KATALOG BPS: 1101002.3510
STATISTIK DAERAH KABUPATEN BANYUWANGI 2011 No. Publikasi : 351004.002 Katalog BPS : 1101002.3510 Ukuran Buku : 8,27 inci x 11,69 inci Jumlah Halaman : iv + 38 halaman Naskah : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Gambar Kulit : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Diterbitkan oleh : BPS Kabupaten Banyuwangi Dicetak oleh : Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya
Kata Sambutan Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik daerah yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi dan kabupaten/kota. Penyusunan publikasi Statistik daerah ini merupakan inovasi dan pengembangan kegiatan perstatistikan serta penyebarluasan informasi sebagai salah satu upaya untuk menwujudkan visi BPS sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua. Penerbitan publikasi Statistik Daerah dimaksudkan untuk melengkapi ragam publikasi statistik yang telah tersedia di daerah seperti Daerah Dalam Angka (DDA) yang telah terbit secara rutin dalam memotret kondisi daerah. Buku ini menyajikan indikatorindikator terpilih yang menggambarkan tentang kondisi daerah dalam bentuk tampilan uraian deskriptif sederhana. Saya berharap, publikasi Statistik Daerah ini mampu memberikan informasi secara cepat dan tepat kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitor dan evaluasi mengenai perkembangan pembangunan di berbagai sektor serta membantu para penguna data lainnya dalam memahami kondisi umum daerahnya. Akhirnya, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berpartisipasi hingga terbitnya publikasi ini, dan semoga Tuhan Yamh Maha Kuasa senantiasa meridhoi usaha kita. Jakarta, Nopember 2010 Kepala Badan Pusat Statistik DR. Rusman Heriawan
Kata Pengantar Publikasi 2011 merupakan publikasi tahunan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi untuk yang kedua kalinya. Pada publikasi ini disajikan data dan juga informasi beserta penjabaran mengenai perekonomian Kabupaten Banyuwangi untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan serta potensi Kabupaten Banyuwangi. Publikasi 2011 diterbitkan guna melengkapi publikasi yang telah terbit secara rutin setiap tahun. Publikasi Statistik Daerah lebih menekankan pada analisis, seperti angka pengangguran, angkatan kerja, pertumbuhan ekonomi, inflasi,dan lain-lain. Melalui publikasi ini, diharapkan dapat membantu pengguna dalam perencanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan di Kabupaten Banyuwangi. Diharapkan publikasi ini dapat membantu dalam memenuhi kebutuhan akan data statistik, baik untuk instansi/dinas pemerintah, swasta, akademis maupun masyarakat luas. Oleh karena itu kami harapakan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak demi penerbitan yang lebih sempurna untuk yang akan datang. Banyuwangi, November 2011 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Ir. Muhamad Wahyudi
DAFTAR ISI 1. GEOGRAFI DAN IKLIM 1 2. PEMERINTAHAN 4 3. PENDUDUK 7 4. KETENAGAKERJAAN 11 5. PENDIDIKAN 14 6. KESEHATAN 15 7. PEMBANGUNAN MANUSIA 18 8. PERTANIAN 21 9. KEUANGAN DAN HARGA-HARGA 23 10. PENDAPATAN REGIONAL 24 LAMPIRAN 25
Luas wilayah Kabupaten Banyuwangi sekitar 5.782,50 km 2. Banyuwangi juga merupakan kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten Banyuwangi adalah salah satu daerah dalam Provinsi Jawa Timur yang terletak di bagian ujung timur Pulau Jawa. Secara astronomis, kabupaten ini terletak di antara 111 0 53-114 0 38 Bujur Timur dan 70 0 43-8 0 46 Lintang Selatan. Secara geografis Kabupaten Banyuwangi berbatasan dengan Kabupaten Situbondo disebelah Utara, Kabupaten Bondowoso di sebelah Barat, Samudera Indonesia di sebelah Selatan, dan Selat Bali di sebelah Timur. Luas wilayah Kabupaten Banyuwangi sekitar 5.782,50 km 2 yang merupakan kabupaten terluas di Provinsi Jawa Timur, yang mana sebagian besar wilayah Kabupaten Banyuwangi merupakan daerah kawasan hutan. Area hutan ini mencapai sekitar 31,72%,persawahan mencapai 11,44%, perkebunan sebesar 14,21%, dan 22,04% dimanfaatkan sebagai daerah pemukiman. Hutan Peta Kabupaten Banyuwangi Prosentase Luas Wilayah Perkebunan Persawahan Pemukiman 20,59 % 22,04 % Lainnya 11,44 % Sumber: Banyuwangi Dalam Angka Tahukah Anda?? Kabupaten Banyuwangi terletak di ujung timur Pulau Jawa dan berbatasan dengan Selat Bali 31,72 % 14,21 % 1
Kabupaten Banyuwangi dilalui 35 DAS yang sepanjang tahun cukup untuk mengaliri hamparan sawah yang ada. No N a m a D A S 1 D.A.S Bajulmati 2 D.A.S Sodong 3 D.A.S WidoroPorong 4 D.A.S Curah Alas Buluh 5 D.A.S Selogiri 6 D.A.S Sebani 7 D.A.S Paleran 8 D.A.S Dani 9 D.A.S Ketapang 10 D.A.S Kali Klatak 11 D.A.S Sukowidi 12 D.A.S K. Banyuwangi 13 D.A.S BENDO 14 D.A.S Pakis 15 D.A.S Tambong 16 D.A.S Donosuka 17 D.A.S Lungun 18 D.A.S Binau 19 D.A.S Bomo 20 D.A.S Blambangan 21 D.A.S Komis 22 D.A.S Setail 23 D.A.S Blambangan 24 D.A.S Kaligung 25 D.A.S Sarongan 26 D.A.S Kandangan 27 D.A.S Lembu 28 D.A.S Trembelang 29 D.A.S Bangorejo 30 D.A.S Besaran 31 D.A.S Kedungrejo 32 D.A.S Karang bendo 33 D.A.S Kemut 34 D.A.S Gambiran 35 D.A.S Bulu agung Sumber: Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyuwangi Wilayah utara, barat, dan selatan Kabupaten Banyuwangi merupakan deretan pegunungan, dengan tanah yang mencapai kemiringan rata-rata 40 0. Selain itu Kabupaten Banyuwangi memiliki panjang garis pantai sekitar 175,8 km, serta jumlah pulau kecil yang ada 10 buah. Selain itu, daerah datar Kabupaten Banyuwangi terbentang dari bagian utara hingga selatan yang tidak berbukit sebagian besar mempunyai tingkat kemiringan kurang dari 15. Daerah ini banyak dialiri sungai-sungai yang bermanfaat mengairi hamparan sawah yang luas. Selain ketersediaan hamparan sawah yang cukup luas dan potensial itu kontribusi Daerah Aliran Sungai (DAS) mempunyai pengaruh yang besar terhadap tingkat kesuburan tanah. Di Kabupaten Banyuwangi terdapat 35 DAS yang sepanjang tahun cukup untuk mengairi hamparan sawah yang ada. 2 Statistik Daerah KabupatenBanyuwangi
Penyinaran matahari berkisar antara 74 sampai 99 persen. Hal inilah yang menyebabkan Kabupaten Banyuwangi terasa sangat panas Jumlah curah hujan di Kabupaten Banyuwangi rata-rata per bulan adalah 157,31 mm dengan jumlah hujan tertinggi adalah sebesar 306,00 mm yang terjadi pada bulan Januari sedangkan jumlah hujan terendah adalah 33,70 mm pada bulan Nopember. Daerah dengan curah hujan tinggi terdapat di Kecamatan Sempu dengan jumlah curah hujan rata-rata pada tahun 2010 adalah sebesar 255,23 mm, sedangkan daerah dengan jumlah curah hujan terendah berada di kecamatan Glagah dengan jumlah curah hujan rata-rata sebesar 70,62 mm Rata-rata penyinaran matahari di Kabupaten Banyuwangi tidak berbeda secara signifikan, pada bulan Januari dan Pebruari mencapai 64 dan 72 persen, namun pada bulan Maret penyinaran mencapai 84 persen. Dari bulan April sampai Nopember rata-rata penyinaran matahari berkisar antara 63 sampai 81 persen dan menurun pada bulan Desember menjadi 40 per- sen. Hal inilah yang menyebabkan Kabupaten Banyuwangi terasa cukup panas. Banyaknya Curah Hujan dan Hari Hujan Dirinci menurut Hujan Tahun 2010 350 306 300 288.2 250 200 150 100 50 0 112.3 20 163.7 181.7 154.1 98.3 122 80.7 207.7 Sumber: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Banyuwangi Rata-rata Penyinaran Matahari Dirinci menurut Hujan Tahun 2010 33.7 139.4 14 14 14 24 16 17 15 13 19 13 20 Curah Hujan Hari Hujan 90 80 70 60 50 40 30 20 10 0 64 Januari Pebruari 72 Maret 84 63 65 April Mei Sumber: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Stasiun Meteorologi Banyuwangi 76 Juni 77 Juli 72 Agustus 79 September 74 Oktober Nopember 81 40 Desember 3
