SUMBER DAYA MANUSIA. A. Penduduk

dokumen-dokumen yang mirip
Katalog : pareparekota.bps.go.id

GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BACUKIKI BARAT 2012

Katalog BPS :

Katalog :

NO KATALOG :

BAB II GAMBARAN UMUM PENELITIAN. Tabel I Luas wilayah menurut penggunaan

BAB II. GAMBARAN UMUM WILAYAH DAN PEMBANGUNAN PENDIDIKAN DI KABUPATEN SUMBA BARAT

DAFTAR TABEL. Daftar Tabel. Tabel Jumlah Partai Politik, Lsm Dan Ormas Di Tingkat Kabupaten 21 GAMBARAN UMUM

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR MANJUNTO

KARAKTERISTIK WILAYAH STUDI. A. Kondisi Geografis. dari luas Provinsi Jawa Barat dan terletak di antara Bujur Timur

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012

Gambar 4. Kerangka Habitat Equivalency Analysis V. GAMBARAN UMUM WILAYAH. Wilayah penelitian pada masyarakat Kecamatan Rumpin secara

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PEGANDON 2016

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATU AMPAR 2015

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

Statistik Daerah Kabupaten Bintan


BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LEMBEH UTARA

GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. dari Kecamatan Berbah, 24 km dari Kantor Kabupaten Sleman, dan 8 km dari



STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB II GAMBARAN UMUM TENTANG LOKASI PENELITIAN

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. secara geografis terletak antara 101º20 6 BT dan 1º55 49 LU-2º1 34 LU, dengan

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SEKUPANG

Badan pusat Statistik Kota Parepare

BAB IV KONDISI UMUM LOKASI PENELITIAN


STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA


KEADAAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Belitung yang terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2003 sejak

IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Desa Bumi Restu memiliki

KEADAAN UMUM KOTA YOGYAKARTA. satu-satunya daerah tingkat II yang berstatus kota di samping 4 daerah tingkat II

P R O F I L DESA DANUREJO

Katalog BPS

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN RAJA AMPAT.

Penduduk dan Tenaga Kerja / Population and Labour

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. luas wilayah 1060 Ha. Dahulu desa ini bernama desa Prambanan, dan kemudian

IV. KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUKIT BATU 2013

BAB IV GAMBARAN UMUM KOTA SUKABUMI. Kota Sukabumi terletak pada bagian selatan tengah Jawa Barat pada

V GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

III. METODE PENELITIAN. kota Bandar Lampung. Kecamatan kemiling merupakan kecamatan hasil

V. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BENGKONG

KEADAAN UMUM DAERAH PENELIITIAN. berbatasan dengan Provinsi Jawa Barat. Letaknya antara Lintang

BAB II DISKRIPSI OBJEK PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN LOKASI PENELITIAN

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012

BAB II DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN. Kabupaten Deli Serdang. Berada di jalur lintas Sumatera, desa ini terletak diantara dua kota besar di

IV. GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN

BAB V GAMBARAN UMUM PROPINSI JAWA BARAT. Lintang Selatan dan 104 o 48 '- 108 o 48 ' Bujur Timur, dengan luas wilayah

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SAGULUNG

BAB II GAMBARAN UMUM LOKASI PENELITIAN. Pada penelitian yang berjudul Pasar Tradisional Mandiraja, Banjarnegara


KARAKTERISTIK WILAYAH. A. Kecamatan Kretek

MENGENAL KECAMATAN WURYANTORO BAB I

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan Dan Sasaran C. Lingkup Kajian/Studi

BAB II GAMBARAN UMUM. Ibukotanya adalah Demak. Tanggal 28 Maret 1503 ditetapkan sebagai hari jadi

Penduduk dan Tenaga Kerja / Population and Labour

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RAKUMPIT 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BULANG

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

KATALOG BPS:

IV. GAMBARAN UMUM. A. Keadaan Umum Wilayah Kelurahan Tanjung Ratu Ilir. Ratu Ilir terdiri dari 7 (tujuh) dusun. Ketujuh dusun tersebut ialah :

STATISTIK DAERAH KECAMATAN TOMMO 2012 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN MAMUJU

Katalog :


IV. GAMBARAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Metro. Kelurahan Karangrejo pertama kali dibuka pada zaman pemerintahan

STATISTIK DAERAH BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PAREPARE KECAMATAN SOREANG pareparekota.bps.go.id JL. JEND. SUDIRMAN NO.




