BAB 1 PENDAHULUAN. Sumber : (Graeme Burton, 2007:125)

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Bahasa merupakan alat komunikasi yang digunakan manusia untuk

BAB I PENDAHULUAN. Kehadiran media televisi di era kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, banyak membawa berkah bagi masyarakat.

BAB 1 PENDAHULUAN. sangat dibutuhkan manusia, dan manusia tidak bisa hidup tanpa

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Penelitian. Teknologi dan media komunikasi saat ini berkembang sangat pesat. Hal ini

BAB I PENDAHULUAN. Semakin majunya perkembangan zaman, dunia teknologi pun ikut

BAB 1 PENDAHULUAN. penontonnya apa yang disebut Simulated Experiece, yaitu pengalaman yang

BAB I PENDAHULUAN. membuat pemirsanya ketagihan untuk selalu menyaksikan acara-acara yang ditayangkan.

BAB I PENDAHULUAN. yang penting yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perkembangan umat

BAB 1 PENDAHULUAN. mengakibatkan kebutuhan masyarakat akan informasi semakin besar. Dan informasi

BAB I PENDAHULUAN. sebagai sarana komunikasi, baik dia bertindak sebagai komunikator (pembicara atau

BAB I PENDAHULUAN. Industri penyiaran di Indonesia menunjukkan perkembangan yang sangat pesat

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. menjawab pertanyaan berikut: Who Say What In Which Channel To Whom With

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Semakin berkembangnya stasiun TV di Indonesia, tidak dipungkiri

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Dunia pertelevisian di Indonesia merupakan dunia baru bagi masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. vindonesia ke-17 pada tanggal 17 Agustus Siaran langsung itu masih

BAB I PENDAHULUAN. Pesan bisa menjadi sebuah informasi yang sangat penting untuk

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. banyaknya program acara variety show, reality show, infotainment menjadi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. dikatakan sebagai konsumsi sehari hari seperti makanan.

BAB I PENDAHULUAN. berbagai hal, termasuk perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

BAB I PENDAHULUAN. kehidupan sosial manusia atau masyarakat. Aktifitas komunikasi dapat terlihat

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Komunikasi merupakan kegiatan yang dibutuhkan dalam kehidupan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. seluruh dunia. Media televisi menjadi penting dari semua media yang ada di

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia. Televisi berasal dari kata tele dan vision yang berarti tele yaitu

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG

BAB I PENDAHULUAN. Saat ini kebutuhan akan informasi dan diiringi dengan kemajuan zaman yang sangat pesat,

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi telah mendukung

BAB I PENDAHULUAN. bagian internal dari sistem tatanan kehidupan sosial manusia dan

BAB I PENDAHULUAN. dan solusinya yang dikemas dengan nuansa humor yang segar. 1

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. makhluk sosial sangatlah penting untuk bisa berkomunikasi secara global

BAB I PENDAHULUAN. satunya melalui media massa, seperti televisi, radio, internet dan surat kabar.

BAB I PENDAHULUAN. dalam memenuhi kebutuhannya akan informasi (Kuswandi ; 2008:99).

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. kepada khalayak. Media adalah salah satu unsur terpenting dalam komunikasi. Pada

BAB I PENDAHULUAN. seseorang. Komunikasi tidak saja dilakukan antar personal, tetapi dapat pula

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. televisi tetap mendominasi komunikasi secara audio dan visual. mendapatkan apa-apa dari tayangan yang telah tersaji.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Keberadaan televisi di Indonesia saat ini bertumbuh sangat pesat. Hingga

BAB I PENDAHULUAN. Lebih kuat dari surat kabar, majalah maupun radio karena pesawat televisi. bagaikan melihat sendiri peristiwa yang disiarkan itu.

1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB 1 PENDAHULUAN. terbaru setiap hari dan tanpa disadari oleh kita telah memasuki era baru yakni era

BAB I PENDAHULUAN. adanya berbagai media (channel) yang dapat digunakan sebagai sarana

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. bergantung kepada dirinya sendiri, melainkan membutuhkan kehadiran orang lain.

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Televisi sebagai bagian dari kebudayaan audiovisual baru merupakan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. untuk memperoleh informasi dan pengetahuan serta wadah untuk menyalurkan ide,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG PENELITIAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar belakang

BAB I PENDAHULUAN. melalui kawat maupun secara elektromagnetik tanpa kawat.