Kabupaten Banyuwangi terbagi menjadi 24 kecamatan dan 217 kelurahan/desa Secara administratif, Kabupaten Banyuwangi terbagi menjadi 24 kecamatan dan 217 kelurahan/desa. Selama periode 2009-2010, jumlah kecamatan, desa/kelurahan tidak ada perubahan. Ada dua kecamatan yang memiliki jumlah desa/kelurahan terbanyak yaitu kecamatan Banyuwangi dan Rogojampi, masing-masing ada 18 desa/kelurahan. Diikuti oleh kecamatan Kabat yang terdiri dari 17 desa. Ditingkat pemerintahan desa/kelurahan ada terdapat pembagian wilayah lagi yaitu dusun/lingkungan, rukun warga (RW) dan rukun tetangga (RT). Ada 751 wilayah dusun/lingkungan; 2.839 Rukun Warga (RW); dan 10.569 Rukun Tetangga (RT). Statistik Pemerintahan Kab. Banyuwangi Wilayah Administrasi 2009 2010 Kecamatan 24 24 Desa/Kelurahan 217 217 Dusun/Lingkungan 736 751 RukunWarga (RW) 2.775 2.839 RukunTetangga (RT) 10.177 10.569 Sumber: Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Banyuwangi Banyaknya Desa/Kelurahan Dirinci Menurut Kecamatan Tahun 2010 No Kecamatan Desa/Kelurahan 1 Pesanggaran 5 2 Siliragung 5 3 Bangorejo 7 4 Purwoharjo 8 5 Tegaldlimo 9 6 Muncar 10 7 Cluring 9 8 Gambiran 6 9 Tegalsari 6 10 Glenmore 7 11 Kalibaru 6 12 Genteng 5 13 Srono 10 14 Rogojampi 18 15 Kabat 16 16 Singojuruh 11 17 Sempu 7 18 Songgon 9 19 Glagah 10 20 Licin 8 21 Banyuwangi 18 22 Giri 6 23 Kalipuro 9 24 Wongsorejo 12 Jumlah 217 Sumber: Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Banyuwangi 4
Jumlah PNS mengalami kenaikan sebesar 8.68 persen 14600 14400 14200 14000 13800 13600 13400 13200 13000 12800 12600 Jumlah PNS Daerah Tahun 2008-2010 13890 13365 14525 2008 2009 2010 Sumber : Badan Kepegawaian dan Diklat Kabu-paten Banyuwangi Prosentase PNS Laki-Laki dan Perempuan Tahun 2010 Tahun L P Total 2010 60,32 39,68 100 2009 61,80 38,20 100 2008 62,18 37,82 100 Sumber : Badan Kepegawaian dan Diklat Kabu-aten Banyuwangi Secara umum jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) Daerah di Kabupaten Banyuwangi mengalami kenaikan dari sekitar 13.365 orang pada tahun 2009 menjadi sekitar 14.525 orang pada tahun 2010 atau bertambah 8.68 persen. Berdasarkan komposisi menurut jenis kelamin, jumlah PNS Laki-laki hampir dua kali lipat PNS perempuan. Dari Tahun 2009 hingga 2010, komposisi PNS Lakilaki berjumlah hampir dua kali lipat dibanding PNS perempuan. Apabila dirinci menurut golongan maka PNS golongan IV adalah 5.605 orang, terbanyak kedua adalah golongan III adalah 5.546 orang, golongan II adalah 2.931 dan golongan I adalah 438 orang. 5
Partai pengusung anggota legislatif terpilih sebanyak 10 partai Di bidang legislatif, komposisi anggota DPRD perempuan di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 masih relatif kecil yaitu 8 persen, dan sebesar 42 persen laki-laki. Dari segi pendidikan yang ditamatkan, sebagian besar adalah tamatan sarjana dan pasca sarjana, dan sisanya adalah tamatan SMA. Dengan rincian sebagai berikut, tamatan S1 sebanyak 27 orang atau 53 persen, tamatan pas-ca sarjana sebanyak 7 orang atau 14 persen, sedangkan sisanya sebanyak 16 orang atau 32 persen adalah tamatan SMA. Partai pengusung anggota legislatif terpilih sebanyak 10 partai berdasarkan urutan terbanyak, yaitu Partai PDIP (12 orang), Demokrat (10 orang), Golkar (7 orang), PKB (6 orang), PKNU (5 orang), Gerindra (4 orang), Hanura (2 orang), PPP (2 orang), PAN (1 orang) dan Republikan Nusantara (1 orang). Komposisi Anggota DPRD Kabupaten Banyuwangi menurut jenis kelamin Tahun 2010 45 40 35 30 25 20 15 10 5 0 Sumber : Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi 42 Laki-laki 8 Perempuan 6
Jumlah penduduk Kabupaten Banyuwangi meningkat terus dalam tiga tahun terakhir. Berdasar hasil sensus penduduk tahun 2010 jumlahnya mencapai 1.556.078 jiwa Jumlah penduduk Kabupaten Banyuwangi meningkat terus dalam empat tahun terakhir. Namun terjadi penurunan pada tahun 2010 dengan jumlah 1.556.078 jiwa. Pertumbuhan penduduknya naik menjadi 0.44 persen berdasarkan hasil sensus penduduk pada tahun 2010, nilai ini naik dari sebelumnya berkisar 0.23 persen pertahunnya. Dengan luas wilayah sekitar 5.782,5 Km2, maka kepadatan penduduk di Banyuwangi pada tahun 2010 sekitar 269 jiwa per Km 2 nya. Angka kepadatan ini lebih rendah dibandingkan kepadatan penduduk pada Tahun 2009 (275jiwa/Km 2 ) dan Tahun 2008 (274 jiwa/km 2 ). Sebagai ibukota Kabupaten, kecamatan Banyuwangi merupakan kecamatan terpadat penduduknya. Kepadatan penduduk Kecamatan Banyuwangi mencapai 3.604 jiwa per km 2 diikuti oleh Kecamatan Giri dengan kepadat-an 1.338 jiwa per km 2. Indikator Kependudukan Kabupaten Banyuwangi Uraian 2008 2009 2010 Jumlah Penduduk (000 jiwa) Pertumbuhan Penduduk (%) Kepadatan Penduduk (jiwa/km 2 ) 1.583 1.587 1.556 0.23 0.23 0.44 274 275 269 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Tingkat Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan (jiwa/km2) Wongsorejo Kalipuro Giri Banyuwangi Licin Glagah Songgon Sempu Singojuruh Kabat Rogojampi Srono Genteng Kalibaru Glenmore Tegalsari Gambiran Cluring Muncar Tegaldlimo Purwoharjo Bangorejo Siliragung Pesanggaran 160 246 1,338 165 443 167 408 755 625 903 865 1,010 150 165 708 875 719 883 46 324 433 467 60 0 1000 2000 3000 4000 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi 3,518 7
Dari piramida penduduknya, penduduk Kab.Banyuwangi masuk kategori penduduk usia muda Perbandingan Jumlah Penduduk Laki- Laki dengan Perempuan Tahun 2010 782,000 780,000 778,000 776,000 774,000 772,000 770,000 774,448 laki-laki 781,630 perempuan Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyu-wangi Piramida Penduduk Tahun 2010 Berdasarkan komposisi menurut jenis kelamin, pada Tahun 2010, perbandingan jumlah penduduk laki-laki lebih sedikit dibanding jumlah perempuan. Angka sex rasionya sebesar 99, yang bias diartikan bahwa dari setiap 100 orang perempuan dapat dipasangkan dengan 99 orang laki-laki. Dari piramida penduduknya, penduduk Kabupaten Banyuwangi masuk kategori penduduk usia muda. Untuk usiaa ntara 10-14 tahun mendominasi dari segi jumlahnya. Dari piramida juga kita bisa melihat ada kecenderungan penurunan jumlah penduduk pada usia 15-19 tahun dan 20-24 akan tetapi meningkat lagi pada rentang usia berikutnya, yaitu usia antara 25-29 tahun. Hal ini bisa menunjukkan adanya migrasi yang cukup nyata pada usia tersebut selain kematian. Migrasi dengan alasan bekerja, kuliah ataupun lainnya. Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi 8 Statistik Daerah KabupatenBanyuwangi Tahun2011
Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh pasangan peserta KB aktif adalah jenis suntik Pasangan usia subur (PUS) di Kabupaten Banyuwangi pada Tahun 2010 sejumlah 340.233 pasangan. Diantaranya, ada 74,01 persen yang menjadi peserta KB aktif atau sekitar 251.810 pasangan. Alat kontrasepsi yang paling banyak digunakan oleh pasangan peserta KB aktif adalah jenis suntik, mencapai 113.682 pasangan atau 45,15 persen. diikuti oleh pil KB dan AKDR/IUD masing-masing 67.875 pasangan (26,95 persen) dan 27.709 (11 persen). Pencapaian peserta KB aktif terbesar berada di Kecamatan Kalibaru, diikuti oleh Kecamatan Licin dan Kecamatan Giri. Masing-masing sebesar 77,99 persen, 75,77 persen dan 75,43 persen. Sedangkan kecamatan yang terendah capaiannya adalah Kecamatan Srono dan Kecamatan Gambiran, yaitu 67,33 persen dan 69,93 persen. Prosentase pasangan usia subur yang menjadi peserta KB aktif Tahun 2010 Wongsorejo Kalipuro Giri Banyuwangi Licin Glagah Songgon Sempu Singojuruh Kabat Rogojampi Srono Genteng Kalibaru Glenmore Tegalsari Gambiran Cluring Muncar Tegaldlimo Purwoharjo Bangorejo Siliragung Pesanggaran 67.33 69.93 71.84 74.54 74.14 73.62 75.43 74.64 75.11 74.15 74.29 75.77 74.46 74.89 74.59 75.09 75.02 74.91 74.99 74.84 74.57 74.92 74.58 60 65 70 75 80 Sumber: Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Banyuwangi 77.99 9
