Salafus Shalih Dan Adab Berbicara

dokumen-dokumen yang mirip
Salafus Shalih Dan Hak-Hak Makhluk

Salafus Shalih: Berbuat Baik Kepada Teman

Salafus Shalih dan Sederhana dalam Tertawa dan Bercanda

Salaf Dan Sabar Terhadap Musibah

Salafus Shalih Khawatir Dari Sifat Ujub

Salafus Shalih Tidak Suka Ketenaran

Hukum Cerai Tanpa Sebab

Salaf Dan Fitnah Dalam Agama

[ Indonesia Indonesian

Menghormati dan Menghargai Ulama

Apakah Tasbih Termasuk Bid'ah?

Mengambil Ilmu dan Mendatangi Para Ulama

Tuduhan Bahwa Berpegang Terhadap Agama Penyebab Kemunduran Kaum Muslimin

Salaf dan Berbakti Kepada Ibu

Ust. H. Ahmad Yani, Lc. MA. Urgensi Menjaga Lisan

Salafus Shalih Dan Al-Qur`an

Hukum Onani. Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah Syaikh Muhammad al-utsaimin rahimahullah

Mengangkat Kedua Tangan Saat Qunut

Metode Bijak Memperbaiki Aib

?????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Hukum Berkabung Atas Kematian Raja dan Pemimpin

Adab Makan. Karya: Dr. Amin bin Abdullah asy-syaqawi. Terjemah : Muzaffar Sahidu Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Mutiara Nasehat Thalhah bin Ubaidillah radhiyallahu anhu

Hukum Ucapan Fulan Mati Syahid

Apakah Boleh Bekerja di Bank Kovensional?

Hukum Merokok Dan Menjualnya

Ikhlas Dalam Menuntut Ilmu

E٤٢ J٣٣ W F : :

Tata Cara Qunut dan Kadarnya

Penetapan Awal Bulan Ramadhan dan Syawal

Bersihkan Hatimu Untuk Membangun Ummat

: : :

Hukum Bersiwak Bagi Yang Puasa Setelah Gelincir Matahari

Kewajiban Seorang Muslim Terhadap Alquran

Orang yang Terakhir Masuk Surga dan yang Paling Rendah

Seribu Satu Sebab Kematian Manusia

E٤٨٤ J٤٧٧ W F : :

Sifat Shalat Istisqa (Minta Hujan)

Kesyirikan Pada Umat-Umat Terdahulu

Hukum Berobat Kepada Dukun Dan Peramal

E T I K A BERCAKAP-CAKAP. Ustadz Abu Bakr. Publication: 1433 H_2012 M. Sumber: Majalah al-mawaddah, Vol. 48 _1433H/2012M, Rubrik Akhlak Karimah

Isilah 10 Hari Awal Dzul Hijjah dengan Ketaatan

Hukum Menyuap Dan Menerimanya حكم دفع الرشوة و أخذها

Sifat Allah Al-Hayiyyu, Yang Maha Pemalu

Persiapan Menuju Hari Akhir

Hukum orang yang memanfaatkan Islam untuk kepentingan pribadi

Doa Setelah Khatam al-qur`an

Dusta, Dosa Besar Yang Dianggap Biasa

Qunut dalam Shalat Witir

Salafus Shalih Zuhud Di Dunia

Jika Beragama Mengikuti Kebanyakan Orang

KISAH ANAK MENDAMAIKAN DUA ORANG BERSELISIH LEWAT SMS

Tata Cara Shalat Malam

Memuji Orang-Orang Shalih dan Mendorong Mereka Agar Terus Berjalan Lurus

Apakah Asal dalam Dakwah Adalah Tauqifi?

Kekhususan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam Yang Tidak Dimiliki Oleh Umatnya

Ternyata Hari Jum at itu Istimewa

Membatalkan Shalat Witir

Apa yang Dianjurkan Setelah Selesai Witir

Mimpi Yang Dilihat Oleh Nabi Shalallahu'alaihi wasallam

Hukum Meyakini Bahwa Rasulullah SHALALLHU ALAIHI WA SALLAM Ada Di Setiap Tempat Dan Mengetahui Perkara Gaib

Ramadhan Bulan Pembebasan dari Api Neraka

Apakah Wanita yang Dicerai Mendapat Warisan Dari Mantan Suaminya yang Wafat?

