Nomor: lttl lhzt latl&otl

dokumen-dokumen yang mirip
PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 95 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI TERNATE

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI SURAKARTA

2011, No Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2009 tentang Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 76, Tambahan Lembaran Ne

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT SENI INDONESIA SURAKARTA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Organisasi dan Tata Kerja. IAIN. Syekh Nurjati.

PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 1 TAHUN 2009 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT PEMERINTAHAN DALAM NEGERI

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 23 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT SENI INDONESIA PADANGPANJANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 14 TAHUN 2011 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS BANGKA BELITUNG

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 6 TAHUN 2015 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER

2 2015, No Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara

KEPUTUSAN REKTOR UNIVESITAS GUNADARMA Nomor : 06.1/SK/REK/UG/2016

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI

PERATURAN DIREKTUR PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG NOMOR 2015a/PPs/2009 TENTANG

BERITA NEGARA. No.626, 2016 KEMENRISTEK-DIKTI. ISI Surakarta. Orta. Pencabutan. PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN. No. 044/A.50.01/Unwidha/I/2014 tentang

SALINAN PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 02 TAHUN 2017 TENTANG

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 135 TAHUN 2014 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS SILIWANGI

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN. Organisasi. Tata Kerja. Universitas Samudra. PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

KEDUDUKAN, TUGAS POKOK DAN FUNGSI UNIT KERJA DI FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UB. Tugas Fakultas ORGANISASI FAKULTAS

PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PM 5 TAHUN 2018 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA POLITEKNIK PELAYARAN SUMATERA BARAT

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENTERIAN AGAMA. Institut Agama Islam Negeri. Walisongo. Organisasi. Tata Kerja. Pencabutan.

2013, No Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lemba

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 63 TAHUN 2008 TENTANG

BAB I STANDARA OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS GADJAH MADA NOMOR 614/P/SK/HT/2012 TENTANG TATA CARA PEMILIHAN DIREKTUR DAN PENGANGKATAN WAKIL DIREKTUR SEKOLAH VOKASI

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA NOMOR : 35/PER/M.KOMINFO/11/2006

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 21 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

2016, No Islam Negeri Batusangkar menjadi Institut Agama Islam Negeri Batusangkar dan untuk menjamin penyelenggaraan pendidikan pada Institut A

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2012 TENTANG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 20 TAHUN 2015 TENTANG

2 2015, No.1392 Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 4.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR PASCASARJANA UNIVERITAS BRAWIJAYA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 19 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI IMAM BONJOL PADANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA DEPARTEMEN AGAMA. Institut Agama Islam. IAIN. Organisasi. Ambon.

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS HASANUDDIN NOMOR: 1159/J04/P/2006 TENTANG

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 15 TAHUN 2013 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI MATARAM

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2012 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA UNIVERSITAS PERTAHANAN

2017, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nom

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

TENTANG REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SALINAN Draft hasil pembahasan 14 Juni 2016

2014, No Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 166, Tambahan Lem

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI DAN OTONOMI DAERAH NOMOR 2 TAHUN 2001 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSTITUT ILMU PEMERINTAHAN

DRAFT PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET NOMOR : /H27/PP/2009 TENTANG SISTEM PENGEMBANGAN PROFESIONALISME DOSEN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

2013, No Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lemba

2017, No Perguruan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 16, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5500); 3.

PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT NOMOR : 070/UN8/KP/2013

2015, No Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 158, Tambahan Lemb

2 2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Repub

WALIKOTA SURABAYA PERATURAN WALIKOTA SURABAYA NOMOR 74 TAHUN 2008 TENTANG

INDONESIA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA,

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 No

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2006 TENTANG PENDIRIAN FAKULTAS SAINS DAN TEKNIK PADA UNIVERSITAS NUSA CENDANA

PERATURAN UNIVERSITAS DIPONEGORO NOMOR 2 TAHUN 2010

, No Tinggi tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Trunodjoyo Madura; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sis

PERATURAN DAERAH KOTA BALIKPAPAN NOMOR 16 TAHUN 2008 TENTANG

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN DAERAH KABUPATEN PESAWARAN NOMOR 04 TAHUN 2011 TENTANG

WALIKOTA SURABAYA TENTANG ORGANISASI UNIT PELAKSANA TEKNIS BADAN BALAI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PADA BADAN KEPEGAWAIAN KOTA SURABAYA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN 1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, MEMUTUSKAN:

