Overview. Tujuan. Deskripsi. Referensi. Pemrograman Terstruktur. Pengenalan Pemrograman (Lanjutan) Dasar Pemrograman (Data)

dokumen-dokumen yang mirip
Overview. Pengenalan Pemrograman (Lanjutan) Dasar Pemrograman (Data)

Overview. Pendahuluan. Pendahuluan. Deskripsi Mata kuliah ini mempelajari :

.::BAB II.::MENGENAL PASCAL

Materi Pertemuan 02 PENGENALAN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR & REPRESENTASI DATA

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1

PRAKTIKUM 2. perubah (variabel), konstanta, fungsi, atau obyek lain yang didefinisikan oleh

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala

Tipe Data dan Operator

Pengenalan C++ Oleh : Dewi Sartika

BAHASA PEMROGRAMAN C

Achmad Solichin.

Chapter 1 KONSEP DASAR C

Sejarah C. Dirancang oleh Denis M. Ritchie tahun 1972 di Bell Labs.

KONSEP DASAR BAHASA C

Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C

MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA KONSEP DASAR ALGORITMA

Struktur Program Bahasa C

PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR

FUNGSI & PROSEDUR. Pertemuan ke-12 dan 13

MODUL DUA VARIABEL DAN TIPE VARIABEL

Tipe Data, Variabel, Input/Output

Overview. Pendahuluan. Tujuan Instruksional & Kaitan Materi. Deskripsi. Algoritma & Pemrograman I. Prodi Teknik Informatika - Universitas Widyatama 1

Elemen Bahasa Pemrograman. Aditya Rizki Yudiantika, M.Eng.

TIPE, NAMA, DAN NILAI

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-4 Konsep Tipe Data, Operator Dan Identifier

VARIABEL & TIPE DATA PEMROGRAMAN C++

Keyword,Tipe data & Variabel. Keywords pada c Tipedata Variabel Konstanta

BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

Dasar Komputer dan Pemrograman. Konsep Tipe Data dan Operator Nama dan Nilai Data

DASAR PEMROGRAMAN. PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom

LANGKAH-LANGKAH MENULISKAN PROGRAM DALAM TURBO C++

LAPORAN PRAKTIKUM RESMI TIPE DATA, KONSTANTA DAN VARIABEL

VARIABEL, TIPE DATA, KONSTANTA, OPERATOR DAN EKSPRESI. Pemrograman Dasar Kelas X Semester 2

BAB 4 PENGENALAN BAHASA C

[Type the company name] [Type the document title] [Type the document subtitle] Gilang Abdul Aziz [Pick the date]

VARIABEL, TIPE DATA DAN EKSPRESI Bab 2

Sesi/Perkuliahan ke: II

Tipe Data. Adri Priadana

PENGERTIAN VARIABEL, KONSTANTA DAN TIPE DATA

Algoritma & Pemrograman 1. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia

Identifier dan Tipe Data

PENGENALAN BAHASA C. A. Struktur Kode Program dalam Bahasa C Secara garis besar, suatu kode program dalam bahasa C memiliki struktur umum seperti ini:

OPERATOR BAHASA C. Obyektif : 4. Mengetahui macam-macam operator dalam Bahasa C. 5. Mengetahui dan dapat menggunakan format pada tiap tipe data..

Pengenalan Bahasa C week 1

Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti

Desain dan Analisis Algoritma. Pengenalan Bahasa C. I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom.

Algoritma & Pemrograman

Tipe bentukan dan pointer selanjutnya akan kita pelajari pada modul pemrograman 1 (akhir semester).

P 4 Bab 3 : Dasar Pemrograman C

Variable. Variable (cont) Variable (cont) Tipe Data

Teori Algoritma TIPE DATA

TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI

SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG

Materi. Tipe, Variabel dan Operator Algoritma Pemrograman PENULISAN ALGORITMA PENULISAN ALGORITMA 15/03/2010 NAMA DAN EKSPRESI

1.1. Sejarah Bahasa C

ELEMEN DASAR C++ C++ mempunyai cara untuk menyatakan karakter-karakter yang tidak mempunyai kode tombol (seperti karakter tombol) misalnya \n.