Banyaknya Peserta KB Aktif Menurut Jenis Alat Kontrasepsi yang Digunakan Tahun 2010 45.15 11.46 11 26.95 1.31 3.97 0.15 AKDR/IUD Tablet Kondom MOP MOW Suntik Susuk Sumber: Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Banyuwangi 10 Statistik Daerah KabupatenBanyuwangi Tahun2011
Penduduk laki-laki yang aktif secara ekonomi dua kali lipat dibanding penduduk perempuan Pada tahun 2010 penduduk Kabupaten Banyuwangi sekitar 1.556.078 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 774.448 orang dan perempuan 781.630 orang. Dari 1.556.078 orang tersebut yang tidak termasuk usia produktif yaitu mereka yang berumur 0 14 tahun dan 60 tahun ada sekitar 652.452 orang. Artinya pada tahun 2010 seluruh penduduk yang ada di Kabupaten Banyuwangi memiliki rasio ketergantungan dari setiap 1 orang penduduk usia produktif menanggung sekitar 1 orang penduduk yang tidak produktif. Jumlah penduduk laki-laki memang tampak lebih rendah bila dibandingkan dengan perempuan. Namun dalam kaitannya dengan pekerjaan penduduk laki-laki tampak lebih mendominasi dari pada perempuan. Bahkan bila dihitung keterbandingannya antara penduduk laki-laki dan perempuan yang aktif secara ekonomi karena statusnya bekerja, diperoleh ada sekitar 2 orang laki-laki dari setiap 1 orang perempuan yang bekerja. Jumlah Penduduk Usia Kerja Menurut Kegiatannya di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 Kegiatan Laki Perp. 1. Bekerja 478.466 315.380 2. Mencari Pekerjaan 14.776 8.733 3. Mempers. Usaha 434 0 4. PutusAsa 4.106 0 5. Sekolah 30.477 29.119 6. Mengurus Ruta. 24.074 223.106 7. Lainnya 27.519 20.067 Jumlah 579.852 596.405 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi Jumlah Penduduk Usia Kerja Menurut Kegiatannya di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 6. Mengurus Ruta. 21% 5. Sekolah 5% 4. PutusAsa 0% 3. Mempers. Usaha 0% 2. Mencari Pekerjaan 2% 7. Lainnya 4% Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi 1. Bekerja 68% 11
TPAK di kecamatan Pesanggaran mencapai 79,04 merupakan yang tertinggi di Kabupaten Banyuwangi TPAK Dirinci Menurut Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 Wongsorejo Kalipuro Giri Banyuwangi Licin Glagah Songgon Sempu Singojuruh Kabat Rogojampi Srono Genteng Kalibaru Glenmore Tegalsari Gambiran Cluring Muncar Tegaldlimo Purwoharjo Bangorejo Siliragung Pesanggaran Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi 63.93 61.35 67.35 68.09 65.22 68.30 68.29 66.52 67.39 68.39 0.00 20.00 40.00 60.00 80.00 74.66 68.79 73.14 70.52 71.21 72.35 71.19 69.08 75.61 76.96 76.85 75.73 74.08 79.04 Berdasarkan wilayah kecamatan, kecamatan Pesanggaran dengan angka TPAK sebesar 79,04 persen merupakan wilayah dengan nilai TPAK tertinggi, yang terdiri dari 44,86 persen TPAK penduduk lakilaki. Kecamatan Cluring dengan TPAK 63,93 persen berada diurutan kedua setelah kecamatan Pesanggaran, terdiri dari 42,61 persen TPAK penduduk laki-laki dan 34,35 persen TPAK penduduk perempuan. Selanjutnya adalah kecamatan Tegaldlimo dengan TPAK sebesar 76,85 persen, terdiri dari 44,16 persen TPAK penduduk laki-laki dan 32,68 persen TPAK penduduk perempuan. Sedangkan dengan TPAK sebesar 61,35 persen, yang terdiri dari 39,52 Tahukah Anda?? TPAK (Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja) merupakan pembagian dari jumlah penduduk yang bekerja dengan penduduk angkatan kerja. persen TPAK penduduk laki-laki dan 21,82 TPAK penduduk perempuan, merupakan wilayah kecamatan dengan nilai TPAK terendah. 12
TPT di Kabupaten Banyuwangi tercatat sekitar 4,05 persen. Pada tahun 2010 angka TPT di Kabupaten Banyuwangi tercatat sekitar 3,92 persen. Artinya dari 826.261 orang penduduk yang berumur 15 59 tahun yang berstatus angkatan kerja, sebanyak 32.415 orang diantaranya menyandang kategori penganggur. Dari sejumlah penganggur ini ada sekitar 22.058 orang berjenis kelamin laki-laki dan 10.357 orang perempuan. Dimana nilai TPT penduduk laki-laki adalah 4,41 persen dan TPT penduduk perempuan adalah 3,18 persen. Angka TPT di kabupaten Banyuwangi terdiri dari 12,93 persen TPT penduduk usia 15-24 tahun, 3,57 persen TPT penduduk usia 25-44 tahun, 1,59 persen TPT penduduk usia 45-64 tahun, dan 1,45 persen TPT penduduk usia 65 keatas. 13
Rasio guru persekolah tertinggi pada sekolah SMA (33 guru per sekolah) Jumlah sekolah untuk SD sederajat (SD negeri/swasta dan SD ibtidaiyah negeri/swasta), SMP sederajat (SMP negeri/swasta dan SMP tsanawiyah negeri/swasta) dan SMA sederajat (SMA negeri/ swasta, SMA aliyah negeri/swasta dan SMK) pada tahun 2010 masing-masing sebanyak 1.069 unit, 238 unit dan 112 unit, dengan jumlah murid sebanyak 175.421 siswa (SD), 70.874 siswa (SMP), 49.223 siswa (SMA). Sedang jumlah guru yang mengajar pada ketiga jenjang pendidikan tersebut di atas masingmasing adalah 8.962 orang (SD). 4.710 orang (SMP) dan 3.686 orang (SMA). Dari angka-angka rasio tersebut, rasio guru persekolah tertinggi pada sekolah SMA (33 guru per sekolah). Demikian pula untuk murid persekolah terbanyak pada SMA dengan rasio 439 murid persekolah. Tetapi untuk rasio murid per guru di ketiga jenjang pendidikan tersebut yang paling rendah adalah (agak ideal) rasio murid per guru tingkat SMP. Jumlah Sekolah, Murid dan Guru Beserta Rasio-rasio di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 Sekolah (unit) Murid (orang) Guru (orang) SD 1.069 175.421 8.962 SMP 238 70.874 4.710 SMA 112 49.223 3.686 Guru / Sekolah Murid / Sekolah Murid / Guru SD 8 164 20 SMP 20 298 15 SMA 33 439 13 Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi Rasio Guru/Sekolah, Murid/Sekolah dan Murid/Guru di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 450 400 350 300 250 200 150 100 50 0 Guru / Sekolah Murid / Sekolah Murid / Guru Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi SD SMP SMA 14
Di Kabupaten Banyuwangi, maka satu tenaga kesehatan menangani hampir dua ribu orang Dalam upaya mendukung program pembangunan bidang kesehatan di Kabupaten Banyuwangi, telah disediakan rumah sakit umum dan khusus sebanyak 11 unit dan puskesmas utama sebanyak 45 unit yang tersebar di 24 kecamatan. Untuk memperluas jangkauan fasilitas kesehatan bagi masyarakat, pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga telah membangun puskesmas-puskemas pembantu yang tersebar diberbagai desa dalam kecamatan sebanyak 105 unit. Selain itu terdapat pula poliklinikpoliklinik,balai pengobatan, pondok bersalin dan posyandu yang tersebar hampir di seluruh desa yang ada di Kabupaten Banyuwangi Tetapi tidak dapat dipungkiri masih dirasakan kekurangan-kekurangan, antara lain kelengkapan fasilitas kesehatan yang mutakhir dengan jumlah dokter yang cukup. Banyaknya Fasilitas Kesehatan Di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 Jenis Sarana Jumlah Rumah Sakit Umum 2 Rumah Sakit Swasta 9 Puskesmas 45 Puskesmas Pembantu 105 Puskesmas Keliling 51 Pondok Bersalin 17 Posyandu 2.184 Sumber: Dinas Kesehatan Banyuwangi Banyaknya Tenaga Kesehatan di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 700 600 500 400 300 200 100 0 111 48 44 539 695 Sumber: Dinas Kesehatan Banyuwangi 15
