Sekilas Kondisi Geografis Papua Barat adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian barat Pulau Papua. Ibukotanya adalah Manokwari. Nama provinsi ini sebelumnya adalah Irian Jaya Barat yang ditetapkan dalam Undang-Undang Nomor 45 Tahun 1999. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2007 tanggal 18 April 2007. nama provinsi ini diubah menjadi Papua Barat. Papua Barat dan Papua merupakan provinsi yang memperoleh status otonomi khusus. Wilayah provinsi ini mencakup kawasan kepala burung pulau Papua dan kepulauan-kepulauan di sekelilingnya. Di sebelah utara. provinsi ini dibatasi oleh Samudra Pasifik. bagian barat berbatasan dengan provinsi Maluku Utara dan provinsi Maluku. bagian timur dibatasi oleh Teluk Cenderawasih. selatan dengan Laut Seram dan tenggara berbatasan dengan provinsi Papua. Papua Barat Papua Barat memiliki luas wilayah 99.671,63 km2 Terletak antara 4º 30' LS - 1º 30 Lintang Utara dan 128º 50' - 135º 20' Bujur Timur. Provinsi ini mempunyai potensi yang luar biasa. baik itu pertanian. pertambangan. hasil hutan maupun pariwisata. Mutiara dan rumput laut dihasilkan di kabupaten Raja Ampat sedangkan satu-satunya industri tradisional tenun ikat yang disebut kain Timor dihasilkan di kabupaten Sorong Selatan. Sirup pala harum dapat diperoleh di kabupaten Fak-Fak serta beragam potensi lainnya. Selain itu wisata alam juga menjadi salah satu andalan Irian Jaya Barat. seperti Taman Nasional Teluk Cenderawasih yang berlokasi di kabupaten Teluk Wondama. Taman Nasional ini membentang dari timur Semenanjung Kwatisore sampai utara Pulau Rumberpon dengan panjang garis pantai 500 km. Secara administratif Provinsi Papua Barat terbagi atas 11 kabupaten/kota. 186 kecamatan dan 76 Kelurahan dan 1.477 Desa.
Kondisi Wilayah Geografis Garis Lintang : 4º 30' LS - 1º 30' LU Garis Bujur : 128º 50' - 135º 20' BT Batas Wilayah Batas Barat : Laut Seram dan Provinsi Maluku Batas Timur : Propinsi Papua Batas Utara : Samudera Pasifik Batas Selatan : Laut Banda Demografi Jumlah Penduduk Tahun 2009 : 743.900 Jiwa Jumlah Penduduk Tahun 2010 : 760.860 Jiwa Jumlah Penduduk Tahun 2011 : 789.013 Jiwa Jumlah Penduduk Tahun 2012 : 1.091.171 Jiwa Jumlah Penduduk Tahun 2013 : 1.060.142 Jiwa Sumber : Ditjen PUM - Kementerian Dalam Negeri. 2014
Kondisi Sosio Ekonomi Sosio Ekonomi Kondisi Sosio ekonomi Propinsi Papua Barat didominasi sektor migas. baik itu pertambangan migas ataupun indudtri yang berkaitan dengan migas. Perkembangan nilai PDRB pada tahun 2010 sampai dengan tahun 2012 sebagian besar menunjukkan peningkatan atau rata-rata meningkat setiap tahunnya. untuk nilai PDRB atas Dasar harga Konstan 2000 dan nilai PDRB tanpa migas atas Dasar Harga Konstan 2000 mengalami peningkatan 16,11% dan 7,50 % pada periode tahun 2010 sampai dengan 2012. Nilai PDRB (dalam Milyar Rupiah) No. Nilai PDRB 2010 2011* 2012** 1 Atas Dasar Harga Berlaku 26.873,1 36.178,8 42.759,9 2 Atas Dasar Harga Konstan 2000 9.361,4 11.896,2 13.781,2 3 Tanpa Migas Atas Dasar Harga Berlaku 14.057 16.575,6 18.778,8 4 Tanpa Migas Atas Dasar Harga Konstan 2000 5.910,7 6.514,3 6.996,8 5 Per Kapita Atas Dasar Harga Berlaku 35.133,8 45.853,2 52.383,9 6 Per Kapita Atas Dasar Harga Konstan 2000 12.239 15.077,4 16.882,9 7 Per Kapita Tanpa Migas Atas Dasar Harga Berlaku 18.378,1 21.008 23.005,4 8 Per Kapita Tanpa Migas Atas Dasar Harga Konstan 2000 Sumber : Badan Pusat Statistik. 2014. * : Angka Sementara ** : Angka Sangat Sementara 7.727,6 8.256,2 8.571,5
