MOBILE ONLINE DICTIONARY

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

4.2.1 Tampilan Menu Android Gambar 4.1 Rancangan Layar Tampilan Menu Android 62

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Proyek Akhir II Aplikasi Transaksi Pengisian Voucher Handphone Berbasis Web BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. metode transaksi yang di lakukan secara online mulai berkembang pesat,

BAB I PENDAHULUAN. adalah sebuah dimensi baru dalam kehidupan manusia. Kehadiran internet dalam

PEMBANGUNAN SISTEM INFORMASI PEMESANAN PAKET TOUR PADA PERANGKAT MOBILE (STUDI KASUS : ARUNA TRAVEL)

APLIKASI BERBASIS WEB PEMETAAN INFORMASI PADA GAMBAR BITMAP

SISTEM INFORMASI LOWONGAN KERJA BERBASIS WEB DAN WAP BAGI ALUMNI SMK NEGERI 3 PURWOREJO

Implementasi Identifikasi Kendala Sistem Identifikasi Pengguna Administrator Pengujian Sistem Member Pengunjung atau umum HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB 1 PENDAHULUAN 1. 1 Latar Belakang Masalah

PERANCANGAN WEBSITE CHELSEA INDONESIA SUPPORTERS CLUB REGIONAL MEDAN MENGGUNAKAN PHP DAN MYSQL TUGAS AKHIR IMAM ANUGRAH

BAB 1 PENDAHULUAN. kebutuhan pokok yang tidak dapat ditinggalkan. melalui internet. Internet menjadi suatu fenomena menarik yang banyak

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. PT. Daya Anugrah Mandiri cabang Arjawinangun merupakan cabang

BAB I PENDAHULUAN. perkembangan jaman pula. Usaha harus terus berlomba dan berharap bahwa

BAB 1 PENDAHULUAN. internet sangat membantu dalam kemudahan serta kecepatan pengiriman,

BAB 1 PENDAHULUAN. praktis, itulah yang diinginkan oleh orang-orang saat ini. Penggunaan telepon

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN. pesat yang diindikasikan perkembangan teknologi telekomunikasi dan komputer.

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Hotel sebagaimana kita ketahui merupakan tempat penginapan sementara

BAB I PENDAHULUAN. Institut Bisnis dan Informatika Stikom Surabaya (Stikom Surabaya)

BAB I PENDAHULUAN. konsumen. Inovatif dalam arti harus menjual produk-produk yang sesuai

BAB 1 PENDAHULUAN. tersebut. Pemasaran ini pun disebut dengan pemasaran online shop.

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

LAVIRIA RATNASARI NPM

BAB I PENDAHULUAN. komputer. Dalam hal ini komputer sangat berperan aktif dalam penyebaran

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

Website E-commerce Penjualan Barang Elektronik Menggunakan PHP dan MySQL

BAB IV HASIL DAN ANALISIS

RANCANG BANGUN E-COMMERCE UNTUK PROMOSI BATIK TULIS JAWA TIMUR DENGAN TEKNOLOGI AJAX

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Optik ANNISA yang berlokasi di Jl. Ahmad Yani 157 (Timur RS. Muslimat)

I.1 Latar Belakang Masalah

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

BAB 1 PENDAHULUAN. sering disebut dengan e-commerce (Electronic Commerce). E-Commerce

1.1 Latar Belakang Masalah

PEMBUATAN KATALOG ONLINE LAYANAN JASA BERBASIS WEB SEBAGAI MEDIA PERIKLANAN PENYEDIA LAYANAN JASA

BAB III PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang Perkembangan teknologi informasi yang berkembang sangat pesat, saat ini

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

BAB 1 PENDAHULUAN. mencapai tujuan, antara lain input, proses, output, dan outcome (Depdiknas, 2007:5).

