TECHNICAL ITEM FLAWS (KESALAHAN STRUKTUR SOAL)

dokumen-dokumen yang mirip
Petunjuk Pembuatan Soal MCQ tipe A Uji Kompetensi Dokter Indonesia. 1. Jenis Soal

Item Development and Review

Item Review Workshop Kebidan I HPEQ JAKARTA, 2011

Item Development and Review Workshop

Item Development and Review

Prinsip-prinsip Dasar Item Review

OLEH : LISA TRINA ARLYM. SST., M.Keb

PEDOMAN PENGEMBANGAN SOAL UJI COMPUTER BASED TEST (CBT)

Item Development and Review Workshop

Gangguan Mental Organik (GMO) Oleh : Syamsir Bs, Psikiater Departemen Psikiatri FK-USU

Diklat ID MTKI Htl. Santika Depok

UKDW BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Proposal

Penyebab, gejala dan cara mencegah polio Friday, 04 March :26. Pengertian Polio

PENGUKURAN FREKUENSI PENYAKIT

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Penilaian Berbasis Kompetensi dalam Pendidikan Dokter. Penulisan Soal MCQ untuk Uji Kompetensi

AUTISME MASA KANAK-KANAK Autis berasal dari kata auto, yg berarti sendiri. Istilah autisme diperkenalkan oleh Leo Kanner, 1943 Pandangan lama: autisme

Kanker Rahim - Gejala, Tahap, Pengobatan, dan Resiko

Pelayanan kesehatan komoditas jasa yg unik; Mutu pelayanan kesehatan terkait dengan faktor 2 subyektivitas memiliki beberapa perspektif

Tahap Telaah soal (Review)

Dalam penanganan pasien perlu memperhatikan dua aspek: raga dan jiwa atau jasmani dan rohani

Tidur = keadaan bawah sadar dimana orang tsb dapat dibangunkan dengan pemberian rangsang sensorik atau dengan rangsang lainnya

1. Relatif cepat dan murah untuk mendeteksi adanya kejadian luar biasa.

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) Kuliah 8 Adriatik Ivanti, M.Psi, Psi

Pencegahan Tersier dan Sekunder (Target Terapi DM)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

SPO ASUHAN GIZI TERSTANDAR AKREDITASI VERSI HERNI ASTUTI INSTALASI GIZI RSUP DR SARDJITO Workshop Gizi, Yogyakarta April 2013

BAB 1 PENDAHULUAN. Hipoglikemia adalah suatu keadaan dimana kadar glukosa dalam darah

BAB 3 KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL

PERSAMAAN PERSEPSI TUTORIAL SISTEM UROGENITALIA 13 APRIL Program Studi Pendidikan Dokter FKK UMJ

BAB 1 PENDAHULUAN. para ibu ingin melaksanakan fungsi ini dengan cara yang mereka

BAB I PENDAHULUAN. angka morbiditas, namun angka mortalitas leukemia juga dilaporkan di Amerika. Sampai

Penulisan Soal Pilihan Ganda (Multiple Choice Questions) Teknik dan Trik Yulherina

ASPEK HUKUM EUTHANASIA. By L. Ratna Kartika Wulan

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan dasar Disamping itu, pengontrolan hipertensi belum adekuat

Perkenalan. Kuliah Kecerdasan Buatan Semester genap 2006/2007. Feb 28, KB-Slide-01

BAB III METODE PENELITIAN. Ruang lingkup keilmuan dari penelitian ini adalah Ilmu Kesehatan Telinga

Selama berabad-abad orang mengetahui bahwa penyakit-penyakit tertentu tidak pernah menyerang orang yang sama dua kali. Orang yang sembuh dari

THE AIM OF ANAESTHESIA IS SAFETY THE SAFETY IS AN ACCIDENT PREVENTION, AN ACCIDENT PREVENTION BEGINS WITH A METICULOUS (GOOD) PREOPERATIVE EVALUATION

MANFAAT REHABILITASI KETERGANTUNGAN NARKOBA (MANTAN) PECANDU TERHADAP KONDISI PSIKIS

KUESIONER GANGGUAN TIROID (Diisi oleh dokter yang merawat)

REINFORECEMENT BLOK 11 Pemicu 2. DR.Harum Sasanti, drg, SpPM KaDep. Ilmu Penyakit Mulut FKGUI