Jumlah Fasilitas Kesehatan Menurut Jenisnya Di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 Kecamatan 1. Pesanggaran RS Umum / Khusus Puske smas Puskesmas Pembantu - 2 3 2. Siliragung - 1 5 3. Bangorejo - 2 5 4. Purwoharjo - 2 4 5. Tegaldlimo - 2 4 6. Muncar - 4 7 7. Cluring - 2 5 8. Gambiran 1 2 4 9. Tegalsari - 1 3 10. Glenmore 1 2 6 11. Kalibaru - 1 2 12 Genteng 2 2 4 13 Srono - 3 6 14 Rogojampi 2 2 5 15 Kabat 1 2 5 16 Singojuruh - 1 5 17 Sempu - 3 6 18 Songgon - 1 4 19. Glagah - 1 2 20. Licin - 1 2 Dari perbandingan jumlah tenaga kesehatan dibanding jumlah jiwa di Kabupaten Banyuwangi, maka satu tenaga kesehatan menangani sekitar 1079 orang, nilai perbandingan ini lebih baik jika dibandingkan dengan keadaan pada tahun 2009, dimana setiap satu tenaga kesehatan menangani hampir dua ribu orang. Walaupun demikian nilai perbandingan ini masih relatif sangat banyak. Apabila dirinci menurut tingkatannya, maka satu tenaga dokter menangani sekitar 10000 jiwa, satu tenaga bidan menangani 2900 jiwa, sedangkan tenaga perawat menangani hampir 2300 jiwa. Dari sebaran fasilitas kesehatan di 21. Banyuwangi 4 3 4 22. Giri - 1 2 23. Kalipuro - 2 6 24. Wongsorejo - 2 6 Jumlah 11 45 105 Sumber: Dinas Kesehatan Banyuwangi wilayah kecamatan. Hampir tiap kecamatan minimal tersedia tiga fasilitas kesehatan yaitu satu puskesmas dan dua puskesmas pembantu, sebut saja Kecamatan Giri, Kecamatan Glagah, Kecamatan Licin dan Kecamatan Kalibaru. Akan tetapi fasilitas kesehatan yang lebih 16
besar seperti rumah sakit umum masih dirasa kurang. Kecamatan Banyuwangi dan Muncar adalah dua kecamatan yang terbanyak jumlah fasilitas kesehatannya. 17
Dari tahun 2008 hingga 2010 IPM Kabupaten Banyuwangi nilainya tampak naik Pembangunan Manusia diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM dihitung secara komposit berdasarkan tiga indeks yang terdiri dari indeks pendidikan, kesehatan dan daya beli. Dari tahun 2008 hingga 2010 IPM Kabupaten Banyuwangi nilainya tampak naik meskipun masih berada di bawah angka rata-rata Provinsi Jawa Timur. Kenaikan ini sebagai akibat dari naiknya ketiga indeks komponen IPM yang terdiri dari Indeks Harapan Hidup, Indeks Pendidikan dan Indeks Daya Beli. Bila IPM Kabupaten Banyuwangi di-bandingkan dengan IPM Provinsi Jawa Timur, akan menghasilkan ketertinggalan pembangunan manusia dibidang pendidikan, kesehatan dan daya beli. Artinya jalan untuk menuju sasaran ideal yang berupa pembangunan manusia seutuhnya yang ditandai dengan kualitas sumber daya manusia, terciptanya lapangan kerja dan Kesempatan berusaha, terpenuhi- nya kebutuhan pokok minimal dan kebutuhan dasar lainnya secara layak serta meningkatnya pendapatan dan daya beli masyarakat Kabupaten Banyuwangi untuk bisa segera terwujud masih membutuhkan waktu yang relatif lama. Perbandingan IPM Banyuwangi dengan Prop. Jawa Timur IPM Tahun Banyuwangi Prop. Jatim 2008 67,80 70,38 2009 68,36 71,06 2010 68,81 71,55 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi Komponen IPM Komponen Indeks IPM Kabupaten Banyuwangi Tahun 2008-2010 Indeks 2008 2009 2010 1. e o 69,64 69,72 69,54 2. LIT 3. MYS 72,48 72,91 72,81 4. PPP 61,27 62,09 62,66 Keterangan: 1. e o : Life Expectancy at Birth/Angka Harapan Hidup (tahun) 2. LIT: Adult Literacy Rate/Angka Melek Huruf (%) 3.MYS: Mean Years of Schooling/Rata-rata Lama Sekolah (tahun) 4. PPP: Purchasing Power Parity/Paritas Daya Beli (ribu rupiah) 18
Kecamatan Banyuwangi merupakan wilayah yang mempunyai indeks pembangunan manusia tinggi Komponen Nilai IPM Kab. Banyuwangi Tahun 2008-2010 Komponen IPM Nilai 2008 2009 2010 punyai kinerja pembangunan manusia tertinggi dengan IPM sebesar 78,63. 1. e o 66,53 66,93 66,72 2. LIT 87,89 87,33 86,52 3. MYS 6,82 6,73 6,79 4. PPP 620,71 643,40 631,14 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi Komponen IPM Menurut Wilayah Kecamatan di Kab. Banyuwangi Tahun 2010 ( 5 Kecamatan IPM tertinggi) Komponen IPM 1. Banyuwangi 2. Genteng 3. Cluring 4. Gambiran 5. Giri Kese- hatan 82,92 73,77 72,87 72,45 71.62 Indeks Pendi- dikan 79,26 72,38 70,21 69,91 69,80 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi Ketertinggalan pembangunan manusia di Kabupaten Banyuwangi ini yang biasanya disebut dengan kinerja pembangunan manusia, apabila dikaji secara spasial berdasarkan wilayah kecamatan yang ada, maka kecamatan Banyuwangi merupakan kecamatan yang mem- Daya Beli 73,71 65,96 65,20 60,20 60,74 Komponen IPM Menurut Wilayah Kecamatan di Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 WONGSOREJO LICIN KABAT SINGOJURUH KALIBARU SILIRAGUNG PESANGGARAN SONGGON GLENMORE GLAGAH SEMPU KALIPURO SRONO MUNCAR BANGOREJO PURWOHARJO TEGALDLIMO TEGALSARI ROGOJAMPI GIRI GAMBIRAN CLURING GENTENG BANYUWANGI 64.61 64.92 65.23 65.4 65.47 65.68 66.65 66.72 66.76 0 20 40 60 80 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi 67.12 67.18 67.39 67.54 67.75 68.6 68.77 69.08 69.32 69.69 69.8 69.91 70.21 72.38 78.63 19
Dari tahun 1990 sampai dengan 2010, status kinerja pembangunan manusia di Banyuwangi naik dari status menengah bawah menjadi menengah atas. Sedang yang terendah indeks pembangunan manusianya berada di kecamatan Wongsorejo dengan IPM 64,61. Sejak IPM kabupaten/kota dihitung pertama kalinya oleh BPS Provinsi Jawa Timur pada tahun 1990, IPM Kabupaten Banyuwangi pada saat itu menempati ranking ke 23 Provinsi Jawa Timur dengan besaran 61,67 dengan status kinerja pembangunan manusia menegah bawah. Pada tahun 2010 IPM Kabupaten Banyuwangi sebesar 68,81 dengan status kinerja pembangunan manusia menegah atas. Dengan demikian dari tahun 1990 sampai dengan 2010 atau selama 20 tahun status kinerja pembangunan manusia di Kabupaten Banyuwangi naik dari status menengah bawah menjadi menengah atas. Bila dihitung tingkat percepatannya dari tahun 2009 hingga 2010, shortfall reduction IPM Ka- bupaten Banyuwangi sebesar 1,43 dengan status kinerja pembangun- an manusia pada tingkat menengah (1,50 1,64 1,70). Perkembangan IPM Kabupaten Banyuwangi Tahun 2004 2010 66.8 65.3 68.4 66 70.38 69.78 69.18 66.8 67.8 67.24 73 72 71 70 69 68 67 66 65 64 63 62 Jawa Timur Banyuwangi Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi 71.55 70.98 68.81 68.24 20
Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kawasan daerah lumbung padi Provinsi Jawa Timur Kabupaten Banyuwangi merupakan salah satu kawasan daerah lumbung padi Provinsi Jawa Timur. Pada tiga tahun terakhir ini luas panen tanaman padi semakin meningkat setiap tahunnya, dan diikuti dengan meningkatnya hasil produksi. Pada Tahun 2010, produksi padi mencapai 852.536 ton dengan luas tanam mencapai 125.708 ha. Dibandingkan produksi Tahun 2009, produksi Tahun 2010 mengalami peningkatan sebesar 84.197 ton, peningkatan ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan peningkatan yang terjadi antara tahun 2008 ke tahun 2009 yang berjumlah 15.813 ton. Peningkatan ini dikarenakan luas panen yang semakin luas dan juga tingkat produktivitas padi yang makin meningkat. Produksi terbanyak setelah padi adalah tanaman jagung. Jagung merupakan komoditas palawija utama ditinjau dari aspek penggunaan hasilnya khususnya untuk bahan baku dan pakan ternak. Statistik Tanaman Pangan Luas Panen (Ha), Produksi (Ton) Uraian 2008 2009 2010 Padi Luas Panen Produksi 121.29 3 752.52 6 123.32 4 768.33 9 Selama periode 2008-2010, produksi jagung juga terus meningkat, walaupun luas panen berkurang pada tahun 2009. Produksi tanaman jagung pada tahun 2010 meningkat menjadi 233.698 ton dari 187.272 ton pada tahun 2009 dengan luas tanam 32.494 ha. 125.70 8 852.53 6 Jagung Luas Panen 31.122 28.842 32.494 Produksi 155.26 8 187.27 2 233.69 8 Kacang Kedelai Luas Panen 28.032 37.677 36.912 Produksi 44.739 64.852 64.857 Kacang Tanah Luas Panen 2.199 2.129 1.710 Produksi 3.098 3.046 1.969 Ubi Kayu Luas Panen 3.623 2.928 2.283 Produksi 56.823 48.781 35.929 Ubi Jalar Luas Panen 804 995 789 Produksi 17.620 22.242 17.637 Sumber: Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kab Banyuwangi 21