Rayuan Setan Dalam Pacaran

Syafaat Kubra. Abu Ishaq al-huwaini al-atsari. Terjemah : Abu Umamah Arif Hidayatullah Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad

Hukum Mandi Hari Jum'at

Keutamaan SABAR dalam Menghadapi Cobaan

Hukum Menanam Saham Di Sebagian Perusahaan

Bukti Cinta Kepada Nabi

Istiqomah. Khutbah Pertama:

Tegakkan Shalat Dengan Berjamaah

Berkawan dengan Orang Shalih

Dosa Durhaka Kepada Orang Tua

Bahaya Zina dan Sebab Pengantarnya


Membuka Wajah Di Hadapan Kerabat Bukan Mahram

Mengobati Rasa Gelisah Dan Sedih

Nasehat Bagi Orang Yang Melalaikan Shalat


APAKAH DIBOLEHKAN BAGI ORANG YANG MENINGGALKAN SEBAGIAN KETAATAN DIA MENGHARUSKAN DIRINYA MELAKUKAN IBADAH TERTENTU?

Tanda tanda Kebaikan dan Keburukan

Carilah Rezeki Yang Halal dan Jauhi Yang Haram

Tata Cara Sujud Tilawah

Ahli Ibadah di Dua Tanah Suci

Kecemburuan Seorang Suami Kepada Istri

Begitu Singkatnya Umur Manusia

??????????????????????????????????????????????? :????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????????.

Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu Anhu, Saat Kritis, Beliau Tetap Melakukan Nahi Mungkar

Dosa Bersumpah Dengan Menyebut Selain Allah

Mutiara Nasehat Amirul Mukminin Ali bin Abu Thalib radhiyallahu anhu

Pembunuh Sembilan Puluh Sembilan Nyawa

GURU MENGELUHKAN MURIDNYA YANG TIDAK PATUH DAN TIDAK MENERIMA NASEHAT

Hukum Bersumpah Atas Nama Nabi Muhammad shalallahu alihiwasallam

Takwa dan Keutamaannya

Hukum Memakai Emas Dan Intan Bagi Laki-Laki

Menahan Amarah. Menahan Marah. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, ????????????????????????????????????????????

Sifat Surga dan Penghuninya

Pelajaran Dari Perang Badar

MACAM-MACAM AMALAN YANG DISYARIATKAN

Transkripsi:

Salafus Shalih Dan Adab Berbicara [ إندونييس Indonesian ] Indonesia Abdul Aziz bin Nashir al-julayyil Bahauddin bin Fatih Aqil Terjemah : Muhammad Iqbal A. Gazali Editor : Eko Haryanto Abu Ziyad 2014-1436

السلف وآدب الالكم واللسان «باللغة اإلندونيسية» الشيخ عبدالعزيز بن نارص اجلليل الشيخ بهاء ادلين بن فاتح عقيل ترمجة: حممد إقبال أمحد غزايل مراجعة: أبو زياد إيكو هاريانتو 2014-1436

Muqodimah Segala puji hanya untuk Allah Ta'ala, shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam beserta keluarga dan seluruh sahabatnya. Dari Maimun bin Mihran, ia berkata: Seorang laki laki datang kepada Salman al-farisi radhiyallalhu anhu seraya berkata: Berilah nasehat kepadaku. Ia (Salman radhiyallalhu anhu) berkata: Janganlah engkau berbicara. Ia menjawab: Orang yang hidup di tengah masyarakat tidak mampu untuk tidak berbicara. Ia (Salman radhiyallalhu anhu) berkata: Jika engkau berbicara, berbicaralah dengan benar atau diam. Ia berkata: Tambahlah nasehatmu. Ia (Salman radhiyallalhu anhu) berkata: Janganlah engkau marah. Ia menjawab: Sesungguhnya aku tidak mampu untuk menahan diri dari sesuatu yang berada di sekitarku. Ia berkata: Jika engkau marah maka tahanlah lisan dan tanganmu. Ia berkata: Tambahlah nasehatmu. Ia (Salman radhiyallalhu anhu) berkata: Janganlah engkau bergaul dengan manusia. Ia menjawab: Orang yang hidup di tengah masyarakat tidak mampu menghidar dari mereka. Ia (Salman 3

