Observasi Citra Visual Rumah Tinggal

dokumen-dokumen yang mirip
DOKUMENTASI GEDUNG SBM DAN BPI ITB

MANAKALA GEDUNG BPI ITB UNJUK KEKUATAN

BAB IV: PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA

BAB V KONSEP. marmer adalah Prinsip Sustainable Architecture menurut SABD yang terangkum

pada bangunan yang berkembang pada masa Mesir kuno, Yunani dan awal abad

DOKUMENTASI MASJID SALMAN DAN PUSDAI

personal space Teks oleh Indra Febriansyah. Fotografi oleh Fernando Gomulya.

KONSEP RANCANGAN. Latar Belakang. Konteks. Tema Rancangan Surabaya Youth Center

BAB I PENDAHULUAN. Dari latar belakang diatas, ada masalah-masalah terkait kenyamanan yang akan dibahas dalam laporan ini yaitu

KAJIAN OBJEK ARSITEKTUR JAWA TIMUR

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

b e r n u a n s a h i jau

BAB VI HASIL RANCANGAN. tema Sustainable Architecture yang menerapkan tiga prinsip yaitu Environmental,

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Studi Tipologi Bangunan Pabrik Gula Krebet. Kawasan Pabrik gula yang berasal dari buku, data arsitek dan sumber-sumber lain

LAMPIRAN 1 PERAN ENERGI DALAM ARSITEKTUR

BAB III KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

SOLAR ENVELOPE Lingkungan Penerangan Ernaning Setiyowati

TEORI VITRUVIUS : 3. FIRMITAS KEKUATAN

[2] PENCAHAYAAN (LIGHTING)

GEOMETRIS, KANTILEVER LEBAR.

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB V KONSEP PERANCANGAN BANGUNAN

BAB III TINJAUAN KHUSUS

BAB VI KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. A. Kesimpulan

BAB VI KESIMPULAN. Rumah toko Cina Malabero Bengkulu yang dikelompokkan dalam

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Architecture. Home Diary #008 / 2015

BAB VI KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN STUDENT APARTMENT STUDENT APARTMENT DI KABUPATEN SLEMAN, DIY Fungsi Bangunan

KISI-KISI PEDOMAN WAWANCARA

BANGUNAN BALAI KOTA SURABYA

BAB IV KONSEP PERANCANGAN

OPTIMASI SHADING DEVICES RUMAH TINGGAL (STUDI KASUS : PERUMAHAN LOH AGUNG VI JATEN KARANGANYAR)

BAB VI HASIL RANCANGAN. perancangan tapak dan bangunan. Dalam penerapannya, terjadi ketidaksesuaian

EKSTERIOR SIANG HARI

Matahari dan Kehidupan Kita

KARAKTER VISUAL FASADE BANGUNAN KANTOR PELAYANAN PERBENDAHARAAN NEGARA KOTA MALANG

Architecture. White Simplicity in. Neoclassic. Home 80 #006 / Diary

BAB I PENDAHULUAN. Universitas merupakan sebuah tempat di mana berlangsungnya sebuah

Tabel 4.2. Kesesuaianan Penerapan Langgam Arsitektur Palladian Pada Istana Kepresidenan Bogor.

BAB III TINJAUAN KHUSUS

1. Kesan ketika menggunakan / berjalan menuju koridor dan ruangan-ruangan yang berada di FPTK.

Penjelasan Skema : Konsep Citra yang diangkat merupakan representasi dari filosofi kehidupan suku Asmat yang berpusat pada 3 hal yaitu : Asmat sebagai

Gambar 5. 1 Citra ruang 1 Gambar 5. 2 Citra ruang 2 2. Lounge Lounge merupakan salah satu area dimana pengunjung dapat bersantai dan bersosialisasi de

Cozy Urban Loft SEBIDANG DINDING ABU- Tekstur alami kayu dipadu dengan semen menghasilkan suasana nyaman dalam sentuhan modern di hunian ini.

