FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

dokumen-dokumen yang mirip
NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Syarat Guna Memenuhi derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR MATA KULIAH MANAJEMEN KEUANGAN PADA MAHASISWA PENDIDIKAN

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Syarat Guna Memenuhi derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

NASKAH PUBLIKASI. Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi.

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

BAB I PENDAHULUAN. Semakin hari penduduk dunia bertambah jumlahnya. Ini dikarenakan angka

BAB I PENDAHULUAN. Semakin hari penduduk dunia bertambah jumlahnya. Ini dikarenakan angka

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

PENGARUH PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN DAN PEMBERIAN MOTIVASI DARI DOSEN TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 2 DI PROGRAM STUDI

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi.

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

Artikel Publikasi Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. Diajukan Oleh :

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

ARTIKEL PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Akuntansi.

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

KREATIVITAS BELAJAR MAHASISWA DITINJAU DARI KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEDISIPLINAN BELAJAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. Diajukan Oleh : TRI WAHYUNI

Diajukan Oleh: WAHYU DHATUN HIDAYATI A

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Syarat guna Memenuhi derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI ORGANISASI TERHADAP KINERJA PENGURUS KOPERASI MAHASISWA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA PERIODE 2012/2013

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh. Nandya Puspitawati

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh: ARVITA MAYASARI A

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagaian persyaratan Guna mencapai derajat. Sarjana S-1 Pendidikan Akuntansi IRMA NOVIASARI A

PENGARUH MODAL USAHA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PENDAPATAN PEDAGANG DI PASAR GEDE HARDJONAGORO SURAKARTA TAHUN 2012/2013 NASKAH PUBLIKASI

PENGARUH KREATIVITAS DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 1 PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Tugas dan Memenuhi Syarat Guna Memenuhi derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

PENGARUH KEMANDIRIAN BELAJAR DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA TERHADAP PRESTASI BELAJAR EKONOMI PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 KARTASURA

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna. Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1. Program Studi Pendidikan Akuntansi

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Akuntansi.

PENGARUH KEMANFAATAN LEMBAR KERJA SISWA ( LKS ) DAN KEMANDIRIAN BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA

Oleh: QONITAH HAPPY EXACTA A

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh: ULFAH YUNIARTI A

Artikel Publikasi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN KOPERASI SIMPAN PINJAM KARYA KABUPATEN PATI NASKAH PUBLIKASI

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN NASABAH PADA PT. BANK RAKYAT INDONESIA (PERSERO) TBK CABANG WONOGIRI TAHUN 2012

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Jurusan Pendidikan Akuntansi

ARTIKEL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Akuntansi.

NASKAH PUBLIKASI Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

GUNTUR PRASETYO ADHI A

pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Diajukan Oleh: ANDRI RISTIYANTI A

NASKAH PUBLIKASI. Disusun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi.

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna. Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1. Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH GAYA MENGAJAR GURU DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR SISWA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA AL-ISLAM KALIJAMBE TAHUN AJARAN

Usulan Penelitian Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan. pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. DiajukanOleh :

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

SELVA PRISTIAN NOVENSIA A

NASKAH PUBLIKASI Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Akuntansi. Disusun Oleh: DWI SISTIANI A

PENGARUH INTERAKSI ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU DI SMP NEGERI 1 SAMBI TAHUN AJARAN 2012/2013

JURNAL PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna. Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1. Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH MOTIVASI DAN KUALITAS PELAYANAN KOPERASI TERHADAP PARTISIPASI ANGGOTA DI KUD CEPOGO BOYOLALI TAHUN 2014

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH KONSENTRASI BELAJAR DAN KREATIVITAS BELAJAR TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS DI SMA MUHAMMADIYAH 1

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

JURNAL PUBLIKASI. Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Akuntansi

ANGKATAN 2009 NASKAH PUBLIKASI. Disusun Oleh : BAKHTIAR NUGROHO A FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

MINAT BERWIRAUSAHA LULUSAN SMA/SMK/MA DITINJAU DARI PELUANG USAHA DAN LINGKUNGAN KELUARGA DI KELURAHAN MLESE KECAMATAN CEPER KABUPATEN KLATEN

Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. Diajukan oleh: DEWI TRI UTAMI A

KINERJA KARYAWAN DITINJAU DARI KOMUNIKASI DAN BUDAYA KERJA PADA CV. GLOBAL MANDIRI SEJAHTERA CABANG SURAKARTA TAHUN 2015

JURNAL SKRIPSI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh NISFILAILI A

NASKAH PUBLIKASI ILMIAH. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Program Studi Pendidikan Akuntansi.

