GUBERNUR JAWA TENGAH

dokumen-dokumen yang mirip
GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 51 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 22 TAHUN 2013

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 14 TAHUN 2016 TAHUN 2016 TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2017

GUBERNUR JAWA TENGAH

RANCANGAN PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 44 TAHUN 2016 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 64 TAHUN 2015 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 49 TAHUN 2014 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL UMUM DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI CILACAP NOMOR 17 TAHUN 2016 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 39 TAHUN 2015 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 82 TAHUN 2014 TENTANG

- 1 - GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 21 TAHUN 2014 TENTANG

RANCANGAN PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 73 TAHUN 2017 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR BANTEN

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 16 TAHUN 2014 TENTANG

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 10 TAHUN TAHUN 2014 TENTANG PEMBERIAN INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DI PROVINSI JAWA TENGAH

GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN GUBERNUR DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG KUALIFIKASI JABATAN FUNGSIONAL UMUM

T BERITA DAERAH KABUPATEN TANAH DATAR TAHUN 2013 PERATURAN BUPATI TANAH DATAR NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 67 TAHUN TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 15 TAHUN TENTANG

RANCANGAN PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 78 TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA NOMOR 20 TAHUN 2010 TENTANG

BUPATI BANDUNG BARAT PROVINSI JAWA BARAT

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 56 TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 60 TAHUN 2013 TENTANG

BUPATI TANAH DATAR PROVINSI SUMATERA BARAT PERATURAN BUPATI TANAH DATAR NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH TENTANG

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

BUPATI BLORA PERATURAN BUPATI BLORA NOMOR 54 TAHUN 2015 TENTANG

GUBERNUR PAPUA PERATURAN GUBERNUR PAPUA

BUPATI SEMARANG PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI SEMARANG NOMOR 62 TAHUN 2015 TENTANG

PERATURAN BUPATI PANDEGLANG NOMOR 22 TAHUN 2012

PERATURAN WALIKOTA DUMAI NOMOR 3 TAHUN 2014 TENTANG TAMBAHAN PENGHASILAN BAGI PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA DUMAI

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH TENTANG

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR... TAHUN TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BEKASI. PERATURAN WALIKOTA BEKASI NOMOR 16 Tahun 2012 TENTANG

PERATURAN WALIKOTA MALANG NOMOR 45 TAHUN 2010 TENTANG PETUNJUK PELAKSANAAN DAN PEMANFAATAN INSENTIF PEMUNGUTAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH

LEMBARAN BERITA DAERAH KABUPATEN KARAWANG

5. Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 1950 tentang Berlakunya Undang-Undang Nomor 2, 3, 10, dan 11 Tahun 1950;

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 15 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN BUPATI KARAWANG

BUPATI DEMAK PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN BUPATI DEMAK NOMOR 2 TAHUN 2016 TENTANG

PERATURAN BUPATI KUDUS NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG

BERITA DAERAH KOTA BOGOR TAHUN 2009 NOMOR 1 SERI E PERATURAN WALIKOTA BOGOR NOMOR 2 TAHUN 2009

draft BUPATI PROBOLINGGO

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 1 TAHUN 2014 TENTANG

RANCANGAN PERATURAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH TENTANG

PERATURAN BUPATI SRAGEN NOMOR 10 TAHUN 2017 TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL PEMERINTAH KABUPATEN SRAGEN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

LEMBARAN DAERAH KOTA CIREBON NOMOR 6 SERI A TAHUN 2013

WALIKOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA TENTANG

PEMERINTAH KOTA KEDIRI PERATURAN DAERAH KOTA KEDIRI NOMOR 1 TAHUN 2010 TENTANG ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH TAHUN ANGGARAN 2010

