Cascading Style Sheet (CSS) dan JavaScript

dokumen-dokumen yang mirip
Javascript merupakan suatu bahasa yang perkembangannya lambat di bandingkan dengan Java yang berkembang sangat cepat. Di Javascript kita tidak

HTTP Protokol standar yang digunakan untuk mengakses dokumen HTML HTTPS Protokol untuk mengakses dokumen HTML yang melalui jalur aman/ terenskripsi

Pengenalan JavaScript

LAPORAN RESMI. PRAKTIKUM TEKNOLOGI WEB Pengenalan JavaScript

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM II WEB DESAIN PENGENALAN JAVASCRIPT

JavaScript. Sumber : Buku Pemrograman Web karangan Abdul Kadir & Pengantar Java Script di

MAKALAH JAVASCRIPT 1. PENGENALAN JAVASCRIPT

Pertemuan Ke-5 Client Side Scripting (JavaScript) S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA YOGYAKARTA 2008 WIDHIARTA, S. KOM

CSS Cascading Style Sheet

Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata

Versi Javascript Browser. Tabel daftar navigator dan versi dari Javascript :

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Bab 5. Cascading Style Sheet (CSS)

Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata

Java Script (Bagian 1)

TUGAS III PEMROGRAMAN BERBASIS WEB ARTIKEL JAVASCRIPT

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

1. Sejarah Javascript

Pemrograman Web. Javascript. Indrato, S.Kom Introduction. Penyisipan JS dalam HTML. PemrogramanWeb.2009

MODUL 5 JAVA SCRIPT. Sub : PENGENALAN

Variabel dan Tipe data Javascript

Belajar Java Script.

Pengenalan PHP Contoh penulisan file PHP :

Modul 3 CSS CASCADE STYLE SHEET

JavaScript. Pemrograman Web 1. Genap

Modul 10 DreamWeaver MX Suendri, S.Kom

Mengenal JavaScript dan Struktur JavaScript 1

1. Sejarah Javascript

PEMROGRAMAN WEB 08 JavaScript Dasar

JavaScript (Dialog Box) Oleh : Devie Rosa Anamisa

Muhammad Bagir., M.T.I

Standar Kompetensi Memahami Pengertian Cascading Style Sheets (CSS), Struktur CSS, Cara kerja CSS, menempatkan CSS dalam HTML

XML extensible Markup Language

CSS (Cascading Style Sheet) Oleh : Devie Rosa Anamisa

BAB III Validasi HTML5

BAB 2 LANDASAN TEORI. 2.1 Sekilas Tentang Sistem Ujian Konevensional

JAVASCRIPT. Pemrograman Web. Rajif Agung Yunmar, S.Kom

POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

Cara membuat HTML dasar

Sub Pokok Bahasan. Pemrograman Basis Data Berbasis Web. JavaScript? Javascript vs. Java? 28/09/ JavaScript

DESIGN WEB. D3 TKJ

PEMROGRAMAN WEB 1 JavaScript Rio Andriyat Krisdiawan, M.Kom

Metode Penulisan Dasar CSS

Pemrograman Web. Cascading Style Sheets. Created by : Rifqi Sambas Khairurrohman

CSS (Cascade Style Sheet)

TUGAS MANDIRI. Perancangan JavaScript di SMK Real Informatika. Mata Pelajaran: Pemrograman JavaScript. : Anggiat Marubah Siringo SMK REAL INFORMATIKA

Chapter 2. Tipe Data dan Variabel

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

CSS? Contoh sederhana Selector Mekanisme mengaplikasikan CSS Elemen-elemen CSS

Secara garis besar, terdapat 3 cara menginput kode CSS, yaitu metode Inline Style, Internal Style Sheets, dan External Style Sheets.