PENGARUH REWARD DAN ICE BREAKER TERHADAP MINAT BELAJAR TEMATIK SISWA KELAS IV SD N NGADIREJO 01 KEC. KARTASURA, KAB. SUKOHARJO

PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN (STUDI KASUS PADA PUSAT PENELITIAN KARET BALAI PENELITIAN GETAS)

Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

PRESTASI BELAJAR EKONOMI DITINJAU DARI PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GURU DAN FREKUENSI BELAJAR SISWA KELAS X SMA MUHAMMADIYAH 1 SURAKARTA TAHUN

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi Akuntansi. Oleh: Angen Adhy Sampurna A

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

Naskah Publikasi Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. Oleh RIZKY FERDIYANTI A

PENGARUH PENDAMPINGAN ORANG TUA TERHADAP KEDISIPLINAN BELAJAR SISWA DI SD N 01 LINGGO KECAMATAN KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN TAHUN AJARAN 2013/2014

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan. Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1. Pendidikan Akuntansi. Oleh

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

PENGARUH EFIKASI DIRI DAN SIKAP KEMANDIRIAN TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA PADA SISWA SMK NEGERI 1 PEDAN TAHUN AJARAN 2014/2015

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan untuk memenuhi sebagaian persyaratan guna mencapai derajat sarjana S-1 Pendidikan Akuntansi.

JURNAL PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 Program Studi Pendidikan Akuntansi

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan untuk memenuhi sebagaian persyaratan guna mencapai derajat sarjana S-1 Pendidikan Akuntansi.

PRESTASI BELAJAR DASAR AKUNTANSI KEUANGAN 2 DITINJAU DARI KEBIASAAN BELAJAR DAN KONSENTRASI BELAJAR MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan untuk memenuhi sebagaian persyaratan guna mencapai derajat sarjana S-1 Pendidikan Akuntansi.

JURNAL PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi

Artikel publikasi Diajukan untuk Memenuhi Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi Pendidikan Akuntansi. Diajukan Oleh: ENY HIDAYATI A

NASKAH PUBLIKASI. Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana Strata 1 (S1) Program Studi Pendidikan Akuntansi

: SAHID PAMBUDI UTOMO A210

NASKAH PUBLIKASI. Usulan Penelitian Diajukan untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan pada Program Studi Pendidikan Akuntansi.

PENGARUH KESULITAN BELAJAR DAN LINGKUNGAN SEKOLAH TERHADAP HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 2 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2012/2013

PENGARUH PENDAPATAN ORANG TUA SISWA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA, KELAS VIII SMP NEGERI 2 BANYUDONO. (Tahun Pelajaran 2012/2013) SKRIPSI

Transkripsi:

MINAT BERWIRAUSAHA DITINJAU DARI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP TERHADAP PELUANG USAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2010/2011 NASKAH PUBLIKASI Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Memperoleh Gelar Sarjana Strata-1 ProgramStudi Pendidikan Akuntansi Disusun Oleh: TITIK SETIAWATI A 210 090 098 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2013

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMUPENDIDIKAN Jl. A. Yani Tromol Pos 1-Pabelan, Kartasura Telp. (0271) 717417 Fax: 715448 Surakarta 57102 SURAT PERSETUJUAN ARTIKEL PUBLIKASI UMUM Yang bertanda tangan dibawah ini pembimbing skripsi/tugas akhir: Nama : Drs. Sudarto Hs, MM NIP : 130893731 Telah membaca dan mencermati naskah artikel publikasi ilmiah, yang merupakan, Nama : TITIK SETIAWATI NIM : A 210 090 098 Fakultas / Jurusan : KIP / Pend. Akuntansi Judul Skripsi : MINAT BERWIRAUSAHA DITINJAU DARI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP TERHADAP PELUANG USAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2010/2011 Naskah artikel tersebut, layak dan dapat disetujui untuk dipublikasikan. Demikian persetujuan tersebut dibuat, semoga dapat dipergunakan seperlunya Surakarta, 10 Juli 2013 Pembimbing Drs. Sudarto Hs, MM

