MODUL PEMROGRAMAN WEB

dokumen-dokumen yang mirip
MODUL PEMROGRAMAN WEB

MODUL PEMROGRAMAN WEB

Pemrograman Web Lanjut 2017

MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. STMIK AMIKOM Yogyakarta. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.

MODUL PEMROGRAMAN WEB

MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. STMIK AMIKOM Yogyakarta. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.

MODUL FUNCTION. Struktur Umum. Struktur umum dari fungsi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut :

MODUL 2 INTERNET PROGRAMMING : PHP (2)

MODUL 3 FUNCTION Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

MODUL PEMROGRAMAN WEB

PHP Basic. Pemrograman Web. Rajif Agung Yunmar, S.Kom

VI. FUNGSI. Fungsi Main ( ) Fungsi a ( ) Fungsi b ( ) Fungsi c ( ) Fungsi c1 ( ) Fungsi c2 ( ) Fungsi c3 ( ) Bentuk umumnya :

Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto

MODUL 1 PHP. (Variabel, Tipe Data, Operator)

MODUL 7 WEB PROGRAMMING : PHP (2)

Pertemuan 07 Struktur Dasar PHP

STRUKTUR DASAR PHP ASUMSI 02/10/2014

PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)

Bab 2 Struktur Dasar PHP

Scope Variable. Sebuah variabel di dalam sebuah fungsi memiliki jangkauan tertentu. Skop variabel terdiri dari:

Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN

PROCEDURE DAN FUNCTION. Mardhiya Hayaty, ST, M.Kom

MODUL. Variabel. Workshop Programming

Subrutin atau Fungsi. Praktikum 9 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 225 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:

Program pendek dan simple = mudah dihandle. Program besar, banyak dan kompleks = tidak

MODUL 2 PHP INTRO PHP INTRO

Praktikum 9 Fuctions (Fungsi) di AWK

PEMROGRAMAN VISUAL BASIC

PERTEMUAN 4. $Buah = array ("Melon", "Alpukat", "Durian", "Apel"); echo $Buah[1]; //Alpukat echo "<br>"; echo $Buah[3]; //Apel

MODUL 2 Review Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

MODUL 2 PHP. (Kontrol, Fungsi, Array)

Internet Programming Muhammad Zen S. Hadi, ST. MSc.

FUNCTIONS. Function adalah satu blok instruksi yang akan dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program.

MODUL VII STORED PROCEDURE

PERTEMUAN 2 PEMROGRAMAN WEB LANJUT- Pokok Bahasan :

Function. Function adalah satu blok instruksi yang dieksekusi ketika dipanggil dari bagian lain dalam suatu program. Format dari function :

Pemrograman Web Lanjut 2017

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Kurikulum Qt. { Basic OOP } Chapter 4. Function

PHP Lanjut (Struktur. Perulangan Dan Fungsi) Oleh : Devie Rosa Anamisa

Pertemuan 2 Struktur Dasar PHP

Contoh function 1 : Output : // function example The result is 8 #include <iostream.h>

Fungsi. Tujuan Intruksional. Function 10/1/2015. Fungsi untuk string. Memahami cara membuat dan pemafaatan fungsi. Sesi 4

// membuat komentar satu baris # juga membuat komentar satu baris /* ini contoh membuat komentar yang membutuhkan lebih dari satu baris */

OPERATOR OPERASI ARIMATIK CONTOH

MODUL 5 GET & POST Pemograman Web Teknik Informatika Universitas Pasundan Bandung 2016/2017

Kurikulum Qt. Chapter 5 Pointer dan References. Agenda. Apa itu Pointer? Memory Komputer. Mengambil Alamat Memory dari Variabel

Modul 4 Operator. 1.1 Tujuan a. Mahasiswa dapat menggunakan operator b. Mahasiswa dapat membuat program kecil kalkulator. 1.2 Materi.