MODUL 1 PENGENALAN HTML

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pengenalan JavaScript

disertai contoh-contoh javascript yang kompatibel dengan Firefox

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB (DASAR)

PEMROGRAMAN WEB 1 CSS

CSS. Cascading Style Sheet. Spesifikasi lengkap di :

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

Pengembangan Web. Ramos Somya

PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)

Introduksi. Team Training SMK-TI I-58

Cascading Style Sheet (CSS) Didik Dwi Prasetya

STRUKTUR DASAR PHP ASUMSI 02/10/2014

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB

BAB IV CASCADING STYLE SHEET (CSS)

BAB 2 TINJAUAN TEORI

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

HTML 2 dan CSS. Setelah mengikuti praktikum ini mahasiswa diharapkan dapat :

Ema Maliachi,S.Kom. Pertemuan ke-2

Mahasiswa memahami Pengertian, fungsi, aplikasi untuk menjalankan JavaScript, cara menjalankan kode, cara memasukkan kode JavaScript ke dalam HTML

MODUL III CASCADING STYLE SHEET

Pemrograman Web (Pertemuan 2) By. Rita Wiryasaputra

Contoh Syntax: Contoh di atas menunjukkan. S e l e c t o r : h 1. P r o p e r t y : c o l o r. V a l u e : r e d. (red).

BAB III CASCADING STYLE SHEET

Javascript. Javascript. Javascript

Siti Maesyaroh, M.Kom.

Pemrograman Web I (HTML) Oleh: Devie Rosa Anamisa

DESAIN WEB STATIS DAN HTML. Dahlan Abdullah Website :

PHP Programing. M.M. Ubaidillah. Dasar-dasar PHP. merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

Modul 6 Java Scripts I

Interactive Broadcasting

MODUL 3 DASAR-DASAR PHP

Faa Akmal-Tugas-Pemrograman-web-Bab-4- halaman-159s/d164

Pengenalan Script. Definisi HTML

DASAR-DASAR CSS DASAR-DASAR CSS By: Rohi Abdulloh A. PENGENALAN

MODUL 3 Tipe Data, Variabel Dan Konstanta Pada Php

Introduksi. Team Training SMK-TI I-58

BAB II LANDASAN TEORI

MODUL PRATIKUM 08B PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

MODUL PRATIKUM 04A PEMROGRAMAN BERBASIS WEB (CCP119)

Keuntungan Memisahkan presentation sebuah dokumen dari content document itu sendiri Mempermudah dan mempersingkat pembuatan dan pemeliharaan dokumen w

BAB III LANDASAN TEORI. Pengertian sistem menurut Jogianto (2005 : 2) mengemukakan

XHTML dan Dasar-dasar CSS XHTML

BAB II LANDASAN TEORI. Calyton dan Petry (2012) berpendapat monitoring sebagai suatu proses

BAB 2 LANDASAN TEORI. dengan yang lain, yang berfungsi bersama sama untuk mencapai tujuan tertentu.

Pengantar Common Gateway Interface (CGI) dan Perl. - Konsep CGI dan Perl - Lingkungan variabel di Perl - Metode POST dan GET

HTML. Hypertext Markup Language. Pemrograman Web 1. Genap

Transkripsi:

Jurusan Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Telkom YFA S1/IT/WE/E2/0806 CS4713 Cascading Style Sheet (CSS) dan JavaScript

Apa Itu CSS? Cascading Style Sheet (CSS) merupakan suatu fasilitas yang tersedia dalam pemrograman HTML untuk pengaturan desain, gaya layout/tampilan halaman web menjadi lebih baik. CSS menyediakan mekanisme sederhana style sheet yang memungkinkan desainer atau programmer web untuk menempatkan style; misalnya huruf, warna, spasi maupun margin ke dalam dokumen HTML. Fungsi CSS telah terintegrasi pada web browser Internet Explorer mulai versi 3.0.

Keunggulan CSS CSS memungkinkan pengembang web untuk mengendalikan gaya dan layout banyak halaman web secara sekaligus. Sebelum ada CSS, pengubahan elemen yang terdapat pada banyak halaman web harus dilakukan per halaman. CSS bekerja seperti halnya template, yang dapat dipilih oleh pengembang web untuk diaplikasikan ke halaman-halaman web yang diinginkan.

DHTML Dynamic HTML (DHTML) yaitu HTML dengan tambahan formatformat khusus dan script untuk membuat halaman web menjadi lebih interaktif/menarik. Fitur DHTML ini mulai didukung oleh web browser Internet Explorer 4.0 maupun Netscape Communicator 4.0.

Model Penggunaan CSS Inline Style Sheet Pendefinisian CSS langsung pada tag HTML yang bersangkutan, cara penulisannya dengan menambahkan atribut STYLE=... Embedded Style Sheet CSS didefinisikan terlebih dahulu dalam tag <STYLE>... </STYLE> di atas tag <BODY> Linked Style Sheet Seperti halnya embedded style sheet, hanya saja pendefinisian CSS dalam tag <STYLE>... </STYLE> disimpan terpisah dalam file yang lain.