-1- REPUBLIK INDONESIA

BUPATI SERUYAN PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

BUPATI GARUT PROVINSI JAWA BARAT

WALIKOTA SURABAYA PROVINSI JAWA TIMUR

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 27 TAHUN 2015 TENTANG

LEMBARAN DAERAH KOTA BEKASI

Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan Mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam

tentang Pembentukan Kabupaten Purwakarta Dan Kabupaten Subang dengan Mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah- Daerah

LEMBARAN DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 8 TAHUN 2014 PERATURAN DAERAH KOTA SALATIGA NOMOR 8 TAHUN 2014

PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 18 TAHUN 2015 TENTANG PEMBENTUKAN LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PEMERINTAHAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH

WALIKOTA CIREBON PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN WALIKOTA CIREBON NOMOR 28 TAHUN 2015 TENTANG

draft BUPATI PROBOLINGGO

WALIKOTA YOGYAKARTA DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN WALIKOTA YOGYAKARTA NOMOR 53 TAHUN 2015 TENTANG

BUPATI TRENGGALEK PROVINSI JAWA TIMUR

PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 10 TAHUN 2013 TENTANG

- 1 - GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 358TAHUN TENTANG

Transkripsi:

GUBERNUR JAWA TENGAH PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR 9 TAHUN 2015 TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR JAWA TENGAH, Menimbang : a. bahwa dalam rangka ketentuan Pasal 39 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, telah ditetapkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 51 Tahun 2013 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Para Pejabat dan Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 43 Tahun 2014; b. bahwa sehubungan dengan adanya perkembangan keadaan dan memperhatikan prinsip proporsionalitas serta akuntabilitas dalam pemberian tambahan penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, maka Peraturan Gubernur Jawa Tengah sebagaimana dimaksud dalam huruf a sudah tidak sesuai, sehingga perlu diganti; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Gubernur tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Pegawai Negeri Sipil Di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah; Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1950 tentang Pembentukan Provinsi Jawa Tengah (Himpunan Peraturan- Peraturan Negara Tahun 1950 Halaman 86-92); 2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);

3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355); 4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400); 5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438); 6. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang- Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5589); 7. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 74, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5135); 10. Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2010 tentang Tarif Pemotongan dan Pengenaan Pajak Penghasilan Pasal 21 Atas Penghasilan Yang Menjadi Beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. 11. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

12. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 1 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 1 Seri E Nomor 1, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 7); 13. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 5 Seri D Nomor 1, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 11); 14. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Dinas Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 6 Seri D Nomor 2, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 12); 15. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Inspektorat dan Lembaga Teknis Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 7 Seri D Nomor 3, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 13); 16. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Rumah Sakit Umum Daerah dan Rumah Sakit Jiwa Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 8 Seri D Nomor 4, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 14); 17. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 9 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 9 Seri D Nomor 5, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 15); 18. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 10 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tatakerja Lembaga Lain Daerah Provinsi Jawa Tengah (Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2008 Nomor 10 Seri D Nomor 6, Tambahan Lembaran Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 16); 19. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 310);

MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN GUBERNUR TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH. Pasal 1 (1) Memberikan tambahan penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah setiap dan diberikan sebanyak 13 (tiga belas) kali dalam 1 (satu) tahun, yang besarnya sebagaimana tercantum dalam Lampiran I merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Gubernur ini. (2) Besaran tambahan penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak termasuk pajak. (3) Pajak ditanggung Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah atas beban Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal 2 (1) Pemberian Tambahan Penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dilaksanakan berdasarkan pengukuran terhadap perilaku kerja yang tertuang dalam instrumen pengukuran tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil, sebagaimana tercantum dalam Lampiran II merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Gubernur ini. (2) Pengisian instrumen pengukuran tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dilaksanakan 2 (dua) sebelum tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil diberikan. (3) Hasil Pengukuran terhadap perilaku kerja sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dituangkan dalam rekapitulasi hasil Pengukuran tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil sebagaimana tercantum dalam Lampiran III merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Peraturan Gubernur ini. (4) Dalam hal Pegawai Negeri Sipil tugas belajar, maka standar besaran tambahan penghasilan diturunkan menjadi 50% (lima puluh persen) setiap 1 (satu) selama tugas belajar. Pasal 3 (1) Bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Unit Kerja pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah penghasil/pemungut pajak daerah dan/atau retribusi daerah, pemberian tambahan penghasilan atau insentif pemungutan pajak daerah dan/atau retribusi daerah diberikan pilihan salah satu.