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan teknologi yang semakin maju menjadi pemicu untuk

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI PENJUALAN PRODUK KOPI PADA UD. TIARA GLOBAL COFFEE BERBASIS WEB

II Diagram Konteks II DFD (Data Flow Diagram) II Kamus Data II.2.8 Perangkat Lunak yang Digunakan II.2.8.

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

BAB III METODE PENELITIAN. Tugas Akhir ini dilaksanakan di Lab Teknik Komputer Jurusan Teknik Elektro

APLIKASI ENSIKLOPEDIA TARI DAERAH PULAU JAWA BERBASIS WEB

SISTEM INFORMASI PENJUALAN OLEH - OLEH KHAS MEDAN PADA RANIA HOME MADE BERBASIS WEB

Politeknik Negeri Sriwijaya BAB I PENDAHULUAN

PERANCANGAN DAN PEMBUATAN WEB CRAWLER APLIKASI PANDUAN PEMBELIAN SPESIFIKASI KOMPUTER RAKITAN ONLINE DENGAN MEMANFAATKAN GOOGLE GEARS

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Toko Asysa merupakan sebuah toko yang bergerak di bidang penjualan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

PEMBUATAN PROTOTYPE IMPLEMENTASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT UNTUK PEMESANAN BARANG PADA CV.X BERBASIS WEB DAN SMS GATEWAY SKRIPSI

APLIKASI PENJUALAN PADA CV. ANANDAM KOMPUTER MAGELANG BERBASIS WEBSITE. Rizal Ari Ardianto. Program studi Teknik Informatika S-1

BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

Sistem Informasi Alumni ITP Menggunakan PHP Dan My SQL

BAB I PENDAHULUAN I.1

DAFTAR ISI. Halaman ABSTRAK... i ABSTRACT... ii KATA PENGANTAR... iii DAFTAR ISI... v DAFTAR TABEL... ix DAFTAR GAMBAR... x

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

PEMBERDAYAAN SISTEM PEMERINTAHAN DAN POTENSI DESA PADA KABAPUTEN PRINGSEWU BERBASIS WEB

SISTEM INFORMASI PEMESANAN OBAT PERTANIAN ONLINE DI SAMUDRA PS II GALUR KULON PROGO

PEMBUATAN WEBSITE KOPERASI DHANAMAS UNTUK PENGELOLAAN KOPERASI SERBA USAHA

Bab 3. Metode dan Perancangan Sistem


BAB IV. Hasil dan Pembahasan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah sebuah website yang menampilkan produk-produk

APLIKASI PENCARIAN PASIEN, DOKTER, KAMAR PADA RUMAH SAKIT BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MULTI DBMS

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan Microsoft Word dan Microsoft Excel, namun cara tersebut masih

BAB IV IMPLEMENTASI DAN UJI COBA SISTEM. Aplikasi Sistem Penerimaan Karyawan dibuat berbasis web dengan

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI... iii. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN HASIL TUGAS AKHIR...

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tujuan 1.2 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB IV ANALISA PERANCANGAN DESAIN

MESIN PENCARI INFORMASI

NASKAH PUBLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) TEMPAT PRAKTIK DOKTER SPESIALIS DI KABUPATEN BANTUL BERBASIS WEB

BAB 1 PENDAHULUAN. dari pendayagunaan teknologi khususnya teknologi informasi. Penjualan elektronik atau yang akrab di sebut e-commerce ( electronic

BAB 1 PENDAHULUAN. koleksi bahan pustaka secara sistematis dan digunakan oleh pemakai sebagai

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Transkripsi:

