BAB 3 FILE AND DIRECTORIES

dokumen-dokumen yang mirip
Kata Pengantar. Malang, September Penyusun

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA

NAMA : FAISAL AMIR NIM : KELAS : SISTEM KOMPU PERINTAH DASAR PADA LINUX

Redirection dan pipe merupakan standar dari fasilitas shell di unix.

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI PROGRAM TEKNOLOGI INFORMASI DAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Sistem Administrasi Linux

PERINTAH DASAR LINUX. Iqbal Dhea Furqon T Prakikum Sistem Operasi H. sudo

BAB I CLI (Command Line Interface)

I. DASAR TEORI. Perintah Dasar Linux

PERINTAH DASAR LINUX

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

MODUL 01 SISTEM OPERASI

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM SISTEM OPERASI MODUL I SHELL INTERAKTIF DAN SKRIP

Praktikum I Pengenalan Sistem Operasi Linux

Unix/Linux Operating system

MODUL I LINUX DASAR. etc bin usr sbin home. Coba.txt. Gambar 1 Struktur Hirarki Direktori

BAB I CLI (Command Line Interface)

ls = Melihat isi direktori #ls NamaFolder

Laporan Sistem Operasi Kode Perintah Dasar Linux

P1 : Perintah Dasar Sistem Operasi Linux

MODUL SISTEM OPERASI PROGRAM STUDI MANAJEMEN INFORMATIKA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS PUTRA INDONESIA YPTK PADANG

Praktikum 12. Manajemen Aplikasi POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 MANAJEMEN PAKET SOFTWARE

Praktikum 2. Operasi Linux. POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux

Praktikum 1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux

Perintah Dasar Linux. (Menggunakan Ubuntu) PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

Dalam Command Line Interface (CLI), kita masuk sebagai User. standart, yang tertulis hanyalah username dan hostname, contoh

Praktikum Sistem Operasi

Objectives. Sekilas Linux. Distribusi Linux. Sejarah Linux. Three: Pengenalan Linux. The Challenger. Sekilas Linux -continued

Praktikum 1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux. Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux

eko-dok.web.ugm.ac.id

Modul praktikum OS. MANUAL Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah : Q

shell. Kenapa Shell? User dapat mencoba unix mereka. Shell yang pertama kali dibuat adalah Bourne shell (sh).

E-Book. Basic Linux Command. (Panduan Dasar Perintah Linux) Dindin Hernawan Ilham Adi Setiawan <facebook.com/ilham.

PRAKTIKUM SISTEM OPERASI TEKNIK INFORMATIKA

BAB 1 PENGENALAN LINUX

Praktikum 2. Menelusuri Sistem File

Modul 5 DASAR DASAR LINUX

Perintah Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Linux

PRAKTIK DASAR PENGELOLAAN FILE

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BIRO PERENCANAAN DAN KERJASAMA LUAR NEGERI

POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Basic Comand Line (perintah dasar) pada Linux melalui terminal

Praktikum 3 Perintah DasarSistem Operasi Linux

LAPORAN PRATIKUM LINUX. Modul I. Sekilas Linux dan Instalasi

Menjalankan Terminal. Perintah Umum

Praktikum 2. Operasi Input Output

Praktikum II. 2. Direktori Direktori adalah tempat menampung file dan juga sub-direktori.

BAB I CLI (Command Line Interface)

PROSES I/O Sebuah proses memerlukan Input dan Output. Input Proses Output

MODUL LINUX. Minggu IV

Command Line Interface

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Perintah Dasar Terminal GNU/Linux

1. Buatlah summary percbaan 1 sampai dengan percobaan 15 dalam bentuk tabel. Jawab : $ cal -y hostname

Pertemuan 1. Pengenalan Linux

Modul Praktikum Sistem Operasi PERTEMUAN KE-VI

Praktikum 3. Operasi Input Output

Modul Praktikum Sistem Operasi PERTEMUAN KE-V

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

LAPORAN PRAKTIKUM I DAN II SISTEM OPERASI TENTANG MENGENAL PERINTAH DASAR LINUX UBUNTU

Masuk / Keluar Sistem UNIX

mengganti grup file chmod chown cp dd df du

1 Panduan Super Singkat GNU/Linux Versi 0.0 neax502 neax502.wordpress.com

Perintah Dasar Shell. Praktikum 1 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command),

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI. Perintah Dasar pada Linux

Memahami operasi I/O pada Sistem Operasi Linux

Beberapa Perintah dalam UNIX

Hak akses file didefinisikan secara terpisah untuk user, grup dan other.

