Memanfaatkan CSS Animasi dan Transisi [Part 1]

dokumen-dokumen yang mirip
Memanfaatkan CSS Animasi [Part 2]

Tutorial Lengkap Memahami CSS Display

Tutorial Lengkap Memahami CSS Position

Animasi Dengan CSS3. Mahasiswa memahami konsep dasar animasi CSS3 Mahasiswa memahami konsep transisi Mahasiswa memahami konsep transformasi

Membuat Layout Footer Menempel ke Bawah

Membuat Tooltip Sendiri dengan CSS

Membuat Tabel Responsive dengan CSS

Membuat Desain Custom Input (Checkbox + Radio Button) pada Form

Tutorial Dasar CSS Preprocessor LESS

Mendesain Custom Tabel dengan Pseudo Element CSS

Membuat Animasi Loading Bubble dengan Full CSS

Dasar Dasar Transisi Di CSS3

MODUL PEMOGRAMAN WEB I STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB I. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Image Slider 3D. Oleh: Anthonius

Membuat Responsive dan Fleksibel Image Gallery dengan JQuery Fleximage

Membuat Layout Header Diam di Tempat (Fix Header)

Objek Bergoyang CSS3

CSS Cascading Style Sheet

DASAR-DASAR CSS DASAR-DASAR CSS By: Rohi Abdulloh A. PENGENALAN

7 Cara Mempercantik Tampilan Blog

Author : Minarni, S.Kom.,MM

Membuat Responsive Layout dengan CSS Media Query

HTML Scripting Desain Visual dan Tata Letak dengan CSS 3

CSS. inheritance (pewarisan)

Notifikasi Keren dengan CSS3

CSS Lanjut Pertemuan - 5

Percobaan 1 : Mengatur Width Dan Height Hasil :

Membuat Button Dengan CSS

BAB VI DESAIN WEB RESPONSIF

Secara garis besar, terdapat 3 cara menginput kode CSS, yaitu metode Inline Style, Internal Style Sheets, dan External Style Sheets.

{CSS} Cascading Style Sheet

6. HTML & CSS. PTI15010 Pemrograman Web. Agi Putra Kharisma, S.T., M.T. Genap 2014/2015. Desain slide ini dadaptasi dari University of San Fransisco

CSS Cascading Style Sheet

Dasar Dasar TRANFORMASI 2D DI CSS3

A. LATAR BELAKANG ATAU BACKGROUND

: Choirul Anam : D3 CC PJJ/Teknik Informatika. No NRP : Percobaan 1 Mengatur tampilan tipe list. Kode : Hasil :

TUGAS PRAKTIKUM 9. Nama : Surya Wahyusantoso NRP : Percobaan 1 Mengatur tampilan tipe list. Analisa :

Memahami CSS Selector - Bagian 1

Membuat Template Website Menggunakan Teknik Layer ala CSS

Teks dan Background SERIF SANS-SERIF MONOSPACE

A. LATAR BELAKANG ATAU BACKGROUND

MODUL 1 STYLE SHEET UNTUK TAMPILAN DASAR

Analisa Pada percobaan ini, menunjukan flow dalam kondisi normal atau sesuai dengan default dan sifat masing-masing tag HTML-nya.

Sanksi Pelanggaran Pasal 72 Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002 Tentang Hak Cipta 1. Barangsiapa dengan sengaja melanggar dan tanpa hak melakukan

CSS Cascading Style Sheet

Hover Putar CSS3. Oleh: Mohammad Nur Huda

MODUL PRATIKUM 04B PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

Membuat Form Search Dengan CSS3

Cara Mengelola Isi Halaman Web

Metode Penulisan Dasar CSS

Panduan Lengkapp HTML dan CSS bagian 2 Wahyu Setiyono

CSS (Cascading Style Sheet) Oleh : Devie Rosa Anamisa

CSS Eksternal. Instruktur: Arif Nurwidyantoro

Membuat dan Menampilkan QR Code secara Dinamis dengan PHP

CSS RANDY CAHYA WIHANDIKA, S.ST., M.KOM

Cascading Style Sheet (CSS) Didik Dwi Prasetya

SImple Pop-Up Modal dengan CSS3 dan Jquery

BAB V DESAIN WEB CSS

MODUL PRATIKUM 04A PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

Tutorial CSS Desain Layout 1 Dengan HTML5 dan CSS

TUGAS BOXES. 1. Percobaan 1

How to Create Simple Web (2) - Slice

XHTML dan Dasar-dasar CSS XHTML

KELAS TANGGAL PRAKTIKUM

Efek Mengambang CSS3

Membuat Web Chatting dengan Ajax Jquery, PHP, dan Bootstrap [Part 2]

APLIKASI WEB DAY 3. (Cascading Style Sheets)

SIMPLE TUTORIAL - ADOBE DREAMWEAVER CS 5 Oleh: H. Heri Istiyanto, S.Si., M.Kom.

