Rekayasa Elektrika. Hidayat Nur Isnianto dan Ali Ridho

dokumen-dokumen yang mirip
Rancang Bangun Alat Ukur Unting-unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega8

Hasil Uji Kalibrasi Sensor Accelerometer ADXL335

APLIKASI ATMEGA 8535 DALAM PEMBUATAN ALAT UKUR BESAR SUDUT (DERAJAT)

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

SISTEM PENDETEKSI KADAR ALKOHOL BERBASIS MIKROKONTROLLER PADA MINUMAN BERALKOHOL DENGAN TAMPILAN LCD

BAB III PERANCANGAN ALAT

Alat Ukur Massa Menggunakan Flexiforce Berbasis Mikrokontroler ATMega 8535

Sistem Akuisisi Data Suhu Multipoint Dengan Mikrokontroler

BAB IV HASIL DAN PEMBAHSAN. blok rangkaian penyusun sistem, antara laian pengujian Power supply,

IMPLEMENTASI SENSOR ACCELEROMETER MMA 7361 SEBAGAI PENGAMAN PADA SEPEDA MOTOR MATIC UNTUK MEMINIMALISIR DAMPAK KECELAKAAN PUBLIKASI JURNAL SKRIPSI

Rancang Bangun Alat Ukur Kadar Air Agregat Halus Berbasis Mikrokontroler ATmega8535 dengan Metode Kapasitif untuk Pengujian Material Dasar Beton

DAFTAR ISI. LEMBAR PENGESAHAN PEMBIMBING... Error! Bookmark not defined. LEMBAR PERNYATAAN KEASLIAN... iii. LEMBAR PENGESAHAN PENGUJI...

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September 2014 sampai November

PEMBUATAN ALAT UKUR FREKUENSI DARI GENERATOR SINYAL BERBASIS ATMEGA16 TUGAS AKHIR

BAB III METODE PENELITIAN

SELF-STABILIZING 2-AXIS MENGGUNAKAN ACCELEROMETER ADXL345 BERBASIS MIKROKONTROLER ATmega8

TUGAS AKHIR RANCANG BANGUN PENGUKUR MASSA MENGGUNAKAN LOADCELL BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51

PENGEMBANGAN ALAT UKUR KADAR AIR TANAH BERBASIS MIKROKONTROLER AVR

RANCANG BANGUN ALKOHOL METER BERBASIS AVR ATMEGA Laporan Tugas Akhir. Oleh: Nadya Sukma Dewantie J0D006019

PERANCANGAN PENGUKUR MAGNITUDO DAN ARAH GEMPA MENGGUNAKAN SENSOR ACCELEROMETER ADXL330 MELALUI TELEMETRI

Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Vol.5, No. 2, September 2017

RANCANG BANGUN ALAT PERCOBAAN MOMEN INERSIA DENGAN MENGGUNAKAN TIMER OTOMATIS

Komputerisasi Alat Ukur V-R Meter untuk Karakterisasi Sensor Gas Terkalibrasi NI DAQ BNC-2110

APLIKASI NTC UNTUK MENENTUKAN ENERGI RADIASI DENGAN PENDEKATAN HUKUM STEFAN BOLTZMANN

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PENGEMBANGAN TIMBANGAN BUAH DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16

JURNAL Teori dan Aplikasi Fisika Vol. 04, No. 02, Juli Tahun 2016

Rancang Bangun Intrumentasi Pengukur Kecepatan Arus Air Berdasarkan Sistem Kerja Baling-Baling

RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKUR SUDUT KEMIRINGAN VIA SMS DENGAN MEDIA PENYIMPANAN DATA EEPROM AT24C04 TUGAS AKHIR

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA

Penggunaan Sensor Kesetimbangan Accelerometer dan Sensor Halangan Ultrasonic pada Aplikasi Robot Berkaki Dua

IMPLEMENTASI KONTROL PID PADA PERGERAKAN LARAS MORTIR 81MM SESUAI DENGAN HASIL PERHITUNGAN KOREKSI TEMBAKAN

Rancang Bangun Sistem Pengontrol Intensitas Cahaya pada Ruang Baca Berbasis Mikrokontroler ATMEGA16 Maulidan Kelana 1), Abdul Muid* 1), Nurhasanah 1)

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BAB III PERANCANGAN. Pada bab ini akan menjelaskan perancangan alat yang akan penulis buat.

