Kesalehan Ayub (Ayub 1-2) Ev. Bakti Anugrah, M.A.

dokumen-dokumen yang mirip
Prinsip Pemulihan Tuhan

The Power of Walking with God. Ditulis oleh Manati I. Zega Kamis, 26 November :28

11/13/2009 By Antonius Mulyanto 1 UJIAN KENAIKAN KELAS AYUB 1:1-5

Ketekunan dalam Menghadapi Ujian & Pencobaan Yak.1:1-11 Ev. Bakti Anugrah, M.A.

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA. melainkan beroleh hidup yang kekal Yohanes 3:16. (Bahasa Indonesian)

INJIL YESUS KRISTUS. Bagi Dunia

Efesus 1: Pdt. Andi Halim, S.Th.

Surat 1 Yohanes 5 (Bag. 2) Wednesday, April 1, 2015

Seri Iman Kristen (4/10)

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #12 oleh Chris McCann

Persembahan yang hidup. Kel.7:16a, Rm. 6:12-14, Rm. 12:1-2. Ev. Bakti Anugrah, M.A.

Siapakah Yesus Kristus? (3/6)

Kebaktian Paskah Lebih dari Para Pemenang. Roma 8: Pdt. Andi Halim, S.Th.

Taurat dan Kasih Karunia Allah Roma 7:13-26 Pdt. Andi Halim, S.Th.

Apa yang Seharusnya Kita Doakan?

Ayub adalah seorang hamba Allah yang luar biasa. Hal itu tercermin pada riwayat hidupnya di pasal 1 dan perkataannya di pasal

Allah dan Pelayan-Pelayan-Nya 1Tim.3:1-13 Ev. Calvin Renata

THE YEAR OF FAVOR #5 TAHUN PERKENANAN #5 GOD S PURPOSE FOR FAVOR TUJUAN TUHAN MEMBERIKAN FAVOR

INJIL YESUS KRISTUS BAGI DUNIA

Mengapa memberitakan Injil? Kis.14:15-18 Ev. Jimmy Pardede, M.A.

God s Divine Favor #1 Anugerah Tuhan yang Ajaib #1 DIVINE PROMOTION - PROMOSI ILAHI

Level 1 Pelajaran 6 PERTOBATAN

Yesus Adalah Juru Selamat Manusia. pertanyaan : Mengapa manusia perlu seorang juru selamat? Apa artinya

5. Kisah-kisah dan Sejarah 5.1 Nabi Adam AS.

Level 3 Pelajaran 10

Orang benar mendapati tempat penggembalaannya (Amsal 12 : 26) - Warta jemaat 03 Februari 2013

2 Petrus. 1 1 Dari Simon Petrus, hamba dan

Kebenaran Yahushua: Satu-satunya Harapan Bagi Orang Berdosa

Seri Iman Kristen (6/10)

OTORITAS ORANG PERCAYA

KITAB AYUB PERTANYAAN DISKUSI

Menurut Amsal 14, apa yang orang bodoh lakukan?

Kebun Anggur Nabot 1 Raja-raja 21 Ev. Bakti Anugrah, M.A.

Pertumbuhan Iman Menuju Kesempurnaan

Revelation 11, Study No. 39 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu pasal 11, Pembahasan No. 39, oleh Chris McCann

KEBENARAN SEDERHANA untuk ORANG PERCAYA BARU (Pertanyaan dan Jawaban)

MARILAH KITA PELAJARI RENCANA KESELAMATAN MENURUT ALKITAB. Kasih Allah Untuk Orang Berdosa

Pertentangan Akhir antara Kristus dan Setan adalah latar belakang di seluruh Alkitab. Hal ini terutama muncul dalam kitab Ayub. Pertentangan Akhir.

Surat 3 Yohanes (Bagian 123) Friday, August 11, 2017

Revelation 11, Study No. 13 in Indonesian Language. Seri Kitab Wahyu Pasal 11, Pembahasan No. 13, oleh Chris

Pertanyaan Alkitab (24-26)

Surat Petrus yang kedua

Injil Dari Dosa menuju Keselamatan

Tahun C Hari Minggu Biasa XXIV LITURGI SABDA

Hari Pertama Kerajaan Kristus Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Kedua Doakan Yang Menyatukan Bagi Gereja-Nya Bagi Dunia Kita Hari Ketiga

Yesus Adalah Korban Pendamaian Manusia. ingin mengikuti kehendak dan kemauan hati diri sendiri. Hal-hal yang dikejar

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban)

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #38 oleh Chris McCann

Mat. 16: Ev. Bakti Anugrah, M.A.