Publish: 7 Juni 2012 Author & Copyright: Johan Status: FREE tutorial

MEMBUAT WEBSITE SEDERHANA DENGAN HTML 5

DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 KATA PENGATAR... 2 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuannya...

BAB IV CASCADING STYLE SHEET (CSS)

Mengenal Selektor Pada Css3 Part-1

Contoh Syntax: Contoh di atas menunjukkan. S e l e c t o r : h 1. P r o p e r t y : c o l o r. V a l u e : r e d. (red).

Design Web 2 Kolom Flexible

Pemrograman Web. Cascading Style Sheets. Created by : Rifqi Sambas Khairurrohman

Membuat Display Produk dalam Layout Box 4 Kolom

Keuntungan Memisahkan presentation sebuah dokumen dari content document itu sendiri Mempermudah dan mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen w

BAB III CASCADING STYLE SHEET

Pengenalan Perancangan Web 2017

LAPORAN RESMI. Boxes

CSS (Cascade Style Sheet)

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces

Cara Value keterangan

CSS. Cascading Style Sheet. Spesifikasi lengkap di :

buat Lightbox mu sendiri dengan jquery

NAMA : KELAS : TANGGAL PRAKTIKUM : A. TUJUAN 1. Siswa dapat mengenal, memahami serta dapat melakukan pengaturan-pengaturan border dengan CSS.

Masih tentang bagaimana membuat layout dengan CSS, kita lanjutkan untuk membuat layout yang lain. Berikut ini adalah desain layout yang akan kita buat

Mahasiswa memahami Pengertian, fungsi, aplikasi untuk menjalankan JavaScript, cara menjalankan kode, cara memasukkan kode JavaScript ke dalam HTML

Pemrograman Web PRAKTIKUM 3 CSS. TUJUAN BELAJAR Mahasiswa dapat menggunakan css untuk mengatur gaya tampilan elemenhtml

Membuat Themes Wordpress sendiri - Part 2

Tutorial Membuat Layout Website Sederhana dengan HTML dan CSS

BAB 6 CSS 6.1. CSS SYNTAX. Syntax CSS memiliki dua bagian utama yaitu, selector dan deklasi.

/* styling paragraf, teks paragraf berwarna biru dan rata tengah */ p {color:blue;text-align:center;}

BAB V MICROSOFT POWERPOINT

Responsive Layout dengan Bootstrap [Part 2]

PEMBUATAN BAHAN AJAR KIMIA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN MICROSOFT FRONTPAGE

KAJIAN 3 Web Responsive

Transkripsi:

Memanfaatkan CSS Animasi dan Transisi [Part 1] Oleh: Christian Rosandhy Transition dan Animation itu adalah salah satu perintah wajib di dunia CSS3 sekarang untuk menghasilkan web yang lebih unik. Di part pertama ini kita akan belajar perbedaan, fungsi, dan sedikit konsep dasar transisi dan animasi. Salam dahsyat, sobat Jagocoding.. Di tutorial saya kali ini, kita akan banyak belajar salah satu bagian dari CSS3 yang paling asik,, yaitu transition dan animation. Transition dan Animation ini memiiki fungsi yang nggak jauh berbeda, yaitu membuat suatu efek bergerak pada sebuah elemen HTML. Pada dasarnya, transition dan animation ini memiliki fungsi yang sama. Akan tetapi, transition biasanya digunakan hanya untuk animasi yang sifatnya lebih sederhana atau 1 arah. Transisi ini tidak bisa berjalan seorang diri, melainkan membutuhkan bantuan kursor dengan event tertentu (klik, mengarahkan, atau fokus) ke elemen yang bersangkutan supaya dapat berjalan. Berbeda dengan animation yang mampu berjalan sendiri tanpa bantuan event khusus, bahkan dapat dilakukan juga secara berulang-ulang. Kalau begitu, langsung kita coba saja ya. :D Pertama-tama, kita buat dulu sebuah layer div dengan class transisi dan animasi. <div class="transisi">ini adalah sebuah transisi</div> <div class="animasi">ini adalah sebuah animasi</div> Setelah itu kita buat desain yang sederhana saja dulu untuk masing-masing class ini. Untuk membedakannya, warna class transisi dan animasi dibedakan saja.. /*buat saja div bebas sembarangan yang berbeda*/.transisi{ width:200px; height:200px; background:#ffcc00; color:#202020;.animasi{ width:100px; height:100px; background:#aaff00; color:#112200;

