22/0/206 DEKONSENTRASI PROPER 206 DIREKTORAT JENDERAL PENGENDALIAN PENCEMARAN KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KERUSAKAN LINGKUNGAN Hasil Penilaian PROPER 20 2 2 08 2 2 406 0224 80 4 60 0 0 40 4 4 2 8 6 2 82 0 2 2 6 8 4 8 2 20 22 4 7 2 47 48 7 7 2 2 2 64 BIRU MERAH HITAM 204-20 20-204 20-202 202-20 200-20 200-200 2008-200 2006-2007 2004-200 0 200-2004 0 EMAS HIJAU 2 06 2002-200 2200 2000 800 600 400 200 000 800 600 400 200 0
22/0/206 Lebih dari Dekonsentrasi dimulai dari periode 200-20 dengan 8 Provinsi sebagai peserta awalnya (Banten, DKI, Jateng, Jabar, DIY, Jatim, Kalsel, Riau). Saat ini 2 Provinsi telah menjadi peserta Dekonsentrasi (hanya Papua dan Kalimantan Utara yang belum menjadi peserta). 400 200 000 800 600 400 200 0 000 00 Dekon (Industri dan Provinsi) 4 880 27 8 20 0 22 202 pengawas bersertifikasi PROPER 20; di 2 Provinsi % 20; 202; 28% 67% 204; 7% 20; 6% 2 0 20 Provinsi 2 0 Industri mendapatkan pemahaman perlindungan dan pengelolaan LH tiap tahun oleh BLHD Provinsi Lebih dari 204 20 Industri Lebih dari 0% target PROPER per tahun terselesaikan dengan mekanisme dekonsentrasi PROPER Rata2 Nasional Capaian PROPER 20 74% Tingkat Ketaatan per Provinsi 00% 0% 80% 70% 60% 0% 40% 0% 20% 0% TAAT Sumatera Utara Sumatera Selatan Sulawesi Utara Sumatera Barat Sulawesi Tenggara Sulawesi Selatan Sulawesi Tengah Riau Sulawesi Barat Papua Papua Barat Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur Maluku Maluku Utara Lampung Kep. Riau Kalimantan Utara Kep. Bangka Belitung Kalimantan Timur Kalimantan Selatan Kalimantan Tengah Jawa Timur Kalimantan Barat Jawa Tengah Jambi Jawa Barat Gorontalo DKI Jakarta Bengkulu D.I. Yogyakarta Bali Banten Aceh 0% TIDAK TAAT 2
22/0/206 Capaian PROPER 20 8 22 6 4 2 2 20 70% 6 7 2 60% 20 0 2 78 7 4 7 8 2 7 0 2 6 2 2 8 88 7 40 0 4 76 42 28 HITAM MERAH BIRU HIJAU 8 2 Sumatera Utara Sulawesi Utara Sumatera Barat Sulawesi Tenggara Sumatera Selatan Sulawesi Selatan Riau Sulawesi Barat Papua Papua Barat Nusa Tenggara Barat 2 Nusa Tenggara Timur Maluku 2 6 22 Maluku Utara Lampung Kep. Riau Kalimantan Timur 7 Kalimantan Selatan Jawa Tengah Jambi Jawa Barat Bengkulu 46 Kalimantan Tengah D.I. Yogyakarta Bali Banten Aceh 8 2 Jawa Timur 0 0 2 Kalimantan Barat 0% 4 DKI Jakarta 20% 2 6 22 Gorontalo 0% Sulawesi Tengah 40% 0% 80% 0% Kalimantan Utara 0% Sebaran Peringkat per Provinsi Kep. Bangka Belitung 00% EMAS Prosedur Pelaksanaan PROPER Sosialisasi Verifikasi lapangan (bila diperlukan) Penyusunan laporan Penyusunan laporan Pengiriman kuesioner tidak tidak Penyusunan Kriteria () Pemilihan Peserta (2) Pengumpulan Data & Inspeksi Verifikasi lapangan () Penentuan Peringkat Awal (4) () (2) Laporan MENLH ke Presiden () Penyusunan SK MENLH (4) Tanggapan Terhadap Masukan () (0) Penyampaian SK MENLH ke () (7) tidak Review Hasil Klarifikasi oleh Dewan Pertimbangan Verifikasi lapangan (bila diperlukan) Review Tahap II (Dewan Pertimbangan) (6) tidak Penentuan Peringkat Akhir Review Tahap I (Tim Teknis KLH & Pemda) Sanggahan Penyusunan Bahan Pengumuman (6) Pemberitahuan Peringkat Sementara ke Penentuan Peringkat Sementara () (8) PENGUMUMAN PROPER (7)