Peta Kondisi Geografis
Data Kewilayahan Kabupaten-Kota - Kota No. Nama Jumlah Luas Wilayah Jumlah Kabupaten / Kota Kecamatan Kelurahan Desa (KM 2 ) Penduduk 1 Kab. Sorong 18 18 115 6.544,23 118,465 2 Kab. Manokwari 30 9 389 8.772,46 253,822 3 Kab. Fak-Fak 9 7 117 11.036,48 82,294 4 Kab. Sorong Selatan 19 2 121 6.594,31 58,676 5 Kab. Raja Ampat 24 4 117 8.034,44 61,510 6 Kab. Teluk Bentuni 24 2 115 20.840,83 74,461 7 Kab. Teluk Wondama 13 1 76 3.959,53 38,879 8 Kab. Kaimana 7 2 84 16.241,84 58,963 9 Kab. Tambrauw 12-84 11.529,18 20,019 10 Kab. Maybrat 24-259 5.461,69 22,156 11 Kota Sorong 6 31-656,64 269,897 JUMLAH 186 76 1477 99.671.63 1.060.142 Sumber : Ditjen PUM - Kementerian Dalam Negeri. 2014
Sekilas Transportasi Jalan Jaringan Jalan di Provinsi Papua Barat menurut data BPS tahun 2014 dari tahun 2010 sampai dengan tahu 2013. Pada tahun 2011 jumlah panjang jalan di Provinsi Papua Barat mencapai 7.998 kilometer, pada tahun 2012 mengalami peningkatan menjadi 8.082 kilometer dan pada tahun 2013 mengalami peningkatan menjadi 8.089 kilometer yang terjadi pada jalan kabupaten/kota. Untuk prasarana transportasi jalan. Jumlah terminal di Provinsi Papua Barat hingga tahun 2014 adalah sebanyak 3 lokasi dengan rincian untuk terminal Tipe B sebanyak 2 lokasi, terminal Tipe C sebanyak 1 lokasi, yaitu Terminal Sorong, Terminal Fak Fak dan Terminal Manokwari. Unit Pengujian Kendaraan Bermotor terletak di 14 lokasi dengan total jumlah peralatan pengujian jenis Mekanik sebanyak 4 buah serta jumlah peralatan Non Mekanik sebanyak 9 buah, dan terdapat 9 orang penguji. Untuk sarana transportasi jalan Perkembangan Jumlah Kendaraan Bermotor di Provinsi Papua Barat merupakan angka kumulatif dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, menurut data BPS tahun 2014 jumlah kendaraan bermotor mengalami peningkatan pada masing masing moda transportasi dengan rata-rata prosentase peningkatan sebesar 8,28% dimana jumlah terbesar pada moda sepeda motor dengan prosentase peningkatan sebesar 8,28%. Jumlah sarana angkutan umum Bus AKDP di Provinsi Papua Barat adalah 326 unit yang terdiri dari 25 unit bus Sedang dan 301 unit MPU (Mobil Penumpang Umum). Keselamatan transportasi jalan. untuk angka kecelakaan di Provinsi Papua Barat saat ini merupakan kumulasi dari Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. dimana angka kecelakaan di kedua provinsi tersebut masih cukup tinggi, sebagaimana dilaporkan dalam data kepolisian Republik Indonesia jumlah kecelakaan mencapai 997 kejadian pada tahun 2013.
Peta Jaringan Jalan
Jaringan Jalan No. Status Jalan Tahun 2010 2011 2012 2013* 1 Jalan Nasional 963 963 963 963 2 Jalan Propinsi 1.306 1.306 1.306 1.306 3 Jalan Kabupaten / Kota 5.729 5.729 5.813 5.820 Total Panjang Jalan 7.998 7.998 8.082 8.089 Sumber : Badan Pusat Statistik. 2014 (dalam KM) Pada tahun 2010 sampai tahun 2013 jumlah panjang jalan di Provinsi Papua Barat mengalami peningkatan sebsesar 0,13% yang terjadi pada jalan kabupaten/kota.
