ANALISIS RASIO KEUANGAN

dokumen-dokumen yang mirip
Hasil akhir dari proses pencatatan keuangan adalah laporan keuangan. Laporan keuangan merupakan cerminan dari prestasi manajemen pada satu periode

Bab 2: Analisis Laporan Keuangan

Analisa Rasio Keuangan

MEET 05 FOR E LEARNING ANALISA RASIO

Analisa Laporan keuangan

MODUL ANALISIS LAPORAN KEUANGAN

ANALISIS LAPORAN KEUANGAN. Nurochman, SST,.Akt,.MT

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS ANDALAS BAHAN AJAR

RASIO LAPORAN KEUANGAN

BAB V PENUTUP. Ace Hardware Indonesia Tbk adalah sebagai berikut: 1. Rasio likuiditas PT Ace Hardware Indonesia Tbk bila dilihat dari current

BAB 11 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

MAKALAH Untuk Memenuhi Tugas Manajemen Keuangan ANALISIS RASIO KEUANGAN : PT. HOLCIM tbk

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR ISI. SURAT PERNYATAAN RIWAYAT HIDUP. KATA PENGANTAR DAFTAR GAMBAR.. DAFTAR ISTILAH.

TINJAUAN PUSTAKA. Likuiditas merupakan suatu indikator yang mengukur kemampuan perusahaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Rasio keuangan merupakan alat analisis keuangan yang paling sering

Financial Performance (2)

Analisis Laporan Keuangan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dengan jumlah yang lain, dan dengan menggunakan alat analisis berupa rasio akan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Manajemen Keuangan. Memahami Kondisi dan Kinerja Keuangan Perusahaan. Basharat Ahmad. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Dalam menganalisa laporan keuangan terdapat beberapa metode yang bisa dijadikan tolak ukur untuk menilai posisi keuangan perusahaan antara lain:

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS KEUANGAN. o o

LAPORAN KEUANGAN DEPRESIASI

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis terhadap laporan keuangan PT. Astra Agro

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan pada laporan keuangan PT.

Bab 9 Teori Rasio Keuangan

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. PT. Kimia Farma Tbk merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang

Analisis Fundamental untuk menentukan nilai intrinsik saham sebagai dasar pengambilan keputusan investasi saham pada PT. Kimia Farma, Tbk.

PERTEMUAN 6 ANALISIS LAPORAN KEUANGAN ANDRI HELMI M, SE., MM.

BAB II LANDASAN TEORI. Manajemen keuangan adalah aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk

BAB II LANDASAN TEORI

5/15/2012. Adalah suatu metode perhitungan dan interpretasi rasio keuangan untuk menilai kinerja dan status suatu perusahaan

ANALISIS RASIO KEUANGAN SEBAGAI ALAT UKUR KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PADA PT. MANDOM INDONESIA TBK.

LAPORAN KEUANGNAN DAN ANALISIS LAPORAN KEUANGAN. Febriyanto, S.E., M.M.

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

ANALISIS KINERJA KEUANGAN PT. TOKO GUNUNG AGUNG, Tbk TAHUN

III. METODOLOGI PENELITIAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. banyak diminati masyarakat saat ini. Menerbitkan saham merupakan salah

BAB IV. Analisis dan Pembahasan. dan 2012 terdapat analisis keuangan sebagai berikut :

BAB 2 TINJAUAN TEORITIS DAN PERUMUSAN HIPOTESIS

II. LANDASAN TEORI. dengan menggunakan aktiva lancar yang tersedia. Menurut Brigham dan Houston,

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB II LANDASAN TEORI

III. METODOLOGI PENELITIAN

ANALISIS KEUANGAN. 1) faktor kritis dalam analisis rasio keuangan, 2) mempelajari bagaimana analisis rasio keuangan tersebut dipergunakan dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PROGRAM MAGISTER STUDI EKONOMI MANAJEMEN

BAB II LANDASAN TEORI

Analisis Penggunaan Rasio Keuangan (BAB 1) Astried P. ANALISIS PENGGUNAAN RASIO KEUANGAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. berhasil memenangkan persaingan apabila dapat menghasilkan laba yang

BAB I PENDAHULUAN. Pasar modal memiliki peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar

BAB II URAIAN TEORITIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. laporan keuangan yang dapat berfungsi sebagai alat ukur dalam menilai kinerja

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penguji dari pekerjaan bagian pembukuan, tetapi untuk selanjutnya laporan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Penelitian ini berjudul Reaksi Pasar Terhadap Pengumuman Employee

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR. DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR... DAFTAR LAMPIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

WARMING UP : Buatlah Neraca dan Laba Rugi

ANALISIS LAPORAN KINERJA KEUANGAN

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II ANALISIS LAPORAN KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ANALISIS RASIO KEUANGAN

BAB II URAIAN TEORITIS. Octavianus Hendratmo (2004) meneliti dengan judul Analisis Pengaruh

ANALISA KEUANGAN Rasio Keuangan. Sumber : Syafarudin Alwi BamBang Riyanto

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ABSTRAK. Kata kunci : Rasio Likuiditas, Rasio Aktivitas, Rasio Solvabilitas, Rasio Profitabilitas, Rasio Pasar.