BAB V KONSEP PERANCANGAN

Griya Asri The Arsana Estate Edition 2008

Architecture. Modern Aesthetic. Neoclassic Style Teks: Widya Prawira Foto: Bambang Purwanto. Home Diary #009 / 2015

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Ventilasi suatu bangunan merupakan salah satu elemen penting dalam

BAB V KONSEP PERANCANGAN

ESTETIKA BENTUK SEBAGAI PENDEKATAN SEMIOTIKA PADA PENELITIAN ARSITEKTUR

Subdivisi Arsitektur Lanskap. Redinuka Ashil Karamah. Sempervivum tectorum

SAINS ARSITEKTUR II BANGUNAN ARSITEKTUR RAMAH LINGKUNGAN MENURUT KONSEP ARSITEKTUR TROPIS. Disusun Oleh: Ignatius Christianto S

BAB V KESIMPULAN ARSITEKTUR BINUS UNIVERSITY

Kesimpulan dan Saran

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB V : KONSEP. 5.1 Konsep Dasar Perancangan

Bab IV Simulasi IV.1 Kerangka Simulasi

UTS SPA 5 RAGUAN

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. merupakan salah satu pendekatan dalam perancangan arsitektur yang

OLAHAN DINDING. Eko Sri Haryanto, S.Sn, M.Sn

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

5 BAB V KONSEP DASAR PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

Elemen Fisik Masjid Baiturrahman Banda Aceh sebagai Pembentuk Karakter Visual Bangunan

BAB V KONSEP PERENCANAAN DAN PERANCANGAN

KARAKTER VISUAL FASADE BANGUNAN KOLONIAL BELANDA RUMAH DINAS BAKORWIL KOTA MADIUN

KAJIAN ARSITEKTUR HEMAT ENERGI SECARA PASIF PADA PERUMAHAN DI MALANG

GEDUNG KEDUTAAN BERPALING DARI JALAN UTAMA. Tidak lazim bagi bangunan di koridor Thamrin, Jakarta, memalingkan wajahnya dari jalan.

SAINS ARSITEKTUR II BANGUNAN ARSITEKTUR YANG RAMAH LINGKUNGAN MENURUT KONSEP ARSITEKTUR TROPIS. Di susun oleh : FERIA ETIKA.A.

BAB V KONSEP PERANCANGAN BANGUNAN

Unsur-Unsur Efek Cahaya Pada Perpustakaan. Abstrak

BAB V KAJIAN PUSTAKA. Pekalongan ini adalah arsitektur humanis. Latar belakang penekanan/

III. RUANG DAN FUNGSI TANAMAN LANSKAP KOTA

Struktur dan Konstruksi II

KEARIFAN ARSITEKTUR MELAYU DALAM MENANGGAPI LINGKUNGAN TROPIS

Oleh: Dr. Kasiyan, M.Hum. Jurusan Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta 2013

BAB 5 KONSEP PERANCANGAN. a. Aksesibilitas d. View g. Vegetasi

SAINS ARSITEKTUR II Iklim (Tropis Basah) & Problematika Arsitektur

EGYPTIAN ARCHITECTURE

ARTIKEL ILMIAH OBYEK ARSITEKTUR YANG MENGANDUNG BAHASAN TENTANG SAINS ARSITEKTUR

Analisa Karakter Fasade Bangunan. Kerangka Analisa Karakter Fasade Bangunan

BAB VI HASIL RANCANGAN. Hasil rancangan adalah output dari semua proses dalam bab sebelumnya

Bab IV. Konsep Perancangan

BAB V KONSEP PERANCANGAN

BAB III TINJAUAN TEMA ARSITEKTUR HIJAU

BAB VII KESIMPULAN DAN SARAN Bab ini akan menjawab sasaran yang ada pada bab pendahuluan. Makam merupakan salah satu elemen penting pembentuk sebuah

Architecture. Home Diary #007 / 2014

berfungsi sebagai tempat pertukaran udara dan masuknya cahaya matahari. 2) Cross Ventilation, yang diterapkan pada kedua studi kasus, merupakan sistem

BAB VI HASIL PERANCANGAN

BAB 6 HASIL PERANCANGAN

Gambar Proporsi penggunaan sumber energi dunia lebih dari duapertiga kebutuhan energi dunia disuplai dari bahan bakan minyak (fosil)

Tugas TIK Universitas Narotama Surabaya. Cara Menanam Dan Merawat. Tanaman Bunga Anggrek Di Pot

BAB V KONSEP PERANCANGAN

5.1 Konsep Perencanaan Konsep Lokasi dan Tapak Memuat persyaratan-persyaratan atau batasan dan paparan kondisi tapak serta luasan tapak.