BAB II GAMBARAN UMUM SUMBUL PEGAGAN. Sumbul Pegagan adalah salah satu dari enam belas kecamatan di Kabupaten

KONDISI UMUM WILAYAH STUDI

BAB II DESKRIPSI ORGANISASI

PROFIL DESA CIHIDEUNG ILIR. Kondisi Geografis. Struktur Kependudukan. ]. k

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SABANGAU 2013

BAB II DESKRIPSI WILAYAH

BAB IV GAMBARAN UMUM DESA CIHIDEUNG ILIR, KECAMATAN CIAMPEA, KABUPATEN BOGOR


KEADAAN UMUM DAERAH PENELITIAN. Provinsi Jawa Tengah secara geografis berada pada koordinat ' 19" BT

BAB V GAMBARAN UMUM WILAYAH PENELITIAN



GEOGRAFI DAN IKLIM Curah hujan yang cukup, potensial untuk pertanian

Kecamatan Ternate Tengah Dalam Angka Katalog BPS

Katalog :

BAB II KONDISI OBYEKTIF LOKASI DESA BITUNG JAYA KEC. CIKUPA KAB. TANGERANG

RESUME PROFIL KESEHATAN DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2012

Transkripsi:

Profil Barito Utara 00 SUMBER DAYA MANUSIA A. Penduduk. Jumlah dan Kepadatan Penduduk Berdasarkan klasifikasi kepadatan penduduk, maka semua Kecamatan yang berada di Kabupaten Barito Utara mempunyai kepadatan penduduk kurang dari 0 jiwa per km. Jadi secara keseluruhan Kabupaten Barito Utara tergolong daerah yang tidak padat penduduk. Kepadatan penduduk di Kabupaten Barito Utara adalah jiwa per km. Jumlah penduduk Barito Utara tahun 00 ada.79 orang, 9,% perempuan dan 0,% lakilaki dengan jumlah rumah tangga dan rasio sex kelamin seperti dapat dilihat dalam tabel. Kepadatan penduduk dinyatakan dalam (dua) bentuk kepadatan yaitu Kepadatan Geografis dan Agraris. Kepadatan Geografis membandingkan jumlah penduduk terhadap luas wilayah. Angka kepadatan ini bervariasi besar dan kurang mencakup variasi luas hutan (tanah yang tidak diusahakan) yang cukup besar. Sedangkan kepadatan penduduk secara agraris adalah membandingkan jumlah penduduk dengan luas tanah yang diusahakan (lahan pertanian / perkebunan) atau lahan yang dikelola oleh masyarakat. Dari luas tanah yang diusahakan diambil dari angka luas perkampungan, sawah ladang, perkebunan dan semak belukar. Pertambahan penduduk dapat juga melalui perpindahan penduduk, akan tetapi perpindahan penduduk melalui Program Transmigrasi sejak Periode 999/000, Kabupaten Barito Utara tidak menerima transmigrasi kecuali pembinaan terhadap transmigran yang telah ada. Sebagai gambaran dapat diperhatikan kepadatan penduduk secara geografis, pada tabel dan. 7

Profil Barito Utara 00 Tabel. Jumlah dan Kepadatan Penduduk Kabupaten Barito Utara. Kecamatan Luas Wilayah (Km ) Kepadatan Penduduk (Jiwa/Km ) Rata Rata PerRT Jumlah Rumah Tangga Montallat Gunung Timang Gunung Purei Teweh Timur Teweh Tengah Lahei 90. 7.70..9 9 0.770....79 Jumlah.00,.0 Sumber : Barito Utara Dalam Angka, Tahun 00 Tabel. Jumlah Rumah Tangga dan Rasio Jenis Kelamin Kecamatan Luas (Km) Rumah Tangga Penduduk Lakilaki Perempuan Jumlah Rasio Jenis kelamin Montallat Gunung Timang Gunung Purei Teweh Timur Teweh Tengah Lahei 90. 7.70.9.770....79......99.0.09..7.07 0.0 0.7 0..7.0 7. 0.09 0 00 07 00 0 0 Jumlah.00.0. 0..79 0 Sumber : Barito Utara Dalam Angka, Tahun 00 B. Pendidikan Gambaran umum keadaan pendidikan di Kabupaten Barito Utara antara lain tercermin dari jumlah prasarana pendidikan (sekolah), murid dan guru, dapat dilihat pada tabel 7. Jumlah sekolah menurut strata yaitu pendidikan dasar, lanjutan dan tinggi menunjukkan peningkatan.