Peta Prasarana Transportasi Trasportasi Jalan
Terminal Angkutan Penumpang No. Kabupaten/Kota Nama Terminal Tipe Luas (M 2 ) 1 Kab. Sorong Sorong B 2.160.00 2 Kab. Fak-Fak Fak - Fak B 2.000.00 3 Kab. Manokwari Manokwari C 1.500.00 Sumber : Direktorat LLAJ - Ditjen Hubdat. 2014 Terminal Tipe A - Terminal Tipe B 2 Terminal Tipe C 1 Jumlah Terminal 3
Unit Pengujian Kendaraan Bermotor NO KABUPATEN/KOTA Sumber : Direktorat LLAJ - Ditjen Hubdat. 2014 PEMULA KOMPETENSI PENGUJI PELAKSANA PELAKSANA LANJUTAN JENIS ALAT PENYELIA NON MEKANIS MEKANIS KELILING 1 Kabupaten Fakfak 0 0 1 0 1 0 0 2 Kabupaten Kaimana 0 0 0 0 1 0 0 3 Kabupaten Manokwari 1 0 1 0 0 1 0 4 Kabupaten Manokwari Selatan 0 0 0 0 1 0 0 5 Kabupaten Maybrat 0 0 0 0 1 0 0 6 Kabupaten Pegunungan Arfak 0 0 0 0 1 0 0 7 Kabupaten Raja Ampat 0 0 0 0 0 1 0 8 Kabupaten Sorong 2 2 0 0 0 1 0 9 Kabupaten Sorong Selatan 0 0 0 0 1 0 0 10 Kabupaten Tambrauw 0 0 0 0 1 0 0 11 Kabupaten Teluk Bintuni 0 0 0 0 1 0 0 12 Kabupaten Teluk Wondama 0 0 0 0 1 0 0 13 Kota Sorong 0 1 1 0 0 1 0 14 Provinsi Papua Barat 0 0 0 0 9 4 0 JUMLAH 3 3 3 0 9 4 0
Perkembangan Kendaraan Kedaraan Bermotor Termasuk Papua dan Papua Barat No. Jenis Kendaraan Tahun 2010 2011 2012 2013* 1 Mobil Penumpang 109.910 116.856 120.930 128.678 2 Bus 32.835 32.895 32.930 33.106 3 Truk 19.405 20.531 22.387 26.330 4 Sepeda Motor 406.486 459.769 491.070 533.174 Total 568.636 630.051 667.317 721.288 Sumber : Badan Pusat Statistik Kepolisian Republik Indonesia. 2014 * : Angka Sementara (dalam Unit) Peningkatan jumlah kendaraan bermotor dari tahun 2012 sampai dengan tahun 2013 terjadi pada tiap moda kendaraan dengan rata-rata prosentase peningkatan sebesar 8,28% dimana jumlah terbesar pada moda sepeda motor dengan prosentase peningkatan sebesar 8,28%.
Sarana Angkutan Penumpang Umum Jenis Tahun Kendaraan 2009 2010 2011 2012 2013 2014* PO Bus PO Bus PO Bus PO Bus PO Bus PO Bus AKAP 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 AKDP 0 0 0 0 0 0 NA 326 NA 326 NA 326 Pariwisata 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 Total 0 0 0 0 0 0 NA 326 NA 326 NA 326 Sumber : Direktorat LLAJ - Ditjen Hubdat. 2014 * : Angka Sementara
Kecelakaan Lalu Lintas Angkutan Jalan Tahun Jumlah Kecelakaan Kendaraan Yang Terlibat 2008 585 NA 2009 765 NA 2010 973 NA 2011 862 NA 2012 1.325 NA 2013 997 NA Sumber : Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah. 2014 Ket : Data kecelakaan yang terhimpun adalah data kecelakaan gabungan antara Provinsi Papua dan Papua Barat
Trayek Angkutan Perintis Jalan 2012 2014 No. Trayek Yang Dilayani Jarak (Km) 1 Sorong - Aimas II Sp.IV 33 2 Sorong Ketapop 46 3 Sorong Seget 100 4 Terminabuan Seremuk 60 5 Terminal Kota Saluk 110 6 Terminabuan Moswaren 38 7 Terminabuan Konda 38 8 Manokwari Warmare 82 9 Manokwari - Prafi SP.IX 145 10 Manokwari - Prafi SP.IV 95 11 Manokwari Masni 148 12 Manokwari Momiwaren 175 13 Manokwari Arpu 250 14 Manokwari Isim 197 15 Manokwari Tahota 170 16 Ransiki Momi Waren 25 Sumber : Direktorat LLAJ - Ditjen Hubdat. 2014