PEMERINTAH KOTA BLITAR

PERATURAN REKTOR UNIVERSITAS BRAWIJAYA NOMOR 20 TAHUN 2016 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 60 TAHUN 1999 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN PELAKSANAAN PENGANGKATAN, PEMINDAHAN, DAN PEMBERHENTIAN PEJABAT STRUKTURAL NON EDUKATIF DI LINGKUNGAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET

WALIKOTA BATU PROVINSI JAWA TIMUR KEPUTUSAN WALIKOTA BATU NOMOR: /19/KEP/ /2015 TENTANG

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS BAITURRAHMAH Nomor 374/N/UNBRAH/VII/2013. Tentang STRUKTUR ORGANISASI DAN TATA KELOLA UNIVERSITAS BAITURRAHMAH

BERITA NEGARA. KEMENRISTEK-DIKTI. Polimdo. Orta. Pencabutan. PERATURAN MENTERI RISET, TEKNOLOGI, DAN PENDIDIKAN TINGGI REPUBLIK INDONESIA

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN SERANG

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 30 TAHUN1990 TENTANG PENDIDIKAN TINGGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

2015, No Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi (Lembaran Negara

Transkripsi:

PEMTURAN REKTOR UNIVERSITAS SEBELAS MARET Nmr: lttl lhzt latl&tl Tentang ORGANISASI DAN TATA KERJA PROGRAM VOKASI UNIVERSITAS SEBELAS MARET Rektr Universitas Sebelas Maret Menimbang Mengingat a. Bahwa untuk mendukung pemantapan pla pengembangan prgram diplma Universitas Sebelas Maret, perlu adanya penataan kembali Organisasi dan Tata Kerja Pengellaan Prgram Vkasi Universitas Sebelas Maret, b. Bahwa untukeperluan seperti tersebut dalam huruf a diatas, perlu ditetapkan dengan Keputusan Rektr. 1. Undang-Undang N. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasinal, 2. Peraturan Pemerintah N. 60 tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi; 3. Keputusan Presiden Rl N. 10 tahun 1976 tentang Pendirian Universitas Negeri Surakarta Sebelas Maret; 4. Keputusan Presiden Rl N. 14iM tahun 2007 tentang Pengangkatan Prf. Dr. Much. Syamsulhadi, dr' Sp.K'J, sebagai Rektr Universitas Sebelas Maret; 5. Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Rl: a. N. 0441/O/1992 tentang Statuta Universitas Sebelas Maret; b. N0.0201/Oi1995 tentang Organisasi dan Tata Kerja Universitas Sebelas Maret; MEMUTUSKAN Menetapkan Pertama Kedua Keiiga Memberlakukan 0rganisasi dan Tata Kerja PrgramVkasi Universitas Sebelas Maret, sebagaimana yang diaturdalam lampiran 1 Surat KePutusan ini. Bagan Struktur 0rganisasi Prgram Vkasi UNS sebagaimana tercantum dalam Lampiran 2 Keputusan ini pula; Hal-hal lain yang belum diatur dalam keputusan ini akan diatur dengan Keputusan Rektr, sesuai dengan peraturan perundanglil-rciatrgan vbntr fieriakt r:

Keempat : Ketua dan Wakil Ketua Prgram Diplma yang telah diterbitkan dengan Surat Keputusan Rektr sebelum ditetapkannya Keputusan ini, masih tetap berlaku sampai dengan tahun 2016. Kelima : Setelah masa jabatan tersebut pada dictum kelima berakhir, maka pengangkatan pejabat selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku; Keenam : Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan, dengan ketentuan bahwa segala sesuatunya akan ditinjau kembali dan diperbaiki sebagaimana mestinyapabila terdapat kekeliruan didalam penetapan ini. Ditetapkan di : Surakarta Padatangsal : 1g HAR zll Rektr, NIP 19461102 197609 1001 Tembusan Yth. : Para Pejabat di lingkungan UNS,