Bab 1 Analisis Penggunaan Rasio Keuangan

ANALISIS EKONOMI, KEUANGAN PERUSAHAAN & INVESTASI ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Perkembangan dunia usaha saat ini semakin pesat, menimbulkan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

BAB IV ANALISIS DAN HASIL PEMBAHASAN. Laporan keuangan peruahaan merupakan sumber informasi bagi pihakpihak

Analisis Laporan Keuangan PT. UNILEVER Indonesia, Tbk Periode Tahun

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Manajemen berasal dari kata "to manage" yang dapat diterjemahkan dalam

BAB I PENDAHULUAN. Pada era globalisasi seperti saat ini, dimana persaingan usaha sangat ketat

Modul ke: MANAJEMEN KEUANGAN. Analisa Rasio Keuangan Analisa Dupont Analisa MNA & EVA. 3Fakultas EKONOMI. Program Studi AKUNTANSI

ANALISA LAPORAN KEUANGAN ERDIKHA ELIT

Menurut Hanafi dan Halim (1996), pada dasarnya analisis rasio bisa dikelompokkan kedalam lima macam kategori, yaitu:

Analisis Laporan Keuangan

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. seorang penganalisis untuk mengevaluasi tingkat earning dalam hubungannya

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN. saran yang sesuai dengan penelitian analisis data yang telah dilakukan.

TIME SERIES ANALYSIS DARI LAPORAN KEUANGAN PT. UNILEVER INDONESIA Tbk. TRIWULAN REKRUTMEN FINANCIAL ASSISTANT COMMUNITY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Dalam praktiknya laporan keuangan oleh perusahaan dibuat dan disusun sesuai dengan

LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT SENTUL CITY, Tbk. DAN ENTITAS ANAK

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

manajemen? PROSES AKUNTANSI NERACA Bk Jurnal Bukti Bk Besar Utang Aset BB Pembantu MODAL + pendapatan - biaya ANALIS? ivestor?

BAB II ANALISIS KINERJA BERDASARKAN MODEL KEMAPANAN. Kinerja keuangan perusahaan adalah prestasi kerja suatu perusahaan di

BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Transkripsi:

ANALISIS RASIO KEUANGAN N U R A E N I, S. S O S., M. A B

Analisis Rasio Keuangan Analisis rasio keuangan merupakan teknik analisis laporan keuangan yang dilakukan dengan cara membandingkan satu komponen atau unsur dengan komponen lainnya yang ada dalam neraca maupun laba-rugi. Rasio keuangan dihitung dengan cara membandingkan angka yang ada dalam neraca maupun angka yang ada dalam laba-rugi.

Metode Pembandingan Ratio Financial Pada dasarnya ada dua cara yang dapat dilakukan di dalam membandingkan ratio finansial yaitu: Time series analysis Cross sectional approach.

Berdasarkan sumber yang dianalisis, analisis rasio keuangan dapat dibedakan menjadi dua yaitu : Perbandingan internal (internal comparation), Perbandingan eksternal (external comparation)

KEGUNAAN HASIL ANALISIS RASIO KEUANGAN (Use of Financial Ratio) Pihak yang berkepentingan (stakeholders) terhadap laporan analisis rasio keuangan, yaitu: 1. Manajemen perusahaan yang bersangkutan,. 2.Pemilik perusahaan (para pemegang saham 3.Pemberi pinjaman atau kreditor, 4.Kelompok lain, seperti pemerintah, tenaga kerja, dan masyarakat.