ALAT MONITORING SUHU MELALUI APLIKASI ANDROID MENGGUNAKAN SENSOR LM35 DAN MODUL SIM800L BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA16 SKRIPSI

III. METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan mulai pada November 2011 hingga Mei Adapun tempat

PERANCANGAN SISTEM KENDALI GERAKAN ROBOT BERODA TIGA UNTUK PEMBERSIH LANTAI

INDIKATOR BAHAN BAKAR MINYAK DIGITAL PADA SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN SENSOR TEKANAN FLUIDA BERBASIS MIKROKONTROLER PUBLIKASI JURNAL SKRIPSI

SISTEM PEMANTAU KETINGGIAN AIR SUNGAI DENGAN TAMPILAN PADA SITUS JEJARING SOSIAL TWITTER SEBAGAI PERINGATAN DINI TERHADAP BANJIR

BAB III ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

TERMOMETER BADAN DIGITAL OUTPUT SUARA BERBASIS MIKROKONTROLLER AVR ATMEGA8535

RANCANG BANGUN DATA AKUISISI TEMPERATUR 10 KANAL BERBASIS MIKROKONTROLLER AVR ATMEGA16

SISTEM PENYIRAM TANAMAN JAGUNG PADA TANAH TANDUS BERBASIS FUZZY LOGIC

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Nama : Timbangan Bayi. 2. Jenis : Timbangan Bayi Digital. 4. Display : LCD Character 16x2. 5. Dimensi : 30cmx20cmx7cm

PENGUKUR PERCEPATAN GRAVITASI MENGGUNAKAN GERAK HARMONIK SEDERHANA METODE BANDUL

PERANCANGAN ALAT UKUR SUMBER AC/DC SECARA OTOMATIS

III. METODOLOGI PENELITIAN. bertempat di Laboratorium Elektronika Jurusan Teknik Elektro Universitas

POSITRON, Vol. VI, No. 1 (2016), Hal ISSN :

RANCANG BANGUN PENGUKURAN KANDUNGAN AIR PADA KAYU BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S51 TUGAS AKHIR

LUX METER BERBASIS MIKROKONTROLER

BAB 4 IMPLEMENTASI DAN EVALUASI. Dimensi : 30 x 22 x 9CM, Bobot 2.4 Kg. Display : layar LCD 16 x 2 karakter, 71.2 x 25.2 mm, 6.

BAB III PERANCANGAN ALAT DAN PEMBUATAN SISTEM. kadar karbon monoksida yang di deteksi oleh sensor MQ-7 kemudian arduino

PENGEMBANGAN APLIKASI USER INTERFACE ANDROID UNTUK PENGUKUR JARAK BERBASIS ARDUINO DAN BLUETOOTH

REALISASI ALAT PENDETEKSI WARNA PADA PERMUKAAN BENDA TERPROGRAM DELAPAN WARNA. S. Wijoyo. S. M / ABSTRAK

REMOTE CONTROL INFRARED DENGAN KODE KEAMANAN YANG BEROTASI. Disusun Oleh : Nama : Yoshua Wibawa Chahyadi Nrp : ABSTRAK

BAB IV HASIL DAN UJI COBA

REALISASI ERROR-CORRECTING BCH CODE MENGGUNAKAN PERANGKAT ENKODER BERBASIS ATMEGA8535 DAN DEKODER MENGGUNAKAN PROGRAM DELPHI

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PENGESAHAN PUBLIKASI HASIL PENELITIAN SKRIPSI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

RANCANG BANGUN SISTEM TELEMETRI TEMPERATUR MULTICHANNEL MULTIBIT MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER ATMega8535 DENGAN PEMROGRAMAN BORLAND DELPHI 7 TUGAS AKHIR

PENGUKUR TINGGI BADAN DENGAN DETEKTOR ULTRASONIK

2 METODE PENELITIAN. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2015 hingga Oktober 2015

METODE PENELITIAN. Teknik Elektro Universitas Lampung dilaksanakan mulai bulan Februari Instrumen dan komponen elektronika yang terdiri atas:

Perancangan Alat Ukur Daya Listrik Lampu Pijar Menggunakan ADC TLV2543 Dengan Tampilan Komputer

RANCANG BANGUN SISTEM PENGUKURAN POLUTAN GAS H 2 S PADA LOKASI MANIFESTASI GEOTHERMAL GEDUNG SONGO MENGGUNAKAN SENSOR TGS 2602 TUGAS AKHIR

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM

BAB IV PENGUKURAN DAN ANALISA

TEORI ADC (ANALOG TO DIGITAL CONVERTER)

PERANCANGAN DAN MONITORING MODEL PINTU AIR OTOMATIS PADA ALIRAN SUNGAI BERBASIS MIKROKONTROLER

Kontrol Keseimbangan Robot Mobil Beroda Dua Dengan. Metode Logika Fuzzy

Perancangan Monitoring ph dan Kelembaban dalam Live Cell Chamber

PENDETEKSI KEBAKARAN DENGAN MENGGUNAKAN SENSOR SUHU LM35D DAN SENSOR ASAP

Kata kunci : Media pembelajaran water level control untuk perekayasaan sistem kontrol

RANCANG BANGUN ALAT PENDETEKSI KETINGGIAN KOLOM CAIRAN INFUS MENGGUNAKAN SENSOR POTENSIOMETER DAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52

Makalah Seminar Tugas Akhir BALANCING ROBOT BERODA DUA MENGGUNAKAN METODE KENDALI PROPORSIONAL INTEGRAL

BAB III PERANCANGAN DAN REALISASI SISTEM

BAB III ANALISA SISTEM

APLIKASI TEKNOLOGI GSM/GPRS PADA SISTEM DETEKSI KEBAKARAN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 8535 ABSTRAK

Ultrasonic Level Transmitter Berbasis Mikrokontroler ATmega8

BAB IV HASIL PENELITIAN

RANCANG BANGUN ALAT UKUR KALIBRATOR SUHU MENGGUNAKAN DS18S20 BERBASIS AVR ATMEGA 8535 TUGAS AKHIR

PROTOTIPE SISTEM PENGAMANAN RUANG SERVER BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA8535

Clamp-Meter Pengukur Arus AC Berbasis Mikrokontroller

PEMBUATAN SISTEM PENGUKURAN SUDUT KEMIRINGAN BIDANG MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER AT89S51

Perancangan Alat Pendeteksi Kebocoran Gas LPG Berbasis Mikrokontroler ATMega16 Design of LPG Gas Leak Detectors Based on ATMega16 Microcontroller

REALISASI ALAT UKUR PH DAN TDS AIR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 16

Signal Conditioning Test for Low-Cost Navigation Sensor

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA HASIL PENGUJIAN

III. METODE PENELITIAN. : Laboratorium Teknik Kendali Jurusan Teknik Elektro. Universitas Lampung

RANCANG BANGUN CATU DAYA TENAGA SURYA UNTUK PERANGKAT AUDIO MOBIL

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISA SISTEM

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB IV PENGUJIAN SISTEM DAN ANALISIS HASIL KARAKTERISASI LED

Transkripsi:

Jurnal Rekayasa Elektrika Dokumen ini adalah dokumen pra-cetak dari artikel dengan judul tersebut di bawah, yang muncul segera setelah dinyatakan diterima. Versi cetak artikel ini dapat mengalami perubahan format. Rancang Bangun Alat Ukur Unting-Unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega-8 Jurnal Rekayasa Elektrika, Jurnal Rekayasa Elektrika Vol. 10, No. 3, April 2013 Hidayat Nur Isnianto dan Ali Ridho email: hnisnianto@gmail.com ISSN 1412-4785 e-issn 2252-620x Tanggal Pengiriman 10 Februari 2013 Tanggal Penerimaan 13 Mei 2013 Tanggal Publikasi Online 20 Juni 2013 Informasi tentang penerbitan artikel penelitian pada Jurnal Rekayasa Elektrika dapat dilihat pada http://jre.elektro.unsyiah.ac.id/manuscript-formal