Inline Style Sheet Atribut CSS hanya berpengaruh pada tag HTML yang bersangkutan dan tidak mempengaruhi tag-tag HTML yang lainnya. Contoh: <body> <p> Contoh tag P tanpa mengggunakan CSS </p> <p style="font-size:30pt"> Contoh penggunaan CSS untuk memformat ukuran font menjadi 30 point </p> <p style="font-size:12pt; color:#ff0000"> Contoh penggunaan CSS untuk memformat ukuran font menjadi 12 point dan berwarna merah </p> </body>

Embedded Style Sheet Atribut-atribut CSS yang telah didefinisikan dalam tag <STYLE>... </STYLE> dapat langsung digunakan dalam tag-tag HTML dan dapat digunakan berulang-ulang. Contoh: <style> body {margin:1in} H1 {font-size:30pt; color:#00aa00;} p {font-size:14pt; font-family:arial; wordspacing:1cm;} </style> <body> Bagian body HTML diformat memiliki margin 1 inch. <H1> Contoh tag H1 dengan CSS </H1> <p> Contoh tag P dengan beberapa format dengan menggunakan CSS </p> </body>

Linked Style Sheet Atribut-atribut CSS yang telah didefinisikan dalam tag <STYLE>... </STYLE> disimpan dalam file yang terpisah, sehingga dapat digunakan berulang-ulang pada file-file HTML yang memerlukan CSS tersebut untuk membentuk keseragaman style. Contoh: Seperti dalam contoh Embedded Style Sheet, seluruh atribut dalam tag <STYLE>... </STYLE> disimpan dalam file tertentu, misal dengan nama style.css. Penggunaan CSS dalam sebuah file HTML, dipanggil dengan tag <link> yang dituliskan pada tag <HEAD>: <head> <link rel=stylesheet href="style.css" type="text/css"> </head>

Contoh CSS 1 <body style="background:#cccccc; font-size:16pt; fontfamily:arial; text-align=center; border:30px solid FF0066;"> <H1 align="center" style="background:#00eeaa; font:40pt courier new; font-style:italic; font-weight:bold; border:thick dashed blue"> Contoh Satu CSS </H1> CSS memungkinkan desain halaman web yang lebih menarik.<br> <p style="line-height=10cm;letter-spacing:2mm"> Cascading Style Sheet </p> </body>

Contoh CSS 2 <style type="text/css"> body { margin:25mm; font-family:arial; font-size:16pt; color:#0099cc; background:black; } H1 { font-size:30pt; color:#00aa00; font-style:italic; word-spacing:20px; line-height:10cm; }

Contoh CSS 2 (lanjutan) p { font-family:verdana; color:rgb(255,175,0); letter-spacing:5mm; } </style> <body> <H1> Contoh Dua - CSS</H1> CSS memungkinkan desain halaman web yang lebih baik. <p> Pilihan atribut CSS cukup beragam. </p> </body>

Apa Itu JavaScript? JavaScript adalah scripting yang dikembangkan oleh Sun Microsystem (pengembang bahasa pemrograman Java) dan Netscape, yang digunakan untuk membuat halaman-halaman web lebih interaktif. JavaScript mulanya diperkenalkan oleh Netscape pada tahun 1995 dengan nama LiveScript. JavaScript bergantung pada web browser yang mengakses halaman web yang berisi script dari JavaScript dalam dokumen HTML. JavaScript tidak memerlukan kompiler untuk menjalankannya (pada kenyataannya kompiler JavaScript sendiri sudah termasuk dalam web browser).

Perbedaan JavaScript dan Java JavaScript: Bahasa yang diinterpretasikan langsung oleh web browser (client). Kode terintegrasi dalam dokumen HTML. Berbasis obyek, menggunakan obyek built-in, obyek extensible, tetapi tanpa kelas dan inheritance. Java: Bahasa yang setengah terkompilasi, memerlukan Java Virtual Machine (JVM) untuk menerjemahkannya. Kompilasi dalam bytecode dari server, dieksekusi pada client. Kode terpisah dari dokumen HTML (berupa applet), diakses pada saat membuka dokumen HTML. Berorientasi obyek, mengandung applet pada kelas obyek dengan inheritance.