Kuliah 4 Psikologi Perkembangan I Adriatik Ivanti, M.Psi MASA BAYI BARU LAHIR

Penyimpulan data numerik & kategorik. Elsa Roselina Dewi Gayatri

Source-Oriented Record (SOR)

Kanker Serviks. Cervical Cancer / Indonesian Copyright 2017 Hospital Authority. All rights reserved

PEMBUATAN DAN MENELAAH SOAL MCQ (ITEM DEVELOPMENT AND REVIEW)

PELAYANAN PASIEN RISIKO TINGGI DAN PENYEDIAAN PELAYANAN RISIKO TINGGI. ( dr. Syukri, SpJP, Ns.Martalena,Skep, Ns.Syahlinda,Skep )

BAB 1 PENDAHULUAN. empedu atau di dalam duktus koledokus, atau pada kedua-duanya (Wibowo et al.,

SURAT PENOLAKAN TINDAKAN KEDOKTERAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BAB 1 PENDAHULUAN. prevalensi penyakit infeksi (penyakit menular), sedangkan penyakit non infeksi

BAB I PENDAHULUAN. kandungan. Kelainan penyerta yang timbul pada bayi baru lahir akan menghambat

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan sistem simbol (Wilkinson, 2012) keseluruhan terhenti. Hal ini disebabkan oleh aterosklerosis yaitu

PENATALAKSANAAN ASMA EKSASERBASI AKUT

BAB I PENDAHULUAN. mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sesuai dengan kebutuhannya.

Pelayanan Kesehatan Anak di Rumah Sakit. Bab 3 Permasalahan neonatal dan bayi muda infeksi

BAB I PENDAHULUAN. dipantau selama 3,5 tahun mempunyai kompliksai yang paling sering adalah

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA. Kedaruratan psikiatri adalah sub bagian dari psikiatri yang. mengalami gangguan alam pikiran, perasaan, atau perilaku yang

KEBUTUHAN & KECUKUPAN GIZI. Rizqie Auliana, M.Kes

Hubungan Remaja dengan Orangtua,Saudara kandung & Teman Sebaya

BAB V PEMBAHASAN. balita yang menderita ISPA adalah kelompok umur bulan yaitu

BAB I PENDAHULUAN. berbagai masalah lingkungan yang bersifat alamiah maupun buatan manusia.

PROBABILITAS. Elsa Roselina

MENGAPA ISTRI MASIH BELUM HAMIL??

PERSETUJUAN TINDAKAN MEDIK [ INFORMED CONSENT ]

Pelayanan Kesehatan bagi Anak. Bab 7 Gizi Buruk

BAB I PENDAHULUAN. akan mengalami penurunan toleransi terhadap aktivitas fisik, penurunan kualitas

BAB 1 PENDAHULUAN. lebih dini pada usia bayi, atau bahkan saat masa neonatus, sedangkan

BAB I PENDAHULUAN. Miopia adalah suatu kelainan refraksi dimana sinar-sinar sejajar yang

BAB I PENDAHULUAN. Schizophrenia adalah penyakit otak yang timbul akibat. normal. Sering kali diikuti dengan delusi (keyakinan yang salah) dan

BAB 1 PENDAHULUAN. Penyakit jantung dan pembuluh darah (PJPD) merupakan penyebab utama

Bagi pria, kewaspadaan juga harus diterapkan karena kanker payudara bisa menyerang

APPENDIX 1. I Silanglah jawaban di bawah ini yang paling sesuai dengan pendapat anda!

1. Nama Penyakit/ Diagnosis : Sindrom Down

Sinonim : - gangguan mood - gangguan afektif Definisi : suatu kelompok ggn jiwa dengan gambaran utama tdptnya ggn mood yg disertai dengan sindroma man

BAB I PENDAHULUAN. pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal serta melindungi anak dari

Masalah Gizi di Indonesia dan Posisinya secara Global

STROKE Penuntun untuk memahami Stroke

Preeklampsia dan Eklampsia

KONSEP DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. Selama pertumbuhan dan perkembangan kehamilan bisa saja terjadi sebuah

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Rekam medis merupakan berkas yang berisikan informasi tentang

Pedoman Pelaksanaan Persetujuan Tindakan Kedokteran (Informed Consent)

