TUGAS, DAN FUNGSI ORGAN UTAMA UPI SEBAGAI PTN BADAN HUKUM UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2016

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, MEMUTUSKAN:

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 70 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN

Kajian Statuta Universitas Indonesia Aspek Organisasi. Oleh: Muhammad Ridha Intifadha 1

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI. Presiden Republik Indonesia,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

RISALAH RAPAT KOMISI KELEMBAGAAN (K II) SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

RISALAH RAPAT KOMISI KELEMBAGAAN (K II) SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

UNIVERSITAS AIRLANGGA

Universitas Sumatera Utara Senat Akademik

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN AGAMA. Institut Agama Islam. IAIN. Organisasi. Ambon.

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG STATUTA UNIVERSITAS DIPONEGORO. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini ya

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

FORUM Senat Akademik ITB, Juli 2017 ITS BERBAGI PENGALAMAN

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2014 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2011, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 52 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS DIPONEGORO DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Daftar Surat Ketetapan/Keputusan/Peraturan MWA UI

: PERATURAN PEMERINTAH TENTANG PENDIDIKAN TINGGI.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Organisasi dan Tata Kerja. IAIN. Syekh Nurjati.

SISTEM ORGANISASI DAN TATA KERJA

REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA,

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

Universitas Sumatera Utara Senat Akademik

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS BAITURRAHMAH Nomor 374/N/UNBRAH/VII/2013. Tentang STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KELOLA UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR...TAHUN 2016 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS NEGERI SEBELAS MARET SURAKARTA

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 17/MWA-IPB/2003 T E N T A N G ANGGARAN RUMAH TANGGA INSTITUT PERTANIAN BOGOR

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 51 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS PADJADJARAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS HASANUDDIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2016, No Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 65 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

2 MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG STATUTA UNIVERSITAS HASANUDDIN. BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Pemerintah ini ya

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI UNIT KERJA DI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UB. Tugas Fakultas ORGANISASI FAKULTAS

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS HASANUDDIN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS PADJADJARAN NOMOR 40 TAHUN 2016 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLA UNIVERSITAS PADJADJARAN

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158,

KETETAPAN MAJELIS WALI AMANAT IPB NOMOR : 62 /MWA-IPB/2007 T E N T A N G

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 33 TAHUN 2006 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS AIRLANGGA

Universitas Sumatera ljtara MAJELTS WAL AMANAT

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 65 TAHUN 2013 TENTANG STATUTA INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2006 TENTANG PENETAPAN UNIVERSITAS AIRLANGGA SEBAGAI BADAN HUKUM MILIK NEGARA

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN NOMOR 139 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN STATUTA DAN ORGANISASI PERGURUAN TINGGI BAB I PENDAHULUAN

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 81 TAHUN 2017 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS RIAU

2017, No Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pe

PERATURAN MAJELIS WALI AMANAT NOMOR 08/MWA-IPB/2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PERTANIAN BOGOR INSTITUT PERTANIAN BOGOR,

No.1670, 2014 KEMENDIKBUD. Perguruan Tinggi. Statuta. Organisasi. Pedoman

KEPUTUSAN REKTOR UNIVESITAS GUNADARMA Nomor : 06.1/SK/REK/UG/2016

2018, No Peraturan Presiden Nomor 68 Tahun 2015 tentang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 139 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN STATUTA DAN ORGANISASI PERGURUAN TINGGI

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA TENTANG BADAN HUKUM PENDIDIKAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

2017, No Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5336); 2. Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Peny

KEPUTUSAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor : 43/SK/K01-SA/2003 TENTANG

BUKU DESKRIPSI JABATAN DAN TUPOKSI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG STATUTA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 47 TAHUN 2015 TENTANG KEDUDUKAN DAN SUSUNAN SENAT UNIVERSITAS BRAWIJAYA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

STATUTA ITB BH BEBERAPA PERATURAN ITB YANG PERLU DISIAPKAN BERKAITAN DENGAN BAB VII STATUTA ITB

KEPUTUSAN SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG Nomor : 10/SK/K01-SA/2009 TENTANG KETENTUAN & TATA KERJA SENAT AKADEMIK INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Transkripsi:

Bandung, 26 Mei 2016

PP No. 66 Tahun 2013 tentang Statuta IPB Statuta IPB adalah peraturan dasar pengelolaan IPB yang digunakan sebagai landasan penyusunan peraturan dan prosedur operasional di IPB.

