GUBERNUR KALIMANTAN BARAT,

dokumen-dokumen yang mirip
PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017

Dalam rangka. akuntabel serta. Nama. Jabatan BARAT. lampiran. perjanjiann. ini, tanggungg. jawab kami. Pontianak, Maret 2016 P O N T I A N A K

GUBERNUR GORONTALO, KEPUTUSAN GUBERNUR GORONTALO NOMOR 277 / 02/ VII / 2013

INDIKATOR KINERJA UTAMA PROVINSI GORONTALO. Tujuan 1 : Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

IKU Pemerintah Provinsi Jambi

Tabel Capaian Kinerja dan Anggaran Tahun 2016

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Provinsi Jawa Timur

BERITA DAERAH KABUPATEN CIREBON NOMOR 14 TAHUN 2013 SERI E.10 PERATURAN BUPATI CIREBON NOMOR 14 TAHUN 2013 TENTANG

Tabel 9.1 Penetapan Indikator Kinerja Daerah terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Kuningan

Jalan Pangeran Antasari No. 1 Telepon (0517) 21076/21526 Kandangan 71211

PERNYATAAN PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN BANGKALAN PERJANJIAN KINERJA PERUBAHAN TAHUN 2016

RPJMD Kabupaten Agam tahun IX - 1

PERUBAHAN PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

BUPATI ACEH TENGAH بوفاتي ا چیھ تثھ PERATURAN BUPATI ACEH TENGAH NOMOR 04 TAHUN 2016

Visi : Ponorogo Lebih Maju, Berbudaya dan Religius

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

MATRIKS RANCANGAN PRIORITAS RKPD PROVINSI LAMPUNG TAHUN 2017

Jumlah Penduduk Yang Mengurus KTP, KK, dan Akta Kelahiran Kabupaten Sintang Tahun

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

RENCANA KERJA PEMBANGUNAN DAERAH (RKPD) KABUPATEN MALANG TAHUN 2015

DAFTAR TABEL. Tabel 2.1 Luas Wilayah Menurut Kecamatan dan Desa/Kelurahan... 17

WALIKOTA BIMA PERATURAN WALIKOTA BIMA NOMOR 10 TAHUN 2015 TENTANG INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KOTA BIMA TAHUN

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2015 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA

KABUPATEN ACEH TENGAH PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI...

RPJMD KABUPATEN LINGGA DAFTAR ISI. Daftar Isi Daftar Tabel Daftar Gambar

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH ACEH TAHUN Pergub menjaga keberlanjutan perdamaian. 1.3 Persentase pembinaan terhadap LSM, Ormas dan OKP.

BAB II PERENCANAAN KINERJA 2015

Jumlah Siswa pada jenjang TK/RA/Penitipan Anak = x 100 % Jumlah anak usia 4-6 tahun =

DAFTAR ISI. A. Capaian Kinerja Pemerintah Kabupaten Tanggamus B. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja C. Realisasi anggaran...

NO INDIKATOR KINERJA SATUAN TARGET TAHUN Misi 1 : Meningkatnya kualitas sumber daya manusia dengan berbasis pada hak-hak dasar masyarakat

Lampiran Perjanjian Kinerja Tahun 2014 PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN GOWA

BAB I PENDAHULUAN... I-1

Lampiran Meningkatnya cakupan

IKHTISAR EKSEKUTIF. Hasil Rekapitulasi Pencapain kinerja sasaran pada Tahun 2012 dapat dilihat pada tabel berikut :

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2015

BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN

Laporan Kinerja Pemerintah Kabupaten Bangka Barat Tahun 2014 DAFTAR ISI

BAB IV PRIORITAS DAN SASARAN PEMBANGUNAN

Lampiran 1. Perjanjian Kinerja Tahun 2016

TABEL 9-1 Indikator Kinerja Kabupaten Nagan Raya Tahun

DAFTAR ISI Hal Daftar Isi... i Daftar Tabel... ii Daftar Gambar... v Daftar Lampiran... vi

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) & INDIKATOR KINERJA INDIVIDU (IKI)

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR...