22/0/206 Prosedur Penilaian PROPER Dewan Pertimbangan PROPER Pengumuman PROPER Evaluasi kinerja pengelolaan lingkungan periode tertentu Verifikasi lapangan, Sumber data lain. Kriteria Pemeringkatan Evaluasi &Pengolahan data Pengumpulan data Pemilihan perusahaan Mekanisme PROPER 206 Penganggaran Provinsi Rakernis PROPER Penetapan Peserta Penguatan Kapasitas dan Sosialisasi Pengumpulan Form PROPER Penyampaian Raport Sementara Supervisi Regional Evaluasi SA KLHK Kunjungan Lapangan Masa Sanggah Evaluasi Sanggahan Supervisi Hasil Sanggah dan Rekap Peringkat Penyampaian Raport Final 4
22/0/206 Jadwal PROPER 206 Jadwal Dekonsentrasi PROPER 206 Agenda Rakernis dan Refreshment Penetapan Peserta Jadwal Penanggung Jawab 2-2 Maret 206 KLHK Maret 206 KLHK 2 April 20 April 206 KLHK dan Instansi LH Provinsi Pengumpulan Form Evaluasi PROPER 22 April Mei 206 Instansi LH Provinsi Kunjungan Lapangan 6 April 6 Juni 206 Instansi LH Provinsi Juni 2 Juni 206 KLHK dan Instansi LH Provinsi Penyampaian Rapor Sementara 4 Juni Juli 206 Instansi LH Provinsi Masa Sanggah 4 Juli 0 Juli 206 Instansi LH Provinsi Evaluasi Sanggahan oleh Provinsi Agustus 2 Agustus 206 Instansi LH Provinsi Supervisi hasil Sanggah (Peringkat Akhir) 26 September 22 Oktober 206 KLHK dan Instansi LH Provinsi Penguatan Kapasitas dan Sosialisasi Supervisi (Peringkat Sementara)
22/0/206 Kunjungan Lapangan 6 April 6 Juni Tahap 2% 6 0 April Tahap 2 0% 0 Juni Tahap 2% 6 Juni Kriteria Kriteria PROPER Wajib AMDAL Produk orientasi eksport Terdaftar dalam bursa Produk/Jasa bersentuhan langsung dengan masyarakat Menggunakan bahan baku limbah impor non B Berlokasi di Menjadi daerah yang perhatian beresiko masyarakat di terjadi lingkup pencemaran regional dan dan kerusakan nasional lingkungan 6
22/0/206 Pemilihan dan Kriteria Peserta PROPER AGENDA 7
22/0/206 Laporan Dekonsentrasi PROPER 206 Struktur Laporan Dekonsentrasi PROPER Laporan Dekonsentrasi PROPER disusun pada akhir periode PROPER 20 206 oleh masing2 Instansi LH Provinsi; Laporan berupa hasil penyelenggaraan kegiatan dekonsentrasi PROPER periode 20 206 yang dapat mengidentifikasi industri yang dilakukan pemantauan, serta inventarisasi beban pencemaran air, udara serta limbah B dari masing2 industri. Laporan Dekonsentrasi PROPER 206 Lampiran Laporan Dekonsentrasi PROPER. Identitas 2. Berita Acara.a Beban Pencemaran Air.b Beban Pencemaran Udara Nama Nama Nama Jenis Badan Air Penerima Beban Pencemaran Per Parameter (Akumulasi beberapa sumber emisi) Koordinat Kapasitas Produksi Terpasang Kapasitas Produksi Aktual Beban Pencemaran per parameter (Akumulasi beberapa titik penaatan).c Beban Limbah B Nama Parusahaan Limbah B dihasilkan 4. Rapor. Detil SDM Nama Petugas Pendidikan Limbah B disimpan Limbah B di Serahkan Ke Pihak Ke- Pelatihan Limbah B dimanfaatkan Status PPNS/ PPLH/ Lainnya Diolah Dumping 8
22/0/206 Lampiran Identitas Lampiran.a. Inventarisasi Beban Pencemaran Air
22/0/206 Sumber Data: Form Pengendalian Pencemaran Air Parameter Jumlahkan beban Untuk parameter yang sama Lampiran.b. Inventarisasi Beban Emisi 0
22/0/206 Sumber Data: Form Pengendalian Pencemaran Udara Parameter Jumlahkan beban Untuk parameter yang sama Lampiran.b. Neraca Limbah B
22/0/206 Sumber Data: Form Neraca Limbah B Lampiran Rekapitulasi Sumber Daya Manusia 2
22/0/206 206 Program Penilaian Peringkat Kinerja dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup Sekretariat PROPER KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN http://proper.menlhk.go.id dekonproper@gmail.com TERIMA KASIH