Pola Ilmiah Pokok Statuta IPB 1. PERTANIAN 2. KELAUTAN 3. BIOSAINS TROPIKA Dasar yang kuat bagi pengembangan keilmuan sebagai mandat negara kepada IPB.

Organ IPB 1. Majelis Wali Amanat 2. Senat Akademik 3. Dewan Guru Besar 4. Rektor

Wewenang SA IPB (Pasal 56 PP No. 66 Tahun 2013) a. merumuskan dan menetapkan norma dan kebijakan akademik; b. mengevaluasi pelaksanaan kebijakan akademik yang dilakukan oleh Rektor; c. mengawasi pelaksanaan kebebasan akademik, kebebasan mimbar akademik, dan otonomi keilmuan; d. memberikan persetujuan atas usulan pengangkatan Guru Besar dan Lektor Kepala;

Wewenang SA IPB (Pasal 56 PP No. 66 Tahun 2013) e. memberikan pertimbangan kepada Rektor dalam pemberian sanksi kepada sivitas akademika dan Tenaga Kependidikan yang melakukan pelanggaran norma dan etika akademik; f. memberikan masukan kepada MWA perihal aspek akademik dalam rangka penetapan rencana jangka panjang, rencana strategis, serta rencana kerja dan anggaran tahunan; g. memberikan masukan kepada MWA perihal hasil evaluasi kinerja Rektor;

Wewenang SA IPB (Pasal 56 PP No. 66 Tahun 2013) h. memberikan pertimbangan kepada Rektor dalam pemberian atau pencabutan gelar dan penghargaan akademik; i. memilih anggota MWA dari unsur Dosen dan Masyarakat; j. mengusulkan anggota MWA kepada Menteri untuk ditetapkan; k. memberikan penilaian atas kinerja anggota MWA;

Wewenang SA IPB (Pasal 56 PP No. 66 Tahun 2013) l. memberikan persetujuan atas pembentukan, perubahan, penghapusan, dan perubahan nama fakultas atau nama lain yang sejenis, lembaga dan pusat, departemen dan divisi, serta program studi; dan m. bersama MWA, Rektor, dan DGB, menyusun dan menyetujui rancangan perubahan statuta.

Pimpinan dan Keanggotaan Senat Akademik IPB (Pasal 57 PP No. 66 Tahun 2013) A. Pimpinan SA terdiri dari Ketua dan Sekretaris yang dipilih dari danoleh Anggota SA. Pimpinan SA tidak berasal dari anggota ex-officio: B. Anggota SA terdiri dari: 1. Rektor, Para Wakil Rektor, Para Dekan, dan Kepala Lembaga/ex-officio (16 orang); 2. Perwakilan Dosen yang terdiri dari Dosen Guru Besar Wakil Fakultas (9 orang), Dosen Guru Besar Wakil IPB (30 orang), dan Dosen bukan Guru Besar Wakil Fakultas (9 orang). C. Jumlah Anggota SA IPB yang mewakili Dosen sebanyak 3(tiga) kali jumlah anggota ex-officio; D. Jumlah Anggota SA IPB adalah 64 orang.

STRUKTUR ORGANISASI SA-IPB Periode 2014-2019 Ketua SA Sekretaris SA Komisi A Komisi B Komisi C Komisi D Bidang Akademik dan Pengembangan IPTEKS Bidang Pengembangan, Perencanaan, Anggaran, dan Kelembagaan Bidang Kepangkatan/ Jabatan Akademik, Pemberian Gelar Kehormatan dan Tanda Penghargaan Bidang Norma, Kajian Strategis dan Kerjasama

PROGRAM KERJA KOMISI SENAT AKADEMIK IPB PERIODE 2014-2019 Komisi A : Bidang Akademik dan Pengembangan IPTEK 1. Menetapkan kebijakan dasar mengenai pengembangan dan penyelenggaraan kegiatan akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat); 2. Menyusun norma dan tolok ukur penyelenggaraan kegiatan akademik; 3. Menyusun peraturan pelaksanaan akademik, kebebasan mimbar akademik dan otonomi keilmuan; 4. Melaksanakan monitoring dan pengawasan pelaksanaan penyelenggaraan kegiatan akademik.

