KATA SAMBUTAN. Chalik Hamid

dokumen-dokumen yang mirip
I. PENDAHULUAN. perhatian yang khusus. Perjuangan dalam pergerakan kebangsaan Indonesia

Albania Negeri Muslim di Benua Biru?

TENTANG KOEKSISTENSI SECARA DAMAI ANTARA SOSIALISME DAN KAPITALISME DARI LENIN SAMPAI SEKARANG..

Atas usaha Penerbit ULTIMUS, sudah terbit dan segera beredar karya Suar Suroso

BAB IV KESIMPULAN. Kebijakan pemerintahan Francisco..., Fadhil Patra Dwi Gumala, FISIP UI, Universitas Indonesia

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1966 TENTANG KETENTUAN-KETENTUAN POKOK PERS DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Ebook dan Support CPNS Ebook dan Support CPNS. Keuntungan Bagi Member cpnsonline.com:

DINAS PENDIDIKAN SMP NEGERI 3 LAWANG ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP TAHUN PELAJARAN 2007 / 2008

Kritik Terhadap Sistem Ekonomi Sosialis

Manifesto Aidit dalam Peranan Koperasi Dewasa Ini

Para filsuf Eropa menyebut istilah akhir sejarah bagi modernisasi yang kemudian diikuti dengan perubahan besar.

Gerakan 30 September Hal tersebut disebabkan para kader-kader Gerwani tidak merasa melakukan penyiksaan ataupun pembunuhan terhadap para

Materi 7 Bisnis, Politik dan Perekonomian. Marheni Eka Saputri ST., MBA

Pidato Politik Pimpinan Komite Pusat Perhimpunan Rakyat Pekerja

Revolusi Industri: Latar Belakang, Proses Revolusi, & Dampaknya

POLITICS DAN POLITICKING Oleh Nurcholish Madjid

PERADABAN EROPA MODERN DOSEN : AGUS SUBAGYO, S.IP., M.SI

APA KOMUNISME BISA DIBASMI?

Bagaimana awalnya Amerika bisa menjajah Indonesia secara ekonomi dan politik?

BAB I PENDAHULUAN. rekaman kaset, televise, electronic games. Radio telah beradaptasi dengan perubahan dunia,

BAB V PENUTUP. Politik Indonesia Pada Masa Demokrasi Terpimpin Tahun , penulis

UNDANG - UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 1999 TENTANG PENGESAHAN KONVENSI ILO NO. 138 MENGENAI

A. LATAR BELAKANG MASALAH

Perkembangan Ekspor Impor Provinsi Jawa Timur

PEMIKIRAN EKONOMI PANCASILA

ROKOK : KEMUBAZIRAN DAN UPAYA PENGENDALIANNYA DI KALANGAN SANTRI. Salahuddin Wahid Pengasuh Pesantren Tebuireng

Tiga Komponen Marhaenisme

BAB I PENDAHULUAN. pesan secara massal, dengan menggunakan alat media massa. Media. massa, menurut De Vito (Nurudin, 2006) merupakan komunikasi yang

TUJUAN NEGARA. Sesuai dengan tujuan bersama yang disepakati Tujuan negara sesuai dengan ideologi yang digunakan dalam negara

Perkembangan Ekspor Impor September 2017 Provinsi Nusa Tenggara Barat

BAB I PENDAHULUAN. menimbulkan penderitaan bagi masyarakat Korea. Jepang melakukan eksploitasi

Sosialisme Indonesia

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

PIKIR ITU PELITA HATI,

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan

UNDANG-UNDANG NO.7 TAHUN 1967 TENTANG VETERAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PJ. PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

yang korup dan lemah. Berakhirnya masa pemerintahan Dinasti Qing menandai masuknya Cina ke dalam era baru dengan bentuk pemerintahan republik yang

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Dalam ketiga bentuk penyewaan ini, sesuatu yang diakadkan adalah jasa yang terdapat dalam masing-masing darinya. Jadi, sesuatu yang padanya terjadi

Konsep-Konsep Dasar Ekonomi 1. Para Pelaku Pada dasarnya pembagian pelaku ekonomi hanya 2, yaitu: 1. Konsumen dan Produsen Konsumen adalah para