Pertemuan Function. Obyektif Praktikum : 1. Mengerti konsep dasar penggunaan Function

Pemrograman Dasar M E T H O D / F U N G S I

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

MODUL. Fungsi (Function) Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

Pemrograman Web Lanjut 2017

Kurikulum Qt. Chapter 4 Function. Fungsi

Laporan Praktikum Modul 9 Sistem Operasi

SMH2D3 Web Programming. 7 BAB V PHP SESSION & COOKIES. H a l IDENTITAS. Kajian Teknik pemrograman menggunakan PHP

MODUL 3 PHP Basic, Variable, Tipe Data, Struktur Kontrol dan Perulangan

SUB PROGRAM P E N G A N TA R P R O G R A M S T U D I. Institut Teknologi Sumatera

Dasar Pemrograman TIP FTP UB

Pengenalan PHP Contoh penulisan file PHP :

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)

P - 7 Bab 5 : PHP : Hypertext Prepocessor

Pemrograman Berbasis Web

Function. Contoh function 1 : // function example #include <stdio.h> int addition (int a, int b){ int r; r=a+b; return (r); }

Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if

Control Flow & Array. Pemrograman Web. Rajif Agung Yunmar, S.Kom

Algoritma & Pemrograman #7. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

IT234 ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA FUNGSI

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

BAB VII DASAR-DASAR PHP

PRAKTIKUM 8 SUB PROGRAM

BAB 4 Array dan Function

Dasar Pemrograman Java

Algoritma dan Pemrograman

PERTEMUAN 3. if (kondisi) { pernyataan yang akan dijalankan apabila kondisi benar }

Internet II. Pertemuan 4 & 5 Dasar Pemrograman PHP II. Sistem Komputer Universitas Serang Raya - Aditya Wicaksono, SKomp 1

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

KURSUS ONLINE JASA WEBMASTERS

MODUL GET DAN POST

Pemrograman Basis Data Berbasis Web

A. TUJUAN 1. Memecah program dalam fungsi fungsi yang sederhana. 2. Menjelaskan tentang pemrograman terstruktur.

DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa

Fungsi PHP function, PHP what s what your s function?

MODUL 7 FUNGSI A. Tujuan. B. Petunjuk. C. Dasar Teori

Algoritma & Pemrograman #8. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

KONSEP DASAR. menyusunnya menjadi potongan-potongan mudah untuk ditangani dibanding. conquer.

Modul-1 Review. Pemograman Web TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG

PHP Intro. Pemrograman Web II. Ganjil

AP2B Dini Triasanti STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

PERTEMUAN III OBJEK DAN CLASS TUJUAN PRAKTIKUM

Pemrograman Fery Updi,M.Kom

MODUL ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN. STMIK AMIKOM Yogyakarta. Rajif Agung Yunmar, S.Kom., M.Cs.

MODUL 3 DASAR-DASAR PHP

KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah STW yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat-nya, yang telah mel

Transkripsi:

MODUL PEMROGRAMAN WEB FUNCTION Rajif Agung Yunmar, S.Kom STMIK AMIKOM Yogyakarta 2011

DAFTAR ISI Function... 1 1. Struktur Umum... 1 2. Implementasi Fungsi... 2 3. Scope... 4 3.1 Local Scope... 4 3.2 Global Scope... 5 4. Passing Parameter... 6 4.1 By Value... 6 4.2 By Reference... 7 4.3 Default Parameter... 9 5 Fungsi Built-in PHP... 10 5.1 include... 11 5.1.1 include vs require... 11 5.2 strlen... 12 5.3 substr... 13 5.4 isset... 13 Daftar Pustaka... 14

FUNCTION Fungsi adalah sebuah blok program yang merupakan sekumpulan statement yang bertujuan untuk menyelesaikan suatu tugas tertentu. Sebuah fungsi dibuat untuk membantu mengerjakan tugas yang kompleks secara efektif dan efisien. Karena setelah satu fungsi dibuat, ia dapat dipanggil dibagian program manapun untuk menyelesaikan suatu tugas secara-berulang ulang. Pada bab-bab sebelumnya, kita mengenal beberapa fungsi built-in pada PHP, seperti : date(), print_r(), count(), sin() dan lain-lain. 1. Struktur Umum Nama Fungsi Parameter function functionname (parameter){... statement... Function Body Struktur umum dari fungsi diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Nama fungsi merupakan deklarasi nama fungsi yang akan kita buat. Dalam deklarasinya, fungsi harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: Tidak boleh sama dengan fungsi yang sudah ada didalam PHP. Ini dikarenakan PHP tidak mendukung fasilitas overloading yaitu kondisi dimana fungsi yang dideklarasikan dapat menggunakan nama yang sama namun memiliki hasil keluaran yang berbeda dengan syarat parameter pada fungsi tersebut berbeda. Hanya terdiri dari huruf, angka dan garis bawah (underscore). Tidak boleh diawali dengan angka. b. Parameter adalah data / nilai masukan yang akan diolah oleh fungsi. c. Function body adalah statements / perintah yang akan dikerjakan oleh fungsi. 1