Produktivitas yang tertinggi dalam kelompok tanaman pangan adalah ubi jalar. Kacang kedelai menempati urutan ketiga terbesar setelah jagung dengan nilai produksi mencapai 64.857 ton, dari luas tanam 36.912 ha. Kemudian diikuti tanaman ubi kayu, ubi jalar dan juga kacang tanah dengan produksi masingmasing sebesar 35.929 ton, 17.637 ton dan 1.969 ton. 250.00 200.00 150.00 100.00 50.00 0.00 Produktivitas Tanaman Pangan Tahun 2010 67.82 71.92 17.57 11.51 157.38 223.54 Sumber: Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kab Banyuwangi Produktivitas yang tertinggi dalam keompok tanaman pangan adalah ubi jalar, dengan produktivitasnya mencapai 223,54 kwintal per hektarnya. Tertinggi kedua diikuti oleh tanaman ubi kayu sebesar 157,38 kwintal per hektar. Produktivitas Tanaman Pangan Tahun 2010 (Kwintal/Ha) Padi 67,82 Jagung 71,92 Kacang Kedelai 17,57 Kacang Tanah 11,51 Ubi Kayu 157,38 Ubi Jalar 223,54 Sumber: Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kab Banyuwangi Tanaman padi walaupun dari sisi produksi adalah yang tertinggi, tetapi produktivitasnya menempati urutan keempat, yaitu 62,51 kwintal per hektar. Demikian pula tanaman jagung, dari sisi produksi menempati urutan kedua. Sebesar 64,93 kwintal perhektar. Kecamatan Wongsorejo merupakan kecamatan dengan produktivitas ter-tinggi untuk tanaman padi yaitu 75,57 kwintal per hektar. Diikuti oleh Kecamatan Pesanggaran dan Siliragung. 22
Kabupaten Banyuwangi pada bulan Desember 2009 mengalami inflasi sebesar 0,57 persen Kabupaten Banyuwangi pada bulan Desember 2010 mengalami inflasi sebesar 1,58 persen. Inflasi bulan Desember 2010 dipicu oleh kelompok bahan makanan sebesar 5,14 persen, disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok & tembakau 0,02 persen, perumahan, air, listrik, gas & bahan bakar 0,01 persen, sandang 1,52 persen, kesehatan 0,15 persen, pendidikan, rekreasi dan olah raga 0,11 persen, tra nsport, komunikasi dan jasa keuangan 0,11 persen Jika dibandingkan pada bulan yang sama selama tiga tahun yang lalu, ternyata Inflasi Desember 2010 lebih tinggi dibanding Desember 2009 sebesar 1,32 persen dan jauh lebih tingi dibanding Desember 2008 sebesar 1,42 persen dan jika dibanding bulan sebelumnya, inflasi Desember 2010 juga lebih tinggi dibanding Nopember 2010. Perbandingan Kumulatif Inflasi Antara 8 6 4 2 0 0.33 Th. 2009 dan 2010 2009 2010 0.55 4.21-0.17 0.17 1.45 6.83 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi Inflasi bulanan Kabupaten Banyuwangi Tahun 2008-2010 0.31 0.14 2008 2009 2010 1.58 0.26-0.16 Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi 23
Pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi tercatat rata-rata sekitar Rp 6.101.969,78,- pertahun Secara umum struktur ekonomi di Kabupaten Banyuwangi terbentuk dan didominasi oleh Sektor Pertanian. Pada tahun 2010 peranan Sektor Pertanian terhadap seluruh kegiatan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi angkanya mencapai 46,2 persen. Sektor pertanian selalu memegang peranan paling besar terhadap seluruh kegiatan ekonomi di Kabupaten Banyuwangi, walaupun dari tahun ke tahun selalu mengalami penurunan, misalnya saja pada tahun 2009, peranan dari sektor pertanian mencapai 47,63 persen. Pada tahun 2009 angka pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi tercatat ratarata sekitar Rp 6.440.230,25- yang mengandung maksud bahwa dari sejumlah penduduk Kabupaten Banyuwangi diperkirakan mempunyai pendapatan rata-rata dalam setahunnya sebesar Rp 6.440.230,25,-. Angka pendapatan per kapita pada tahun 2010 mengalami penurunan menjadi sebesar Rp 6.101.969,78,- ini turun sekitar 5,25 persen bila dibandingkan dengan angka pendapatan per kapita pada tahun 2009. Kabupaten Banyuwangi pada tahun 2010 turun sebesar 5,25 persen, maka dapat diartikan bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Banyuwangi juga ikut naik sebesar 5,28 persen. 4.53, 5% 3.12, 3% 28.67, 29% Struktur Ekonomi Kabupaten Banyuwangi Tahun 2010 6.14, 6% 46.2, 46% PERTANIAN (46.2%) PERTAMBANGAN dan PENGGALIAN (4.57%) INDUSTRI PENGOLAHAN (5.4%) LISTRIK, GAS, dan AIR BERSIH (0.32%) BANGUNAN (1.04%) 1.04, 1% 0.32, 0% 5.4, 5% 4.57, 5% Sumber: BPS Kabupaten Banyuwangi PERDAGANGAN, HOTEL, dan RESTORAN (28.67%) PENGANGKUTAN dan KOMUNIKASI (3.12%) KEUANGAN, PERSEWAAN, dan JASA PERUSAHAAN (4.53%) 24
Rata-Rata Curah Hujan (mm 3 ) Menurut Kecamatan dan Bulan Tahun 2010 No Kecamatan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Juli Agst Sept Okt Nop Des (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) 3 1 Pesanggaran 9.82 10.3 20.74 16.44 6.37 0 1.75 0 0 5 13.25 16.66 2 Siliragung 20.12 20.31 22.61 17.66 9.5 0 7.66 0 0 25.5 20.94 22.2 3 Bangorejo 38.42 25.64 22.52 45 16.42 10 0 0 0 8 18.42 21.25 4 Purwoharjo 18.64 2 28.32 19.91 17.65 4.5 3.5 0 0 5.33 20.31 21.23 5 Tegaldlimo 23.16 25.09 21 20.66 10.33 0 0 0 0 48 35 28 6 Muncar 16.59 25.03 21.54 15.3 19.25 16.65 3.1 0 9 9.1 22.99 20.31 7 Cluring 17.12 19.07 21.2 15.4 13.91 5.5 2.25 2 4.5 5.42 8.73 13.33 8 Gambiran 15.77 16.66 17.55 8.61 4 0 2.5 0 0 14.8 20.57 12.18 9 Tegalsari 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 Glenmore 21.62 20.56 22.35 23.35 17.08 14.98 6.08 10.78 11.11 22.45 20 24 10 Kalibaru 18.63 15.99 16.39 19.49 21.25 19.44 12.41 2.53 11.22 22.94 14.6 19.06 12 Genteng 20.62 16.43 17.53 17.25 12.58 0 4.25 6.33 0 8.75 17.76 54.4 13 Srono 16 21.07 22.05 10.11 17.25 4.5 6.6 0 0 0 9.54 10.07 14 Rogojampi 18.9 16.9 24.94 11.75 8.27 2 2.88 3.5 1.6 13.14 37.75 20.1 15 Kabat 14.05 16.74 13.56 8.92 4.27 8.16 5.26 3.33 1.66 6.18 16.6 28.75 16 Singojuruh 16.23 16.63 26.88 14.63 19.99 2.83 5.29 4.3 21.06 6.62 24.99 21.04 17 Sempu 32.8 29.75 22.58 18.33 51 24 13.75 12.37 0 27.66 28.13 27.66 18 Songgon 52.61 12.26 18.48 13.47 15.4 10.08 4.78 18.6 7.95 17.83 31.34 21.91 19 Glagah 14.87 19.29 16.22 6.28 5.2 2 5.83 3 0 5.8 1 6 20 Licin 18.67 17.62 17.47 15.38 15.67 3.6 3.95 8.89 8.08 12.7 17.94 27.62 21 Banyuwangi 57.37 17.71 54.21 12 11.41 0 8 2.5 9.75 25.5 30.28 36.83 22 Giri 32.77 24.95 23.41 40.75 25.83 7.66 8.5 16.8 6.5 13.8 16.85 43 23 Kalipuro 22.79 19.16 19.86 21.65 11.62 1.35 4.71 0 0 13.42 27.48 35.42 24 Wongsorejo 15.78 24.08 19.5 23.31 5.72 0 0 0 0 0 10.06 21.18 Sumber : Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Banyuwangi 25
