Catatan Kuliah Etika Profesi. 14 Mei 2012

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 1 TINJUAN UMUM ETIKA. Henry Anggoro Djohan

Pertemuan 1 TINJAUAN UMUM

BAB 2 PEKERJAAN, PROFESI DAN PROFESIONAL

BAB 1 TUJUAN UMUM ETIKA

ETIKA. Kata etik (atau etika) berasal dari kata ethos (bahasa Yunani) yang berarti karakter, watak kesusilaan atau adat.

BAB I PENDAHULUAN. Universitas Sumatera Utara

Etika P rofesi s Tinjauam Umu m m Etika

Pendahuluan Manusia adalah Makhluk Individu Memiliki akal pikiran, perasaan, dan kehendak. Makhluk Sosial Memiliki perilaku etis

Sandang, pangan, papan Mengurangi tingkat pengangguran dan kriminalitas.

BAB I Tinjauan Umum Etika

ETIKA PROFESI Mia Fitriawati, M.Kom.

PEKERJAAN, PROFESI, DAN PROFESIONAL

Pengertian Etika. Nur Hidayat TIP FTP UB 2/18/2012

PERKEMBANGAN ETIKA PROFESI

KODE ETIK PSIKOLOGI. Etika dan Moral, Kode Etik Psikologi, Psikolog dan ilmuwan psikologi, Layanan Psikologi, Etika dalam Eksperimen Psikologi

Etika Dan Filsafat Komunikasi

Oleh. Salamun Rohman Nudin, S.Kom., M.Kom Etika Profesi/ Teknik Informatika Untag Surabaya

ETIKA BISNIS DAN PROFESI PPAK

KOMUNIKASI DAN ETIKA PROFESI

KONTRAK KULIAH ETIKA PROFESI D O S E N : M A I M U N A H, S S I, M K O M

PENGERTIAN DAN PERANAN ETIKA PROFESI

BY. IRMA NURIANTI,SKM. MKes PRINSIP ETIKA DAN MORALITAS

Komunikasi dan Etika Profesi

Tinjauan Umum Etika. Arif 2013

01ILMU ETIKA PROFESI. Etika dan Etiket dalam Humas. Frenia KOMUNIKASI.

PENTINGNYA ETIKA PROFESI

PANCASILA. Pancasila Sebagai Sistem Etika. Poernomo A. Soelistyo, SH., MBA. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Program Studi Manajemen

KOMUNIKASI DAN ETIKA PROFESI

EKSPEKTASI DARI ETIKA DOSEN. Oleh Eva Imania Eliasa,M.Pd*

BAB 3 PEKERJAAN, PROFESI, DAN PROFESIONAL

Pancasila. Pancasila sebagai sistem etika. Yuvinus Elyus, Amd. IP., SH., MH. Modul ke: Fakultas ILMU KOMUNIKASI

ETIKA ADMINISTRASI HENDRA WIJAYANTO

Modul ke: Teori Etika. Teori etika Etika deskriptif Etika normatif. Fakultas Psikologi. Amy Mardhatillah. Program Studi Psikologi

PERBEDAAN ETIKA ETIKET MORAL DAN HUKUM

Pengertian etika = moralitas

PANCASILA SEBAGAI LANDASAN ETIKA (I)

Analisis Proses Bisnis ETIKA BISNIS LOGO. STMIK PPKIA PRADNYA PARAMITA MALANG

PANCASILA sebagai SISTEM ETIKA. Modul ke: 09TEKNIK. Fakultas. Yayah Salamah, SPd. MSi. Program Studi Arsitektur

BAB I PENDAHULUAN. sangatlah diperlukan guna meningkatkan kinerja karyawan. Menurut Purwanto (2003:25), komunikasi merupakan salah satu bidang

ETIKA PROFESI. Sejarah dan Perkembangan Etika Profesi

BE ETHICAL AT WORK. Part 9

BAB I PENDAHULUAN. ini. Akan tetapi, perkembangan teknologi dan industri yang menghasilkan budaya teknokrasi

Pembahasan 1. Norma 2. Etika 3. Moral 4. Pengertian Etika Profesi 5. Fungsi Kode Etik Profesi

ETIKA PROFESI PURWATI

PENDIDIKAN PANCASILA

Pengantar Teknologi Informasi

PENGANTAR ETIKA PROFESI

N. Tri Suswanto Saptadi. Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi Universitas Atma Jaya Makassar. 3/22/2016 nts/epk/ti-uajm 2