PROGRAM KERJA KOMISI SENAT AKADEMIK IPB PERIODE 2014-2019 Komisi B : Bidang Pengembangan, Perencanaan,Anggaran dan Kelembagaan 1. Memberikan masukan untuk Pimpinan Institut yang berkaitan dengan penyusunan rencana strategis, rencana kerja dan anggaran tahunan Institut; 2. Menyusun kebijakan pengembangan Institusi dan Program; 3. Mengusulkan bakal calon Rektor untuk dibahas dalam Sidang Senat Akademik, yang akan disampaikan sebagai bahan rekomendasi kepada Majelis Wali Amanat; 4. Melaksanakan penilaian atas kinerja Majelis Wali Amanat, untuk disampaikan sebagai bahan masukan kepada Menteri; 5. Melaksanakan penilaian atas kinerja Pimpinan Institut dalam bidang manajemen akademik.

PROGRAM KERJA KOMISI SENAT AKADEMIK IPB PERIODE 2014-2019 Komisi C : Bidang Kepangkatan/Jabatan Akademik, Pemberian Gelar Kehormatan dan Tanda Penghargaan 1. Menetapkan kebijakan dan sistem penjenjangan jabatan akademik, penilaian prestasi akademik, dan kecakapan serta kepribadian sivitas akademika dan pegawai Institut; 2. Menyusun kriteria, peraturan, mekanisme, dan memberikan pertimbangan pengangkatan Lektor Kepala dan Guru Besar; 3. Menyusun kriteria, mekanisme, dan memberikan pertimbangan pemberian gelar kehormatan dan tanda penghargaan kepada mereka yang berjasa kepada Institut dalam bidang pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta kemanusiaan.

PROGRAM KERJA KOMISI SENAT AKADEMIK IPB PERIODE 2014-2019 Komisi D : Bidang Norma, Kajian Strategis dan Kerjasama 1. Menyusun norma dan kode etik bagi sivitas akademika dalam melaksanakan kegiatan bidang akademik dan kerjasama dengan para pihak; 2. Memberikan pertimbangan dan rekomendasi kepada Pimpinan IPB yang berkaitan dengan norma, etika dan disiplin; 3. Melaksanakan kajian strategis dan kerjasama dalam lingkup nasional dan internasional yang relevan dengan visi dan misi IPB; 4. Memberikan pertimbangan dan rekomendasi pokok kepada Pimpinan IPB untuk menempatkan posisi strategis IPB sebagai perguruan tinggi terkemuka di kancah nasional dan internasional.

Peraturan yang dibuat berdasarkan Statuta IPB No Pasal Perihal 1 Pasal 19 2 Pasal 21 3 Pasal 28 4 pasal 33 Ketentuan mengenai jenis program keahlian dan lingkup keilmuan terapan pada pendidikan vokasi. Ketentuan mengenai persyaratan pembukaan dan penutupan, serta tata cara penyelenggaraan program internasional. Kriteria dan tata cara pemberian gelar kehormatan Doktor Honoris Causa. Ketentuan mengenai tata cara dan tata tertib pelaksanaan upacara wisuda. 5 Pasal 34 Ketentuan pencabutan gelar lulusan.

No Pasal Perihal Peraturan yang dibuat berdasarkan Statuta IPB 6 Pasal 35 Ketentuan tata cara pelaksanaan Kebebasan Akademik, Kebebasan Mimbar Akademik dan Otonomi keilmuan. 7 Pasal 44 Tata cara pemilihan Anggota Majelis Wali Amanat. 8 Pasal 48 Kriteria penilaian kinerja anggota Majelis Wali Amanat. 9 Pasal 54 Menyusun instrumen penilaian kinerja Rektor. 10 Pasal 54 Merumuskan dan menetapkan norma dan kebijakan akademik.