Rata-Rata Hari Hujan Menurut Kecamatan dan Bulan Tahun 2010 No Kecamatan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Juli Agst Sept Okt Nop Des (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) 1 Pesanggaran 15 13 16 6 4 0 2 0 0 1 9 15 2 Siliragung 16 22 21 3 6 0 3 0 0 2 19 10 3 Bangorejo 7 17 17 3 7 1 0 0 0 1 16 8 4 Purwoharjo 6 7 17 4 3 1 1 0 0 3 10 7 5 Tegaldlimo 6 11 12 6 6 0 0 0 0 1 7 4 6 Muncar 7 16 16 7 8 0 0 0 1 2 8 22 7 Cluring 9 23 26 11 9 1 2 0 1 0 20 15 8 Gambiran 9 15 20 12 6 0 2 0 0 5 19 16 9 Tegalsari 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 10 Glenmore 9 14 21 9 11 5 3 8 2 9 14 15 11 Kalibaru 11 18 27 9 12 6 3 11 1 13 18 20 12 Genteng 4 15 13 4 6 0 2 3 0 4 15 11 13 Srono 5 14 20 9 4 2 5 0 0 0 11 13 14 Rogojampi 10 20 19 8 18 3 9 16 5 7 12 16 15 Kabat 7 15 14 9 6 1 3 4 2 5 9 8 16 Singojuruh 9 15 18 9 10 3 3 8 4 8 13 11 17 Sempu 5 12 12 9 2 3 4 8 0 2 15 16 18 Songgon 11 22 21 10 15 6 7 14 5 10 19 19 19 Glagah 7 18 17 9 11 4 8 12 5 8 12 16 20 Licin 11 20 19 12 8 5 6 9 3 4 11 16 21 Banyuwangi 6 14 9 2 6 0 1 2 2 6 8 3 22 Giri 9 20 17 11 12 6 8 15 6 10 14 19 23 Kalipuro 7 20 18 10 8 1 3 0 0 4 13 19 24 Wongsorejo 11 18 19 7 2 0 0 0 0 0 6 16 Sumber : DinasPekerjaanUmumKabupatenBanyuwangi 26
No Kecamatan Desa/Kelurahan Banyaknya Kelurahan/Desa, Dusun/Lingkungan RW dan RT MenurutKecamatanTahun 2010 Dusun / Lingkungan RW RT (1) (2) (3) (4) (5) (6) 1 Pesanggaran 5 / - 16/ - 64 282 2 Siliragung 5 / - 17 / - 50 245 3 Bangorejo 7 / - 22 / - 96 381 4 Purwoharjo 8 / - 29 / - 107 519 5 Tegaldlimo 9 / - 26 / - 57 400 6 Muncar 10 / - 28 / - 195 753 7 Cluring 9 / - 33 / - 153 522 8 Gambiran 6 / - 25 / - 90 394 9 Tegalsari 6 / - 17 / - 64 318 10 Glenmore 7 / - 38 / - 153 469 11 Kalibaru 6 / - 23 / - 109 439 12 Genteng 5 / - 29 / - 132 553 13 Srono 10 / - 40 / - 145 551 14 Rogojampi 18 / - 84 / - 252 759 15 Kabat 16 / - 60 / - 213 526 16 Singojuruh 11 / - 52 / - 124 363 17 Sempu 7 / - 33 / - 130 547 18 Songgon 9 / - 50 / - 120 391 19 Glagah 8 / 2 29 / 8 84 305 20 Licin 8 / - 37 / - 83 269 21 Banyuwangi - / 18 - / 48 151 540 22 Giri 2 / 4 13 / 17 51 151 23 Kalipuro 5 / 4 19 / 14 111 383 24 Wongsorejo 12 / - 31 / - 105 509 Jumlah 2010 189 / 28 751 / 87 2.839 10.569 2009 189 / 28 736 / 80 2.775 10.177 2008 18 9 / 28 728 / 80 2.832 10.48 Sumber : BagianPemerintahanSetdaKabupatenBanyuwangi 27
Banyaknya pegawai Negeri Sipil Dirinci Menurut Jenis Kelamin Pada Dinas/Kantor/Badan/Bagian Tahun 2010 Jenis Kelamin No Satuan Kerja Dinas/Badan/Kantor Jumlah Laki-laki Perempuan (1) (2) (3) (4) (5) 1 Sekretariat Daerah 182 65 247 2 Sekretariat DPRD 30 8 38 3 Kantor Sekretariat KPU 12 3 15 4 Inspektorat 33 12 45 5 Bappeda 46 12 58 6 BadanKepegawaiandanDiklat 46 17 63 7 BadanKesatuanBangsa, PolitikdanPerlindunganMasyarakat 15 10 25 8 BadanPemberdayaanMasyarakatdanPemerintahanDesa 24 12 36 9 RSUD 222 234 456 10 DinasKesehatan 51 40 91 11 DinasKelautandanPerikanan 31 9 40 12 Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi 32 5 37 13 Dinas Pekerjaan Umum 541 31 572 14 Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil 28 12 40 15 DinasSosial, TenagaKerjadanTransmigrasi 42 11 53 16 DinasPerhubungan, KomunikasidanInformatika 138 21 159 17 Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan 115 18 133 18 DinasKebudayaandanPariwisata 22 9 31 19 DinasPendapatandanPengelolaanKeuangan Daerah 123 34 157 20 DinasPendidikan, PemudadanOlah Raga 5.263 4.192 9.455 21 Kantor SatuanPolisiPamongPraja 108 22 130 22 Kantor Perpustakaan, ArsipdanDokumentasi 14 10 24 23 Kantor KetahananPangan 13 4 17 24 Kantor PelayananPerijinan 16 4 20 25 Kantor LingkunganHidup 12 6 18 26 Kantor PemberdayaanPerempuandan KB 10 11 21 27 Kantor PemerintahanKecamatan&kelurahan 1.592 952 2.544 Jumlah 2010 8.761 5.764 14.525 2009 8 259 5 106 13 365 2008 8.637 5.253 13.89 Sumber: BadanKepegawaiandanDiklatKabupatenBanyuwangi 28
Kecamatan Luas Wilayah, ProsentaseLuasterhadapLuasKabupaten, JumlahPendudukdan KepadatanPendudukHasilProyeksiPendudukAkhirTahunMenurutKecamatan Tahun 2010 Luas Wilayah (Km2) Prosentasethd. LuasKabupaten JumlahPenduduk KepadatanPenduduk (Jiwa/km2) (1) (2) (3) (4) (5) 1. Pesanggaran 802,5 13,9 48.412 60 2. Siliragung 95,15 1,6 44.39 467 3. Bangorejo 137,43 2,4 59.442 433 4. Purwoharjo 200,3 3,5 64.969 324 5. Tegaldlimo 1.341,12 23,2 61.176 46 6. Muncar 146,07 2,5 128.924 883 7. Cluring 97,44 1,7 70.049 719 8. Gambiran 66,77 1,2 58.412 875 9. Tegalsari 65,23 1,1 46.161 708 10. Glenmore 421,98 7,3 69.471 165 11. Kalibaru 406,76 7,0 61.181 150 12 Genteng 82,34 1,4 83.124 1.01 13 Srono 100,77 1,7 87.209 865 14 Rogojampi 102,33 1,8 92.358 903 15 Kabat 107,48 1,9 67.137 625 16 Singojuruh 59,89 1,0 45.242 755 17 Sempu 174,83 3,0 71.281 408 18 Songgon 301,84 5,2 50.275 167 19. Glagah 76,75 1,3 33.992 443 20. Licin 169,25 2,9 27.878 165 21. Banyuwangi 30,13 0,5 106 3.518 22. Giri 21,31 0,4 28.51 1.338 23. Kalipuro 310,03 5,4 76.179 246 24. Wongsorejo 464,8 8,0 74.306 160 Jumlah 2010 5.782,50 100 1.556.078 269 2009 5.782,50 100 1.587.403 275 2008 5.782,50 100 1.583.918 274 Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Banyuwangi 29
Banyaknya Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Medis Menurut Jenisnya Tahun 2010 No. Jenis Sarana/Tenaga Medis 2010 (1) (2) (3) 1 Rumah Sakit Umum 2 2 Rumah Sakit Swasta 9 3 Puskesmas 45 4 Puskesmas Pembantu 105 5 Puskesmas Keliling 51 6 Posyandu 2.184 7 Pondok Bersalin 17 8 Tenaga Medis di RSU 65 9 Tenaga Paramedis di RSU Tenaga Keperawatan di RSU Pemerintah 155 Tenaga Kefarmasian di RSU Pemerintah 23 Tenaga Kes. Masy. Di RSU Pemerintah 3 Tenaga Sanitarian di RSU Pemerintah 4 Tenaga Gizi di RSU Pemerintah 6 Tenaga Keterampilan Fisik di RSU Pemerintah 4 Tenaga Keteknisan Medis di RSU Pemerintah 20 10 Tenaga Administrasi di RSU 156 11 Tenaga Medis di Puskesmas 85 12 Tenaga Paramedis di Puskesmas Tenaga Keperawatan di Puskesmas 235 Tenaga Kebidanan di Puskesmas 442 Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi 30
No. Kecamatan Banyaknya Sekolah, Murid dan Guru SD Negeri dan Swasta Menurut Kecamatan Tahun 2010 Negeri Swasta Sekolah Guru Murid Sekolah Guru Murid (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 Pesanggaran 37 310 4.824 - - - 2 Siliragung 28 281 3.848 - - - 3 Bangorejo 34 349 5.391 - - - 4 Purwoharjo 27 324 4.348 5 41 714 5 Tegaldlimo 31 332 3.757 2 15 205 6 Muncar 46 490 10.649 3 41 848 7 Cluring 34 338 4.544 2 13 165 8 Gambiran 32 331 5.679 1 9 152 9 Tegalsari 25 268 4.034 2 26 612 10 Glenmore 44 369 7.165 2 17 132 11 Kalibaru 31 277 6.33 - - - 12 Genteng 30 369 7.31 8 105 1.756 13 Srono 45 404 7.461 - - - 14 Rogojampi 47 410 8.28 1 14 221 15 Kabat 39 324 5.095 - - - 16 Singojuruh 29 259 4.992 - - - 17 Sempu 33 343 6.333 - - - 18 Songgon 31 254 4.637 - - - 19 Glagah 19 163 2.549 - - - 20 Licin 37 275 3.986 - - - 21 Banyuwangi 34 474 10.819 6 95 1.899 22 Giri 13 141 2.275 3 44 462 23 Kalipuro 27 256 4.963 1 10 55 24 Wongsorejo 36 274 5.812 1 4 39 Jumlah 2010 789 7.615 135.117 37 434 7.26 2009 837 7.626 135.107 35 365 6.257 2008 809 7.554 134.941 35 362 6.138 Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi 31
No. Kecamatan Banyaknya Sekolah, Murid dan Guru MI Negeri dan Swasta Menurut Kecamatan Tahun 2010 Negeri Swasta Sekolah Guru Murid Sekolah Guru Murid (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 Pesanggaran - - - 3 3 274 2 Siliragung - - - 8 8 1.164 3 Bangorejo - - - 11 11 1.442 4 Purwoharjo - - - 12 12 1.749 5 Tegaldlimo - - - 16 16 2.05 6 Muncar - - - 17 17 2.991 7 Cluring - - - 16 16 1.593 8 Gambiran 1 13 206 6 212 881 9 Tegalsari - - - 9 9 1.225 10 Glenmore - - - 10 10 1.142 11 Kalibaru - - - 6 6 729 12 Genteng - - - 7 7 1.111 13 Srono - - - 19 19 2.146 14 Rogojampi - - - 10 10 1.707 15 Kabat - - - 18 18 2.327 16 Singojuruh - - - 3 3 256 17 Sempu - - - 12 12 1.855 18 Songgon 1 14 239 7 246 863 19 Glagah - - - 2 2 169 20 Licin - - - 6 6 848 21 Banyuwangi 1 14 187 4 191 417 22 Giri - - - 7 7 923 23 Kalipuro - - - 16 16 2.391 24 Wongsorejo - - - 15 15 2.159 2010 3 41 632 240 872 32.412 2009 3 44 618 225 2.203 29.771 2008 3 39 619 223 2.137 29.881 Sumber : DinasPendidikanKabupatenBanyuwangi 32
