DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI...

dokumen-dokumen yang mirip
Mekanisme Pelaksanaan Musrenbangnas 2017

OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA PENGUMUMAN SELEKSI/PENDAFTARAN KEPALA PERWAKILAN DAN CALON ASISTEN OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA

DAFTAR ALAMAT MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI TAHUN 2008/2009

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

PETUNJUK PELAKSANAAN KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD) 2017

2016, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembar

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG

2017, No dalam rangka Penyelenggaraan Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2018; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

PETUNJUK PELAKSANAAN KEGIATAN JAMBORE PENGGALANG SD-MI KWARTIR CABANG KLATEN TAHUN 2013

MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA

P R O P O S A L PENYELENGGARAAN BRIEFING COACH PEKAN OLAHRAGA NASIONAL XIX/2016

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

PANDUAN PENGGUNAAN Aplikasi SIM Persampahan

Jakarta, 15 Februari 2016

WORKSHOP (MOBILITAS PESERTA DIDIK)

INDONESIA Percentage below / above median

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 3 TAHUN 2015 TENTANG

Populasi Ternak Menurut Provinsi dan Jenis Ternak (Ribu Ekor),

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA ARSIP NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 220/MENKES/SK/VI/2013 TENTANG TIM BINAAN WILAYAH BIDANG KESEHATAN

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Pembinaan. Pengawasan. Pencabutan.

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Kepala Arsip Nasional Re

KEPUTUSAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 041/P/2017 TENTANG

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA BPKP. Pembinaan. Pengawasan. Perubahan.

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN IV-2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2017

PETUNJUK TEKNIS PERKEMAHAN LOMBA PENGGALANG KKM MTSN 1 TANGSEL TAHUN 2016

4. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/18/M.PAN/11/2008 tentang Pedoman Organisasi Unit Pelaksana Teknis Kementerian dan

2016, No Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakh

PETUNJUK TEKNIS LATIHAN GABUNGAN PRAMUKA PENEGAK DAN PRAMUKA PANDEGA KWARTIR CABANG KAPUAS TAHUN 2016

INDEKS TENDENSI KONSUMEN

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2007 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA LEMBAGA PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI JAWA TENGAH (Indikator Makro)

PEMETAAN DAN KAJIAN CEPAT

PAGU SATUAN KERJA DITJEN BINA MARGA 2012

Nomor : 01/SAKOMA.SBY/IX/ September 2016 Lampiran : 4 lembar Perihal : Pemberitahuan

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2013

G E R A K A N P R A M U K A GUGUS DEPAN NATADIRJA SMA NEGERI 10 KOTA BENGKULU Jl. Padang Cengkeh Kel. Sukarami Kec. Selebar Kota Bengkulu

2

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KEPALA BADAN PENGAWASAN KEUANGAN DAN PEMBANGUNAN,

PUSAT DISTRIBUSI DAN CADANGAN PANGAN BADAN KETAHANAN PANGAN RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM DISTRIBUSI DAN STABILITAS HARGA PANGAN TAHUN 2015

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 7 TAHUN 2015 TENTANG PERUBAHAN ATAS

D. Peserta Peserta dari kegiatan ini adalah Penggalang SMP/MTs Sederajat se- Jabodetabek.

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN SEKRETARIAT DIREKTORAT JENDERAL

RANCANGAN PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN... TENTANG KECAMATAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

ANALISIS DAN EVALUASI PELAYANAN KELUARGA BERENCANA BAGI KELUARGA PRA SEJAHTERA DAN KELUARGA SEJAHTERA I DATA TAHUN 2013

JADWAL KEGIATAN KURSUS PEMBINA PRAMUKA MAHIR TINGKAT DASAR (KMD) KWARTIR RANTING TUNGKAL ILIR TANGGAL 29 NOV S.D 04 DES 2013

KETENTUAN KEGIATAN SELEKSI KONTINGEN RAIMUNA NASIONAL 2017 KWARCAB KOTA SEMARANG TAHUN 2017

Nomor : 0094/SDAR/BSNP/III/ Maret 2018 Lampiran : satu berkas Perihal : Revisi Kedua POS UN Tahun Pelajaran 2017/2018

SEBAGAI WAKIL PEMERINTAH DI WILAYAH PROVINSI.

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN III-2015 DAN PERKIRAAN TRIWULAN IV-2015

RUMAH KHUSUS TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN TARGET ANGGARAN

INDEKS TENDENSI BISNIS DAN INDEKS TENDENSI KONSUMEN TRIWULAN I-2015

GERAKAN PRAMUKA GUGUSDEPAN LOMBOK TIMUR PANGKALAN MADRASAH ALIYAH NEGERI SELONG SANGGA KERJA LOMBA DESIGN PIONERING PENGGALANG SE-LOTIM

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA,

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI SULAWESI BARAT (Indikator Makro)

2017, No telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang- Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahu

PANDUAN. Aplikasi Database Tanah, Bangunan/Gedung, dan Rumah Negara Gol. 2

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA

TINGKAT KETIMPANGAN PENGELUARAN PENDUDUK MALUKU SEPTEMBER 2016 MENURUN

INDEKS TENDENSI KONSUMEN (ITK) PROVINSI PAPUA TRIWULAN I-2016

BERITA RESMI STATISTIK

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

PERKEMBANGAN PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN UPSUS PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG, DAN KEDELAI TAHUN 2015

KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR 4 TAHUN 2012 TENTANG

INDEKS TENDENSI KONSUMEN PROVINSI LAMPUNG TRIWULAN I-2016 DAN PERKIRAAN TRIWULAN II-2016

HASIL Ujian Nasional SMP - Sederajat. Tahun Ajaran 2013/2014

Evaluasi Kegiatan TA 2016 dan Rancangan Kegiatan TA 2017 Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian *)

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

2011, No Gubernur sebagaimana dimaksud pada huruf a, ditetapkan dengan Peraturan Menteri; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud

PROGRAM UNGGULAN HWK TAHUN 2018 BERSAMA DPD PROVINSI HWK SE SUMATERA DAN JAWA

NAMA, LOKASI, ESELONISASI, KEDUDUKAN, DAN WILAYAH KERJA. No Nama UPT Lokasi Eselon Kedudukan Wilayah Kerja. Bandung II.b DITJEN BINA LATTAS

PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

Pemanfaatan Hasil Ujian Nasional MA untuk Perbaikan Akses dan Mutu Pendidikan

PETUNJUK TEKNIS LOMBA KETERAMPILAN PRAMUKA PENGGALANG DAN PENEGAK (LKP3) TAHUN 2015

Gladi Upacara Pembukaan Lap. Upacara Petugas Up. Sie. Up I S O M A

PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 10 TAHUN 2010 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA KEMENTERIAN AGAMA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PETUNJUK DISKUSI RAPAT KERJA KESEHATAN NASIONAL (RAKERKESNAS) TAHUN 2017

6. Tanggung jawab terhadap kebenaran alokasi yang tertuang dalam DIPA Induk sepenuhnya berada pada Pengguna Anggaran/Kuasa Pengguna Anggaran.

BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA PERATURAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN 2013 TENTANG

2016, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Perencanaan Pemb

KESEHATAN ANAK. Website:

DESKRIPTIF STATISTIK GURU PAIS

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KEPUTUSAN SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, NOMOR HK.03.01/VI/432/2010 TENTANG

TUAN RUMAH KEJURNAS ANTAR PPLP TAHUN 2016

KATA PENGANTAR. Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan. drg. Oscar Primadi, MPH NIP

infografis GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH GERAKAN SENIMAN MASUK SEKOLAH

- 1 - DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL/ KEPALA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA,

Analisis Hasil Ujian Nasional Madrasah Tsanawiyah Tahun 2008

Laporan Keuangan UAPPA-E1 Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Tahun 2014 (Unaudited) No Uraian Estimasi Pendapatan

VIII. PROSPEK PERMINTAAN PRODUK IKAN

DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

POTRET PENDIDIKAN PROVINSI KEPULAUAN RIAU (Indikator Makro)

TABEL 1 GAMBARAN UMUM TAMAN BACAAN MASYARAKAT (TBM) KURUN WAKTU 1 JANUARI - 31 DESEMBER 2011

Transkripsi:

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... i ii BAB I PENDAHULUAN... 1 A. Umum... 1 B. Dasar Penyelenggaraan... 1 C. Tema... 2 D. Motto... 2 E. Tujuan... 2 F. Tanggal Pelaksanaan... 3 G. Tempat Pelaksanaan... 3 H. Jadwal Pelaksanaan... 3 I. Peserta dan Pendamping... 3 J. Hasil Yang Diharapkan... 4 BAB II MEKANISME PENYELENGGARAAN... 5 A. Peserta... 5 B. Persyaratan Peserta... 5 C. Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda)... 5 D. Pembina Pendamping (Bindamping)... 5 E. Administrasi dan Pendaftaran... 6 F. Tahapan Penyelenggaraan... 6 G. Penilaian Peserta... 7 H. Hadiah dan Penghargaan... 7 I. Pembiayaan... 7 BAB III MEKANISME TAHAPAN PELAKSANAAN... 8 A. Umum... 8 B. Acara Kegiatan... 8 C. Arah Kegiatan... 8 D. Sifat Kegiatan... 8 E. Metode Kegiatan... 9 F. Strategi Kegiatan... 9 G. Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA/PIN)... 9 H. Mekanisme Kegiatan... 9 I. Bukti Mengikuti Kegiatan... 10 ii

BAB IV PERKEMAHAN... 11 A. Kehidupan Perkemahan... 11 B. Areal Perkemahan... 11 C. Pemukiman Peserta... 11 BAB V SARANA PENDUKUNG... 13 A. Fasilitas tempat dan ruangan... 13 B. Fasilitas pelayanan... 13 BAB VI PENUTUP... 14 LAMPIRAN LAMPIRAN 1. Jadwal Pelaksanaan... 15 2. Struktur Pemerintahan Jambore Osis Madrasah Nasional (JAMSIMNAS 2014)... 18 3. Kode Nomor Kapling Peserta Jambore Osis Madrasah Nasional (JAMSIMNAS 2014)... 19 iii

BAB I PENDAHULUAN A. Umum Jambore Osis Madrasah Nasional (Jamsimnas) adalah kegiatatan rekreasi edukatif di alam terbuka dalam bentuk perkemahan besar OSIS Madrasah Aliyah (MA) sebagai sarana pembinaan pengurus OSIS yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta didik pada bidang spiritual, emosional, sosial, intelektual, leadership dan keorganisasian serta fisik, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Jamsimnas ini merupakan jambore perdana dengan satu harapan ke depan akan dilaksanakan secara berperiodik setiap setahun sekali atau sekurang-kurangnya dua tahun sekali. Kegiatan ini diselenggarakan untuk menumbuhkan rasa kebangsaan yang ber-bhineka Tunggal Ika serta berupaya mewujudkan manusia Indonesia yang memiliki kualitas keimanan dan ketaqwaan, kemampuan dalam memahami dan mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan teknologi serta berjiwa Pancasila. B. Dasar Penyelenggaraan Dasar penyelenggaraan Jamsimnas tahun 2014 adalah: 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 3. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 131, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4301); 4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421); 5. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2013 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2014 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 182, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5462); 6. Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 4496) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 71, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun Nomor 5410); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2013 Nomor 103, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5423); 8. Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 13 Tahun 2014 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Presiden Nomor 47 Tahun 2009 tentang Pembentukan dan Organisasi Kementerian Negara; 1

9. Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2014 tentang Perubahan Kelima Atas Peraturan Presiden Nomor 24 Tahun 2010 tentang Kedudukan, Tugas dan Fungsi Kementerian Negara serta Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi Eselon I Kementerian Negara; 10. Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2006 Tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Lingkunngan Kementerian Agama sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2012 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2006 Tentang Mekanisme Pelaksanaan Pembayaran Atas Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara di Lingkungan Kementerian Agama; 11. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 Tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah; 12. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 39 Tahun 2008 Tentang Pembinaan Kesiswaan; 13. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 80 Tahun 2013 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama; 14. Peraturan Menteri Agama No. 13 Tahun 2012 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Instansi Vertikal Kementerian Agama; 15. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah; 16. Keputusan Menteri Agama Nomor 2 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Kementerian Agama Tahun 2010-2014. C. Tema Tema Jamsimnas adalah memupuk semangat kemandirian untuk mewujudkan calon pemimpin bangsa yang berkarakter, bertanggung jawab, berorientasi pada perubahan global dan religius. D. Motto Motto Jamsimnas tahun 2014 adalah Mandiri, Terampil, Cerdas, Tegas, Amanah, inovatif, kreatif dan berakhlakul karimah. E. Tujuan Secara umum Jamsimnas tahun 2014 bertujuan untuk meningkatkan kemandirian, kepemimpinan, keorganisasian, keterampilan, persatuan dan kesatuan pengurus OSIS serta memiliki komitmen terhadap penghayatan dan pengamalan terhadap Al-Qur an dan Hadits sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Secara khusus tujuan Jamsimnas tahun 2014 sebagai berikut: 1. Meningkatkan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. 2. Membina tali persaudaraan dan ikut serta membangun jati diri bangsa. 3. Meningkatkan pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik, jiwa kepemimpinan, keorganisasian dan kepercayaan diri. 4. Meningkatkan rasa tanggung jawab diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. 5. Menambah pengalaman dan keterampilan berorganisasi. 6. Menyusun rekomendasi untuk kemajuan eksistensi pengurus OSIS secara personal maupun kelembagaan (institusi MA) serta ikrar pelajar MA se-indonesia. 2

F. Tanggal Pelaksanaan Jamsimnas tahun 2014 dilaksanakan pada tanggal 10 14 November 2014. G. Tempat Pelaksanaan Tempat pelaksanaan Jamsimnas 2014 dilaksanakan di Bumi Perkemahan Kiarapayung Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. H. Jadwal Pelaksanaan Lihat Lampiran 1 I. Peserta dan Pendamping Peserta Jamsimnas 2014 adalah sebanyak 330 siswa dan 66 orang pendamping dari seluruh provinsi se Indonesia. Setiap provinsi umumnya terdiri dari 10 (sepuluh) orang pengurus OSIS Madrasah Aliyah yaitu 6 (enam) siswi dan 4 (empat) siswa yang aktif pada kegiatan OSIS dan kepramukaan sesuai dengan jumlah kuota yang telah di tetapkan tiap-tiap provinsi. Peserta Jamsimnas 2014 didampingi oleh 2 (dua) orang pendamping 1 (satu) pria dan 1 (satu) (wanita) yang ditetapkan oleh Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi. Kuota Peserta Jamsimnas 2014 No. Provinsi Jumlah Peserta Putra Putri 1. ACEH 10 4 6 2. SUMATERA UTARA 10 4 6 3. SUMATERA BARAT 10 4 6 4. RIAU 10 4 6 5. KEPULAUAN RIAU 10 4 6 6. JAMBI 10 4 6 7. BENGKULU 10 4 6 8. BANGKA BELITUNG 10 4 6 9. SUMATERA SELATAN 10 4 6 10. LAMPUNG 10 4 6 11. BANTEN 10 4 6 12. DKI JAKARTA 10 4 6 13. JAWA BARAT 10 4 6 14. JAWA TENGAH 10 4 6 15. D.I. YOGYAKARTA 10 4 6 16. JAWA TIMUR 10 4 6 17. BALI 10 4 6 18. NUSA TENGGARA BARAT 10 4 6 19. NUSA TENGGARA TIMUR 10 4 6 20. KALIMANTAN BARAT 10 4 6 21. KALIMANTAN TENGAH 10 4 6 22. KALIMANTAN SELATAN 10 4 6 23. KALIMANTAN TIMUR 10 4 6 24. SULAWESI UTARA 10 4 6 25. SULAWESI TENGAH 10 4 6 26. GORONTALO 10 4 6 27. SULAWESI BARAT 10 4 6 28. SULAWESI SELATAN 10 4 6 29. SULAWESI TENGGARA 10 4 6 30. MALUKU 10 4 6 31. MALUKU UTARA 10 4 6 32. PAPUA 10 4 6 33. PAPUA BARAT 10 4 6 3

J. Hasil Yang Diharapkan a. Meningkatnya ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. b. Terbinanya tali persaudaraan dan ikut serta membangun jati diri bangsa. c. Meningkatnya pengembangan spiritual, emosional, sosial, intelektual, fisik, jiwa kepemimpinan dan kepercayaan diri. d. Meningkatnya rasa tanggung jawab diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara. e. Bertambahnya pengalaman dan keterampilan. f. Tersusunnya rekomendasi untuk kemajuan eksistensi pengurus OSIS MA secara personal maupun kelembagaan (institusi MA) serta ikrar pelajar MA se-indonesia. 4