radhiyallalhu anhu) berkata: Jika engkau tidak mampu maka jujurlah dalam bicara dan tunaikan amanah. 1 Dari Mu azd bin Sa id, ia berkata: Kami berada di sisi Atha bin Abi Rabah, maka seorang laki-laki berbicara tentang sesuatu, lalu yang lain menyela pembicaraannya. Atha berkata: Maha suci Allah, akhlak apakah ini? Akhlak seperti apakah ini? Sungguh aku sedang mendengarkan pembicaraan dari seseorang yang aku lebih mengetahui darinya, maka aku memperlihatkan kepadanya bahwa aku tidak melakukan kebaikan sedikitpun darinya. 2 Dari Utsman bin Aswad, ia berkata: Aku berkata kepada Atha`: Seorang laki-laki melewati suatu kaum, maka sebagian mereka menuduhnya (melakukan zina), apakah ia mengabarkannya? Ia menjawab: Tidak, majelis adalah amanah. 3 Dari Khalaf bin Tamim, ia berkata: Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami. Dari Auza i, ia berkata: Umar bin Abdul Aziz mengirim surat kepada kami, tidak ada yang ingat selain aku dan Makhul: Ammad ba du, sesungguhnya siapa yang banyak mengingat mati niscaya ia ridha yang sedikit dari dunia dan siapa 1 Sifat Shafwah 1/549. 2 Sifat Shafwah 2/214 3 Referensi yang sama. 4

yang menghitung ucapannya dari perbuatannya niscaya sedikit ucapannya kecuali yang bermanfaat, wassalam. 4 Dari Ya la bin Ubaid, ia berkata: Kami mengunjungi Muhammad bin Suqah, ia berkata: Saya akan menceritakan kepada kalian satu pembicaraan semoga bermanfaat, karena ia bermanfaat untuk-ku. Kemudian ia berkata: Atha bin Abi Rabah berkata kepada kami: Wahai keponakanku, sesungguhnya orang yang hidup sebelum kalian membenci ucapan yang sia-sia, mereka menghitung ucapan mereka yang tidak berguna selain Kitabullah (al-qur`an) yang engkau baca, amar ma ruf atau nahi munkar, atau engkau menuturkan kebutuhan hidupmu yang sudah menjadi keharusan. Apakah kalian mengingkari bahwa bagi kalian ada malaikat-malaikat yang mengawasi pekerjaanmu, yang mulia di sisi Allah ta ala, yang mencatat pekerjaan pekerjaan itu, yang satu berada di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri, tidak ada satu ucapan pun yang diucapkan melainkan ada malaikat yang selalu hadir di dekatnya? Apakah tidak merasa malu seseorang dari kalian bahwa jika dibuka catatan amalnya yang dibacakan di permulaan siangnya, maka sesungguhnya kebanyakan yang ada padanya adalah sesuatu yang tidak ada hubungannya dengan urusan agama dan dunianya. 5 4 Siyar A lam Nubala` 5/133. 5 Sifat Shafwah 2/213. 5

Faidh bin Watsiq berkata: Aku mendengar Fudhail berkata: Jika engkau mampu agar tidak menjadi pembawa berita, tidak menjadi pembaca dan tidak menjadi pembicara. Jika engkau seorang ahli berbicara, mereka akan berkata: Alangkah bagus kata katanya, alangkah indah ucapannya, alangkah baik suaranya. Maka hal itu membuat engkau ujub (merasa bangga) lalu engkau merasa besar. Dan jika engkau tidak pandai berbicara dan suara tidak baik, mereka akan berkata: Kata-katanya tidak bagus, ucapannya tidak enak, suaranya tidak baik, maka hal itu menyakitkan hatimu dan memberatkan engkau, maka engkau menjadi riya. Apabila engkau duduk ingin berbicara, maka engkau tidak perduli dengan orang yang mencelamu atau memujimu maka berbicaralah. 6 Ditanyakan kepada Fudhail bin Iyadh: Apakah zuhud itu? Ia menjawab: Qana ah. Ditanya lagi: Apakah wara itu? Ia menjawab: Menjauhi yang diharamkan. Ditanya lagi: Apakah ibadah itu? Ia menjawab: Menunaikan ibadah. Ditanya lagi: Apakah tawadhu itu? Ia menjawab: Engkau tunduk terhadap kebenaran. Dan ia berkata menambahkan: Wara yang terberat adalah pada lisan. Adz-Dzahabi berkata: Seperti inilah dia. Terkadang engkau melihat seorang laki laki yang wara pada makanan, pakaian dan muamalahnya, dan apabila berbicara maka orang akan terkagum- 6 Siyar A lam Nubala 8/433. 6