BUPATI SERDANG BEDAGAI PROVINSI SUMATERA UTARA

FORMULIR PENETAPAN KINERJA TINGKAT KABUPATEN

PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KABUPATEN LABUHANBATU LABUHANBATU

RANCANGAN RENCANA PEMBANGUNANN JANGKA MENENGAH DAERAH KABUPATEN KOTABARU TAHUN

Tahun Penduduk menurut Kecamatan dan Agama Kabupaten Jeneponto

DAFTAR ISI RPJMD KABUPATEN PONOROGO TAHUN

BUPATI BANGKA SELATAN PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG

BUPATI BLITAR PERATURAN BUPATI BLITAR NOMOR : TAHUN 2017 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KABUPATEN BLITAR

Peraturan Daerah RPJMD Kabupaten Pulang Pisau Kata Pengantar Bupati Kabupaten Pulang Pisau

KATA PENGANTAR. Kota Mungkid, 25 Maret a.n. BUPATI MAGELANG WAKIL BUPATI MAGELANG H.M. ZAENAL ARIFIN, SH.

BUPATI PACITAN PERATURAN BUPATI PACITAN NOMOR 10 TAHUN 2014 PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI PACITAN NOMOR 15.A TAHUN 2012

BUPATI PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH

PROVINSI BANTEN TABEL PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH TERHADAP CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN PEMERINTAHAN

Tabel 5.1 Visi, Misi, Tujuan, Sasaran, Indikator Sasaran dan Target Sasaran Visi : "Bali Mandara Jilid 2", Bali yang Maju, Aman, Damai dan Sejahtera

BUPATI GUNUNGKIDUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

PAPUA BANGKIT, MANDIRI & SEJAHTERA

PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN LOMBOK BARAT

EFISIENSI PENGGUNAAN SUMBER DAYA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN VISI : Menuju Sidoarjo Sejahtera, Mandiri, dan Berkeadilan

Rencana Kerja P emerintah Daerah Kabupaten Barru Tahun 2015 DAFTAR ISI

PENETAPAN KINERJA PEMERINTAH ACEH TAHUN Jumlah Qanun Aceh 1.4 Jumlah Peraturan Gubernur. Pemerintah Aceh *

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016

INDIKATOR KINERJA UTAMA (IKU) PEMERINTAH PROVINSI LAMPUNG TAHUN

BAB II GAMBARAN UMUM DAERAH DAN ISU STRATEGIS... II-1

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN HULU SUNGAI SELATAN TAHUN 2016

Tabel 9.1. Tabel Penetapan Indikator Kinerja Daerah Terhadap Capaian Kinerja Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Kabupaten Landak

RANCANGAN RENCANA PELAKSANAAN RPJMD TAHUN KE-4

3. TINGKAT CAPAIAN KINERJA PENYELENGGARAAN URUSAN WAJIB DAN URUSAN PILIHAN (IKK II.3)

PENETAPAN KINERJA TAHUN 2014 PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

BAB IX PENETAPAN INDIKATOR KINERJA DAERAH

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 KABUPATEN BONE BOLANGO NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA TARGET

Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Pemalang Tahun 2013 IKHTISAR EKSEKUTIF

BAB VII P E N U T U P

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

LAMPIRAN Capaian Kinerja Sasaran Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Selatan Tahun 2015

2017, No , Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4616); 2. Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2010 tentang Grand Design Reformas

Daftar Tabel Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD ) Kab. Jeneponto Tahun 2016

14. Menurunnya angka kesakitan penduduk 83,26% 15. Meningkatnya kualitas pelayanan kesehatan 78,14% bagipenduduk miskin melalui Jamkesmas dan

PERJANJIAN KINERJA PEMERINTAH KABUPATEN SIDOARJO TAHUN 2015 (PERUBAHAN) No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target 2015

DAFTAR ISI. Halaman. X-ii. RPJMD Kabupaten Ciamis Tahun

Transkripsi:

GUBERNUR KALIMANTAN BARAT KEPUTUSAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT NOMOR : 678/ OR / 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT NOMOR 396/OR/2014 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT GUBERNUR KALIMANTAN BARAT, Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan dan pembangunan di daerah agar lebih berdaya guna dan berhasil guna, maka fokus kinerja setiap instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam melaksanakan program dan kegiatan harus sesuai dengan perencanaan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam RPJMD Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat 2013-2018; b. bahwa untuk meningkatkan kinerja sebagaimana dimaksud dalam huruf a, maka Indikator Kinerja Utama (IKU) Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 396/OR/2014 belum sesuai dengan RPJMD Pemprov Kalbar 2013-2018 sehingga perlu merubah lampiran Keputusan tersebut ; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, dan b, maka Perubahan Lampiran Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 396/OR/2014 tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, perlu ditetapkan dengan suatu Keputusan ; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Otonom Provinsi Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1106); 2. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Indonesia Nomor 5234);