(2) Pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaporkan secara tertulis oleh Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Kepala Unit Kerja pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah kepada Gubernur Jawa Tengah melalui Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah dengan tembusan Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah dalam jangka waktu paling lama 10 (sepuluh) kerja setelah Peraturan Gubernur ini diundangkan. (3) Dalam hal Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah atau Kepala Unit Kerja pada Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah tidak melaporkan pilihan sebagaimana dimaksud pada ayat (2), pemberian tambahan penghasilan atau insentif pemungutan pajak daerah dan/atau retribusi daerah ditetapkan yang nilainya lebih tinggi. Pasal 4 Pemberian tambahan penghasilan bagi guru Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah ditetapkan sebagai berikut: a. Bagi guru Pegawai Negeri Sipil yang tidak memperoleh tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan diberikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat (1); b. Bagi guru Pegawai Negeri Sipil yang memperoleh tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan diberikan sebesar selisih kurang antara besaran tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil dikurangi tunjangan profesi guru; c. Apabila tunjangan profesi guru lebih besar dibandingkan dengan tambahan penghasilan, maka tambahan penghasilan Pegawai Negeri Sipil tidak diberikan. Pasal 5 Pemberian tambahan penghasilan, insentif pemungutan retribusi dan jasa pelayanan kesehatan kepada Pegawai Negeri Sipil pada Satuan Kerja Perangkat Daerah dan Unit Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah pemberi pelayanan kesehatan, diatur dalam Peraturan Gubernur tersendiri. Pasal 6 Pemberian tambahan penghasilan kepada Pegawai Negeri Sipil sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 dibebankan kepada Anggaran Dan Pendapatan Belanja Daerah Provinsi Jawa Tengah. Pasal 7 Pada saat Peraturan Gubernur ini mulai berlaku, Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 51 Tahun 2013 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Para Pejabat dan Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Berita Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013 Nomor 51) sebagaimana telah

diubah dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 51 Tahun 2013 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Para Pejabat dan Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Berita Daerah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2014 Nomor 43) dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Pasal 8 Peraturan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2015. Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Gubernur ini dengan penempatannya dalam Berita Daerah Provinsi Jawa Tengah. Ditetapkan di Semarang pada tanggal 27 Januari 2015 GUBERNUR JAWA TENGAH, ttd GANJAR PRANOWO Diundangkan di Semarang pada tanggal 27 Januari 2015 SEKRETARIS DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH, ttd SRI PURYONO KARTO SOEDARMO BERITA DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 NOMOR 9.

LAMPIRAN I PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH BESARAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH NO PEJABAT DAN PEGAWAI PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH BESARNYA TAMBAHAN PENGHASILAN 1 2 3 1. Sekretaris Daerah setara dengan Jabatan Pimpinan Tinggi Madya 2. Asisten Sekretaris Daerah setara dengan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama 3. Struktural Eselon II (Selain Asisten Sekretaris Daerah) setara dengan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama 4. Struktural Eselon III setara dengan Jabatan Administrator 5. Struktural Eselon IV setara dengan Jabatan Pengawas 6. Jabatan Fungsional Umum/Tertentu Golongan IV setara dengan Pelaksana Golongan IV 7. Jabatan Fungsional Umum/Tertentu Golongan III setara dengan Pelaksana Golongan III 8. Jabatan Fungsional Umum/Tertentu Golongan II setara dengan Pelaksana Golongan II 9. Jabatan Fungsional Umum/Tertentu Golongan I setara dengan Pelaksana Golongan I Rp. 25.000.000,00 Rp. 20.000.000,00 Rp. 15.000.000,00 Rp. 10.000.000,00 Rp. 7.250.000,00 Rp. 6.300.000,00 Rp. 5.250.000,00 Rp. 3.500.000,00 Rp. 3.000.000,00 GUBERNUR JAWA TENGAH, GANJAR PRANOWO

