Pemrograman Basis Data Berbasis Web

dokumen-dokumen yang mirip
Pemrograman Basis Data Berbasis Web

XML extensible Markup Language

Bab 5. Cascading Style Sheet (CSS)

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

CSS (Cascading Style Sheet) Oleh : Devie Rosa Anamisa

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

CSS (Cascade Style Sheet)

XML extensible Markup Language. Oleh: Nisa Miftachurohmah, S. Kom

HTML. Hypertext Markup Language. Pemrograman Web 1. Genap

Modul Praktikum Desain Web 2015

MODUL 1 HTML. (HyperText Mark-Up Language)

Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata

Pengenalan Script. Definisi HTML

BAB I PERKENALAN HTML

Desain Grafis. RAHMADY LIYANTANTO liyantanto.wordpress.com

HTML (HYPERTEXT MARKUP LANGUAGE)

Transformasi Dokumen XML

MODUL PEMOGRAMAN WEB I STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB I. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Cara Membuat website dengan Dreamweaver

Web dan HTML Dasar. Siti Maesyaroh, M.Kom

Extensible Markup Language (XML)

Transformasi Dokumen XML

Syntax HTML. Biasanya digunakan untuk menulis komentar, tidak akan timbul dihalaman web.

PEMROGRAMAN WEB 1 CSS

Secara garis besar, terdapat 3 cara menginput kode CSS, yaitu metode Inline Style, Internal Style Sheets, dan External Style Sheets.

Pemrograman Web. Cascading Style Sheets. Created by : Rifqi Sambas Khairurrohman

XHTML dan Dasar-dasar CSS XHTML

PEMROGRAMAN WEB. 11 XML, XHTML dan JSON. Andi WRE

XML. Minggu 11 Sumber : Materi Pengantar XML, Moh Junaedi, Pemrograman Web/TI/ AK /2 sks

BAB I PERKENALAN HTML

CSS Cascading Style Sheet

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

HTML (HyperText Markup Language)

MODUL I PENGENALAN HTML. a. Mengenalkan kepada mahasiswa mengenai pemrograman WEB dengan menggunakan HTML b. Mengenalkan kode-kode HTML 2.

Panduan Lengkapp HTML dan CSS bagian 2 Wahyu Setiyono

CSS? Contoh sederhana Selector Mekanisme mengaplikasikan CSS Elemen-elemen CSS

XPath E X T E N S I B L E P A T H L A N G U A G E

PEMBUATAN PROGRAM UNTUK MENGUBAH FILE DATABASE MENJADI XML

Dasar Pemrograman Web. Pemrograman Web. Adam Hendra Brata

CSS. inheritance (pewarisan)

Modul 10 DreamWeaver MX Suendri, S.Kom

1. Teori MODUL 1 HTML. Tujuan: Mampu menjelaskan pengertian HTML,Struktur Dasar, Tag Tag HTML, dan mampu membuat aplikasi dengan menggunakan tag HTML

MODUL 1 PENGENALAN HTML

P - 5 Bab 4 : HTML (Hypertext Markup Language)

Cara membuat HTML dasar

Interactive Broadcasting

DESAIN WEB STATIS DAN HTML. Dahlan Abdullah Website :

Materi 1 Komputer Aplikasi IT (KAIT) 2 SKS Semester 1 S1 Sistem Informasi UNIKOM 2014 Nizar Rabbi Radliya nizar.radliya@yahoo.com

Pemrograman Web PRAKTIKUM 3 CSS. TUJUAN BELAJAR Mahasiswa dapat menggunakan css untuk mengatur gaya tampilan elemenhtml

PEMROGRAMAN BERBASIS WEB. Part 1,2 HTML. By Rolly Yesputra Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Royal Kisaran, 2018

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

Cascading Style Sheet (CSS) pada HTML

Pertemuan Ke-5 (CSS) D3 Manajemen Informatika - Unijoyo 1

Penggunaan Struktur Data Pohon Berakar dalam XML

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB (DASAR)

Prak. E-Bussiness & E-Commerce HTML. (HyperText Markup Language) RAHMADY LIYANTANTO liyantanto.wordpress.com

CSS (Cascading Style Sheet)

Pengenalan HTML dan CSS

Modul 3 CSS CASCADE STYLE SHEET

PENGANTAR INTERNET & DESAIN WEB

Nama : Yohandes Efindo NIM : Kelas : F. Terjemahan halaman 4-5. Tag HTML

XML (extensible Markup Language) PRODI TEKNIK TELEKOMUNIKASI POLITEKNIK ELEKTRONIKA NEGERI SURABAYA

Chapter 1. Pengenalan HTML

Contoh Syntax: Contoh di atas menunjukkan. S e l e c t o r : h 1. P r o p e r t y : c o l o r. V a l u e : r e d. (red).