PENGERTIAN DAN NILAI ETIKA

Pancasila sebagai Sistem Etika-1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. suatu masyarakat karena dapat menjadi suatu rambu-rambu dalam kehidupan serta

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati

CYBER ETHICS: ETIKA MENGGUNAKAN INTERNET

KODE ETIK PSIKOLOGI SANTI E. PURNAMASARI, M.SI., PSIKOLOG. Page 1

UNIVERSITI KEBANGSAAN MALAYSIA FAKULTI PENGAJIAN ISLAM

Dosen Pengampu Anisa Ulya Darajat ST., MT

Modul ke: ETIK UMB. AFIYATI SSi., MT. Fakultas FAKULTAS ILMU KOMPUTER. Program Studi TEKNIK INFORMATIKA

ETIK UMB ETIKET PERGAULAN. NANDANG SOLIHIN, M.Pd. Modul ke: Fakultas Psikologi. Program Studi Psikologi.

Menurut E. B. Tylor, budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat

Makna Pancasila Sebagai Sistem Etika

INF210/TIF214. Undang-Undang. Bab 2: Etika Penggunaan Komputer. Prio Handoko, S.Kom., M.TI. Capaian Pembelajaran.

MATERI PERKULIAHAN SUMBER REFERENSI. Pencapaian EPTIK /03/2013

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ILMU KOMUNIKASI HUBUNGAN MASYARAKAT

BAB I PENDAHULUAN. menerapkan etika.etika mempunyai peranan yang sangat penting dalam

Pertemuan 6 ASPEK TINJAUAN PELANGGARAN KODE ETIK PROFESI IT

PROFESIONAL 1. AHLI DALAM BIDANGNYA 2. MAMPU MEMBANGUN DAN MENGEMBANGKAN KERJA SAMA DENGAN LINGKUNGAN PENDUKUNG DAN PENUNJANG 3.

DOKUMEN JURUSAN ETIKA DOSEN PROGRAM STUDI S1 TEKNIK ELEKTRO

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Negara Indonesia merupakan negara hukum yang berasaskan Pancasila

Etika Profesi INSINYUR. Dr. Dian Kemala Putri

BAB II LANDASAN TEORI

Etika Profesi Public Relations

BUSINESS ETHIC PT. MAYORA INDAH, Tbk

BAB I PENDAHULUAN. dengan masyarakat. Dalam pasal 1 ayat (2) Kode Etik Ikatan Akuntan. integritas dan obyektivitas dalam melaksanakan tugasnya.

BAB 3. Pekerjaan, Profesi, dan Professional

PEKERJAAN,PROFESI & PROFESIONAL

SOAL ETIKA PROFESI .

I. PENDAHULUAN. nasional yaitu membangun kualitas manusia yang beriman dan bertaqwa

Etika Profesi. Pertemuan 4. Cyber Ethics

BAB I PENDAHULUAN. tingkat internasional diperlukan suatu sistem yang mengatur bagaimana

2. TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Gambaran Masyarakat Agraris 2.2 Pekerjaan Tenaga Kerja Tani Padi

ETIKA PERGAULAN REMAJA. Oleh: Achmad Dardiri (FIP UNY) internasional yaitu pergaulan antar bangsa selalu diperlukan etika atau lebih tepat etiket

FILSAFAT ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI

Pendahuluan BAB I. A. Pengertian

Pengertian Etika. Memahami, mengerti, dan menjelaskan profesi, tata laku, dan etika berprofesi di bidang teknologi informasi

Etika, Moral, Norma, Nilai,

BAB I PENDAHULUAN. Bab ini akan membahas tentang : Latar Belakang Masalah, Rumusan Masalah,

KODE ETIK AUDITOR IAIN MATARAM

PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PEMBENTUKAN MORAL SISWA DI SMP NEGERI 5 PAREPARE. Kata Kunci: Peran Teman Sebaya Terhadap Pembentukan Moral Siswa

E T I K A E T I K A E T I K A E T I K A E T I K A 8/19/2010. Oleh : PRINSIP ETIKA MORAL DALAM MEMBERIKAN PELAYANAN KEBIDANAN

BAB II KAJIAN PUSTAKA. Masyarakat berasal dari kata musyarak (arab), yang artinya bersama-sama, yang