Profil Barito Utara 00 Tabel 7. Banyaknya Sekolah, Murid dan Guru Menurut Jenis dan Status Kabupaten Barito Utara Jenis Pendidikan Sekolah/ Universitas Siswa/ Mahasiswa Guru/ Dosen Negeri Swasta Negeri Swasta Negeri Swasta 7 Taman Kanak Kanak (TK) Sekolah Dasar (SD) Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Sekolah Menengah Umum (SMU) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Perguruan Tinggi (PT) 7. 7.0.7 9.7 0 77 7 0 9. 9 0 0 7 Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Tahun 00 Sedangkan rasio murid terhadap guru cukup ideal, berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara di mana ratarata seorang guru menangani tidak lebih dari orang murid untuk tingkat pendidikan dasar dan tingkat pendidikan lanjutan menengah pertama, kecuali tingkat SMU : 9 Dapat dilihat pada tabel. 9

Profil Barito Utara 00 Tabel. Banyaknya Sekolah, Murid dan Guru menurut Jenis dan Status Jenis Sekolah Murid Guru Taman Kanak Kanak (TK) Sekolah Dasar (SD) Sekolah Dasar Luar Biasa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Sekolah Menengah Umum (SMU) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). 7. 7.99.7 9. 0 Jumlah 9.. Sumber : Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Tahun 00 Rasio Murid Terhadap Guru : 7 : : : 0 : 9 : Politeknik Muara Teweh 0

Profil Barito Utara 00 Wisuda Sarjana STIE Muara Teweh

Profil Barito Utara 00 Atas yang menempati urutan pertama sebesar 7,7%, diikuti oleh penyakit lainnya yang menempati urutan kedua dengan prosentase sebesar,00%, serta Penyakit Diare yang menempati urutan ketiga dengan prosentase sebesar,%. Secara rinci dapat dilihat pada tabel 9. C. Kesehatan Wisuda Sarjana STAIS Siti Khadijah Muara Teweh. Tingkat Kesehatan dan Penyakit s Kesehatan. Fasilita Secara umum, tingkat kesehatan masyarakat di Kabupaten Barito Utara cukup baik. Namun demikian, jenis penyakit yang sering diderita oleh masyarakat dari 0 (sepuluh) pernyakit terbanyak, menurut procentasenya yang terbesar adalah Penyakit Infeksi Akut Lain Saluran Pernafasan Bagian Tabel 9. 0 (Sepuluh) Penyakit Terbanyak di Kabupaten Barito Utara Jenis Penyakit Banyaknya (orang) Presentase (%) ISPA (Infeksi Akut Lain pada Saluran Pernafasan Bagian Atas) Radang Sendi termasuk Reumatik Tekanan Darah Tinggi Diare Malaria Penyakit Kulit Alergi 7 Penyakit Lain pada saluran pernafasan Bagian Atas Gangguan Gigi dan Jaringan Penyangga Lainnya 9 Infeksi Penyakit Usus lain Sumber 0 Daya Penyakit Manusia lainnya.09.9.9..9..099. 7,7 0,00 9,9,,0,0,70,,,00 Jumlah.90 00 Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Tahun 00