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dibutuhkan manusia untuk berinteraksi, komunikasi dalam kegiatan manusia

BAB I PENDAHULUAN. jenis kelamin, pendidikan, maupun status sosial seseorang. Untuk mendukung

BAB I PENDAHULUAN. dalam menyampaikan pesannya bersifat audio visual, yakni dapat dilihat dan

BAB I PENDAHULUAN 1.1

BAB I PENDAHULUAN. komunikasi. Saat ini, media komunikasi berkembang secara menonjol

BAB I PENDAHULUAN. dalam kehidupan masyarakat. Televisi sebagai media massa memiliki

BAB I PENDAHULUAN. Ilmu komunikasi saat ini berkembang pesat jika dibandingkan dengan masa lampau, hal

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 LatarBelakang

BAB I PENDAHULUAN. Perangkat televisi menjadi suatu kebiasaan yang popular dan hadir secara luas

BAB I PENDAHULUAN. tingkat pengetahuan masyarakat. Sekarang ini, media memiliki andil yang. budaya yang bijak untuk mengubah prilaku masyarakat.

BAB I PENDAHULUAN. katanya dari bahasa latin communicatio yang berarti proses penyampaian suatu. pernyataan oleh seseorang kepada orang lain.

BAB 1 PENDAHULUAN. Televisi sebagai salah satu media massa elektronik yang bersifat audio dan

BAB I PENDAHULUAN. pesan oleh komunikator kepada komunikan melalui media yang. pribadi, komunikasi kelompok, komunikasi organisasi, komunikasi massa,

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. munculnya berbagai media komunkasi yang semakin canggih sehingga mampu

BAB I PENDAHULUAN. membuat setiap orang melakukan berbagai bentuk komunikasi, seperti

BAB I PENDAHULUAN. masyarakat indonesia yang semakin berkembang dan kritis, perkembangan

BAB 1 PENDAHULUAN. Banyak stasiun stasiun televisi swasta baru yang mulai bermunculan untuk merebut

BAB II OBYEK DAN WILAYAH PENELITIAN. Peneliti akan mencoba memaparkan obyek dan wilayah penelitian dari penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Suatu Pengantar, komunikasi berasal dari bahasa Latin yaitu communis yang

BAB I PENDAHULUAN. I. 1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. berkembang sangat pesat. Apalagi banyak masyarakat yang membutuhkan teknologi itu

BAB 1 PENDAHULUAN. begitu cepat, termasuk perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi.

BAB I PENDAHULUAN. pikiran atau perasaan oleh seseorang (komunikator) kepada orang lain

BAB I PENDAHULUAN. menyampaikan atau menerima informasi tentang apapun yang seharusnya

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. dilakukan secara lisan maupun tertulis. Melalui bahasa, manusia berinteraksi

BAB I PENDAHULUAN. media atau khalayak menggunakan media sebagai pemuas kebutuhannya. Sumber

1.1 Gambaran Umum Talkshow Kick Andy

BAB I PENDAHULUAN. Komunikasi merupakan kegiatan sehari-hari yang sangat penting,

BAB 1 PENDAHULUAN. komunikasi sosial, peran ideal komunikasi sebagai media penyiaran publik

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. Ilmu komunikasi merupakan hal yang sangat penting dan vital bagi

Transkripsi:

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Banyaknya program acara televisi dalam pengembangan kreatifitas membuat stasiun televisi bersaing untuk menarik minat penonton. Stasiun televisi terus bersaing tidak hanya memberikan informasi terkini, sesuai fakta, namun juga memberikan tayangan yang tetap menghibur, serta mampu mengedukasi penonton. Dalam dunia industri media televisi, terdapat 2 jenis program tv yang terbagi kedalam ; program junalistik dan program artistik. Program jurnalistik merupakan program berita yang segala bentuk di dalamnya adalah hal yang berdasar pada fakta, baik hard news, soft news, ataupun talkshow. Sedangkan program artistik adalah program yang mengutamakan hiburan di dalamnya, seperti program entertainment, komedi, sinetron, drama, reality show, variety show dan talkshow komedi. (Mulyana, 2003:130). Saat ini televisi lebih banyak menyajikan program yang bernuansa artistik dibandingkan dengan program jurnalistik. Ini dapat dilihat dari banyaknya program acara yang lebih kepada artistik seperti entertainment, sinetron, variety show dan talkshow, Berikut adalah bagan yang menjelaskan bahwa program talkshow lebih diminati masyarakat : Gambar 1.1 Jenis Program Artistik Yang Banyak Diminati Masyarkat Indonesia Talkshow Entertainment Sinetron Variety Show Sumber : (Graeme Burton, 2007:125) Berdasarkan gambar tersebut, program acara talkshow menjadi program yang banyak diminati penonton dibanding program artistik lainnya. Talkshow merupakan, perbincangan yang dipertontonkan. Di dalam program talkshow terdapat host dan narasumber. Perbincangan yang dilakukan beberapa orang ini biasanya membicarakan topik yang saat ini sedang digandrungi oleh banyak orang. (Wibowo, 2007:51) 1