JURNAL PRAKTIKUM JARINGAN KOMPUTER

LAB SISTEM OPERASI 1 AUGUST 29, Membuat direktori/folder.

BAB IV PEMBAHASAN. dirancang untuk pengguna linux. Banyak fitur-fitur yang ditawarkan oleh. Office sekalipun tanpa harus menginstall.

Perintah Dasar UNIX. Dibuat Oleh: Anindito Yoga Pratama, S.T., MMSI

Menghubungkan Internet Host ke Guest dan Instalasi aplikasi

Zaid Romegar Mair

Perintah Dasar di Linux

Mohammad Safii

Titin Winarti Diterbitkan oleh : Semarang University Press Semarang 2009

MODUL 11 PENGENALAN LINUX

Pemrograman Bash Shell di Linux. agussalim

Thread. Zaid Romegar Mair, ST., M.Cs

PERINTAH DASAR LINUX File & Directory

LINUX DASAR Oleh : Zakky Muhammad

NAMA : ADITO EFRI NIM : Prodi : SISTEM INFORMASI

History, Pembangkitan Nama File dan Redireksi & Pipe

Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 03) Ekspansi Shell. Husni

Managemen File. File mempunyai beberapa atribut, antara lain : Tipe file : menentukan tipe dari file, yaitu :

Praktikum 4. Operasi File pada Sistem Operasi Linux Struktur Direktory pada Sistem Operasi Linux

Installasi Linux SuSE 9.3 Basis Text

File yang berisi koleksi program yang dapat dieksekusi

Training Ubuntu Server STMIK Indonesia. Pemateri: Kurniadi.

LAPORAN Sistem Operasi

Laporan Sistim Operasi Jaringan Kompetensi Teknik Komputer dan Jaringan

Tutorial J A R I N G A N. Perintah Dasar Linux (Debian 5)

LAMPIRAN C INSTALASI PERANGKAT LUNAK

Praktikum Sistem Operasi 2.Perintah dasar Linux & Repositori

Sistem Operasi. Archive, Filtering, Redirection, Networking, dll. Oleh Walid Umar, S.SI

Praktikum IV File Permission & File Protection

BAB III PERANCANGAN. Bab ini berisi perancangan sistem audio streaming dengan server shoutcast dan icecast.

Transkripsi:

BAB 3 FILE AND DIRECTORIES Tujuan Praktikum : 1. Mengerti konsep file dan directories. 2. Mampu membuat file dan directories. 3. Mampu mencetak/print file. 4. Mampu memahami konsep path. 5. Memahami cara kompres dan ekstrak (zip, tar). 6. Memahami cara instal dari source. Dasar Teori File merupakan koleksi dari data yang disimpan di dalam disk dan dapat dimanipulasi sebagai suatu unit sesuai dengan namanya. Sedangkan directories atau direktori adalah sebuah file yang bertindak sebagai folder untuk file lain. Sebuah direktori juga berisi direktori lain(subdirektori). Sebuah direktori yang berisi direktori lain disebut direktori parent. Sebuah directory tree termasuk sebuah direktori dan semua file didalamnya. Sebuah karakter slash ( / ) adalah nama dari root directory. Berikut merupakan direktori standar dalam linux, silahkan isi deskripsi dari masingmasing direktori tersebut. Direktori Deskripsi / Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux /bin /dev /etc /home /lib /proc /root Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh semua user baik user biasa maupun super user Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diubah oleh super user Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