BAB II MEKANISME PENYELENGGARAAN A. Peserta Peserta Jamsimnas 2014 yaitu 10 orang peserta dengan komposisi 6 (enam) orang putri dan 4 (empat) orang putra atau sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan, serta 2 orang pendamping pria dan wanita dan dari 2 orang pendamping tersebut ditetapkan 1 pemimpin kontingen. B. Persyaratan Peserta 1. Umum a. Memiliki Kartu OSIS b. Pada saat Jamsimnas 2014 belum berusia 25 tahun c. Sehat jasmani dan rohani 2. Administrasi a. Membawa kartu OSIS b. Membawa surat keterangan sehat dari dokter c. Menyerahkan photo berwarna dengan latar belakang kuning berseragam sekolah ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar 3. Perlengkapan perkemahan a. Membawa perlengkapan kegiatan lapangan (kantong tidur, matras, pakaian tahan dingin, jas hujan, senter, sepatu boot dll). b. Membawa pakaian: seragam pramuka lengkap, seragam sekolah (OSIS), batik madrasah dan pakaian olah raga serta pakaian bebas. c. Membawa obat-obatan pribadi yang diperlukan. d. Membawa perlengkapan kesenian dan baju adat yang akan ditampilkan. e. Membawa makanan khas daerah masing-masing yang akan disajikan dalam kegiatan anjangsana/bazar makanan khas daerah serta cindera mata. f. Membawa perlengkapan ibadah (sarung, sajadah, mukena, kopiah, Al Qur an dan lain-lain) g. Membawa perlengkapan pribadi (sabun mandi, handuk, dan lain-lain). C. Pimpinan Kontingen Daerah (Pinkonda) 1. Komposisi dan jumlah Pinkonda adalah satu orang putra (Pa) utusan Provinsi yang diberi surat tugas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi masing-masing. 2. Persyaratan a. Membawa surat keterangan sehat dari dokter b. Menyerahkan mandat dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi c. Membawa photo berwarna berlatar belakang kuning dengan ukuran 3 x 4 sebanyak 4 lembar. d. Membawa perlengkapan perkemahan (tenda disiapkan panitia) e. Membawa perlengkapan pribadi lainnya yang diperlukan D. Pembina Pendamping (Bindamping) 1. Komposisi dan jumlah Bindamping adalah satu orang putri (Pi) utusan provinsi yang diberi surat tugas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi masing-masing. 2. Persyaratan a. Membawa surat keterangan sehat dari dokter b. Menyerahkan surat tugas dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi. c. Membawa photo berwarna berlatar belakang kuning dengan ukuran 3 x 4 sebanyak lembar. d. Membawa perlengkapan perkemahan (tenda disiapkan panitia) e. Membawa perlengkapan pribadi lainnya yang diperlukan 5

E. Administrasi dan Pendaftaran Penyelenggaraan administrasi dan keuangan secara umum meliputi perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pelaporan administrasi. Kegiatan administrasi ini berkaitan dengan pendaftaran dan pelayanan administrasi peserta, pinkonda, bindamping, panitia pelaksana dan official panitia. 1. Administrasi Pelayanan Pelayanan administrasi ditujukan untuk mendukung pelaksanaan Jamsimnas 2014 di bidang adminstrasi, meliputi: a. Peserta b. Panitia pelaksana dan official panitia c. Pinkonda dan bindamping 2. Kodefikasi Administrasi Kodefikasi administrasi ini disusun berdasarkan pengelompokan unsur yang terlibat dalam kegiatan Jamsimnas 2014 yang meliputi : a. Kode A untuk peserta b. Kode B untuk panitia pelaksana dan official panitia c. Kode C untuk pinkonda d. Kode D untuk bindamping 3. Kodefikasi formulir Administrasi A.01 Biodata peserta A.02 Riwayat kesehatan peserta B.01 Biodata panitia pelaksana B.02 Biodata official C.01 Biodata Pinkonda C.02 Riwayat kesehatan Pinkonda D. 01 Biodata Bindamping D.02 Riwayat kesehatan Bindamping 4. Mekanisme Pendaftaran Peserta Jamsimnas 2014 mendaftarkan langsung ke Panitia Pelaksana paling lambat tanggal 10 November 2014 di Bumi Perkemahan Kiarapayung Jatinangor Sumedang, Jawa Barat. 5. Administrasi Pendaftaran 1. Panitia pelaksana Jamsimnas 2014 tidak akan menerima pendaftaran kecuali melalui Pinkonda masing-masing propinsi. 2. Hak-hak peserta berupa perlengkapan peserta dan lain-lain diserahkan melalui Pinkonda. F. Tahapan Penyelenggaraan Penyelenggaraan Jamsimnas tahun 2014 meliputi tahap-tahap sebagai berikut : 1. Tahap persiapan a. Pembentukan Panitia; b. Penyusunan Pedoman Pelaksanaan; c. Desain Maskot dan Logo Jamsimnas tahun 2014; d. Penyusunan dan sosialisasi petunjuk pelaksanaan Jamsimnas tahun 2014; e. Publikasi dan proposi Jamsimnas Tahun 2014; f. Persiapan dukungan sarana penunjang; g. Penerimaan pendaftaran peserta Jamsimnas Tahun 2014. 6

2. Tahap pelaksanaan a. Persiapan dan penataan pelaksana dan aparat perkemahan; b. Daftar ulang peserta dan penyerahan persyaratan administrasi; c. Pelaksanaan kegiatan; d. Pengawasan dan penelitian; 3. Tahap penyelesaian a. Evaluasi penyelenggaraan; b. Penyusunan laporan dan ucapan terima kasih; G. Penilaian Peserta Selama kegiatan Jamsimnas setiap peserta akan dinilai. Penilaian dilakukan oleh para mentor berdasarkan aspek : a. Spiritual (pelaksanaan ibadah); Penilaian aspek spiritual dilandasi pada ketaatan peserta dalam melaksanakan ibadah selama mengikuti kegiatan baik ibadah lisaniyah dan badaniyah. b. Emosional (kerjasama tim); Penilaian aspek emosional adalah kemampuan peserta dalam menerima, menilai, mengelola, serta mengontrol emosi dirinya dan peserta lainnya. c. Sosial (kepedulian antar sesama); Penilaian aspek sosial adalah penilaian kepada para peserta dalam berinteraksi dan bersosialisasi dalam Jamsimnas. d. Intelektual (wawasan berpikir); Penilaian aspek intelektual adalah wawasan pengetahuan dan berpikir peserta selama mengikuti kegiatan. e. Fisik (aktivitas fisik); Penilaian aspek fisik adalah penilaian peserta dalam mengikuti seluruh kegiatan olahraga, outbound dan kegiatan lainnya yang bersifat pembangunan olah fisik. H. Hadiah dan Penghargaan Hadiah dan penghargaan diberikan kepada peserta Jamsimnas melalui proses penilaian selama kegiatan berlangsung yang dilakukan oleh para mentor dengan aspek sebagaimana tercantum pada poin (G) di atas. Hadiah dan penghargaan diberikan kepada peserta dengan ketentuan sebagai berikut : Juara I diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Juara II diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Juara III diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Juara harapan I diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Juara harapan II diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Juara harapan III diberikan tropi kepada tujuh (7) orang peserta Adapun penghargaan dana pembinaan akan diberikan sebagai berikut: Juara I masing-masing sebesar Rp. 8.000.000,- Juara II masing-masing sebesar Rp. 6.000.000,- Juara III masing-masing sebesar Rp. 5.000.000,- Juara harapan I masing-masing sebesar Rp. 4.000.000,- Juara harapan II masing-masing sebesar Rp. 4.000.000,- Juara harapan III masing-masing sebesar Rp. 3.000.000,- I. Pembiayaan Pembiayaan kegiatan Jamsimnas Tahun 2014 dibebankan kedalam DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Tahun 2014 sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku. 7