2. Implementasi Fungsi 05.latihan_01.php function perkalian($bil_1, $bil_2){ $hasil = $bil_1 * $bil_2; return $hasil; echo "5 x 10 = ".perkalian(5, 10); Program diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Deklarasi sebuah fungsi dengan nama perkalian dengan parameter input $bil_1 dan $bil_2. b. Pekerjaan yang dilakukan oleh fungsi perkalian adalah mengalikan antara $bil_1 dan $bil_2 kemudian hasilnya disimpan pada variabel $hasil. c. Kemudian variabel $hasil tersebut akan dijadikan sebagai nilai kembalian / output dari pemanggilan fungsi perkalian. Dalam hal ini nilai 50 akan diberikan sebagai umpan balik dari pemanggilan fungsi perkalian(5, 10). Tidak setiap fungsi yang dibuat harus dilengkapi dengan parameter dan mempunyai kembalian. Seperti yang ditunjukkan dalam skrip latihan berikut ini: 2

05.latihan_02.php function sayhello(){ echo "Hello..<br />"; sayhello(); sayhello(); sayhello(); Pada skrip latihan diatas, tidak terdapat parameter yang menjadi masukan pada fungsi sayhello(). Demikian pula dengan nilai kembalian dari fungsi yang juga tidak ditentukan. Satu-satunya statement yang dikerjakan oleh fungsi tersebut adalah echo "Hello..<br />";. Ketika fungsi sayhello() dipanggil / dijalankan sebanyak tiga kali, maka string Hello.. juga akan ditampilkan sebanyak tiga kali. 05.latihan_03.php function hitunggrade($value){ if($value >= 85 && $value <= 100){ $grade = "A"; else if($value >= 70){ $grade = "B"; else if($value >= 50){ $grade = "C"; else if($value >= 30){ $grade = "D"; 3

else { $grade = "E"; return $grade; $nilai = 80; echo "Nilai anda : ".$nilai; echo "<br />"; echo "Grade anda : ".hitunggrade($nilai); 3. Scope 3.1. Local Scope Setiap fungsi memiliki ruang lingkup kerja sendiri, sehingga variabel yang ada didalam fungsi, tidak akan mempengaruhi variabel yang ada diluar fungsi. Lebih jelas mengenai local scope lihatlah contoh latihan berikut : 05.latihan_04.php $temp = 5; function dosomething(){ $temp = 0; dosomething(); echo $temp; 4

Skrip latihan diatas menunjukkan kepada kita bahwa variabel $temp yang telah dideklarasikan sebelumnya tidak akan terpengaruh oleh operasi yang dilakukan oleh fungsi dosomething(). Terbukti bahwa variabel $temp tetap bernilai 5 walaupun fungsi dosomething() telah dijalankan. Ini karena variabel $temp pada blok fungsi dosomething() hanya bersifat lokal, yaitu hanya berjalan pada function body. 3.2. Global Scope Bagaimanapun PHP juga menyediakan mekanisme agar variabel yang dideklarasikan di luar function body dapat dikenali dan dioperasikan / diubah nilainya melalui function body. Perhatikan 05.latihan_05.php dibawah ini yang merupakan modifikasi dari latihan sebelumnya. 05.latihan_05.php $temp = 5; function dosomething(){ global $temp; $temp = 0; dosomething(); echo $temp; 5

Variabel $temp pada program diatas akan bernilai 0 setelah pemanggilan fungsi dosomething(). Dengan kata lain, variabel $temp terkena pengaruh operasi yang dilakukan dosomething(). Ini dikarenakan adanya statement global $temp; yang dijalankan pada function body dosomething(). Statement tersebut memberitahukan kepada PHP interpreter bahwa variabel $temp pada function body tersebut adalah sebuah variabel global. Dengan demikian variabel $temp yang sudah dideklarasikan sebelumnya akan dikenali dan dapat diubah nilainya melalui fungsi tersebut. 4. Passing Parameter 4.1. By Value Passing by value ialah teknik memasukkan paramater ke dalam sebuah fungsi dengan cara membuat copy dari variabel asli, sehingga variabel asli tidak terpengaruh. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh latihan berikut : 05.latihan_06.php function tambahsatu($value){ $value++; $a = 5; tambahsatu($a); echo $a; 6