Jurnal Rekayasa Elektrika, Vol. 10, No. 3, April 2013 141 Rancang Bangun Alat Ukur Unting-Unting Digital dan Waterpass Digital dengan Accelero Sensor Berbasis Mikrokontroler ATmega-8 Hidayat Nur Isnianto 1) dan Ali Ridho 2) 1) Program Diploma Teknik Elektro, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Jln. Yacaranda, sekip Unit IV Yogyakarta (55281) 2) Program Diploma Teknik Elektro, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Jln. Yacaranda, sekip Unit IV Yogyakarta (55281) email : hnisnianto@gmail.com Abstrak Proses pengukuran ketegakan cetakan beton (bekesting) dan kemiringan lantai umumnya dengan metode konvensional yaitu dengan menggunakan unting-unting (bandul) untuk ketegakan bekesting dan waterpass untuk kemiringan lantai. Kelemahan metode ini adalah diperlukan waktu yang relatif lama untuk proses pengukurannya dan hasil kemiringan belum direpresentasikan dalam satuan derajat. Unting-unting digital dan waterpass digita memiliki kelebihan mudah digunakan sehingga waktu pengukuran relatif singkat, serta hasil sudut kemiringan direpresentasikan dalam satuan derajat. Metode untuk pengukuran yang digunakan adalah menerapkan accelero sensor MMA 7361L untuk membaca kemiringan sumbu x, y, dan z dengan output berupa tegangan analog dan diubah menjadi bentuk digital dengan ADC pada mikrokontroler. Dari hasil pengujian alat untuk pengukuran ketegakan bekesting dan pengukuran kemiringan lantai.didapatkan error rata-rata untuk sumbu x adalah 0,51% dan sumbu y adalah 0,49%. Kata kunci: Unting-unting, Waterpass, Accelero, ATmega8 Abstract Measurement process erectness concrete mold (bekesting) and the slope of the floor general with the conventional method using a plummet (pendulum) to erectness bekesting and water pass to the slope of the floor. The downside of this method is that it takes a relatively long time to process and outcome measurement slope not represented in degrees. Digital plummet and digital waterpass has advantages that are easy to use a relatively short measurement time, and the results represented tilt angle in degrees. The method used for the measurement was implemented Accelero MMA 7361L sensor to read the tilt axis x, y, and z with analog voltage output and converted into digital form by the ADC on the microcontroller. From the results of test tools for measuring erectness bekesting and floor slope measurement error obtained for the average was 0.51% x-axis and y-axis is 0.49%. Keywords: plummet, Waterpass, Accelero, ATmega8 I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Selama ini dalam pekerjaan mendirikan sebuah bangunan digunakan unting-unting sebagai alat untuk menentukan indikasi ketegakan lurus suatu tiang.[2] Unting-unting yang digunakan dalam proses pekerjaan bangunan gedung umumnya cara manual yaitu dengan mengukur jarak benang atas ke tiang dan membandingkan jarak benang (atas unting-unting) ke tembok. Jika ukuran jarak atas dan bawah sudah sama maka tiang sudah benar benar tegak. Karena alat ini kecil, tentu mudah hilang atau tertimbun benda atau peralatannya lainnya. Para pengguna alat ini perlu menyimpan dengan rapi, agar tidak bersinggunggan dengan peralatan besi lainnya, karena permukaannya mudah rusak dan di simpan dalam kotak perkakas. [1,3] B. Dasar Teori Kualitas bekesting, kolom, dan sejenisnya memiliki pengaruh yang besar terhadap kualitas dan kekuatan bagunan. Salah satu kualitas tersebut adalah berkaitan ketegakan bidang pada elemen tersebut. Untuk mengukur ketegakan satu bangunan biasanya digunakan bandul pendulum yang biasa disebut unting-unting (plummet). [2] Unting unting disebut juga bandul/pendulum merupakan salah satu perkakas pertukangan yang biasanya dipergunakan untuk mengukur ketegakan suatu benda atau bidang, ketegakan bekisting, ketegakan kayu saat setting kusen pintu dan jendela. Bentuknya seperti prisma dengan ujung lainnya dibuatkan untuk penempatan kait dan benang. Alat ini terbuat dari bahan besi dengan permukaan berwarna besi putih, kuningan atau besi biasa. Ada juga bentuk lain yang salah satu ujungnya tetap dibuat runcing.[1,2,3]