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB V KESIMPULAN. pemikiran dua tokoh tersebut, tidak bisa kita lepaskan dari kehidupan masa lalunya yang

BAB II Kajian Pustaka. mampu diserap dari masyarakat dan disalurkan kembali kepada masyarakat yang

BAB II GAMBARAN UMUM

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Efektivitas ASEAN Economic Community Terhadap Optimalisasi Kualitas Industri Kerajinan Keramik Dinoyo Malang

MODUL TEKNOLOGI KOMUNIKASI (3 SKS) Oleh : Drs. Hardiyanto, M.Si

PERKEMBANGAN INDEKS HARGA PERDAGANGAN BESAR

2008, No.2 2 d. bahwa Partai Politik merupakan sarana partisipasi politik masyarakat dalam mengembangkan kehidupan demokrasi untuk menjunjung tinggi k

BAB 1 PENDAHULUAN. Menurut Suseno, paradigma sosialisme sebagian besar muncul sebagai reaksi

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah. Revolusi yang menjadi alat tercapainya kemerdekaan bukan kuat dalam

Matakuliah : PANCASILA Oleh : Dewi Triwahyuni

Undang-undang No. 21 Tahun 2000 PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA UNDANG-UNDANG NOMOR 21 TAHUN 2000 TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH

BAHAN KULIAH 10 SOSIOLOGI PEMBANGUNAN

Menawarkan Pancasila Menjadi Ideologi Dunia

melakukan Revolusi Kuba dan berhasil menjatuhkan rezim diktator Fulgencio merubah orientasi Politik Luar Negeri Kuba lebih terfokus pada isu-isu high

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA (UU) NOMOR 21 TAHUN 2000 (21/2000) TENTANG SERIKAT PEKERJA/SERIKAT BURUH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Negara Jangan Cuci Tangan

Resensi buku: Barrington Jr Moore.1967 SOCIAL ORIGINS OF DICTATORSHIP AND DEMOCRACY: LORD AND PEASENT IN THE MAKING OF THE MODERN WORLD

K138 USIA MINIMUM UNTUK DIPERBOLEHKAN BEKERJA

BAB IV GAMBARAN UMUM PROVINSI PAPUA Keadaan Geografis dan Kependudukan Provinsi Papua

SEKILAS UNI EROPA SWEDIA FINLANDIA ESTONIA LATVIA LITHUANIA DENMARK INGGRIS BELANDA IRLANDIA POLANDIA JERMAN BELGIA REPUBLIK CEKO SLOWAKIA HONGARIA

BAB I PENDAHULUAN. surut. Dua periode penting tersebut adalah masa Kaisar Meiji ( ) dan. yang kemudian dikenal dengan Restorasi Meiji.

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR INDONESIA APRIL 2015

BAB I PENDAHULUAN. aktivitasnya berada di luar lingkup universitas atau perguruan tinggi. Organisasi

PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Materi Kuliah. FALSAFAH PANCASILA (Pancasila Ideologi Bangsa dan negara) Modul 3

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

BAB VI KESIMPULAN. Parlemen selama 30 tahun. Kakek John Malcolm Fraser berasal dari Nova Scotia.

ANGGARAN DASAR LEGIUN VETERAN REPUBLIK INDONESIA MUKADIMAH "DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA"

FEBRUARI Berdoa untuk Mengakhiri Pernikahan Anak-anak

KLASIFIKASI BAKU LAPANGAN USAHA INDONESIA 1997

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

BAB I GEOGRAFIS DAN IKLIM

Perekonomian Indonesia

Sambutan Presiden RI pada Peresmian Rusunawa Kabil, Batam, 27 April 2012 Jumat, 27 April 2012

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Pada bab terakhir dalam penulisan skripsi ini akan dituangkan kesimpulan

BAB V KESIMPULAN. Berdasarkan analisis pembahasan dalam penelitian pemikiran Musso dan

Kegiatan Jual Beli di Lingkungan Rumah

BAB I PENDAHULUAN. PKI merupakan sebuah Partai yang berhaluan Marxisme-Lenisme(Komunis).