ETIKA KEPERAWATAN YUNIAR MANSYE SOELI

PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUKOHARJO NOMOR 11 TAHUN 2007

ETIKA BAGI PENGEVALUASI AMDAL HADI S. FAKULTAS KEHUTANAN IPB

ETIKA BISNIS ILLIA SELDON MAGFIROH KULIAH X WAWASAN AGRIBISNIS PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI/ AGRIBISNIS, UNIVERSITAS JEMBER 2017

MATA KULIAH ETIKA BISNIS

Transkripsi:

Catatan Kuliah Etika Profesi na 14 Mei 2012

2

Daftar Isi I Pengantar 3 1 Seonggok Sirih 5 1.1 Latar Belakang................................. 5 2 Tinjauan Umum Etika 7 2.1 Pengertian Etika dan Moral.......................... 7 2.2 Pengertian Etika dan Moral.......................... 8 2.3 Pekerjaan, Profesi, dan Profesional...................... 8 2.3.1 Manusia dan Kebutuhannya...................... 8 2.4 Profesi dan Pekerjaan.............................. 9 2.5 Etika dalam Dunia Internet.......................... 10 3

4 DAFTAR ISI

Daftar Tabel 5

6 DAFTAR TABEL

Daftar Gambar 1

2 DAFTAR GAMBAR

Bagian I Pengantar 3

Bab 1 Seonggok Sirih 1.1 Latar Belakang 5

6 BAB 1. SEONGGOK SIRIH

Bab 2 Tinjauan Umum Etika 2.1 Pengertian Etika dan Moral Pengertian etika yang ditulis di sini, diambil dari buku Etika Komputer dan Tanggung Jawab Profesional di Bidang Teknologi Informasi karangan Teguh Wahyono, S.Kom. Di sana tulis : Kamus Besar Bahasan Indonesia terbitan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (1998) merumuskan pengertian etika dalam tiga arti sebagai berikut : 1. Ilmu tentang apa yang baik dan buruk, tentang hak dan kewajiban moral. 2. Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak. 3. Nilai mengenai benar dan salah yang dianut di masyarakat. Dari asul-usul katanya, etika berasal dari bahasa Yunani ethos yang berarti adat istiadat atau kebiasaan yang baik. Bertolak dari kata tersebut, akhirnya etika berkambang menjadi studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya. Menurut Profesor Robert Salomon, etika dapat dikelompokkan menjadi dua definisi yaitu : 1. Etika merupakan karakter individu, dalam hal ini termausk bahwa orang yang beretika adalah orang yang baik. Pengertian ini disebut pemahaman manusia sebagai individu yang beretika. 2. Etika merupakan hukum sosial. Etika merupakan hukum yang mengatur, mengendalikan serta membatasi perilaku manusia.. Sedangkan moral, secara etimologis, moral sama dengan etika. Moral berasal dari bahasa Latin mos yang juga berarti sebagai adat kebiasaan. Moral sama dengan etika yaitu nilai-nilai dan norma yang menjadi pegangan seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya di dalam komunitas kehidupannya. 7