BAB 3 TYPE DATA, VARIABLE DAN OPERATOR

Identifier, Keywords, Variabel, Tipe Data Primitif dan Operator PBO. Ramos Somya

Universitas Komputer Indonesia. Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S.

elemen Dasar Bahasa Pemrograman C

Struktur Bahasa C dan C++

BAB III Pengenalan Tipe Data dan Bahasa Pemrograman C/C++

Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler

Elemen Dasar Dalam Bahasa Java

Tinjau algoritma dibawah ini

BUKU PETUNJUK PRAKTIKUM DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

TIPE DATA PADA JAVA. Pertemuan (K-04/L-04)

Dasar Pemrograman Mikrokontroler dengan Bahasa C

Struktur Program. Rinta Kridalukmana

BAB I PENDAHULUAN. Algoritma dan Pemrograman I Hal : 1

MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

Variabel, Tipe Data, dan Operator. Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

INSTRUKSI. TTH2D3 Mikroprosesor

3. Elemen Dasar C++ S. Indriani S. L., M.T L.,

Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

Struktur Dasar Bahasa C Tipe Data Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :

Badiyanto, S.Kom., M.Kom. PBO java

Pemrograman I Bab III Tipe Data, Variabel, dan Operasi Perhitungan. Adam Mukharil Bachtiar, S.Kom. Universitas Komputer Indonesia

Algoritma Pemrograman

Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Kusnawi, S.Kom, M.Eng

Pemrograman. Pertemuan-3 Fery Updi,M.Kom

Algoritma & Pemrograman #3

Dasar Pemrograman Java

Keg. Pembelajaran 2 : Mengenal Bahasa C++

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)

Algoritma dan Pemrograman. Oleh: Eddy Prasetyo N

Modul PVB-POLINEMA V1.0

Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai

BAHASA C CodeVisionAVR (CVAVR)

Lecturer: Abdusy Syarif. Undergraduate Course Informatics Engineering Dept. Universitas Mercu Buana. Tipe Data

Notasi Algoritmik. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang

PERTEMUAN II Tipe Data, Variabel, Konstanta, Operator

Dasar Pemrograman. Nisa ul Hafidhoh

Pemrograman I. By : Sri Rezeki Candra Nursari SKS

Transkripsi:

Overview Pengenalan Pemrograman (Lanjutan) Dasar Pemrograman (Data) Pertemuan 02 Deskripsi Tujuan Referensi Materi Pemrograman Terstruktur Bahasa C++ Identifier Data Ekspresi II - 1 II - 2 Deskripsi Tujuan Pada pertemuan ini akan dibahas mengenai pemrograman terstruktur, bahasa C/C++ sebagai tool pemrograman terstruktur, serta representasi data Setelah mengikuti dan mempelajari materi ini mahasiswa diharapkan dapat : 1. Mengetahui apa pemrograman terstruktur dan dapat membedakannya dengan pemrograman yang lain 2. Mengetahui tahapan pembuatan program terstruktur 3. Mengenal Bahasa C/C++ pemrograman terstruktur sebagai tool 4. Mengetahui data dan menggunakan Representasi II - 3 II - 4 Referensi 1. Sugiyono, Ir., Pemrograman Terstruktur untuk Pelajar & Mahasiswa, Panji Gumilang Press, Kuningan, 2005 2. Wahana Komputer, Seri Buku Pintar Menjadi Seorang Programmer Komputer Andi, Yogyakarta, 2006 3. http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/algoritmati.php, Tanggal Akses : 23 Agustus 2007 4. http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/algostrukdat1.php, Tanggal Akses : 23 Agustus 2007 5. Herianto, Presentasi Pemrograman Terstruktur.ppt,- 6. Pertemuan 1 Mata Kuliah Pemrograman Terstruktur, Teknik Informatika, ITS 7. http://www.lcusd.net/lchs/dclausen/,tanggal Akses : 13 Agustus 2007 8. www.nvcc.edu/home/joney/ch01%20introduction%20to%20structured% 20DESIGN.PPT, Tanggal Akses : 13 Agustus 2007 9. Yatini B., Indra;Nasution, Erliansyah, Algoritma & Struktur Data dengan C++, Graha Ilmu,Yogyakarta, 2005 (bab 1) 10. Deitel, H.M. and Deitel, P.J., C++ How to Program, 2nd Edition, Prentice Hall, 1994 (Bab 19) 11. Deitel, H.M. and Deitel, P.J., C How to Program, 4nd Edition, Prentice Hall, 2004 (bab 10) 12. Kadir, Abdul, Pemrograman C++ Membahas Pemrograman Berorientasi Objek Menggunakan Turbo C++ dab Borland C++, Andi, Yogyakarta, 2003 (bab 11) 13. Shalahuddi, M.;A. S., Rosa, C++ dan Java dari Nol Menjadi Andal, Informatika, 2007 [Bab 2] 14. www.ilmukomputer.com II - 5 Pemrograman Terstruktur II - 6 1