MOBILE ONLINE DICTIONARY Susana Limanto Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya, Surabaya Jl. Raya Kalirungkut Surabaya - 60292 Telp (031)- 2981395 e-mail : us6169@fox.ubaya.ac.id Abstrak Bagi seseorang yang sedang belajar bahasa Inggris, kamus Indonesia Inggris dan kamus Inggris - Indonesia merupakan sesuatu yang sangat penting. Orang dapat mencari padanan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya melalui kamus tersebut. Kamus tradisional yang berbentuk buku tebal seringkali menimbulkan kesulitan dalam hal kemudahan untuk dibawa ke mana-mana dan biasanya isi kamus tradisional kurang lengkap. Kamus online dalam ponsel merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan dari kamus tradisional. Kamus dalam ponsel memungkinkan kamus tersebut untuk dibawa ke mana-mana sedangkan kamus online memungkinkan kamus tersebut untuk mencari padanan kata yang belum ada dalam database-nya ke website lain yang sejenis sehingga semakin sering digunakan, kamus ini akan menjadi semakin lengkap. Uji Coba dilakukan dengan cara mencari padanan kata dan kumpulan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya, baik dengan kata yang sudah ada dalam database maupun yang belum ada. Hasil uji coba menunjukkan bahwa kamus ini sudah berfungsi sebagaimana mestinya. Kata kunci : Kamus online, mobile online dictionary, kamus dalam ponsel. 1. PENDAHULUAN Kamus merupakan sejenis buku rujukan yang menerangkan makna sejumlah kata (Wikipedia, 2007). Ada banyak jenis kamus, diantaranya adalah kamus Indonesia Inggris. Seseorang yang sedang belajar bahasa Inggris, kamus Indonesia Inggris dan kamus Inggris Indonesia merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan. Kamus ini dapat digunakan untuk mencari padanan kata dari Bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dan sebaliknya. Sebelum teknologi komputer berkembang pesat seperti sekarang ini, kamus Indonesia Inggris dan kamus Inggris Indonesia yang digunakan adalah kamus tradisional. Kamus tradisional merupakan kamus berbentuk buku tebal dengan berbagai macam ukuran. Bentuk kamus seperti ini menyebabkan kamus tradisional tidak nyaman untuk dibawa ke mana-mana. Selain itu, kebanyakan kamus tradisional Indonesia Inggris dan Inggris Indonesia tidak memuat semua padanan kata yang ada serta sulit untuk menambahkan padanan kata yang baru pada kamus tersebut. Perkembangan teknologi komputer dan internet saat ini, mendukung perubahan bentuk kamus yang ada menjadi bentuk kamus elektronik. Kamus elektronik memungkinkan seseorang untuk mencari padanan suatu kata dengan cepat dan memungkinkan untuk menambahkan padanan kata yang baru. Namun masih ada kekurangan dari kamus tradisional yang belum teratasi, yaitu kamus elektronik tetap sulit untuk dibawa ke mana-mana. Untuk mengatasi kekurangan kamus elektronik, dikembangkanlah kamus online dalam ponsel (mobile online dictionary). Kamus dalam ponsel memungkinkan kamus tersebut untuk dibawa ke mana-mana sedangkan kamus online memungkinkan kamus tersebut untuk mencari padanan kata yang belum ada dalam database-nya ke website lain yang sejenis sehingga semakin sering digunakan, kamus ini akan menjadi semakin lengkap. 2. TINJAUAN PUSTAKA Web Spider merupakan salah satu elemen dari search engines. Elemen ini bertugas untuk mengunjungi situs-situs web, membaca isinya kemudian mengikuti link-link yang ada pada situs tersebut. Kunjungan ke situs-situs web dilakukan secara periodik, yaitu satu atau dua bulan sekali. Kunjungan dilakukan untuk melihat perubahan yang ada dalam situs tersebut (Tim AIII ITB, 2004). Setiap website yang dikunjungi oleh web spider akan dituliskan dalam sebuah katalog / index. Katalog dapat digambarkan sebagai sebuah buku raksasa yang berisi salinan informasi dari setiap situs yang telah dikunjungi oleh web spider. Setiap perubahan yang terjadi dalam sebuah situs web akan ditangkap oleh web spider dan digunakan untuk memperbaiki katalog yang ada. E-205