Peraturan yang dibuat berdasarkan Statuta IPB No Pasal Perihal 11 Pasal 57, 58 Tata cara pemilihan anggota Senat Akademik yang mewakili Dosen. 12 Pasal 65 13 Pasal 67 Tata cara pendirian, penggabungan, pemisahan, perubahan nama, pembukaan Fakultas, Departemen dan Divisi. Ketentuan mengenai fungsi, tugas, dan wewenang Fakultas dan Sekolah.

No Norma/Peraturan yang dibuat SA (sesuai dengan dinamika IPB) 1 Arsitektur Akademik IPB 2045. Program 2 Norma Kelembagaan setra Evaluasi Organisasi dan Tata Kerja IPB. 3 Pedoman/Panduan Penetapan Angka Kredit dalam Kenaikan Pangkat/Jabatan Dosen IPB. 4 Kriteria Penilaian Normatif Kenaikan Jabatan Dosen. 5 Kebijakan Perekrutan, Perencanaan, dan Penjenjangan Karir Tenaga Pendidik dan Kependidikan IPB. 6 Kebijakan Perekrutan dan Pembinaan Karir Dosen Vokasi IPB.

No Norma/Peraturan yang dibuat SA (sesuai dengan dinamika IPB) 7 Norma Penelitian dan Publikasi. Program 8 Norma Penyelenggaraan Pendidikan Jarak jauh IPB. 9 Kajian Sektor Strategis Bidang Pertanian, Kelautan, Biosains Tropika 2050. 10 Norma Sertifikasi dalam Pendidikan Formal dan non Formal. 11 Pengembangan Transdisciplinary Science dan Sustainability Science IPB. 12 Norma Pengembangan Jabatan Fungsional Sebagai Peneliti dan Penyuluh di Lingkungan IPB.

Norma/Peraturan yang dibuat SA (sesuai dengan dinamika IPB) No Program 13 Petunjuk Teknis Tata Cara Pemilihan Anggota MWA. 14 Petunjuk teknis Tata Cara Pemilihan, Pengangkatan, dan Pergantian Antar Waktu Anggota SA IPB. 15 Penyempurnaan Ketentuan Pokok Penilaian Kenaikan Jabatan Akademik Dosen ke Lektor Kepala dan Guru besar. 16 Norma dan Etika Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan IPB dalam Kehidupan bermasyarakat.

Norma/Peraturan yang dibuat SA (sesuai dengan dinamika IPB) No Program 17 Kebijakan IPB dalam World University Ranking dan Peran IPB dalam Pembangunan Bangsa. 18 Norma, Jenis Program Studi serta Lingkup keilmuan pada Pendidikan Akademik IPB. 19 Norma Pengembangan Infrastruktur Akademik IPB. 20 Evaluasi Pelaksanaan Kebijakan Akademik oleh Rektor. 21 Pelaksanaan Evaluasi Kinerja Anggota MWA IPB.

USULAN PROGRAM BERSAMA PTN BH 1. Merumuskan Norma dan Kebijakan Akademik PTNBH dan memberi masukan tentang Kebijakan Pendidikan Tinggi Indonesia menjadi BLUE PRINT PENDIDIKAN TINGGI INDONESIA 2. Kerjasama Akademik a. Credit earning(transfer credit) mata kuliah antar PTN bh, dual degree, double degree. b. Kerjasama riset unggulan nasional, internasional maupun penyelesaian studi (S2 dan S3) c. Blockgrant program riset dalam rangka memperkuat mandat masing-masing PTN bh d. Program bersama dalam pengabdian kepada masyarakat 3. Siapa yang melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi? Apakah perguruan tinggi atau individu Dosen? 4. Mencermati Persyaratan Nasional untuk Kenaikan Jabatan Akademik Dosen ke Lektor Kepala dan Guru Besar serta Falsafah Pemberian Jabatan Profesor, Profesor Riset 5. Norma pemberian Gelar Kehormatan ( Dr. H.C ) dan Penggunaannya.

Terimakasih