Bismillahirrahmanirrohim UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMUPENDIDIKAN Jl. A. Yani Tromol Pos 1-Pabelan, Kartasura Telp. (0271) 717417 Fax: 715448 Surakarta 57102 Yang bertanda tangan di bawah ini, saya Nama : Titik Setiawati NIM : A 210 090 098 Fakultas / Jurusan Jenis Judul SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI KARYA ILMIAH : KIP / Pend. Akuntansi : Skripsi : MINAT BERWIRAUSAHA DITINJAU DARI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP TERHADAP PELUANG USAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2010/2011 Dengan ini menyatakan bahwa saya menyetujui untuk: 1. Memberikan hak bebas royalty kepada Perpustakaan UMS atas penulisan karya ilmiah saya, demi pengembangan ilmu pengetahuan 2. Memberikan hak menyimpan, mengalih mediakan/mengalih formatkan, mengelola dalam bentuk pangkalan data (database), mendistribusikannya, serta menampilkannya dalam bentuk soft copy untuk kepentingan akademis kepada Perpustakaan UMS, tanpa perlu meminta ijin dari saya selama tetap mencantumkan nama saya sebagai penulis/pencipta. 3. Bersedia dan menjamin untuk menanggung secara pribadi tanpa melibatkan pihak perpustakaan UMS, dari semua bentuk tuntutan hokum yang timbul atas pelanggaran hak cipta dalam karya ilmiah ini. Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya dan semoga dapat digunakan sebagaimana mestinya. Surakarta, 10 Juli 2013 Yang menyatakan Titik Setiawati

MINAT BERWIRAUSAHA DITINJAU DARI LINGKUNGAN KELUARGA DAN SIKAP TERHADAP PELUANG USAHA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AKUNTANSI FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA ANGKATAN 2010/2011 Titik Setiawati, A.210 090 098 Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013. Tujuan penelitian ini adalah : 1). Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha, 2). Untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha, 3). Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kuantitatif yang kesimpulannya diperoleh berdasarkan pada hasil statistik. Populasi adalah sebanyak 190 mahasiswa dengan sampel 123 mahasiswa yang diambil dengan teknik proposional random sampling. Data yang diperlukan diperoleh melalui metode angket sebelumnya angket telah diuji-cobakan dan diuji validitas dan reliabilitas lingkungan keluarga, sikap terhadap peluang usaha dan minat berwiausaha. Tehnik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi berganda, Uji t, Uji F, Uji R 2, sumbangan relatif dan efektif. Hasil analisis regresi diperoleh persamaan: Y = 72,162+ 0,207X 1 + 0,198X 2 yang artinya minat berwirausaha dipengaruhi oleh lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluag usaha. Kesimpulan yang diperoleh adalah: 1) lingkungan keluarga berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan uji t diperoleh t hitung > dari t tabel atau 2,804 > 1,980 ( =5%) dan nilai signifikasi < 0,05 yaitu 0,006. 2) Sikap terhadap peluang usaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Berdasrkan uji t diperoleh t hitung > t tabel atau 2,458 > 1,980 ( =5%) dan nilai signifikasi < 0,05 yaitu 0,015. 3) Lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha secara bersamasama berpengaruh terhadap minat berwirausaha. Berdasarkan uji F diperoleh F hitung > F tabel atau 8,465 > 3,072 ( =5%). 4). Variabel lingkungan keluarga memberikan sumbangan relatif sebesar 55,5% dan sumbangan efektif 6,88%, variabel sikap tentang peluang usaha memberikan sumbangan relatif sebesar 44,5 % dan sumbangan efektif 5,52%. 5) Koefisien Determinasi (R²) sebesar 0,124 berarti 12,4% ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa sisanya sebesar 87,6% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini. Kata kunci : lingkungan keluarga, sikap terhadap peluang usaha, dan minat berwirausaha mahasiswa. 1

PENDAHULUAN Semakin hari penduduk dunia bertambah jumlahnya. Ini dikarenakan angka kelahiran lebih besar daripada angka kematian. Tentunya fenomena ini menjadi sesuatu yang harus dipikirkan karena sumber daya yang dimiliki di dunia sangat terbatas jika manusia tidak kreatif dalam pengelolaannya. Di Indonesia jumlah pengangguran terus bertambah, sementara itu pertumbuhan lapangan kerja semakin sempit. Pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak. Pengangguran umumnya disebabkan karena jumlah angkatan kerja atau para pencari kerja tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang ada yang mampu menyerapnya. Pengangguran sering kali menjadi masalah dalam perekonomian karena dengan adanya pengangguran, Produktivitas dan pendapatan masyarakat akan berkurang sehingga dapat menyebabkan timbulnya kemiskinan dan masalah-masalah sosial lainnya. Tetapi selama tahun 2011-2012 jumlah pengangguran mulai berkurang, sumber dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) tentang jumlah pengangguran selama setahun terakhir di Indonesia mulai berkurang, dengan data sebagai berikut: http://www.bappenas.go.id/node/165/3685/pada-tahun-2012-jumlahpengganggur-di-indonesia-berkurang/ Di triwulan III-2012, pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6,17%, sedangkan secara komulatif dari triwulan I hingga III tahun ini adalah 6,29%. Padahal menurut outlook ekonomi Indonesia, target pertumbuhan ekonomi yang didapa thingga akhir 2012 adalah 6,3-6,5%. Pertumbuhan ekonomi cenderung condong kebatas bawah dari target APBN, yaitu di kisaran 6,3 persen, namun jumlah penganggur sampai dengan triwulan III ini berkurang sebanyak 460 ribu, dari 7,70 juta padatahun 2011 menjadi 7,24 juta orang sampai pada Agustus tahun 2012. Tingkat pengangguran terbuka (TPT) menurun dari 6,56 persen (2011) menjadi 6,14 persen (2012). Menurunnya 2