Yosua 7. Ev. Bakti Anugrah,M.A.

Gal.6:1-5. Ev. Bakti Anugrah, M.A.

The Wonders of Mercy #1 Keajaiban Anugerah #1 BIGGER THAN YOUR MISTAKES LEBIH BESAR DARIPADA KESALAHANMU

Level 2 Pelajaran 14

DOA. Prinsip: Doa dimulai dengan hubungan kita dengan Tuhan.

Bab Sembilan-Belas (Chapter Nineteen) Realitas dalam Kristus (In-Christ Realities)

MENDENGAR SUARA TUHAN

Mengenal-Nya karena Anugerah

Bukit Rimon & Kebun Anggur ( Hakim-Hakim 21 ) - Warta Jemaat - Minggu, 9 Oktober 2011

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-2

Seri Iman Kristen (3/10)

PELAJAR AN TENTANG JAMINAN PENDAHULUAN

1Pet.5:1-4; Yeh.34:1-6; Yoh.10:11. Pdt. DR. Stephen Tong

Andaikata Jum at Agung tidak ada, atau andaikata Kristus tidak mati di salib untuk menebus dosa kita, apa yang terjadi?

Surat Paulus kepada jemaat Roma

Sebab kita, anakanak kemarin, tidak mengetahui apa-apa; karena hari-hari kita seperti bayang-bayang di bumi. (ay. 9)

Predestinasi Kristus 1 Ptr. 1:20-21 Ev. Calvin Renata

Written by Administrator Wednesday, 09 February :45 - Last Updated Thursday, 10 February :12

Kematian Yahushua: Membatalkan Hukum?

Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus.

SPIRITUAL FRUITS THAT BRING REVIVAL #5 Buah Roh yang Membawa Kebangunan Rohani #5 KEMURAHAN

Memikul Salib dengan kekuatan Roh Kudus

HUBUNGAN DENGAN ALLAH

Siapakah Yesus Kristus? (4/6)

TAHUN AYIN ALEPH. Minggu I. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

2. "Hiduplah dengan penuh hikmat terhadap orang-orang luar, pergunakanlah waktu yang ada. " Kolose 4:5.

Seri Iman Kristen (1/10)

Surat 1 Yohanes 5 (Bagian 43) Sunday, July 19, 2015

Tanggapan beberapa kelompok tentang baptisan Roh Kudus dalam tanda berbahasa roh, diantaranya :

Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Manusia Api

Sumber dan Tujuan Pendidikan yang Benar. Pengetahuan orang kudus adalah pengertian, Kenalilah akan Dia.

Orang Kristen Dan Dirinya Sendiri

Alkitab untuk Anak-anak memperkenalkan. Manusia Api

BAYI NATAL. Oleh Pdt. Dr. Stephen Tong. Yesaya 9:5-6

Roma. 1 1 Dari Paulus, hamba Kristus Yesus.

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 24 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) DALAM BADAI TUHAN BERTINDAK

REFORMASI KESEHATAN PERLU DILAKSANAKAN

Spiritual Hunger 2 - Kelaparan Roh 2 Center of Attention - Pusat Perhatian

Level 1 Pelajaran 1 KEHIDUPAN KEKAL. Oleh Andrew Wommack

Bagaimana Berjalan Dalam Roh Bagian ke-3

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #36 oleh Chris McCann

TEMA 1 IBADAH YANG SEJATI DAFTAR TEMA KOTBAH

Doa Bapa kami ( Matius 6 : 9 13 )

MENGAPA DIA HARUS MATI?

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #44 oleh Chris McCann

Gereja untuk Apa? Ef.1:1-14. Pdt. Andi Halim, S.Th.

Level 2 Pelajaran 11

AKU DATANG SEGERA (JANGAN BERHENTI BERITAKAN INJIL)

Peperangan Rohani dan Kenakanlah Seluruh Senjata Allah XXII. Berdoa Di Dalam Roh II. Efesus 6: Lukas 18:9-13. Khotbah oleh Ev Peter Yoksan

Dalam pelajaran ini saudara akan mempelajari... Definisi Keselamatan Permulaan Memasuki Keselamatan Akibat-akibat Keselamatan

Seri Kitab Wahyu Pasal 14, Pembahasan #24 oleh Chris McCann

Transkripsi:

Kesalehan Ayub (Ayub 1-2) Ev. Bakti Anugrah, M.A. Kesalehan menjadi sesuatu yang langka di zaman kita. Barang langka cenderung menjadi mahal atau dianggap aneh. Seorang yang saleh itu dapat menjadi aneh di tempat di mana kekudusan itu langka terjadi. Ayub mungkin merupakan tokoh yang paling tua bahkan mungkin sebelum Abraham. Jadi sebelum Allah mengikat perjanjian dengan Abraham dalam Kej.15, Allah telah menyatakan Diri-Nya kepada Ayub. Ayub tinggal di tanah Us. Ayub adalah seorang yang saleh dan jujur. Kitab ini mau menunjukkan bahwa di dalam dunia di mana kejahatan terjadi, orang-orang benar mungkin akan mengalami penderitaan yang tidak adil. Tuhan mengizinkan hal ini terjadi dan Tuhan yakin dengan iman percaya anak-anak-nya. Meskipun si jahat mencobai anak-anak-nya sampai habis namun mereka tetap percaya kepada Tuhan. Inilah Ayub. Ayub adalah seorang benar tetapi bukan berarti ia tidak memiliki pergumulan iman. Ayub bergumul mengerti maksud Tuhan yang tidak diungkapkan. Ayub pasal 1 & 2 tidak pernah diketahui oleh Ayub sendiri, kitalah yang tahu. Pasal 1 dimulai dengan pendahuluan kesalehan Ayub di bumi. Pasal 1 & 2 merupakan pasal yang begitu penting untuk mengerti seluruh kitab Ayub. Ayub diperkenalkan sebagai seorang yang takut akan Tuhan, ia menjauhi kejahatan dan hidupnya dilimpahi dengan kemakmuran. Takut akan Tuhan adalah dasar dari hikmat, dari pengertian. Ini tema utama khususnya kitab Amsal. Pengertian takut akan Tuhan di sini lebih kepada bijaksana dalam orang yang hidup takut akan Tuhan. Ayub dicatat sebagai seorang yang saleh (blameless) dan jujur (upright) atau tidak ada kesalahannya dan lurus. Kata saleh di sini mengacu pada kematangan rohani dan integritas hidupnya. Sebagai anak-anak Tuhan, hidup kita seharusnya mengarah kepada blameless. Seringkali kita hidup tanpa integritas, apa yang kita percayai dan sikap hidup kita terlalu berbeda jauh, kita menjadi orang yang munafik. Ayub tidak demikian. Apa yang ia ketahui itulah yang ia hidupi. Sedangkan kata upright berhubungan dengan bagaimana Ayub menghadapi hidupnya dalam cara Tuhan, lurus mengikuti jalur (seperti kereta api yang berjalan di dalam relnya). Ayub tahu jalurnya dan ia hidup mengikutinya. Ia menjauhi kejahatan dan takut akan Tuhan. Keempat karakter ini dimiliki Ayub. Kadang-kadang dalam ancaman dan kesulitan hidup, kita cenderung lebih takut kepada manusia daripada kepada Tuhan. Tuhan sudah mengingatkan jangan takut kepada manusia yang dapat membinasakan tubuhmu tetapi tidak dapat membinasakan rohmu, tetapi takutlah kepada Dia yang dapat membinasakan baik tubuh maupun rohmu. Calvin mengatakan 1 / 5