(ITEM REVIEW) Item Review sebagai Bagian dari Manajemen Soal TELAAH BUTIR SOAL. Pengelolaan soal 9/24/2016

Item Review sebagai Bagian dari Manajemen Soal

ALGORITMA PENATALAKSANAAN CEDERA KEPALA RINGAN

BAB I PENDAHULUAN. zat atau substasi normal di urin menjadi sangat tinggi konsentrasinya. 1 Penyakit

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN

PANDUAN SECOND OPINION

Materi Konsep Kebidanan

DIABETES MELLITUS I. DEFINISI DIABETES MELLITUS Diabetes mellitus merupakan gangguan metabolisme yang secara genetis dan klinis termasuk heterogen

RISIKO PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA PADA IBU HAMIL BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI JAWA TENGAH

Metode Pemecahan Masalah Farmasi Klinik Pendekatan berorientasi problem

dalam terapi obat (Indrasanto, 2006). Sasaran terapi pada pneumonia adalah bakteri, dimana bakteri merupakan penyebab infeksi.

Hipotesis Statistik. 3. Terima H 1 (tolak H 0 ) dan populasi sebenarnya. memang H 0 benar = P(terima H 0 / pop H 0 )= 1-α

Transkripsi:

TECHNICAL ITEM FLAWS (KESALAHAN STRUKTUR SOAL) WORKSHOP NASIONAL ITEM DEVELOPMENT & REVIEW KEBIDANAN HPEQ KOMPONEN 2 JW MARIOT MEDAN

TEST WISENESS Keadaan dmnpeserta ujian dapat menjawab suatu soal bukan karena penguasaannya thdp isi materi yg ditanyakan pd soal tsbt, tapi krnkepintarannya dlm menebak jawaban yg benar. IRRELEVANT DIFFICULTY Berkaitan dgn kesulitan yg dihadapi peserta ujian menjawab suatu soal, bukan krnsulitnya materi yg diujikan, namun lebih ke arah kesulitanyg ditimbulkan oleh struktur soal tsbt. 7/22/2010 2

Grammatical Cues Logical Cues Istilah yang absolut Jawaban benar yang panjang Pengulangan kata dari badan soal ke jawaban Konvergensi soal 7/22/2010 3

Satu atau lebih dari opsi jawaban tidak cocok dgn kalimat pertanyaan yg disusun dlm suatu soal Hal ini tjdkrnpenulis hanya memfokuskan diri dlm pembuatan atau pemilihan jawaban yang benar. Sementara itu jawaban yg salah/distraktor tidak diperhatikan dlm pembuatannya. 7/22/2010 4

Seorang pria, berusia 60 thn, dibawa ke bagian gawat darurat oleh seorang polisi, yg menemukannya dlm keadaan tergeletak tak sadarkan diri di sisi jalan. Setelah memastikan bahwa saluran pernafasan tidak tersumbat, langkah pertama dlm manajemen adalah administrasi intravena: A. pemeriksaan cairan serebrospinal B. glukosa dengan vitamin B1 (thiamine) C. CT scan kepala D. fenitoin 7/22/2010 E. diazepam 5

Pada contoh pertanyaan tsb mahasiswa dapat dgnmudah menyingkirkan A & C sebagai jawaban yang benar krnsecara logika tidak mungkin benar berdasarkan kalimat pertanyaan yg diajukan(dlm hal ini menanyakan terapi), sementara A & C jelas tidak termasuk suatu terapi. 7/22/2010 6

Sebagian opsi jawaban telah memperlihatkan kemungkinan jawaban yg benar Kejahatan adalah : A. terjadi secara merata pd berbagai kelas sosial B. lebih sering muncul pd golongan orang miskin C. lebih sering muncul pd kelompok masyarakat menengah sampai kaya. D. pada dasarnya merupakan suatu indikasi psychosexual maladjustment E. mencapai keadaan toleransi yang plateau terhadap negara 7/22/2010 7