Contoh program diatas dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Mula-mula variabel $a ditugasi untuk menyimpan nilai 5. 2. Kemudian nilai variabel $a dimasukkan ke fungsi tambahsatu() sebagai parameter untuk diolah lebih lanjut. 3. Didalam fungsi tambahsatu(), variabel $a akan diproses dan ditangani sebagai variabel $value. Dimana data / nilai yang terkandung didalam variabel $a juga dimiliki (copy) oleh variabel $value. 4. Statement yang dikerjakan didalam fungsi tambahsatu() adalah melakukan increment / menambah variabel $value dengan nilai satu melalui perintah $value++;. 5. Kemudian program mengerjakan statement echo $a; dimana nilai dalam variabel $a tetap bernilai 5. Ini terjadi dikarenakan penambahan nilai ($value++;) hanya bekerja didalam fungsi, dan tidak memiliki efek apapun terhadap variabel lainnya diluar tubuh fungsi tambahsatu(). 4.2. By Reference Passing parameter by reference memungkinkan kita untuk melakukan manipulasi terhadap variabel yang menjadi parameter melalui sebuah fungsi. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh latihan berikut yang merupakan modifikasi dari skrip program sebelumnya : 7

05.latihan_07.php function tambahsatu(&$value){ $value++; $a = 5; tambahsatu($a); echo $a; Perbedaan antara skrip 05.latihan_06.php dan 05.latihan_07.php terletak pada cara penanganan parameter. Dimana pada skrip program 05.latihan_07.php menggunakan tanda & didepan parameter $value. Yang akan memberitahukan PHP interpreter bahwa variabel $value tersebut akan diperlakukan sebagai reference variable. Yang berarti, bahwa operasi yang dilakukan melalui fungsi tambahsatu() pada variabel $value akan turut mempengaruhi nilai variabel aslinya, yaitu variabel $a. Ketika program mengerjakan perintah echo $a;, maka variabel $a bernilai 6. Ini terjadi dikarenakan penambahan nilai ($value++;) pada fungsi tambahsatu() turut mempengaruhi pada variable $a yang menjadi parameter pada fungsi. Contoh lain yang sering kita jumpai pada dunia pemrograman berkaitan dengan fungsi adalah penukaran nilai antara dua buah variabel. Seperti yang akan ditunjukkan pada latihan berikut: 8

05.latihan_08.php function tukar(&$bil_1, &$bil_2){ $temp = $bil_1; $bil_1 = $bil_2; $bil_2 = $temp; $a = 2; $b = 7; echo "<b>mula-mula</b><br />"; echo "\$a : ".$a; echo "<br />"; echo "\$b : ".$b; tukar($a,$b); echo "<br /><br /><b>setelah Penukaran</b><br />"; echo "\$a : ".$a; echo "<br />"; echo "\$b : ".$b; 4.3. Default Parameter Pada suatu kondisi, terkadang kita menginginkan parameter pada sebuah fungsi dapat bersifat optional. Yaitu bilamana sebuah parameter masukan tidak ditentukan oleh programmer, maka nilai parameter tersebut akan diisi oleh default nilai yang sudah ditentukan sebelumnya. Untuk lebih jelasnya, perhatikan skrip contoh latihan berikut: 9

05.latihan_09.php function paragraphalign($str, $align="left"){ return '<p align="'.$align.'">'.$str.'</p>'; $lirik = "Dudi dudi dam dam dudi dudidam, dudi dudi dam dam dudi dudidam.."; echo paragraphalign($lirik); echo paragraphalign($lirik, "right"); a b default rata kiri rata kanan Fungsi paragraphalign() dideklarasikan dengan dua parameter yaitu $str dan $align. Yang menjadi fokus perhatikan kita adalah parameter $align, dimana "left" menjadi default nilai parameter tersebut. Bilamana pada saat pemanggilan fungsi paragraphalign() parameter $align tidak ditentukan nilainya, maka secara otomatis parameter $align akan diisi / bernilai "left", seperti yang ditunjukkan oleh proses a. Sedangkan pemanggilan fungsi paragraphalign() dengan menentukan parameter secara lengkap hasilnya akan ditunjukkan oleh proses b. 4. Fungsi Built-in PHP PHP menyediakan fungsi built-in yang melimpah. Lebih dari 700 buah fungsi built-in yang tersedia pada PHP 5.x yang akan memudahkan kita untuk mengembangkan sebuah sistem. Pada sub bab ini akan dibahas sebagian dari fungsi-fungsi tersebut. 10