Keterbatasan Analisis Rasio Keuangan 1. Sering kali sulit dalam mengidentifikasi kategori industri dari perusahaan yang beroperasi dalam beberapa jenis bidang usaha. 2. Angka rata-rata industri yang diterbitkan sering hanya merupakan perkiraan saja dan hanya memberikan panduan umum, karena bukan merupakan hasil penelitian ilmiah dari seluruh perusahaan yang ada dalam industri. 3. Perbedaan praktik akuntansi pada masing-masing perusahaan dapat menghasilkan perbedaan angka rasio yang diperoleh. 4. Angka rasio keuangan dapat menjadi terlalu tinggi atau terlalu rendah 5. Rata-rata industri mungkin tidak memberikan target rasio atau norma yang diinginkan.. 6. Banyak perusahaan mengalami situasi musiman dalam kegiatan operasinya. Jadi, pos neraca dan rasionya akan berubah sepanjang tahun saat laporan disiapkan.

hal yang perlu diperhatikan di dalam penggunaan rasio-rasio keuangan: Satu rasio tidak dapat digunakan untuk menilai keseluruhan operasi perusahaan yang telah dilakukan. Pembandingan yang dilakukan harus dari perusahaan yang sejenis dan pada saat yang sama. Sebaiknya perhitungan rasio keuangan didasarkan pada data laporan keuangan yang sudah diaudit atau diperiksa akuntan public. Akuntansi atau teknik pelaporan keuangan yang digunakan harus sama.

JENIS-JENIS RASIO (Types of Ratio) Rasio likuiditas (liquidity ratio), Rasio aktivitas (activity ratio). Rasio leverage finansial (financial leverage ratio), Rasio keuntungan (Profitability ratio)

Rasio likuiditas (liquidity ratio) Rasio-rasio likuiditas (liquidity ratios) adalah suatu rasio keuangan yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi berbagai kewajiban jangka pendeknya yang harus dipenuhi Dalam menganalisis posisi likuiditas perusahaan Dalam menganalisis posisi likuiditas perusahaan dapat menggunakan dua macam rasio, yaitu Rasio Lancar (Current Ratio) dan Rasio Cepat (Quick Ratio or Acid Test Ratio). Ada juga yang menambahkan dengan Cash ratio (Rasio Kas)

Rasio likuiditas (liquidity ratio) Current Ratio (Rasio Lancar) CR dapat dihitung dengan formula sebagai berikut: Aktiva Lancar Rasio Lancar x100 % Kewajiban Lancar Current ratio PT A Tahun 2008 = 1.003.200 481.940 x100 % Current ratio PT A Tahun 2009 = 1.222.715 620.750 x 100 % 208,158 % atau 2,08158 197 % 1, 97

Rasio likuiditas (liquidity ratio) Quick ratio (Rasio cepat) Quick ratio (QR) atau disebut juga Acid Test Ratio merupakan alat ukur yang lebih akurat untuk mengukur tingkat likuiditas perusahaan. Quick ratio merupakan rasio atau perimbangan antara jumlah aktiva lancar dikurangi persediaan dengan jumlah hutang lancar Rasio Cepat Aktiva Lancar - Persediaan Kewajiban Lancar x100%

Rasio likuiditas (liquidity ratio) Contoh: Quick ratio PT A Tahun 2008 = 1.003.200-280.855 x 100 % 481.940 =149,88% atau 1,4988 Quick ratio PT A Tahun 2009 = 1.222.715-288.885 620.750 x 100 % =150,43 % atau 1,5043

Rasio likuiditas (liquidity ratio) Cash Ratio (Rasio kas) Cash ratio adalah rasio yang membandingkan antara kas dengan aktiva lancar yang bisa segera menjadi uang kas dengan hutang lancar. Aktiva lancar yang bisa segera menjadi uang kas adalah efek atau surat berharga. Rumus Cash Ratio: cash ratio= Cash Efek Current Liabilities x100% atau Cash ratio= Kas Surat Berharga Hutang Lancar x100 %

Cash Ratio (Rasio Kas) Contoh: Cash ratio PT A Tahun 2008 = 287.720 50.765 x100% 481.940 70,23% 0,723 Cash ratio PT A Tahun 2009 = 362.970 68.160 620.750 x100 % 69,45% 0,6945

Rasio Aktivitas ( Activity Ratios ) Rasio aktivitas adalah rasio keuangan yang mengukur bagaimana perusahaan secara efektif mengelola aktivaaktivanya Rasio aktivitas digunakan untuk melihat seberapa besar tingkat aktiva tertentu yang dimiliki perusahaan, apakah sudah sesuai dan beralasan (reasonable), sangat tinggi, atau sangat rendah jika dipandang dari tingkat penjualan saat ini dan yang diproyeksikan Rasio aktivitas menganalisis hubungan antara laporan laba-rugi, khususnya penjualan, dengan unsur-unsur yang ada pada neraca, khususnya unsur-unsur aktiva

Rasio Aktivitas ( Activity Ratios ) Rasio aktivitas dapat diukur dengan beberapa rasio yaitu: Perputaran Piutang ( Receivable Turnover ), perputaran persediaan (Inventory Turnover atau ITO) dan perputaran aktiva total (Total assets Turnover atau TATO) dan juga perputaran aktiva tetap (Fixed assets Turnover atau FATO)

Perputaran Piutang (Receivable Turnover) Receivable turnover merupakan ukuran efektivitas pengelolaan piutang, sehingga semakin cepat perputaran piutang, berarti semakin efektif perusahaan dalam mengelola piutangnya.