CSS. Cascading Style Sheet. Spesifikasi lengkap di :

C. Ms Powerpoint D. Notepad E. Ms Acces

BAB III Validasi HTML5

Dasar-dasar Web dan HTML Minggu I. Pemrograman Web - Rosa Ariani Sukamto

Pemrograman Berbasis Web Pertemuan 5 XML & DTD. Program Diploma IPB - Aditya Wicaksono, S.Komp 1

Struktur Umum File Dengan Bahasa HTML

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

BAB V DESAIN WEB CSS

MODUL PEMOGRAMAN WEB I STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB I. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

TUTORIAL CSS FRAMEWORK

Manfaat CSS dalam Pembuatan Website

Pemrograman berbasis Web dan Multimedia. Web and Multimedia based Programming K2133

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Materi. I. Pengenalan HTML II. Basic Tag HTML III. Table IV. Image

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. : Multi sistem operasi, bisa Windows, Linux, Mac OS, maupun Solaris

Cascading Style Sheet (CSS) Didik Dwi Prasetya

BAB IV CASCADING STYLE SHEET (CSS)

DASAR-DASAR CSS DASAR-DASAR CSS By: Rohi Abdulloh A. PENGENALAN

Standar Kompetensi Memahami Pengertian Cascading Style Sheets (CSS), Struktur CSS, Cara kerja CSS, menempatkan CSS dalam HTML

HTML Dasar Pertemuan - 2

Tampilan di website (Tidak Tampil karena hanya memberi informasi bagi pembuat )

A. LATAR BELAKANG ATAU BACKGROUND

MODUL 1 HTML. (HyperText Mark-Up Language)

Cascading Style Sheets (CSS)

Pemrograman Web Week 2. Team Teaching

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN WEB

Pertemuan Ke-4 (Peggunaan XHTML) D3 Manajemen Informatika - Unijoyo 1

Bahasa Pemrograman Untuk Pembuatan Web

CSS Cascading Style Sheet

HTML5 Komplet. Jubilee Enterprise PENERBIT PT ELEX MEDIA KOMPUTINDO

BAB II LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Pemrograman Basis Data Berbasis Web Pertemuan Ke-7 (XML) Noor Ifada noor.ifada@if.trunojoyo.ac.id S1 Teknik Informatika - Unijoyo 1

Sub Pokok Bahasan XML? Keuntungan XML Perbedaan XML dan HTML Contoh sederhana dokumen XML Struktur Tree Tag XML Aturan dalam Sintaks XML Tampilan XML dalam Web Browser Memformat XML S1 Teknik Informatika - Unijoyo 2

XML? extensible Markup Language (XML) adalah sebuah tipe bahasa baru yang dikembangkan untuk web yang berbeda dengan tipe bahasa scripting atau pemrograman lain yang terdapat sebelumnya XML tidak dikonsentrasikan untuk pemrosesan dan penampilan data tetapi terutama dimaksudkan untuk memberitahu komputer apa arti sesungguhnya dari data yang disertakan XML bukanlah suatu cara untuk merancang halaman web dan XML tidak akan mengubah cara seseorang membangun website. Ini telah membuat banyak orang percaya bahwa XML tidak berguna, sepertinya tidak mendapatkan cara yang akan memberikan keuntungan kepadanya S1 Teknik Informatika - Unijoyo 3