BAB III MEKANISME TAHAPAN PELAKSANAAN A. Umum Kegiatan Jamsimnas Tahun 2014 dititikberatkan pada pengembangan di bidang spiritual, emosional, sosial, intelektual, leadership, keorganisasian dan fisik (sesosif), baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Penyelenggaraan Jamsimnas Tahun 2014 menggunakan pendekatan yang beragam, sehingga peserta lebih dapat merasakan, mempelajari, menghayati dan mengalami materi yang dihadapi. Kegiatan dibagi kepada beberapa kelompok sesuai dengan muatan materi yang terkandung di dalamnya, dengan harapan peserta Jamsimnas Tahun 2014 mendapatkan beragam kegiatan sebagai penambah bekal pengalaman dengan proses pembentukan jati dirinya. B. Acara Kegiatan Guna mencapai tujuan dan sasaran Jamsimnas Tahun 2014, maka acara kegiatan disusun sebagai berikut: 1. Pada hari Senin, 10 November 2014, Chek In peserta pada pukul 14.00 dilanjutkan dengan kegiatan permainan persaudaraan, dinamika kelompok serta kontrak belajar. 2. Upacara pembukaan dilaksanakan pada (H2) yaitu hari Selasa, 11 November 2014 pada pukul 09.00-10.30 dilanjut dengan kegiatan non rotasi (stadium general). 3. Pada setiap malam mulai (H1 s.d.h4) hari Senin 10 November 2014 sampai dengan hari kamis, 13 November 2014 dilaksanakan kegiatan pentas Seni Budaya seluruh peserta setiap provinsi. 4. Mulai hari H2 s.d. H4 hari Selasa Kamis, 11-13 November 2014 dilaksanakan kegiatan non rotasi dan rotasi. Kegiatan non rotasi adalah pemberian materi wawasan umum (leadership, keorganisasian dan enterpreunership) dan kepramukaan, diskusi kelompok dan panel di ruangan (indoor) dan kegiatan rotasi berupa keterampilan kepramukaan penegak dan out bound di luar ruangan (outdoor). 5. Pada H4 yaitu, kamis pagi dilaksanakan bazar makanan khas daerah. 6. H4 yaitu hari kamis malam tanggal 13 November dilaksanakan api unggun dilanjut dengan pentas seni dan budaya. 7. H4 yaitu, kamis pagi dilaksanakan bazar makanan khas daerah. 8. H5 yaitu, jumat pagi dilaksanakan tukar cindera mata dan karnaval. 9. Upacara penutupan dilaksanakan pada H5 yaitu jum at pagi mulai pukul 10.00 C. Arah Kegiatan Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam Jamsimnas 2014 mengarah kepada upaya pencapaian; 1. Pembinaan mental dan spiritual 2. Mengembangkan wawasan kebangsaan, kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi. 3. Mengembangkan persudaraan dan persahabatan. 4. Meningkatkan kecakapan, keterampilan dan kesehatan jasmani. 5. Meningkatkan kemampuan leadership dan keorganisasian. D. Sifat Kegiatan Kegiatan-kegiatan dalam Jamsimnas 2014 ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan: 1. Edukatif 2. Rekreatif 3. Kreatif 4. Produktif 5. Inovatif 6. Menarik dan menantang 8

E. Metode Kegiatan Metode yang digunakan selama Jamsimnas 2014 adalah: 1. Permainan (game) 2. Diskusi 3. Demonstrasi 4. Simulasi F. Strategi Kegiatan Jamsimnas 2014 meliputi beberapa kelompok kegiatan sebagai berikut : 1. Kegiatan perkemahan a. Keagamaan b. Olah raga c. Upacara dan apel pagi dan sore d. Permainan persaudaraan e. Anjangsana f. Kunjungan pameran g. Game dan quiz 2. Kegiatan rotasi, meliputi: a. Keterampilan kepramukaan penegak b. Out Bound (low element and high element) 3. Kegiatan non rotasi, meliputi: a. Kegiatan pendidikan di ruangan: @ wawasan umum dan kepramukaan @ diskusi kelompok dan panel @ penyusunan rekomendasi dan ikrar pelajar MA @ Pentas seni budaya dan karnaval @ Leadership dan keorganisasian. @ Keagamaan. G. Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA/PIN) 1. Tiska/pin adalah bentuk penghargaan yang diberikan oleh Menteri Agama RI kepada para peserta Jamsimnas 2014. 2. Pada hakikatnya seluruh peserta akan mendapatkan tanda ikut serta (tiska/pin) akan tetapi sesungguhnya mengikuti Jamsimnas 2014 bukan untuk mendapatkan tiska/pin semata. H. Mekanisme Kegiatan 1. Pelaksanaan kegiatan dapat dikelompokkan ke dalam tiga bentuk pengelolaan : a. kegiatan perkemahan b. kegiatan rotasi c. kegiatan non rotasi 2. Penyelenggaraan Jamsimnas 2014 diatur berdasarkan jumlah peserta, jumlah kegiatan dan waktu pelaksanaan kegiatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pendekatan sistem rotasi perorangan. Masing-masing group/kelompok akan mendapatkan paket rotasi yang meliputi: a. Keterampilan kepramukaan penegak b. Out Bound (low element and high element) c. Pentas seni budaya, tukar cinderamata dan karnaval 3. Panitia akan mengatur rambu-rambu petunjuk untuk memudahkan peserta mengikuti alur lokasi kegiatan. Rambu-rambu petunjuk diatur sedemikian rupa sehingga mudah dilihat dan dipahami oleh para peserta Jamsimnas 2014. 9