Metode Penggunaan JavaScript Tag <SCRIPT> JavaScript baru dijalankan setelah proses pemanggilan halaman/dokumen HTML selesai sepenuhnya. Kasus dimana pemanggilan suatu fungsi JavaScript yang terjadi sebelum proses pemanggilan statement/kode JavaScript selesai dilakukan oleh web browser, maka akan muncul pesan kesalahan (error). Solusi: letak tag <SCRIPT> di dalam tag <HEAD>... </HEAD> dokumen HTML. File eksternal Statement/kode JavaScript disimpan terpisah dalam file yang lain, kemudian file tersebut dipanggil dari dokumen HTML dengan tag: <SCRIPT language="javascript" src="file.js"> </SCRIPT>

Metode Tag <SCRIPT> JavaScript merupakan bahasa yang case sensitive. Format JavaScript: <SCRIPT language="javascript"> statement JavaScript </SCRIPT> Browser atau navigator versi lama, tidak mengenal tag tersebut dan akan melewatkannya untuk dibaca. Oleh sebab itu, tambahkan tag komentar: <SCRIPT language="javascript"> <!-- statement JavaScript //--> </SCRIPT>

Komentar dalam JavaScript Penulisan komentar dalam JavaScript menggunakan cara yang sama dengan aturan pada bahasa C/C++ maupun Java. Komentar satu baris: // Komentar diletakkan setelah tanda tersebut atau untuk komentar dalam beberapa baris: /* Semua baris antara tanda tersebut, dianggap sebagai komentar, dan tidak akan dieksekusi */

Contoh JavaScript 1 <SCRIPT language="javascript"> alert("selamat Datang di Pemrograman JavaScript"); document.write("<h1>rekayasa Aplikasi Internet</H1>"); document.write("<p><b>contoh Pertama JavaScript</b></p><br>"); </SCRIPT>

Obyek dalam JavaScript JavaScript memperlakukan elemen-elemen yang tampil dalam jendela web browser sebagai suatu obyek, artinya: Elemen-elemen tersebut diklasifikasikan berdasarkan hirarki/tingkatan khusus sehingga kita bisa mengetahui dimana letak/lokasi obyek itu sebesarnya. Elemen-elemen tersebut diasosiasikan dengan kondisi atau sifatsifat khusus (properti).

Obyek dalam JavaScript (lanjutan) Kampus Gedung Ruang Kelas Mahasiswa Kucing Gudang Atap Kucing Berdasarkan hirarki di atas, contoh pernyataan kucing yang berada di dalam ruang kelas dapat dituliskan: Kampus.Gedung.Ruang Kelas.Kucing Kucing yang berada di atas atap gudang: Kampus.Gudang.Atap.Kucing

Obyek dalam Web Browser JavaScript membagi halaman web browser dalam berbagai obyek, dengan tujuan untuk memudahkan kita mengakses salah satu dari komponen tersebut. Hirarki yang digunakan yaitu: Obyek paling besar ialah obyek jendela (window) dari web browser. Di dalam obyek jendela, terdapat satu obyek yang ditampilkan dalam bentuk halaman, disebut sebagai obyek dokumen (document). Halaman tersebut berisi banyak obyek sepertii text, image dan lain sebagainya.

Contoh JavaScript 2 <form name="form1"> <br> <input type="checkbox" name="check_box" onclick="modiffield(); return true;"> <br> <input type="text" name="text_field" value="test JavaScript" size=24> </form> <SCRIPT language="javascript"> function ModifField() { if (document.forms["form1"].check_box.checked) {document.forms["form1"].text_field.value="checkbox Dipilih"} else {document.forms["form1"].text_field.value="checkbox Tidak Dipilih"} } </SCRIPT>

Variabel dalam JavaScript Variabel merupakan suatu obyek yang berisikan data, dapat dimodifikasi selama pengeksekusian program. Aturan pemberian nama variabel dalam JavaScript: Nama variabel harus dimulai oleh satu huruf (huruf besar maupun huruf kecil) atau satu karakter _. Nama variabel dapat terdiri dari huruf-huruf, angka-angka atau karakter _ serta &, tidak memperbolehkan penggunaan spasi kosong. Nama variabel tidak boleh memakai nama-nama kode yang telah digunakan oleh JavaScript. JavaScript menggunakan sistem case sensitive yang memberdakan variabel dengan huruf besar dan kecil.