Keuntungan XML Dengan menggunakan XML, komputer akan dapat memahami dengan pasti apa yang sesungguhnya ada di halaman tersebut. Tanpa XML, suatu search engine atau komputer lain tidak akan mengetahui yang sebenarnya ada di dalam halaman web karena semuanya dianggap sebagai kumpulan huruf dan bilangan, dengan format HTML yang menyertainya. Komputer bahkan tidak dapat memberitahukan apakah yang ada di halaman itu sebuah heading, teks atau sekedar iklan. Jika search engine mengetahui dengan pasti apa yang ada di suatu halaman, engine tersebut akan dapat menyediakan hasil pasti kepada seseorang yang melakukan pencarian informasi, tidak dengan pencocokan tidak akurat dan halaman yang setengah relevan. Karena XML digunakan untuk mendefinisikan apa arti dari data dan bukan bagaimana data ditampilkan, maka XML dengan mudah menggunakan data yang sama pada beberapa platform berbeda S1 Teknik Informatika - Unijoyo 4

Perbedaan XML dan HTML XML digunakan dengan cara yang menyerupai HTML. Akan tetapi terdapat perbedaan besar antara keduanya, yaitu : HTML digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana data diformat XML digunakan untuk mendeskripsikan apa arti sebenarnya dari data S1 Teknik Informatika - Unijoyo 5

Contoh Sederhana Dokumen XML 1 <?xml version="1.0"?> 2 <academic> 3 <student> 4 <id>12345</id> 5 <name>almira Wijaya</name> 6 </student> 7 </academic> Keterangan: Baris pertama adalah baris Deklarasi XML untuk mendefinisikan XML version (1.0) Baris kedua merupakan elemen root (<academic>) dari dokumen Baris tiga merupakan elemen child dari root <academic> Baris empat dan lima adalah elemen subchild dari child <student> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 6

Struktur Tree Dokumen XML harus memiliki elemen root. Elemen ini merupakan parent dari seluruh elemen yang ada di dalam dokumen Elemen-elemen di dalam suatu dokumen XML membentuk sebuah dokumen tree <root> <child> <subchild>...</subchild> </child> </root> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 7

Tag XML XML terlihat dan distruktur sangat menyerupai HTML. Keduanya menggunakan tag-tag untuk membatasi data yang dirujuk (dijadikan acuan). Keduanya dapat menggunakan tag bersarang (nested tag) dan juga dapat mempunyai atribut-atribut yang ditambahkan ke tag-nya Di dalam XML tidak dibatasi dengan penggunaan tag normal, tag pre-defined seperti font dan br, bahkan tag-tag di dalam dokumen XML harus dibuat sendiri oleh si pemrogram. Tagtag tersebut dapat dinamai sesuai keinginan dan dapat digunakan untuk menyajikan sesuatu yang diinginkan. Ini adalah fitur yang tidak dapat ditemukan pada bahasa scripting web lain Tag yang digunakan dalam XML yang sangat menyerupai kontruksi HTML, juga terlihat seperti tag HTML. Tag dibentuk oleh suatu kata atau sejumlah kata yang dibatasi di dalam tanda <> dan </> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 8

Aturan dalam Sintaks XML Seluruh elemen XML harus memiliki tag penutup Contoh: <student> </student> Tag XML adalah case-sensitive Contoh: <Name>Almira Wijaya</name> adalah salah Elemen XML harus disarangkan dengan tepat Contoh: <student> <id>12345</id> <name>almira Wijaya</name> </student> Dokumen XML harus memiliki sebuah elemen Root Nilai atribut XML harus diberi tanda quote ( ) Contoh: <student sex= female > <id>12345</id> <name>almira Wijaya</name> </student> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 9

Tampilan XML dalam Web Browser Script XML: <?xml version="1.0"?> <academic> <student> <id>12345</id> <name>almira Wijaya</name> </student> <student> <id>12346</id> <name>danuar Aldi</name> </student> </academic> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 10

Jika terdapat suatu kesalahan di dalam dokumen XML, maka web browser akan menyediakan suatu pesan bantuan yang memberitahukan di mana error tersebut terjadi dan menampilkan potongan kode yang salah. S1 Teknik Informatika - Unijoyo 11

Memformat XML Terdapat 2 cara untuk memformat data XML untuk menampilkannya pada web browser, yaitu dengan menggunakan: 1. CSS (Cascading Style Sheets) 2. XSL (exstensible Stylesheet Language) S1 Teknik Informatika - Unijoyo 12