4. Jadwal kegiatan rotasi dimulai pukul 07.30 5. Pentas seni dan budaya dilaksanakan pada setiap malam, mulai Senin malam tanggal 10 November 2014 s.d. Kamis malam tanggal 13 November 2014, mulai 19.30 s.d. 22.30 WIB. Lokasi kegiatan bertempat di panggung utama Jamsimnas 2014. Setiap Kontingen/Provinsi menampilkan kreasi seni budaya dengan durasi waktu maksimal masing-masing 15 menit sesuai jadwal pementasan yang telah ditentukan panitia. Adapun jadwal penampilan pentas seni daerah sebagai berikut: No. Hari, Tanggal Kontingen/Propinsi 1. Senin, 10 November 2014 2. Selasa, 11 November 2014 3. Rabu, 12 November 2014 4. Kamis, 13 November 2014 Aceh, Kalbar, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Jakarta, Jambi, Jabar, Bali Banten, Jateng, Kalsel, Sulawesi Tengah, Kepri, Lampung, Maluku, Sumut. Kalteng, Jatim, Maluku Utara, NTT, Sulut, Riau, Sulawesi Barat, Sumbar, Papua Barat Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Babel, NTB, Kaltim, Papua, Gorontalo, Yogyakarta I. Bukti Mengikuti Kegiatan a. Setiap peserta akan memperoleh buku panduan kegiatan yang telah disusun dan dibagikan saat pendaftaran ulang/cheik-in. b. Setiap mengikuti kegiatan, peserta diwajibkan membawa tanda peserta (ID Card) c. Khusus pada saat mengikuti kegiatan rotasi, peserta harus menunjukkan buku kegiatan yang akan diikuti pada petugas urusan tersebut untuk distempel kegiatan. d. Setelah mengikuti kegiatan, petugas akan memberikan stempel kegiatan sebagai bukti telah mengikuti kegiatan tersebut. 10

BAB IV PERKEMAHAN A. Kehidupan Perkemahan Tatanan induk perkemahan sebagai landasan kehidupan peserta Jamsimnas 2014 diperlukan dalam rangka menciptakan kehidupan yang harmonis selama pelaksanaan Jamsimnas 2014. Tata kehidupan perkemahan dituangkan dalam satu sistem perkemahan penegak bagi pengurus OSIS MA. Warga perkemahan Jamsimnas 2014 diibaratkan penduduk dalam suatu provinsi yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi para warga perkemahan. Dikelola oleh seorang Gubernur perkemahan dibantu oleh dua orang Bupati putra dan putri. Setiap Kabupaten dibagi dua Kecamatan putra dan putri. Setiap Kecamatan baik putra maupun putri dibagi lagi dalam keluruhan-kelurahan dan setiap kelurahan dibagi menjadi beberapa rukun warga. Setiap Rukun Warga terbagi ke dalam beberapa Rukun Tetangga. Setiap Rukun Tetangga terbagi beberapa regu. B. Areal Perkemahan 1. Warga perkemahan Jamsimnas 2014 menempati areal perkemahan putra dan areal perkemahan putri. 2. Untuk menunjang aktivitas dalam melaksanakan tugas-tugasnya selama kegiatan berlangsung Pinkonda dan Bindamping bertempat tinggal di wilayah perkemahan induk. 3. Pinkonda dituntut aktif dalam mengisi anjungan kontingen daerahnya. C. Pemukiman Peserta 1. Provinsi Provinsi dipimpin oleh seorang Gubernur Perkemahan, dibantu oleh wakil Gubernur dan dua orang staf. Warga perkemahan bermukim dalam 1 (satu) wilayah Propinsi perkemahan yang dinamakan Provinsi SULTAN MAULANA HASANUDIN. 2. Kabupaten Kabupaten dibagi menjadi 2 (dua) Kabupaten, yaitu Kabupaten putra bernama PANGERAN DIPONEGORO dan Kabupaten putri bernama CUT NYAK DIEN. 3. Kecamatan a. Kecamatan terbagi dua, Kecamatan putra bernama SISINGAMANGARAJA dan Kecamatan putri bernama DEWI SARTIKA. Kecamatan putra dan Kecamatan putri dipimpin oleh serang Camat putra dan Kecamatan putri dipimpin oleh seorang Camat putri, serta dibantu oleh Sekretaris dan Staff. b. Masing-masing Kecamatan mengelola 2 (dua) Kelurahan. 4. Kelurahan a. Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah serta dibantu oleh seorang Sekretaris dan staff b. Kelurahan masng-masing dibagi menjadi 4 (empat) Rukun Warga. 5. Rukun Warga a. Rukun Warga dipimpin oleh seorang Ketua RW serta dibantu oleh seorang Sekretaris dan Staf. b. Rukun Warga masing-masing dibagi menjadi 2 Rukun Tetangga. 11