Sekilas Transportasi SDP Bidang Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan, untuk Lintas Penyeberangan Provinsi Papua Barat terdapat 15 lintasan dan yang telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri 38 Tahun 2005, SK 3207 Tahun 2011 dan SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 terdapat 14 lintasan, yaitu lintas penyeberangan Sorong Kabarai, Sorong Kalobo, Sorong Sausapor, Sorong Linmalas, Linmalas Waigama, Sorong Folley, Folley - Harapan Jaya, Sorong Wejim, Wejim Kofiau, Sorong P. Gebe, P.Gebe Patani, Patani Weda, Sorong Teminabuan dan Sorong - Waisai untuk status lintasan perintis dalam provinsi Untuk prasarana transportasi ASDP. Jumlah pelabuhan penyeberangan di Provinsi Papua Barat terdapat 13 Pelabuhan yaitu Pelabuhan Manokwari, Sorong, Waigeo, Jefman, Fakfak, Missol, Arar, Kalobo, Harapan Jaya, Wejim, Kofiau, Waisai dan Pelabuhan Teminabuan. Penyelenggaraannya dilakukan oleh Dinas Perhubungan Provinsi serta Dinas perbubungan Kabupaten/ Kota. Untuk sarana transportasi ASDP. Jumlah Kapal Penyeberangan yang beroperasi pada tahun 2014 sebanyak 3 kapal yang tersebar di 13 lintasan penyeberangan. Untuk data produksi angkutan penyeberangan tahun 2014 masih berupa angka sementara, posisi sampai bulan Juni 2014.
Peta Lintas Penyeberangan
Lintas Penyeberangan (1) No. Nama Lintas Penyeberangan 1 Sorong - Kabarai 2 Sorong - Kalobo 3 Sorong Sausapor 4 Sorong - Linmalas 5 Linmalas - Waigama 6 Sorong - Folley 7 Folley - Harapan Jaya 8 Sorong - Wejim 9 Wejim Kofiau 10 Sorong P. Gebe Lokasi Pelabuhan Pelabuhan 1 Pelabuhan 2 Sorong (Kab. Sorong) Sorong (Kab. Sorong) Sorong (Kab. Sorong) Sorong (Kab. Sorong) Linmalas (Papua Barat) Sorong (Kab. Sorong) Folley (Papua Barat) Sorong (Kab. Sorong) Seget (Papua Barat) Sorong (Kab. Sorong) Kabari (Papua Barat ) Kalobo (Papua Barat) SK SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 Sausapor (Papua Barat) SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 Linmalas SK.3027 TAHUN (Papua Barat) 2011 Waigama SK.3027 TAHUN (Papua Barat) 2011 Folley SK.3027 TAHUN (Papua Barat) 2011 Sorong SK.3027 TAHUN (Kab. Sorong) 2011 wejim SK. 4574/AP. (Papua Barat) 204/DRJD/201 kofiau SK. 4574/AP. (Papua Barat) 204/DRJD/201 P. Gebe KM 71 Tahun (Halmahera tengah) 2004 Jarak (Mil e) Waktu Tempuh Jam Kec. Thn Operasi Fungsi 113 - - - - 20 - - - - 75 - - - - 80 - - - - 30 - - - - 75 - - - - 25 - - - - 80 - - - - 35 - - - - 154 - - - - Klarifikasi Lintas Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi
Lintas Penyeberangan (2) No. Nama Lintas Penyeberangan 11 P. Gebe - Patani P.Gebe 12 Patani - Weda 13 Sorong - Teminabuan 14 Sorong - Waisai 15 Sorong Patani Lokasi Pelabuhan Pelabuhan 1 Pelabuhan 2 Patani (Maluku Utara) Sorong (Kab. Sorong) Sorong (Kab. Sorong) Sorong (Kab. Sorong) Patani (Maluku Utara) Weda Teminabuan (Papua Barat) waisai (Papua Barat) Patani (Maluku Utara) Sumber : Direktorat LLASDP - Ditjen Hubdat. 2014 SK SK. 4574/AP. 204/DRJD/201 SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 SK.3027 TAHUN 2011 SK. 4574/AP. 204/DRJD/2012 Jarak (Mil e) Waktu Tempuh Jam Kec. Thn Operasi Fungsi 63 - - - - 65 - - - - 125 - - - - 43 - - - - - - - - - - Klarifikasi Lintas Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Provinsi Perintis Dalam Perintis
No Pelabuhan Penyeberangan (1) Nama Pelabuhan Kab./ Kota Lokasi Ibu Kota Pulau Penyelen ggara Tahun Pembua tan Mooring (GRT) Fas. Bongkar Muat Konst. Dermaga Lintas yg DIlayani 1. Manokwari Biak - Kab. Dinas Manokwari Manokwari Papua - - - - Manokwari Perhubungan Numfor - Operasi Manokwari Sorong - Saonek Sorong - Folley 2. Sorong Kab. Sorong Sorong Papua Dinas Sorong - - - - - Perhubungan Seget Sorong - Teminabuan Patani - Sorong Operasi Saonek - 3. Waigeo Kab. Raja Dinas Waisai Waisai Papua - - - - Ampat Perhubungan Waisai - Operasi Kabarai 4. Jeffman Raja Ampat Sorong Jeffman Dishub 1990 300 - - - - 5. Fakfak Fakfak Fakfak - - - 500 MB - - - Ket.