II. TINJAUAN PUSTAKA. Tinjauan pustaka dilakukan untuk menyeleksi masalah-masalah yang akan

PERKEMBANGAN EKSPOR DAN IMPOR RIAU OKTOBER 2015

b. Fungsi Pasar c. Jenis-jenis Pasar 1)

EKSPOR DAN IMPOR DKI JAKARTA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2012 TENTANG VETERAN REPUBLIK INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Perdagangan Luar Negeri Ekspor-Impor Sumatera Selatan Agustus 2017

BAB V SIMPULAN DAN REKOMENDASI

BERITA RESMI STATISTIK

RANCANGAN UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR... TAHUN... TENTANG MATA UANG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB VI KARAKTERISTIK INDIVIDU DAN RUMAHTANGGA PETANI PESERTA PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN (P3TIP)

BPS PROVINSI JAWA BARAT A. PERKEMBANGAN EKSPOR EKSPOR MARET 2015 MENCAPAI US$ 2,23 MILYAR

Transkripsi:

JALAN SUTERA ABAD 21 KATA SAMBUTAN Chalik Hamid UNTUK memberikan kata sambutan atas terbitnya buku baru Bung Suar Suroso yang diberi judul Jalan Sutera Abad 21, saya berusaha menampilkan sebuah negara sosialis di Eropa dan sebuah lagi desa kecil yang merupakan cerminan negeri sosialis Tiongkok di Asia. Saya berusaha meninjau kelebihan dan kekurangan negeri negeri ini dalam praktik sosialis di masa lalu dan sekarang. Negeri itu adalah Albania yang berkedudukan di Eropa dan sebuah Desa Huaxi yang merupakan bagian dari Tiongkok di Asia. Dalam pelaksanaan praktik Marxisme Leninisme di negeri negeri sosialis, sering terjadi kesalahan yang bisa menimbulkan kehancuran negeri tersebut. Sebagai contoh saya melihat kejadian itu di Albania. Mengapa saya mengambil contoh Albania? Karena saya mengalami langsung di negeri ini selama seperempat abad, selama dua puluh lima tahun. Partai Buruh Albania yang sebelumnya adalah Partai Komunis Albania, yang sejak semula diketuai oleh Anwar Hoja, (di Albania ditulis: Enver Hoxha), setelah menumbangkan kekuasaan kaum feodal dalam negeri dan mengusir kekuasaan fasis Jerman, berhasil menegakkan pemerintahan demokrasi rakyat. Dari sistem feodal, negeri ini langsung melompat memasuki sistem demokrasi rakyat. Dia tidak mengalami sistem kapitalis,seperti yang dialami negeri sosialis lainnya di dunia. Negeri itu membentuk koperasi koperasi pertanian dan perusahaan pertanian negara (ferma). Koperasi pertanian dipimpin oleh pengurus yang dipilih oleh rakyat yang merupakan anggota koperasi. Para anggota koperasi merupakan penduduk desa yang tergabung dalam sebuah koperasi. Sedangkan perusahaan pertanian negara, yang disebut ferma, adalah milik negara dikelola oleh pemerintah daerah masing masing. Para pekerjanya adalah penduduk (warga) yang berdekatan dengan tempat perusahaan pertanian tersebut. Baik koperasi maupun perusahaan pertanian negara, pada pokoknya bergerak di bidang pertanian, peternakan, dan perkebunan buah buahan. Bidang bidang lainnya seperti industri berat dan ringan, pabrik tembaga, pabrik tenun, pembangkit listrik (hidrocentral), pabrik porselen, dan lain lain, sepenuhnya berada di tangan pemerintah/negara. Apakah ada kesalahan yang kita jumpai dalam pengembangankoperasi dan perusahaan pertanian negara ini? Ya, ada! Yang paling pokok dan utama adalah warga tidak diberi tanah semacam halaman untuk bercocok tanam guna kebutuhan hidup mereka. 1