TPT diikuti dengan membaiknya kesempatan kerja formal, yang bertambah sebanyak 2,67juta dan kesempatan kerja informal berkurang 1,54 juta. Dari data di atas dapat dilihat bahwa tingkat pengangguran mulai berkurang dan ini merupakan kabar yang baik untuk membangun bangsa Indonesia. Berkurangnya jumlah pengangguran ini diikuti dengan membaiknya kesempatan kerja. Dan entrepreneurship atau berwirausaha adalah solusi cerdas mengatasi pengangguran dan kemiskinan di Indonesia. Diharapkan setelah lulus para mahasiswa lulusan perguruan tinggi pendidikan diploma atau sarjana memiliki kemauan dan minat berwirausaha dan mampu membuka lapangan kerja baru. Sehingga mahasiswa dapat mempekerjakan para pengangguran dan tidak selalu untuk dipekerjakan. Minat berwirausaha tidaklah tumbuh secara instan, akan tetapi memerlukan tahap dan proses sesuai dengan kepribadian masing-masing orang. Oleh karena itu, langkah yang paling mudah adalah minat berwirausaha harus dipupuk sejak muda. Dan waktu kuliah adalah waktu yang ideal untuk menumbuhkan minat tersebut. Karena dengan semangat anak muda yang dimiliki dan dibandingkan dengan tingkat kecerdasan dan kemandirian yang dimiliki akan lebih mendukung untuk dapat tumbuhnya minat berwirausaha. Semakin muda maka semakin kuat pula fondasi minat berwirausaha yang dimiliki, sehingga kelak akan menjadi seorang wirausahawan yang handal. Menurut Soedjono dalam Suryana (2011:62), mengungkapkan bahwa: Proses kewirausahaan atau tindakan kewirausahaan dipengaruhi oleh faktorfaktor pemicu, salah satunya adalah kemampuan efektif yang mencakup sikap, nilai, aspirasi, perasaan dan emosi semua yang sangat bergantung pada kondisi lingkungan yang ada, maka dimensi kemampuan afektif dan kemampuan kognitif merupakan bagian dari pendekatan kemampuan kewirausahaan. Jadi, kemampuan beriwirausaha merupakan fungsi dari perilaku kewirausahaan dalam mengkombinasikan kreativitas, inovasi, kerja keras dan keberanian menghadapi resiko untuk memperoleh peluang. Sedangkan McClelland dalam Suryana (2011:62), mengemukakan bahwa, Kewirausahaan ditentukan oleh motif berprestasi, optimisme, sikap nilaidan status kewirausahaan atau keberhasilan. Dari uraian diatas dapat diketahui bahwa minat 3