Google mempunyai dua macam web spider yang bertugas untuk melakukan kunjungan ke situs-situs web. Kedua web spider yang dimiliki oleh google adalah (Kholda, 2007) : 1. Deep crawl atau main crawl. Deep crawl melakukan kunjungan ke situs-situs web setiap akhir bulan. Perubahan yang diketemukan pada saat kunjungan akan dipergunakan untuk memperbaharui katalog. 2. Fresh Craw. Fresh crawl melakukan kunjungan ke situs-situs web beberapa kali dalam satu minggu. Ada beberapa website yang dikunjungi setiap hari, namun kunjungan hanya dilakukan pada halaman tertentu saja. Sebuah robot dapat difungsikan sebagai web spider seperti yang dilakukan oleh search engine Lycos, Excite, Google, Altavista, dan Infoseek. Robot yang difungsikan sebagai web spider disebut sebagai robot web. Robot inilah yang akan mencari semua data yang ada di Internet baik data http, ftp maupun file (Tim AIII ITB, 2004). 3. HASIL DAN PEMBAHASAN Langkah pertama yang dilakukan dalam pembuatan mobile online dictionary adalah mengidentifikasi kebutuhan user. Identifikasi kebutuhan dilakukan dengan melakukan analisis terhadap dua situs sejenis, yaitu kamus dot net dan kamus online ITB. Kelebihan dan kelemahan dari situs yang ada yang didapat dari analisis, digunakan untuk mendefinisikan kebutuhan sistem yang akan dibuat. Adapun kebutuhan sistem yang berhasil dirangkum adalah : 1. Sistem merupakan sebuah media untuk mencari padanan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, dari bahasa Inggrsi ke bahasa Indonesia dan dari bahasa Inggris ke bahasa Inggris. 2. Sistem mempunyai tampilan yang sederhana sehingga lebih fokus pada fungsinya sebagai media untuk mencari padanan kata. 3. Sistem dapat mencari padanan kata yang tidak terdapat dalam database-nya ke website lain yang sejenis. 4. Sistem dapat menerima input berupa kalimat dan menampilkan padanan dari setiap kata yang menyusun kalimat tersebut. 5. Sistem menyediakan layanan WAP, sehingga dapat diakses lewat ponsel. Hasil dari analisis kebutuhan digunakan untuk melakukan desain sistem. Desain yang dilakukan meliputi desain data, desain proses dan desain user interface. Desain data dilakukan dengan menggunakan Entity Relationship Diagram (ERD) dan proses mapping. ERD yang dibuat terbagi menjadi tiga bagian yang saling lepas, yaitu ERD untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, ERD untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan ERD untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Inggris ke bahasa Inggris. Hasil desain data untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris dapat dilihat pada Gambar 1 (Aribowo, 2008). Desain data untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia dan desain data untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Inggris ke bahasa Inggris adalah mirip dengan desain data untuk menyimpan padanan kata dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris, sehingga tidak ditampilkan. Hasil dari desain data akan digunakan untuk mendukung proses yang terjadi dalam sistem. Secara garis besar proses yang terjadi dapat dilihat pada Gambar 2 (Aribowo, 2008). Pada saat sebuah ponsel meminta padanan kata kepada server, sistem akan mencari padanan kata yang diminta dalam database. Jika padanan kata yang dicari terdapat dalam database maka sistem akan mengirimkan padanan kata yang diketemukan kepada ponsel yang meminta. Apabila padanan kata yang dicari tidak terdapat dalam database, maka secara otomatis sistem akan mencari padanan kata yang diminta di internet. Proses pencarian di internet dilakukan berdasarkan websitewebsite yang tertulis dalam database dan dilakukan sesuai dengan prioritas dari masing-masing website tersebut. Padanan kata yang didapat akan dikirimkan kepada ponsel yang meminta dan disimpan dalam database sebagai kata baru. Apabila padanan kata yang dicari tidak ada maka sistem akan menampilkan pesan. E-206