/sbin /tmp /usr /var Sama seperti direktori bin, tetapi hanya super user yang sebaiknya menggunakan binary-binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi I Files dan Directories 1. Menamakan Files Dan Directories Sebuah file dapat terdiri dari huruf besar dan huruf kecil, nomor, titik (.), tanda penghubung(-) dan tanda garisbawah (_). Sebuah nama dari file juga mengandung case sensitive. sisop, Sisop dan SISOP merupakan nama yang berbeda. Linux juga tidak membatasi dalam ekstensi sebuah file, tapi akan sangat baik dan berguna jika memberikan ekstensi yang sesuai untuk mengidentifikasi tipe file dengan sekali lihat. Nama file sebelum ektensi disebut dengan base file name. sebagai contoh base file name dari sisop.txt adalah sisop. 2. Membuat File Untuk membuat file sisop di direktori terkini $ touch sisop Untuk membuat file sisop di dalam direktori home/praktikum subdirektori dari direktori tersebut $ touch home/praktikum/sisop Tantangan : Buatlah sebuah file dengan ektensi txt, kemudian buka file tersebut dengan vi editor dan tulis saya belajar membuat file dengan ektensi txt di linux

3. Membuat Direktori Gunakan perintah mkdir untuk membuat sebuah direktori baru, berikan path name untuk direktori baru sebagai argumen. Untuk membuat folder sisop di direktori terkini. $ mkdir sisop Untuk membuat folder sisop di dalam direktori /tmp subdirektori dari direktori tersebut $ mkdir /tmp/sisop Tantangan : Buatlah sebuah folder /praktikum/sisop/2014 dengan sekali perintah tanpa membuat folder /praktikum terlebih dahulu (gunakan direktori tree)

4. Berpindah Direktori Gunakan perintah cd untuk berpindah direktori dari direktori sebelumnya. $ cd [alamat_direktori] Contoh : $ cd /var/www Untuk Berpindah direktori ke direktori diatasnya (parent) gunakan perintah $ cd.. 5. Mendapatkan Nama Direktori Terkini Untuk memperlihatkan di direktori mana posisi kita berada sekarang digunakan perintah $ pwd 6. ls Perintah ini berfungsi untuk menampilkan isi dari suatu directory beserta atribut filenya. $ ls [option] OPTION FUNGSI

-a bila anda ingin menampilkan semua file dan folder, termasuk file dan folder yang tersembunyi -A sama dengan -a, tetapi tidak menampilkan direktori. dan.. -C menampilkan direktori dengan output berbentuk kolom -d menampilkan direktori saja, isi direktori tidak ditampilkan -f menampilkan isi direktori tanpa diurutkan menampilkan isi direktori secara lengkap, mulai dari hak akses, owner, -l group dan tanggal file atau direktori tersebut dibuat -1 menampilkan isi direktori dengan format satu direktori per baris Contoh : $ ls l 7. cp Digunakan untuk melakukan copy file. $ cp /[direktori]/[file_yang_ingin_dicopy] /[direktori tujuan] Contoh : $ cp /etc/file1.txt /var/www

8. mv Digunakan untuk melakukan memindahkan, cut atau rename file. $ mv /[direktori]/[file_yang_ingin_dicut] /[direktori tujuan] (cut) $ mv /[direktori]/[file_yang_ingin_direname] /[nama_baru_file] (rename) Contoh : $ mv /etc/file1.txt /var/www $ mv /etc/file1.txt file2.txt 9. rm Digunakan untuk menghapus file. $ rm [nama_file] Contoh : $ rm file1.txt rmdir Digunakan untuk menghapus direktori. $ rmdir [nama_file] Contoh : $ rmdir coba rm rf Digunakan menghapus direktori yang didalamnya terdapat file $ rm rf [nama_direktori] Contoh : $ rm rf coba 10. More 11. cat Digunakan untuk menampilkan isi sebuah file $ more [nama_file] Contoh : $ more file1.txt Kita akan menggunakan perintah cat yang telah tersedia secara default di shell linux. $ cat > [nama_file]