Program Talkshow dikategorikan menjadi 2 yakni talkshow yang sifatnya ringan dan menghibur dan talkshow yang sifatnya formal dan serius. Talkshow yang sifatnya formal dan serius umumnya termasuk dalam kategori berita, sementara talkshow yang sifatnya ringan dan menghibur termasuk dalam kategori informasi. Untuk kategori yang kedua ini, talk show biasanya disampaikan dalam suasana yang santai dan penuh keakraban dengan mengundang satu atau lebih narasumber untuk membahas topik yang sedang hangat. Topik-topik yang sifatnya ringan dan mudah dicerna oleh pemirsa. Suasana santai dan ringan itu juga tercermin dari kepiawaian sang tuan rumah acara (host) alias moderator yang menghidupkan suasana dengan komentar-komentar atau ulah jahil yang memancing tawa. (YuliDC, 2011). Fenomena belakangan ini adalah televisi sering menyajikan berbagai macam acara tayangan yang bertema komedi, tidak hanya murni acara lawak saja, tetapi juga dalam program acara talkshow. Tayangan yang saat ini mendominasi minat menonton masyarakat adalah tayangan komedi yang menyuguhkan candaan para host dan narasumber yang mampu menghibur bagi pemirsanya. Hal ini menunjukan bahwa pangsa pasar yang saat ini sedang baik adalah acara yang bernuansa komedi. Menyadari hal tersebut, salah satu media televisi swasta Net Mediatama Indonesia lebih mengutamakan tayangan program hiburan dan feature yang menghasilkan program-program yang berbeda dengan program lainnya dan menarik banyak perhatian masyarakat. Salah satu program yang banyak menarik perhatian masyarakat yaitu program talkshow komedi The Comment. Banyaknya penonton yang menonton the comment ini dapat dilihat dari perolehan rating dibawah ini : Tabel 1.1 Rating and Share Program Acara Talkshow Komedi 2013-2014 Acara Rating Share Persen TALKSHOW The Comment (Net Tv) 2,5 16,4 66,49% Pas Mantap (Trans7) 2,4 10,2 60,25% Campur-Campur (ANTV) 1,8 8,3 20,78% Suka Suka (Kompas TV) 1,2 5,4 6,24% Ada Ada Aja (Global TV) 0,5 3,2 5,24% Sumber : Pratignyo, AGB-Nielsen Media Research Indonesia, 7-12 Maret 2014. Dari Tabel 1.2 dapat disimpulkan bahwa program Acara talk show the comment ini berbeda dengan program talk show di stasiun televisi lainnya : 1. Pas Mantap di Trans TV, program ini lebih menekankan pada perjalanan hidup bintang tamu atau narasumber dan memiliki sedikit kesamaan pada bagian host membawakan acara tersebut dengan unsur komedi. 2 yang mampu 2. Program acara Ada ada aja di Global TV, Program talkshow ini membahas hal-hal yang sedang happening dari gosip artis sampai permasalahan yang sedang hangat dibicarakan masyarakat sekarang yang dikemas dengan kurang memberikan unsur komedi, yang dikemas dengan memberikan variasi karakter yang berbeda pada masing-masing host nya serta kehadiran bintang tamu.

