BUPATI KOTAWARINGIN BARAT PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 39 TAHUN 2010 TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG STAF AHLI BUPATI KOTAWARINGIN BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI KOTAWARINGIN BARAT, Menimbang : a. bahwa, dalam rangka membantu pelaksanaan tugas Bupati dan sesuai Pasal 8 Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariatt Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat, perlu dibentuk Staf Ahli Bupati; b. bahwa, tindak lanjut pelaksanaan Peraturan Bupati Kotawaringin Barat Nomor 3 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Bupati Kotawaringin Barat masih terdapat kekurangan mengenai penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Uraian Tugas; c. bahwa, berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b diatas, perlu menetapkan Peraturan Bupati Kotawaringin Barat tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Kotawaringin Barat Nomor 3 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Bupati Kotawaringin Barat. Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan Undang-Undang Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di Kalimantan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 9) sebagai Undang-Undang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1959 Nomor 72, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1820); 2. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1974 Nomor 55, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3041), sebagaimana telah diubah dengann Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok- 3390); Pokok Kepegawaian (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3581); 4. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangann Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286); 5. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 6. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan perundangundangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negaraa Republik Indonesia Nomor 4389);
7. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2005 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 108, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4548); 8. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 1994 tentang Jabatan Fungsional Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1994 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 1547); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural (Lembaran Negara Nomor 197, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4018 sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2002 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4194); 11. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 197, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4018), sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4194); 12. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintah antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/ Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 13. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89; Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741); 14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah; 15. Peraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Nomor 14 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan Daerah yang Menjadi Kewenangan Kabupaten Kotawaringin Barat (Lembaran Daerah Kabupaten kotawaringin Barat Tahun 2008) ; 16. Peraturan Daerah Kabupaten kotawaringin Barat Nomor 17 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Lembaran Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2008 Nomor 17); MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG PERUBAHAN ATAS PERATURAN BUPATI KOTAWARINGIN BARAT NOMOR 3 TAHUN 2009 TENTANG STAF AHLI BUPATI KOTAWARINGIN BARAT. -636-
Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Bupati Kotawaringin Barat Nomor 3 Tahun 2009 tentang Staf Ahli Bupati Kotawaringin Barat (Lembaran Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat Tahun 2009 Nomor 3), diubah sebagai berikut : 1. Ketentuan Pasal 4 diubah, sehingga keseluruhan Pasal 4 berbunyi sebagai berikut : Pasal 4 (1) Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik mempunyai tugas membantu Bupati dalam memberikan telaahan mengenai masalah-masalah dibidang hukum dan politik. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas atas petunjuk Bupati yang menyangkut masalah hukum dan politik. b. Penyiapan dan penyusunan penalaran konsepsional suatu masalah dibidang hukum dan politik dan membantu pemecahan persoalan secara mendasar dan terpadu untuk bahan kebijaksanaan Bupati sebagai telaahan staf. Dalam melaksanakan fungsi, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana program dan rencana kerja anggaran Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik. b. Merumuskan sasaran dan menganalisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang kesatuan bangsa, politik, perlindungan masyarakat, ketentraman dan ketertiban umum, penegakan peraturan daerah, peraturan Bupati, keputusan Bupati, bidang perpustakaan, kearsipan dan dokumentasi. tentang kebijakan Bupati dalam Bidang Hukum dan Politik. d. Mengevaluasi hasil kajian dan analisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang hukum dan politik. e. Melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran, kinerja program Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik. (2) Staf Ahli Bidang Pemerintahan mempunyai tugas membantu Bupati dalam memberikan telaahan mengenai masalah-masalah dibidang pemerintahan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Staf Ahli Bidang Pemerintahan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas atas petunjuk Bupati yang menyangkut masalah pemerintahan. b. Penyiapan dan penyusunan penalaran konsepsional suatu masalah dibidang pemerintahan dan membantu pemecahan persoalan secara mendasar dan terpadu untuk bahan kebijaksanaan Bupati sebagai telaahan staf. Dalam melaksanakan fungsi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana program dan rencana kerja anggaran Staf Ahli Bidang Pemerintahan. b. Merumuskan sasaran dan menganalisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang otonomi daerah dan pertanahan, bidang kehumasan dan pengelolaan data elektronik, bidang organisasi perangkat daerah dan aparatur pemerintah serta pengawasan. tentang kebijakan Bupati dalam bidang pemerintahan. d. Mengevaluasi hasil kajian dan analisis atas suatu kebijakan Bupati dalam Bidang Pemerintahan. -637-
e. Melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran, kinerja program Staf Ahli Bidang Pemerintahan. (3) Staf Ahli Bidang Pembangunan mempunyai tugas membantu Bupati dalam memberikan telaahan mengenai masalah-masalah dibidang pembangunan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (3), Staf Ahli Bidang Pembangunan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas atas petunjuk Bupati yang menyangkut masalah pembangunan. b. Penyiapan dan penyusunan penalaran konsepsional suatu masalah dibidang pembangunan dan membantu pemecahan persoalan secara mendasar dan terpadu untuk bahan kebijaksanaan Bupati sebagai telaahan staf. Dalam melaksanakan fungsi, Staf Ahli Bidang Pembangunan mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana program dan rencana kerja anggaran staf ahli bidang pembangunan. b. Merumuskan sasaran dan menganalisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang bina marga, tata kota dan perumahan, pengelolaan sumber daya air dan energi, sumber daya mineral, bidang perhubungan, penerangan jalan dan pengelolaan reklame, bidang pengelolaan kebersihan dan pertamanan, pengendalian lingkungan hidup. tentang kebijakan Bupati dalam bidang pembangunan. d. Mengevaluasi hasil kajian dan analisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang pembangunan. e. Melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran, kinerja program staf ahli bidang pembangunan. (4) Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia mempunyai tugas membantu Bupati dalam memberikan telaahan mengenai masalah-masalah dibidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (4), Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas atas petunjuk Bupati yang menyangkut masalah Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. b. Penyiapan dan penyusunan penalaran konsepsional suatu masalah dibidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia dan membantu pemecahan persoalan secara mendasar dan terpadu untuk bahan kebijaksanaan Bupati sebagai telaahan staf. Dalam melaksanakan fungsi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana program dan rencana kerja anggaran staf ahli bidang kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia. b. Merumuskan sasaran dan menganalisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang kesejahteraan rakyat dan kesehatan, bidang pendidikan, sosial, pemuda dan olah raga, bidang pemberdayaan masyarakat, perempuan dan keluarga berencana, bidang kebakaran dan penanggulangan bencana. tentang kebijakan Bupati dalam bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia. d. Mengevaluasi hasil kajian dan analisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia. e. Melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran, kinerja program staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia. -638-
(5) Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan mempunyai tugas membantu Bupati dalam memberikan telaahan mengenai masalah-masalah dibidang Ekonomi dan Keuangan. Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (5), Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan mempunyai fungsi : a. Pelaksanaan tugas atas petunjuk Bupati yang menyangkut masalah Ekonomi dan Keuangan. b. Penyiapan dan penyusunan penalaran konsepsional suatu masalah dibidang Ekonomi dan Keuangan dan membantu pemecahan persoalan secara mendasar dan terpadu untuk bahan kebijaksanaan Bupati sebagai telaahan staf. Dalam melaksanakan fungsi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Keuangan mempunyai uraian tugas : a. Menyusun rencana program dan rencana kerja anggaran staf ahli bidang ekonomi dan keuangan. b. Merumuskan sasaran dan menganalisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang perindustrian, perdagangan, koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah, bidang administrasi kekayaan, aset daerah dan perlengkapan, pengelolaan keuangan daerah serta peningkatan pendapatan daerah, bidang kebudayaan dan pariwisata, bidang pertanian, ketahanan pangan, kelautan dan perikanan, bidang pengelolaan dan pengembangan BUMD serta pelayanan perijinan terpadu, bidang tenaga kerja dan transmigrasi. tentang kebijakan Bupati dalam bidang ekonomi dan keuangan. d. Mengevaluasi hasil kajian dan analisis atas suatu kebijakan Bupati dalam bidang ekonomi dan keuangan. e. Melaksanakan penyusunan laporan realisasi anggaran, kinerja program staf ahli bidang ekonomi dan keuangan. 2. Ketentuan Pasal 5 diubah, sehingga keseluruhan Pasal 5 berbunyi sebagai berikut : Pasal 5 (1) Dalam melaksanakan tugasnya Staf Ahli dapat melakukan hubungan kerja dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah bersifat konsultasi dan koordinasi. (2) Dalam melaksanakan tugas sebagaimana pada ayat (1) di koordinasikan melalui Sekretaris Daerah. (3) Setiap Staf Ahli wajib mengikuti dan mematuhi petunjuk serta bertanggung jawab kepada Bupati. (4) Untuk mewujudkan tertib pelaksanaan tata persuratan, Staf Ahli menggunakan Kop Naskah Dinas dalam bentuk Nota Dinas sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Pasal II Peraturan Bupati ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan. Agar setiap orang dapat mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Kabupaten Kotawaringin Barat. -639-
Ditetapkan di Pangkalan Bun pada tanggal 18 Desember 2010 Plh. BUPATI KOTAWARINGIN BARAT, Ttd. AGUSTIN TERAS NARANG Diundangkan di Pangkalan Bun pada tanggal 18 Desember 2010 SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT, Ttd. Drs. A. RIDUANSYAH. H, M.Si NIP. 19551010 197901 1 004 BERITA DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN BARAT TAHUN 2010 NOMOR 39-640-