142 Jurnal Rekayasa Elektrika, Vol. 10, No. 3, April 2013 Accelero adalah sebuah tranduser yang berfungsi untuk mengukur percepatan, mendeteksi dan mengukur getaran, atau percepatan akibat gravitasi bumi. Selain itu dapat digunakan untuk mengukur kemiringan benda.[4] Accelero sensor mampu digunakan sebagai untinguntung digital dan waterpass digital dengan hasil pengukuran cepat, akurat, dan desain alat yang minimalis dengan penampil dalam bentuk digital.[4] II. METODE PENELITIAN Penelitian dilakukan dengan merancang rangkaian alat ukur kemiringan yang terdiri dari accelero sensor yang merupakan sensor kemiringan dengan output tegangan analog yang bekerja dengan faktor gravitasi bumi, mikrokontroler sebagai pemroses hasil pembacaan, dan layar LCD 16x2 sebagai penampil dalam bentuk satuan sudut kemiringan dalam derajat serta LED sebagai indikator. Diagram sistem alat ini secara keseluruhan dapat dilihat pada Gambar 1. Gambar 3. Sistem Minimum ATMega-8 Gambar 1. Blok Diagram Sistem A. Accelero Sensor Sensor kemiringan bidang bekisting dan kemiringan lantai digunakan accelero sensor MMA 7361 buatan Freescale Semiconductor. Sensor ini memiliki 3 keluaran berupa tegangan analog Xout, Yout, dan Zout yang merepresentasikan sumbu x, sumbu y, dan sumbu z. Ketiga keluaran ini dihubung ke kaki ADC0, ADC1, dan ADC2 pada mikrokontroler Atmega 8. Gambar 2 merupakan sensor MMA 7631L.[4,5] Accelero sensor akan membaca kemiringan pada benda uji. Keluaran dari accelero sensor berupa tegangan analog yang dihubungkan ke kaki ADC0(PC0), ADC1(PC1), dan ADC2(PC2) pada mikrokontroler Atmega 8 untuk dikonversi menjadi isyarat digital. Data tersebut kemudian diolah dan ditampilkan pada layar LCD 16x2 dalam bentuk satuan derajat kemiringan. Kemiringan yang disensor adalah pada sumbu X dan sumbu Y karena mengacu pada prinsip kerja unting unting konvensional. [6,7]. ADC yang digunakan adalah model konversi ADC 10 bit, maka nilai maksimum dari pembacaan ADC itu adalah 2 10 = 1024, untuk dapat mengetahui hasil konversinya maka dapat dilakukan proses kalkulasi dengan persamaan (1) berikut.[7]... (1) dengan: ADC : hasil konversi tegangan dalam bentuk digital Vin : tegangan masukan dari sensor Vref : tegangan referensi sistem ADC. Diagram alir proses pembacaan dan konversi pada ADC terlihat pada Gambar 4. Gambar 2. Accelero Sensor. B. Mikrokontroler ATMega-8 Kendali utama pada perancangan sistem ini ada pada mikrokontroler ATmega 8 seperti pada Gambar 3.

Hidayat Nur Isnianto dkk.: RANCANG BANGUN ALAT UKUR UNTING-UNTING DIGITAL DAN 143 WATERPASS DIGITAL DENGAN ACCELERO SENSOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA-8 Tabel 1. Hubungan perubahan sudut kemiringan X dan Y dengan tegangan keluaran. Gambar 4. Diagram alir sistem keseluruhan. C. Box Alat Ukur Kotak alat ukur yang direncanakan seperti terlihat pada Gambar 5 berikut ini. B. ADC Mikrokontroler ATMEGA-8 Pengujian ADC dilakukan untuk memantapkan mikrokontroler dalam proses konversi, hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Pengujian ADC mikrokontroler ATmega8 Gambar 5. Desain alat ukur yang direncanakan III. HASIL DAN PEMBAHASAN Proses kalibrasi dan pengujian dilakukan di Laboratorium mekanika tanah Diploma Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada, dengan menggunakan acuan theodolite sebagai parameter pembanding. A. Pengujian Accelero Sensor Pengujian ini dilakukan untuk melihat respon sensor terhadap perubahan kemiringan yang terjadi. Adapun hasil pengujian dapat dilihat pada Tabel 1. Dari hasil pembacaan ADC seperti pada Tabel 2 kemudian diolah oleh mikrokontroler ATMega-8 untuk dikonversi menjadi sudut kemiringan dalam satuan derajat. ditampilkan pada LCD. C. Pengujian LCD 16x2 Pengujian LCD dilakukan untuk mengetahui apakah LCD 16x2 yang digunakan dalam keadaan baik. Dalam percobaan adalah proses penampilan menu pada alat ini. Hasil pengujian LCD dapat dilihat pada Gambar 6.