Definisi Ide Dasar Pemrograman Terstruktur adalah program dimana jika suatu proses telah mencapai titik tertentu, maka proses selanjutnya tidak boleh kembali ke proses sebelumnya, kecuali untuk proses looping. A way of programming that uses only three basic patterns of logic (Simple sequence control structure, IF-THEN-ELSE control structure, and DO-WHILE control structure), referred to as control structures Deitel : a disciplined approach to writing a programs that are clearer than unstructured programs, easier to test and debug and easier to modify Jumlah baris program semakin lama semakin besar Menghindari penggunaan GOTO untuk melompat ke bagian program tertentu. Untuk mengatasinya Sequence program yang tidak memiliki lompatan. Baris program dijalankan secara normal (lurus) satu per-satu dari atas ke bawah Selection program yang memiliki pilihan apakah harus menjalankan baris program sesuai dengan urutannya atau melompati sejumlah baris program tersebut Looping program yang juga mengandung pilihan apakah akan mengulangi program yang sudah pernah dijalankan sebelumnya atau tidak II - 7 II - 8 Tujuan Kriteria To make computer programs Easier to read Easier to debug Easier to understand Easier to maintain To allow programmers to work as a team To reduce testing time To increase programming productivity To increase clarity by reducing the programs complexity To decrease maintenance and effort Struktur programnya; jelas dan tegas Fasilitas penulisan kode program; jelas dan tegas Statemen untuk kebutuhan Selection dan Looping; lengkap Fasilitas menyatakan berbagai type data (struktur data); lengkap dan tegas Fasilitas pemberian komentar; lengkap Fasilitas instruksi yang tersedia (operasi arithmatik/matematik, string, ); lengkap Fasilitas modular (baik internal maupun eksternal); lengkap Fasilitas debugging; mudah dan jelas II - 9 II - 10 The Process of Structured Programming (Program Development Life Cycle PDLC) 1. Analysis, Input 2. Specification Output 3. Algorithm Design Processing 4. User Interface Design 5. Code the program 6. Test the program Desk check Run the program, using sample data Debug the program (all paths) Categorizing errors Identifying and Correcting Errors 7. Interpretation 8. Documentation 9. Implement the New System 10. Evaluate the New System Synatx Error Compiler Error Run Time Error Logic Error Bahasa C++ II - 11 II - 12 2

Sejarah Prinsip Kerja C++ ++ 1980 dibuat oleh Bjarrne Stroustrup 1998 distandarisasi oleh International Standard Organization (ISO) dan American National Standards Institute (ANSI) II - 13 II - 14 Struktur Bahasa C++ Kelebihan #include<header file> Fungsi lain() Deklarasi variabel global; <Tipe Data/void> main() { Deklarasi Variabel Lokal; Statemen-statemen; } <Tipe Data/void> Fungsi Lain() { Deklarasi Variabel Lokal; Statemen-statemen; } Preprocessor Directive Prototipe fungsi Pendeklarasian variable global Fungsi/program utama Pendeklarasian variable lokal Isi fungsi/program Utama Fungsi lain Pendeklarasian variable lokal Isi fungsi lain Merupakan Compiler Banyak fasilitas untuk memanipulasi operator dan fungsi Tersedia hampir disemua jenis komputer Bersifat portabel Banyak fasilitas untuk memanipulasi operator dan fungsi Struktur penulisan bahasa yang terstruktur. Bahasa tingkat tinggi yang mempunyai kemampuan seperti bahasa tingkat rendah (seperti dapat memanipulasi data dalam bentuk bit). Dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi lainya bahasa C++ mempunyai kecepatan eksekusi yang cepat. Mendukung bahasa pemrograman berorientasi obyek Kode yang ditulis menggunakan C++ bersifat reusable II - 15 II - 16 Kekurangan Karena bahasa ini sangat fleksibel maka bagi pemula bahasa C++ akan sangat membingungkan. Bahasa C++ masih tergantung pada operating-sistemnya. Hal ini yang kemudian memicu terciptanya bahasa JAVA, bahasa multiplatform. Nama/Identifier II - 17 II - 18 3

