kode kegiatan : M.2 IMPLEMENTASI MODEL PENDIDIKAN ANAK DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN DALAM PEMENUHAN HAK ATAS PENDIDIKAN HAKKI FAJRIANDO, S.SOS., M.SI. [ Badan Litbang HAM Kementerian Hukum dan HAM ] 2012
LATAR BELAKANG Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 Setiap warga negara berhak untuk mendapatkan pendidikan, termasuk anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan (Anak Didik Pemasyarakatan) Namun pada kenyataan banyak anak didik pemasyarakatan (andikpas) tidak mendapatkan hak merekaatas pendidikan. Penelitian 2011 tentang Pemenuhan hak andikpas atas pendidikan (3 Provinsi : Banten, Jateng, Kaltim) : penelitian mengungkap kondisi pemenuhan hak pendidikan andikpas serta menghasilkan model kerjasama dalam rangka pemenuhan hak andikpas atas pendidikan. Penelitian 2012 : Implementasi model 2011 di Lapas Anak Gianyar Provinsi Bali (Karakteristik berbeda, ada kebutuhan khusus sebagai daerah pariwisata). Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa 2012 1
PERMASALAHAN Pertanyaan Penelitian yang menjadi pijakan perlunya kegiatan litbangyasa 1. Apa saja kelebihan dan kekurangan dari model pendidikan untuk semua dalam penerapannya pada lembaga pemasyarakatan anak dengan karakteristik khusus seperti di Provinsi Bali? 2. Hal-hal apa saja yang perlu diperbaiki agar model pendidikan untuk semua dapat diterapkan dalam lembaga pemasyarakatan anak dengan karakteristik khusus seperti di Provinsi Bali? Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa 2012 2
METODOLOGI Ruang Lingkup Kegiatan : Substansi : Hak atas Pendidikan bagi Andikpas Lokasi : Lembaga Pemasyarakatan Anak Kelas IIB Gianyar Bali Fokus Kegiatan : Implementasi Model Kerjasama berdasarkan prinsip pendidikan untuk semua dalam rangka pemenuhan Hak atas Pendidikan Anak di Lapas Anak Gianyar sesuai dengan khusus Lapas, Kabupaten Gianyar, dan Provinsi Bali. Desain Penelitian Kualitatif (FGD, Wawancara Mendalam, Studi Pustaka) Tahapan Metode Pelaksanaan Kegiatan Need Assesment : Wawancara Mendalam Implementasi Model (Sosialisasi) : FGD Koordinasi : Diseminasi Perkembangan dan Hasil Kegiatan Need Assesment : 12-15 Juni 2012 Implementasi Model (Sosialisasi) : 11 September 2012 Koordinasi : 17 September 2012 Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa 2012 3
SINERGI KOORDINASI Tahapan Instansi Bentuk Output Perumusan Desain Penelitian, Instrumen Penelitian, dan Perumusan model Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Need Assesment 1. Kanwil Kemenkumham Bali 2. Lapas Anak Gianyar Masukan terhadap Perbaikan Desain dan Instrumen serta model yang disusun 1. Koordinasi & Masukan 2. Masukan, data sekunder & Persiapan Sosialisasi Perbaikan Desain dan Instrumen serta model yang disusun Perbaikan Model dan Persiapan Sosialisasi Sosialiasi Lapas Anak Gianyar, Bapas Gianyar, Disdikpora, Bappeda, Disnakerrans Dis KopUKM, Dinsos,BP3A Prov, LSM 1. Sosialisasi Model 2. Masukan terhadap Model 3. Upaya menjalin Kerjasama dalam mendukung PKBM di Lapas Anak Gianyar 1. Kesamaan persepsi tentang ketentuan penyelenggaraan PKBM 2. Kesepakatan untuk mendukung pendirian PKBM di Lapas Anak Gianyar. Diseminasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan 1. Sosialisasi Hasil Penelitian 2. Mendorong diseminasi model kerjasama ke berbagai Lapas Anak Lain di Indonesia 1. Masukan terhadap hasil penelitian 2. Penjajakan upaya diseminasi model ke Lapas Anak di seluruh Indonesia Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Produktivitas Litbang 2012 4
PEMANFAATAN HASIL KEGIATAN Kerangka dan strategi pemanfaatan hasil kegiatan Menerbitkan hasil penelitian dalam bentuk buku dan artikel ilmiah dalam jurnal ilmiah. Menyampaikan hasil implementasi model pada stakeholder terkait untuk dapat digunakan sebagai bahan rekomendasi dalam penyusunan model pendidikan di Lembaga Pemasyarakatan Anak Menggunakan hasil penelitian sebagai bahan dalam penyusunan standar pendidikan di Lapas Anak. Wujud - bentuk pemanfaatan hasil kegiatan Buku KTI Rekomendasi Data (jumlah dan demografi) pihak yang memanfaatkan hasil kegiatan 1278 andikpas di Lapas Anak, 1503 Andikpas di Lapas Dewasa Signifikansi pemanfaatan yang dirasakan pihak penerima manfaat hasil kegiatan Lapas Anak Gianyar : Kesepahaman, koordinasi, dan komitmen membantu PKBM di dalam Lapas Stakeholder terkait : Koordinasi dan penyeragaman pelaksanaan program kerja sesuai dengan kebutuhan pendidikan andikpas. Ditjen Pemasyarakatan : Masukan terhadap kebijakan dan program kerja dalam pemenuhan hak pendidikan bagi andikpas Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa 2012 5
POTENSI PENGEMBANGAN KE DEPAN Rancangan Pengembangan ke depan Pemantauan Replikasi Strategi Pengembangan ke depan Koordinasi dengan Ditjen Pas dan Stakeholder terkait Diseminasi Tahapan Pengembangan ke depan Lapas Anak Gianyar Persiapan pembentukan program pendidikan bagi Andikpas di Lapas Anak Gianyar Pelaksanaan program pendidikan bagi Andikpas di Lapas Anak Gianyar Evaluasi program pendidikan bagi Andikpas di Lapas Anak Gianyar Diseminasi Pengumpulan data awal Sosialisasi Koordinasi Rekomendasi kebijakan Penyusunan Policy Paper & rekomendasi Koordinasi Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Kemampuan Peneliti dan Perekayasa 2012 6
FOTO KEGIATAN Koordinasi dengan Kalapas Anak Pria Tangerang dalam rangka penyempurnaan Desain & Instrumen Penelitian serta model Suasana Sosialisasi Model Need Assement : Wawancara dengan Kalapas Wawancara dengan Andikpas Peserta Sosialisasi Memberikan Masukan Penyampaian hasil penelitian kepada Sesditjenpas dalam rangka koordinasi dan rencana tindak lanjut Tim Pelaksana Insentif Peningkatan Produktivitas Litbang 2012 7
Tim Peneliti : Hakki Fajriando, S.Sos., M.Si Fitriyani, SH, M.Si. Oki Wahju Budijanto, SE, MM Norma Doryana SH, M.Si. TERIMA KASIH