No Pelabuhan Penyeberangan (2) Nama Pelabuhan Kab./ Kota Lokasi Ibu Kota Pulau Penyelen ggara Tahun Pembua tan Mooring (GRT) Fas. Bongkar Muat 6. Missol Missol Raja ampat Misol - - - - - 7 Arar Sorong Sorong Papua - - - - - 8 Kalobo Raja Ampat Sorong - - - - - - Konst. Dermaga Lintas yg DIlayani 9 Harapan Jaya Raja Ampat Waisasi - - - - - - - - 10 Wejim Raja Ampat Waisai Wejim - - - MB - - - 11 Kofiau Raja Ampat Waisasi Kofiau - - - - - 12 Waisai Raja Ampat Waisai Waigeo - - - - - 13 Teminabuan Sorong Selatan Sumber : Direktorat LLASDP - Ditjen Hubdat, 2014 Teminabuan Papua - - - - - - - - - - - Ket. - - - - - -
Sarana Angkutan Penyeberangan No Nama Lintas Penyeberangan Armada Kapasitas Pemilik KMP Jenis Tahun GRT NRT Kec LOA LBP B D T PNP R4 1 Sorong Kabarai Kurisi RoRo 1991 173 52 10 38.4 38.4 8 2.4 1.4 ASDP PT (Persero) 54 11 Baja 2 Sorong Kalobo Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 3 Sorong Teminabuan Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 4 Teminabuan - Inanwatan Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 5 Sorong Sausopor Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 6 Sorong Wejim Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 7 Wejim Kofiau Komodo RoRo 1982 193 115 9.5 33 30.65 8 2.25 1.2 ASDP PT (Persero) 70 10 Baja 8 Sorong P. Gebe Arar RoRo - - - - - - - - - - - - - 9 Sorong Waisai Arar RoRo - - - - - - - - - - - - - 10 Sorong Patani Arar RoRo - - - - - - - - - - - - - 11 Sorong Linmalas Kurisi RoRo 1991 173 52 10 38.4 38.4 8 2.4 1.4 ASDP PT (Persero) 54 11 Baja 12 Linmalas Waigama Kurisi RoRo 1991 173 52 10 38.4 38.4 8 2.4 1.4 ASDP PT (Persero) 54 11 Baja 13 Sorong Folley Kurisi RoRo 1991 173 52 10 38.4 38.4 8 2.4 1.4 ASDP PT (Persero) 54 11 Baja 14 Folley - Harapan jaya Kurisi RoRo 1991 173 52 10 38.4 38.4 8 2.4 1.4 ASDP PT (Persero) 54 11 Baja Sumber : Direktorat LLASDP - Ditjen Hubdat. 2014 Materi al Lambu ng
Produksi Angkutan Penyeberangan (1) Lintas : Sorong - Saonek No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 524 1.422 162 1.422 1.067 0 2 R4 0 81 53 79 59 0 3 R2 0 93 6 81 61 0 4 Barang 0 0 627 259 194 0 Lintas : Numfor - Manokwari No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 10.141 12.073 11.463 11.494 4.826 2 R4 0 10 15 173 51 3 3 R2 0 165 156 10 239 120 4 Barang 0 0 0 0 0 39
Produksi Angkutan Penyeberangan (2) Lintas : Sorong - Linmalas No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 1.916 2.339 1.916 2.163 303 2 R4 0 0 1 0 0 2 3 R2 0 0 2 0 9 0 4 Barang 0 0 101 0 0 8 Lintas : Linmalas - Waigama No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 1.649 1.629 1.649 1.408 758 2 R4 0 0 1 0 0 2 3 R2 0 0 0 0 0 0 4 Barang 0 0 0 0 0 10
Produksi Angkutan Penyeberangan (3) Lintas : Sorong - Folley No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 2.553 4.205 2.553 1.697 142 2 R4 0 0 0 0 9 0 3 R2 0 0 0 0 0 0 4 Barang 0 0 115 0 0 0 Lintas : Folley Harapan Jaya No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 0 3.175 2.299 917 0 2 R4 0 0 0 0 0 0 3 R2 0 0 0 0 0 0 4 Barang 0 0 0 0 0 0
Produksi Angkutan Penyeberangan (4) Lintas : Biak - Manokwari No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 0 10.898 28.111 21.083 2.574 2 R4 0 0 13 758 569 5 3 R2 0 0 51 102 77 69 4 Barang 0 0 0 0 0 0 Lintas : Patani - Sorong No Jenis Angkut 2009 2010 2011 2012 2013 2014* 1 Penumpang 0 0 866 659 1.505 0 2 R4 0 0 0 2 9 0 3 R2 0 0 7 17 5 0 4 Barang 0 0 7 24 0 Sumber : Direktorat LLASDP - Ditjen Hubdat. 2014. Keterangan : * : Angka Perkiraan Sementara posisi sd. Juni 2014 Penumpang (Orang) ; R4 & R2 (Unit) ; Barang (Ton)