6. Rukun Tetangga a. Rukun Tetangga dipimpin oleh seorang Ketua RT serta dibantu oleh seorang Sekretaris dan staf. b. Rukun tetangga membawahi 6 sangga/regu 7. Ambalan Ambalan adalah satuan terbesar peserta Jamsimnas 2014 yang terdiri dari 37 orang Pramuka Penegak. Jumlah Ambalan adalah 9 Ambalan/kelompok besar. 8. Sangga a. Sangga dipimpin oleh Pemimpin Sangga; b. Sangga adalah satuan terkecil peserta Jamsimnas 2014, terdiri dari 8 (delapan) orang Pramuka Penegak, terpisah antara putra dan putri. 12

BAB V SARANA PENDUKUNG Guna mendukung pelaksanaan Jamsimnas 2014 disediakan sarana penunjang, antara lain : A. Fasilitas tempat dan ruangan 1. Areal perkemahan yang dapat menampung lebih dari 1.500 orang 2. Sekretariat panitia dan pusat informasi kegiatan 3. Lapangan upacara dan tribun upacara 4. Panggung utama 5. Lapangan parkir 6. Sekretariat aparat pemerintahan 7. Ruang makan 8. Posko pelayanan 9. Stadium radio komunikasi 10. Pos kesehatan 11. MCK 12. Pasar, kedai 13. Gedung pertemuan (in door) 14. Fasilitas kegiatan out door B. Fasilitas pelayanan 1. Kesehatan dan sanitasi lingkungan 2. Konsumsi 3. Keamanan dan ketertiban 4. Listrik dan air bersih 5. Perbekalan dan peralatan kegiatan 13

BAB VI PENUTUP Demikian buku pedoman ini dibuat sebagaimana mestinya semoga kegiatan Jamsimnas tahun 2014 dapat berjalan sebagaimana yang diharapkan. 14

Lampiran 1 JADWAL PELAKSANAAN Hari Pertama : Senin, 10 November 2014 No Waktu Kegiatan Perlengkapan Keterangan / Petugas 1. 14.00 18.00 Check in Peserta Formulir dan Biodata Sie. Administrasi 2. 18.00 19.30 Ishoma 3. 19.30 20.30 Self Introduction (Dinamika Kelompok) dan Kontrak Belajar Laptop, Infocus, Lembaran Perkenalan dan Peralatan Dinpok 4. 20.30 22.30 Pentas seni dan Budaya Panggung dan perlengkapan lainnya 5. 22.30 04.30 Istirahat Hari Kedua : Selasa, 11 November 2014 Pembentukan 9 kelompok/tim Mentor Aceh, Kalbar, Bengkulu, Sulawesi Tenggara, Jakarta, Jambi, Jabar, Bali No. Waktu Kegiatan Perlengkapan Tempat/Petugas/Narasumber 1. 04.30 05.00 Sholat Subuh Berjama ah dan Kultum 2. 05.00 06.00 Senam Pagi, PBB dasar Keperluan pribadi Sound system, instruktur senam dan PBB Mentor Tim Senam 3. 06.00 07.00 Sarapan Pagi Kebutuhan pribadi Panitia Kemenag 4. 07.00 09.00 5. 09.00-10.30 Persiapan acara pembukaan Upacara Pembukaan Tiang bendera, bendera merah putih dan perlengkapan yang dibutuhkan Tiang bendera, bendera merah putih dan perlengkapan yang dibutuhkan 7. 10.30-11.00 Rehat 8. 11.00-12.00 Success With Value Laptop, Infocus Lapangan/Kemenag RI Lapangan/ Kak. Iwan K. Aula Ageung/Kak. Muhammad Assad, MSc 9. 12.00 13.00 Ishoma 10. 13.00 15.00 Kepemimpinan untuk Transformasi Bangsa Laptop, Infocus, Kak. Dr. H. Adang Ruchyat 11. 15.00 15.45 Rehat 12. 15.45 17.15 Learning Organization bagi OSIS di Madrasah Laptop, Infocus Kak. Drs. Asep Kusnadi, M.Pd 13. 17.15 17.45 Apel Sore Tiang bendera dan bendera merah putih 14. 17.45-19.30 Ishoma 15. 19.30-20.30 Pengembangan OSIS Madrasah/Talam Kerja Laptop, Infocus, dll 16. 20.30 22.30 Pentas seni dan Budaya Panggung dan perlengkapan lainnya 17. 22.30 04.30 Istirahat Tim Mentor Kak. Dr. H. Sastra Juanda/Tim Mentor Banten, Jateng, Kalsel, Sulawesi Tengah, Kepri, Lampung, Maluku, Sumut, Kalut 15