Pdsoal di atas mahasiswa yg cukup cerdas dpt melihat bahwa kemungkinan besar dari jawaban A, B, atau C terdapat jawaban yg benar Sementara mahasiswa yg tidak terlalu cerdas menghabiskan lebih banyak waktunya untuk mempertimbangkan opsi D & E. Seringkali, jawaban2 ini pun sbgn mengandung kebenaran& membingungkan krn tidak terlihat dlm dimensiyg sama atau tidak bisa diurutkan kedudukannya. Kesalahan ini sering tjdapabila menggunakan opsi yg mengandung kata2: bertambah, berkurang, atau 7/22/2010 8 tetap

Kata selalu atau tidak pernah digunakan dlm opsi jawaban Pada pasien dgn demensia lanjut,tipe Alzheimer, defek memori yg terjadi: A. Dapat diberikan terapi secara adekuat dgn fosfatidilkolin (lesitin) B. Dapat merupakan sekuel dari parkinsonism dini C. Tidak pernah terjadi pada pasien dgn neurofibrillary tangles pd otopsi D. Tidak pernah menjadi berat E. Mungkin melibatkan sistem kolinergik 9

Pd soal di atas, opsi A, B, & E mengandung makna yg tidak mutlak sebagaimana opsi C & D. Mahasiswa yg cerdas akan menyingkirkan jawaban C & D krn kedua opsi itu terlihat lebih tidak mungkin sebagai jawaban yg benar krn sifatnya yg cenderung mutlak tersebut. Kesalahan semacam ini tidak akan tjd jika kalimat pertanyaan terfokus dan opsi jawabannya pendek hal ini muncul saat kata kerja dimasukan kedlm opsi jawaban dan bukan di dlm pertanyaan lead-in 10

Secondary gain adalah: A. synonym dgn malingering B. Problem yg biasa timbul pd orang dgn gangguan obsessive-compulsive C. Komplikasi dari berbagai penyakit & cenderung untuk memperlama waktu penyakit D. Tidak pernah timbul pd gangguan otak organic 11

Pada soal tsb pilihan jawaban C lebih panjang dari yg lain Selain itu tdpt 2 hal pd pilihan tsbt Penulis soal kadang terlalu memberi perhatian lebih pada jawaban yg benar shg tidak memikirkan distraktor atau pilihan yg salah. Sehingga maka muncul banyak pernyataan pd jawaban yg benar secara berlebihan, sementara pd pilihan yg salah/distraktor lebih pendek pernyataannya. 12

Seorang pria usia 58 thn dgn riwayat penggunaan alkohol yg berat & sebelumnya pernah dirawat krn gangguan psychiatric mengalami kebingungan & agitasi. Dia mengatakan bahwa dunia ini tidak nyata (unreal). Keadaan ini disebut: A. Depersonalisasi D. focal memory deficit B. Derailment E. tanda anxietas C. Derealisasi 13

Pada soal di atas, digunakan kata unreal, sementara itu muncul kata derealisasi pada pilihan jawaban C sebagai jawaban yg benar. Kadang hal ini tjd & peserta ujian dpt mencoba menebak jawaban yg mempunyai kaitan kata dgn badan soalnya, sehingga hal ini harus dihindari. 14

Jawaban yg benar mengandung komponen2 yg paling sering muncul pd pilihan2 yg lain (distraktor) Hal ini tidak terlalu kentara terlihat, tapi dpt tjd ketika penulis soal mencoba membuat jawaban yg benar, kemudian membuat jawaban yg salah dgn membuat kombinasi dari jawaban yg benar dgn suatu elemen yg salah. 15

Anestesi lokal akan bekerja paling efektif pd kondisi: A. Dalam bentuk anionic, bekerja dari dlm membrane syaraf B. Dalam bentuk Kationic, bekerja dari dlm membrane syaraf C. Dalam bentuk Kationic, bekerja dari luar membrane syaraf D. Dalam bentuk tidak bermuatan, bekerja dari dlm membrane syaraf E. Dalam bentuk tidak bermuatan, bekerja dariluar membrane syaraf 16

Dari soal di atas peserta dapat mengeliminasi bentuk anionic sebagai jawaban yg benar, demikian pula dgn dari luar membrane syaraf yang lebih jarang munculdibandingkan dgn dari dalam membrane syaraf. Sehingga hanya pilihan B dan D yg mungkin benar, & krn tiga pilihan mengandung tidak bermuatan maka peserta akan menebak jawabanya adalah B 17