Matriks Asal Tujuan Penumpang & Barang OD MATRIKS Penumpang 2006 2011 % Pertumbuhan* Asal 800.240 2.891.111 29.29% Tujuan 981.281 3.682.736 30.28% Barang 2006 2011 % Pertumbuhan* Asal 2.546.342 4.045.762 9.70% Tujuan 5.399.567 7.657.512 7.24% Moda Transportasi Moda Share Pnp** Pnp Moda Barang Share Asal Tujuan Barang Asal Tujuan Angk. Jalan 95 2.746.555 3.498.599 91.25 3.691.758 6.987.480 Angk. Penyeberangan 0.99 28.622 36.459 0.99 40.053 75.809 Angk. Sungai 0.01 289 368 0.01 405 766 Sumber : Badan Litbang Perhubungan. 2012 * : Laju Pertumbuhan Perpindahan Penumpang dan Barang Pertahunnya dari Tahun 2006 sd. 2011. ** : Angka Prediksi
Alokasi dan Realisasi APBN NO 1 2 3 PROGRAM/KEGIATAN Program LLAJ Ket: * Posisi sampai dengan Oktober 2014 Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014 TAHUN 2010 2011 2012 2013 2014* - Alokasi Anggaran (Rp) 8.011.928.000 11.598.543.000 8.753.623.000 10.051.392.000 47.106.666.000 - Realisasi Keuangan (Rp) 7.971.799.200 11.465.405.000 8.482.840.000 7.409.700.000 32.123.825.500 - % Keuangan 99.50 98.85 96.91 73,72 68.19 Program LLASDP - Alokasi Anggaran (Rp) 27.255.372.000 38.373.978.000 59.227.101.000 55.503.182.000 70.320.176.000 - Realisasi Keuangan (Rp) 26.736.854.035 37.910.003.000 57.906.610.000 40.122.290.000 21.870.750.800 - % Keuangan 98.10 98.79 97.77 72,29 31,10 Total - Alokasi Anggaran (Rp) 35.267.300.000 49.972.521.000 67.980.724.000 65.554.574.000 117.426.842.000 - Realisasi Keuangan (Rp) 34.708.653.235 49.375.408.000 66.389.450.000 47.531.990.000 53.994.576.300 - % Keuangan 98.42 98.81 97.66 72,51 45,98
Program Pembangunan LLAJ TA. 2010 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLAJ TAHUN ANGGARAN 2010 LOKASI : PROVINSI PAPUA BARAT SUMBER DANA : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 8.011.928.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. Belanja Barang Sebesar Rp. Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 3.229.928.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 4.782.000.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pembangunan Fasilitas Kes. LLAJ meliputi; Pengadaan dan Pemasangan Marka Jalan sebanyak 20.000 M sebesar Rp. 740.000.000.- Pengadaan dan Pemasangan Guard Rail sebanyak 1.720 M sebesar Rp. 2.150.000.000. Pengadaan dan Pemasangan Delineator sebanyak 2000 BH sebesar Rp. 992.000.000.- Pengadaan dan Pemasangan Lampu Peneragan Jalan Umum sebanyak 25 UNIT sebesar Rp. 875.000.000.- Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebanyak 1 UNIT sebesar Rp. 25.000.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLASDP TA. 2010 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLASDP TAHUN ANGGARAN 2010 LOKASI SUMBER DANA : PROVINSI PAPUA BARAT : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 27.255.372.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0.- Belanja Barang Sebesar Rp. 0.- Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 397.395.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi: Program Penyelenggaraan Pimpinan Kenegaraan dan Kepemerintahan sebesar Rp. 397.395.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 26.857.977.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pembangunan Dermaga Penyeberangan. meliputi: Pemb. Der. Penyeb Sorong Tahap VI (Termasuk Supervisi)dengan volume 1 paket sebesar Rp. 12.857.977.000.- Pemb. Der. Penyeb Fak-Fak Thp. IV (Termasuk Supervisi)dengan volume 1 paket sebesar Rp. 7.000.000.000.