Memformat XML dengan CSS Selain dapat digunakan untuk memformat dokumen HTML, CSS juga dapat digunakan untuk memformat dokumen XML. CSS dapat melakukan redefinisi tag HTML, memungkinkan tag tersebut disajikan dalam cara berbeda. Dengan cara yang sama, CSS dapat digunakan untuk mendefinisikan bagaimana tag XML ditampikan. S1 Teknik Informatika - Unijoyo 13

Script contoh.xml <?xml version="1.0"?> <?xml-stylesheet type="text/css" href="estyle.css"?> <academic> <student> <id>12345</id> <name>almira Wijaya</name> </student> <student> <id>12346</id> <name>danuar Aldi</name> </student> </academic> Script estyle.css: academic { background-color: #ffffff; width: 100%; } student { display: block; background-color: #DDDDDD; margin-bottom: 5pt; } id { background-color: #999999; margin-bottom: 12pt; } name { color: #0000FF; font-size: 12pt; } S1 Teknik Informatika - Unijoyo 14

Tampilan dokumen di dalam web browser setelah diformat dengan menggunakan CSS: S1 Teknik Informatika - Unijoyo 15

Memformat XML dengan XSL XSL merupakan singkatan dari exstensible Stylesheet Language, dan merupakan suatu bahasa yang dikembangkan untuk memformat dokumen XML. Untuk menformat kode maka harus dibuat terlebih dahulu suatu stylesheet XLS. Meskipun XLS adalah sebuah bahasa yang lengkap dan untuk menyelesaikan masalah di atas cukup memanfaatkan beberapa fiturnya saja. S1 Teknik Informatika - Unijoyo 16

Script contoh.xml <?xml version="1.0"?> <?xml-stylesheet type="text/xsl" href="estyle.xsl"?> <academic> <student> <id>12345</id> <name>almira Wijaya</name> </student> <student> <id>12346</id> <name>danuar Aldi</name> </student> </academic> Script estyle.xsl <?xml version="1.0"?> <xsl:stylesheet version = "1.0" xmlns:xsl = "http://www.w3.org/1999/xsl/transform"> <xsl:template match = "/"> <HTML> <BODY STYLE="font-family:Arial, helvetica, sansserif; font-size:12pt;background-color:#ffffff"> <xsl:for-each select= academic/student"> <DIV STYLE="background-color:#EEEEEE; padding:4px"> <SPAN STYLE="color:black">ID :<xsl:value-of select="id"/></span> </DIV> <DIV STYLE="background-color:#EEEEEE; padding:4px"> <SPAN STYLE="color:black">Name: <xsl:valueof select="name"/></span> </DIV> </xsl:for-each> </BODY> </HTML> </xsl:template> </xsl:stylesheet> S1 Teknik Informatika - Unijoyo 17

Tampilan dokumen di dalam web browser setelah diformat dengan menggunakan XSL: S1 Teknik Informatika - Unijoyo 18

Scripting yang ada di dalam file estyle.xsl menggunakan tag-tag HTML DIV dan SPAN dan dikombinasikan dengan sedikit kode XSL. Tag DIV dan SPAN memberikan area halaman yang berisi penformatan. Dokumen XSL sebenarnya hanya sebuah halaman HTML dengan sedikit kode XLS di tambahkan ke dalamnya Header standar untuk dokumen XSL: <?xml version="1.0"?> <HTML xmlns:xsl="http://www.w3.org/tr/wd-xsl"> Looping: <xsl:for-each select="academic/student"> Kode di atas bekerja seperti sebuah loop for di dalam bahasa pemrograman. Kode tersebut memberitahu browser untuk melakukan perulangan sepanjang (terhadap) semua item <student> di dalam tag <academic> Pencarian nilai elemen: ID: <xsl:value-of select= id"/> Dengan menggunakan XSL (karena XSL sebenarnya hanya dokumen HTML dengan kode tambahan di dalamnya), dalam browser dapat ditampilkan tulisan ID : sebelum nilai dari tag ditampilkan. Bagian kedua dari baris ini memberitahu browser untuk mengeluarkan nilai dari tag <id> dalam posisi tag XLS S1 Teknik Informatika - Unijoyo 19