ketakutan terhadap kematian bagi orang percaya adalah suatu kesesatan. Banyak anak Tuhan yang tidak memiliki keberanian menghadapi kematian. Inilah dilema kita. Di satu sisi kita percaya Tuhan tetapi di sisi lain kita lebih memikirkan untung rugi bagi diri kita, kenyamanan, keamanan diri sendiri sehingga kita sulit untuk hidup benar dan takut akan Tuhan. Ayub tidak demikian. Ayub juga seorang yang kaya dan berkelimpahan. Ayub punya 10 anak, 7 anak laki-laki, 3 anak perempuan. 10 dan 7 merupakan angka kegenapan dan kesempurnaan. Harta Ayub begitu banyak, bahkan untuk ukuran zaman kita sekarang. Ayub dicatat sebagai seorang terkaya dari semua orang di sebelah Timur. Ini jarang terjadi. Banyak orang kaya hidupnya tidak takut akan Tuhan. Tidak demikian halnya dengan Ayub. Anak-anak Ayub senang berpesta secara bergantian. Setelah berpesta Ayub memanggil anak-anaknya dan mempersembahkan korban bagi mereka. Ayub berfungsi sebagai imam bagi keluarganya. Meskipun ia kaya dan memiliki segala sesuatu, ia melakukan kewajiban sebagai kepala keluarga dengan begitu serius. Ayub takut kalau-kalau anak-anaknya berbuat dosa waktu berpesta. Waktu Ayub mempersembahkan korban bagi anak-anaknya ini bukan karena ia tahu dengan persis dosa yang dilakukan anak-anaknya itu. Ayub melakukannya untuk dosa-dosa yang tidak kelihatan, Ayub takut kalau anak-anaknya mengutuki Tuhan dalam hatinya. Mungkin Ayub mempersembahkan korban setiap hari. Ayub takut Allah dihujat oleh anak-anaknya. Ayub begitu mengasihi anak-anaknya. Hal ini kelihatan dari cara Ayub memperhatikan kerohanian anak-anaknya. Kini kecelakaan terjadi dalam hidup Ayub. Suatu hari datanglah anak-anak Tuhan menghadap Tuhan dan juga Iblis. Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi." Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan." Kalimat dalam ayat 1 diulang semua oleh Tuhan. (Ayat 9-11) Pertanyaan iblis adalah meragukan motivasi Ayub. Iblis beranggapan bahwa Ayub mengasihi Tuhan karena ia punya sesuatu. Jika ia tidak punya apa-apa, apakah Ayub masih takut akan Tuhan? Tuhan menyatakan bahwa Ayub adalah hamba-nya. Hamba di sini lebih dari sekedar budak. Hamba di sini mengacu kepada ikatan perjanjian (kovenan) antara Tuhan dan Ayub dimana Allah sebagai Tuhan dan Ayub sebagai umat. Ikatan ini biasanya didahului dengan suatu sumpah. Kata ini melambangkan suatu ikatan yang begitu kuat sampai Ayub begitu mengasihi Tuhan. Tetapi setan mempertanyakan hal ini. Di sinilah kunci awal dari kesulitan Ayub. Tuhan menguji Ayub sekaligus memberinya kesempatan untuk menyatakan 2 / 5

kemuliaan-nya. Tujuan hidup manusia yang utama adalah memuliakan dan menikmati Tuhan. Inilah yang dibalikkan oleh setan. Setan ingin merebut kemuliaan Tuhan. Caranya adalah dengan membuat manusia tidak lagi menikmati Tuhan. Setan tidak peduli apakah kita takut kepada dia atau tidak, yang setan inginkan adalah kita tidak takut lagi kepada Tuhan, kita tidak menikmati Tuhan. Ini yang setan lakukan terhadap Ayub dan juga kita. Masih dapatkah kita memuji Tuhan waktu kita kehilangan orang yang kita kasihi, kehilangan anak, kehilangan seluruh harta benda kita atau ditimpa sakit penyakit dan kesulitan yang hebat? Atau kutukan sudah keluar sedikit dari mulut kita? Inilah yang dicari setan. (Ayat 8) Tuhan yang mulai bertanya kepada iblis. Kemudian kita berkata dalam hati, untung saya tidak sesaleh Ayub. Jika hidup saya saleh maka akan diuji Tuhan seperti Tuhan menguji Ayub. Inilah kejahatan kita. Mungkin hidup kita tidak saleh karena selama ini kita sudah menjadi temannya setan dan hidup seperti setan. Kej.3:15 sudah mengatakan bahwa akan ada peperangan yang terus-menerus antara keturunan perempuan dan keturunan ular. Jika kita adalah anak-anak Tuhan maka pasti kita menjadi musuh dari keturunan ular (iblis) dan terjadi peperangan. Tidak ada perang aman. Hidup Ayub tidak lancar. Tuhan ingin membuktikan bahwa Ayub betul-betul mengasihi Tuhan bukan karena berkat yang ia terima tetapi karena ia berada dalam hubungan kovenan yang tidak dapat dilepaskan. Si penuduh itu mengatakan Ayub munafik. Pertama harta benda Ayub dihabiskan kemudian lembu sapi, kambing domba, lalu budak-budak Ayub semuanya habis. Masih belum cukup, 10 anak Ayub pun mati sekaligus dalam sekejap. Ayub, yang tadinya memiliki segala sesuatu dengan sempurna, kini ia punya apa? Hilang semua! Dari sekian banyak harta benda, budak-budak, dan 10 anak, kini tersisa 4 orang budak yang melaporkan musibah demi musibah itu kepada Ayub. Hal pertama yang Ayub lakukan bukanlah mencari orang-orang Kasdim itu, atau menuntut arsitek yang membuat bangunan sampai rubuh menimpa anak-anaknya tetapi Ayub mengoyakkan jubahnya, mencukur kepalanya. Ini menandakan kesedihannya yang begitu dalam. Ayub jelas begitu mengasihi anak-anaknya. Jika tidak sayang untuk apa ia mempersembahkan korban bakaran setiap kali seusai pesta yang dilakukan anak-anaknya? Ayub mengoyakkan jubahnya, menangis, memasang abu di kepalanya dan mengatakan, Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN! Bagian ini begitu kontras dengan apa yang dikatakan setan. Apa yang diinginkan setan gagal. Waktu semua diambil Ayub bukannya mengutuki Tuhan tetapi justru memuji Tuhan. Kalimat ini 3 / 5