- Pemb. Der. Penyeb Waigeo (Raja Ampat) Thp. II (Termasuk Supervisi)dengan volume 1 paket sebesar Rp. 7.000.000.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLAJ TA. 2011 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLAJ TAHUN ANGGARAN 2011 LOKASI : PROVINSI PAPUA BARAT SUMBER DANA : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 11.598.543.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0 Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 4.047.193.000.- Belanja Modal Sebesar Rp 7.551.350.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pengadaan dan Pemasangan Marka dengan volume 20.000 M sebesar Rp. 760.000.000.- Pengadaan dan Pemasangan Rambu Lalu Lintas (75x75 cm) dengan volume 300 buah sebesar Rp. 315.000.000.- Pengadaan dan Pemasangan LPJU Tenaga Surya dengan volume 50 unit sebesar Rp. 2.000.000.000.- Pengadaan dan Pemasangan Guardrail dengan volume 3.223 M sebesar Rp. 4.028.750.000.- Pengadaan dan Pemasangan Delineator dengan volume 600 buah sebesar Rp. 297.600.000.- Rehabilitasi Fasilitas Keselamatan LLAJ dengan volume 1 paket sebesar Rp. 150.000.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLASDP TA. 2011 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLASDP TAHUN ANGGARAN 2011 LOKASI SUMBER DANA : PROVINSI PAPUA BARAT : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 38.373.978.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0 Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 447.395.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 37.926.583.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pembangunan Dermaga Penyeberangan sebanyak 3 PKT sebesar Rp. 25.855.583.000.- Program Rehabilitasi Dermaga SDP sebanyak 1 PKT sebesar Rp. 9.336.000.000.- Pembangunan SBNP sebanyak 403 UNIT sebesar Rp. 2.700.000.000.- Belanja Modal Peralatan dan Mesin sebanyak 2 UNIT sebesar Rp. 35.000.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLAJ TA. 2012 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLAJ TAHUN ANGGARAN 2012 LOKASI : PROVINSI PAPUA BARAT SUMBER DANA : APBN/APBN-P NILAI : Rp 8.753.623.000- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0 Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 4.103.623.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Sosialisasi dan Promosi Bidang LLAJ Rp. 109.000.000.- Subsidi Operasional Angkutan Jalan Rp. 3.533.393.000.- Pengembangan Sistem Informasi Dan Komunikasi Bidang LLAJ Rp. 50.000.000.- Layanan Perkantoran Bidang LLAJ Rp. 411.230.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 4.650.000.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pengadaan dan Pemasangan Perlengkapan Jalan Rp. 4.500.000.000.- Rehabilitasi Fasilitas Keselamatan Jalan Rp. 150.000.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLASDP TA. 2012 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLASDP TAHUN ANGGARAN 2012 LOKASI SUMBER DANA : PROVINSI PAPUA BARAT : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 39.827.101.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0.- Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 39.827.101.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Layanan Perkantoran Bidang LLASDP sebesar Rp. 431.812.000.- Pembangunan Dermaga Penyeberangan volume 2 paket sebesar Rp. 37.847.600.000.- Pembangunan Dermaga Sungai volume 1 paket sebesar RP. 1.547.689.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 0 Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLAJ TA. 2013 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLAJ TAHUN ANGGARAN 2013 LOKASI SUMBER DANA : PROVINSI PAPUA BARAT : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 10.051.392.000.- JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0.- Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 4.484.623.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Rehabilitasi Fasilitas Keselamatan LLAJ Rp. 200.000.000.- Sosialisasi dan Promosi Bidang LLAJ Rp. 109.000.000.- Subsidi Operasional Angkutan Jalan Rp. 3.677.393.000.- Pengembangan Sistem Informasi dan Komunikasi Bidang LLAJ Rp. 50.000.000.- Layanan Perkantoran Bidang LLAJ Rp. 447.230.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 5.567.769.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pengadaan dan Pemasangan Perlengkapan Jalan Rp. 5.567.769.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLASDP TA. 2013 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLASDP TAHUN ANGGARAN 2013 LOKASI : PROVINSI PAPUA BARAT SUMBER DANA : APBN/APBN-P NILAI : Rp 55.503.182.000 JENIS BELANJA : Belanja Mengikat : Belanja Pegawai sebesar Rp. 0 Belanja Barang Sebesar Rp. 0 Belanja Tidak Mengikat : Belanja Barang sebesar Rp. 431.812.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Layanan Perkantoran Bidang LLASDP Rp. 431.812.000.- Belanja Modal Sebesar Rp. 55.071.370.000.- Dengan Rincian Kegiatan Meliputi : Pembangunan Dermaga Penyeberangan Rp. 47.146.474.000.- Pembangunan Dermaga Sungai Rp. 7.924.896.000.- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLAJ TA. 2013 2014 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLAJ TAHUN ANGGARAN 2014 LOKASI SUMBER DANA : PROVINSI PAPUA BARAT : APBN/APBN-P NILAI : Rp. 47.106.666.000.- URAIAN : Layanan Perkantoran Bidang LLAJ sebesar Rp. 447.230.000,- Pengadaan dan Pemasangan Fasilitas Keselamatan Jalan dengan Volume 5 Paket sebesar Rp. 40.572.585.000,- Subsidi Operasional Anglutan Jalan dengan Volume 1 Paket sebesar Rp. 6.086.851.000,- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
Program Pembangunan LLASDP TA. 2013 2014 KEGIATAN PENGEMBANGAN LLASDP TAHUN ANGGARAN 2014 LOKASI : PROVINSI PAPUA BARAT SUMBER DANA : APBN/APBN-P NILAI : Rp 70.320.176.000,- URAIAN : Layanan Perkantoran Bidang LLASDP sebesar Rp. 500.412.000,- Pembangunan SBNP/ Rambu Suar dengan Volume 3 Unit sebesar Rp. 1.740.000.000,- Pemb. Der. Penyeb Fak-Fak Thp.VIII (Termasuk Supervisi) dengan Volume 1 Paket sebesar Rp. 3.379.211.000,- Pemb. Der. Penyeb Folley (Pulau Missol) Tahap II Lintas dengan Volume 1 Paket sebesar Rp. 49.700.553.000,- Pengembangan/ Peningkatan Pelabuhan Penyeberangan dengan Volume 1 Paket sebesar Rp. 15.000.000.000,- Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014
DAK Alokasi Bidang DAK Bidang Keselamatan Transportasi Darat TAHUN NO. PENERIMA 2012 2013 2014 2015 1 Provinsi Papua Barat - 944,990 987,860 1.239,19 2 Kab. Sorong 214,380 346,700 353,610 434,53 3 Kab. Manokwari 202,690 330,680 339,580 431,47 4 Kab. Fak Fak 196,420 328,460 351,410 465,04 5 Kota Sorong 220,240 363,380 363,870 419,34 6 Kab. Sorong Selatan 218,320 346,530 348,570 442,75 7 Kab. Raja Ampat 216,020 343,070 370,800 502,03 8 Kab. Teluk Bintuni 190,200 342,090 347,890 470,21 9 Kab. Teluk Wondama 208,760 347,420 355,480 515,03 10 Kab. Kaimana 189,090 325,310 341,520 456,64 11 Kab. Maybrat 199,740 332,870 354,000 466,89 12 Kab. Tambrauw 235,270 358,180 377,020 528,59 13 Kab. Manokwari Selatan - - - 468,78 14 Kab. Pegunungan Arfak - - - 504,29 TOTAL 2.291,130 4.709,680 4.891,61 7.344,78 Sumber : Setditjen Perhubungan Darat. 2014