berwirausaha merupakan suatu bentuk ketertarikan yang timbul akiba tsuatu hasil eksplorasi atas cara pandang tentang sikap, nilai-nilai aspirasi, perasaan dan emosi yang dimiliki. Sehingga minat berwirausaha dapat tumbuh dalam diri seseorang. Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi anak yang memberikan sumbangan bagi perkembangan dan pertumbuhan mental maupun fisik dalam kehidupannya. Melalui interaksi dalam keluarga, anak tidak hanya mengidentifikasikan diri dengan orang tuanya, melainkan juga mengidentifikasikan atau menyatupadukan diri dengan kehidupan masyarakat dan alam sekitar. Dalam lingkungan keluarga anak berada sampai ia meninggalkan keluarga untuk membentuk keluarga sendiri (menikah). Itulah akhir pendidikan dalam lingkungan keluarga. Jadi, pendidikan dalam lingkungan keluarga dimulai sejak anak lahir kedunia dari kandungan ibunya dan berhenti ketika anak meninggalkan keluarga asal untuk mendirikan keluarga baru. Menurut Muqorobin & Nasir (2004:30), Peluang usaha akan muncul dalam setiap perekonomian bilamana dalam masyarakat masih terdapat kebutuhan yang belum dipenuhi. Seorang wirausaha haruslah pandai melihat peluang, dengan adanya peluang maka lapangan usaha baru dapat diciptakan. Tidak hanya pandai dalam melihat peluang seorang wirausaha harus juga mempunyai kepekaan, kreatifitas, inovasi dan keberanian dalam mengambil resiko. Peluang, inovasi, kreatifitas dan keberanian mengambil resiko saja tidak cukup. Seorang wirausaha juga harus mempunyai keberuntungan. Keberuntungan adalah pertemuan antara persiapan dengan kesempatan (peluang). Kesempatan dalam melihat sebuah peluang adalah suatu langkah awal untuk dapat merubah pola piker kita dan memicu kreativitas sehingga kita dapat memanfaatkan peluang yang ada tersebut dengan maksimal. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/2011. 2) Untuk mengetahui pengaruh sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu 4

Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/2011. 3) Untuk mengetahui pengaruh lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/2011. METODE PENELITIAN Hadari (2005:4), Metode adalah cara utama yang digunakan untuk mencapai tujuan. Sedangkan Hadi (2004:3), menyatakan: Penelitian adalah suatu usaha untuk membuka, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan usaha mana yang dilakukan dengan menggunakan metode-metode ilmiah, ilmu yang membicarakan tentang ilmiah untuk penelitian. Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa metode penelitian adalah suatu cara pelaksanaan penelitian keilmuan dalam rangka mendapatkan atau mengumpulkan fakta-fakta yang mendukung tercapainya tujuan penelitian. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif tanpa membuat perbandingan atau menghubungkan dengan variabel lain dengan menggunakan data yang berbentuk angka, atau data kuantitatif yang diangkakan. Penelitian ini menggunakan hubungan sebab akibat antara variabel X 1, X 2 dan variabel Y. Data yang diperoleh dari sampel penelitian kemudian dianalisis sesuai dengan metode statistik yang digunakan lalu dipresentasikan. Penelitian ini dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Surakarta dengan populasi kurang lebih 190 mahasiswa FKIP Akuntansi angkatan 2010/2011. Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Mei 2013 sampai dengan selesai. Pengambilan sampel menurut Sugiyono (2009:126) dengan taraf kesalahan 5% sejumlah 123 mahasiswa dan menggunakan Teknik Simple Probability Sampling, yaitu cara pengambilan sampel yang memberikan peluang yang sama bagi stiap unsur populasi untuk dijadikan anggota sampel yang dilakukan secara acak tanpa memeprhatikan strata yang ada dalam anggota populasi tersebut. Teknik 5

pengumpulan data dengan menggunakan data angket. Variabel dalam penelitan ini terdiri dari variabel terikat dan variabel bebas. Variabel terikatnya yaitu minat berwirausaha (Y), sedangkan variabel bebasnya yaitu lingkungan keluarga (X 1 ) dan sikap terhadap peluang usaha (X 2 ). Dalam penelitian ini menggunakan instrumen yang berupa item-item pernyataan dalam bentuk angket yang sebelumnya diujicobakan pada subjek uji coba yang berjumlah 20 mahasiswa Pendidikan Akuntansi angkatan 2010/2011 yang tidak menjadi sampel. Hasil uji coba instrumen dianalisis dengan menggunakan uji validitas dan uji realibilitas. Hasil dari pengumpulan data kemudian diuji dengan menggunakan uji prasyarat analisis terdiri dari uji normalitas dan uji linearitas. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier ganda kemudian dilakukan pengujian hipotesis dari hipotesis yang telah diajukan. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN Universitas Muhammadiyah Surakarta adalah salah satu Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia yang terletak di jalan Ahmad Yani Tromol Pos 1 Pabelan Kartasura, Surakarta. Amal usaha bidang pendidikan ini bertekad mewujudkan kampus sebagai Wacana Keilmuan dan Keislaman yakni mampu menumbuhkan buidaya islam yang menguasai ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dilandasi nula-nilai keislaman sesuai manhaj Muhammadiyah. Sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan pada hakikatnya merupakan penyelenggara pendidikan tinggi sekaligus salah satu pusat pengembangan Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni. Keberadaannya senantiasa mengacu kepada fungsi utama permahasiswaan tinggi yaitu, (1) Pelestarian dan Pengetahuan (Fungsi Pendidikan), (2) Perolehan Pengetahuan Baru (Fungsi Penelitian), (3) Pengembangan atau Tranmisi Pengetahuan (Fungsi Pengabdian Masyarakat). 6