8 BAB 2. TINJAUAN UMUM ETIKA 2.2 Pengertian Etika dan Moral Dengan adanya nilai-nilai yang menjadi pegangan dalam bertingkah laku maka akibatnya adalah adanya tindakan-tindakan yang ternyata justru berlawanan atau bertentangan dengan nilai-nilai tersebut. Inilah yang dimaksud dengan tindakan yang tidak etis. Jan Hoesada menyebutkan ada beberapa faktor yang menjadi penyebabnya : 1. Kebutuhan individu. Misalnya seseorang yang melakukan korupsi untuk mencukupi kebutuhan pribadi dalam hidupnya. Kebutuhan yang tidak terpenuhi akan memancing individu melakukan tindakan yang tidak etis. Contoh lain misalnya ada mahasiswa yang tidak memiliki handphone. Hasrat yang besar untuk memilikinya atau malu jika tidak memiliki handphone bisa mendorong dirinya untuk melakukan tindakan yang tidak etis. 2. Tidak ada pedoman. Tidak adanya pedoman atau prosedur baku untuk melakukan sesuatu bisa menjadi penyebab munculnya tindakan yang tidak etis. Karena ini menjadi peluang bagi orang-orang untuk melakukan tindakan yang melanggar etika dalam komunitasnya. 3. Perilaku dan kebiasaan individu. Tindakan tidak etis juga bisa muncul karena perilaku dan kebiasaan individu tanpa memperhatikan faktor lingkungan di mana individu itu berada. Misalnya karena di rumah terbiasa merokok, ketika ada di kantor atau di kampus secara reflek merokok juga. Padahal di kampus atau di kantor dilarang merokok. 4. Lingkungan tidak etis. Kebiasaan tidak etis yang sebelumnya sudah ada di dalam suatu lingkungan, dapat mempengaruhi orang yang berada dalam lingkungan tersebut untuk melakukan tindakan serupa. 5. Perilaku atasan. 2.3 Pekerjaan, Profesi, dan Profesional Mengapa orang bekerja? Adakah orang yang tidak bekerja? Apakah mencari pekerjaan itu termasuk pekerjaan? Apa beda pekerjaan dengan profesi? 2.3.1 Manusia dan Kebutuhannya Menurut Abdulkadir Muhammad (2001) seperti yang ditulis dalam buku Teguh Wahyono, kebutuhan manusia mencakup : 1. Kebutuhan ekonomi, mencakup kebutuhan yang bersifat material. Bisa berupa harta maupun benda yang digunakan untuk kesehatan dan keselamatan manusia. Misalnya sandang, pangan dan papan. 2. Kebutuhan psikis, merupakan kebutuhan yang bersifat nonmaterial untuk kesehatan dan ketenangan manusia secara psikologi. Disebut juga

2.4. PROFESI DAN PEKERJAAN 9 dengan kebutuhan rohani seperti agama, pendidikan, hiburan dan lainlain. 3. Kebutuhan biologi, kebutuhan untuk kelangsungan hidup manusia dari generasi ke generari. Misal menikah dan berkeluarga. 4. Kebutuhan pekerjaan, kebutuhan yang bersifat praktis untuk mewujudkan kebutuhan lain, misalnya profesi, perusahaan dan lain-lain. Setiap bentuk kerja memiliki empat macam tujuan, yaitu : 1. Memenuhi kebutuhan hidup. Dengan bekerja orang akan mendapatkan penghasilan yang dengannya manusia dapat memenuhi kebutuhan hidupnya. 2. Mengurangi tingkat pengangguran dan kriminalitas. 3. Melayani sesama. 4. Mengontrol gaya hidup. 2.4 Profesi dan Pekerjaan Profesi merupakan bagian dari pekerjaan, tetapi tidak semua pekerjaan adalah profesi. Profesi adalah suatu bentuk pekerjaan yang mengharuskan pelakunya memiliki pengetahuan tertentu yang diperoleh melalui pendidikan formal dan ketrampilan tertentu yang didapat melalui pengalaman kerja pada orang yang sudah terlebih dahulu menguasai ketrampilan tersebut, dan terus memperbaharui ketrampilannya sesuai dengan perkembangan teknologi. Untuk menjadi seorang profesional, seseorang yang melakukan pekerjaan dituntut untuk memiliki beberapa sikap yaitu : 1. Komitmen tinggi. Pengertian : Komitmen adalah langkah atau tindakan yang diambil untuk menopang suatu pilihan tindakan tertentu, sehingga pilihan tindakan itu dapat dijalankan dengan mantap dan sepenuh hati. (Rizal Panggabean). 2. Tanggung jawab. 3. Berfikir sistematis. 4. Penguasaan materi. 5. Menjadi bagian masyarakat profesional. Pekerjaan dalam bidang IT : 1. Perangkat lunak (a) Sistem analis (b) Programmer (c) Web Designer (d) Web Programmer 2. Perangkat keras 3. Operasional sistem informasi

10 BAB 2. TINJAUAN UMUM ETIKA 2.5 Etika dalam Dunia Internet Alasan pentingnya etika dalam dunia internet/dunia maya : 1. Penggunaan internet sudah meluas di berbagai negara. Masing-masing negara mempunyai budaya, adat istiadat, kebiasaan yang berbeda atau malah kadang berlawanan. 2. Penggunaan internet merupakan dunia yang anonymouse. 3. Fasilitas di internet dengan berbagai kemudahan membuat pemakai sangat mudah untuk melakukan hal-hal yang tidak etis. Contoh etika penggunaan email : 1. Tidak boleh terlalu banyak mengutip. 2. Memperlakukan email secara pribadi. 3. Hati-hati dalam menggunakan huruf kapital. 4. Jangan membicarakan orang lain.