Perputaran Piutang (Receivable Turnover) Rumus untuk menghitung Receivable turnover yaitu: Annual Credit Sales Receivable turnover = atau Average Receivable Perputaran piutang = Contoh: Penjualan Kredit Bersih Setahun Rata rata Piutang Perputaran piutang PT A Tahun 2008 = 2.600.000 : 383.860 = 6,77 kali ( x ) Perputaran piutang PT A Tahun 2009 = 3.075.000 6.936kali (383.860 502.700) : 2

Average age of Receivable Umur rata-rata piutang atau umur rata-rata pengumpulan piutang ( Average collection period) merupakan suatu alat yang penting untuk menilai kebijakan penjualan kredit dan pengumpulan piutang Piutang dapat dikatakan likuid apabila dapat dikumpulkan tepat waktu dan relatif singkat.

Average age of Receivable Untuk mengetahui lamanya piutang tertagih atau receivable collection periode dapat menggunakan beberapa rumus sebagai berikut: Receivable Collection periode = Average Receivable x 360 Annual Credit Sales Rata - rata Piutang x 360 Penjualan Kredit atau Contoh: Umur rata-rata piutang atau umur rata-rata pengumpulan piutang PT A Tahun 2008 dan 2009 sebesar: 383.860 x 360 2.600.000 53,149hr sedangkan th 2009= (383.860 52.700):2 3.075.000 x 360 51,896hr

Rasio Perputaran Persediaan ( Inventory Turnover) Rasio perputaran persediaan digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam mengelola persediaan Rasio Perputaran Persediaan dihitung dengan formula berikut: Inventory Turnover = Harga Rata Pokok Penjualan rata Persediaan

Contoh: Inventory Turnover PT A Tahun 2008 sebesar = 1.934.110 280.855 6,886 kali Inventory Turnover PT A Tahun 2009 sebesar = 2.326.925 (280.855 288.885) : 2 8,168 kali

Untuk mengetahui lamanya persediaan tersimpan di gudang sebelum masuk proses produksi atau di jual yaitu Average age of inventory dan dihitung dengan rumus sebagai berikut: Average age of inventory= 360 Inventory Turnover Dari contoh diatas Average age of inventory untuk thn 2008= ( 360 : 6,887 ) = 52,27 hari, sedangkan Tahun 2009 = ( 360 : 8,168 ) = 44,07 hari Average day s inventory = Rata - rata Persediaan x 360 Harga pokok Penjualan

Perputaran Aktiva Tetap Rasio perputaran aktiva tetap digunakan untuk mengukur tingkat efektivitas penggunaan aktiva tetap sebagai sarana menghasilkan barang yang dijual maupun dalam mendapatkan penghasilan. Rumus: Fixed Assets Turnover Ratio (FATO) = Perputaran Aktiva tetap = Annual Credit Sales Fixed Assets Penjualan Aktiva Bersih Tetap

Rasio Perputaran Aktiva Total (Total Assets Turnover Ratio = TATO). Rasio perputaran aktiva total mengukur perputaran dari semua aktiva atau asset perusahaan dan dihitung dengan cara membagi penjualan dengan aktiva total. Rumus Rasio perputaran aktiva total sebagai berikut: Rasio Perputaran Aktiva Total Penjualan Bersih Aktiva Total

Rasio Perputaran Hutang Dagang ( Account Payable Turnover ) Account Payable Turnover atau Tingkat Perputaran Hutang Dagang digunakan untuk mengetahui berapa kali hutang dagang berputar dalam satu tahun. Rumusnya adalah sebagai berikut: Accountpay ableturnov er Pembelian Kredit per tahun Rata rata Hutang Dagang

Umur Rata-rata Hutang Dagang ( Average age of Account Payable ) Umur rata-rata hutang dagang atau rata-rata periode pembayaran ( Average Payment perod) merupakan suatu alat yang penting untuk menilai kebijakan pembelian kredit dan pembayaran hutang. Average age of Account Payable= Account 360 Payable Turnover atau Rata - rata Hutang Dagang x 360 Pembelian Kredit per Tahun

Rasio Hutang ( Leverage Ratio atau Debt Ratio) Rasio leverage atau rasio hutang atau ada yang menyebut rasio Solvabilitas adalah rasio keuangan yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka panjangnya. Rasio hutang digunakan untuk melihat seberapa besar risiko keuangan perusahaan (financial risk). Rasio leverage dapat menggunakan dua ukuran, yaitu rasio hutang total terhadap aktiva total (total debt to total assets ratio atau DR) dan rasio hutang terhadap ekuitas (debt to equity ratio atau DER).