Berdasarkan tujuan utama, FKIP selanjutnya merumuskan visi, misi, dan tujuan dalam penyelenggaraan pendidikan. Motto FKIP yang senantiasa tercermin yaitu CAKAP (Cerdas, Amanah, Keteladanan, Andal, Pembaharu). Adapun Visi FKIP adalah menjadi lembaga pendidik tenaga kependidikan yang menghasilkan tenaga pendidik yang profesional dan berkepribadian islami. Selanjutnya misi FKIP adalah (1) Menyelenggarakan pendiidkan, pelatihan dan pembimbingan untuk menghasilkan tenaga pendidikan yang cakap, berjiwa wira-usaha dan berkepribadian islami, (2) Melaksanakan penelitian dan pengembangan untuk menghasilkan ipteks yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan dan pengembangan, (3) Menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan. Akhirnya secara operasional tujuan yang ingin dicapai FKIP adalah (1) Menghasilkan lulusan yang cakap dan berkepribadian islami sesuai dengan kompetensi pendidik, (2) Menghasilkan penelitian yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar, (3) Melaksanakan pengabdian kepada masyarakat yang terkait dengan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pendidikan dan kewirausahaan. Deskripsi Data Penelitian 1. Data Minat Berwirausaha (Y) Data minat berwirausaha diperoleh dengan angket. Dari hasil analisis output SPSS For Windows 15.0 diperoleh : Mean sebesar 123,28 dengan standar error of mean sebesar 0,975, Median sebesar 123, Modus sebesar 112, Skor maksimal diperoleh angka 148, skor minimal diperoleh angka 89, Standar deviasi sebesar 10,817 yang merupakan akar dari varian yaitu 117,005. Skewness sebesar 0,112 yang diubah ke angka rasio dengan cara membagi dengan Std.Error Skewness sebesar 0,218 dan diperoleh hasil 0,513. Kurtosis sebesar 0,716 dan diubah ke nilai rasio dengan cara memebagi dengan Std.Error Kurtosis sebesar 0,433 dan diperoleh hasil 0,406. 7

2. Data Lingkungan keluarga (X 1 ) Data lingkungan keluarga diperoleh melalui angket. Dari hasil analisis output SPSS For Windows 15.0 diperoleh : Mean sebesar 127,43 dengan standar error of mean sebesar 1,149, Median sebesar 129, Modus sebesar 130, Skor maksimal diperoleh angka 150, Skor minimal diperoleh angka 102, Standar deviasi sebesar 12,738 yang merupakan akar dari varian yaitu 162,364. Skewness sebesar - 0,134 dan diubah ke angka rasio dengan cara membagi dengan Std.Error Skewness sebesar 0,218 dan diperoleh hasil -1, 440. Kurtosis diperoleh sebesar -0,817 dan diubah ke angka rasio dengancara membagi dengan Std.Error Kurtosis sebesar 0,433 dan memperoleh angka -1,886. 3. Data Sikap terhadap peluang usaha (X 2 ) Data sikap terhadap peluang usaha diperoleh melalui angket. Dari hasil analisis output SPSS For Windows 15.0 diperoleh : Mean sebesar 125,19 dengan standar error of mean sebesar 1,053, Median sebesar 126, Modus sebesar 128, Skor maksimal diperoleh angka 146, Skor minimal diperoleh angka 102, standar deviasi 11,681 yang merupakan akar dari varian 136,448. Skewness sebesar - 0,051 dan diubah ke angka rasio dengancara membagi dengan Std.Error Skewness sebesar 0,218 dan diperoleh angka sebesar - 0,233. Kurtosis sebesar - 1,024 dan diubah ke angka rasio dengan membagi dengan std.error Kurtosis sebesar 0,433 dan diperoleh hasil -2,364. Berdasarkan uji validitas diketahui bahwa semua item pernyataan baik dari variabel minat berwirausaha, lingkungan keluarga, dan sikap terhadap peluang usaha dinyatakan valid, dinyatakan valid karena memiliki nilai r hitung > r tabel dan nilai signifikansi < 0,05. Berdasarkan uji reliabilitas (r 11 ) dari minat berwirausaha sebesar 0,933, lingkungan keluarga 0.946, dan sikap tentang peluang usaha sebesar 0,917. Hasil uji prasyarat analisis dari uji normalitas yang dilakukan untuk mengetahui apakah dalam sebuah regresi variabel dependen, variabel independen, 8