Contoh : Membuat File dengan nama test susi@sisop:~$ cat > test ini hanya sebuah test dari perintah cat hehehehehe... Melihat isi file test susi@sisop:~$ cat test ini hanya sebuah test dari perintah cat hehehehehe... susi@sisop:~$ Penambahan untuk file test susi@sisop~$ cat > > test baris ini tambahan dari yang lama... Melihat kembali isi file test setelah ditambahkan beberapa kata susi@sisop:~$ cat test ini hanya sebuah test dari perintah cat hehehehehe... baris ini tambahan dari yang lama... susi@sisop:~$ Disini kita melihat bahwa output dari perintah cat akan di belokkan (redirect) ke sebuah file dengan nama test. Cat dapat juga digunakan untuk memasukkan sebuah isi dari suatu file ke dalam file yang lain. $ cat file1 file2 file3 > file4 12. mail Isi dari suatu file akan kita gunakan sebagai input dari suatu proses yang akan kita jalankan. Sebagai contoh kita akan mencoba mengirimkan mail ke diri sendiri dengan isi mail berasal dari file test tadi andi@sisop:~$ mail anggi < test Sekarang kita lihat mail yang telah dikirim tadi dengan perintah sbb :

andi@sisop:~$ mail Mail version 8.1 6/6/93. Type? for help. "/var/spool/mail/andi": 1 message 1 new N 1 andi@sisop.adhyaks Thu Nov 9 14:51 14/525 & 1 Message 1: From andi@sisop.adhyaksa.net Thu Nov 9 14:51:12 2000 Delivered-To: andi@sisop.adhyaksa.net To: andi@sisop.adhyaksa.net Date: Thu, 13 Nov 2013 14:51:12 +0700 (JAVT) From: andi@sisop.adhyaksa.net (/me) Ini hanya contoh outputan perintah mail :D andi@sisop:~$ Isi dari file test di jadikan sebagai input dari proses yang kita lakukan yaitu proses pengiriman mail. 13. cut Mendefinisikan suatu file yang berisi data berdasarkan kolom $ cut [option] file Contoh : kita akan cut file test dari kolom 1-7 tata@brawijaya:~$ cut -c 1-7 test ini han heheheh baris i tata@brawijaya:~$ cat test ini hanya sebuah test dari output redirection hehehehehe... baris ini tambahan dari yang lama... tata@brawijaya:~$ Dari contoh dapat terlihat bahwa cut hanya menampilkan isi dari file test dari kolom 1 sampai 7

14. find Dari namanya sudah dapat diterka bahwa perintah ini berfungsi untuk mencari file ataupun directori. $ find /path [option] Contoh : tata@brawijaya:~$ find. -name te*./test tata@brawijaya:~$ 15. grep Perintah ini berguna untuk pencarian data di dalam file, penggunaan grep akan lebih mengefisienkan waktu ketimbang harus membaca satu persatu. $ grep [option] "data" Ike Contoh : tata@brawijaya:~$ grep "ini" test ini hanya sebuah test dari output redirection baris ini tambahan dari yang lama... tata@brawijaya:~$ 16. ln Kegunaan perintah ini adalah untuk membuat link dari satu file/directori ke file/directori lain. $ ln -s /path/to/source target Contoh : anggi@praktikum:~$ ln -s file1 file2 anggi@praktikum:~$ ls -l total 2 -rw-r--r-- 1 anggi anggi 102 Nov 9 14:11 file1 lrwxrwxrwx 1 anggi anggi 4 Nov 10 03:21 file2 -> file1 anggi@praktikum:~$ Dari contoh dapat dilihat bahwa file uji adalah merupakan link dari file test.