LAMPIRAN II PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH INSTRUMEN PENGUKURAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH Bulan :... Tahun :... Instansi/Unit Kerja :... NO. PEJABAT YANG DINILAI PEJABAT YANG MENILAI 1 Nama Nama 2 NIP NIP 3 Pangkat/Gol/Ruang Pangkat/Gol/Ruang 4 Nama Jabatan Jabatan 5 Unit Kerja Unit Kerja ASPEK YANG NO DINILAI 1 Tidak dengan ijin 2 Hadir dengan ijin Tidak dengan ijin 0 s/d 3 Hadir dengan ijin 0 s/d 3 PROSENTASE TAMBAHAN PENGHASILAN 15 Tidak dengan ijin 4 s/d 6 15 Hadir dengan ijin 4 s/d 6 12 Tidak dengan ijin 7 atau lebih 12 Hadir dengan ijin 7 atau lebih 10 10 NILAI 3 Pulang lebih cepat dengan ijin Pulang lebih cepat dengan ijin 0 s/d 3 20 Pulang lebih cepat dengan ijin 4 s/d 6 15 Pulang lebih cepat dengan ijin 7 atau lebih 8

4 Tidak masuk kerja dengan ijin 5 Tidak tanpa ijin 6 Hadir tanpa ijin 7 Pulang lebih cepat tanpa ijin 8 Tidak masuk kerja tanpa ijin Tidak masuk kerja dengan ijin 0 s/d 3 Tidak tanpa ijin 0 s/d 3 Hadir tanpa ijin 0 s/d 3 Pulang lebih cepat tanpa ijin 0 s/d 3 0 dalam 1 (satu) 12 Tidak masuk kerja dengan ijin 4 s/d 6 6 Tidak tanpa ijin 4 s/d 6 6 Hadir tanpa ijin 4 s/d 6 6 Pulang lebih cepat tanpa ijin 4 s/d 6 20 10 0 Total Nilai = 9 Tidak masuk kerja dengan ijin 7 atau lebih 4 Tidak tanpa ijin 7 atau lebih 4 Hadir tanpa ijin 7 atau lebih 4 Pulang lebih cepat tanpa ijin 7 atau lebih 0 - - 1 dalam 1 (satu) 60 40 6 2 2 2 JUMLAH TAMBAHAN PENGHASILAN YANG DIBAYARKAN Jumlah TTP yang dibayarkan : prosentase hasil pengukuran x Standar... Tahun... Besaran TPP)... Tanda tangan pejabat yang menilai : Tanda tangan Pejabat/Pegawai yang dinilai : GUBERNUR JAWA TENGAH, GANJAR PRANOWO

LAMPIRAN III PERATURAN GUBERNUR JAWA TENGAH NOMOR TENTANG PEMBERIAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH REKAPITULASI HASIL PENGUKURAN TAMBAHAN PENGHASILAN KEPADA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TENGAH BERDASARKAN PERILAKU KERJA Bulan :... Tahun:... Instansi :... NO NAMA PEJABAT / PEGAWAI JABATAN JUMLAH TAMBAHAN PENGHASILAN SESUAI PERGUB JUMLAH TAMBAHAN PENGHASILAN SESUAI PENGUKURAN KETE- RANGAN JUMLAH =...,... -... -... Pimpinan SKPD, Cap & tanda tangah NAMA TERANG Pangkat NIP GUBERNUR JAWA TENGAH, GANJAR PRANOWO