LAMPIRAN. Foto Still Life dengan cahaya matahari. menginginkan efek pencahayaan. matahari (Natural Light). Namun. pada pemotretan Still Life yang

RESORT DENGAN FASILITAS MEDITASI ARSITEKTUR TROPIS BAB III TINJAUAN KHUSUS. 3.1 Latar Belakang Pemilihan Tema. 3.2 Penjelasan Tema

BAB VI HASIL RANCANGAN. terdapat pada Bab IV dan Bab V yaitu, manusia sebagai pelaku, Stadion Raya

BAB V KONSEP PERANCANGAN. Sentra Agrobisnis tersebut. Bangunan yang tercipta dari prinsip-prinsip Working

BAB IV ANALISA STUDI KASUS

DUNIA YANG BERANEKA WARNA

Transkripsi:

Tugas AR2212 Perilaku dan Desain Arsitektur Observasi Citra Visual Rumah Tinggal Teresa Zefanya / 15213035 Rumah Bagus 1 Gambar 1. Rumah Bagus 1 Rumah di atas berlokasi di Jalan Pager Gunung, Bandung. Saya berpendapat rumah di atas bagus karena rumahnya menghadap ke arah datangnya cahaya matahari sehingga pencahayaan alami di dalam rumah pasti baik. Selain pencahayaan alami yang baik, rumah juga pasti tidak lembab seperti terlihat dari dindingnya yang rapi dsan bersih. Supaya tidak menimbulkan glare atau silau di dalam ruangan rumah maka di depan jendela rumah yang besar ditanam aneka tanaman hias dari yang berukuran kecil sampai yang berukuran besar namun tetap terlihat rapi bahkan membuat rumah kelihatan asri. Menurut saya rumah di atas sangat bagus karena tanggap terhadap iklim tropis yang menyebabkan rumah terpapar sinar matahari sepanjang tahun. 1

Observasi Visual Citra Rumah Tinggal Rumah Bagus 2 Gambar 2. Rumah Bagus Lokasi rumah di atas adalah di Jalan Pager Gunung, Bandung. Menurut pendapat saya, rumah di atas bagus karena irama pintu dan jendelanya. Bangunan rumah seakan- akan disusun atas beberapa bidang persegi, kecuali bagian atap tentu saja, sehingga menimbulkan kesan selaras yang sangat elegan. Sayangnya, orientasi rumah memunggungi arah datangnya cahaya matahari sehingga bagian depan rumah terlihat gelap belum lagi kantilever dak beton yang menaungi teras depan semakin menambah gelapnya akibat bayangan dari dak beton yang menimpa bayang- bayang dari bangunan. Akan tetapi, tetap saja kesimetrisan bangunan mulai dari bagian kaki yang dalam hal ini terasnya (tidak kelihatan pada gambar) sampai ke kepala yaitu atap pelana yang menggunakan genting yang disusun dengan sangat rapi membuat saya sungguh tergugah. Bahkan yang mengagumkan adalah pemilik rumah seakan memang menyadari kesimetrisan rumahnya sehingga ia pun memotong tanaman di depan pagarnya sampai rata dengan ketinggian lebih tinggi sedikit dari pagar. Walaupun rumah ini hanya satu lantai saja, tetapi kesimetrisan bangunan dan pemilihan warna putih keabu- abuan memberi kesan massif pada bangunan yang membuat rumah terlihat kokoh. Menurut saya pribadi, rumah yang kelihatan kokoh adalah rumah yang bagus. 2