Lampiran 1. Surat Keputusan Rektr Nmr : Tanggal: BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Keputusan iniyang dimaksud dengan : 1. Universitas adalah Universitas Sebelas Maret; 2. Rektr adalah Rektr Universitas Sebelas Maret; 3. Pembantu Rektr adalah Pembantu Rektr Universitas Sebelas Maret; 4. prgram Vkasi adalah Prgram Pendidikan Vkasi yang terdiri dari Diplma l, Diplma ll, Dipl-ma lll, Diplma lv, Spesialis l, Spesialis ll dan Magister Terapan di Lingkungan Universitas Sebelas Maret; 5. Direktur adalah Direktur Prgram Vkasi Universitas Sebelas Maret; 6. Asisten Direktur adalah Asisten Direktur Prgram Vkasi Universitas Sebelas Maret; 7. Tenaga Pendukung adalah tenaga/ karyawan terdiri dari tenagadministrasi dan tenaga teknisi/intruktur yang dipekerjakan pada prgram Vkasi 8. prgram Studi adalah Prgram Studi Vkasi sebagai penyelenggara kegiatan akademlk, administrasi pendidikan, administrasi umum dan keuangan. BAB II KEDUDUKAN, TUGAS DAN FUNGSI PROGRAM VOKASI Pasal 2 (1) Kedudukan Prgram Vkasi berada dan bertanggung jawab langsung di bawah Rektr; (2) Pembinaan Prgram Vkasi secara fungsinal akademik dilakukan leh Pembantu Rektr L Pasal 3 Tugas Pkk Prgram Vkasiadalah menyelenggarakan dan mengkrdinasikan pelaksanaan pendidikan, pembinaan dan pengembangan akademis, serta pelayanan administrasi Prgram Vkasiuntuk menjamin baku mutu pendidikan' Pasal 4 Untuk menyetenggarakan tugas pkk tersebut pada Pasal 3, Prgram Vkasi mempunyai fungsi: a. Merencanakan, mengrganisasikan, mengendalikan, mengkrdinasikan penyelenggaraan pendidikan Prgram Vkasi; yang meliputi prgram pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengabdian pada masyarakat; b. Meningkatkan dan mengembangkan Prgram Vkasi; Melaksanakan kmunikasi, knsultasi dan krdinasidengan Fakultas terkait; d. Melaksanakan kegiatan layanan ad mi nistratif Prgram Vkasi.

BAB III STRUKTUR ORGANISASl Pasal 5 Prgram Vkasi terdiri atas : a. Pimpinan Prgram Vkasi; b. Pelaksana Akademik: Prgram Studi Vkasi; c. Pelaksana Administratif: Sub Bagian Tata Usaha; d Unit pendukung, terdiri dari: Unit Penjaminan Mutu, Perpustakaan, Sistem Infrmasi dan Kmputasi, Labratrium, Magang dan kerjasama dan Unit lainnya yang dianggap perlu seperti: unit usaha. BAB IV PIMPINAN PROGRAM VOKASI Pasal 6 (1) Prgram Vkasi dipimpin leh serang Direktur; (2) Direktur mempunyai tugas memimpin, mengarahkan dan menetapkan kebijakan umum serta mengkrdinasikan bidang keilmuan dan pengembangan staf serta administrasi umum dan pengella keuangan Prgram Vkasi untuk menjamin baku mutu pendidikan; (3) Direktur melaprkan tugas dan tanggungjawabnya pada Frum Rapat Krdinasi Pimpinan Universitas (RKPU). (4) Dala melaksanakan tugas, Direktur bertanggungjawab langsung kepada Rektr. Pasal 7 (1) Dala melaksanakan tugas, Direktur dibantu leh Asisten Direktur; (2) Asisten Direktur berada di bawah Direktur dan bertanggungjawab langsung kepada Direktur; (3) Asisten Direktur terdiri dari : a. Asisten Direktur Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, selanjutnya disebut Asisten Direktur ; b. Asisten Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan, selanjutnya disebut Asisten Direktur ll ; Asisten Direktur Bidang Kerjasama dan Pengembangan Usaha, selanjutnya disebut Asisten Direktur lll : (4) Asisten Direktur I mempunyai tugas membantu Direktur dalam mengkrdinasikan pelaksanaan dan pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, dan kemahasiswaan, (5) Asisten Direktur ll mempunyai tugas membantu Direktur dalam mengkrdinasikan pelaksanaan kegiatan di bidang administrasi umum dan pengellaan keuangan; (6) Asisten Direktur lll mempunyai tugas membantu Direktur dalam mengkrdinasikan pelaksanaan kegiatan di bidang kerjasama, Alumni dan pengembangan usaha; (i) Apabila Direktur berhalangan Asisten Direktur I bertindak sebagai pelaksana harian dengan Surat Keputusan Rektr; (8) Direktur dapat mengangkat staf ahli, yang membantu pelaksanaan tugasehari-hari, bila dianggap perlu"