Pendeklarasian Variabel Eksplisit: dengan menuliskan kata kunci var kemudian diikuti dengan nama variabel dan nilai dari variabel tersebut. Contoh: var test = Hallo Implisit: dengan menuliskan secara langsung nama dari variabel dan diikuti dnegan nilai dari variabel tersebut. Contoh: test = Hallo Web browser versi lama seringkali tidak mengenali pendeklarasian variabel secara implisit, maka disarankan untuk menggunakan cara eksplisit dalam pendeklarasian variabel pada JavaScript.

Contoh JavaScript 3 <SCRIPT language="javascript"> var Variabel1; var Variabel2 = 3; Variabel1 = 2; document.write(variabel1*variabel2); </SCRIPT>

Variabel Global dan Lokal Jika pendeklarasian variabel dilakukan dengan cara implisit, maka variabel tersebut dapat diakses dari seluruh bagian program (semua fungsi dalam program dapat memanggil dan menggunakan variabel ini). Variabel ini disebut sebagai variabel global. Jila pendeklarasian variabel dilakukan dengan cara eksplisit, maka kemungkinan pengaksesan variabel tersebut bergantung pada lokasi penempatan variabel. Jika dideklarasikan pada awal script program, artinya sebelum pendeklarasian semua fungsi, maka variabel ini menjadi variabel global. Jika dideklarasikan di dalam suatu fungsi tertentu, maka variabel ini hanya dapat diakses dalam fungsi tersebut, dan disebut sebagai variabel lokal.

Contoh JavaScript 4 <SCRIPT language="javascript"> var a = 10; var b = 4; function PerkalianDengan2(b) { var a = b * 2; return a; } document.write("nilai awal dari a adalah ",a,"<br>"); document.write("dua kali dari ",b," adalah", PerkalianDengan2(b),"<br>"); document.write("nilai dari a setelah fungsi dijalankan adalah ",a); </SCRIPT>

Contoh JavaScript 5 <SCRIPT language="javascript"> var a = 10; var b = 4; function PerkalianDengan2(b) { a = b * 2; return a; } document.write("nilai awal dari a adalah ",a,"<br>"); document.write("dua kali dari ",b," adalah", PerkalianDengan2(b),"<br>"); document.write("nilai dari a setelah fungsi dijalankan adalah ",a); </SCRIPT> Bandingkan hasil/output antara contoh 4 dan contoh 5!

Tipe Data Variabel JavaScript hanya dapat memanipulasi empat jenis data, yaitu: Bilangan: bulat atau desimal, yang disebut sebagai integer atau float. Kata (kumpulan huruf), yang disebut sebagai string. Boolean: suatu variabel yang memiliki dua nilai (true atau false) dan berfungsi untuk memeriksa suatu kondisi. Null: suatu kata khusus (termasuk keyword juga) untuk menjelaskan bahwa tidak ada data di dalamnya.

Tabel JavaScript memungkinkan untuk menyimpan himpunan/grup data dalam suatu variabel khusus yang disebut tabel. Cara pembuatan tabel dalam JavaScript: var ContohTabel = ["Harimau","Gajah","Singa","Jerapah"]; atau: var ContohTabel = new Array("Harimau","Gajah","Singa","Jerapah");

Contoh JavaScript 6 <SCRIPT language="javascript"> var ContohTabel = ["Harimau","Gajah","Singa","Jerapah"]; document.write("elemen ketiga dari tabel adalah " +ContohTabel[2]); </SCRIPT>

Contoh JavaScript 7 <body onload="window.defaultstatus='tampilkan Tulisan pada Status Bar Browser'"> <p> Contoh link dengan menampilkan pesan pada status bar browser:<br> <a href="link.html" onmouseover="window.status='klik ke Halaman Selanjutnya'; return true"> Contoh Link dengan JavaScript </a> <p> Contoh link dengan menampilkan pesan pada kotak dialog:<br> <a href="link.html" onmouseover="window.alert('klik ke Halaman Selanjutnya')"> Contoh Link dengan JavaScript </a> </body>

Rekayasa Aplikasi Internet: CSS dan JavaScript YFA Yanuar Firdaus A.W, ST., MT. August 2006 http://www.yanuar.net yanuar@stttelkom.ac.id +62 888 275 1300