kagum dengan pembicaraannya. Bisa jadi ia berusaha jujur maka ia tidak bisa menyempurnakan kejujuran. Dan bisa jadi ia jujur, lalu memperindah ucapannya agar dipuji kefasihannya. Dan bisa jadi ia menampakkan yang terbaik agar di hormati. Dan bisa jadi ia diam di saat harus berbicara agar disanjung. Dan obat semua itu adalah memutuskan hubungan dengan manusia kecuali dari jama ah. 7 Ahmad bin Abil Hawari berkata: Abu Abdillah al-anthaky berkata: Fudhail dan Tsaury rahimahumallah berkumpul dan mudzakarah, lalu Sufyan merasa terharu dan menangis, kemudian ia berkata: Saya berharap majelis ini akan menjadi rahmat dan berkah terhadap kita. Fudhail berkata kepadanya: Akan tetapi saya, wahai Abu Abdillah, merasa khawatir bahwa ia akan lebih membahayakan diri kita. Bukanlah engkau berusaha untuk berbicara sebaik mungkin dan aku berusaha untuk berbicara sebaik mungkin, maka engkau menghiasi ucapanmu kepadaku dan aku menghiasi ucapanku kepadamu? Lalu Sufyan menangis dan berkata: Engkau memberi kehidupan baru kepadaku semoga Allah memberi kehidupan baru kepadamu. 8 Dari Abu Bakar bin Ayyasy, ia berkata: Sekurang-kurangnya manfaat diam adalah selamat dan cukuplah itu sebagai afiyat, dan 7 Siyar 8/434 8 Siyar 8/439. 7

sekurang-kurangnya bahaya berbicara adalah menjadi terkenal dan cukuplah ia sebagai bala. 9 Dari Ubabah bin Kulaib, ia berkata: Aku mendengar Ibnu Samak berkata: Binatang buasmu berada di antara dua rahangmu (lisan) yang memakan setiap orang yang melewatimu, engkau telah mengganggu para tetangga di perkampungan, sampai akhirnya engkau mengganggu para penghuni kubur. Maka engkau tidak merasa berduka untuk mereka sedangkan jasad mereka telah hancur di kubur, dan engkau di sini mengbangkitkan mereka. Sesungguhnya sudah sepantasnya tiga perkara menunjukkan engkau untuk meninggalkan berbicara terhadap saudaramu: Adapun yang pertama, barangkali engkau menyebutkan dia dengan perkara yang dia ada padamu, maka bagaimana dugaanmu pada Rabb-mu apabila engkau menyebutkan saudaramu satu perkara yang juga ada pada dirimu? Barangkali engkau menyebutkan dia satu perkara yang pada dirimu lebih besar darinya, maka hal itu lebih memberatkan murka- Nya kepadamu. Dan barangkalai engkau menyebutkan dia satu perkara yang Allah ta ala telah menghindarkan engkau darinya, maka ini adalah balasannya saat Dia menyelamatkan engkau. 9 Siyar 8/501. 8

Apakah engkau tidak mendengar ungkapan: Sayangilah saudaramu dan pujilah Allah ta ala yang telah mengafiyatkan engkau.? 10 Bakar bin Munir berkata: Aku mendengar Abu Abdillah al- Bukhari berkata: Aku berharap bertemu Allah ta ala dan Dia tidak menghisabku bahwa aku pernah mengghibah (menggunjing) seseorang. Adz-Dzahaby berkata: Dia benar semoga Allah ta ala memberi rahmat kepadanya-, siapa yang memperhatikan ucapannya dalam bidang jarh dan ta dil, niscaya ia mengetahui sikap wara nya dalam membicarakan manusia dan sikap moderatnya terhadap orang yang dia anggap dha if (lemah) dalam riwayat hadits. Dia sering mengatakan: Munkar dalam hadits, mereka (ahli hadits) diam darinya, padanya perlu ditinjau kembali, dan semisal ungkapan yang demikian itu. Jarang sekali ia berkata: fulan pendusta, atau ia memalsukan hadits, sehingga ia berkata: Apabila aku berkata: Fulan dalam hadits perlu ditinjau kembali, maka ia seorang yang tertuduh lagi lemah dalam riwayat hadits. Dan inilah maksud ucapannya: Dan semoga Allah ta ala tidak menghisabku bahwa aku pernah menggunjing seseorang. Demi Allah, inilah puncak wara. 11 10 Sifat Shafwah 3/176. 11 Siyar 12/439-441. 9

Dari Sahl bin Abdullah at-tastary, ia berkata: Di antara akhlak para shiddiqin bahwa ia tidak bersumpah karena Allah ta ala, ia tidak menggunjing, tidak digunjing orang lain, tidak kenyang, apabila berjanji tidak menyalahi, dan tidak bercanda sama sekali. 12 12 Siyar 13/332. 10