Total Debt to Total Assets Ratio ( TDTAR) atau Debt Ratio (DR ) Rasio hutang total terhadap aktiva total atau disebut juga rasio hutang atau leverage (debt / leverage ratio) mengukur persentase dana yang disediakan oleh kreditor terhadap aktiva total yang dimiliki perusahaan. Rumus DR: Rasio Hutang Hutang Total Aktiva Total x100%

Debt To Equity Ratio ( DER ) atau Total Debt To Equity Ratio ( TDER ) DER merupakan rasio leverage yang menunjukkan besarnya hutang jangka panjang dibanding dengan ekuitas atau modal sendiri. Rumus: Rasio Utang TerhadapEkuitas Hutang Jangka Panjang x100% EkuitasSaham

Debt To Total Capitalization Ratio Debt To Total Capitalization Ratio merupakan rasio hutang jangka panjang dengan Total Capitalization, menunjukkan seberapa besar kreditur jangka panjang membiayai modal jangka panjang perusahaan. Rumus: TotalCapit alization Hu Hutangjang kapenjang tan gjangkapan jang equity x100%

Pengukuran tingkat kemampuan perusahaan membayar hutang yang tetap (Measures of the ability to service fixed finansial charges). The ability to service debt dimaksudkan untuk mengukur kemampuan perusahaan di dalam membayar semua kewajiban finansial yang sifatnya tetap pada saat yang sudah ditentukan atau untuk mengukur kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Dengan adanya hutang jangka panjang, maka ada pembayaran yang sifatnya tetap dalam bentuk bunga Pengukuran terhadap kemampuan perusahaan membayar kewajiban finansial yang sifatnya tetap, dapat dilakukan dengan : 1. Time interest earned, 2. Total debt coverage dan 3. The overall coverge ratio

Time interest earned ( T I E ) Time interest earned juga disebut The total interest coverge ratio yang tujuannya untuk mengukur kemampuan perusahaan membayar semua kewajiban tetap berupa bunga Rumus: TIE Earning before interest and taxes Beban Bunga

Total Debt Coverage Total Debt Coverage digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan di dalam membayar semua kewajiban kepada kreditur, yaitu berupa bunga maupun pinjaman pokok (principal) atau sinking fund. Rumus: E B I T TotalDebtCoverage Interest ( Principalrepayment :1- t )

Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio) Rasio profitabilitas mengukur seberapa besar kemampuan perusahaan menghasilkan laba atau keuntungan Dalam mengukur profitabilitas dapat dilakukan dengan beberapa macam rasio yaitu: rasio margin laba kotor (gross profit margin), rasio margin laba operasi bersih (net operating profit margin), rasio margin laba bersih (net profit margin), rasio pengembalian atas aktiva disebut return on asset (ROA), rasio pengembalian atas investasi disebut return on investment (ROI) dan rasio pengembalian atas ekuitas disebut return on equity (ROE)

Rasio Profitabilitas (Profitability Ratio) 1. Gross Profit Margin = Penjualan Hrg Pokok Penjualan / Penjualan 2. Operating Profit Margin atau margin laba operasional) = EBIT/Penjualan 3. Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak (EAT) / Penjualan 4. Return On Investment = Laba Setelah Pajak (EAT) / Total Assets 5. Return On Equity = Laba Setelah Pajak (EAT) / Modal Sendiri

Rasio Nilai Pasar Rasio nilai pasar (market value ratio) merupakan rasio keuangan yang menghubung-kan harga saham perusahaan dengan pendapatan maupun nilai buku per lembar saham.

Rasio Pasar: 1. laba per lembar saham atau earnings per share (EPS) = laba yang tersedia/jml saham biasa yang beredar 2. dividen per lembar saham atau dividends per share (DPS) =nilai deviden total/jml saham beredar 3. rasio harga terhadap laba atau price earning ratio (PE) =harga perlmbr saham/eps 4. rasio harga terhadap nilai buku atau rasio nilai pasar terhadap nilai buku atau market to book ratio =Harga pasar sham per lmb/nilai buku shm per lembar 1. rasio pembayaran dividen =DPS/EPS 2. hasil dividen atau yield dividen = harga psr sham per lmb/dps