Profil Barito Utara 00 Fasilitas kesehatan merupakan fasilitas prasarana dan sarana yang tersedia di Kabupaten Barito Utara. Sampai saat ini, yang tersedia adalah (satu) buah Rumah Sakit Umum Daerah Barito Utara di Muara Teweh, dengan kapasitas tempat tidur 0 buah; buah Puskesmas dan 7 buah Puskesmas Pembantu yang tersebar di Kecamatan dan Desa/Kelurahan. (dua) buah Rumah Bersalin, lihat tabel 0. Fasilitas kesehatan tersebut didukung oleh sejumlah tenaga kesehatan yang meliputi (dua) orang Dokter Spesialis, (empat belas) orang Dokter Umum, (dua) orang Dokter Gigi, (empat) orang Apoteker dan Assisten Apoteker, 7(delapan puluh tujuh) Bidan, 0 (enam puluh) orang Pengatur Rawat, (lima) Pembantu Perawat, dan (dua ratus lima puluh tiga) Tenaga Teknis, serta (seratus tiga belas) Dukun Bayi Terlatih dan 9 (sembilan puluh enam) Dukun Tabel 0. Prasarana Kesehatan di Kabupaten Barito Utara Jumlah Sarana Kesehatan Kecamatan RSU Puskesmas Induk Puskesmas Pembantu Rumah Bersalin Teweh Tengah Lahei Gunung Purei Teweh Timur Gunung Timang Montallat 9 7 Jumlah 7 Sumber : Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara, Tahun 00 Bayi Tidak Terlatih. RSUD Muara Teweh Dinas Kesehatan Kab.Barito UtaraUtara

Profil Barito Utara 00 D. Tenaga Kerja Lapangan Usaha Utama penduduk Barito Utara dapat dilihat dalam tabel berikut. Tabel. Jumlah Penduduk menurut Pekerjaan Lapangan Usaha Utama Jumlah Jumlah (%) 7 9 0 Pelajar Mengurus RT Pensiun Belum/ Tdk Bekerja Petani Industri Konstruksi Perdagangan Transportasi PNS TNI dan POLRI Jasajasa Lainnya.7 9.0 9 9...0 7.09 0. 9.0,,7 0,70,,0,7 0,0 0,90 0,099, 0,, 0,0 Jumlah.7 00 Sumber :Dinas Sosial, Tenaga Kerja & Transmigrasi Kab. Barito Utara, Thn.00 Dari keseluruhan penduduk Barito Utara menurut tabel di atas berdasarkan status pekerjaannya ada sebanyak 9,79 % yang merupakan penduduk yang produktif secara ekonomis, dan sebagian besar penduduk produktif tersebut bekerja di sektor pertanian, sedangkan sektor lainnya dapat dikatakan hanya sebagian kecil saja penyerapan tenaga kerjanya di Kabupaten Barito Utara. Sedangkan jumlah tenaga pencari kerja menurut tingkat pendidikan dapat dilihat dalam tabel. Masih rendahnya tingkat pendidikan SDM yang bekerja, terlihat dari tingkat pendidikan penduduk yang bekerja itu sendiri. Berdasarkan jumlah pencari kerja yang terdaftar tercermin tidak seimbangnya antara pencari kerja dan kesempatan yang tersedia, berdasarkan data jumlah pencari kerja yang ditempatkan tidak lebih dari, % dari seluruh jumlah pencari kerja terdaftar yang mendapatkan pekerjaan, dan sisanya sekitar, % masih belum mendapatkan pekerjaan. Tabel Jumlah Pencari Kerja Di Kabupaten Barito Utara Tingkat Jumlah Pendidikan Orang Ket Tidak Tamat SD Tamat SD SLTP Umum 9 SLTA.77 Diploma/ Sarjana (S).9 Jumlah.7 Sumber :Dinas Sosial, Tenaga Kerja & Transmigrasi Kab. Barito Utara, Thn.00

Profil Barito Utara 00 Tenaga kerja yang telah ditempatkan dapat dilihat dalam tabel. Jumlah penyerapan tenaga kerja yang terdaftar di Kabupaten Barito Utara sebanyak 7 orang. Tabel Jumlah Penyerapan Tenaga Kerja Tingkat Jumlah Pendidikan Orang Tidak Tamat SD Tamat SD 7 SLTP Umum SLTA Diploma/ Sarjana (S) 9 Jumlah 7 Sumber :Dinas Sosial, Tenaga Kerja & Transmigrasi Kab. Barito Utara, Tahun.00 Ket. Grafik. Prosentase Angkatan Kerja di Kabupaten Barito Utara Persen,% 0,% 0,7%,%,% 0 0,7%,7% 0,0% 0,9% 0,099%,% 0,% 0,% 0 Pelajar Mengurus RT Pensiun Belum/ Tdk Petani Industri Konstruksi Perdagangan Transportasi PNS TNI dan Jasajasa Lainnya Bekerja PO LRI