No. Kecamatan Luas Panen, Rata-rata Produksi dan Total Produksi Padi Sawah MenurutKecamatanTahun 2010 LuasPanen (Ha) Produktifitas (Kw/Ha) Produksi (Ton) (1) (2) (3) (4) (5) 1 Pesanggaran 3.705 76,62 28.387 2 Siliragung 3.809 77,44 29.495 3 Bangorejo 6.310 76,45 48.240 4 Purwoharjo 5.372 77,49 41.627 5 Tegaldlimo 3.253 76,12 24.761 6 Muncar 3.752 72,58 27.231 7 Cluring 7.305 63,06 46.064 8 Gambiran 5.284 71,84 37.960 9 Tegalsari 4.686 72,10 33.785 10 Glenmore 5.830 62,91 36.679 11 Kalibaru 3.496 62,30 21.780 12 Genteng 4.341 69,97 30.375 13 Srono 9.100 71,76 65.302 14 Rogojampi 10.294 62,03 63.851 15 Kabat 7.277 62,22 45.274 16 Singojuruh 7.211 63,19 45.569 17 Sempu 5.888 70,53 41.528 18 Songgon 7.648 63,28 48.396 19 Glagah 4.805 61,13 29.371 20 Licin 4.549 64,61 29.389 21 Banyuwangi 1.432 65,66 9.403 22 Giri 3.534 61,86 21.860 23 Kalipuro 1.180 61,02 7.200 24 Wongsorejo 2.690 75,78 20.386 Jumlah 2010 122.751 67.94 833.913 2009 120.675 62,51 754.378 2008 120.047 60,36 724.604 Sumber : Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kab Banyuwangi 33
Luas Panen, Rata-rata Produksi dan Total Produksi Jagung Menurut Kecamatan Tahun 2010 No. Kecamatan LuasPanen (Ha) Produktifitas (Kw/Ha) Produksi (Ton) (1) (2) (3) (4) (5) 1 Pesanggaran 2.735 80,59 22.040 2 Siliragung 2.995 78,79 23.597 3 Bangorejo 1.157 72,04 8.335 4 Purwoharjo 730 83,99 6.131 5 Tegaldlimo 1.700 71,61 12.174 6 Muncar 5 68,00 34 7 Cluring 1.108 72,83 8.070 8 Gambiran 399 75,04 2.994 9 Tegalsari 1.450 70,65 10.244 10 Glenmore 448 67,57 3.027 11 Kalibaru 1.289 71,49 9.215 12 Genteng 167 64,73 1.081 13 Srono 506 63,77 3.227 14 Rogojampi 946 69,16 6.543 15 Kabat 300 60,33 1.810 16 Singojuruh 33 67,58 223 17 Sempu 1.593 72,94 11.620 18 Songgon 678 65,22 4.422 19 Glagah 195 52,21 1.018 20 Licin 177 51,19 906 21 Banyuwangi 91 51,10 465 22 Giri 102 58,14 593 23 Kalipuro 5.212 71,23 37.127 24 Wongsorejo 8.478 69,36 58.802 Jumlah 2010 32.494 71,92 233.698 2009 28.842 64,93 187.272 2008 31.122 49,89 155.268 Sumber : Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kab Banyuwangi 34
No. Indeks Harga Konsumen (IHK) dan Inflasi Bulanan Kabupaten Banyuwangi Keadaan Januari Sampai dengan Desember 2010 B u l a n (N-1) (1) (2) (3) (4) (5) IHK N Inflasi 1. Januari 119,35 119,74 0,33 2. Februari 119,74 120,41 0,55 3. Maret 120,41 120,21-0,17 4. April 120,21 120,42 0,17 5. Mei 120,42 120,79 0,31 6. Juni 120,79 122,53 1,45 7. Juli 122,53 124,84 1,88 8. Agustus 124,84 125,22 0,31 9. September 125,22 125,40 0,14 10. Oktober 125,40 125,19-0,16 11. Nopember 125,19 125,52 0,26 12. Desember 125,52 127,51 1,58 Sumber :BadanPusatStatistikKabupatenBanyuwangi 35
PDRB KABUPATEN BANYUWANGI MENURUT LAPANGAN USAHA Tahun 2006-2010 ATAS DASAR HARGA BERLAKU (JUTA RP) NO. LAPANGAN USAHA 2006 2007 2008 *) 2009 **) 2010 ***) 1 PERTANIAN 6,482,811.87 7,462,068.02 8,678,101.95 9,842,865.75 10,884,186.46 a.tanaman Bahan Makanan 3,134,392.74 3,674,068.99 4,324,855.50 4,971,600.49 5,614,866.32 b.tanaman Perkebunan 1,368,034.11 1,538,079.61 1,762,118.85 1,936,744.83 1,993,783.75 c. Peternakan dan Hasil-hasilnya 704,327.56 746,623.73 810,521.83 916,538.08 983,840.28 d. Kehutanan 213,645.32 253,917.43 296,005.58 338,008.77 375,729.76 e. Perikanan 1,062,412.13 1,249,378.26 1,484,600.20 1,679,973.58 1,915,966.36 2 PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN 597,257.52 672,260.30 775,680.42 951,337.29 1,077,494.47 a. Minyak dan Gas Bumi 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Pertambangan tanpa Migas 269,240.74 300,938.44 347,803.77 409,828.55 460,155.49 c. Penggalian 328,016.77 371,321.86 427,876.64 541,508.74 617,338.98 3 INDUSTRI PENGOLAHAN 831,061.54 920,145.34 1,007,469.61 1,124,674.85 1,272,557.76 a. Industri Migas 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1. Pengilangan Minyak Bumi 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 2. Gas Alam Cair 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Industri Tanpa Migas 831,061.54 920,145.34 1,007,469.61 1,124,674.85 1,272,557.76 1. Makanan, Minuman dan Tembakau 633,055.04 702,980.70 777,773.78 867,116.61 993,482.27 2. Tekstil, Barang Kulit dan Alas Kaki 2,535.97 2,826.75 3,269.59 3,470.11 3,815.37 3. Barang Kayu dan Hasil Hutan lainnya 17,125.77 20,020.92 22,025.43 24,834.75 27,466.60 4. Kertas dan Barang Cetakan 99,226.89 110,257.55 116,878.81 128,403.28 141,476.75 5. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 70,569.55 74,547.54 77,091.31 89,366.66 93,704.48 6. Semen dan Barang Galian Non Logam 1,597.92 1,777.70 1,950.31 2,145.93 2,240.77 7. Logam Dasar, Besi dan Baja 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 8. Alat Angkutan, Mesin dan Peralatan 1,097.28 1,231.57 1,322.50 1,413.66 1,525.55 9. Barang lainnya 5,853.11 6,502.61 7,157.87 7,923.85 8,845.97 4 LISTRIK, GAS dan AIR BERSIH 59,079.01 62,889.23 67,530.76 72,919.00 75,368.78 a. Listrik 54,839.95 58,338.70 62,635.19 67,519.68 69,491.84 b. Gas 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 c. Air Bersih 4,239.06 4,550.53 4,895.57 5,399.31 5,876.94 5 BANGUNAN 150,555.08 174,164.49 198,150.73 221,162.64 245,642.88 6 PERDAGANGAN, HOTEL dan RESTORAN 3,750,577.52 4,260,093.53 5,009,577.85 5,607,807.46 6,755,329.58 a. Perdagangan Besar dan Eceran 3,290,805.08 3,751,596.75 4,445,121.49 4,946,354.05 6,004,124.58 b. Hotel 154,035.25 174,828.00 195,448.08 224,518.00 254,113.35 c. Restoran 305,737.18 333,668.78 369,008.28 436,935.41 497,091.66 7 PENGANGKUTAN dan KOMUNIKASI 531,743.72 559,644.30 612,373.92 669,615.17 734,577.13 a. Pengangkutan 485,131.01 506,971.22 549,552.49 599,221.58 656,848.28 1. Angkutan Rel 13,631.81 16,479.96 19,687.61 21,872.16 25,048.90 2. Angkutan Jalan Raya 57,270.38 62,524.68 71,323.55 78,982.19 85,695.73 3. Angkutan Laut 293,824.82 298,493.66 309,450.49 325,480.26 346,151.04 4. Angkutan Sungai, Danau 56,086.15 59,779.06 66,606.17 78,620.90 91,974.12 5. Angkutan Udara 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 6. Jasa Penunjang Angkutan 64,317.85 69,693.86 82,484.68 94,266.08 107,978.50 b. Komunikasi 46,612.71 52,673.09 62,821.44 70,393.59 77,728.85 1. Pos dan Telekomunikasi 34,406.68 37,702.31 44,688.10 49,819.50 54,292.91 2. Jasa Penunjang Telekomunikasi 12,206.03 14,970.78 18,133.34 20,574.08 23,435.94 8 KEUANGAN, PERSEWAAN dan JS PERUSA 726,485.81 789,656.26 868,378.76 942,654.76 1,067,862.54 a. Bank 146,696.66 154,863.06 162,029.56 178,514.41 195,271.87 b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 86,800.99 90,136.25 95,046.36 98,632.14 102,220.02 c. Jasa Penunjang Keuangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 d. Sewa Bangunan 407,413.70 447,776.81 500,182.14 542,488.35 621,306.09 e. Jasa Perusahaan 85,574.46 96,880.14 111,120.70 123,019.86 149,064.56 9 JASA-JASA 876,822.81 987,254.92 1,155,706.65 1,290,951.90 1,445,401.22 a. Pemerintahan Umum 457,517.14 513,331.42 611,479.28 687,114.64 772,866.55 1. Adm Pemerintah dan Pertanahan 457,517.14 513,331.42 611,479.28 687,114.64 772,866.55 2. Jasa Pemerintahan Lainnya 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Swasta 419,305.67 473,923.50 544,227.37 603,837.26 672,534.67 1. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan 109,378.11 120,703.16 135,716.19 141,201.28 159,105.60 2. Jasa Hiburan dan Kebudayaan 10,788.69 12,145.82 14,253.87 16,014.76 18,974.71 3. Jasa Perorangan dan Rumahtangga 299,138.87 341,074.52 394,257.31 446,621.22 494,454.36 PDRB DENGAN MIGAS 14,006,394.87 15,888,176.40 18,372,970.65 20,723,988.81 23,558,420.84 PDRB TANPA MIGAS 14,006,394.87 15,888,176.40 18,372,970.65 20,723,988.81 23,558,420.84 Keterangan : *) Angka Perbaikan **) Angka Sementara ***) Angka Sangat Sementara 36