3. Undang - Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); 4. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817); 5. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; 6. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di lingkungan Instansi Pemerintah; 7. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: PER/20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama; 8. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas LAKIP; 9. Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2008-2028 (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2008 Nomor 7, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 6); 10. Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat sebagaimana telah diubah beberapa kali dan terakhir dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2014 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Susunan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2014 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Nomor 7); 11. Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2013 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013-2018 (Lembaran Daerah Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2013 Nomor 5);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : KESATU : Merubah Keputusan Gubernur Kalimantan Barat Nomor 396/OR/2014 tentang Penetapan Indikator Kinerja Utama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang perinciannya sebagaimana tercantum pada lampiran Keputusan ini. KEDUA KETIGA KEEMPAT KELIMA : Indikator Kinerja Utama sebagaimana dimaksud pada Diktum KESATU merupakan acuan/ukuran kinerja yang akan dipergunakan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menyusun dan menetapkan RPJMD, Rencana Strategis, rencana kinerja tahunan, serta penetapan anggaran dan penetapan kinerja, sampai kepada penyusunan laporan akuntabilitas kinerjanya dalam melakukan evaluasi pencapaian kinerja juga harus sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2013 2018 yang sudah ditetapkan. : Penyusunan laporan akuntabilitas kinerja dan evaluasi terhadap pencapaian kinerja sebagaimana dimaksud pada Diktum KEDUA dilakukan oleh setiap pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah dan disampaikan kepada Gubernur. : Dalam rangka lebih meningkatkan efektifitas pelaksanaan Keputusan Gubernur ini, Inspektorat Provinsi, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Barat secara bersama-sama bertugas melakukan : a. Reviu atas capaian kinerja setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah dalam rangka untuk meyakinkan tingkat keandalan informasi yang disajikan SKPD dalam laporan akuntabilitas kinerja yang dibuatnya; b. Mengevaluasi laporan yang disampaikan setiap SKPD dan melaporkan hasilnya kepada Gubernur. : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan. Ditetapkan di Pontianak pada tanggal 4 Agustus 2015 GUBERNUR KALIMANTAN BARAT, C O R N E L I S

LAMPIRAN KEPUTUSAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT NOMOR : 678/OR/2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS KEPUTUSAN GUBERNUR KALIMANTAN BARAT NOMOR 396/OR/2014 TENTANG PENETAPAN INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH PROVINSI KALIMANTAN BARAT NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA 1. Terselenggaranya manajemen pendidikan yang efektif dan efisien SKPD PENANGGUNG JAWAB 1. Angka Partisipasi Sekolah (APS) - Dinas a. SD/MI Pendidikan dan b. SMP/MTs Kebudayaan 2. Rasio guru terhadap murid SD 3. Rasio guru terhadap murid SMP 4. Penduduk yang berusia > 15 tahun melek huruf (tidak buta aksara) 5. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) BAPPEDA 2. Meningkatnya rata-rata lama sekolah (RLS), APK dan APM melalui penyelenggaraan pendidikan 1. Angka Partisipasi Kasar (APK) - Dinas a. SD/MI/Paket A Pendidikan dan b. SMP/MTs/Paket B Kebudayaan c. SMA/SMK/MA/Paket C 2. Angka Partisipasi Murni (APM) a. SD/MI/Paket A b. SMP/MTs/Paket B c. SMA/SMK/MA/Paket C 3. Angka Melek Huruf 4. Angka rata-rata lama sekolah 3. Meningkatnya produksi pertanian tanaman pangan (Sub Sektor pertanian TPH) Jumlah Produksi Pertanian a) Tanaman Pangan b) Tanaman Hortikultura Dinas Pertanian TPH 4. Meningkatnya produksi dan produktifitas perkebunan besar (Sub sektor perkebunan) Jumlah Produksi Perkebunan Dinas Perkebunan 5. Meningkatnya populasi, produksi, produktivitas ternak serta meningkatnya konsumsi produk peternakan (Sub sektor peternakan) 6. Meningkatnya produksi hasil perikanan secara lestari dan berkelanjutan yang berdampak pada meningkatnya konsumsi ikan dan pendapatan masyarakat (Sektor perikanan) Jumlah Populasi Ternak (sapi/kerbau) Jumlah Produksi Perikanan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Kelautan dan Perikanan