sulit dikatakan jika bukan oleh seorang yang punya ikatan perjanjian dengan Tuhan. Tidak gampang. Jika anak atau istri kita diambil Tuhan bagaimana? Bisakah kita memuji Tuhan? Ayub lulus tes. Bukan berarti Ayub tidak berdosa sama sekali (bdk. 13:26; 14:16,17) tetapi seperti yang dicatat dalam ayat 5, Ayub begitu cepat membereskan dosanya di hadapan Tuhan. Ini yang menyebabkan ia dicatat sebagai orang benar. Ayub bukan superhero. Ayub adalah manusia biasa tetapi ia cepat menyelesaikan dosanya. Anaknya saja yang masih belum pasti berbuat dosa (baru kemungkinan) langsung dibereskan Ayub di hadapan Tuhan, apalagi jika ia sendiri berbuat dosa. Ini yang membuat hati Ayub begitu dekat dengan Tuhan. Calvin mengatakan orang kudus bukan orang yang tidak memiliki dosa sama sekali tetapi orang yang peka akan dosanya yang paling kecil sekalipun. Seharusnya kita memiliki hati yang peka seperti Ayub ini. Berapa banyak hidup dan kata-kata kita yang tidak memuliakan Tuhan? Cepatlah kita bertobat. Itu sebabnya Ayub tahu bahwa semua berasal dari Tuhan dan Ia berhak mengambil semuanya kembali. Kesadaran semacam ini adalah kesadaran seorang yang hatinya tidak terletak pada hartanya. Hatinya hanya terikat pada Tuhan yang memberikan harta. Jika hati kita ditaruh pada harta benda, pada orang yang kita kasihi, masihkah kita memuliakan Tuhan pada waktu semua itu diambil oleh Tuhan? Ini tujuan setan. Setan mau membuat kita tidak memuliakan dan menikmati Tuhan. (Ayb.2:1-3) Di dalam kedaulatan Tuhan, Dialah yang menyebabkan segala sesuatu terjadi (first cause), setan adalah secondary cause (Ayb.2:4-7). Di sini bukan berarti Tuhan dapat dibujuk oleh setan. Justru bagian ini mau menyatakan bahwa semua yang dilakukan oleh iblis haruslah dengan persetujuan Allah. Setan begitu tekun mengejar Ayub supaya mengutuki Tuhan. Iblis berkata, "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya. Tetapi ulurkanlah tangan-mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-mu." Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya." Ujian Tuhan kepada Ayub begitu besar. (Ayat 9) Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!" Dalam keadaan seperti ini, secara manusiawi perkataan istri Ayub sangat bisa dimengerti. Namun Ayub menjawab istrinya, Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Kata perempuan gila di sini lebih tepat diterjemahkan bodoh (ada hubungan dengan mereka yang menghujat nama Tuhan). Ayub mengingatkan istrinya supaya jangan berkata seperti orang yang menghujat Tuhan. Kisah Ayub jadi peringatan bagi kita. Kekayaan, anak istri, kesehatan, semua dari Tuhan. 4 / 5

Masihkah kita memuji Tuhan waktu semuanya ini diambil oleh Tuhan? Ayub menjaga kekudusannya di hadapan Tuhan. Dalam seluruh kitab ini tujuan setan hanya satu yaitu ia ingin membuat Ayub mengutuki Tuhan. Ayub tidak melakukannya. Betapa indahnya kerohanian seperti ini yang tidak dipengaruhi keadaan miskin atau kaya, sehat atau sakit. Penilaian Tuhan terhadap Ayub terbukti benar. Ayub masih memuliakan Tuhan. Jika kita emas murni, jika kita anak Tuhan, kita tidak perlu takut dengan api pengujian. Yakobus mengatakan ujian iman adalah penting untuk membuktikan kemurnian iman kita. Bersiap-siaplah menghadapi ujian Tuhan dan menyatakan kemuliaan-nya. Tuhan tidak pernah salah. Kita punya pengharapan melampaui keadaan kita yang sekarang. Masihkah kita berkata, Tuhan saya tahu ini berat, tetapi saya tidak mau mengutuki Tuhan. Aku tahu hidupku adalah untuk memuliakan Tuhan. (Ringkasan belum diperiksa pengkotbah. VP) 5 / 5