atau keduanya memiliki distribusi normal atau mendekati normal yang menggunakan teknik uji Liliefors atau dalam program SPSS disebut juga dengan Kolmogorov- Smirnov menyimpulkan bahwa data dari minat berwirausaha, lingkungan keluarga, dan sikap terhadap peluang usaha berdistribusi normal, dengan nilai L hitung < L tabel. Untuk variabel minat berwirausaha yaitu 0,071 < 0,080 atau nilai signifikansi sebesar 0,200. Variabel lingkungan keluarga yaitu sebesar 0,064 < 0,080 atau nilai signifikansi 0,200. Variabel sikap terhadap peluang usaha yaitu 0,070 < 0,080 atau nilai signifikansi 0,200. Hasil uji prasyarat analisis dari uji linearitas yang digunakan untuk mengetahui apakah model hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat merupakan hubungan garis lurus (hubungan linier) atau untuk mengetahui apakah stiap variabel bebas dan variabel terikat bersifat linier atau tidak yang menggunakan bantuan SPSS For Windows 15.0 antara variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha menunjukkan bahwa mempunyai hubungan yang linier dengan F hitung < F tabel yaitu 1,479 < 1,538 dan nilai signifikansi 0,067 > 0,05. Sedangkan untuk variabel sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha menunjukkan bahwa mempunyai hubungan yang linier dengan F hitung < F tabel yaitu 0,882 < 1,546 dan nilai signifikansi 0,662 > 0,05. Uji prasyarat analisis telah terpenuhi, kemudian dilakukan analisis regresi linier ganda yang dilakukan dengan bantuan SPSS For Windows 15.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha mempunyai pengaruh terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari persamaan regresi linier yaitu Y= 72,162 + 0,207 X 1 + 0,198 X 2, berdasarkan persamaan tersebut terlihat bahwa koefisien regresi dari masing-masing variabel independen bernilai positif, artinya lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Nilai 72,162 menyatakan jika lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha dianggap konstan, maka minat berwirausaha akan sama dengan 72,162, nilai 0,207 menyatakan jika lingkungan keluarga meningkat satu poin maka 9

skor minat berwirausaha akan meningkat sebesar 0,207 (dengan asumsi variabel sikap terhadap peluang usaha dianggap konstan), nilai 0,198 menyatakan jika sikap terhadap peluang usaha meningkat satu poin maka skor minat belajar akan meningkat sebesar 0,198 (dengan asumsi variabel lingkungan keluarga dianggap konstan). 1. Variabel lingkungan keluarga Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Hasil uji hipotesis pertama diketahui bahwa koefisien arah regresi dari variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa adalah sebesar 0,207 atau positif, sehingga dapat dikatakan bahwa lingkungan keluarga berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Kemudian berdasarkan uji keberartian koefisien regresi linier berganda untuk variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa diperoleh t hitung > t tabel yaitu 2,804 > 1,980 dan nilai signifikan 0,006 < 0,05, sumbangan relatif sebesar 55,5% dan sumbangan efektif sebesar 6,88%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa semakin baik lingkungan keluarga maka akan semakin tinggi minat berwirausaha mahasiswa, begitu juga sebaliknya, semakin buruk lingkungan keluarga maka semakin rendah pula minat berwirausaha mahasiswa. 2. Variabel sikap terhadap peluang usaha Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa Hasil uji hipotesis kedua diketahui bahwa koefisien arah regresi dari variabel sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa adalah sebesar 0,198 atau positif, sehingga dapat dikatakan bahwa variabel sikap terhadap peluang usaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Kemudian berdasarkan uji keberartian koefisien regresi linier berganda untuk variabel sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa diperoleh t hitung > t tabel yaitu 2,458 > 1,980 dan nilai signifikan 0,015 < 0,05, sumbangan relatif sebesar 44,5% dan sumbangan efektif sebesar 5,52%. Dari hasil tersebut dapat dikatakan bahwa semakin tinggi sikap terhadap peluang usaha maka semakin tinggi minat berwirausaha mahasiswa, 10