17. locate Perintah ini digunakan untuk mengetahui dimana letaknya sebuah file atau directori. Fungsinya kurang lebih sama dengan find, bedanya locate menggunakan sebuah database (biasanya terletak di /var/lib/locatedb ) yang dapat di update menggunakan perintah updatedb. $ locate [something] Contoh : fara@praktikum:~$ locate linux /home/fara/linux fara@praktikum:~$ 18. dir Memiliki fungsi yang sama dengan perintah ls, yaitu menampilkan is direktori. Anda bisa membuka manual dari perintah dir. Pemberian option dan argument sama dengan perintah ls. $ dir sasa@praktikum:~$ dir Desktop Downloads Music Public Videos Documents examples.desktop Pictures Templates 19. tail Perintah ini berlawanan dengan perintah cut, tail mendefinisikan sebuah data pada file menurut barisnya. Sedikit perbedaan adalah pada tail secara default ditampilkan 10 baris terakhir dari isi file Contoh : $ tail [option] [namafile] agung@sisop:~$ tail test ini hanya sebuah contoh ouput perintah tail hehehehehe...

baris ini hanya tambahan antoro@drutz:~$ Bila kita ingin menampilkan hanya 1 baris terakhir gunakan option [-[nilai]. Misal : agung@sisop:~$ tail -1 test baris ini tambahan dari yang lama... agung@sisop:~$ 20. wc Perintah untuk menampilkan jumlah baris, jumlah kata dan ukuran dari sebuah file. Syntax: $ wc [option] [nama_file] ayu@brawijaya:~/data$ wc test.txt 5 20 198 test.txt 5 : jumlah baris 20 : jumlah kata 198 jumlah ukuran file 21. sort Apabila anda ingin menampilkan isi file teks secara urut. Gunakan perintah ini. $ sort [option] [nama_file] Contoh : Untuk latihan berikutnya buat file baru yang berisi daftar nama berikut ini. (Tentu anda sudah hafal cara membuat file teks dengan perintah cat.) $ cat > namakota.txt Surabaya Malang Tulungagung Kediri Sidoarjo Jombang Blitar

>> Isi file tersebut akan diurutkan dengan perintah sort : $ sort namakota.txt Blitar Jombang Kediri Malang Sidoarjo Surabaya Tulungagung II Print III Path Path merupakan sebuah lokasi yang khusus untuk file atau folder dengan file system dan sistem operaso. Sebuah path merujuk pada file adalah kombinasi dari dan karakter alpha-numeric. Path dipisahkan dengan tanda colon(titik dua) dari direktori untuk mencari sheill ketika memasukkan perintah. Semua perintah yang dapat dijalankan disimpan dalam direktori berbeda di Linux dan Unix. Tantangan : Mengapa variabel PATH perlu didefinisikan? Variabel ini berisi daftar direktori, yang dipisahkan oleh titik dua, yang digunakan oleh sistem anda untuk mencari file yang dapat dieksekusi. Jika dimasukkan suatu nama file yang dapat dieksekusi, tetapi file ini ternyata tidak terdapat pada daftar direktori, maka sistem tidak akan menjalankan file ini.

1. Melihat variabel PATH Untuk melihat variabel path, gunakan perintah Syntax: $ echo $PATH 2. Menentukan variabel PATH Mengatur PATH di bash, ksh atau csh adalah satu dan sama. Syntax: $ PATH=$PATH:folder_baru_yang_mengandung_binari Contoh : $ PATH=$PATH:/usr/share/java Tantangan! Saya mempunyai script yang berada di /home/sisop/script. Saya ingin mengeksekusi script saya tanpa menjalankan sh atau bash. Bagaimanakah caranya? Path =$path : /home/sisop/script 3. Menentukan variabel PATH secara permanen Jika ingin tetap menjaga agar variabel PATH tetap bisa dieksekusi setelah reboot/restart, maka harus diset secara permanen. Masukan kalimat export PATH=$PATH:/user/share/java di dalam file ~/.profile atau ~/.bashrc agar dapat digunakan secara permanen.