Pasal 8 (1) Direktur diangkat dan diberhentikan leh Rektr setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas: (2) Asisten Direktur diangkat dan diberhentikan leh Rektr atas pertimbangan Direktur; (3) Ketua dan Sekretaris Prgram Studi Vkasi diangklt dan diberhentikan leh Rektr atas pertimbang Direktur. Pasal 9 Masa jabatan Direktur dan Asisten Direktur adalah 4 (empat) tahun dan dapat diangkat kembali, dengan ketentuan tidak bleh lebih dari 2 (dua) kali masa jabatan berturut-turut. BAB V PELAKSANA AKADEMIK Pasal 10 (1) Pelaksana akademik Prgram Vkasiadalah Prgram StudiVkasi; (2) Pimpinan Prgram Studi Vkasiterdiridariserang Ketua dan seran Sekretaris; (3) Persyaratan Pengangkatan Direktur, Asisten Direktur, Ketua Prgram dansektretaris pada Prgram Vkasi mengacu pada ketentuan yang berlaku Pasal 11 (1) Ketua Prgram Studi Vkasi bertugas melaksanakan pengellaan dan penyelenggaraan tugas pkk Prgram Vkasi sebagaimana tersebut dalam Pasal 2 (dua) serta melakukan krdinasi, kmunikasi, knsultasi dengan Direktur Prgram Vkasi; (2) Dalam melaksanakan tugas di bidang pembinaan keilmuan dan pengembangan staf, Pimpinan Prgram Studi Vkasibertanggungjawab kepada Direktur Prgram Vkasi; Pasal 12 Untuk melaksanakan tugas pengellaan dan penyelenggaraan sebagaimana tersebut dalam Pasal 11(1), Pimpinan Prgram Studi Vkasi wajib membentuk unsur pendukung prgram studi berupa : a. Tim Pembina Prgram Studi; b. PelaksanaAdministrasiAkademik; c. Pelaksana Administrasi Keuangan; atau d. Tim (Panitia Ad-Hc) lain yang diperlukan.

Pasal 13 (1) pemanfaatan Labratrium/Studi/Perpustakaankuang kuliah, dan fasilitas lain di Fakultas teikait leh prgram Studi Vkasi dilakukan berdasarkan persetujuan Dekan terkait' (2) pemantaatan bersama fasilitas akademik antar Prgram Studi Vkasi dilakukan berdasarkan persetujuan Ketua Prgram Studi dengan mengetahui Direktur Prgram Vkasi. nr pemanfaatan fasilitas labratrium/studi/perpustakaan/ruang kuliah, dan fasilitas lain di '-' fakuttas diatur sedemikian rupa, sehingga tidak mengganggu pelaksanaan pendidikan S1i 52/ 53 di Fakultas tersebut. {4) pemanfaatan fasilitas labratrium/studi/perpustakaan, dan fasilitas lain di Fakultas dilakukan berdasarkan persetujuan Kepala UniULembaga bersama Direktur Prgram Vkasi. BAB VI PELAKSANA ADMINISTRASI Pasal 14 (1) pada Prgram Vkasi diselenggarakan ketatausahaan Prgram Vkasi yang bersifat nn-struktural. (2) Ketatausahaan Prgram Vkasidipimpin leh serang Kepala Sub Bagian Tata Usaha. (3) Sub Bagian Tata Usaha terdiridari: a. Sub Bagian Tata Usaha Pendidikan dan Kemahaslswaan b. Sub Bagian Tata Usaha Umum dan Perlengkapan c. Sub Bagian Tata Usaha Keuangan dan Kepegawaian d. Sub Bagian Tata Usaha dan Sistem lnfrmasi e. Sub Bagian Tata Usaha dan Pengembangan Usaha (4) Masing-masing Sub Bagian Tata Usaha seperti pada ayat (3) dipimpin leh Kepala Sub Bagian Tata Usaha. (5) Sub Bagian Tata Usaha Pendidikan dan Kemahasiswaan mempunyai tugas melakukan adminisirasi pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat, serta kemahasiswaan. (6) Sub Bagian Tata Usaha Umum dan pedengkapan mempunyai tugas melakukan urusan ketatausahaan, rumah tangga, dan perlengkapan. (7) Sub Bagian Tata Usaha Keuangan dan Kepegawaian mempunyai tugas melakukan administrasi keuangan dan kepegawaian. (8) Sub Bagian Tata Usaha Perencanaan dan Sistem lnfrmasi mempunyai tugas melakukan administrasi perencanaan, penyusunan prgram kegiataniprgram pengembangan serta pengumpulan, pengellaan dan penyajian data kegiatan akademik, dan penyusunan lapran tengah tahunan, lapran tahunan, dan perkembangan Prgram DiPlma. (9) Sub Bagian Tata Usaha Kerjasama dan Pengembangan Usaha mempunyai tugas melakukan urusan kerjasama dan Pengembangan Usaha. (10) Tenaga pendukung terdiri dari Tenaga Administrasi dan Tenaga Teknisi/instruktur yang dapat berasal dari Universitas, Fakultas terkait dan atau tenaga kntrak. (11) Tenaga Pendukung di tingkat Prgram Studi ditetapkan dengan Surat Keputusan Direkturi Rektr atas usulan Ketua Prgram Studi.