begitu juga sebaliknya, semakin rendah sikap terhadap peluang usaha maka semakin rendah minat berwirausaha mahasiswa. 3. Variabel Lingkungan Keluarga Dan Sikap Terhadap Peluang Usaha Terhadap Minat Berwirausaha Mahasiswa. Hasil uji F atau uji keberartian regresi linier berganda diketahui bahwa nilai F hitung > F tabel yaitu 8,465 > 3,072 dan nilai signifikan 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Berdasarkan kesimpulan tersebut dapat dikatakan bahwa semakin harmonis atau baik suatu lingkungan keluarga dan semakin tinggi sikap terhadap peluang usaha akan meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa. Begitu juga sebaliknya, semakin buruk atau kurang baik lingkungan keluarga dan semakin rendah sikap terhadap peluang usaha maka akan semakin rendah minat berwirausaha mahasiswa. Kemudian koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,124 yang berarti bahwa pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat adalah sebesar 12,4%. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa variabel lingkungan keluarga terhadap minat berwirausaha mahasiswa memberikan sumbangan relatif 55,5% dan sumbangan efektif 6,88%. Variabel sikap terhadap peluang usaha terhadap minat berwirausaha mahasiswa memberikan sumbangan relatif sebesar 44,5% dan sumbangan efektif 5,52%. Dengan melihat dari sumbangan relatif dan sumbangan efektif, hal ini menunjukkan bahwa variabel lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang dominan terhadap minat berwirausaha mahasiswa. IMPLIKASI Hasil penelitian ini tidak selalu sama dengan penelitian sebelumnya, namun hasil yang didapat dalam penelitian ini dapat menanmbah keyakinan kita bahwa lingkungan keluarga dan sikap terhadap peluang usaha berpengaruh positif terhadap minat berwirausaha mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas 11

Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/2011. Hal ini menunjukkan lingkungan keluarga yang baik dan sikap terhadap peluang usaha yang tinggi akan memberi dampak yang tinggi juga terhadap minat berwirausaha mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/2011, sebaliknya lingkungan keluarga yang kurang baik dan sikap terhadap peluang usaha yang rendah akan memberi dampak yang rendah juga terhadap minat berwirausaha mahasiswa program studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta angkatan 2010/201. Sehingga diperlukan upaya untuk menciptakan lingkungan keluarga yang baik dan meningkatkan sikap terhadap peluang usaha untuk membantu meningkatkan minat berwirausaha mahasiswa. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah diuraikan tersebut, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut : 1. Hipotesis lingkungan keluarga (X1) berpengaruh terhadap minat berwirausaha (Y) pada mahasiswa. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier berganda (uji t) yang menunjukkan bahwa t hitung > t tabel yaitu 2,804 > 1,980 pada taraf signifikan 5%, dengan sumbangan relatif sebesar 55,5% dan sumbangan efektif 6,88%. 2. Hipotesis sikap terhadap peluang (X2) usaha berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa (Y) dapat diterima. Hal ini berdasarkan analisis regresi linier berganda (uji t) yang menunjukkan bahwa t hitung > t tabel yaitu 2,458 > 1,980 pada taraf signifikan 5%, dengan sumbangan relatif 44,5% dan sumbangan efektif 5,52%. 3. Hipotesis lingkungan keluarga (X1) dan sikap terhadap peluang usaha (X2) berpengaruh terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa (Y) dapat diterima. 12

Hal ini berdasarkan analisis uji F yang menunjukkan bahwa F hitung > F tabel yaitu 8,465 > 3,072. 4. Dari hasil analisis regresi linier ganda diperoleh persamaan Y = 72,162+ 0,207X 1 + 0,198X 2 yang berarti minat berwirausaha (Y) dipengaruhi oleh lingkungan keluarga (X1) dan sikap terhadap peluang usaha (X2). 5. Koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,124 yang menunjukkan bahwa besarnya pengaruh lingkungan keluarga (X1) dan sikap terhadap peluang usaha (X2) terhadap minat berwirausaha mahasiswa (Y) adalah sebesar 12,4%. DAFTAR PUSTAKA Hadari, Nawami. 2005. Metodologi Penelitian. Yogyakarta: Gajah Mada. Hadi, Sutrisno. 2004. Penelitian Research. Yogyakarta: BPFE. Muqorobin Agus dan Nasir Moechammad. 2004. Buku Pegangan KuliahKewirausahaan. Surakarta: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta. Suryana. 2011. Kewirausahaan. Jakarta: Salemba Empat Bappenas. 2012. Jumlah pengganguran di Indonesia berkurang. (Online), (http://www.bappenas.go.id/node/165/3685/pada-tahun-2012-jumlahpengganguran di-indonesia-berkurang./ diunduh tanggal 6 Maret 2013 pukul 15.30 WIB) 13