Pilihan jawaban yg panjang, kompleks, atau duplikasi Pilihan yg berupa angka tidak diurut sesuai dgn besarnya Pilihan yg mengandung unsur frekuensi suatu kejadian bersifat multi interpretasi Pilihan jawaban tidak parallel & urutan tidak logis Penggunaan BSSD (bukan salah satu diatas)pd pilihan jawaban Badan soal terlalu panjang, sulit&kompleks 18

Komite Peer review di HMO bisa menolak keputusan dokter dlm penanganan kesehatan anggotanya. Berkaitan dgn hal ini dokter sblmnya harus telah menerima proses klarifikasi. Proses klarifikasi tsbttermasuk apa saja? A. Peringatan, sebuah forum tertutup, pengadilan, kesempatan untuk didengar &ditunjukkan bukti yg memberatkan. B. Peringatan yg tepat, pengadilan pengambilan keputusan, kesempatan untuk bertemu di pengadilan dgn saksi yg memberatkan &kesempatan untuk menunjukkan bukti yg meringankannya. C. Peringatan yg tepat waktu&dipercaya, pengadilan tertutup untuk pengambilan keputusan, kesempatan untuk mendengarkan bukti yg memberatkan &bertatap muka dgn saksi yg memberatkan &kesempatan untuk menunjukkan bukti yg meringankan. 19

Apabila terjadi infeksi pd rongga pelvis yg berulang (kedua kalinya), berapa kemungkinan seorang wanita mengalami keadaan infertile? A. kurang dari 20% B. 20-30% C. Lebih dari 50% D. 90% E. 75% 20

Penderita obesitas berat dewasa muda: A. Biasanya berespon secara dramatis thdp regimen diet B. Sering berkaitan dgn kelainan hormon C. Memiliki kemungkinan 75 % untuk kembali normal secara spontan D. Mempunyai prognosis yg buruk E. Biasanya berespon thdp terapi obat &psikoterapi intensif 21

Pada soal di atas dapat terlihat pilihan jawaban mengandung unsur frekuensi yg mengundang perdebatan, seperti biasanya, sering, dll. Hal ini sebaiknya dihindari karena jawabannya bisa bersifat subjektif 22

Pdpenelitian thdp suatu vaksin, 200 anak laki2yg berusia 2 thn diberikan vaksin thdp suatu penyakit tertentu laludiikuti selama 5 thn untuk melihat apakah penyakit tsbtmuncul atau tidak. Dari kelompok ini, 85 % tidak pernah bersinggungan dgn penyakit ini. Manakah dari pernyataan di bawah ini yg benar untuk hasil penelitian tsbt? A. Tidak ada kesimpulan yg dapat diambil karena follow up dilakukan terhadap anak2 yg tidak divaksinasi. B. Jumlah kasus yg diteliti (30 kasus selama 5 tahun) terlalu sedikit untuk menghasilkan kesimpulan yg secara statistik bermakna C. Tidak ada kesimpulan yg dapat diambil krn percobaan hanya melibatkan anak laki laki. D. Vaccine efficacy (%) dihitung dgn 85-15/100 23

Kota apa yang terdekat dengan kota New York? A. Boston B. Chicago C. Dallas D. Los Angeles E. bukan salah satu di atas 24

Di bawah ini merupakan orang tua yg memiliki anak dgn Sindroma Down dgn urutan risiko muncul dari yg tertinggi sampai terendah. Diasumsikan umur wanita pd waktu hamil pdsemua kasus adalah 22 tahun &kehamilan tjddgn jarak lima tahun. Karyotype anak perempuan adalah: I: 46, XX, -14, +T (14q21q) pat II: 46, XX, -14, +T (14q21q) de novo III: 46, XX, -14, +T (14q21q) mat IV: 46, XX, -21, +T (14q21q) pat V: 47, XX, -21, +T (21q21q) (orang tua tidak karyotyped) A. III, IV, I, V, II B. IV, III, V, I, II C. III, I, IV, V, II D. IV, III, I, V, II E. III, IV, I, II, V 25

Membuat soal yang baik tidak bisa mendadak Soal yang baik diperoleh melalui proses review 26

Referensi: Susan M. Case & David B. Swanson. Constructing Written Test Questions for the Basic and Clinical Sciences, Third ed. Philadelphia: National Board of Medical Examiners (NBME), 2001 27