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA SKPD PENANGGUNG JAWAB 7. Menurunnya laju kerusakan lingkungan (Sektor kehutanan) Luas Hutan yang direhabilitasi Dinas Kehutanan 8. Meningkatnya pemanfaatan Sumber Daya Mineral bagi peningkatan ekonomi masyarakat (Sektor pertambangan) Angka pertumbuhan sektor pertambangan Dinas Pertamben 9. Meningkatnya kualitas kelembagaan Koperasi dan UMKM termasuk CU yang mandiri dan berdaya saing 1. Jumlah koperasi aktif Dinas Koperasi 2. Jumlah Usaha Mikro UMKM 3. Jumlah Usaha Kecil 4. Jumlah Usaha Menengah 10. Meningkatkan ketahanan neraca perdagangan yang didukung efisiensi perdagangan dalam negeri (Sektor perdagangan) 1. Nilai ekspor Dinas Perindag 2. Pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita 3. Produktifitas total daerah 4. Nilai tukar petani 5. Jumlah Industri Pengolahan 11. Tersedianya tenaga kerja terampil sesuai pasar kerja 1. Rasio yang bekerja dengan angkatan kerja 2. Tingkat pengangguran 3. Jumlah transmigran program pemerintah (KK) Dinas Nakertrans 12. Diberdayakannya masyarakat miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial 1. Tingkat kemiskinan Dinas Sosial 13. Tersedianya jaringan infrastruktur jalan dan jembatan yang terintegrasi antar moda untuk mendukung pergerakan orang, barang dan jasa 1. Rasio panjang jalan per jumlah kendaraan 2. Jalan provinsi dalam kondisi mantap (baik + sedang) Dinas Hubkominfo Dinas PU 14. Tersedianya sarana dan prasarana perumahan dan kawasan pemukiman guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat 1. Rumah tangga pengguna air bersih Dinas PU 2. Rumah tangga yang bersanitasi 3. Lingkungan perumahan sehat 4. Rumah yang layak huni 5. Persentase Rumah tangga yang menggunakan listrik (RUPTL PLN 2012-2021) 6. Rasio ketersediaan daya listrik (RUPTL PLN 2012-2021) 7. Luas wilayah produktif/ruang Terbuka Hijau (RTH) Dinas Pertamben Sda DINAS PU

NO SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA SKPD PENANGGUNG JAWAB 15. Meningkatnya investasi melalui pengembangan promosi potensi inventasi baik sektor primer, sekunder dan tersier 1. Realisasi PMDN BPMPTSP a. Jumlah Proyek b. Nilai Investasi (Rp. Trilyun) - Swasta Kontribusi - Pemerintah Kontribusi c. Serapan tenaga kerja 2. Realisasi PMA a. Jumlah Proyek b. Nilai Investasi (US $ Milyar) c. Serapan tenaga kerja 3. Pertumbuhan ekonomi BAPPEDA 16. Meningkatnya Derajat Kesehatan Masyarakat 1. Angka usia harapan hidup Dinas Kesehatan 2. Angka kematian ibu melahirkan 3. Angka kematian bayi 4. Prevalensi balita gizi buruk 5. Rasio puskesmas per satuan 6. Rasio rumah sakit per satuan a. Jumlah Rumah Sakit b. Jumlah tempat tidur rumah sakit c. Rasio tempat tidur per satuan 7. Rasio dokter per satuan a. Rasio dokter umum per satuan b. Rasio dokter gigi per satuan c. Rasio dokter spesialis per satuan 8. Rasio tenaga medis per satuan a. Rasio perawat per satuan b. Rasio bidan per satuan 9. Cakupan puskesmas per kecamatan GUBERNUR KALIMANTAN BARAT, C O R N E L I S