Teresa Zefanya / 15213035 Rumah Biasa 1 Gambar 3. Rumah Biasa 1 Rumah di atas berlokasi di jalan raya di belakang Jalan Pager Gunung,Bandung. Menurut saya rumah di atas biasa saja karena secara saya tidak akan melirik rumah di atas dua kali jika saya hanya kebetulan lewat. Rumah di atas terlihat rapi. Namun, irama kolom berwarna putih yang monoton pada dinding lantai satunya membuatnya terlihat terlalu kaku. Bahkan keteraturan repetisi warna hitam dan putih membuat bangunan terlihat menjemukan. Kolom yang monoton melemahkan material bangunan yang seharusnya ditonjolkan. Selain itu, bangunan tidak selaras dengan pohon- pohon besar maupun tiang- tiang di depan rumah yang malah terlihat lebih menonjol daripada bangunan rumah sendiri karena pohon- pohon dan tiang- tiang tersebut menyamarkan hierarki pada bangunan rumah yang seharusnya terlihat dari pembedaan atapnya. Penambahan 2 bentuk limas segiempat dari kaca yang mungkin saja difungsikan untuk memasukkan cahaya dari atas (sky light) ke dalam garasi sayangnya tetap tidak dapat menonjolkan bangunan. Oleh karena itulah, saya menganggap rumah di atas biasa saja. 3

Observasi Visual Citra Rumah Tinggal Rumah Biasa 2 Gambar 4. Rumah Biasa 2 Rumah di atas berlokasi di Jalan Pager Gunung, Bandung. Sebenarnya bangunan rumah di atas menurut saya menarik karena adanya pemakaian material batu yang memberi irama pada bangunan tanpa membuatnya menjadi monoton. Bangunan rumah berorientasi ke arah datangnya cahaya sehingga mungkin saja pemilik rumah memang sengaja menanam deretan pohon palem di depan rumahnya dan membuat struktur atap yang sangat massif dengan kolom yang juga massif hanya untuk menutupi teras rumahnya. Menurut saya upaya pemilik rumah untuk mencegah paparan panas dari cahaya masuk ke dalam rumahnya agak berlebihan karena justru malah membuat rumahnya sangat gelap. Sulit sekali untuk melihat di mana letak pintu depannya dari jalan raya apalagi dari seberang jalan. Pohon- pohon palem yang tingginya melebihi bangunan rumah dan diletakkan tepat di tengah bangunan malah menjadikan pohon- pohon tersebut sebagai pusat fokus setiap orang yang melewati rumah tersebut. Akibatnya, irama dari bangunan yang seharusnya terlihat dari penonjolan material batu hitam pada dinding maupun kolom menjadi tidak diperhatikan sama sekali. Hal inilah yang menurut saya berpendapat bahwa rumah di atas biasa saja. 4

Teresa Zefanya / 15213035 Rumah Jelek 1 Gambar 5. Rumah Jelek 1 Rumah di atas berlokasi di Jalan Kota Baru V, Bandung. Menurut saya rumah di atas jelek karena dibiarkan rusak oleh pemiliknya. Pemilik rumah tersebut masih tinggal di dalam rumah itu namun pemilik rumah membiarkan begitu saja atapnya roboh. Pemilik rumah bahkan meletakkan terlalu banyak benda yang parahnya adalah benda- benda bekas sampai menumpuk di halaman rumahnya. Satu- satunya hal yang menunjukkan bahwa rumah di atas masih berpenghuni adalah pot- pot tanaman yang sangat terawat di atas teras rumah yang lantainya mengkilap karena dibersihkan setiap hari. 5

Observasi Visual Citra Rumah Tinggal Rumah Jelek 2 Gambar 6. Rumah Jelek 2 Rumah di atas berlokasi di Jalan Pager Gunung, Bandung. Rumah di atas sebenarnya terlihat sangat mewah dan megah melalui skala gigantic-nya. Akan tetapi, justru hal itulah yang menurut saya membuat rumah ini jelek. Orientasi bangunan yang memunggungi arah datangnya cahaya membuat bayang- bayang bangunan jatuh menutupi jalanan dan membuat bagian muka bangunan terlihat gelap. Penggunaan kolom- kolom raksasa di depan teras rumah membuat bangunan ini terlalu formal sehingga kalau menurut saya untuk sebuah rumah malah menimbulkan kesan angkuh. Penonjolan material batu berwarna abuabu dengan jendela ramping di antara celahnya malah membuat bangunan rumah ini terasa seperti benteng. Padahal menurut saya sebuah rumah seharusnya tidak memberikan kesan dingin dan kaku melainkan hangat dan nyaman. Selain itu, bangunan rumah ini benar- benar tidak selaras dengan bangunan lain di samping kiri dan kanannya yang mayoritas berlanggam art deco. Bangunan rumah yang benar- benar soliter ini menurut saya jelek, terlepas dari keagungan yang ditampilkannya. 6