3. Program acara Campur-Campur di ANTV, program ini lebih memberikan cerita pengalaman hidup para bintang tamu yang dikemas secara menghibur dengan para host yang memberikan unsur komedi agar acara bejalan lebih rileks. 4. Program Suka-suka di Kompas TV, program acara ini menayangkan kisah menarik dari seluruh cerita belahan dunia, yang memiliki kesamaan dalam menayangkan video unik dan lucu maupun dari gambar partisipasi pemirsa, namun acara ini kurang memiliki unsur komedi pada hostnya sehingga terlihat berbeda. 5. Jika dibandingkan dengan program The Comment di Net Tv, program ini menampilkan dua host yang memiliki unsur komedi sehingga acara ini terlihat lucu dan menarik, selain itu acara ini menayangkan berbagai hal dan mengomentari tayangan, mulai dari video, footage, gambar, foto hingga capture social media (twitter, instagram), dengan ciri khas gaya bahasa host ala stand up comedy, acara ini terlihat sangat kental dengan nuansa komedi sehingga dapat memberikan efek yang baik dan meningkatkan minat para penontonnya. The Comment tayang di NET TV pada hari Senin sampai hari Sabtu pukul 21:00 WIB dengan durasi selama 60 menit. Keunikan program "The Comment" ini dapat di lihat dari : 1.) Konten ; Berita yang disampaikan memiliki tema yang sedang populer kemudian dibawakan dengan sedikit plesetan dengan ciri khas presenter The Comment, serta menghadirkan video-video unik dan lucu yang sudah dipersiapkan sebelumnya sehingga penonton lebih tertarik dan konsep ini berbeda dari progtam acara lain. 2.) Narasumber ; Bintang tamu yang dihadirkan sebagai narasumber adalah bintang tamu yang terkenal yang memiliki fans fanatik sehingga dapat menaikkan rating share acara tersebut. Untuk mengetahui profil kehidupan pribadi para narasumber. The Comment atau menanyakan issue (berita yang beredar) The Comment juga menampilkan capture social media pribadi para narasumber seperti, Twitter, Instagram, Path. Sehingga unik dan menarik untuk terus ditonton. 3.) Presenter ; dibawakan 2 presenter yaitu Dimas Danang dan Imam Darto yang merupakan penyiar radio Prambors yang sudah memiliki ciri khas dalam menyampaikan informasi. 2 presenter ini memiliki gaya bahasa tersendiri dengan gaya bahasa ala stand up comedy, sehingga gaya bahasa tersebut menarik, mudah di ingat dan terkadang sering ditirukan oleh penontonnya. serta karakter presenter kedua ini memiliki karakter yang suka merayu khususnya wanita. Rayuan yang disampaikan pun terdengar unik dan lucu sehingga berbeda dengan gaya bahasa presenter lain dan sering ditirukan oleh penonton. 4.) Gaya Presenter ; dengan penampilan pakaian yang elegan dan formal tetapi pembawaan presenter ini terlihat komedian yang menarik dan lucu dan sangat berbeda dengan presenter-presenter yang ada di stasiun televisi lainnya. 3

Paul Robert (1999;2) dalam artikelnya like from your office I it s Mengatakan bahwa : every good talkshow, like every good talk-show company, has a great host-a strong personality who has a vision for the show and who can set the tone; someone who understand that good conversation must be facilitated; someone who asks the right question, who makes guests comfortable, and who continually reestabilishes links with the audience. Paul Robert memandang bahwa setiap acara talkshow yang baik memiliki pembawa acara yang hebat, seorang yang berkepribadian kuat, yang memiliki tujuan untuk acaranya, dan mampu menyetel nada suaranya, seseorang yang mengerti kecakapan berkomunikasi, seorang yang menanyakan pertanyaan-pertanyaan yang benar, yang membuat tamu-tamunya merasa nyaman, dan yang mampu terus menerus membangun hubungan dengan khalayak. Sehingga dapat diketahui bahwa letak kekuatan sebuah talkshow berada pada pembawa acaranya dan unsur lainnya hanya merupakan pendukung dari sebuah program talkshow. Talk show lainnya hanya memfokuskan pada hiburan semata dan informasi profil bintang tamunya kepada penonton. Akan tetapi program the comment menonjolkan sisi gaya bahasa ala stand up komedi yang sangat kental dengan nuansa komedi dan berbeda dengan program lainnya. Dengan Presenter Dimas Danang dan Imam Darto yang merupakan penyiar radio prambors jakarta, begitu lucu dan cerdas dalam memandu acara, sehingga acara ini menarik untuk di nikmati karena menjadi acara yang berbeda dengan program yang lainnya. Acara ini mempunyai ciri khas sendiri seperti tarian yang di kenal dengan nama tarian Shikat Miring dan serta diikuti para bintang tamu dengan mengeluarkan kalimat-kalimat lucu yang menarik, yang menjadi nilai plus, hal ini menjadi unik. Dengan host yang memiliki kemampuan membawakan acara dan menghibur penonton yang baik, serta penempatan jam tayang yang tepat pada malam hari di mana banyak masyarakat yang membutuhkan hiburan pada jam tersebut untuk menghilangkan kejenuhan maka acara ini dinilai dapat memberikan efek yang baik dan meningkatkan minat para penontonnya. Dari fenomena dan latar belakang diatas maka penulis mengambil program talkshow komedi The Comment untuk dijadikan sebagai penelitian skripsi. Dengan judul Pengaruh program talkshow komedi The Comment di Net Tv terhadap minat menonton masyarakat (studi pada warga di Jalan Sukapura, Bandung, Jawa Barat). 4