Setelah diset, kita perlu menambahkan perintah source di terminal agar PATH menjadi tersedia dan dapat digunakan. $ Source ~/.profile atau $ Source ~/.bashrc Atau lakukan reboot. IV Kompresi dan Ekstraksi - zip, tar, unxzip Kompresi data adalah sebuah cara untuk memampatkan data dan hanya memerlukan ruang penyimpanan lebih kecil sehingga lebih efisien dalam menyimpannya atau mempersingkat waktu pertukaran data tersebut. Sebaliknya ekstraksi data adalah proses untuk mengeluarkan beberapa file dari sebuah file arsip (ZIP). 1. Kompresi File Dalam LINUX ada beberapa cara untuk meng-kompresi file, salah satunya dengan perintah berikut ini $ tar cf [nama_file_kompres.tipe_kompres] [nama_file_1]... [nama_file_n] Contoh : Kita telah membuat beberapa file dengan nama file1.txt dan file2.txt. Selanjutnya membuat file kompresi dengan nama filekompresi.zip $ tar cf filekompresi.zip file1.txt file2.txt Tantangan! Buatlah 5 buah file selain tipe txt lalu kompresi 5 file tersebut di direktori super user. Bagaimanakah caranya? (sertakan screen shot)

Touch file.1 file.2 file.3 file.4 file.5 Tar cf sisop file.1 file.2 file.3 file.4 file.5 2. Ekstraksi File Selain digunakan untuk proses kompresi, -tar juga dapat digunakan untuk melakukan proses ektraksi seperti berikut ini. $ tar xf [nama_file_kompres.tipe_kompres] Contoh : Terdapat file arsip dengan nama filekompresi.zip $ tar xf filekompresi.zip Tantangan! Selain zip, buatlah 3 macam file arsip bertipe lain dan lakukan proses ekstraksi! (sertakan screen shot)

Tantangan! Tuliskan 3 buah command selain yang telah dijelaskan pada materi untuk mengekstrak file! (sertakan screen shot) V Install from Source Setelah kita mengetahui bagaimana proses kompresi dan ekstraksi suatu file, selanjutnya kita dapat mengaplikasikannya pada berbagai macam proses install dari sumber yang biasanya dilakukan dengan ekstraksi file terlebih dahulu. Proses install from source yang ada pada LINUX biasanya dilakukan beberapa tahap, berikut ini salah satu command install pada LINUX. $ sudo make install Contoh : Kita akan menginstall salah satu program bernama ImageMagick yang dibangun di berbagai Unix dan sistem operasi lainnya yang mirip Unix termasuk Linux, Solaris, FreeBSD, Mac OS X, dan lain-lain. ImageMagick ini merupakan sebuah tools yang berfungsi unutk mengkonversi beberapa jenis gambar ke berbagai ekstensi file lainnya seperti Giff, Tiff, Jpg, Png, Svg, Pdf, PostScript dan masih banyak lagi.

Langkah pertama adalah download program imagemagick.tar.gz. selanjutnya ekstraksi file tersebut. Setelah itu lakukan konfigurasi dan proses compile. $ cd ImageMagick $./configure $ make Apabila proses configure dan compile telah berjalan tanpa kendala, selanjutnya lakukan proses instal yang membutuhkan otorisasi administrator. $ sudo make install Tantangan! Install sebuah aplikasi dari Unix! (sertakan screen shoot) Pertama download aplikasi, selanjutnya untuk install buka terminal. Ketik cd Downloads/. Lalu extract file aplikasi. Lalu ketik cd <nama_file>. Setelah itu masukkan perintah./configure. Setelah proses selesai, ketikan make. Tunggu hingga selesai lalu ketik make install. Instalasi telah selesai dilakukan. (Mohon maaf screenshot tidak ada dikarenakan pada saat instalasi, Flareget tidak bisa di jalankan karena muncul README) Tantangan!

Linux memiliki beberapa cara instalasi paket dalam berbagai format, seperti format.(*tar.gz), (*.deb) dan (*.rpm). Berikan command instalasi yang sesuai untuk setiap format tersebut! tar.gz : $ tar -xzvf <namafile>.tar.gz $ cd <namafolder> $./configure $ make $ sudo make install.deb : $ sudo dpkg -i <namafile>.deb.rpm: $ rpm -ivh <namafile>.rpm