4.1 include Fungsi include memungkinkan kita untuk memasukkan / menyertakan isi sebuah file kedalam sebuah program. 05.latihan_10.php include("05.latihan_09.php"); echo "<h1>contoh fungsi include</h1>"; Contoh skrip latihan diatas akan memanggil file latihan kita sebelumnya, yaitu 05.latihan_09.php melalui fungsi include. 4.1.1 include vs require Terdapat cara lain yang digunakan untuk memasukkan / menyertakan isi sebuah file kedalam sebuah program yaitu require. Perbedaan antara keduanya yaitu ketika include gagal memanggil sebuah file, PHP akan menampilkan pesan error, namun tetap menjalan program utamanya. Berbeda dengan require yang akan langsung berhenti jika terdapat masalah pada saat pemanggilan sebuah file. Jalankan dan amati perilaku kedua contoh skrip berikut : 11

05.latihan_11.php include("somefile.php"); echo "<h1>contoh fungsi include</h1>"; 05.latihan_12.php require("somefile.php"); echo "<h1>contoh fungsi require</h1>"; 4.2 strlen Fungsi strlen berguna untuk mengetahui panjang / banyaknya karakter dalam sebuah string / variabel. 05.latihan_12.php $lirik = "Dudi dudi dam dam dudi dudidam, dudi dudi dam dam dudi dudidam.."; echo "Banyaknya karakter dalam variabel \$lirik : ".strlen($lirik); 12

4.3 substr Fungsi substr atau juga disebut fungsi sub string adalah salah satu fungsi manipulasi string yang sangat berguna. Fungsi substr digunakan untuk mengambil karakter tertentu pada sebuah string yang dispesifikasikan oleh parameter awal dan panjang. Perhatikan dan pelajari penggunaan fungsi substr pada contoh latihan program dibawah ini: 05.latihan_13.php echo substr("abcdef", 1); // mengembalikan "bcdef" echo substr("abcdef", 1, 3); // mengembalikan "bcd" echo substr("abcdef", 0, 4); // mengembalikan "abcd" echo substr("abcdef", 0, 8); // mengembalikan "abcdef" echo substr("abcdef", -1); // mengembalikan "f" echo substr("abcdef", -2); // mengembalikan "ef" echo substr("abcdef", -4, 2); // mengembalikan "cd" 4.4 isset Fungsi isset digunakan memeriksa apakah sebuah variabel sudah dideklarasikan sebelumnya. Ia akan mengembalikan nilai true jika sebuah variabel sudah dideklarasikan dan false jika belum pernah dideklarasikan. 13

05.latihan_14.php if(isset($sesuatu)){ echo "Variabel \$sesuatu sudah dideklarasikan."; else { echo "Belum dideklarasikan."; echo "<br /><br />Sekarang?<br />"; $sesuatu = 14; if(isset($sesuatu)){ echo "Variabel \$sesuatu sudah dideklarasikan."; else { echo "Belum dideklarasikan."; Pada contoh latihan program diatas, terdapat dua percabangan. Pada percabangan pertama, kondisi isset($sesuatu) akan mengembalikan nilai false karena variabel $sesuatu belum dideklarasikan. Untuk percabangan kedua, kondisi isset($sesuatu) akan mengembalikan nilai true karena variabel $sesuatu sudah dideklarasikan. 14

DAFTAR PUSTAKA 1. Buzton, Toby. 2002. PHP By Example. Indianapolis, Indiana: Que. 2. Muhardin, Endy. 2003. PHP Programming Fundamental dan MySQL Fundamental. IlmuKomputer.Com 3. Rasmus, Lerdorf., Dkk. 2003. PHP 5 Manual. PHP Documentation Group. 15