Definisi Definisi (cont) Sesuatu yang dipakai sebagai identifikasi : Type, sesuai dengan definisi type. Tempat penyimpanan, untuk mengacu harga yang disimpan (isi)nya. Fungsi, untuk meminta hasilnya. Prosedur, untuk memanggil prosedur yang bersangkutan Modul program, algoritma, dsb. Semua nama harus didefinisikan dalam KAMUS Suatu pengenal atau pengidentifikasi data yang kita deklarasikan agar kompiler dapat mengenalinya Terdiri dari : Konstanta nilai yang disimpan dalam identifier tetap/konstan Variabel nilai yang disimpan dalam identifier dapat berubah-ubah II - 19 II - 20 Konstanta Konstanta Karakter Ecape Cara Pendeklarasian (kecuali karakter Escape) const <tipe_data> <nama_konstanta> = <nilai konstanta>; Tipe_data nama_konstanta = nilai konstanta; # define <nama_konstanta> <nilai konstanta>; Bentuk : Konstanta Numerik Integer (ex : 43, 123, -123, dll) Konstanta Numerik Pecahan (ex : -123.0,0.75, 12.34e29, 12.34e-29, dll) Konstanta Karakter (ex : a, b, dll) Konstanta String (ex : Danang, Keren ) Konstanta Karakter Escape(next slide) II - 21 II - 22 Variabel Aturan Penamaan Identifier Cara Pendeklarasian <Tipe_data> <nama_variabel>; Lingkup Variabel Variabel Lokal/Otomatis (dikenali/ hanya dapat digunakan di satu blok fungsi saja) Variabel Global/Eksternal (dikenali/dapat digunakan di seluruh blok program) Variabel Statis (Variabel yang menempati ruang memori komputer secara permanen), cara pendeklarasian : static tipe_data nama_variabel; Variabel Register(Variabel biasa yang berada di memori komputer dan disimpan di register CPU), cara pendeklarasian : register tipe_data nama_variabel; Nama harus Interpretatif (mencerminkan nilai instrinsik atau fungsi yang dikandungnya). Cari nama yang sederhana untuk variabel yang digunakan dalam waktu singkat serta hindari salah ejaan dan imbuhan yang tidak berarti. Hindari memilih nama-nama lucu yang kurang berarti atau tidak berhubungan dengan permasalahan. Hindari memilih nama yang terlalu mirip Hindari menggunakan huruf I kecil, L kecil dan O kecil, agar tidak rancu dengan penulisan angka 1 (satu) dan 0 (nol) C dan C++ bersifat Case sensitive (huruf besar dan kecil dibedakan) Harus dimulai dengan huruf alfabet dan tidak boleh berupa atau diawali angka, simbol dan kata kunci Tanda underscore _ digunakan untuk memisahkan nama yang terdiri dari 2 kata atau lebih Panjang nama variabel & konstanta tidak dibatasi, namun hindari penamaan yang terlalu panjang untuk mempercepat proses pembuatan progam II - 23 II - 24 4

Jenis Tipe Data Tipe Data Dasar Logik/Boolean Bulat Real Karakter Tipe Data Bentukan Type bentukan adalah type yang dibentuk (diberi nama) dari beberapa objek, jadi merupakan sekumpulan elemen bertype dasar atau bertype yang sudah dikenal. Type : String Konstanta : SAYA Aku sedang belajar Buah Pepaya II - 25 II - 26 Tipe Data Dasar Tipe Data Dasar Bulat (integer) Angka Pecahan (Real) Karakter Huruf (character) Kata (String) Logika bool (boolean) Tanpa Nilai char int, long int, short int, unsigned int, signed int, unsigned char float, double, long double char.[jumlah huruf] void (tidak digunakan dalam algoritma) II - 27 int Tipe char float double void bool Ukuran 2 byte 8 byte 0 Rentang -128 s.d. 127-32768 s.d. 32767-2147483648 s.d. 2147483648-3.4x10-38 s.d. 3.4x10 38-1.7x10-308 s.d. 1.7x10 308 True/false - Format %c %s %d atau %e %f %lf - - Keterangan Karakter ASCI string Platform Win32 real real Tek bertipe Tipe logika (C++ di atas versi 4.5) II - 28 Tipe Data Modifikasi (1) Tipe Modifikasi (2) long int long double short int Tipe signed char signed int/signed short int Ukuran 10 byte 2 byte Rentang -2147483648 s.d. 2147483648-3.4x10-4932 s.d. 3.4x10 4932-128 s.d. 127-128 s.d. 127-32768 s.d. 32767 Format %ld %Lf %hd Keterangan real Tipe signed long /signed long int unsigned char unsigned int /unsigned short int unsigned long /unsigned long int Ukuran 2 byte Rentang -2147483648 s.d. 2147483687 0 s.d. 255 0 s.d. 65535 0 s.d. 429467295 Form at %u Keterangan II - 29 II - 30 5