Misalnya untuk bertanam sayur sayuran guna kebutuhan makan mereka sehari hari. Warga tidak diperbolehkan beternak hewan besar seperti sapi, untuk memperoleh susu dan keju. Yang diperkenankan hanyalah ternak kecil seperti ayam. Padahal penduduk membutuhkan susu dan keju untuk hidupnya. Semua kebutuhan hidup harus dibeli di koperasi, padahal penghasilan mereka dari koperasi sangat terbatas dan sedikit. Koperasi sendiri tidak mampu memenuhi kebutuhan kaum tani sehari hari, dari hasil pertanian dan peternakan. Pemerintah beralasan seolah hal ini dilakukan untuk menjaga kemurnian ideologi proletariat, jangan sampai warga berkembang menempuh kembali ideologi burjuis. Pemberian sebidang tanah dan pemeliharaan hewan besar dianggap oleh pemerintah akan mengembangkan ideologi burjuis. Di kalangan atas juga terjadi perbedaan cara hidup sangat mencolok. Untuk ketua Partai dan para anggota Politbiro masing masing disediakan kendaraan Mercedes Benz, seluruh anggota Comite Central mendapatkan mobil Fiat buatan Italia.Penduduk biasa seperti buruh dan tani, sama sekali tidak diperbolehkan memiliki kendaraan bermotor. Mereka paling paling hanya memiliki sepeda yang sangat sulit untuk diperoleh karena benda ini merupakan barang impor. Di jalan jalan umum kita tidak menemukan kesibukan atau kemacetan, karena penduduk tidak memiliki kendaraan bermotor seperti yang terdapat di negeri negeri lain. Ketimpangan ketimpangan ini tentu saja menimbulkan kecemburuan sosial di kalangan rakyat. Belum lagi masuk ke masalah makanan. Di kalangan atas yang mencakup anggota Politbiro Partai Buruh Albania dibandingkan dengan kehidupanwarga, juga terdapat perbedaan yang menyentuh hati. Anggota Politbiro mengonsumsi makanan yang ditanam di perkebunan khusus untuk mereka. Para pemimpin itu memiliki perkebunan yang menghasilkan sayuran dan perkebunan buah buahan khusus untuk para pemimpin. Untuk mereka disediakan peternakan khusus untuk susu, keju, dan daging yang berbeda dengan yang dikonsumsi rakyat biasa. Warga memperoleh makanan dari pasar bebas, dari warung warung dan kedai kedai, yang memperolehnya dengan antrean panjang. Kualitas makanannya jauh berbeda dengan makanan para pemimpin. Sebagai akibatnya, terbuka lapisan masyarakat baru dalam sistem sosialis, sebagai akibat salah urus, sebagai akibat kekeliruan dalam penerapan Marxisme Leninisme. Hal demikian bukan hanya terjadi di Albania, tetapi juga di negeri negeri sosialis Uni Sovyet dan Eropa Timur lainnya seperti Hongaria, Bulgaria, Rumania, Cekoslawakia, Polandia, dan lain lainnya. Saya juga melihat, ada lagi sebuah kesalahan yang dilakukan oleh Partai Buruh Albania pada waktu itu. Partai masih terus memelihara dan memupuk dosa keturunan. Jika ada seorang kakek atau ayah melakukan kesalahan dalam perjuangan melawan feodalisme dan membasmi fasisme Jerman di Albania, maka dosa kesalahan itu akan turut diderita oleh 2