Hasil awalnya masih seperti ini : Langkah selanjutnya adalah menentukan perubahan apa saja yang ingin dilakukan pada elemen tersebut? Misalnya pada bagian transisi saya ingin lebarnya jadi 300px, backgroundnya jadi merah, dan warna tulisan menjadi putih. Artinya, elemen yang perlu diubah adalah width, background-color, dan color. Kita buat dengan perintah berikut ini..transisi:hover{ width:300px; background-color:#f00; color:#fff; Seperti yang kita lihat, efek transisi disini membutuhkan bantuan pseudo class hover. Dalam kasus lain, pseudo class lainnya seperti focus bisa dipakai juga. Transisi masih belum selesai sampai disini,, kalau barusan kita baru membuat perubahan apa saja yang ingin dilakukan, sekarang tinggal memanggil sintaks transition untuk benar-benar menjalankannya. Sintaks transition dipanggil di class normal yang tidak ada pseudo classnya (.transisi). Cara pemanggilannya adalah : transition : property durasi; transition : property durasi, property durasi, property durasi,... ; <-- kalau property yang ingin diubah ada lebih dari 1 dipisah dengan tanda koma.

property adalah nama perintah yang ingin diberikan efek transisi, durasi adalah lama animasi yang berjalan dalam satuan detik (s). transition:background-color 1s, width 1s, color 1s; /*karena ini CSS3, browser jadul butuh sedikit prefix*/ -moz-transition:background-color 1s, width 1s, color 1s; -o-transition:background-color 1s, width 1s, color 1s; -webkit-transition:background-color 1s, width 1s, color 1s; Nah,, transition itu memang cuma segitu aja.. Tapi karena transition ini CSS3, jangan lupa dibuatkan juga prefix -moz- untuk mozilla jadul, -o- untuk opera jadul, dan -webkit- untuk chrome dan safari jadul. :D Kalau dicoba, hasilnya nanti kita akan melihat efek transisi dengan hasil akhir seperti ini ketika mengarahkan kursor: Transitionnya cukup segitu aja penjelasannya.. pengembangannya itu biasa dilakukan di bagian propertynya aja.. kalo tadi saya cuma contoh width, background dan color, transition juga bisa diterapkan di berbagai property lain seperti top, left, right, bottom, margin, padding, text-indent, background-position, transform, dan sebagainya... Sekarang kita akan masuk ke animation. Kalau transition tadi membutuhkan bantuan nama komponen yang sama dengan pseudo classnya, animation ini membutuhkan 1 perintah tambahan lagi yaitu @keyframes. Perintah @keyframes inilah yang akan mendefinisikan langkah animasi sebuah komponen, dan perintah animation nanti yang akan menjalankannya. Sekarang kita buatkan

dulu alur animasinya ya.. @keyframes nama_animasi{ from {background:#000; color:#fff; to {background:#fff; color:#000; /*jangan lupa, karena ini css3, kasi prefix moz o webkit dan ms utk browser jadul..*/ @-webkit-keyframes nama_animasi{ from {background:#000; color:#fff; to {background:#fff; color:#000; @-moz-keyframes nama_animasi{ from {background:#000; color:#fff; to {background:#fff; color:#000; @-o-keyframes nama_animasi{ from {background:#000; color:#fff; to {background:#fff; color:#000; @-ms-keyframes nama_animasi{ from {background:#000; color:#fff; to {background:#fff; color:#000; dalam keyframes ini pertama-tama kita mendefinisikan nama animasinya. sebagai contoh, keyframes saya beri nama nama_animasi. Setelah itu kita baru menentukan titik awal animasi yang diwakili perintah from, dan titik akhir animasi yang diwakili perintah to.sama seperti transition, kita bisa mendefinisikan property apapun dan sebanyak apapun di bagian ini. Kalau di transition tadi tanpa pemisahnya koma (, ), di animasi ini tanda pemisahnya adalah semi colon ( ; ). Setelah keyframes selesai dibuat, sekarang kita baru meletakkan perintah animasi di komponen yang ingin kita berikan animasi..animasi{ /*perintah2 lama tadi*/... animation: nama_animasi 1s; /*untuk browser jadul*/ -moz-animation: nama_animasi 1s; -o-animation: nama_animasi 1s; -webkit-animation: nama_animasi 1s; -ms-animation: nama_animasi 1s; Sekarang, coba jalankan, dan lihat yang terjadi.

Nah,, ternyata layer animasi berjalan dengan sendirinya.. Sayangnya cuma berjalan 1 kali ya.. Kita bisa membuat animasi ini berjalan sendiri dengan otomatis secara berulang-ulang selama lamanya.. Caranya dengan menambahkan infinite pada masing-masing nilai di animation..animasi{ /*sintaks lama*/... animation: nama_animasi 1s infinite; /*<- ini nih..*/ -moz-animation: nama_animasi 1s infinite; -o-animation: nama_animasi 1s infinite; -webkit-animation: nama_animasi 1s infinite; -ms-animation: nama_animasi 1s infinite; Nah,, dengan begitu animasi benar-benar berjalan sendiri sesuai dengan perintah kita. Animation ini pun masih sangat mungkin dikembangkan juga. sama seperti transition, property di bagian @keyframes bisa kita isi seenak jidat kita tergantung kebutuhan. Di bagian selanjutnya nanti kita masih belajar dengan animation, tapi dengan kondisi yang jauh lebih dinamis dari yang sekarang ini. Terima kasih untuk perhatiannya.. :)

Tentang Penulis Christian Rosandhy