Tipe Data Bentukan Tipe Data Bentukan Kata/String, cara pendeklarasiannya adalah : char <nama string> [jumlah huruf] ex : char Kata[50]; Struktur/Record, cara pendeklarasiannya adalah : struct{ <tipe data 1> <nama data 1>; <tipe data 2> <nama data 2>; <tipe data n> <nama data n>; }<nama struktur>; ex : struct { int Hari; int Bulan; int Tahun; } Tanggal; Union, cara pendeklarasiannya adalah : union{ <tipe data 1> <nama data 1>; <tipe data 2> <nama data 2>; <tipe data n> <nama data n>; }<nama union>; ex : union Tanggal { int i; int j; }; II - 31 II - 32 Tipe Data Bentukan Tipe Data Bentukan Struktur Bit-field, cara pendeklarasiannya adalah : struct{ int/unsigned <nama data 1> : <panjang bit-field 1>; int/unsigned <nama data 2> : <panjang bit-field 2>; int/unsigned <nama data n> : <panjang bit-field n>; }<nama bit-field>; ex : struct { unsigned bit_0:1; unsigned bit_1:1; unsigned bit_7:1; } Info_bit; enum (Enumerasi), cara pendeklarasiannya adalah : enum{ data 1, data2,, data n } <nama enum>; ex : enum{senin,selasa,rabu,kamis,jum at,sabtu,minggu} Hari; Typedef, cara pendeklarasiannya adalah : typedef <tipe data> <nama alias>; ex : typedef unsigned char Byte; typedef char[255] String; Array (dibahas lebih lanjut pada pertemuan 6, 7 & 9) File (dibahas lebih lanjut pada pertemuan 14 & 15) List/Pointer (dibahas lebih lanjut pada Pemrograman II) II - 33 II - 34 Sifat Operator Operator Sifat Operator Unary (Melibatkan sebuah operand, ex : -1) Binary (Melibatkan dua buah operand, ex: 1+2) Ternary (Melibatkan tiga buah atau lebih operand, ex (a>b)?a:b) Jenis Operator dalam Algoritma Next Slide II - 35 II - 36 6

Operator Boolean Operator Aritmatika Operator Arti Hasil And Dan Boolean Or Atau Boolean Xor Eksklusive Or Boolean Not Negasi Boolean EQ Ekivalensi Boolean NEQ Negasi dari Boolean Ekivalensi Operator Arti Hasil * Kali Integer/Real + Tambah Integer/Real - Kurang Integer/Real / Bagi Integer/Real Div Bagi Integer Mod Sisa pembagian Integer Abs Nilai absolut Integer > 0 ^ atau ** Pangkat Integer/Real II - 37 II - 38 Konstruksi/Tipe Bentukan Operator Arti Hasil Tambah satu karakter di String akhir string ο Tambah satu karakter di String awal string & Konkatenasi/penggabungan String String Jenis Operator dalam C/C++ Operator Assigment (=) Operator Aritmatika (*, /, %, +, -) Operator Biner/Bitwise (<<, >>, &,, ^, ~) Operator Logika (&&,,!) Operator Perbandingan/Relasi (==,!=, >, >=, <, <=) Operator Unary (-,+, ++, --, ~,!, &, *, sizeof) Operator Assigment Kombinasi/Majemuk (+=, -=, *=, /=, %=, <<=, >>=, &=, =, ^=) II - 39 II - 40 Definisi Ekspresi Suatu rumus perhitungan, yang terdiri dari operan dan operator (harus didefinisikan untuk mengoperasikan operator ber-type tertentu). Hasil perhitungan adalah harga dengan domain yang memenuhi type operator yang bersangkutan. Ekspresi Biner Ekspresi biner dapat dituliskan dalam 3 macam notasi, yaitu: Notasi Infix (biasa dipakai sehari-hari) : operan1 operator operan2 Notasi Prefix : operator operan1 operan2 Notasi Suffix/Polish : operan1 operan2 operator II - 41 II - 42 7

Ekspresi Logik Ekspresi Aritmatika Ekspresi Hasil Ekspresi Hasil True AND True True True OR True True True AND False False True OR False True False AND True False False OR True True False AND False False False OR False False NOT False True NOT True False True EQ True True True XOR False True True EQ False False True XOR True False False EQ False True False XOR True True False EQ True False False XOR False False Ekspresi Hasil Ekspresi Hasil 1 * 9 9 10 MOD 2 0 5 + 3 * 2 11 10 DIV 3 3 1/2 0.5 1 + 7 DIV 3 2 12 > 12 False 1. / 3. 0.333 12 >= 12 True 10. / 5. 2. 15 < 14 False 2 ^ 2 4 II - 43 II - 44 Perbandingan Algoritma & Bahasa C/C++ II - 45 II - 46 Studi Kasus Diskusi soal-soal di tutorial II - 47 8