sang anak berikut keturunan selanjutnya. Sang anak dan generasi keturunan selanjutnya tidak akan mendapatkan pelayanan yang sama dengan anggota masyarakat lainnya. Sang anak dan generasi keturunan selanjutnya akan terus menerus turut menanggung beban apa yang dilakukan sang kakek atau ayah di masa lalu. Mereka tidak akan mendapatkan pendidikan yang sama dengan anggota masyarakat lainnya. Mereka tidak akan mendapatkan pekerjaan yang sama dengan warga lainnya. Keturunan bekas penjahat ini selalu mendapatkan pekerjaan yang lebih berat, seperti di pertambangan dalam tanah, pabrik pengecoran, dan pekerjaan pertanian. Mereka selalu diremehkan dan dicemoohkan dalam kehidupan sehari hari. Hal ini persis seperti yang dilakukan oleh pemerintah orde baru rezim fasis Jenderal Soeharto terhadap keturunan anggota Partai Komunis Indonesia dan pengikut Bung Karno. Kebejatan tersebut masih berlaku hingga saat ini, di mana rekonsiliasi belum pernah dilakukan dan Tap MPRS No.XXV/1966 belum dicabut dan dimusnahkan. Para pengikut rezim orde baru Soeharto masih terus berkuasa dan bercokol dalam kekuasaan negara RI. Kelemahan lainnya kita jumpai juga di bidang komunikasi dan propaganda, misalnya dalam hubungan penyiaran di TV dan radio. Di kalangan pimpinan diadakan saluran khusus untuk mengetahui perkembangan di luar negeri dengan mengikuti siaran TV/radio dari berbagai stasiun penyiaran negeri negeri lainnya. Sedangkan warga biasa hanya diperbolehkan mengikuti siaran dalam negeri yang disalurkan lewat TV/radio ibu kota Tirana. Untuk mengetahui perkembangan negeri negeri lainnya, warga secara diam diam membuat antena liar untuk memperoleh berita dan perkembangan lainnya di luar negeri, seperti di bidang olahraga dan kebudayaan. Di tempat tempat kerja, di pabrik, warga membuat antena televisi agar bisa berhasil menangkap siaran dari luar negeri. Mereka selalu melihat siaran TV dari Roma (Italia) dan Belgrado (Yugoslavia) secara diam diam dan sembunyi. Jika diadakan festival internasional atau pertandingan bola dunia, warga pasti melihatnya dengan menggunakan antena liar. Secara resmi pemerintah melarang warga melihat siaran TV lainnya dari luar negeri, warga hanya diperbolehkan mengikuti TV dan radio siaran dalam negeri. Bagi warga yang melanggar ketentuan pemerintah diambil tindakan hukum hingga masuk penjara. Mengapa pemerintah melakukan pemblokiran terhadap siaran siaran dari luar negeri bagi warganya? Alasannya sangat sederhana. Untuk menjaga kemurnian ideologi Marxisme Leninisme. Di kalangan bawah dilakukan pemeliharaan ideology Marxisme Leninisme, sedangkan di kalangan atas telah menyusup dan berkembang ideologi burjuis. Kepincangan kepincangan demikian ini terjadi sebagai akibat kesalahan pimpinan dalam menerapkan Marxisme Leninisme di kalangan rakyat biasa, tidak satunya 3

ucapan dan perbuatan. Kelihatannya masalah seperti ini merupakan hal kecil, tetapi dalam kenyataan, hal demikian menjadi pendorong hancurnya negeri negeri sosialis di Eropa Timur dan di dunia. Ada lagi sebuah kejadian tragis yang terjadi bagi pimpinan Partai di Albania. Di saat saat akan berakhir dan runtuhnya pemerintahan sosialis di Albania, di kalangan pimpinan tertinggi Partai terjadi saling tuduh dan saling sikut, hingga pada akhirnya saling bunuh. Betapa tragisnya, beberapa anggota Politbiro Partai saling tembak yang mengakibatkan beberapa orang terbunuh mati. Beberapa anggota Politbiro Partai yang merupakan kawan seperjuangan ketika bersama sama memusnahkan kaum feodal dan mengusir kaum fasis Jerman dari negerinya, pada akhirnya bentrok sendiri. Mereka gontok gontokan. Yang satu menuduh yang lain sebagai agen luar negeri untuk menumbangkan pemerintah Albania. Yang terakhir sekali adalah dibunuhnya Perdana Menteri Pemerintah Sosialis Albania, Mehmet Shehu. Oleh Ketua Partai Buruh Albania, orang ini dianggap sebagai agen ganda luar negeri yang berusaha menghancurkan Albania. Dia dituduh sebagai agen imperialisme Amerika Serikat dan sekaligus agen social imperialisme Uni Sovyet. Dia dibunuh dalam sebuah sidang. Kepada anggota masyarakat dan anggota Partai, dinyatakan bahwa perdana menteri itu melakukan bunuh diri, karena akal busuknya sudah diketahui. Namun kita juga tidak bisa menutup mata, melupakan segi segi positif dan kebaikan dalam sistem sosialis yang terdapat di negeri tersebut. Pelayanan kesehatan gratis yang diberikan kepada rakyat, sangat perlu dibanggakan. Jika ada warga menderita sakit, segera dibawa ke rumah sakit. Seluruh pemeriksaan dan pengobatan, warga tidak membayar satu sen pun. Demikian juga obat obat yang diperoleh dari apotek seluruhnya gratis, sama sekali tidak dibayar. Demikian juga dalam masalah pendidikan. Dalam semua jenjang pendidikan warga memperolehnya dengan gratis. Mulai dari penitipan bayi, taman kanak kanak, sekolah dasar, sekolah menengah, hingga pendidikan tinggi di universitas, semuanya dilakukan tanpa bayar. Kesempatan ini sangat terbuka bagi warga yang memiliki kemampuan untuk belajar. Bagi warga yang sudah bekerja, juga dibuka kesempatan untuk belajar pada malam hari. Betapa banyaknya jumlah kader sarjana yang dihasilkan dari sekolah malam hari, termasuk para sahabat dan teman dari Indonesia. Bagi warga yang telah berhasil menamatkan pendidikannya segera akan mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bakatnya. Tidak ada kekecualian, semua mendapatkan pekerjaan. Yang sangat menarik, semua pekerja akan menerima upah tidak jauh berbeda dalam jumlahnya. Seorang insinyur misalnya, menerima upah tidak jauh berbeda dengan seorang pekerja mesin bubut. Seorang dokter menerima gaji tidak jauh berbeda dengan seorang perawat. Demikian seterusnya. Mengapa hal ini bisa terjadi? Mungkin dalam sistem sosialis di Albania, mereka berusaha 4