PDRB KABUPATEN BANYUWANGI MENURUT LAPANGAN USAHA Tahun 2006-2010 ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000 (JUTA RP) NO. LAPANGAN USAHA 2006 2007 2008 *) 2009 **) 2010 ***) 1 PERTANIAN 4,181,205.06 4,414,369.35 4,649,526.41 4,924,852.50 5,185,828.09 a.tanaman Bahan Makanan 2,033,983.73 2,164,871.68 2,290,038.07 2,427,776.82 2,578,784.53 b.tanaman Perkebunan 833,898.40 856,564.64 880,305.55 914,498.12 934,251.27 c. Peternakan dan Hasil-hasilnya 529,546.74 551,419.53 576,528.28 607,026.63 624,630.40 d. Kehutanan 144,547.52 153,548.62 163,262.41 172,321.84 181,317.04 e. Perikanan 639,228.66 687,964.88 739,392.11 803,229.10 866,844.85 2 PERTAMBANGAN dan PENGGALIAN 377,699.88 400,328.56 425,972.37 453,471.62 485,195.00 a. Minyak dan Gas Bumi 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Pertambangan tanpa Migas 171,463.66 184,407.38 199,131.14 214,681.50 232,435.66 c. Penggalian 206,236.21 215,921.18 226,841.23 238,790.11 252,759.33 3 INDUSTRI PENGOLAHAN 584,763.92 608,129.20 633,073.84 663,376.08 698,108.83 a. Industri Migas 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 1. Pengilangan Minyak Bumi 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 2. Gas Alam Cair 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Industri Tanpa Migas 584,763.92 608,129.20 633,073.84 663,376.08 698,108.83 1. Makanan, Minuman dan Tembakau 439,653.59 458,557.01 478,404.82 502,332.76 531,116.43 2. Tekstil, Barang Kulit dan Alas Kaki 1,844.33 1,894.71 1,954.39 2,045.84 2,119.49 3. Barang Kayu dan Hasil Hutan lainnya 12,068.28 12,833.34 13,722.32 14,655.39 15,372.04 4. Kertas dan Barang Cetakan 70,115.45 71,954.33 74,267.99 77,473.92 80,960.25 5. Pupuk, Kimia dan Barang dari Karet 54,147.00 55,754.55 57,333.84 59,174.69 60,435.11 6. Semen dan Barang Galian Non Logam 1,189.06 1,240.42 1,301.59 1,360.20 1,365.64 7. Logam Dasar, Besi dan Baja 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 8. Alat Angkutan, Mesin dan Peralatan 899.42 921.45 952.61 1,000.17 1,022.77 9. Barang lainnya 4,846.78 4,973.39 5,136.29 5,333.12 5,717.10 4 LISTRIK, GAS dan AIR BERSIH 41,188.85 43,480.16 45,949.39 48,940.72 50,201.57 a. Listrik 39,011.98 41,222.50 43,598.80 46,455.19 47,569.14 b. Gas 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 c. Air Bersih 2,176.87 2,257.66 2,350.59 2,485.54 2,632.43 5 BANGUNAN 72,986.18 77,856.81 83,229.06 86,737.51 93,624.47 6 PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN 2,058,634.30 2,207,967.64 2,372,564.34 2,550,878.59 2,778,110.25 a. Perdagangan Besar dan Eceran 1,729,367.88 1,855,175.13 1,998,225.73 2,153,159.54 2,346,728.58 b. Hotel 95,872.04 101,543.28 106,730.67 112,420.86 122,032.84 c. Restoran 233,394.39 251,249.23 267,607.94 285,298.20 309,348.84 7 PENGANGKUTAN dan KOMUNIKASI 403,924.08 418,427.02 440,751.72 460,794.59 483,920.15 a. Pengangkutan 364,099.71 373,815.47 388,362.60 402,494.09 421,580.06 1. Angkutan Rel 7,810.14 8,218.30 8,720.35 9,576.37 10,611.57 2. Angkutan Jalan Raya 44,666.08 46,964.50 49,246.39 51,689.50 54,677.15 3. Angkutan Laut 215,131.43 216,436.73 220,861.99 222,418.66 225,243.38 4. Angkutan Sungai, Danau 46,164.39 49,400.84 53,627.98 59,653.86 66,627.40 5. Angkutan Udara 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 6. Jasa Penunjang Angkutan 50,327.67 52,795.10 55,905.89 59,155.70 64,420.55 b. Komunikasi 39,824.37 44,611.55 52,389.12 58,300.50 62,340.09 1. Pos dan Telekomunikasi 28,901.26 31,625.96 37,855.43 41,846.54 44,612.59 2. Jasa Penunjang Telekomunikasi 10,923.11 12,985.59 14,533.69 16,453.96 17,727.50 8 KEUANGAN, PERSEWAAN dan JS PERUSA 546,335.16 567,638.90 596,342.15 621,487.26 648,097.34 a. Bank 117,049.98 119,920.80 126,690.33 133,214.72 140,861.24 b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 66,764.93 68,412.57 70,534.19 72,821.39 75,239.42 c. Jasa Penunjang Keuangan 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 d. Sewa Bangunan 303,502.40 317,156.71 331,658.04 342,855.61 354,254.12 e. Jasa Perusahaan 59,017.85 62,148.81 67,459.59 72,595.54 77,742.56 9 JASA-JASA 482,999.51 504,902.44 531,424.19 559,747.34 592,109.47 a. Pemerintahan Umum 239,499.72 250,640.66 264,733.93 279,741.70 296,078.61 1. Adm Pemerintah dan Pertanahan 239,499.72 250,640.66 264,733.93 279,741.70 296,078.61 2. Jasa Pemerintahan Lainnya 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 b. Swasta 243,499.79 254,261.78 266,690.26 280,005.64 296,030.86 1. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan 64,315.37 65,935.72 67,876.09 69,969.10 72,480.99 2. Jasa Hiburan dan Kebudayaan 5,889.41 6,116.39 6,379.57 6,675.60 7,641.56 3. Jasa Perorangan dan Rumahtangga 173,295.01 182,209.67 192,434.60 203,360.94 215,908.31 PDRB DENGAN MIGAS 8,749,736.94 9,243,100.08 9,778,833.48 10,370,286.20 11,015,195.17 PDRB TANPA MIGAS 8,749,736.94 9,243,100.08 9,778,833.48 10,370,286.20 11,015,195.17 Keterangan : *) Angka Perbaikan **) Angka Sementara ***) Angka Sangat Sementara 37
Perkembangan Beberapa Agregat Pendapatan Dan Pendapatan Perkapita Tahun 2006-2010 Uraian 2006 2007 2008 *) 2009 **) 2010 ***) I. Atas Dasar Harga Berlaku II. Keterangan : Produk Domestik Regional Bruto 14,006,394.87 15,888,176.40 18,372,970.65 20,723,988.81 23,558,420.84 (Juta Rupiah) Penyusutan (Juta Rupiah) 144,234.06 181,719.42 181,719.42 162,901.87 162,901.87 Produk Domestik Regional neto 13,862,160.81 15,706,456.98 18,191,251.23 20,561,086.94 23,395,518.97 Atas Dasar Harga Pasar (Juta Rupiah) Pajak Tak Langsung neto (Juta Rupiah) 346,554.02 392,661.42 454,781.28 514,027.17 584,887.97 Produk Domestik Regional neto 13,515,606.79 15,313,795.56 17,736,469.95 20,047,059.77 22,810,630.99 PDRB per Kapita (Rupiah) 9,142,221.22 10,327,694.20 11,894,908.38 13,364,598.76 15,139,614.36 Pendapatan Regional per Kapita (Rupiah) 8,821,875.18 9,954,332.93 11,482,829.27 12,928,057.07 14,659,053.72 Atas Dasar Harga Konstan Produk Domestik Regional Bruto 8,749,736.94 9,243,100.08 9,778,833.48 10,370,286.20 11,015,195.17 (Juta Rupiah) Penyusutan (Juta Rupiah) 121,412.03 129,924.81 129,924.81 127,592.09 1,276,589.09 Produk Domestik Regional neto 8,628,324.91 9,113,175.26 9,648,908.67 10,242,694.11 9,738,606.08 Atas Dasar Harga Pasar (Juta Rupiah) Pajak Tak Langsung neto (Juta Rupiah) 215,708.12 227,829.38 241,222.72 256,067.35 243,465.15 Produk Domestik Regional neto 8,412,616.79 8,885,345.88 9,407,685.95 9,986,626.76 9,495,140.93 Atas Dasar Biaya Faktor (Juta Rupiah) PDRB per Kapita (Rupiah) 5,711,107.78 6,008,235.85 6,330,948.35 6,687,646.64 7,078,819.42 Pendapatan Regional per Kapita (Rupiah) 5,491,063.51 5,775,687.08 6,090,662.45 6,440,230.25 6,101,969.78 Penduduk Hasil Proyeksi (Jiwa) 1,532,056.00 1,538,405.00 1,544,608.00 1,550,663.00 1,556,078.00 *) Angka Perbaikan **) Angka Sementara ***) Angka Sangat Sementara 38
BPS KABUPATEN BANYUWANGI JL. Jendral Akhmad Yani No. 91 Banyuwangi Phone : ( :0333) 421774 Fax : (0333) 413904 Email : bps3510