no Indonesia Ingrris Indonesia_Inggris M mempunyai TglWkt no N Sumber_Indonesia_Inggris nama BatasAkhir url1 url2 BatasAwal Gambar 1. ERD Kamus Indonesia-Inggris Gambar 2. Desain Proses Mobile Online Dictionary Hasil desain kemudian diimplementasi dengan menggunakan PHP, MySQL, dan WML. Ada dua macam user yang dapat menggunakan sistem yang dibuat, yaitu administrator (Admin) dan user biasa. Admin mempunyai hak untuk memanipulasi database sedangkan user biasa hanya dapat memanfaatkan fasilitas untuk mencari padanan kata. Contoh hasil implementasi form admin dapat dilihat pada Gambar 3 (Aribowo, 2008). Contoh penggunaan kamus Inggris-Indonesia untuk mencari padanan kata suspect beserta hasilnya dapat dilihat pada Gambar 4 (Aribowo, 2008). E-207

Setelah hasil perancangan selesai diimplementasikan, langkah selanjutnya adalah melakukan uji coba. Uji coba dilakukan untuk memastikan bahwa aplikasi yang dibuat sudah berjalan sebagaimana mestinya dan pada saat uji coba, komputer harus dalam keadaan online atau terhubung dengan jaringan internet. Uji coba dilakukan dengan cara mencari padanan kata dari Bahasa Inggris ke Bahasa Inggris, mencari padanan kata dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, mencari padanan kata dari Bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris, mencoba fasilitas untuk menambah, mengubah, dan menghapus kumpulan kata yang ada dalam database serta mencoba mencari padanan kata lewat sms (Aribowo, 2008). Pencarian padanan kata dilakukan terhadap kata yang sudah ada dalam database dan terhadap kata yang belum ada dalam database. Hasil uji coba terakhir menunjukkan bahwa semua fasilitas yang tersedia sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Gambar 3. Form Administrator Gambar 4. Hasil Pencarian Kata suspect pada Kamus Inggris-Indonesia 4. KESIMPULAN Aplikasi mobile online dictionary merupakan salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan dari kamus tradisional. Mobile online dictionary memungkinkan kamus tersebut untuk dibawa ke mana-mana dan membantu mencari padanan kata dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia dan sebaliknya, baik yang sudah ada maupun yang belum ada dalam database. Jika padanan kata yang dicari belum ada dalam database maka secara otomatis aplikasi akan mencarinya ke website lain yang sejenis dan secara otomatis hasilnya akan ditambahkan dalam databasenya sendiri sehingga semakin sering aplikasi ini digunakan maka kamus ini akan menjadi semakin lengkap. Saat ini, jika aplikasi digunakan untuk mencari padanan dari suatu kalimat maka setiap kata yang menyusun kalimat tersebut akan diterjemahkan sendiri-sendiri tanpa memperhatikan makna dan susunan kata secara keseluruhan. Untuk pengembangan lebih lanjut disarankan agar aplikasi ini mampu menganalisa kalimat secara utuh. E-208

5. DAFTAR PUSTAKA Aribowo, A., 2008, Pembuatan Proxy Server Dan Web Spider Untuk Kamus Online, Universitas Surabaya. Kholda, 2007, Ngadutrafik Untuk Ngundang Om Google, dikutip dari http://ngadutrafik2007.kholda.com/ngadutrafik-untuk-ngundang-om-google.html, 20 Mei 2007. Tim AIII ITB. 2004. Cara Kerja Search Engine. dikutip dari http://www.ai3.itb.ac.id/tutorial/search.htm, dikutip tanggal 15 Januari 2007. Wikipedia Indonesia, 2007, Kamus, dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/kamus, dikutip tanggal 2 April 2007. Wikipedia Indonesia, 2007, Online, dikutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/online, dikutip tanggal 2 April 2007. E-209