untuk mengatasi atau mengurangi perbedaan gaya hidup yang berlebihan di masyarakat. Mereka berusaha mengatasi kesenjangan sosial jangan sampai terjadi di Albania. Pada waktu itu, Albania sama sekali tidak mengenal pengangguran. Semua penduduk dewasa memperoleh pekerjaan, di sana tidak ada manusia parasit. Demikian pula di bidang perumahan. Pemerintah melindungi warganya dengan memberikan perumahan. Memang pemerintah masih mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan perumahan rakyat. Apartemen terus dibangun dan dikembangkan. Warga desa diberi berbagai keringanan dan prioritas untuk membangun rumahnya. Bagi kaum buruh pabrik, pemerintah menyediakan bahan bangunan untuk membangun perumahan dengan kerja sukarela. Setelah apartemen selesai, buruh membaginya sesuai dengan ketentuan yang mereka atur sendiri. Dengan cara ini banyak kaum buruh dan warga yang tertolong untuk mengatasi masalah perumahan. Marxisme Leninisme adalah sebuah ilmu. Sebagai ilmu, maka dia tidak pernah mandeg, tidak boleh berhenti pada satu titik. Ia akan selalu berkembang bersama ilmu ilmu lainnya. Marxisme Leninisme termasuk masih muda dibandingkan dengan ilmu ilmu lainnya yang terdapat di dunia ini. Puncak pengujian kebenaran ilmu ini adalah ketika dimenangkannya Revolusi Oktober di Rusia pada tahun 1917. Dalam praktik proses pengembangannya masih selalu mengalami ganjalan. Selama puluhan tahun dalam praktik di berbagai negeri, akhirnya dia mengalami pukulan berat. Beberapa negeri sosialis yang menganut ajaran Marxisme Leninisme, mengalami kehancuran. Tapi perlu dicatat bahwa Marxisme Leninisme tak pernah mati. Ilmu itu tetap utuh dan bertahan.namun dia masih perlu dikembangkan dan disempurnakan. Kini saya berusaha menampilkan sebuah contoh lain sebagai bahan banding dalam pelaksanaan dan pengembangan system sosialis yang didasari teori Marxisme Leninisme. Sebuah desa di Tiongkok, bernama Huaxi, terletak di Provinsi Jiangsu, merupakan salah satu desa yang menganut paham sosialis yang didasari Marxisme Leninisme. Huaxi adalah mininya Tiongkok yang besar. Merupakan desa teladan yang perlu dicontoh oleh desa desa lainnya di sana. Penduduk desa mengalami kemakmuran luar biasa. Setiap keluarga paling tidak memiliki sebuah rumah dan sebuah mobil. Perlengkapan rumah tangga keluarga, sudah dilengkapi dengan baik. Keluarga di Huaxi rata rata memiliki aset 150.000 dolar AS, pendapatan per kapita mencapai 2.000 dolar AS. Penduduk desa ini hidup dengan sejahtera yang diperoleh dari pabrik baja, besi, dan pabrik tekstil milik kolektif. Pada tahun 2008 saja, pabrik pabrik ini berhasil mengumpulkan 7,3 miliar dolar AS. Sejak kemerdekaan Tiongkok pada tahun 1949 hingga kini, Partai Komunis Tiongkok telah berhasil mengubah negeri itu dari negeri terbelakang menjadi sebuah negeri maju di dunia. Kedudukan perekonomian Tiongkok telah berhasil menduduki tempat kedua di dunia setelah AS. 5