144 Jurnal Rekayasa Elektrika, Vol. 10, No. 3, April 2013 Dari Tabel 3 hasil pengujian tersebut diperoleh nilai error rata-rata sebesar 0,27. Hasil perbandingan antara alat yang dibuat dengan kalibrator theodolite dapat di gambarkan dalam bentuk grafik seperti pada Gambar 8. Gambar 6. Tampilan menu awal alat. Keterangan : 1-ANGLE : untuk 1 sumbu / Waterpass digital 2-ANGLE : untuk 2 sumbu / Unting-unting digital CAL : untuk proses kalibrasi D. Pengujian Sistem Keseluruhan Pengujian dan Kalibrasi alat dilakukan di Laboratorium Kayu untuk uji dengan bekesting dan di Laboratorium Mekanika Tanah Program Diploma Teknik Sipil sekolah Vokasi UGM untuk uji kemiringan dengan menggunakan pembanding Theodolite Digital. Alat ukur ini menjadi referensi pengukuran dengan membandingkan hasil pengukuran kemiringan bekesting yang sama seperti terlihat pada Gambar 7. Gambar 8. Grafik hasil Kalibrasi Alat dengan Theodolite Dari Gambar 8 terlihat bahwa hasil pengukuran dengan alat yang dibuat mendekati dengan hasil pengukuran dengan theodolite yang digunakan sebagai alat ukur referensi (kalibrator). IV. KESIMPULAN Telah berhasil dibuat alat unting-unting digital dan waterpass digital menggunakan sensor accelero MMA7631L berbasis mikrokontroler ATmega 8 yang portable dan ringan dengan error rata-rata untuk sumbu x adalah 0,51% dan sumbu y adalah 0,49% untuk pengukuran sudut kemiringan lantai dan ketegakan bekesting. V. DAFTAR PUSTAKA Gambar 7. Pengujian dengan Theodolite Hasil pengujian dan kalibrasi dengan thodolite terlihat pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil kalibrasi dengan theodolite. [1] Soetomo Wongsotjitro, Soetomo, 1980, Ilmu Ukur Tanah, Penerbit Kanisius, Yogyakarta. [2] Anonim, 2011, Mengukur Ketegakan Bidang, terdapat di http://www.imagebali.net/detailartikel/1174-mengukur-ketegakan-bidang.php diakses pada tanggal 30 November 2011. [3] Anonim, 2011, Unting-Unting, terdapat di http://khedanta.wordpress.com/2011/08/23/untingunting/ diakses pada tanggal 30 November 2011. [4] Anonim, 2011, Pengukuran Kemiringan Menggunakan Accelerometer MMA 7260 dengan Code Vision AVR Terkalibrasi, terdapat di http://elektrokontrol.blogspot.com/2011/06/pengukurankemiringan-menggunakan.html diakses pada tanggal 30 November 2011. [5] Tuck, Kimberly, 2007, Tilt Sensing Using Linear Accelerometers, Freescale Semiconductor, Inc., Technical Information Center, EL516

Hidayat Nur Isnianto dkk.: RANCANG BANGUN ALAT UKUR UNTING-UNTING DIGITAL DAN 145 WATERPASS DIGITAL DENGAN ACCELERO SENSOR BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA-8 [6] Winoto, Ardi, 2008, Mikrokontroler AVR ATmega8/32/16/8535 dan Pemprogramannya dengan Bahasa C pada WinAVR, Edisi Revisi, Penerbit: Informatika, Bandung. [7] Lastarda, Nicko, 2010, Alat Ukur Kadar Air Biji Kakao Berbasis Mikrokontroler ATmega 8. Diploma Teknik Elektro, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.