1.2 Rumusan Masalah Berdasarkan paparan pada latar belakang, maka untuk mengetahui permasalahan dapat diuraikan menjadi rumusan masalah dan identifikasi masalah sebagai berikut : Bagaimana pengaruh program talkshow komedi The Comment di NET TV terhadap minat menonton pada masyarakat (studi pada warga di Jalan Sukapura, Bandung, Jawa Barat). 1.3 Tujuan Penelitian Berdasarkan rumusan masalah diatas maka yang menjadi tujuan penelitian ini dapat disimpulkan,yaitu : Untuk mengetahui adanya pengaruh program talkshow komedi The Comment di Net TV terhadap minat menonton pada masyarakat (studi pada warga di Jalan Sukapura, Bandung, Jawa Barat). 1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Aspek Teoritis Penelitian ini diharapkan dapat dijadikan salah satu pengembangan ilmu dibidang komunikasi konsentrasi broadcasting, serta akan menjadi tambahan ilmu dan wawasan untuk sesama mahasiswa maupun masyarakat umum sekaligus dapat dijadikan sebagai referensi pelengkap bagi siapapun yang sedang melakukan penelitian di bidang komunikasi. 1.4.2 Aspek Praktis Penulis mengaharapkan penelitian ini dapat memberi masukan dan manfaat bagi NetTV mengenai tayangan dari acara talkshow komedi The Comment dan minat menonton pada masyarakat (studi pada warga di Jalan Sukapura, Bandung, Jawa Barat). 5

1.5 Tahapan Penelitian BAB I PENDAHULUAN Dalam Bab 1, Penulis menjelaskan latar belakang berhubungan dengan topik yang dibahas, ruang lingkup permasalahan. Tujuan dan manfaat penelitian, perumusan hipotesis, metodologi penelitian, sistematika penulisan. BAB II LANDASAN TEORI Dalam Bab 2, Penulis menguraikan mengenai teori-teori komunikasi yang dipakai, yang bersumber dari buku-buku, hasil wawancara dan tabel yang berkaitan dengan penelitian ini. Berisi teoriteori dasar atau umum. Kemudian diperdalam dengan teori-teori khusus yang berhubungan dengan topik yang dibahas. BAB III OBYEK PENELITIAN Didalam Bab 3, Penulis membahas secara dalam kerangka berpikir analitik penulis. Pada bab ini juga diuraikan secara lengkap keterangan pada metodologi diatas. BAB IV HASIL PENELITIAN Di dalam Bab ini diuraikan pula secara garis besar kerangka penelitian yang merupakan jawaban atau solusi dari permasalahan di dalam obyek penelitian. Bab ini terdiri dari beberapa subbab dengan judul, uraian dan alat bantu (diagram, chart, block schema) yang sesuai dengan masalah yang dibahas. Format atau outline yang berlaku untuk menuliskan Bab 4 ini menekankan pada pemecahan masalah yang ada pada obyek yang diteliti. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN Dalam bab terakhir ini peneliti memberikan kesimpulan yang diambil dari hasil penelitian dan pengolahan data berupa informasi kuantitatif, kemudian peneliti memberikan saran berguna untuk visi dan misi dalam pemecahan masalah agar lebih baik dari ke depannya. 6

1.6 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Bandung dengan menggunakan alat bantu kuisioner dengan jumlah minimal sebanyak 100 buah yang diberikan kepada masyarakat Kota Bandung. Kuesioner sebanyak 100 buah akan dibagikan pada warga di jalan sukapura di kota bandung berdasarkan kriteria profesi. Waktu penelitian akan dilakukan selama bulan Mei 2013 s/d September 2014. 7