Negeri negeri Eropa dan negeri negeri dunia lainnya tidak ada yang tidak mengenal barang produksi Tiongkok. Kini barang barang Tiongkok memenuhi pasar dunia. Di Eropa mulai barang barang elektronik, porselen, bahan makanan, sampai tusuk sate dan tusuk gigi pun adalah produksi Tiongkok. Di tahun 1980 an, ketika Tiongkok mulai mendorong kepemilikan perseorangan, Desa Huaxi berada di garis terdepan.hasil dari pabrik baja dan pabrik pabrik lainnya digunakan untuk mengembangkan usaha lainnya. Mereka memperoleh sukses luar biasa. Warga Huaxi telah berhasil merealisasi mimpi mereka. Penduduk Huaxi yang berjumlah 400 kepala keluarga sekarang memiliki rumah bergaya Eropa, seluas 400 600 meter persegi, lengkap dengan mobilnya. Warga desa tersebut mendapat gaji pokok dan juga mendapat bonus tahunan. Menurut ketentuan yang ditetapkan bersama, 80 persen harus diinvestasikan ke dalam saham perusahaan, yang dengan demikian perusahaan akan terus berkembang dan membesar. Desa Huaxi yang menjadi kebanggaan Tiongkok ini, semoga bisa menjadi teladan bagi desa desa lainnya di Tiongkok. Banyak pendapat yang dikemukakan mengenai desa ini. Ada yang mengatakan desa ini menempuh jalan perpaduan sosialisme dengan kapitalisme. Ada yang mengatakan sudah sepenuhnya menempuh jalan kapitalisme. Banyak pula yang mengatakan inilah sosialisme berciri Tiongkok. Menurut pendapat saya, biarkan ilmu itu berkembang demi kemakmuran umat manusia, dengan sedapat mungkin menghindari penghisapan manusia atas manusia. Tulisan saya ini merupakan sambutan dalam rangka terbitnya buku Suar Suroso Jalan Sutera Abad 21. Buku ini sebenarnya melengkapi tulisan dalam buku Suar sebelumnya Pikir Itu Pelita Hati yang telah diterbitkan Ultimus Bandung beberapa waktu yang lalu. Saya melihat, kedua buah buku ini juga merupakan jawaban bagi beberapa teman yang berdiam di Eropa. Sekaligus merupakan pembelaan sosialisme dunia dewasa ini, termasuk sosialisme yang berkarakteristik Tiongkok, atau sosialisme berciri Tiongkok, atau sosialisme ala Tiongkok. Sepuluh bab tulisan dalam buku Jalan Sutera Abad 21 saling mengisi dengan buku Pikir Itu Pelita Hati. Buku ini sangat berguna dalam menganalisa situasi dan perkembangan zaman. Masing masing kita mempunyai hak memberikan pendapat untuk menjawab situasi konkret dewasa ini. Dari dua contoh di atas, saya berusaha mengemukakan bahwa Marxisme Leninisme sebagai ilmu, belumlah sepenuhnya sempurna. Ia terus berkembang sesuai dengan perkembangan ilmu lainnya. Dia akan terus dilengkapi, hingga pada akhirnya menjadi sempurna dan teruji dalam praktik. Di samping itu adanya negeri negeri yang dalam praktik menyelewengkan ajaran Marxisme Leninisme itu ke arah lain, sehingga membawa negeri tersebut ke jalan yang fatal, itu adalah merupakan sebuah konsekuensi. Sementara itu, jika ada pandangan dan pendapat yang menyatakan bahwa Marxisme Leninisme sekarang ini 6

sepenuhnya sudah lengkap dan sempurna, ini akan membawa kita pada dogmatisme. Amsterdam, 6 Agustus 2016 7