BAB VII UNIT PENDUKUNG Pasal 15 (1) ) yang memberikan layanan teknis di dalam abdian kepada masyarakat; (2\ mutu, perpustakaan, pusat infrmasi dan ;ama, dan unit lainnya yang dianggap perlu seperti: unit usaha;, h:_,,r..- ^^^^-^ +^r.a. (3) r-.i.ru unit pendukung bertanggungjawab langsung kepada Direktur, secara teknis perasinal di bawah krdinasi Asisten Direktur terkait' BAB VIII PENDANAAN PROGRAM Pasal 16 Sumber dana pigram Vkasi berasal dari pemerintah, masyarakat, dan sumber lain yang (1) tidak mengikat; (2) penggunjan dana yang berasal dari pemerintah, masyarakat, dan sumber lain, baik dalam bentuk anggaran rutin, pembangunan serta subsidi diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; (3) irenentuan/penetapan tarit pemniaylan kegiatan yang dibiayai dengan dana masyarakat (DIPA) diatur dengan Keputusan Rektr; (4) iata cara peng6lluun dana berpedman pada ketentuan yang ditetapkan dalam Keputusan Rektr dan Peraturan perundang-undangan yang berlaku. BAB IX KETENTUAN PERALIHAN Pasal 17 (1) Tahun 2010-2011, dibentuk Gugus Tugas yang terdiri dari perwakilan masing-masing fakultas sebagaimana tercantum dalam lampiran 2a. Dalam tahap ini dilakukan Penataan Sumberdaya Manusia (Dsen)' (2) Tahun ZOTZ - 201b, Pengellaan Prgram Diplma diselenggarakan leh P_rgram Diplma Fakultas yang dilirdinasikan leh serang Krdinatr Prgram Diplma Fakultas yang bertempjt Oi fatuttas. Krdinatr Prgram Diplma Fakultas bertanggung jawab kepadi Drkrn,'Salah satu Krdinatr Prgram Diplma Fakultas ditunjuk sebagai krdinair prgram Diplma Universitas sebagaimana tercantum dalam lampiran 2b' Dalam tahap ini dilakukan Penataan Sistem : Pendidikan, Penelitian & Pengabdian, sumberdaya Manusia (Karyawan), Keuangan & Aset, Manajemen Pengetahuan & sistem lnfrmasi, kerjasama & Unit Usaha, Humas & Internasinalisasi, dan Tata Kella' (3) Tahun 2016,'prgram Vkasi berada dibawah Universitas dan diketuai leh Direktur bertanggung jawad kepada Rektr sebagaimana tercantum dalam lampiran 2e'

BAB X PENUTUP Pasal 18 (1) Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan ini akan diatur dalam peraturan tersendiri (2) Peraturan ini berlaiku sejak tanggalditetapkan, dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan pembetulan sebagaimana mestinya. Surakarta, lgyar20ll Rektr, 1 Prf. Dr. Much. Syamsulhadi, dr. Sp.K,J (K) NIP 19461102 197609 1001

({ : r - Fz.:: E -i ae r'* qe' 5- :< -= t lu - ct = EL a i;: J9 e3 Oa 6* $6'. EA * = Jg = d. (, t- (n L z. (9 E, E = F :< = E, F u, z. (9 m Ee 9C EA 9= vr= "d= 5' 5- :< AE -=. u) )- v'e "d* 6 6- V F., F tr q c{ E (g L G E att J (h = "d; 6+p.i _-