Hari Ketiga : Rabu, 12 November 2014 No Waktu Kegiatan Perlengkapan Tempat/Petugas 1. 04.30 05.00 2. 05.00 06.00 3. 06.00 07.00 Sholat Subuh Berjama ah dan Kultum Senam Pagi, PBB Tongkat Sarapan Pagi Keperluan pribadi Sound system, instruktur senam dan PBB Tongkat Kebutuhan pribadi Mentor Tim Senam Tim asisten mentor Panitia Kemenag 4. 07.00 07.30 Apel Pagi Tiang bendera dan bendera merah putih Lapangan/Mentor 5. 07.30 12.00 Keterampilan Kepramukaan Penegak 1 Tiang bendera dan bendera merah putih Kak Ningsih dkk (upacara-upacara) 6. 12.00 13.00 Ishoma Perlengkapan pribadi Tim Mentor 7. 13.00 15.00 Lanjutan Keterampilan SKU, SKK, SPG, Kepramukaan Penegak 2 TKU, TKK, TPG Kak Ningsih dkk 8. 15.00 15.30 Rehat 9. 15.30 17.00 Forum Penegak, Lanjutan Keterampilan Dewan Ambalan, Kepramukaan Penegak 3 Dewan Kerja Kak Ningsih dkk 10. 17.45 19.30 Ishoma Perlengkapan pribadi Panitia Kemenag 11. 19.30 22.30 Pentas seni dan Budaya 14. 22.30 23.30 Refleksi dan Renungan Memimpin Waktu Panggung dan perlengkapan lainnya 15 23.30-04.30 Istirahat Hari Keempat : Kamis, 13 November 2014 Kalteng, Jatim, Maluku Utara, NTT, Sulut, Riau, Sulawesi Barat, Sumbar, Papua Barat - Kak. Iwan / Tim Mentor No Waktu Kegiatan Perlengkapan Tempat/Petugas 1. 04.30 05.00 2. 05.00 06.00 3. 06.00 07.00 Sholat Subuh Berjama ah dan kultum Senam Pagi, PBB Tongkat Sarapan Pagi 4. 07.00 07.30 Apel Pagi 5. 07.30 08.00 6. 08.00 09.00 Bazar Makan Khas Daerah Diskusi Kelompok Keperluan pribadi Sound system, instruktur senam dan PBB Kebutuhan pribadi Tiang bendera dan bendera merah putih Lapangan Utama Laptop, Infocus Mentor Tim Senam Tim asisten mentor Panitia Kemenag Lapangan/Mentor Lapangan/Mentor Tim Mentor 7. 09.00 10.00 Pleno - Panitia Kemenag 8. 10.00 12.00 Out Door 1 Low and High element Kak Supriyadi dkk 9. 12.00 13.00 Ishoma 10. 13.00 15.00 Lanjutan Out Door 2 Low and High element Kak Supriyadi dkk 11. 15.00 15.30 Rehat 12. 15.30 17. 00 Out Door 3 Low and High element Kak Supriyadi dkk 13. 17.00 17. 30 Apel Sore 14. 17.30 19.30 Ishoma 15. 19.30 22.30 Api Unggun dan Pentas seni dan Budaya Panggung dan perlengkapan lainnya Sumatera Selatan, Sulawesi Selatan, Babel, NTB, Kaltim, Papua, Gorontalo, Yogyakarta 16

Hari Kelima : Jum at, 14 November 2014 No Waktu Kegiatan Perlengkapan Tempat/Petugas 1. 04.30 05.00 2. 05.00 06.00 3. 06.00 07.00 Sholat Subuh Berjama ah dan Kultum Senam Pagi, PBB Tongkat Sarapan Pagi Keperluan pribadi Sound system, instruktur senam dan PBB Kebutuhan pribadi Mentor Tim Senam Tim asisten mentor Panitia Kemenag 4. 07.00 10.00 Tukar cindra mata dan karnaval Lapangan Utama Lapangan/Mentor 5. 10.00 10.30 Upacara Penutupan Lapangan Utama Lapangan/Panitia 6. 10.30. Selamat Jalan Lapangan utama 17

Lampiran 2 STRUKTUR PEMERINTAHAN JAMBORE OSIS MADARSAH NASIONAL (JAMSIMNAS 2014) PROPINSI SULTAN MAULANA HASANUDDIN GUBERNUR : Kak H. ADANG RUCHYAT WAKIL : Kak ASEP KUSNADI SEKRETARIS : Kak BURHAN WS STAF : Kak H. HARJANA : Kak BABAY BAIKUNI : Kak HAPSAH KABUPATEN Pa : PANGERAN DIPONEGORO BUPATI Pa : Kak IWAN KURNIAWAN SEKRETARIS : Kak ALI SOFYAN STAF : Kak M. AGUS ICHSAN KABUPATEN Pi : CUT NYA DIEN BUPATI Pi : NINGSIH KECAMATAN Pa : SISINGA MANGARAJA CAMAT : Kak SUPRIADI STAF : Kak ADIH SUPARDI : Kak BONAR KECAMATAN Pi : DEWI SARTIKA CAMAT : Kak ARBAINUN SEKRETARIS : Kak NURUL STAF : Kak ISMI KELURAHAN 1 Pa : Kak ABDUROHMAN STAF : Kak ISNALWALDI KELURAHAN 2 Pa : KaK SYARIF HIDAYATULLOAH SEKRETARIS : Kak REZA STAF : Kak AGUS KELURAHAN 1 Pi : Kak NENENG NURHASANAH SEKRETARIS : Kak HADIJAH STAF : Kak IRMAWATI KELURAHAN 2 Pi : Kak NURUL SEKRETARIS : Kak ASRI STAF : Kak YANTO RW 1 Pa : Kak SUJARI RW 2 Pa : Kak IMAM RW 3 Pa : Kak AZIZ RW 4 Pa : Kak KRISYANTO RW 1 Pi : Kak ISMI RW 2 Pi : Kak IRMA RW 3 Pi : Kak NENENG RW 4 Pi : Kak IJAH RT 1 Pa : Kak TARA RT 2 Pa : Kak SUHERMAN RT 1 Pi : Kak INUN RT 2 Pi : Kak NURDIANSYAH 18

Lampiran 3 KODE NOMOR KAPLING PESERTA JAMBORE OSIS MADRASAH NASIONAL (JAMSIMNAS 2014) RW RT KAPLING PUTRA KAPLING PUTRI 1 2 3 4 1 2 1 2 1 2 1 2 A.1.1.01 A.1.1.02 A.1.2.03 A.1.2.04 A.2.1.05 A.2.1.06 A.2.2.07 A.2.2.08 A.3.1.09 A.3.1.10 A.3.2.11 A.3.2.12 A.4.1.13 A.4.1.14 A.4.2.15 A.4.2.16 A.4.2.17 B.1.1.01 B.1.1.02 B.1.1.03 B.1.2.04 B.1.2.05 B.1.2.06 B.2.1.07 B.2.1.08 B.2.1.09 B.2.2.10 B.2.2.11 B.2.2.12 B.3.1.13 B.3.1.14 B.3.1.15 B.3.2.16 B.3.2.17 B.3.2.18 B.3.2.19 B.4.1.20 B.4.1.21 B.4.1.22 B.4.1.23 B.4.2.24 B.4.2.26 19